Kamis, 27 Agustus 2026

Materi Ajar Kelas 3 dan 4

   

Identitas Pembelajaran

1. Nama Guru       : Maulvi Nazir Ahmad, S.Pd
2. Hari / Tanggal   : Jum'at/28 Agustus 2026
3. Fase / Kelas     : B/III.A
4. Mata Pelajaran : PJOK
5. Materi             : Mempraktikkan Variasi Gerak Menekuk dan Meliuk
6. Pertemuan Ke : Keempat (IV)

7. Capaian Pembelajaran (CP) :
Menghaluskan keterampilan gerak fundamental dan menerapkannya dalam situasi gerak yang baru; menyesuaikan strategi gerak untuk mendapatkan capaian keterampilan gerak; dan memperagakan berbagai konsep gerak yang dapat diterapkan dalam rangkaian gerak.

8. Tujuan Pembelajaran (TP) :
Setelah mengikuti pembelajaran, peserta didik diharapkan mampu:

  1. Menyesuaikan strategi gerak menekuk dan meliuk sesuai dengan situasi gerak yang diberikan.

  2. Mempraktikkan variasi gerak menekuk dengan sikap tubuh yang benar, aman, dan terkendali.

  3. Mempraktikkan variasi gerak meliuk melalui beberapa bentuk gerakan sederhana.

  4. Mengombinasikan gerak menekuk dan meliuk dalam rangkaian gerak sederhana.

  5. Mindful Learning: peserta didik mampu memusatkan perhatian pada posisi tubuh, keseimbangan, dan keselamatan saat melakukan gerakan.

  6. Meaningful Learning: peserta didik mampu menghubungkan gerak menekuk dan meliuk dengan aktivitas sehari-hari, seperti mengambil benda, menghindari rintangan, atau melakukan peregangan tubuh.

  7. Joyful Learning: peserta didik mampu melakukan aktivitas gerak dengan percaya diri, aktif, sportif, dan menyenangkan bersama teman.

9. Alur Tujuan Pembelajaran (ATP) :

  1. Peserta didik mengenali kembali bentuk dasar gerak menekuk dan meliuk serta manfaatnya bagi tubuh.

  2. Guru memberikan contoh variasi gerak menekuk dan meliuk yang dilakukan dengan teknik dan sikap tubuh yang benar.

  3. Peserta didik mempraktikkan variasi gerak menekuk secara bertahap dengan memperhatikan keseimbangan dan posisi tubuh.

  4. Peserta didik mempraktikkan variasi gerak meliuk melalui aktivitas sederhana secara individu maupun berkelompok.

  5. Peserta didik mengombinasikan gerak menekuk dan meliuk dalam rangkaian gerak sederhana melalui aktivitas permainan.

  6. Peserta didik melakukan refleksi terhadap gerakan yang telah dilakukan dan memperbaiki gerakan berdasarkan arahan guru.

10. Apersepsi  :
Guru mengajak peserta didik melakukan gerakan sederhana dengan bertanya, “Pernahkah kalian menekuk badan untuk mengambil sesuatu di lantai? Pernahkah kalian meliukkan badan ketika menghindari benda di samping?” Guru kemudian menjelaskan bahwa gerakan tersebut merupakan bagian dari gerak dasar tubuh yang akan dipraktikkan hari ini.

11. Model / Metode :
Model Pembelajaran : Direct Instruction dan Cooperative Learning
Pendekatan : Mindful Learning, Meaningful Learning, dan Joyful Learning
Metode : Demonstrasi, praktik langsung, latihan terbimbing, permainan gerak, tanya jawab, dan refleksi.
Pelaksanaan : Praktik di lapangan dengan memperhatikan pemanasan, keselamatan, penggunaan ruang gerak, dan kemampuan masing-masing peserta didik.

12. Penjabaran Materi :

A. Keterkaitan dengan Kebesaran Allah

Allah memiliki tiga sifat kebesaran yang dapat kita renungkan dalam pembelajaran hari ini:

  • Allah Maha Khaliq (Pencipta)
    Allah menciptakan tubuh manusia dengan berbagai bagian yang dapat bergerak. Kita dapat menekuk dan meliukkan tubuh karena Allah memberikan persendian dan otot yang memungkinkan tubuh bergerak.

  • Allah Maha Malik (Memelihara)
    Allah memelihara tubuh kita. Oleh karena itu, kita harus menjaga tubuh dengan berolahraga, melakukan gerakan dengan benar, melakukan pemanasan, dan tidak memaksakan diri.

  • Allah Maha Razaq (Memberi Rezeki)
    Allah memberikan rezeki berupa makanan dan minuman yang membantu tubuh memperoleh energi untuk belajar dan bergerak. Karena itu, kita harus bersyukur dengan menggunakan tubuh untuk kegiatan yang baik dan bermanfaat.

B. Pengertian Gerak Menekuk

Gerak menekuk adalah gerakan membengkokkan bagian tubuh pada persendian. Gerakan ini dapat dilakukan pada lutut, siku, pinggang, atau bagian tubuh lainnya.

Contoh:

  • Menekuk kedua lutut.

  • Menekuk siku.

  • Menekuk badan ke depan.

  • Menekuk badan ke samping.

Saat melakukan gerak menekuk, tubuh harus dilakukan secara terkendali dan tidak dipaksakan.

C. Pengertian Gerak Meliuk

Gerak meliuk adalah gerakan menggerakkan atau membengkokkan tubuh ke arah tertentu, seperti ke kanan dan ke kiri. Gerakan meliuk dapat membantu tubuh menjadi lebih lentur dan terkoordinasi.

Contoh:

  • Meliukkan badan ke kanan.

  • Meliukkan badan ke kiri.

  • Meliukkan badan sambil menggerakkan kedua tangan.

  • Meliukkan badan untuk mengikuti arah gerakan.

D. Variasi Gerak Menekuk dan Meliuk

Variasi gerak berarti melakukan gerakan dalam bentuk yang berbeda-beda. Pada pembelajaran ini peserta didik dapat melakukan:

  1. Menekuk kedua lutut lalu kembali berdiri.

  2. Menekuk badan ke depan lalu kembali tegak.

  3. Menekuk badan ke samping kanan dan kiri.

  4. Meliukkan badan ke kanan dan kiri.

  5. Menekuk kemudian meliukkan badan.

  6. Melakukan rangkaian menekuk dan meliuk melalui permainan sederhana.

E. Hal yang Perlu Diperhatikan Saat Praktik

  • Melakukan pemanasan terlebih dahulu.

  • Mengikuti contoh dan arahan guru.

  • Melakukan gerakan secara perlahan dan terkendali.

  • Menjaga keseimbangan tubuh.

  • Tidak mendorong atau mengganggu teman.

  • Menggunakan area latihan dengan tertib.

  • Berani mencoba dan tetap sportif.

  • Berhenti jika merasa tidak nyaman dan menyampaikan kepada guru.

F. Latihan Praktik

Peserta didik melakukan rangkaian sederhana:

Gerakan 1: Berdiri tegak → menekuk kedua lutut → kembali berdiri.
Gerakan 2: Berdiri tegak → menekuk badan ke depan → kembali tegak.
Gerakan 3: Berdiri tegak → meliukkan badan ke kanan → kembali ke tengah → meliukkan badan ke kiri.
Gerakan 4: Menekuk → berdiri → meliuk ke kanan dan kiri.
Gerakan 5: Melakukan rangkaian menekuk dan meliuk mengikuti aba-aba guru.

G. Soal Pilihan Ganda

1. Gerakan membengkokkan bagian tubuh pada persendian disebut gerak ....
A. Menekuk
B. Melompat
C. Berlari

2. Contoh gerak menekuk adalah ....
A. Berlari ke depan
B. Menekuk kedua lutut
C. Melompat jauh

3. Gerakan meliuk dapat dilakukan ke arah ....
A. Kanan dan kiri
B. Atas saja
C. Depan saja

4. Saat melakukan gerak menekuk dan meliuk, tubuh harus ....
A. Dipaksakan
B. Tidak terkendali
C. Dilakukan dengan terkendali

5. Sebelum melakukan aktivitas gerak di lapangan sebaiknya kita melakukan ....
A. Pemanasan
B. Tidur
C. Duduk diam

6. Saat melakukan gerak meliuk ke kanan, tubuh diarahkan ke ....
A. Kiri
B. Kanan
C. Bawah

7. Salah satu manfaat melakukan gerakan menekuk dan meliuk adalah membantu ....
A. Kelenturan tubuh
B. Membuat tubuh tidak bergerak
C. Mengurangi keseimbangan

8. Ketika melakukan praktik bersama teman, kita harus ....
A. Saling mendorong
B. Berebut tempat
C. Menjaga keselamatan dan ketertiban

9. Gerakan menekuk dan meliuk dapat dilakukan dalam bentuk ....
A. Rangkaian gerak
B. Duduk sepanjang waktu
C. Diam tanpa bergerak

10. Jika merasa tidak nyaman ketika melakukan gerakan, sebaiknya ....
A. Tetap memaksakan gerakan
B. Berhenti dan menyampaikan kepada guru
C. Mengganggu teman

H. Soal Isian

1. Gerakan membengkokkan bagian tubuh pada persendian disebut gerak ....

2. Gerak meliuk dapat dilakukan ke arah kanan dan ....

3. Sebelum melakukan praktik gerak, kita melakukan ....

4. Gerak menekuk dan meliuk harus dilakukan secara .... dan terkendali.

5. Saat praktik bersama teman, kita harus menjaga .... dan ketertiban.

I. Soal Uraian

1. Apa yang dimaksud dengan gerak menekuk?

2. Sebutkan dua contoh gerak menekuk!

3. Apa yang dimaksud dengan gerak meliuk?

4. Mengapa kita harus melakukan pemanasan sebelum praktik gerak menekuk dan meliuk?

5. Bagaimana sikap yang baik saat melakukan praktik gerak bersama teman?

J. Kunci Jawaban

Pilihan Ganda:

  1. A

  2. B

  3. A

  4. C

  5. A

  6. B

  7. A

  8. C

  9. A

  10. B

Isian:

  1. Menekuk

  2. Kiri

  3. Pemanasan

  4. Perlahan

  5. Keselamatan

Uraian:

  1. Gerak menekuk adalah gerakan membengkokkan bagian tubuh pada persendian.

  2. Contohnya menekuk kedua lutut dan menekuk siku.

  3. Gerak meliuk adalah gerakan membengkokkan atau menggerakkan tubuh ke arah tertentu, seperti ke kanan dan kiri.

  4. Agar tubuh siap bergerak dan membantu mengurangi risiko cedera.

  5. Mengikuti arahan guru, tertib, sportif, tidak mengganggu teman, dan menjaga keselamatan bersama.

13. Kesimpulan :
Gerak menekuk dan meliuk merupakan bagian dari gerak dasar tubuh yang dapat dilakukan dalam berbagai variasi dan rangkaian sederhana. Melalui praktik, peserta didik belajar mengendalikan gerakan, menjaga keseimbangan, dan menyesuaikan gerakan dengan situasi. Pembelajaran dilakukan dengan penuh perhatian (Mindful), dikaitkan dengan aktivitas sehari-hari (Meaningful), serta dilaksanakan melalui aktivitas yang aktif, menyenangkan, dan sportif (Joyful).

Peserta didik juga diajak mensyukuri tubuh sebagai ciptaan Allah Yang Maha Khaliq, menjaga tubuh sebagai bentuk kesadaran bahwa Allah Maha Malik, serta memanfaatkan energi dan kesehatan yang diberikan Allah Maha Razaq untuk melakukan aktivitas yang baik dan bermanfaat.


  

Identitas Pembelajaran

1. Nama Guru         : Maulvi Nazir Ahmad, S.Pd
2. Hari / Tanggal     : Jum'at/28 Agustus 2026
3. Fase / Kelas         : B/IV.A
4. Mata Pelajaran     : PJOK
5. Materi                 : Mempraktikkan Variasi Gerak Memutar dalam Berbagai Situasi
6. Pertemuan Ke     : Keempat (IV)

7. Capaian Pembelajaran (CP) :
Menghaluskan keterampilan gerak fundamental dan menerapkannya dalam situasi gerak yang baru; menyesuaikan strategi gerak untuk mendapatkan capaian keterampilan gerak; dan memperagakan berbagai konsep gerak yang dapat diterapkan dalam rangkaian gerak.

8. Tujuan Pembelajaran (TP) :
Setelah mengikuti pembelajaran, peserta didik diharapkan mampu:

  1. Menyesuaikan strategi gerak memutar untuk mendapatkan capaian keterampilan gerak yang baik dan benar.

  2. Mempraktikkan variasi gerak memutar dengan posisi tubuh dan keseimbangan yang tepat.

  3. Mempraktikkan gerak memutar ke berbagai arah sesuai dengan situasi dan aba-aba.

  4. Mengombinasikan gerak memutar dengan gerak dasar lainnya dalam rangkaian gerak sederhana.

  5. Mindful Learning: peserta didik mampu memusatkan perhatian pada posisi tubuh, keseimbangan, arah gerakan, dan keselamatan selama melakukan gerak memutar.

  6. Meaningful Learning: peserta didik mampu menghubungkan gerak memutar dengan aktivitas sehari-hari dan berbagai kegiatan olahraga.

  7. Joyful Learning: peserta didik mampu melakukan gerak memutar dengan percaya diri, aktif, sportif, dan menyenangkan melalui permainan gerak.

9. Alur Tujuan Pembelajaran (ATP) :

  1. Peserta didik mengingat kembali pengertian dan bentuk dasar gerak memutar serta manfaatnya dalam aktivitas gerak.

  2. Guru memberikan contoh variasi gerak memutar dengan arah dan posisi tubuh yang berbeda.

  3. Peserta didik mempraktikkan gerak memutar ke kanan dan kiri dengan memperhatikan keseimbangan tubuh.

  4. Peserta didik melakukan variasi gerak memutar dalam berbagai situasi berdasarkan aba-aba atau instruksi guru.

  5. Peserta didik mengombinasikan gerak memutar dengan gerakan sederhana lainnya melalui aktivitas permainan.

  6. Peserta didik melakukan refleksi dan memperbaiki gerakan berdasarkan hasil pengamatan dan arahan guru.

10. Apersepsi (Singkat) :
Guru mengajak peserta didik berdiri dan melakukan gerakan sederhana seperti memutar kepala, bahu, badan, dan lengan secara perlahan. Guru bertanya, “Pernahkah kalian memutar badan ketika ingin melihat sesuatu yang berada di belakang? Bagaimana agar gerakan memutar dapat dilakukan dengan aman dan seimbang?” Guru menghubungkan jawaban peserta didik dengan materi pembelajaran hari ini.

11. Model / Meode :
Model Pembelajaran : Direct Instruction dan Cooperative Learning
Pendekatan : Mindful Learning, Meaningful Learning, dan Joyful Learning
Metode : Demonstrasi, latihan terbimbing, praktik langsung, permainan gerak, tanya jawab, dan refleksi.
Pelaksanaan : Praktik di lapangan dengan memperhatikan pemanasan, penggunaan ruang gerak, keseimbangan, keselamatan, dan kemampuan masing-masing peserta didik.

12. Penjabaran Materi :

A. Keterkaitan dengan Kebesaran Allah

Pembelajaran hari ini dapat dikaitkan dengan tiga kebesaran Allah:

  • Allah Maha Khaliq (Pencipta)
    Allah menciptakan tubuh manusia dengan berbagai bagian tubuh yang dapat bergerak. Tubuh dapat melakukan gerakan memutar karena Allah menciptakan tulang, persendian, otot, dan bagian tubuh lainnya dengan sempurna.

  • Allah Maha Malik (Memelihara)
    Allah memelihara tubuh kita. Oleh karena itu, kita harus menjaga kesehatan tubuh dengan berolahraga dan melakukan gerakan secara benar, teratur, serta tidak memaksakan kemampuan tubuh.

  • Allah Maha Razaq (Memberi Rezeki)
    Allah memberikan makanan dan minuman sebagai sumber energi bagi tubuh. Dengan energi tersebut, kita dapat belajar, bermain, berolahraga, dan melakukan aktivitas sehari-hari. Kita harus bersyukur dengan menggunakan kesehatan dan energi tersebut untuk kegiatan yang baik.

B. Pengertian Gerak Memutar

Gerak memutar adalah gerakan menggerakkan bagian tubuh atau tubuh secara berputar pada arah tertentu. Gerakan memutar dapat dilakukan menggunakan kepala, lengan, bahu, pinggang, maupun seluruh tubuh sesuai dengan aktivitas yang dilakukan.

Gerakan memutar harus dilakukan dengan perlahan, terkendali, dan sesuai kemampuan tubuh.

C. Contoh Variasi Gerak Memutar

Beberapa variasi gerak memutar yang dapat dilakukan antara lain:

  1. Memutar kedua lengan ke depan.

  2. Memutar kedua lengan ke belakang.

  3. Memutar bahu secara perlahan.

  4. Memutar badan ke kanan.

  5. Memutar badan ke kiri.

  6. Memutar badan dengan posisi kaki tetap.

  7. Memutar badan sambil berpindah arah.

  8. Mengombinasikan gerak memutar dengan gerak berjalan atau melangkah.

D. Mempraktikkan Gerak Memutar dalam Berbagai Situasi

Gerak memutar dapat dilakukan dalam berbagai situasi, misalnya:

  • Memutar badan ke kanan ketika mendapat aba-aba kanan.

  • Memutar badan ke kiri ketika mendapat aba-aba kiri.

  • Memutar lengan saat melakukan aktivitas pemanasan.

  • Memutar badan kemudian berjalan menuju arah yang ditentukan.

  • Melakukan gerak memutar dalam permainan mengikuti arah atau tanda yang diberikan guru.

E. Cara Melakukan Gerak Memutar dengan Benar

  1. Berdiri dengan posisi tubuh seimbang.

  2. Pandangan diarahkan sesuai arah gerakan.

  3. Lakukan gerakan secara perlahan.

  4. Putar tubuh sesuai kemampuan dan tidak dipaksakan.

  5. Jaga jarak dengan teman.

  6. Ikuti aba-aba guru.

  7. Setelah memutar, kembali ke posisi seimbang.

  8. Lakukan pemanasan sebelum aktivitas.

F. Latihan Praktik di Lapangan

Peserta didik melakukan latihan secara bertahap:

Latihan 1: Berdiri tegak → memutar kedua lengan ke depan dan ke belakang.

Latihan 2: Berdiri tegak → memutar badan ke kanan → kembali ke posisi awal → memutar ke kiri.

Latihan 3: Berjalan beberapa langkah → berhenti → memutar badan sesuai aba-aba guru.

Latihan 4: Mengombinasikan gerak berjalan, memutar, dan kembali ke posisi semula.

Latihan 5: Permainan arah. Guru memberikan aba-aba “kanan”, “kiri”, atau “putar”, kemudian peserta didik melakukan gerakan sesuai instruksi dengan tetap menjaga keseimbangan dan jarak.

G. Soal Pilihan Ganda

1. Gerakan menggerakkan tubuh secara berputar disebut gerak ....
A. Memutar
B. Melompat
C. Berlari

2. Gerak memutar badan ke kanan berarti tubuh diarahkan ke ....
A. Kiri
B. Kanan
C. Bawah

3. Sebelum melakukan aktivitas gerak memutar, sebaiknya kita melakukan ....
A. Tidur
B. Duduk
C. Pemanasan

4. Saat melakukan gerak memutar, gerakan sebaiknya dilakukan ....
A. Secara terkendali
B. Secepat mungkin
C. Dengan dipaksakan

5. Salah satu bagian tubuh yang dapat melakukan gerak memutar adalah ....
A. Rambut
B. Lengan
C. Kuku

6. Saat melakukan gerak memutar bersama teman, kita harus ....
A. Berdesakan
B. Mendorong teman
C. Menjaga jarak

7. Gerak memutar dapat dikombinasikan dengan gerak ....
A. Berjalan
B. Tidur
C. Diam

8. Ketika guru memberikan aba-aba “putar ke kiri”, peserta didik harus ....
A. Berlari ke depan
B. Memutar badan ke kiri
C. Melompat ke kanan

9. Agar tetap seimbang setelah melakukan gerak memutar, kita harus ....
A. Mengendalikan gerakan tubuh
B. Menutup mata dan berlari
C. Mendorong teman

10. Gerak memutar dalam permainan harus dilakukan dengan sikap ....
A. Ceroboh
B. Sportif dan tertib
C. Saling mengganggu

H. Soal Isian

1. Gerakan tubuh secara berputar disebut gerak ....

2. Gerak memutar badan dapat dilakukan ke arah kanan dan ....

3. Sebelum melakukan praktik, kita sebaiknya melakukan ....

4. Saat melakukan gerak memutar, kita harus menjaga .... tubuh.

5. Saat melakukan praktik bersama teman, kita harus menjaga .... agar tetap aman.

I. Soal Uraian

1. Apa yang dimaksud dengan gerak memutar?

2. Sebutkan dua contoh variasi gerak memutar!

3. Mengapa gerak memutar harus dilakukan secara terkendali?

4. Sebutkan dua hal yang harus diperhatikan saat melakukan gerak memutar bersama teman!

5. Berikan satu contoh gerak memutar yang dapat dikombinasikan dengan gerak berjalan!

J. Kunci Jawaban

Pilihan Ganda:

  1. A

  2. B

  3. C

  4. A

  5. B

  6. C

  7. A

  8. B

  9. A

  10. B

Isian:

  1. Memutar

  2. Kiri

  3. Pemanasan

  4. Keseimbangan

  5. Jarak

Uraian:

  1. Gerak memutar adalah gerakan menggerakkan tubuh atau bagian tubuh secara berputar pada arah tertentu.

  2. Contohnya memutar kedua lengan dan memutar badan ke kanan atau kiri.

  3. Agar gerakan dapat dilakukan dengan aman, seimbang, dan tidak membahayakan tubuh.

  4. Menjaga jarak dengan teman dan mengikuti arahan guru.

  5. Contohnya berjalan beberapa langkah, berhenti, kemudian memutar badan ke kanan atau kiri sesuai aba-aba guru.

13. Kesimpulan :
Gerak memutar merupakan salah satu gerak dasar yang dapat dilakukan oleh berbagai bagian tubuh maupun seluruh tubuh. Gerakan dapat dilakukan ke kanan, ke kiri, ke depan, atau ke belakang sesuai dengan situasi dan kebutuhan gerak. Dalam praktiknya, peserta didik perlu memperhatikan keseimbangan, arah gerakan, jarak dengan teman, serta keselamatan.

Melalui Mindful Learning, peserta didik belajar berkonsentrasi dan menyadari posisi tubuh saat bergerak. Melalui Meaningful Learning, peserta didik memahami bahwa gerak memutar dapat digunakan dalam aktivitas sehari-hari dan berbagai kegiatan olahraga. Melalui Joyful Learning, peserta didik belajar bergerak secara aktif, percaya diri, sportif, dan menyenangkan.

Peserta didik juga diajak bersyukur kepada Allah Maha Khaliq karena telah menciptakan tubuh yang dapat bergerak, kepada Allah Maha Malik karena memelihara tubuh kita, dan kepada Allah Maha Razaq karena memberikan makanan serta energi sehingga kita dapat belajar dan berolahraga dengan baik.

0 Komentar:

Posting Komentar

Berlangganan Posting Komentar [Atom]

<< Beranda