Materi Ajar Kelas 5 dan 6
Materi PJOK Kelas 5: Aktivitas Pola Gerak Dasar Lokomotor, Non-Lokomotor, dan Manipulatif Melalui Aktivitas Permainan Invasi
Pada pelajaran Pendidikan Jasmani, Olahraga, dan Kesehatan (PJOK), kita belajar mengembangkan keterampilan gerak agar dapat diterapkan dalam berbagai situasi permainan. Selain menguasai teknik dasar, kita juga belajar bersikap sportif, bekerja sama, dan menghargai lawan dalam setiap pertandingan.
Identitas Pembelajaran
Identitas Pembelajaran
Nama Guru: Maulvi Nazir Ahmad, S.Pd
Mata Pelajaran: PJOK
Kelas: V (Lima)
Hari/Tanggal: Kamis 23 Juli 2026
Materi: BAB 1 Aktivitas Pola Gerak Dasar Lokomotor, Non-Lokomotor, dan Manipulatif Melalui Aktivitas Permainan Invasi
Menerapkan Sikap Fair Play dalam Berbagai Pertandingan Olahraga
Gerak Dasar Lokomotor, Non-Lokomotor, dan Manipulatif Melalui Aktivitas Permainan Invasi
Melempar Bola
Menangkap Bola
Menggiring Bola
Tujuan Pembelajaran
Setelah mengikuti pembelajaran, siswa mampu:
Menjelaskan pengertian permainan invasi.
Menjelaskan pentingnya sikap fair play dalam pertandingan olahraga.
Mengidentifikasi gerak lokomotor, non-lokomotor, dan manipulatif dalam permainan invasi.
Menganalisis teknik dasar melempar, menangkap, dan menggiring bola.
Menyelesaikan permasalahan yang ditemukan pada studi kasus permainan invasi melalui diskusi kelompok.
Metode Pembelajaran (PBL – Problem Based Learning di Dalam Kelas)
Langkah-langkah
1. Orientasi Masalah
Guru menampilkan video singkat pertandingan bola basket atau bola tangan.
Guru bertanya:
"Mengapa sebuah tim bisa kehilangan penguasaan bola?"
"Bagaimana sikap yang harus ditunjukkan pemain ketika terjadi pelanggaran atau perbedaan pendapat di lapangan?"
Siswa diminta mengemukakan pendapat berdasarkan hasil pengamatan.
2. Mengorganisasi Siswa
Guru membagi siswa menjadi beberapa kelompok.
Setiap kelompok memperoleh studi kasus, misalnya:
Seorang pemain tidak mau mengoper bola kepada temannya.
Bola sering terlepas saat menggiring.
Operan tidak tepat sasaran.
Pemain berdebat dengan wasit.
Tim mengalami kekalahan dan saling menyalahkan.
3. Membimbing Penyelidikan
Setiap kelompok:
Mengidentifikasi masalah pada studi kasus.
Menentukan jenis gerak yang digunakan.
Menjelaskan penyebab masalah.
Menemukan solusi berdasarkan konsep gerak dan sikap fair play.
Guru membimbing jalannya diskusi.
4. Mengembangkan dan Menyajikan Hasil
Kelompok mempresentasikan hasil diskusi meliputi:
Jenis gerak yang digunakan.
Teknik dasar yang harus diperbaiki.
Sikap fair play yang harus diterapkan.
Solusi agar permainan menjadi lebih baik.
5. Menganalisis dan Mengevaluasi
Guru bersama siswa menyimpulkan:
Pentingnya penguasaan gerak dasar.
Pentingnya kerja sama dalam permainan.
Pentingnya sikap fair play untuk menciptakan pertandingan yang aman, tertib, dan menyenangkan.
Alat dan Media
Buku PJOK Kelas V
LCD/Proyektor
Laptop
Video permainan invasi
Lembar Kerja Peserta Didik (LKPD)
Gambar teknik dasar permainan invasi
Bola basket atau bola tangan (untuk demonstrasi sederhana)
Papan tulis dan spidol
Materi Pembelajaran
Pengertian Permainan Invasi
Permainan invasi adalah permainan beregu yang bertujuan menguasai daerah lawan untuk memperoleh poin dengan tetap mempertahankan daerah sendiri.
Contoh permainan invasi:
Bola basket
Bola tangan
Sepak bola
Futsal
Hoki
Sikap Fair Play dalam Pertandingan
Fair play adalah sikap jujur, sportif, disiplin, menghormati aturan, menghargai lawan, serta menerima hasil pertandingan dengan lapang dada.
Contoh fair play:
Mematuhi peraturan permainan.
Menghormati keputusan wasit.
Tidak berbuat curang.
Menghargai teman dan lawan.
Mau meminta maaf apabila melakukan pelanggaran.
Menerima kemenangan maupun kekalahan dengan sikap positif.
Gerak Dasar Lokomotor
Gerak berpindah tempat.
Contoh:
Berjalan
Berlari
Sprint
Melompat
Berpindah arah
Gerakan ini digunakan untuk mencari ruang kosong atau mengejar bola.
Gerak Dasar Non-Lokomotor
Gerak tanpa berpindah tempat.
Contoh:
Membungkuk
Memutar badan
Mengayun tangan
Menekuk lutut
Meregangkan tubuh
Gerakan ini membantu menjaga keseimbangan ketika menerima atau melindungi bola.
Gerak Dasar Manipulatif
Gerakan menggunakan alat atau bola.
Contoh:
Melempar bola.
Menangkap bola.
Menggiring bola.
Mengoper bola.
Menembak bola ke sasaran.
Teknik Dasar Melempar Bola
Hal-hal yang perlu diperhatikan:
Pegang bola dengan benar.
Pandangan ke arah sasaran.
Ayunkan lengan.
Lepaskan bola dengan tepat.
Tujuan melempar:
Memberikan operan.
Memulai serangan.
Mengarahkan bola kepada teman.
Teknik Dasar Menangkap Bola
Langkah-langkah:
Fokus pada arah datangnya bola.
Kedua tangan siap menerima bola.
Jari-jari terbuka.
Tarik bola ke arah dada setelah tertangkap.
Teknik Dasar Menggiring Bola
Menggiring bola dilakukan dengan memantulkan bola menggunakan satu tangan secara terus-menerus.
Hal yang perlu diperhatikan:
Bola dipantulkan setinggi pinggang.
Kepala tetap tegak.
Pandangan mengarah ke situasi permainan.
Menggunakan tangan kanan maupun kiri sesuai kebutuhan.
Kesalahan yang Sering Terjadi
Operan tidak tepat sasaran.
Bola mudah direbut lawan.
Pandangan hanya tertuju pada bola.
Tidak bekerja sama.
Tidak menerapkan sikap fair play.
Manfaat Menguasai Gerak Dasar
Meningkatkan koordinasi gerak.
Melatih kelincahan.
Memudahkan kerja sama tim.
Membantu menyusun strategi permainan.
Membuat permainan lebih efektif dan menyenangkan.
Assessment (Penilaian)
1. Penilaian Sikap
Aspek:
Disiplin
Tanggung jawab
Kerja sama
Sportivitas (Fair Play)
Percaya diri
Rubrik:
4 = Sangat Baik
3 = Baik
2 = Cukup
1 = Perlu Bimbingan
2. Penilaian Pengetahuan
Dilakukan melalui:
Pilihan ganda
Esai
Uraian
Hasil diskusi kelompok
3. Penilaian Keterampilan
Aspek:
Kemampuan menganalisis studi kasus.
Kemampuan mengidentifikasi gerak dasar.
Kemampuan menjelaskan teknik melempar, menangkap, dan menggiring bola.
Kemampuan menyampaikan hasil diskusi.
Rubrik:
4 = Sangat Baik
3 = Baik
2 = Cukup
1 = Kurang
Soal Evaluasi
Pilihan Ganda
Fair play berarti ....
A. Bermain curang
B. Bermain jujur dan sportif
C. Bermain sendiri
D. Bermain kasarGerakan berlari termasuk ....
A. Gerak manipulatif
B. Gerak non-lokomotor
C. Gerak lokomotor
D. Gerak pasifMelempar bola termasuk gerak ....
A. Manipulatif
B. Lokomotor
C. Non-lokomotor
D. DiamSaat menangkap bola, pandangan harus ....
A. Ke bawah
B. Ke arah bola
C. Ke samping
D. Menutup mataMenggiring bola bertujuan untuk ....
A. Menguasai bola saat bergerak
B. Menghentikan permainan
C. Mengurangi poin
D. Menghindari temanSalah satu contoh permainan invasi adalah ....
A. Renang
B. Senam
C. Bola basket
D. AtletikSikap yang benar ketika wasit memberi keputusan adalah ....
A. Memprotes dengan marah
B. Menghormati keputusan wasit
C. Keluar lapangan
D. Menyalahkan lawanOperan yang baik harus ....
A. Tepat sasaran
B. Sangat keras
C. Asal dilempar
D. LambatKerja sama tim bertujuan agar ....
A. Permainan lebih efektif
B. Bermain sendiri
C. Lawan menang
D. Permainan berhentiSalah satu manfaat menguasai teknik dasar permainan adalah ....
A. Mudah cedera
B. Permainan menjadi lebih baik
C. Cepat lelah
D. Sulit bekerja sama
Esai
Apa yang dimaksud fair play?
Sebutkan tiga contoh gerak manipulatif!
Mengapa kerja sama penting dalam permainan invasi?
Apa manfaat menguasai teknik menggiring bola?
Mengapa pemain harus menghormati keputusan wasit?
Uraian
Jelaskan pengertian gerak lokomotor, non-lokomotor, dan manipulatif beserta contohnya!
Jelaskan langkah-langkah melakukan teknik melempar bola yang benar!
Mengapa fair play harus diterapkan dalam setiap pertandingan olahraga?
Bagaimana cara melakukan teknik menangkap bola yang baik?
Jelaskan hubungan antara penguasaan teknik dasar dengan keberhasilan sebuah tim dalam permainan invasi!
Kunci Jawaban
Pilihan Ganda
B
C
A
B
A
C
B
A
A
B
Jawaban Esai
Fair play adalah sikap jujur, sportif, menghormati aturan, dan menghargai lawan dalam pertandingan.
Melempar bola, menangkap bola, dan menggiring bola.
Agar permainan berjalan kompak, strategi dapat dilaksanakan dengan baik, dan peluang meraih kemenangan semakin besar.
Agar pemain dapat menguasai bola sambil bergerak dan menghindari lawan.
Karena wasit bertugas memimpin pertandingan sesuai peraturan sehingga keputusan harus dihormati.
Jawaban Uraian
Gerak lokomotor adalah gerakan berpindah tempat (berjalan, berlari), gerak non-lokomotor adalah gerakan tanpa berpindah tempat (membungkuk, memutar badan), sedangkan gerak manipulatif adalah gerakan menggunakan alat atau bola (melempar, menangkap, menggiring bola).
Teknik melempar dilakukan dengan memegang bola dengan benar, mengarahkan pandangan ke sasaran, mengayunkan lengan, lalu melepaskan bola secara terarah.
Fair play menciptakan pertandingan yang jujur, aman, tertib, saling menghormati, dan menyenangkan bagi semua peserta.
Menangkap bola dilakukan dengan memusatkan perhatian pada arah datangnya bola, membuka kedua tangan, menerima bola dengan jari-jari, kemudian menarik bola ke arah dada agar tidak mudah terlepas.
Penguasaan teknik dasar membantu pemain mengoper, menangkap, menggiring, dan bekerja sama secara efektif sehingga peluang tim untuk mencetak poin dan memenangkan pertandingan menjadi lebih besar.
Materi PJOK Kelas 6: Aktivitas Pola Gerak Dasar Lokomotor, Non-Lokomotor, dan Manipulatif Melalui Aktivitas Permainan Invasi
Pada pelajaran Pendidikan Jasmani, Olahraga, dan Kesehatan (PJOK), kita belajar menyesuaikan berbagai keterampilan gerak dalam situasi permainan yang berbeda. Melalui aktivitas permainan invasi di lapangan, siswa akan mengombinasikan gerak lokomotor, non-lokomotor, dan manipulatif untuk menyusun strategi bermain secara efektif.
Identitas Pembelajaran
Identitas Pembelajaran
Nama Guru: Maulvi Nazir Ahmad, S.Pd
Mata Pelajaran: PJOK
Kelas: VI (Enam)
Hari/Tanggal: Kamis, 23 Juli 2026
Materi: BAB 1 Aktivitas Pola Gerak Dasar Lokomotor, Non-Lokomotor, dan Manipulatif Melalui Aktivitas Permainan Invasi
Pola Gerak Dasar Lokomotor, Non-Lokomotor, dan Manipulatif Melalui Aktivitas Permainan Invasi
Modifikasi Pola Gerak Dasar Lokomotor, Non-Lokomotor, dan Manipulatif Melalui Aktivitas Permainan Invasi
Modifikasi Pola Gerak Dasar Variasi Menggiring Bola Tangan
Tujuan Pembelajaran
Setelah mengikuti pembelajaran, siswa mampu:
Mempraktikkan gerak lokomotor, non-lokomotor, dan manipulatif dalam permainan invasi.
Memodifikasi gerakan sesuai situasi permainan.
Mempraktikkan variasi menggiring bola tangan dengan teknik yang benar.
Menyusun strategi sederhana dalam permainan invasi.
Menunjukkan sikap disiplin, tanggung jawab, kerja sama, komunikasi, dan sportivitas selama proyek berlangsung.
Metode Pembelajaran (PJBL – Project Based Learning di Lapangan)
Langkah-langkah
1. Pertanyaan Mendasar (Essential Question)
Guru mengawali pembelajaran dengan pertanyaan:
"Bagaimana cara mempertahankan penguasaan bola agar tidak mudah direbut lawan?"
"Bagaimana cara sebuah tim dapat menyerang dengan cepat tetapi tetap menjaga kerja sama?"
Guru menjelaskan bahwa setiap kelompok akan menyelesaikan proyek permainan invasi.
2. Mendesain Proyek
Guru membagi siswa menjadi beberapa kelompok.
Setiap kelompok mendapat proyek "Mini Invasi Challenge", yaitu menyelesaikan beberapa pos keterampilan sebelum bermain dalam pertandingan mini.
Pos proyek terdiri atas:
Pos 1 : Sprint dan perubahan arah (gerak lokomotor).
Pos 2 : Pivot dan menjaga keseimbangan (gerak non-lokomotor).
Pos 3 : Menggiring bola tangan melewati cone.
Pos 4 : Mengoper dan menerima bola secara berpasangan.
Pos 5 : Menyusun strategi sederhana sebelum pertandingan.
3. Menyusun Jadwal
Setiap kelompok bergiliran menyelesaikan seluruh pos proyek.
Setelah semua pos selesai, kelompok mengikuti pertandingan mini permainan invasi dengan waktu yang telah ditentukan guru.
4. Monitoring Proyek
Guru mengamati setiap kelompok berdasarkan:
Ketepatan teknik gerak.
Kemampuan memodifikasi gerakan sesuai situasi.
Kerja sama tim.
Komunikasi antaranggota.
Sportivitas dan kepatuhan terhadap aturan.
Keselamatan selama kegiatan.
Guru memberikan umpan balik pada setiap tahap proyek.
5. Presentasi Hasil Proyek
Setelah pertandingan selesai, setiap kelompok mempresentasikan:
Strategi yang digunakan.
Hambatan yang dihadapi.
Cara memodifikasi teknik menggiring bola.
Solusi agar permainan menjadi lebih efektif.
Kelompok lain memberikan tanggapan dan masukan.
6. Evaluasi Pengalaman
Guru bersama siswa melakukan refleksi.
Pertanyaan refleksi:
Teknik apa yang paling membantu mempertahankan bola?
Mengapa komunikasi penting dalam permainan invasi?
Bagaimana modifikasi gerakan membantu menghadapi lawan?
Apa yang akan diperbaiki pada permainan berikutnya?
Alat dan Media
Lapangan sekolah
Bola tangan atau bola basket
Cone/patok latihan
Rompi pembeda tim
Peluit
Stopwatch
Ring atau tanda lintasan
Papan strategi (opsional)
Buku PJOK Kelas VI
Materi Pembelajaran
Pengertian Permainan Invasi
Permainan invasi adalah permainan beregu yang bertujuan menguasai daerah lawan untuk memperoleh poin sambil mempertahankan daerah sendiri.
Contoh permainan invasi:
Bola tangan
Bola basket
Sepak bola
Futsal
Hoki
Gerak Lokomotor dalam Permainan Invasi
Gerak lokomotor adalah gerakan berpindah tempat.
Contoh:
Berjalan
Berlari
Sprint
Berpindah arah
Melompat mengejar bola
Gerakan ini digunakan untuk membuka ruang, mengejar bola, dan membantu serangan maupun pertahanan.
Gerak Non-Lokomotor
Gerak non-lokomotor adalah gerakan tanpa berpindah tempat.
Contoh:
Pivot
Memutar badan
Menekuk lutut
Mengayun tangan
Menjaga keseimbangan
Gerakan ini membantu pemain mengontrol bola dan melindunginya dari lawan.
Gerak Manipulatif
Gerak manipulatif adalah gerakan menggunakan bola.
Contohnya:
Menggiring bola.
Mengoper bola.
Menangkap bola.
Menembak bola ke sasaran.
Modifikasi Gerak Dasar
Dalam permainan invasi, gerakan dapat dimodifikasi sesuai situasi, misalnya:
Mengubah kecepatan lari.
Mengubah arah menggiring bola.
Menggunakan tangan kanan atau kiri saat menggiring.
Mengoper bola pendek atau panjang.
Bergerak mencari ruang kosong.
Modifikasi gerakan membuat permainan menjadi lebih efektif dan sulit diprediksi lawan.
Modifikasi Variasi Menggiring Bola Tangan
Variasi menggiring bola meliputi:
Menggiring dengan tangan kanan.
Menggiring dengan tangan kiri.
Menggiring sambil berjalan.
Menggiring sambil berlari.
Menggiring zig-zag melewati cone.
Menggiring sambil mengubah arah.
Menggiring sambil menghindari lawan.
Strategi Sederhana Permainan Invasi
Beberapa strategi dasar:
Membuka ruang kosong.
Bergerak tanpa bola.
Melakukan operan cepat.
Berkomunikasi dengan teman satu tim.
Bertahan secara bersama-sama.
Menyerang secara terorganisasi.
Kesalahan yang Sering Terjadi
Bola dipantulkan terlalu tinggi.
Terlalu lama menguasai bola.
Tidak bergerak mencari ruang.
Operan tidak tepat sasaran.
Kurang komunikasi antaranggota tim.
Manfaat Menguasai Gerak Dasar
Meningkatkan koordinasi tubuh.
Melatih kelincahan dan kecepatan.
Mengembangkan kemampuan berpikir taktis.
Memperkuat kerja sama tim.
Membantu mengambil keputusan dengan cepat saat bermain.
Proyek PJBL
Judul Proyek
"Mini Invasi Challenge: Strategi, Gerak, dan Kerja Sama Tim"
Tugas Kelompok
Setiap kelompok harus:
Menyelesaikan lintasan keterampilan gerak.
Mempraktikkan variasi menggiring bola tangan.
Menyusun strategi permainan sederhana.
Mengikuti pertandingan mini permainan invasi.
Melakukan evaluasi terhadap hasil permainan kelompok.
Produk proyek berupa:
Penyelesaian seluruh pos keterampilan.
Penampilan dalam pertandingan mini.
Presentasi strategi dan hasil evaluasi kelompok.
Assessment (Penilaian)
1. Penilaian Sikap
Aspek:
Disiplin
Tanggung jawab
Kerja sama
Sportivitas
Komunikasi
Percaya diri
Rubrik:
4 = Sangat Baik
3 = Baik
2 = Cukup
1 = Perlu Bimbingan
2. Penilaian Pengetahuan
Dilakukan melalui:
Pilihan ganda
Esai
Uraian
Presentasi hasil proyek
3. Penilaian Keterampilan
Aspek:
Ketepatan gerak lokomotor.
Ketepatan gerak non-lokomotor.
Ketepatan gerak manipulatif.
Variasi menggiring bola.
Penerapan strategi permainan.
Kerja sama tim.
Rubrik:
4 = Sangat Baik
3 = Baik
2 = Cukup
1 = Kurang
Soal Evaluasi
Pilihan Ganda
Tujuan utama permainan invasi adalah ....
A. Bermain sendiri
B. Menguasai daerah lawan dan memperoleh poin
C. Menghindari bola
D. Menghias lapanganBerlari dan berpindah arah termasuk gerak ....
A. Non-lokomotor
B. Manipulatif
C. Lokomotor
D. PasifMenggiring bola merupakan gerak ....
A. Lokomotor
B. Manipulatif
C. Non-lokomotor
D. StatisPivot termasuk gerak ....
A. Lokomotor
B. Manipulatif
C. Non-lokomotor
D. SprintSaat menggiring bola, pandangan sebaiknya ....
A. Selalu ke bola
B. Ke arah permainan
C. Menutup mata
D. Ke tanahSalah satu manfaat komunikasi dalam permainan adalah ....
A. Memperlambat permainan
B. Mempermudah kerja sama tim
C. Membuat permainan berhenti
D. Mengurangi jumlah pemainMengubah arah saat menggiring bola bertujuan ....
A. Memudahkan lawan
B. Menghindari lawan
C. Mengurangi poin
D. Menghentikan permainanOperan yang baik harus ....
A. Asal dilempar
B. Tepat sasaran
C. Sangat keras
D. Sangat pelanSalah satu strategi permainan invasi adalah ....
A. Diam di satu tempat
B. Membuka ruang kosong
C. Bermain sendiri
D. Mengabaikan temanSportivitas dalam permainan berarti ....
A. Curang
B. Bermain jujur dan menghormati aturan
C. Bermain kasar
D. Menang dengan cara apa pun
Esai
Apa yang dimaksud permainan invasi?
Sebutkan tiga contoh gerak manipulatif dalam permainan invasi!
Mengapa pemain perlu memodifikasi gerakan saat bermain?
Apa manfaat komunikasi dalam permainan beregu?
Mengapa strategi penting dalam permainan invasi?
Uraian
Jelaskan perbedaan gerak lokomotor, non-lokomotor, dan manipulatif beserta contohnya!
Bagaimana cara melakukan variasi menggiring bola tangan yang baik?
Mengapa modifikasi gerakan dapat meningkatkan efektivitas permainan?
Jelaskan strategi sederhana agar tim dapat mempertahankan penguasaan bola!
Ceritakan pengalaman kelompokmu saat menyelesaikan proyek Mini Invasi Challenge dan pelajaran apa yang diperoleh!
Kunci Jawaban
Pilihan Ganda
B
C
B
C
B
B
B
B
B
B
Jawaban Esai
Permainan invasi adalah permainan beregu yang bertujuan menguasai daerah lawan untuk memperoleh poin sambil mempertahankan daerah sendiri.
Menggiring bola, mengoper bola, dan menangkap bola.
Agar dapat menyesuaikan diri dengan situasi permainan dan menghindari lawan.
Agar koordinasi dan kerja sama tim menjadi lebih baik sehingga strategi dapat berjalan efektif.
Karena strategi membantu tim menyerang, bertahan, dan memanfaatkan peluang untuk memperoleh poin.
Jawaban Uraian
Gerak lokomotor adalah gerakan berpindah tempat (berlari, sprint), gerak non-lokomotor adalah gerakan tanpa berpindah tempat (pivot, memutar badan), sedangkan gerak manipulatif adalah gerakan menggunakan bola (menggiring, mengoper, menangkap bola).
Menggiring bola dilakukan dengan memantulkan bola setinggi pinggang menggunakan ujung jari, menjaga pandangan ke arah permainan, serta mampu menggunakan tangan kanan maupun kiri dan mengubah arah sesuai situasi.
Karena setiap kondisi permainan berbeda sehingga pemain perlu menyesuaikan kecepatan, arah, teknik, dan strategi agar lebih efektif dalam menyerang maupun bertahan.
Tim dapat mempertahankan penguasaan bola dengan bergerak mencari ruang kosong, melakukan operan yang tepat, berkomunikasi dengan baik, dan melindungi bola dari lawan.
Jawaban disesuaikan dengan pengalaman masing-masing kelompok selama mengikuti proyek "Mini Invasi Challenge".

.jpg)

0 Komentar:
Posting Komentar
Berlangganan Posting Komentar [Atom]
<< Beranda