Selasa, 01 September 2026

Materi Ajar Kelas 1a, 1b, dan 6a

    

Identitas Pembelajaran

1.Nama Guru : Maulvi Nazir Ahmad, S.Pd
2.Hari / Tanggal : Selasa/01 September 2026
3.Fase / Kelas : A/1.A (Praktek) dan 1.B (Teori)
4.Mata Pelajaran : PJOK
5.Materi : Mengenal Gerak Mendorong dan Menarik (Praktek) dan Mempraktikkan Kombinasi Pola Gerak Dasar Non-Lokomotor dalam Permainan (Teori)
6.Pertemuan Ke : Kelima dan Keenam (V dan VI)

7. Capaian Pembelajaran (CP) :
Mempraktikkan keterampilan gerak fundamental dan menerapkannya dalam berbagai situasi gerak yang berbeda; mengeksplorasi berbagai strategi gerak; dan mengeksplorasi berbagai konsep gerak serta menyimpulkan efektivitasnya.

8. Tujuan Pembelajaran (TP) :

Setelah mengikuti pembelajaran, peserta didik diharapkan mampu:

  1. Mengenal gerak mendorong dan menarik sebagai bagian dari gerak dasar non-lokomotor.

  2. Menyebutkan contoh gerak mendorong dan menarik dalam kegiatan sehari-hari.

  3. Mengenali berbagai bentuk gerak non-lokomotor sederhana seperti mendorong, menarik, menekuk, membungkuk, memutar, dan mengayun.

  4. Mengeksplorasi berbagai strategi gerak sederhana melalui permainan.

  5. Mempraktikkan kombinasi pola gerak dasar non-lokomotor dalam permainan sederhana dengan mengikuti arahan guru.

  6. Melakukan gerakan mendorong dan menarik dengan memperhatikan posisi tubuh dan keselamatan.

  7. Mindful Learning: peserta didik mampu memperhatikan instruksi guru, menyadari posisi tubuh, serta melakukan gerakan dengan hati-hati dan terkendali.

  8. Meaningful Learning: peserta didik mampu menghubungkan gerak mendorong dan menarik dengan kegiatan sehari-hari, seperti membuka pintu, menarik benda, atau mendorong benda ringan.

  9. Joyful Learning: peserta didik mampu mengikuti kegiatan permainan gerak dengan gembira, aktif, percaya diri, dan bekerja sama dengan teman.

9. Alur Tujuan Pembelajaran (ATP) :

  1. Peserta didik mengenal pengertian sederhana gerak mendorong dan menarik serta contoh penggunaannya dalam kehidupan sehari-hari.

  2. Guru menunjukkan contoh gerak mendorong, menarik, menekuk, membungkuk, memutar, dan mengayun.

  3. Peserta didik mengamati dan mencoba gerakan sederhana sesuai kemampuan masing-masing.

  4. Peserta didik mengenal kombinasi pola gerak non-lokomotor melalui permainan sederhana.

  5. Peserta didik mempraktikkan kombinasi gerak mendorong, menarik, menekuk, membungkuk, memutar, dan mengayun melalui permainan di lapangan.

  6. Peserta didik melakukan refleksi sederhana dengan menyebutkan gerakan yang telah dilakukan dan manfaatnya.

10. Apersepsi (Singkat) :

Guru mengajak peserta didik mengamati benda-benda di sekitar kelas. Guru bertanya, “Pernahkah kalian mendorong pintu? Pernahkah kalian menarik laci atau menarik tas?” Peserta didik diajak mencoba menirukan gerakan mendorong dan menarik tanpa menggunakan benda berat. Guru menjelaskan bahwa mendorong dan menarik merupakan gerakan yang sering dilakukan dalam kehidupan sehari-hari.

11. Model / Meode :

Model Pembelajaran Teori : Direct Instruction dan pembelajaran kontekstual.
Model Pembelajaran Praktik : Cooperative Learning dan Teaching Games for Understanding sederhana.
Pendekatan : Mindful Learning, Meaningful Learning, dan Joyful Learning.
Metode : Cerita sederhana, tanya jawab, demonstrasi, pengamatan, menirukan gerakan, latihan terbimbing, praktik langsung, permainan gerak, kerja kelompok, dan refleksi.

Pelaksanaan Teori Kelas 1.B :
Guru menjelaskan gerak mendorong dan menarik menggunakan contoh yang dekat dengan kehidupan peserta didik. Peserta didik mengamati gambar atau contoh gerakan, menjawab pertanyaan sederhana, dan menirukan beberapa gerakan dengan aman.

Pelaksanaan Praktik Kelas 1.A :
Guru mengawali kegiatan dengan pemanasan. Peserta didik kemudian mempraktikkan kombinasi pola gerak non-lokomotor melalui permainan sederhana, seperti mendorong, menarik, menekuk, membungkuk, memutar, dan mengayun. Guru memberikan contoh dan memastikan kegiatan dilakukan dengan tertib serta aman.

12. Penjabaran Materi :

A. Keterkaitan dengan Kebesaran Allah

Pembelajaran gerak mendorong, menarik, dan gerak non-lokomotor dapat dikaitkan dengan tiga kebesaran Allah:

1. Allah Maha Khaliq (Pencipta)
Allah adalah Pencipta tubuh manusia. Allah memberikan tangan, kaki, otot, dan persendian sehingga kita dapat melakukan berbagai gerakan. Kita dapat mendorong, menarik, menekuk, membungkuk, memutar, dan mengayun karena tubuh kita diciptakan dengan baik.

2. Allah Maha Malik (Memelihara)
Allah Maha Memelihara tubuh kita. Oleh karena itu, kita harus menjaga tubuh dengan baik. Kita perlu berolahraga, melakukan gerakan dengan benar, tidak menggunakan benda yang berat, dan menjaga keselamatan saat bermain.

3. Allah Maha Razaq (Memberi Rezeki)
Allah memberikan makanan dan minuman sebagai rezeki dan sumber tenaga bagi tubuh. Dengan tenaga tersebut kita dapat belajar, bermain, bergerak, dan berolahraga. Kita harus bersyukur dengan menjaga tubuh dan menggunakan tenaga untuk kegiatan yang baik.

B. Pengertian Gerak Mendorong

Mendorong adalah gerakan memberikan tenaga ke arah depan atau arah tertentu terhadap suatu benda.

Contoh dalam kehidupan sehari-hari:

  • Mendorong pintu.

  • Mendorong meja ringan.

  • Mendorong bola.

  • Mendorong benda dengan kedua tangan.

Saat belajar di sekolah, gerakan mendorong dapat dilakukan tanpa menggunakan benda berat.

C. Pengertian Gerak Menarik

Menarik adalah gerakan menggerakkan atau membawa benda mendekati tubuh dengan menggunakan tenaga.

Contoh:

  • Menarik pintu.

  • Menarik laci.

  • Menarik tali.

  • Menarik benda ringan.

Gerakan menarik harus dilakukan dengan hati-hati dan tidak menggunakan benda yang berat.

D. Gerak Mendorong dan Menarik sebagai Gerak Non-Lokomotor

Gerak mendorong dan menarik dapat dilakukan tanpa berpindah tempat. Tubuh tetap berada pada tempatnya, sedangkan tangan dan bagian tubuh lainnya melakukan gerakan.

Contoh:

Mendorong:
Berdiri tegak → kedua tangan ke depan → lakukan gerakan mendorong → kembali ke posisi awal.

Menarik:
Berdiri tegak → kedua tangan ke depan → lakukan gerakan menarik ke arah tubuh → kembali ke posisi awal.

E. Bentuk Gerak Non-Lokomotor Lainnya

Selain mendorong dan menarik, beberapa gerak non-lokomotor yang dapat dilakukan adalah:

1. Menekuk
Membengkokkan bagian tubuh, seperti menekuk lutut atau siku.

2. Membungkuk
Menurunkan atau membengkokkan badan ke arah depan.

3. Memutar
Menggerakkan tubuh atau bagian tubuh secara berputar.

4. Mengayun
Menggerakkan tangan atau bagian tubuh ke depan-belakang atau ke kanan-kiri.

F. Kombinasi Pola Gerak dalam Permainan

Gerak non-lokomotor dapat digabungkan menjadi sebuah rangkaian gerakan.

Contoh rangkaian:

Mendorong → menarik → menekuk → berdiri kembali.

Contoh lainnya:

Mengayun tangan → memutar badan → membungkuk → berdiri kembali.

Gerakan dilakukan secara perlahan, mengikuti arahan guru, dan sesuai kemampuan peserta didik.

G. Contoh Permainan Praktik

Permainan “Ikuti Gerak Guru”

  1. Peserta didik berdiri dengan jarak yang cukup.

  2. Guru memberikan contoh gerakan.

  3. Peserta didik menirukan gerakan guru.

  4. Guru memberikan beberapa gerakan secara berurutan.

  5. Peserta didik mengikuti rangkaian gerak.

Contoh aba-aba:

  • “Dorong!” → kedua tangan melakukan gerakan mendorong.

  • “Tarik!” → kedua tangan melakukan gerakan menarik.

  • “Tekuk!” → menekuk lutut.

  • “Bungkuk!” → membungkukkan badan.

  • “Putar!” → memutar badan secara perlahan.

  • “Ayun!” → mengayunkan tangan.

H. Hal yang Harus Diperhatikan

Saat melakukan aktivitas, peserta didik harus:

  • Mendengarkan instruksi guru.

  • Melakukan gerakan sesuai contoh.

  • Tidak menggunakan benda berat.

  • Tidak saling mendorong teman.

  • Tidak menarik tubuh atau pakaian teman.

  • Menjaga jarak dengan teman.

  • Melakukan pemanasan sebelum bermain.

  • Melakukan gerakan secara perlahan dan terkendali.

  • Berhenti jika merasa tidak nyaman.

I. Soal Pilihan Ganda

1. Gerakan memberikan tenaga ke arah depan disebut ....
A. Mendorong
B. Menarik
C. Membungkuk

2. Gerakan membawa benda mendekati tubuh disebut ....
A. Memutar
B. Menarik
C. Mengayun

3. Contoh gerak mendorong dalam kehidupan sehari-hari adalah ....
A. Menarik laci
B. Mendorong pintu
C. Mengayunkan tangan

4. Contoh gerak menarik adalah ....
A. Menarik laci
B. Mendorong meja
C. Melompat

5. Gerak yang dilakukan tanpa berpindah tempat disebut gerak ....
A. Lokomotor
B. Berpindah
C. Non-lokomotor

6. Saat melakukan gerak mendorong dan menarik, kita harus ....
A. Berhati-hati
B. Saling mendorong
C. Berlari

7. Sebelum melakukan permainan gerak, kita sebaiknya melakukan ....
A. Tidur
B. Pemanasan
C. Makan

8. Gerakan membengkokkan lutut disebut ....
A. Menekuk
B. Menarik
C. Mendorong

9. Dalam permainan bersama teman, kita harus ....
A. Saling mengganggu
B. Bekerja sama
C. Berebut tempat

10. Jika guru berkata “Tarik!”, gerakan yang dilakukan adalah ....
A. Mendorong tangan ke depan
B. Menarik tangan ke arah tubuh
C. Melompat ke depan

J. Soal Isian

1. Gerakan memberikan tenaga ke arah depan disebut ....

2. Gerakan membawa benda mendekati tubuh disebut ....

3. Gerak yang dilakukan tanpa berpindah tempat disebut gerak ....

4. Sebelum melakukan aktivitas gerak, kita melakukan ....

5. Saat bermain bersama teman, kita harus saling ....

K. Soal Uraian

1. Apa yang dimaksud dengan gerak mendorong?

2. Apa yang dimaksud dengan gerak menarik?

3. Sebutkan dua contoh gerak mendorong dalam kehidupan sehari-hari!

4. Sebutkan tiga contoh gerak non-lokomotor selain mendorong dan menarik!

5. Mengapa kita harus berhati-hati saat melakukan permainan gerak bersama teman?

L. Kunci Jawaban

Pilihan Ganda:

  1. A

  2. B

  3. B

  4. A

  5. C

  6. A

  7. B

  8. A

  9. B

  10. B

Isian:

  1. Mendorong

  2. Menarik

  3. Non-lokomotor

  4. Pemanasan

  5. Bekerja sama

Uraian:

  1. Mendorong adalah gerakan memberikan tenaga ke arah depan atau arah tertentu terhadap suatu benda.

  2. Menarik adalah gerakan membawa atau menggerakkan benda mendekati tubuh.

  3. Contohnya mendorong pintu dan mendorong benda ringan.

  4. Menekuk, membungkuk, dan memutar.

  5. Agar kegiatan berlangsung aman, tidak bertabrakan, dan tidak membuat teman terluka.

13. Kesimpulan :

Gerak mendorong dan menarik merupakan gerakan yang sering kita gunakan dalam kehidupan sehari-hari. Gerakan tersebut dapat dilakukan tanpa berpindah tempat dan termasuk dalam aktivitas gerak non-lokomotor. Selain mendorong dan menarik, gerak non-lokomotor juga dapat berupa menekuk, membungkuk, memutar, dan mengayun.

Melalui pembelajaran ini, peserta didik belajar mengenali dan mempraktikkan berbagai gerak sederhana serta menggabungkannya menjadi sebuah rangkaian gerak dalam permainan.

Melalui Mindful Learning, peserta didik belajar memperhatikan instruksi guru, posisi tubuh, dan keselamatan saat bergerak. Melalui Meaningful Learning, peserta didik memahami bahwa gerak mendorong dan menarik sering digunakan dalam kegiatan sehari-hari. Melalui Joyful Learning, peserta didik belajar bergerak dengan aktif, percaya diri, bekerja sama, dan penuh kegembiraan.

Peserta didik juga diajak bersyukur kepada Allah Maha Khaliq karena telah menciptakan tubuh yang dapat bergerak, kepada Allah Maha Malik karena telah memelihara tubuh kita, dan kepada Allah Maha Razaq karena memberikan makanan serta energi untuk belajar dan bermain. Oleh karena itu, kita harus menjaga tubuh dan menggunakan kemampuan bergerak untuk kegiatan yang baik dan bermanfaat.


   


Identitas Pembelajaran

1.Nama Guru : Maulvi Nazir Ahmad, S.Pd
2.Hari / Tanggal : Rabu / 02 September 2026
3.Fase / Kelas : C/VI.A
4.Mata Pelajaran : PJOK
5.Materi : Mengenal Modifikasi Variasi Servis dalam Permainan Bola Voli
6.Pertemuan Ke : Kelima (V)

7. Capaian Pembelajaran (CP) :
Menyesuaikan keterampilan gerak melintasi berbagai situasi gerak; mentransfer strategi gerak yang sudah dikuasai ke dalam berbagai situasi gerak yang berbeda; dan menginvestigasi berbagai konsep gerak yang dapat diterapkan untuk meningkatkan capaian keterampilan gerak.

8. Tujuan Pembelajaran (TP) :

Setelah mengikuti pembelajaran, peserta didik diharapkan mampu:

  1. Menjelaskan pengertian servis dan fungsi servis dalam permainan bola voli.

  2. Mengenali beberapa variasi servis yang dapat digunakan dalam permainan bola voli.

  3. Menjelaskan perbedaan sederhana antara servis bawah dan servis atas.

  4. Mengidentifikasi bagian tubuh dan posisi tangan yang digunakan saat melakukan servis.

  5. Menjelaskan tujuan modifikasi servis dalam pembelajaran permainan bola voli.

  6. Menganalisis situasi sederhana dalam permainan untuk menentukan variasi servis yang sesuai.

  7. Mentransfer strategi servis yang telah dipelajari ke dalam berbagai situasi permainan yang berbeda.

  8. Mindful Learning: peserta didik mampu memusatkan perhatian pada posisi tubuh, arah bola, gerakan tangan, dan sasaran sebelum melakukan servis.

  9. Meaningful Learning: peserta didik mampu menghubungkan variasi servis dengan situasi nyata dalam permainan bola voli serta memahami bahwa servis harus dilakukan dengan terarah dan terkontrol.

  10. Joyful Learning: peserta didik mampu mengenal variasi servis melalui aktivitas pembelajaran yang aktif, menyenangkan, percaya diri, sportif, dan tidak takut melakukan kesalahan.

9. Alur Tujuan Pembelajaran (ATP) :

  1. Peserta didik mengingat kembali pengertian dan fungsi servis dalam permainan bola voli.

  2. Guru menjelaskan dan memperagakan variasi servis sederhana, terutama servis bawah dan servis atas.

  3. Peserta didik mengamati perbedaan posisi kaki, tangan, arah pandangan, dan gerakan saat melakukan servis.

  4. Peserta didik mengenal bentuk modifikasi servis melalui perubahan jarak, sasaran, ketinggian, dan penggunaan bola yang disesuaikan dengan kemampuan.

  5. Peserta didik menganalisis beberapa situasi permainan dan menentukan variasi servis yang tepat.

  6. Peserta didik menyimpulkan manfaat penggunaan variasi servis untuk meningkatkan keterampilan dan strategi permainan bola voli.

10. Apersepsi (Singkat) :

Guru mengajak peserta didik mengingat kembali permainan bola voli dengan pertanyaan, “Bagaimana cara memulai permainan bola voli?” dan “Apa yang dilakukan pemain ketika akan mengirim bola pertama kali ke daerah lawan?” Guru kemudian menjelaskan bahwa salah satu cara memulai permainan adalah melalui servis. Guru memperlihatkan contoh servis bawah dan servis atas untuk menghubungkan materi sebelumnya dengan materi hari ini.

11. Model / Meode :

Model Pembelajaran : Direct Instruction dan Teaching Games for Understanding (TGFU).
Pendekatan : Mindful Learning, Meaningful Learning, dan Joyful Learning.
Metode : Ceramah interaktif, tanya jawab, demonstrasi, pengamatan, diskusi, pemecahan masalah sederhana, dan latihan terbimbing.

Pelaksanaan : Pembelajaran dilaksanakan di dalam kelas dengan memberikan penjelasan mengenai pengertian servis, fungsi servis, macam-macam servis, serta bentuk modifikasinya. Guru menggunakan gambar atau demonstrasi gerak sederhana agar peserta didik dapat memahami posisi tubuh dan tahapan gerakan. Peserta didik kemudian diberikan beberapa situasi permainan untuk menentukan variasi servis yang sesuai.

12. Penjabaran Materi :

A. Keterkaitan dengan Kebesaran Allah

Pembelajaran servis dalam permainan bola voli dapat dikaitkan dengan tiga kebesaran Allah:

1. Allah Maha Khaliq (Pencipta)
Allah adalah Pencipta manusia. Allah menciptakan tubuh manusia dengan tangan, kaki, mata, dan anggota tubuh lainnya yang memungkinkan kita melakukan berbagai aktivitas gerak. Dalam permainan bola voli, kita menggunakan tubuh untuk melakukan servis, bergerak, dan bermain bersama teman.

2. Allah Maha Malik (Memelihara)
Allah Maha Memelihara tubuh kita. Oleh karena itu, kita harus menjaga tubuh dengan baik. Salah satunya melalui olahraga yang dilakukan dengan benar, melakukan pemanasan, menjaga posisi tubuh, dan memperhatikan keselamatan ketika bermain bola voli.

3. Allah Maha Razaq (Memberi Rezeki)
Allah memberikan makanan dan minuman sebagai rezeki yang menjadi sumber tenaga bagi tubuh. Dengan tenaga tersebut kita dapat belajar dan melakukan aktivitas olahraga. Kita harus bersyukur dengan menjaga kesehatan dan menggunakan tenaga untuk kegiatan yang bermanfaat.

B. Pengertian Servis

Servis adalah pukulan pertama untuk memulai permainan bola voli dengan cara mengirimkan bola melewati net menuju daerah permainan lawan.

Servis memiliki beberapa tujuan, antara lain:

  • Memulai permainan.

  • Mengirim bola ke daerah lawan.

  • Mengarahkan bola ke tempat tertentu.

  • Memberikan tekanan kepada lawan.

  • Melatih ketepatan dan pengendalian bola.

C. Servis Bawah

Servis bawah merupakan salah satu teknik servis yang relatif mudah dipelajari.

Tahapan sederhananya:

  1. Berdiri dengan salah satu kaki sedikit di depan.

  2. Pegang bola dengan salah satu tangan.

  3. Tangan yang lain berada di bawah atau di belakang bola.

  4. Pandangan diarahkan ke sasaran.

  5. Ayunkan tangan ke depan.

  6. Pukul bagian bawah bola dengan tangan.

  7. Arahkan bola melewati net.

Servis bawah cocok digunakan dalam pembelajaran karena gerakannya lebih sederhana dan mudah dikontrol.

D. Servis Atas

Servis atas dilakukan dengan posisi bola dilambungkan terlebih dahulu, kemudian dipukul menggunakan satu tangan.

Tahapan sederhananya:

  1. Berdiri dalam posisi siap.

  2. Pegang bola dengan satu tangan.

  3. Lambungkan bola secukupnya.

  4. Pandangan mengikuti bola.

  5. Ayunkan tangan ke arah bola.

  6. Pukul bola dengan telapak tangan atau bagian tangan yang sesuai.

  7. Arahkan bola melewati net.

Servis atas membutuhkan koordinasi gerak, ketepatan waktu, dan kontrol yang lebih baik.

E. Modifikasi Servis

Modifikasi servis adalah penyesuaian bentuk latihan servis agar sesuai dengan kemampuan peserta didik dan tujuan pembelajaran.

Modifikasi dapat dilakukan dengan:

1. Modifikasi jarak
Jarak servis dapat dibuat lebih dekat terlebih dahulu, kemudian secara bertahap diperjauh.

2. Modifikasi sasaran
Peserta didik diarahkan untuk mengirim bola ke sasaran tertentu.

3. Modifikasi ketinggian net
Dalam pembelajaran, tinggi net dapat disesuaikan agar peserta didik lebih mudah berhasil melakukan servis.

4. Modifikasi bola
Jenis atau ukuran bola dapat disesuaikan dengan kemampuan peserta didik.

5. Modifikasi aturan permainan
Aturan dapat dibuat lebih sederhana agar peserta didik lebih mudah memahami konsep servis.

F. Variasi Servis

Variasi servis berarti melakukan servis dengan bentuk atau sasaran yang berbeda.

Contohnya:

  • Servis bawah ke arah kanan.

  • Servis bawah ke arah kiri.

  • Servis bawah ke arah tengah.

  • Servis atas ke arah sasaran tertentu.

  • Servis dengan jarak yang berbeda.

  • Servis menuju area kosong.

Variasi tersebut membantu peserta didik memahami bahwa servis tidak selalu diarahkan ke tempat yang sama.

G. Strategi Mengarahkan Servis

Dalam permainan bola voli, servis sebaiknya dilakukan dengan memperhatikan sasaran.

Beberapa strategi sederhana:

  1. Melihat posisi pemain lawan.

  2. Menentukan arah bola sebelum melakukan servis.

  3. Memilih servis yang dapat dilakukan dengan baik.

  4. Mengarahkan bola ke daerah yang sulit dijangkau lawan.

  5. Menjaga ketepatan daripada hanya memukul bola dengan keras.

H. Perbedaan Servis Bawah dan Servis Atas

Servis Bawah:

  • Bola tidak perlu dilambungkan tinggi.

  • Gerakan lebih sederhana.

  • Lebih mudah dikontrol.

  • Cocok untuk tahap awal pembelajaran.

Servis Atas:

  • Bola dilambungkan terlebih dahulu.

  • Memerlukan koordinasi yang lebih baik.

  • Memerlukan ketepatan waktu memukul bola.

  • Dapat digunakan untuk variasi serangan dalam permainan.

I. Contoh Situasi Permainan

Situasi 1:
Peserta didik masih belajar melakukan servis dan belum mampu mengontrol bola dengan baik.
Strategi: menggunakan servis bawah dengan jarak yang lebih dekat.

Situasi 2:
Peserta didik sudah mampu melakukan servis bawah dengan baik.
Strategi: mencoba servis ke beberapa sasaran yang berbeda.

Situasi 3:
Peserta didik sudah menguasai servis bawah dan mulai mampu melakukan servis atas.
Strategi: mencoba variasi servis atas dengan sasaran yang berbeda.

J. Kesalahan yang Perlu Dihindari

  • Tidak melihat arah sasaran.

  • Posisi kaki tidak seimbang.

  • Memukul bola tanpa kontrol.

  • Ayunan tangan tidak sesuai.

  • Terlalu fokus pada kekuatan pukulan.

  • Tidak memperhatikan posisi bola.

  • Tidak mengikuti aturan permainan.

  • Tidak melakukan pemanasan sebelum aktivitas.

K. Soal Pilihan Ganda

1. Pukulan pertama untuk memulai permainan bola voli disebut ....
A. Passing
B. Servis
C. Smash

2. Salah satu fungsi servis adalah ....
A. Memulai permainan
B. Menghentikan permainan
C. Menggiring bola

3. Servis bawah dilakukan dengan cara memukul bola dari arah ....
A. Bawah
B. Belakang kepala
C. Atas net

4. Pada servis atas, bola biasanya .... terlebih dahulu sebelum dipukul.
A. Ditendang
B. Digulirkan
C. Dilambungkan

5. Modifikasi servis bertujuan untuk ....
A. Membuat pembelajaran sesuai kemampuan peserta didik
B. Membuat permainan menjadi lebih sulit tanpa tujuan
C. Menghilangkan latihan servis

6. Salah satu bentuk modifikasi servis adalah mengubah ....
A. Warna lapangan
B. Jarak servis
C. Nama pemain

7. Sebelum melakukan servis, pemain sebaiknya menentukan ....
A. Sasaran bola
B. Warna pakaian
C. Nama penonton

8. Jika peserta didik masih kesulitan melakukan servis, latihan dapat dimulai dengan ....
A. Jarak yang lebih dekat
B. Jarak yang sangat jauh
C. Pukulan sekuat-kuatnya

9. Agar servis lebih efektif, bola dapat diarahkan ke ....
A. Tempat yang mudah dijangkau sendiri
B. Area permainan lawan yang sulit dijangkau
C. Luar lapangan dengan sengaja

10. Sikap yang tepat saat belajar variasi servis adalah ....
A. Takut mencoba
B. Mudah menyerah
C. Percaya diri dan mau berlatih

L. Soal Isian

1. Pukulan pertama untuk memulai permainan bola voli disebut ....

2. Servis yang dilakukan dengan gerakan memukul bola dari bawah disebut servis ....

3. Pada servis atas, bola biasanya .... sebelum dipukul.

4. Penyesuaian latihan servis sesuai kemampuan peserta didik disebut .... servis.

5. Sebelum melakukan servis, pemain sebaiknya menentukan .... bola.

M. Soal Uraian

1. Apa yang dimaksud dengan servis dalam permainan bola voli?

2. Jelaskan pengertian servis bawah!

3. Jelaskan pengertian servis atas!

4. Sebutkan tiga bentuk modifikasi yang dapat dilakukan dalam latihan servis!

5. Mengapa pemain perlu menentukan sasaran sebelum melakukan servis?

N. Kunci Jawaban

Pilihan Ganda:

  1. B

  2. A

  3. A

  4. C

  5. A

  6. B

  7. A

  8. A

  9. B

  10. C

Isian:

  1. Servis

  2. Bawah

  3. Dilambungkan

  4. Modifikasi

  5. Sasaran

Uraian:

  1. Servis adalah pukulan pertama untuk memulai permainan bola voli dengan mengirimkan bola melewati net menuju daerah lawan.

  2. Servis bawah adalah servis yang dilakukan dengan memukul bola dari arah bawah menggunakan ayunan tangan.

  3. Servis atas adalah servis yang dilakukan dengan melambungkan bola terlebih dahulu kemudian memukulnya menggunakan satu tangan.

  4. Mengubah jarak servis, mengubah sasaran, dan menyesuaikan tinggi net atau jenis bola.

  5. Agar servis dapat diarahkan dengan lebih tepat dan memiliki tujuan dalam permainan.

13. Kesimpulan :

Servis merupakan pukulan pertama untuk memulai permainan bola voli. Dalam pembelajaran, peserta didik mengenal berbagai variasi servis, terutama servis bawah dan servis atas. Servis bawah memiliki gerakan yang lebih sederhana, sedangkan servis atas membutuhkan koordinasi gerak dan ketepatan yang lebih baik.

Modifikasi servis dilakukan dengan menyesuaikan jarak, sasaran, tinggi net, jenis bola, dan aturan permainan sesuai kemampuan peserta didik. Dengan modifikasi tersebut, peserta didik dapat belajar servis secara bertahap dan lebih mudah memahami penerapannya dalam permainan.

Melalui Mindful Learning, peserta didik belajar memperhatikan posisi tubuh, arah bola, gerakan tangan, dan sasaran sebelum melakukan servis. Melalui Meaningful Learning, peserta didik memahami bahwa pemilihan variasi servis dapat disesuaikan dengan situasi permainan. Melalui Joyful Learning, peserta didik belajar servis dengan aktif, percaya diri, sportif, dan menyenangkan.

Peserta didik juga diajak untuk bersyukur kepada Allah Maha Khaliq karena telah menciptakan tubuh dengan kemampuan bergerak, kepada Allah Maha Malik karena telah memelihara tubuh kita, dan kepada Allah Maha Razaq karena telah memberikan rezeki berupa makanan dan minuman sebagai sumber tenaga. Oleh karena itu, kemampuan tubuh harus dijaga dan digunakan untuk belajar, berolahraga, serta melakukan kegiatan yang baik dan bermanfaat.

0 Komentar:

Posting Komentar

Berlangganan Posting Komentar [Atom]

<< Beranda