Minggu, 09 Agustus 2026

Materi Ajar Kelas 2,3,4,5

  

Materi PJOK Kelas 2: Aktivitas Pola Gerak Dasar Lokomotor

Pada pelajaran Pendidikan Jasmani, Olahraga, dan Kesehatan (PJOK), kita belajar berbagai gerakan dasar yang membuat tubuh menjadi sehat, kuat, dan aktif. Gerakan seperti berjalan, berlari, melompat, dan meloncat merupakan gerak dasar yang sering kita lakukan setiap hari.


Identitas Pembelajaran

Nama Guru: Maulvi Nazir Ahmad, S.Pd

Mata Pelajaran: PJOK

Kelas: II (Dua)

Hari/Tanggal: Senin, 10 Agustus 2026

Materi: BAB 1 Aktivitas Pola Gerak Dasar Lokomotor

  • Pola Gerak Dasar Jalan, Lari, Lompat, dan Loncat

  • Jalan, Lari, Lompat, dan Loncat dalam Permainan Sederhana

  • Mengenal Konsep Fair Play dalam Permainan Sederhana


Tujuan Pembelajaran

Setelah mengikuti pembelajaran, siswa mampu:

  • Menjelaskan pengertian gerak dasar lokomotor.

  • Menyebutkan macam-macam gerak jalan, lari, lompat, dan loncat.

  • Mengidentifikasi penggunaan gerak lokomotor dalam permainan sederhana.

  • Menjelaskan pengertian fair play.

  • Membiasakan sikap jujur, disiplin, dan kerja sama saat bermain.


Metode Pembelajaran (PBL – Problem Based Learning di Dalam Kelas)

Langkah-langkah

1. Orientasi Masalah

Guru menunjukkan gambar anak-anak yang sedang bermain.

Guru bertanya:

"Mengapa saat bermain kita harus dapat berjalan, berlari, melompat, dan meloncat dengan baik?"

"Apa yang akan terjadi jika teman bermain tidak mau menaati aturan permainan?"


2. Mengorganisasi Siswa

Siswa dibagi menjadi beberapa kelompok kecil.

Setiap kelompok memperoleh gambar aktivitas gerak dan situasi permainan sederhana untuk didiskusikan.


3. Membimbing Penyelidikan

Siswa mengamati gambar kemudian mendiskusikan:

  • Gerakan apa yang dilakukan pada gambar.

  • Kapan gerakan tersebut digunakan.

  • Mengapa harus mengikuti aturan permainan.

  • Sikap apa yang menunjukkan fair play.

Guru membimbing setiap kelompok selama diskusi berlangsung.


4. Mengembangkan dan Menyajikan Hasil

Perwakilan kelompok mempresentasikan hasil diskusi mengenai:

  • Jenis-jenis gerak lokomotor.

  • Contoh permainan sederhana.

  • Pentingnya fair play saat bermain.

Kelompok lain memberikan tanggapan.


5. Menganalisis dan Mengevaluasi

Guru bersama siswa menyimpulkan materi.

Guru memberikan penguatan mengenai pentingnya gerak lokomotor dan sikap fair play dalam kehidupan sehari-hari.


Alat dan Media

  • Buku PJOK

  • Gambar gerak berjalan, berlari, melompat, dan meloncat

  • Poster fair play

  • Video pembelajaran (opsional)

  • Lembar Kerja Peserta Didik (LKPD)

  • Kartu gambar aktivitas


Materi Pembelajaran

Pengertian Gerak Lokomotor

Gerak lokomotor adalah gerakan berpindah tempat dari satu tempat ke tempat lain.

Gerakan ini membantu kita melakukan berbagai aktivitas sehari-hari.


Pola Gerak Dasar Jalan

Berjalan adalah gerakan berpindah tempat dengan langkah kaki secara bergantian.

Contoh:

  • Berjalan menuju kelas.

  • Berjalan ke perpustakaan.

  • Berjalan saat antre.

Manfaat berjalan:

  • Menyehatkan tubuh.

  • Melatih keseimbangan.

  • Menguatkan otot kaki.


Pola Gerak Dasar Lari

Berlari adalah gerakan berpindah tempat dengan kecepatan lebih tinggi daripada berjalan.

Contoh:

  • Bermain kejar-kejaran.

  • Mengikuti lomba lari.

  • Bermain estafet sederhana.


Pola Gerak Dasar Lompat

Melompat dilakukan menggunakan satu kaki sebagai tumpuan.

Contoh:

  • Melompati garis.

  • Bermain engklek.


Pola Gerak Dasar Loncat

Meloncat dilakukan menggunakan dua kaki sebagai tumpuan.

Contoh:

  • Meloncat melewati tali rendah.

  • Meloncat ke depan.


Jalan, Lari, Lompat, dan Loncat dalam Permainan Sederhana

Gerak-gerak tersebut dapat digunakan dalam permainan sederhana seperti:

  • Permainan estafet.

  • Lompat garis.

  • Kejar-kejaran.

  • Permainan mencari pasangan.

  • Permainan rintangan sederhana.


Mengenal Konsep Fair Play

Fair play berarti bermain dengan jujur, mematuhi aturan, menghargai teman, dan menerima hasil permainan dengan baik.

Contoh sikap fair play:

  • Tidak curang.

  • Menunggu giliran.

  • Menghargai teman.

  • Bermain sesuai aturan.

  • Mau bekerja sama.


Manfaat Gerak Lokomotor

  • Tubuh menjadi sehat.

  • Melatih kekuatan otot.

  • Meningkatkan keseimbangan.

  • Menambah kelincahan.

  • Membuat tubuh lebih aktif.


Hal yang Harus Dihindari

  • Mendorong teman.

  • Bermain curang.

  • Tidak mengikuti aturan.

  • Mengejek teman.

  • Mengganggu teman saat bermain.


Assessment (Penilaian)

1. Penilaian Sikap

Aspek:

  • Disiplin

  • Tanggung jawab

  • Kerja sama

  • Kejujuran

  • Sportivitas

Rubrik:

4 = Sangat Baik

3 = Baik

2 = Cukup

1 = Perlu Bimbingan


2. Penilaian Pengetahuan

Dilakukan melalui:

  • Pilihan ganda

  • Esai sederhana

  • Uraian sederhana


3. Penilaian Keterampilan

Aspek:

  • Keaktifan berdiskusi.

  • Kemampuan menjelaskan materi.

  • Ketepatan memperagakan gerak sederhana.

  • Kerja sama kelompok.

Rubrik:

4 = Sangat Baik

3 = Baik

2 = Cukup

1 = Kurang


Soal Evaluasi

Pilihan Ganda

  1. Gerakan berpindah tempat disebut ....
    A. Gerak diam
    B. Gerak lokomotor
    C. Gerak manipulatif
    D. Gerak memutar

  2. Berjalan dilakukan dengan ....
    A. Melompat
    B. Langkah kaki bergantian
    C. Duduk
    D. Tidur

  3. Berlari lebih .... daripada berjalan.
    A. Lambat
    B. Cepat
    C. Pendek
    D. Kecil

  4. Melompat menggunakan tumpuan ....
    A. Dua kaki
    B. Satu kaki
    C. Dua tangan
    D. Kepala

  5. Meloncat menggunakan tumpuan ....
    A. Dua kaki
    B. Satu kaki
    C. Satu tangan
    D. Lutut

  6. Fair play berarti ....
    A. Bermain curang
    B. Bermain jujur
    C. Bermain sendiri
    D. Bermain kasar

  7. Saat bermain kita harus ....
    A. Mengejek teman
    B. Mengikuti aturan
    C. Curang
    D. Bertengkar

  8. Salah satu manfaat berjalan adalah ....
    A. Tubuh menjadi sehat
    B. Mudah lelah
    C. Menjadi sakit
    D. Mengantuk

  9. Permainan estafet menggunakan gerakan ....
    A. Berjalan dan berlari
    B. Duduk
    C. Tidur
    D. Menulis

  10. Kita harus menghargai ....
    A. Teman
    B. Sampah
    C. Meja
    D. Tas


Esai

  1. Apa yang dimaksud gerak lokomotor?

  2. Sebutkan empat contoh gerak lokomotor!

  3. Apa yang dimaksud fair play?

  4. Mengapa kita harus mematuhi aturan permainan?

  5. Sebutkan dua manfaat berjalan bagi tubuh!


Uraian

  1. Jelaskan perbedaan berjalan dan berlari!

  2. Bagaimana cara melakukan gerakan melompat dan meloncat dengan benar?

  3. Mengapa kita harus menerapkan fair play saat bermain?

  4. Sebutkan manfaat gerak lokomotor bagi kesehatan tubuh!

  5. Ceritakan pengalamanmu bermain bersama teman dengan menerapkan sikap fair play!


Kunci Jawaban

Pilihan Ganda

  1. B

  2. B

  3. B

  4. B

  5. A

  6. B

  7. B

  8. A

  9. A

  10. A


Jawaban Esai

  1. Gerak lokomotor adalah gerakan berpindah tempat dari satu tempat ke tempat lain.

  2. Berjalan, berlari, melompat, dan meloncat.

  3. Fair play adalah sikap bermain jujur, mematuhi aturan, dan menghargai teman.

  4. Agar permainan berjalan tertib, aman, adil, dan menyenangkan.

  5. Menyehatkan tubuh dan menguatkan otot kaki.


Jawaban Uraian

  1. Berjalan dilakukan dengan langkah kaki bergantian tanpa kedua kaki terangkat bersamaan, sedangkan berlari dilakukan lebih cepat dan pada suatu saat kedua kaki terangkat dari tanah.

  2. Melompat dilakukan menggunakan satu kaki sebagai tumpuan, sedangkan meloncat menggunakan dua kaki sebagai tumpuan dengan menjaga keseimbangan tubuh.

  3. Karena fair play membuat permainan menjadi jujur, tertib, aman, menyenangkan, dan saling menghargai antarteman.

  4. Gerak lokomotor membantu meningkatkan kebugaran, kekuatan otot, keseimbangan, kelincahan, dan kesehatan tubuh.

  5. Jawaban disesuaikan dengan pengalaman masing-masing siswa saat bermain bersama teman dengan menerapkan sikap fair play.


Persentase Penguasaan Materi (Praktik)
Mata Pelajaran: PJOK Kelas 2
Materi: Aktivitas Pola Gerak Dasar Lokomotor
Jumlah Peserta Didik: 18 orang

  • Sudah menguasai praktik: 16 siswa (88,9%)
  • Belum menguasai praktik: 2 siswa (11,1%)

Kesimpulan

Pada Senin, 3 Agustus 2026, pelaksanaan pembelajaran praktik PJOK dengan materi Aktivitas Pola Gerak Dasar Lokomotor diikuti oleh 18 peserta didik. Hasil penilaian menunjukkan bahwa 16 peserta didik (88,9%) telah mampu menguasai materi praktik dengan baik, sedangkan 2 peserta didik (11,1%) masih memerlukan bimbingan dan latihan lanjutan. Secara umum, hasil pembelajaran praktik pada hari ini menunjukkan bahwa sebagian besar peserta didik telah mencapai tujuan pembelajaran yang diharapkan.

 

Materi PJOK Kelas 3: Aktivitas Variasi Pola Gerak Dasar Lokomotor

Pada pelajaran Pendidikan Jasmani, Olahraga, dan Kesehatan (PJOK), kita belajar mengembangkan keterampilan gerak agar semakin baik dan dapat digunakan dalam berbagai situasi. Gerak lokomotor merupakan gerakan berpindah tempat, seperti berjalan, berlari, melompat, dan meloncat. Dengan mempelajari berbagai variasi gerakan, tubuh menjadi lebih sehat, kuat, lincah, dan terampil.


Identitas Pembelajaran

Nama Guru: Maulvi Nazir Ahmad, S.Pd

Mata Pelajaran: PJOK

Kelas: III (Tiga)

Hari/Tanggal: Senin 10 Agustus 2026

Materi: BAB 1 Aktivitas Variasi Pola Gerak Dasar Lokomotor

  • Variasi Pola Gerak Dasar Berjalan dan Berlari

  • Variasi Pola Gerak Dasar Berjalan, Berlari, Melompat, dan Meloncat


Tujuan Pembelajaran

Setelah mengikuti pembelajaran, siswa mampu:

  • Menjelaskan pengertian gerak lokomotor.

  • Mengidentifikasi berbagai variasi gerak berjalan dan berlari.

  • Menjelaskan variasi gerak berjalan, berlari, melompat, dan meloncat.

  • Menyebutkan manfaat variasi gerak lokomotor.

  • Mempraktikkan gerakan sederhana sesuai petunjuk guru.


Metode Pembelajaran (PBL – Problem Based Learning di Dalam Kelas)

Langkah-langkah

1. Orientasi Masalah

Guru menunjukkan gambar beberapa anak yang sedang melakukan aktivitas berjalan, berlari, melompat, dan meloncat.

Guru bertanya:

"Mengapa setiap permainan membutuhkan gerakan yang berbeda-beda?"

"Bagaimana cara melakukan gerakan agar tetap seimbang dan tidak mudah terjatuh?"


2. Mengorganisasi Siswa

Siswa dibagi menjadi beberapa kelompok kecil.

Setiap kelompok memperoleh gambar variasi gerak lokomotor untuk diamati dan didiskusikan.


3. Membimbing Penyelidikan

Siswa mendiskusikan:

  • Jenis gerakan yang terdapat pada gambar.

  • Perbedaan setiap gerakan.

  • Manfaat variasi gerakan.

  • Situasi yang memerlukan gerakan tersebut.

Guru membimbing jalannya diskusi.


4. Mengembangkan dan Menyajikan Hasil

Setiap kelompok mempresentasikan hasil diskusinya.

Perwakilan kelompok juga memperagakan gerakan sederhana di depan kelas.


5. Menganalisis dan Mengevaluasi

Guru bersama siswa menyimpulkan materi.

Guru memberikan penguatan mengenai pentingnya variasi gerak lokomotor untuk meningkatkan keterampilan dan kebugaran tubuh.


Alat dan Media

  • Buku PJOK

  • Poster gerak lokomotor

  • Gambar variasi gerakan

  • Video pembelajaran (opsional)

  • Lembar Kerja Peserta Didik (LKPD)

  • Kartu aktivitas gerak


Materi Pembelajaran

Pengertian Gerak Lokomotor

Gerak lokomotor adalah gerakan berpindah tempat dari satu tempat ke tempat lain.

Gerakan ini menjadi dasar berbagai aktivitas olahraga dan permainan.


Variasi Pola Gerak Dasar Berjalan

Berjalan dapat dilakukan dengan berbagai variasi.

Contohnya:

  • Berjalan lurus.

  • Berjalan zig-zag.

  • Berjalan jinjit.

  • Berjalan tumit.

  • Berjalan menyamping.

  • Berjalan mundur.

Manfaat:

  • Melatih keseimbangan.

  • Menguatkan otot kaki.

  • Meningkatkan koordinasi tubuh.


Variasi Pola Gerak Dasar Berlari

Berlari juga memiliki berbagai variasi.

Contohnya:

  • Berlari lurus.

  • Berlari zig-zag.

  • Berlari cepat.

  • Berlari mengubah arah.

  • Berlari melewati rintangan sederhana.

Manfaat:

  • Melatih kelincahan.

  • Meningkatkan kecepatan.

  • Menambah daya tahan tubuh.


Variasi Gerak Berjalan, Berlari, Melompat, dan Meloncat

Gerakan-gerakan tersebut dapat dikombinasikan dalam permainan sederhana.

Contoh:

  • Berjalan menuju garis.

  • Berlari ke titik berikutnya.

  • Melompat melewati garis.

  • Meloncat ke depan.

  • Berlari menuju garis akhir.


Manfaat Variasi Gerak Lokomotor

  • Meningkatkan kebugaran jasmani.

  • Mengembangkan koordinasi tubuh.

  • Melatih keseimbangan.

  • Meningkatkan kelincahan.

  • Membentuk rasa percaya diri.


Sikap yang Harus Ditunjukkan

  • Disiplin.

  • Percaya diri.

  • Tanggung jawab.

  • Kerja sama.

  • Menghargai teman.


Hal yang Harus Dihindari

  • Mendorong teman.

  • Bermain sembarangan.

  • Mengganggu teman.

  • Tidak memperhatikan keselamatan.

  • Tidak mengikuti arahan guru.


Assessment (Penilaian)

1. Penilaian Sikap

Aspek:

  • Disiplin

  • Tanggung jawab

  • Kerja sama

  • Percaya diri

Rubrik:

4 = Sangat Baik

3 = Baik

2 = Cukup

1 = Perlu Bimbingan


2. Penilaian Pengetahuan

Dilakukan melalui:

  • Pilihan ganda

  • Esai sederhana

  • Uraian sederhana


3. Penilaian Keterampilan

Aspek:

  • Keaktifan berdiskusi.

  • Kemampuan menjelaskan materi.

  • Ketepatan memperagakan gerakan.

  • Kerja sama kelompok.

Rubrik:

4 = Sangat Baik

3 = Baik

2 = Cukup

1 = Kurang


Soal Evaluasi

Pilihan Ganda

  1. Gerakan berpindah tempat disebut ....
    A. Gerak manipulatif
    B. Gerak lokomotor
    C. Gerak non-lokomotor
    D. Gerak diam

  2. Berjalan zig-zag bertujuan melatih ....
    A. Keseimbangan
    B. Menulis
    C. Membaca
    D. Tidur

  3. Berlari termasuk gerak ....
    A. Diam
    B. Non-lokomotor
    C. Lokomotor
    D. Memutar

  4. Melompat menggunakan tumpuan ....
    A. Dua kaki
    B. Satu kaki
    C. Dua tangan
    D. Kepala

  5. Meloncat menggunakan tumpuan ....
    A. Dua kaki
    B. Satu kaki
    C. Lutut
    D. Tangan

  6. Variasi gerak membuat tubuh menjadi ....
    A. Lemah
    B. Sehat dan lincah
    C. Cepat sakit
    D. Mudah lelah

  7. Saat berdiskusi kita harus ....
    A. Mengganggu teman
    B. Menghargai pendapat teman
    C. Berteriak
    D. Bermain sendiri

  8. Salah satu manfaat berlari adalah ....
    A. Menambah kelincahan
    B. Membuat mengantuk
    C. Menjadi malas
    D. Menjadi lemah

  9. Sebelum melakukan gerakan kita harus ....
    A. Tidur
    B. Mendengarkan arahan guru
    C. Bermain sendiri
    D. Makan

  10. Gerakan berjalan, berlari, melompat, dan meloncat termasuk ....
    A. Gerak lokomotor
    B. Gerak manipulatif
    C. Gerak memutar
    D. Gerak diam


Esai

  1. Apa yang dimaksud gerak lokomotor?

  2. Sebutkan empat contoh gerak lokomotor!

  3. Apa manfaat variasi gerak berjalan dan berlari?

  4. Mengapa kita harus menjaga keseimbangan saat bergerak?

  5. Sebutkan contoh kombinasi gerak lokomotor!


Uraian

  1. Jelaskan perbedaan berjalan dan berlari!

  2. Jelaskan cara melakukan gerakan melompat dan meloncat dengan benar!

  3. Mengapa variasi gerak lokomotor penting dipelajari?

  4. Apa manfaat variasi gerak lokomotor bagi kesehatan tubuh?

  5. Ceritakan pengalamanmu saat melakukan variasi gerak berjalan, berlari, melompat, dan meloncat bersama teman!


Kunci Jawaban

Pilihan Ganda

  1. B

  2. A

  3. C

  4. B

  5. A

  6. B

  7. B

  8. A

  9. B

  10. A


Jawaban Esai

  1. Gerak lokomotor adalah gerakan berpindah tempat dari satu tempat ke tempat lain.

  2. Berjalan, berlari, melompat, dan meloncat.

  3. Melatih keseimbangan, kelincahan, koordinasi, dan kebugaran tubuh.

  4. Agar tubuh tetap stabil, aman, dan tidak mudah terjatuh saat bergerak.

  5. Berjalan, kemudian berlari, melompat melewati garis, lalu meloncat ke depan.


Jawaban Uraian

  1. Berjalan dilakukan dengan langkah kaki bergantian tanpa kedua kaki terangkat bersamaan, sedangkan berlari dilakukan lebih cepat dan pada suatu saat kedua kaki terangkat dari tanah.

  2. Melompat dilakukan menggunakan satu kaki sebagai tumpuan, sedangkan meloncat menggunakan dua kaki sebagai tumpuan dengan menjaga keseimbangan tubuh.

  3. Karena variasi gerak membantu meningkatkan keterampilan, koordinasi, keseimbangan, serta kemampuan beradaptasi dalam berbagai aktivitas dan permainan.

  4. Variasi gerak lokomotor dapat meningkatkan kebugaran jasmani, kekuatan otot, kelincahan, koordinasi, dan keseimbangan tubuh.

  5. Jawaban disesuaikan dengan pengalaman masing-masing siswa saat mengikuti aktivitas pembelajaran di kelas.

Persentase Penguasaan Materi (Teori)
Mata Pelajaran: PJOK Kelas 3
Materi: Aktivitas Variasi Pola Gerak Dasar Lokomotor
Jumlah Peserta Didik: 17 orang

  • Sudah menguasai materi teori: 16 siswa (94,1%)
  • Belum menguasai materi teori: 1 siswa (5,9%)

Kesimpulan

Pada Senin, 3 Agustus 2026, pelaksanaan pembelajaran teori PJOK dengan materi Aktivitas Variasi Pola Gerak Dasar Lokomotor diikuti oleh 17 peserta didik. Hasil penilaian menunjukkan bahwa 16 peserta didik (94,1%) telah memahami materi teori dengan baik, sedangkan 1 peserta didik (5,9%) masih memerlukan pendampingan dan penguatan pemahaman terhadap materi. Secara umum, hasil pembelajaran teori pada hari ini menunjukkan bahwa sebagian besar peserta didik telah mencapai tujuan pembelajaran yang diharapkan.

Materi PJOK Kelas 4: Aktivitas Variasi dan Kombinasi Pola Gerak Dasar Lokomotor

Pada pelajaran Pendidikan Jasmani, Olahraga, dan Kesehatan (PJOK), kita belajar mengembangkan keterampilan gerak agar semakin baik dan mampu diterapkan dalam berbagai situasi. Gerak lokomotor meliputi berjalan, berlari, melompat, dan meloncat. Dengan mempelajari variasi dan kombinasi gerakan, siswa dapat meningkatkan koordinasi, keseimbangan, kelincahan, serta kebugaran jasmani.


Identitas Pembelajaran

Nama Guru: Maulvi Nazir Ahmad, S.Pd

Mata Pelajaran: PJOK

Kelas: IV (Empat)

Hari/Tanggal: Senin, 10 Agustus 2026

Materi: BAB 1 Aktivitas Variasi dan Kombinasi Pola Gerak Dasar Lokomotor

  • Variasi Gerakan Melompat dan Meloncat

  • Variasi Gerakan Berjalan dan Berlari

  • Menerapkan Fair Play dalam Pertandingan Olahraga


Tujuan Pembelajaran

Setelah mengikuti pembelajaran, siswa mampu:

  • Menjelaskan pengertian gerak lokomotor.

  • Mengidentifikasi variasi gerakan berjalan, berlari, melompat, dan meloncat.

  • Menjelaskan manfaat kombinasi gerak lokomotor.

  • Menjelaskan pengertian dan pentingnya fair play dalam olahraga.

  • Menunjukkan sikap disiplin, tanggung jawab, kerja sama, dan sportivitas selama diskusi.


Metode Pembelajaran (PBL – Problem Based Learning di Dalam Kelas)

Langkah-langkah

1. Orientasi Masalah

Guru menampilkan gambar atau video pertandingan olahraga.

Guru bertanya:

"Mengapa seorang atlet harus menguasai berbagai variasi gerakan berjalan, berlari, melompat, dan meloncat?"

"Apa yang akan terjadi jika pemain tidak menerapkan fair play saat pertandingan?"


2. Mengorganisasi Siswa

Siswa dibagi menjadi beberapa kelompok kecil.

Setiap kelompok memperoleh studi kasus berupa gambar aktivitas gerak dan situasi pertandingan olahraga yang berkaitan dengan fair play.


3. Membimbing Penyelidikan

Siswa mendiskusikan:

  • Jenis variasi gerakan yang terdapat pada gambar.

  • Manfaat setiap gerakan.

  • Sikap yang mencerminkan fair play.

  • Solusi terhadap masalah yang diberikan.

Guru membimbing jalannya diskusi.


4. Mengembangkan dan Menyajikan Hasil

Setiap kelompok mempresentasikan hasil diskusi.

Kelompok lain memberikan pertanyaan dan tanggapan secara santun.

Guru memberikan penguatan terhadap hasil presentasi.


5. Menganalisis dan Mengevaluasi

Guru bersama siswa menyimpulkan materi.

Guru menegaskan pentingnya menguasai variasi gerak lokomotor dan menerapkan fair play dalam kehidupan sehari-hari maupun saat berolahraga.


Alat dan Media

  • Buku PJOK

  • Poster gerak lokomotor

  • Gambar variasi gerakan

  • Poster fair play

  • Video pembelajaran (opsional)

  • Lembar Kerja Peserta Didik (LKPD)


Materi Pembelajaran

Pengertian Gerak Lokomotor

Gerak lokomotor adalah gerakan berpindah tempat dari satu tempat ke tempat lain.

Gerak ini menjadi dasar dalam berbagai permainan dan cabang olahraga.


Variasi Gerakan Berjalan dan Berlari

Beberapa variasi gerakan berjalan dan berlari antara lain:

  • Berjalan lurus.

  • Berjalan zig-zag.

  • Berjalan jinjit.

  • Berlari lurus.

  • Berlari zig-zag.

  • Berlari dengan perubahan arah.

  • Berlari cepat (sprint).

Manfaat:

  • Melatih koordinasi.

  • Meningkatkan keseimbangan.

  • Menambah kelincahan dan kecepatan.


Variasi Gerakan Melompat dan Meloncat

Melompat menggunakan satu kaki sebagai tumpuan.

Meloncat menggunakan dua kaki sebagai tumpuan.

Contoh:

  • Melompat melewati garis.

  • Melompat ke dalam lingkaran.

  • Meloncat ke depan.

  • Meloncat menyamping.

  • Meloncat melewati rintangan rendah.

Manfaat:

  • Menguatkan otot kaki.

  • Melatih keseimbangan.

  • Meningkatkan koordinasi gerak.


Kombinasi Gerak Lokomotor

Gerakan dapat dilakukan secara berurutan, misalnya:

  • Berjalan menuju titik awal.

  • Berlari menuju rintangan.

  • Melompat melewati garis.

  • Meloncat menuju garis akhir.

Kombinasi gerakan membuat tubuh lebih terampil dalam berbagai aktivitas olahraga.


Pengertian Fair Play

Fair play adalah sikap bermain secara jujur, sportif, mematuhi aturan, menghormati lawan, teman, guru, maupun wasit.

Contoh fair play:

  • Bermain sesuai aturan.

  • Tidak curang.

  • Menghargai keputusan wasit.

  • Menghormati lawan.

  • Menerima kemenangan dan kekalahan dengan lapang dada.


Manfaat Fair Play

  • Permainan menjadi tertib.

  • Menumbuhkan sikap jujur.

  • Meningkatkan rasa saling menghormati.

  • Menciptakan suasana pertandingan yang aman dan menyenangkan.

  • Mempererat persahabatan.


Hal yang Harus Dihindari

  • Bermain curang.

  • Mendorong teman.

  • Mengejek lawan.

  • Melanggar aturan permainan.

  • Tidak menghargai keputusan wasit.


Assessment (Penilaian)

1. Penilaian Sikap

Aspek:

  • Disiplin

  • Tanggung jawab

  • Kerja sama

  • Sportivitas

  • Percaya diri

Rubrik:

4 = Sangat Baik

3 = Baik

2 = Cukup

1 = Perlu Bimbingan


2. Penilaian Pengetahuan

Dilakukan melalui:

  • Pilihan ganda

  • Esai

  • Uraian


3. Penilaian Keterampilan

Aspek:

  • Keaktifan berdiskusi.

  • Kemampuan menjelaskan materi.

  • Ketepatan memperagakan gerakan sederhana.

  • Kerja sama kelompok.

Rubrik:

4 = Sangat Baik

3 = Baik

2 = Cukup

1 = Kurang


Soal Evaluasi

Pilihan Ganda

  1. Gerakan berpindah tempat disebut ....
    A. Gerak manipulatif
    B. Gerak lokomotor
    C. Gerak non-lokomotor
    D. Gerak diam

  2. Melompat menggunakan tumpuan ....
    A. Dua kaki
    B. Satu kaki
    C. Dua tangan
    D. Kepala

  3. Meloncat menggunakan tumpuan ....
    A. Dua kaki
    B. Satu kaki
    C. Dua tangan
    D. Lutut

  4. Berlari zig-zag bertujuan melatih ....
    A. Kelincahan
    B. Tidur
    C. Menulis
    D. Menggambar

  5. Fair play berarti ....
    A. Bermain curang
    B. Bermain jujur dan sportif
    C. Bermain sendiri
    D. Bermain kasar

  6. Salah satu manfaat variasi gerak lokomotor adalah ....
    A. Tubuh menjadi lemah
    B. Meningkatkan kebugaran
    C. Cepat lelah
    D. Mudah sakit

  7. Dalam pertandingan kita harus ....
    A. Menghargai lawan
    B. Bermain curang
    C. Mengejek teman
    D. Melanggar aturan

  8. Sebelum melakukan aktivitas fisik kita harus ....
    A. Tidur
    B. Pemanasan
    C. Duduk
    D. Bermain game

  9. Salah satu manfaat fair play adalah ....
    A. Menimbulkan pertengkaran
    B. Membuat pertandingan tertib
    C. Mengurangi kerja sama
    D. Membuat permainan tidak menyenangkan

  10. Gerakan berjalan, berlari, melompat, dan meloncat termasuk ....
    A. Gerak manipulatif
    B. Gerak lokomotor
    C. Gerak memutar
    D. Gerak diam


Esai

  1. Apa yang dimaksud gerak lokomotor?

  2. Sebutkan dua contoh variasi gerakan berjalan!

  3. Apa perbedaan melompat dan meloncat?

  4. Mengapa kita harus menerapkan fair play dalam pertandingan?

  5. Sebutkan manfaat variasi gerak lokomotor!


Uraian

  1. Jelaskan cara melakukan kombinasi gerak berjalan, berlari, melompat, dan meloncat!

  2. Mengapa keseimbangan penting saat melakukan variasi gerak lokomotor?

  3. Jelaskan manfaat fair play dalam pertandingan olahraga!

  4. Bagaimana cara menunjukkan sikap sportif saat mengikuti pertandingan?

  5. Ceritakan pengalamanmu ketika bermain bersama teman dengan menerapkan sikap fair play!


Kunci Jawaban

Pilihan Ganda

  1. B

  2. B

  3. A

  4. A

  5. B

  6. B

  7. A

  8. B

  9. B

  10. B


Jawaban Esai

  1. Gerak lokomotor adalah gerakan berpindah tempat dari satu tempat ke tempat lain.

  2. Berjalan lurus dan berjalan zig-zag.

  3. Melompat menggunakan satu kaki sebagai tumpuan, sedangkan meloncat menggunakan dua kaki sebagai tumpuan.

  4. Agar pertandingan berlangsung jujur, tertib, aman, sportif, dan saling menghargai.

  5. Meningkatkan kebugaran, koordinasi, keseimbangan, kelincahan, dan keterampilan gerak.


Jawaban Uraian

  1. Kombinasi gerak dilakukan secara berurutan, misalnya berjalan menuju titik tertentu, berlari ke rintangan, melompat melewati garis, kemudian meloncat menuju garis akhir dengan teknik yang benar.

  2. Keseimbangan membantu tubuh tetap stabil saat bergerak sehingga gerakan menjadi lebih efektif dan mengurangi risiko terjatuh.

  3. Fair play menciptakan pertandingan yang jujur, sportif, aman, tertib, menghargai lawan, serta menumbuhkan rasa tanggung jawab dan kerja sama.

  4. Dengan mematuhi aturan permainan, menghormati keputusan wasit atau guru, tidak curang, menghargai teman dan lawan, serta menerima hasil pertandingan dengan lapang dada.

  5. Jawaban disesuaikan dengan pengalaman masing-masing siswa saat mengikuti kegiatan pembelajaran dan permainan bersama teman di kelas.

Persentase Penguasaan Materi (Teori)
Mata Pelajaran: PJOK Kelas 4
Materi: Aktivitas Variasi dan Kombinasi Pola Gerak Dasar Lokomotor
Jumlah Peserta Didik: 23 orang

  • Sudah menguasai materi teori: 22 siswa (95,7%)
  • Belum menguasai materi teori: 1 siswa (4,3%)

Kesimpulan

Pada Senin, 3 Agustus 2026, pelaksanaan pembelajaran teori PJOK dengan materi Aktivitas Variasi dan Kombinasi Pola Gerak Dasar Lokomotor diikuti oleh 23 peserta didik. Hasil penilaian menunjukkan bahwa 22 peserta didik (95,7%) telah memahami materi teori dengan baik, sedangkan 1 peserta didik (4,3%) masih memerlukan pendampingan dan penguatan pemahaman terhadap materi. Secara umum, hasil pembelajaran teori pada hari ini menunjukkan bahwa sebagian besar peserta didik telah mencapai tujuan pembelajaran yang diharapkan.


Materi PJOK Kelas 5: Aktivitas Pola Gerak Dasar Lokomotor, Non-Lokomotor, dan Manipulatif Melalui Aktivitas Permainan Invasi

Pada pelajaran Pendidikan Jasmani, Olahraga, dan Kesehatan (PJOK), kita belajar menyesuaikan keterampilan gerak dalam berbagai situasi permainan. Gerak lokomotor, non-lokomotor, dan manipulatif menjadi dasar untuk bermain secara efektif, bekerja sama dalam tim, serta menerapkan strategi sederhana untuk mencapai tujuan permainan.


Identitas Pembelajaran

Nama Guru: Maulvi Nazir Ahmad, S.Pd

Mata Pelajaran: PJOK

Kelas: V (Lima)

Hari/Tanggal: Senin, 10 Agustus 2026

Materi: BAB 1 Aktivitas Pola Gerak Dasar Lokomotor, Non-Lokomotor, dan Manipulatif Melalui Aktivitas Permainan Invasi

  • Menerapkan Sikap Fair Play dalam Berbagai Pertandingan Olahraga

  • Gerak Dasar Lokomotor, Non-Lokomotor, dan Manipulatif Melalui Aktivitas Permainan Invasi

  • Melempar Bola

  • Menangkap Bola

  • Menggiring Bola


Tujuan Pembelajaran

Setelah mengikuti pembelajaran, siswa mampu:

  • Mempraktikkan gerak dasar lokomotor, non-lokomotor, dan manipulatif dalam permainan invasi.

  • Mempraktikkan teknik melempar, menangkap, dan menggiring bola dengan benar.

  • Menerapkan strategi sederhana dalam permainan beregu.

  • Menunjukkan sikap fair play, kerja sama, tanggung jawab, dan disiplin selama kegiatan.

  • Menyelesaikan proyek permainan invasi bersama kelompok.


Metode Pembelajaran (PJBL – Project Based Learning di Lapangan)

Langkah-langkah

1. Pertanyaan Mendasar (Essential Question)

Guru mengajukan pertanyaan:

"Bagaimana sebuah tim dapat mempertahankan penguasaan bola saat menghadapi lawan?"

"Mengapa sikap fair play menjadi bagian penting dalam setiap pertandingan olahraga?"

Guru menjelaskan bahwa setiap kelompok akan menyelesaikan proyek permainan invasi secara bertahap.


2. Mendesain Proyek

Guru membagi siswa menjadi beberapa kelompok.

Setiap kelompok mendapat proyek "Fair Play Invasi Challenge", yaitu menyelesaikan beberapa pos keterampilan sebelum mengikuti pertandingan mini.

Pos kegiatan:

  • Pos 1: Gerak lokomotor (berlari dan perubahan arah).

  • Pos 2: Gerak non-lokomotor (pivot, memutar badan, menjaga keseimbangan).

  • Pos 3: Melempar dan menangkap bola secara berpasangan.

  • Pos 4: Menggiring bola melewati cone secara zig-zag.

  • Pos 5: Permainan invasi sederhana antarkelompok.


3. Menyusun Jadwal

Kelompok bergiliran menyelesaikan setiap pos sesuai waktu yang ditentukan.

Setelah semua pos selesai, kelompok mengikuti pertandingan mini menggunakan aturan sederhana.


4. Monitoring Proyek

Guru mengamati:

  • Ketepatan teknik gerak.

  • Ketepatan melempar, menangkap, dan menggiring bola.

  • Kerja sama dan komunikasi antarpemain.

  • Penerapan strategi permainan.

  • Sikap fair play dan kepatuhan terhadap aturan.

  • Keselamatan selama kegiatan.

Guru memberikan arahan dan umpan balik selama proyek berlangsung.


5. Presentasi Hasil Proyek

Setiap kelompok mempresentasikan:

  • Strategi yang digunakan.

  • Kendala yang dihadapi.

  • Cara meningkatkan kerja sama tim.

  • Pengalaman menerapkan fair play selama pertandingan.

Kelompok lain memberikan tanggapan dan apresiasi.


6. Evaluasi Pengalaman

Guru bersama siswa melakukan refleksi.

Pertanyaan refleksi:

  • Teknik apa yang paling membantu menguasai bola?

  • Mengapa komunikasi penting dalam permainan beregu?

  • Bagaimana fair play memengaruhi jalannya pertandingan?

  • Apa yang akan diperbaiki pada permainan berikutnya?


Alat dan Media

  • Lapangan sekolah

  • Bola tangan atau bola basket

  • Cone atau patok

  • Rompi pembeda tim

  • Peluit

  • Stopwatch

  • Ring plastik

  • Bendera kecil

  • Buku PJOK Kelas V


Materi Pembelajaran

Pengertian Permainan Invasi

Permainan invasi adalah permainan beregu yang bertujuan menguasai daerah lawan untuk memperoleh poin sambil mempertahankan daerah sendiri.

Contoh permainan invasi:

  • Bola basket

  • Bola tangan

  • Sepak bola

  • Futsal

  • Hoki


Sikap Fair Play

Fair play adalah sikap jujur, sportif, menghormati aturan, menghargai teman, lawan, dan keputusan guru atau wasit.

Contoh penerapan fair play:

  • Bermain sesuai aturan.

  • Tidak melakukan kecurangan.

  • Menghormati keputusan wasit.

  • Membantu teman yang mengalami kesulitan.

  • Menerima kemenangan dan kekalahan dengan lapang dada.


Gerak Dasar Lokomotor

Gerak berpindah tempat, seperti:

  • Berjalan

  • Berlari

  • Sprint

  • Berpindah arah

Gerakan ini digunakan untuk membuka ruang, mengejar bola, dan membantu penyerangan maupun pertahanan.


Gerak Dasar Non-Lokomotor

Gerak tanpa berpindah tempat, seperti:

  • Pivot

  • Memutar badan

  • Menekuk lutut

  • Mengayunkan lengan

  • Menjaga keseimbangan

Gerakan ini membantu pemain mengontrol posisi tubuh saat menerima atau melindungi bola.


Gerak Dasar Manipulatif

Gerakan menggunakan bola atau alat.

Contohnya:

  • Melempar bola.

  • Menangkap bola.

  • Menggiring bola.

  • Mengoper bola.


Teknik Dasar Melempar Bola

Langkah-langkah:

  • Memegang bola dengan benar.

  • Mengarahkan pandangan ke sasaran.

  • Mengayunkan lengan.

  • Melepaskan bola dengan tepat.


Teknik Dasar Menangkap Bola

Cara melakukannya:

  • Fokus pada arah datangnya bola.

  • Kedua tangan siap menerima bola.

  • Jari-jari terbuka.

  • Tarik bola ke arah dada setelah tertangkap.


Teknik Dasar Menggiring Bola

Menggiring bola dilakukan dengan memantulkan bola menggunakan satu tangan secara berulang.

Hal yang perlu diperhatikan:

  • Bola dipantulkan setinggi pinggang.

  • Kepala tetap tegak.

  • Pandangan mengarah ke permainan.

  • Menggunakan tangan kanan maupun kiri sesuai situasi.


Strategi Sederhana Permainan Invasi

  • Bergerak mencari ruang kosong.

  • Melakukan operan yang tepat.

  • Berkomunikasi dengan rekan satu tim.

  • Mempertahankan penguasaan bola.

  • Menyerang dan bertahan secara bersama.


Kesalahan yang Sering Terjadi

  • Operan tidak tepat sasaran.

  • Bola mudah direbut lawan.

  • Pandangan hanya tertuju pada bola.

  • Kurang komunikasi.

  • Tidak menerapkan fair play.


Manfaat Menguasai Gerak Dasar

  • Meningkatkan koordinasi gerak.

  • Meningkatkan kelincahan.

  • Mengembangkan strategi bermain.

  • Memperkuat kerja sama tim.

  • Meningkatkan kebugaran jasmani.


Proyek PJBL

Judul Proyek

"Fair Play Invasi Challenge"

Tugas Kelompok

Setiap kelompok harus:

  1. Menyelesaikan lintasan gerak lokomotor dan non-lokomotor.

  2. Mempraktikkan teknik melempar dan menangkap bola.

  3. Menyelesaikan lintasan menggiring bola zig-zag.

  4. Mengikuti pertandingan permainan invasi sederhana.

  5. Menerapkan sikap fair play selama seluruh kegiatan.

Produk proyek berupa:

  • Penyelesaian seluruh pos keterampilan.

  • Penampilan pada pertandingan mini.

  • Presentasi strategi dan evaluasi kelompok.


Assessment (Penilaian)

1. Penilaian Sikap

Aspek:

  • Disiplin

  • Tanggung jawab

  • Kerja sama

  • Fair Play (Sportivitas)

  • Percaya diri

Rubrik:

4 = Sangat Baik

3 = Baik

2 = Cukup

1 = Perlu Bimbingan


2. Penilaian Pengetahuan

Dilakukan melalui:

  • Pilihan ganda

  • Esai

  • Uraian

  • Presentasi hasil proyek


3. Penilaian Keterampilan

Aspek:

  • Ketepatan gerak lokomotor.

  • Ketepatan gerak non-lokomotor.

  • Ketepatan melempar bola.

  • Ketepatan menangkap bola.

  • Ketepatan menggiring bola.

  • Kerja sama tim.

Rubrik:

4 = Sangat Baik

3 = Baik

2 = Cukup

1 = Kurang


Soal Evaluasi

Pilihan Ganda

  1. Tujuan permainan invasi adalah ....
    A. Bermain sendiri
    B. Menguasai daerah lawan dan memperoleh poin
    C. Duduk di lapangan
    D. Menghindari bola

  2. Sikap fair play berarti ....
    A. Bermain curang
    B. Bermain jujur dan sportif
    C. Bermain kasar
    D. Bermain sesuka hati

  3. Berlari termasuk gerak ....
    A. Non-lokomotor
    B. Manipulatif
    C. Lokomotor
    D. Pasif

  4. Melempar bola termasuk gerak ....
    A. Lokomotor
    B. Manipulatif
    C. Non-lokomotor
    D. Diam

  5. Saat menangkap bola, pandangan harus ....
    A. Ke arah bola
    B. Ke bawah
    C. Ke samping
    D. Menutup mata

  6. Menggiring bola bertujuan ....
    A. Menguasai bola saat bergerak
    B. Menghentikan permainan
    C. Mengurangi poin
    D. Menghindari teman

  7. Salah satu contoh permainan invasi adalah ....
    A. Senam lantai
    B. Bola basket
    C. Renang
    D. Atletik

  8. Operan yang baik harus ....
    A. Tepat sasaran
    B. Sangat keras
    C. Asal dilempar
    D. Sangat pelan

  9. Salah satu strategi permainan invasi adalah ....
    A. Diam di satu tempat
    B. Membuka ruang kosong
    C. Bermain sendiri
    D. Mengabaikan teman

  10. Setelah berolahraga kita melakukan ....
    A. Pendinginan
    B. Tidur
    C. Bermain game
    D. Duduk sepanjang waktu


Esai

  1. Apa yang dimaksud permainan invasi?

  2. Sebutkan tiga contoh gerak manipulatif!

  3. Mengapa fair play penting dalam pertandingan?

  4. Apa manfaat menguasai teknik menggiring bola?

  5. Mengapa komunikasi penting dalam permainan beregu?


Uraian

  1. Jelaskan perbedaan gerak lokomotor, non-lokomotor, dan manipulatif beserta contohnya!

  2. Jelaskan langkah-langkah melakukan teknik melempar dan menangkap bola yang benar!

  3. Bagaimana strategi sederhana agar tim dapat mempertahankan penguasaan bola?

  4. Mengapa kerja sama sangat penting dalam permainan invasi?

  5. Ceritakan pengalaman kelompokmu saat mengikuti proyek "Fair Play Invasi Challenge"!


Kunci Jawaban

Pilihan Ganda

  1. B

  2. B

  3. C

  4. B

  5. A

  6. A

  7. B

  8. A

  9. B

  10. A


Jawaban Esai

  1. Permainan invasi adalah permainan beregu yang bertujuan menguasai daerah lawan untuk memperoleh poin sambil mempertahankan daerah sendiri.

  2. Melempar bola, menangkap bola, dan menggiring bola.

  3. Agar pertandingan berlangsung jujur, tertib, aman, serta saling menghargai.

  4. Agar pemain dapat menguasai bola, menghindari lawan, dan mendukung strategi tim.

  5. Agar anggota tim dapat bekerja sama, saling memberi informasi, dan menjalankan strategi permainan dengan baik.


Jawaban Uraian

  1. Gerak lokomotor adalah gerakan berpindah tempat (berjalan, berlari), gerak non-lokomotor adalah gerakan tanpa berpindah tempat (pivot, memutar badan), sedangkan gerak manipulatif adalah gerakan menggunakan bola (melempar, menangkap, menggiring bola).

  2. Melempar dilakukan dengan memegang bola dengan benar, mengayunkan lengan, dan mengarahkan bola ke sasaran. Menangkap dilakukan dengan memusatkan perhatian pada arah bola, membuka kedua tangan, lalu menarik bola ke arah dada setelah tertangkap.

  3. Tim dapat mempertahankan penguasaan bola dengan bergerak mencari ruang kosong, melakukan operan yang tepat, berkomunikasi dengan baik, dan menggiring bola secara terkontrol.

  4. Kerja sama membuat strategi dapat dijalankan dengan baik, mempermudah penguasaan bola, meningkatkan peluang mencetak poin, serta menciptakan permainan yang kompak dan efektif.

  5. Jawaban disesuaikan dengan pengalaman siswa selama mengikuti proyek "Fair Play Invasi Challenge" di lapangan.

Persentase Penguasaan Materi (Teori)
Mata Pelajaran: PJOK Kelas 5
Materi: Aktivitas Pola Gerak Dasar Lokomotor, Non-Lokomotor, dan Manipulatif Melalui Aktivitas Permainan Invasi
Jumlah Peserta Didik: 22 orang

  • Sudah menguasai materi teori: 21 siswa (95,5%)
  • Belum menguasai materi teori: 1 siswa (4,5%)

Kesimpulan

Pada Senin, 3 Agustus 2026, pelaksanaan pembelajaran teori PJOK dengan materi Aktivitas Pola Gerak Dasar Lokomotor, Non-Lokomotor, dan Manipulatif Melalui Aktivitas Permainan Invasi diikuti oleh 22 peserta didik. Hasil penilaian menunjukkan bahwa 21 peserta didik (95,5%) telah memahami materi teori dengan baik, sedangkan 1 peserta didik (4,5%) masih memerlukan pendampingan dan penguatan pemahaman terhadap materi. Secara umum, hasil pembelajaran teori pada hari ini menunjukkan bahwa sebagian besar peserta didik telah mencapai tujuan pembelajaran yang diharapkan.

Kamis, 06 Agustus 2026

Materi Ajar Kelas 3 dan 4

   Materi PJOK Kelas 3: Aktivitas Variasi Pola Gerak Dasar Lokomotor

Pada pelajaran Pendidikan Jasmani, Olahraga, dan Kesehatan (PJOK), kita belajar mengembangkan keterampilan gerak agar semakin baik dan dapat digunakan dalam berbagai situasi. Gerak lokomotor merupakan gerakan berpindah tempat, seperti berjalan, berlari, melompat, dan meloncat. Melalui berbagai variasi gerakan, tubuh menjadi lebih sehat, kuat, lincah, dan terampil.


Identitas Pembelajaran

Nama Guru: Maulvi Nazir Ahmad, S.Pd

Mata Pelajaran: PJOK

Kelas: III (Tiga)

Hari/Tanggal: Jum'at, 7 Agustus 2026

Materi: BAB 1 Aktivitas Variasi Pola Gerak Dasar Lokomotor

  • Variasi Pola Gerak Dasar Berjalan dan Berlari

  • Variasi Pola Gerak Dasar Berjalan, Berlari, Melompat, dan Meloncat


Tujuan Pembelajaran

Setelah mengikuti pembelajaran, siswa mampu:

  • Mempraktikkan variasi gerak berjalan dan berlari dengan benar.

  • Mempraktikkan kombinasi gerak berjalan, berlari, melompat, dan meloncat.

  • Menyesuaikan gerakan pada berbagai lintasan permainan.

  • Menunjukkan sikap disiplin, percaya diri, kerja sama, dan tanggung jawab.

  • Menyelesaikan proyek lintasan gerak lokomotor bersama kelompok.


Metode Pembelajaran (PJBL – Project Based Learning di Lapangan)

Langkah-langkah

1. Pertanyaan Mendasar (Essential Question)

Guru bertanya:

"Mengapa kita perlu menguasai berbagai variasi gerak berjalan dan berlari?"

"Bagaimana cara bergerak cepat tetapi tetap seimbang dan aman?"

Guru menjelaskan bahwa setiap kelompok akan menyelesaikan proyek lintasan gerak.


2. Mendesain Proyek

Guru membagi siswa menjadi beberapa kelompok.

Setiap kelompok mendapat proyek "Lintasan Variasi Gerak Ceria" yang terdiri atas beberapa pos aktivitas.

Pos kegiatan meliputi:

  • Pos 1 : Berjalan mengikuti garis lurus dan garis zig-zag.

  • Pos 2 : Berlari melewati cone.

  • Pos 3 : Melompat melewati lingkaran atau tali.

  • Pos 4 : Meloncat melewati garis pembatas.

  • Pos 5 : Menggabungkan seluruh gerakan menjadi satu lintasan.


3. Menyusun Jadwal

Setiap kelompok bergiliran menyelesaikan seluruh pos proyek.

Guru mengatur waktu, urutan kelompok, dan memberi kesempatan untuk berlatih sebelum penilaian.


4. Monitoring Proyek

Guru mengamati:

  • Ketepatan teknik gerakan.

  • Keseimbangan tubuh.

  • Kelincahan bergerak.

  • Kerja sama kelompok.

  • Kepatuhan terhadap aturan permainan.

  • Keselamatan peserta didik.

Guru memberikan bimbingan dan umpan balik selama kegiatan.


5. Presentasi Hasil Proyek

Setiap kelompok memperagakan lintasan gerak terbaiknya di depan kelompok lain.

Kelompok lain memberikan apresiasi dan masukan secara santun.


6. Evaluasi Pengalaman

Guru bersama siswa melakukan refleksi.

Pertanyaan refleksi:

  • Gerakan mana yang paling mudah dilakukan?

  • Gerakan mana yang paling menantang?

  • Bagaimana cara menjaga keseimbangan saat bergerak?

  • Apa manfaat bekerja sama dalam kelompok?


Alat dan Media

  • Lapangan sekolah

  • Cone atau patok

  • Ring plastik

  • Tali atau garis pembatas

  • Peluit

  • Bendera kecil

  • Stopwatch

  • Buku PJOK Kelas III


Materi Pembelajaran

Pengertian Gerak Lokomotor

Gerak lokomotor adalah gerakan berpindah tempat dari satu tempat ke tempat lainnya.

Contoh:

  • Berjalan

  • Berlari

  • Melompat

  • Meloncat

Gerak lokomotor membantu meningkatkan kebugaran, koordinasi, dan kelincahan tubuh.


Variasi Pola Gerak Dasar Berjalan

Berjalan dapat divariasikan agar lebih menarik dan melatih keseimbangan.

Contoh variasi:

  • Berjalan lurus.

  • Berjalan zig-zag.

  • Berjalan jinjit.

  • Berjalan tumit.

  • Berjalan menyamping.

  • Berjalan mundur.


Variasi Pola Gerak Dasar Berlari

Berlari dilakukan dengan berbagai variasi sesuai kebutuhan permainan.

Contoh variasi:

  • Berlari lurus.

  • Berlari zig-zag.

  • Berlari memutari cone.

  • Berlari cepat (sprint pendek).

  • Berlari sambil mengubah arah.


Variasi Gerak Berjalan, Berlari, Melompat, dan Meloncat

Gerakan-gerakan tersebut dapat digabungkan menjadi rangkaian aktivitas.

Contoh:

  • Berjalan menuju cone.

  • Berlari ke pos berikutnya.

  • Melompat melewati ring.

  • Meloncat melewati garis.

  • Berlari menuju garis akhir.


Manfaat Variasi Gerak Lokomotor

  • Meningkatkan kekuatan otot kaki.

  • Melatih keseimbangan tubuh.

  • Melatih koordinasi gerak.

  • Meningkatkan kelincahan.

  • Menambah rasa percaya diri.

  • Membantu menjaga kebugaran jasmani.


Sikap yang Harus Ditunjukkan

  • Disiplin mengikuti aturan.

  • Percaya diri.

  • Bekerja sama.

  • Menghargai teman.

  • Bertanggung jawab terhadap tugas kelompok.


Hal yang Harus Dihindari

  • Mendorong teman.

  • Berlari tanpa memperhatikan keselamatan.

  • Tidak mengikuti instruksi guru.

  • Mengganggu kelompok lain.

  • Bermain sendiri tanpa bekerja sama.


Proyek PJBL

Judul Proyek

"Lintasan Variasi Gerak Lokomotor Ceria"

Tugas Kelompok

Setiap kelompok harus:

  1. Menyelesaikan lintasan berjalan.

  2. Menyelesaikan lintasan berlari.

  3. Melakukan gerakan melompat.

  4. Melakukan gerakan meloncat.

  5. Menggabungkan seluruh gerakan dalam satu lintasan secara berurutan.

Produk proyek berupa:

  • Penampilan lintasan gerak kelompok.

  • Kekompakan dan kerja sama kelompok.

  • Ketepatan teknik gerak pada setiap pos.


Assessment (Penilaian)

1. Penilaian Sikap

Aspek:

  • Disiplin

  • Kerja sama

  • Percaya diri

  • Tanggung jawab

  • Sportivitas

Rubrik:

4 = Sangat Baik

3 = Baik

2 = Cukup

1 = Perlu Bimbingan


2. Penilaian Pengetahuan

Dilakukan melalui:

  • Pilihan ganda

  • Esai sederhana

  • Uraian sederhana


3. Penilaian Keterampilan

Aspek:

  • Ketepatan berjalan.

  • Ketepatan berlari.

  • Ketepatan melompat.

  • Ketepatan meloncat.

  • Kelincahan.

  • Kerja sama kelompok.

Rubrik:

4 = Sangat Baik

3 = Baik

2 = Cukup

1 = Kurang


Soal Evaluasi

Pilihan Ganda

  1. Gerak berpindah tempat disebut ....
    A. Gerak non-lokomotor
    B. Gerak lokomotor
    C. Gerak manipulatif
    D. Gerak diam

  2. Berjalan zig-zag bertujuan melatih ....
    A. Keseimbangan
    B. Tidur
    C. Menulis
    D. Menggambar

  3. Berlari termasuk gerak ....
    A. Manipulatif
    B. Non-lokomotor
    C. Lokomotor
    D. Pasif

  4. Melompat dapat melatih ....
    A. Keseimbangan dan kekuatan kaki
    B. Menulis
    C. Membaca
    D. Bernyanyi

  5. Meloncat dilakukan menggunakan ....
    A. Satu kaki
    B. Dua kaki
    C. Dua tangan
    D. Kepala

  6. Sebelum berolahraga kita harus ....
    A. Bermain sendiri
    B. Pemanasan
    C. Duduk diam
    D. Tidur

  7. Saat bermain kita harus ....
    A. Curang
    B. Mendorong teman
    C. Bekerja sama
    D. Bertengkar

  8. Cone digunakan sebagai ....
    A. Tempat duduk
    B. Penanda lintasan
    C. Mainan
    D. Tas

  9. Salah satu manfaat gerak lokomotor adalah ....
    A. Tubuh menjadi sehat
    B. Mudah sakit
    C. Cepat lelah
    D. Malas bergerak

  10. Setelah berolahraga kita melakukan ....
    A. Pendinginan
    B. Tidur
    C. Bermain game
    D. Makan sambil berlari


Esai

  1. Apa yang dimaksud gerak lokomotor?

  2. Sebutkan empat contoh gerak lokomotor!

  3. Mengapa kita perlu melakukan pemanasan?

  4. Apa manfaat berjalan dan berlari bagi tubuh?

  5. Mengapa kita harus bekerja sama dalam kelompok?


Uraian

  1. Jelaskan perbedaan berjalan dan berlari!

  2. Bagaimana cara melakukan variasi berjalan zig-zag dengan benar?

  3. Mengapa keseimbangan penting saat melakukan gerak lokomotor?

  4. Jelaskan manfaat variasi gerak berjalan, berlari, melompat, dan meloncat bagi kebugaran tubuh!

  5. Ceritakan pengalaman kelompokmu saat menyelesaikan proyek "Lintasan Variasi Gerak Lokomotor Ceria"!


Kunci Jawaban

Pilihan Ganda

  1. B

  2. A

  3. C

  4. A

  5. B

  6. B

  7. C

  8. B

  9. A

  10. A


Jawaban Esai

  1. Gerak lokomotor adalah gerakan berpindah tempat dari satu tempat ke tempat lain.

  2. Berjalan, berlari, melompat, dan meloncat.

  3. Agar tubuh siap bergerak dan mengurangi risiko cedera.

  4. Meningkatkan kebugaran, kekuatan otot, koordinasi, dan kesehatan tubuh.

  5. Agar tugas lebih mudah diselesaikan, kegiatan lebih tertib, dan tujuan kelompok dapat tercapai.


Jawaban Uraian

  1. Berjalan dilakukan dengan langkah bergantian tanpa kedua kaki terangkat bersamaan, sedangkan berlari dilakukan lebih cepat dan pada suatu saat kedua kaki terangkat dari tanah.

  2. Berjalan mengikuti lintasan zig-zag dengan langkah teratur, menjaga keseimbangan tubuh, dan tetap fokus pada arah lintasan.

  3. Keseimbangan membantu tubuh tetap stabil, mengurangi risiko terjatuh, dan membuat gerakan menjadi lebih efektif.

  4. Variasi gerak tersebut dapat meningkatkan kekuatan otot, kelincahan, koordinasi, keseimbangan, dan kebugaran jasmani.

  5. Jawaban disesuaikan dengan pengalaman siswa selama mengikuti proyek "Lintasan Variasi Gerak Lokomotor Ceria" di lapangan.

Persentase Penguasaan Materi (Praktik)
Mata Pelajaran: PJOK Kelas 3
Materi: Aktivitas Variasi Pola Gerak Dasar Lokomotor
Jumlah Peserta Didik: 17 orang

  • Sudah menguasai praktik: 15 siswa (88,2%)
  • Belum menguasai praktik: 2 siswa (11,8%)

Kesimpulan

Pada Jumat, 31 Juli 2026, pelaksanaan pembelajaran praktik PJOK dengan materi Aktivitas Variasi Pola Gerak Dasar Lokomotor diikuti oleh 17 peserta didik. Hasil penilaian menunjukkan bahwa 15 peserta didik (88,2%) telah mampu menguasai materi praktik dengan baik, sedangkan 2 peserta didik (11,8%) masih memerlukan bimbingan dan latihan lanjutan. Secara umum, hasil pembelajaran praktik pada hari ini menunjukkan bahwa sebagian besar peserta didik telah mencapai tujuan pembelajaran yang diharapkan.


Materi PJOK Kelas 4: Aktivitas Variasi dan Kombinasi Pola Gerak Dasar Lokomotor

Pada pelajaran Pendidikan Jasmani, Olahraga, dan Kesehatan (PJOK), kita belajar mengembangkan keterampilan gerak agar semakin terampil dan mampu diterapkan dalam berbagai situasi. Gerak lokomotor meliputi berjalan, berlari, melompat, dan meloncat. Melalui variasi dan kombinasi gerakan, siswa dapat meningkatkan koordinasi, keseimbangan, kelincahan, serta kebugaran jasmani.



Identitas Pembelajaran

Nama Guru: Maulvi Nazir Ahmad, S.Pd

Mata Pelajaran: PJOK

Kelas: IV (Empat)

Hari/Tanggal: Jum'at, 7 Agustus 2026

Materi: BAB 1 Aktivitas Variasi dan Kombinasi Pola Gerak Dasar Lokomotor

  • Variasi Gerakan Melompat dan Meloncat

  • Variasi Gerakan Berjalan dan Berlari

  • Menerapkan Fair Play dalam Pertandingan Olahraga


Tujuan Pembelajaran

Setelah mengikuti pembelajaran, siswa mampu:

  • Mempraktikkan variasi gerakan berjalan dan berlari dengan benar.

  • Mempraktikkan variasi gerakan melompat dan meloncat sesuai lintasan.

  • Mengombinasikan berbagai gerak lokomotor dalam permainan sederhana.

  • Menerapkan sikap fair play selama kegiatan berlangsung.

  • Menyelesaikan proyek kelompok berupa lintasan variasi gerak lokomotor.


Metode Pembelajaran (PJBL – Project Based Learning di Lapangan)

Langkah-langkah

1. Pertanyaan Mendasar (Essential Question)

Guru bertanya:

"Bagaimana cara melakukan berbagai gerak lokomotor dengan cepat, tepat, dan aman?"

"Mengapa sikap fair play penting dalam setiap pertandingan olahraga?"

Guru menjelaskan bahwa setiap kelompok akan menyelesaikan proyek lintasan gerak dan permainan sederhana.


2. Mendesain Proyek

Guru membagi siswa menjadi beberapa kelompok.

Setiap kelompok mendapat proyek "Lintasan Fair Play Challenge" yang terdiri atas beberapa pos kegiatan.

Pos kegiatan:

  • Pos 1: Berjalan cepat mengikuti garis lurus dan zig-zag.

  • Pos 2: Berlari melewati cone dengan perubahan arah.

  • Pos 3: Melompat melewati ring atau tali rendah.

  • Pos 4: Meloncat melewati beberapa garis pembatas.

  • Pos 5: Permainan estafet sederhana dengan menerapkan sikap fair play.


3. Menyusun Jadwal

Setiap kelompok bergiliran menyelesaikan seluruh pos proyek.

Guru mengatur waktu pelaksanaan, urutan kelompok, dan kesempatan latihan sebelum penilaian.


4. Monitoring Proyek

Guru mengamati:

  • Ketepatan teknik gerakan.

  • Kombinasi gerakan.

  • Kelincahan dan keseimbangan.

  • Kerja sama kelompok.

  • Sikap fair play.

  • Kepatuhan terhadap aturan dan keselamatan.

Guru memberikan arahan dan umpan balik selama kegiatan berlangsung.


5. Presentasi Hasil Proyek

Setiap kelompok memperagakan lintasan gerak terbaiknya dan menjelaskan bagaimana mereka menerapkan sikap fair play selama permainan.

Kelompok lain memberikan apresiasi dan tanggapan secara santun.


6. Evaluasi Pengalaman

Guru bersama siswa melakukan refleksi.

Pertanyaan refleksi:

  • Gerakan apa yang paling menantang?

  • Bagaimana cara meningkatkan kelincahan saat bergerak?

  • Mengapa kerja sama dan fair play penting dalam permainan?

  • Apa yang akan diperbaiki pada kegiatan berikutnya?


Alat dan Media

  • Lapangan sekolah

  • Cone atau patok

  • Ring plastik

  • Tali atau garis pembatas

  • Tongkat estafet (opsional)

  • Peluit

  • Stopwatch

  • Bendera kecil

  • Buku PJOK Kelas IV


Materi Pembelajaran

Pengertian Gerak Lokomotor

Gerak lokomotor adalah gerakan berpindah tempat dari satu lokasi ke lokasi lain.

Contoh:

  • Berjalan

  • Berlari

  • Melompat

  • Meloncat

Gerak lokomotor menjadi dasar berbagai aktivitas olahraga.


Variasi Gerakan Berjalan dan Berlari

Beberapa variasi yang dapat dilakukan:

  • Berjalan lurus.

  • Berjalan zig-zag.

  • Berjalan jinjit.

  • Berjalan menyamping.

  • Berlari lurus.

  • Berlari zig-zag.

  • Berlari memutari cone.

  • Berlari dengan perubahan arah.

Manfaatnya:

  • Melatih koordinasi.

  • Meningkatkan keseimbangan.

  • Meningkatkan kecepatan dan kelincahan.


Variasi Gerakan Melompat dan Meloncat

Melompat menggunakan satu kaki sebagai tumpuan, sedangkan meloncat menggunakan dua kaki.

Contoh variasi:

  • Melompat melewati garis.

  • Melompat ke dalam ring.

  • Meloncat ke depan.

  • Meloncat menyamping.

  • Meloncat melewati rintangan rendah.

Manfaat:

  • Menguatkan otot tungkai.

  • Melatih keseimbangan.

  • Melatih koordinasi gerak.


Kombinasi Gerak Lokomotor

Gerakan dapat digabungkan menjadi rangkaian aktivitas, misalnya:

  • Berjalan menuju cone.

  • Berlari zig-zag.

  • Melompat melewati ring.

  • Meloncat melewati garis.

  • Berlari menuju garis akhir.

Kombinasi gerakan melatih koordinasi, kelincahan, dan ketepatan gerak.


Menerapkan Fair Play dalam Pertandingan

Fair play adalah sikap jujur, sportif, menghormati aturan, menghargai teman, dan menerima hasil pertandingan dengan lapang dada.

Contoh penerapan fair play:

  • Mematuhi aturan permainan.

  • Tidak curang.

  • Menghormati keputusan guru atau wasit.

  • Membantu teman yang mengalami kesulitan.

  • Menghargai kemenangan maupun kekalahan.


Manfaat Variasi dan Kombinasi Gerak

  • Meningkatkan kebugaran jasmani.

  • Mengembangkan koordinasi tubuh.

  • Meningkatkan kelincahan.

  • Melatih keseimbangan.

  • Membentuk sikap disiplin dan percaya diri.


Hal yang Harus Dihindari

  • Mendorong teman.

  • Tidak mematuhi aturan permainan.

  • Bermain curang.

  • Mengganggu kelompok lain.

  • Tidak melakukan pemanasan sebelum berolahraga.


Proyek PJBL

Judul Proyek

"Lintasan Fair Play Challenge"

Tugas Kelompok

Setiap kelompok harus:

  1. Menyelesaikan lintasan berjalan dan berlari.

  2. Melakukan variasi melompat dan meloncat.

  3. Mengombinasikan seluruh gerakan dalam satu lintasan.

  4. Mengikuti permainan estafet sederhana.

  5. Menunjukkan sikap fair play selama seluruh kegiatan.

Produk proyek berupa:

  • Penampilan lintasan gerak kelompok.

  • Kekompakan tim.

  • Ketepatan teknik gerak.

  • Penerapan sikap fair play.


Assessment (Penilaian)

1. Penilaian Sikap

Aspek:

  • Disiplin

  • Tanggung jawab

  • Kerja sama

  • Fair Play (Sportivitas)

  • Percaya diri

Rubrik:

4 = Sangat Baik

3 = Baik

2 = Cukup

1 = Perlu Bimbingan


2. Penilaian Pengetahuan

Dilakukan melalui:

  • Pilihan ganda

  • Esai

  • Uraian


3. Penilaian Keterampilan

Aspek:

  • Ketepatan berjalan.

  • Ketepatan berlari.

  • Ketepatan melompat.

  • Ketepatan meloncat.

  • Kombinasi gerakan.

  • Kerja sama kelompok.

Rubrik:

4 = Sangat Baik

3 = Baik

2 = Cukup

1 = Kurang


Soal Evaluasi

Pilihan Ganda

  1. Gerak berpindah tempat disebut ....
    A. Gerak manipulatif
    B. Gerak lokomotor
    C. Gerak non-lokomotor
    D. Gerak diam

  2. Melompat menggunakan tumpuan ....
    A. Dua kaki
    B. Satu kaki
    C. Dua tangan
    D. Kepala

  3. Meloncat menggunakan tumpuan ....
    A. Satu kaki
    B. Dua kaki
    C. Satu tangan
    D. Lutut

  4. Berlari zig-zag bertujuan melatih ....
    A. Kelincahan
    B. Tidur
    C. Menulis
    D. Menggambar

  5. Fair play berarti ....
    A. Bermain curang
    B. Bermain jujur dan sportif
    C. Bermain sendiri
    D. Bermain kasar

  6. Sebelum melakukan aktivitas fisik kita harus ....
    A. Tidur
    B. Pemanasan
    C. Duduk
    D. Makan

  7. Salah satu manfaat variasi gerak adalah ....
    A. Tubuh menjadi lemah
    B. Meningkatkan kebugaran
    C. Cepat lelah
    D. Mudah cedera

  8. Dalam permainan kita harus ....
    A. Curang
    B. Menghargai teman
    C. Bertengkar
    D. Mengejek lawan

  9. Cone digunakan sebagai ....
    A. Tempat duduk
    B. Penanda lintasan
    C. Tas olahraga
    D. Alat tulis

  10. Setelah berolahraga kita melakukan ....
    A. Pendinginan
    B. Tidur
    C. Bermain game
    D. Belajar matematika


Esai

  1. Apa yang dimaksud gerak lokomotor?

  2. Sebutkan dua contoh variasi berjalan!

  3. Apa perbedaan melompat dan meloncat?

  4. Mengapa kita harus menerapkan fair play?

  5. Apa manfaat melakukan variasi gerak lokomotor?


Uraian

  1. Jelaskan cara melakukan kombinasi gerak berjalan, berlari, melompat, dan meloncat!

  2. Mengapa keseimbangan penting saat melakukan variasi gerak lokomotor?

  3. Jelaskan manfaat fair play dalam pertandingan olahraga!

  4. Bagaimana cara menjaga keselamatan saat mengikuti lintasan gerak di lapangan?

  5. Ceritakan pengalaman kelompokmu saat mengikuti proyek "Lintasan Fair Play Challenge"!


Kunci Jawaban

Pilihan Ganda

  1. B

  2. B

  3. B

  4. A

  5. B

  6. B

  7. B

  8. B

  9. B

  10. A


Jawaban Esai

  1. Gerak lokomotor adalah gerakan berpindah tempat dari satu tempat ke tempat lain.

  2. Berjalan lurus dan berjalan zig-zag (jawaban lain yang sesuai dapat diterima).

  3. Melompat menggunakan satu kaki sebagai tumpuan, sedangkan meloncat menggunakan dua kaki sebagai tumpuan.

  4. Agar permainan berlangsung jujur, tertib, aman, dan saling menghargai.

  5. Meningkatkan kebugaran, koordinasi, kelincahan, keseimbangan, dan keterampilan gerak.


Jawaban Uraian

  1. Kombinasi gerak dilakukan secara berurutan, misalnya berjalan menuju cone, berlari zig-zag, melompat melewati ring, meloncat melewati garis, kemudian berlari menuju garis akhir dengan teknik yang benar.

  2. Keseimbangan membantu tubuh tetap stabil, mengurangi risiko terjatuh, dan membuat gerakan lebih efektif.

  3. Fair play menciptakan pertandingan yang jujur, sportif, tertib, aman, menghargai lawan, serta menumbuhkan rasa tanggung jawab dan kerja sama.

  4. Melakukan pemanasan, mengikuti instruksi guru, memperhatikan lintasan, menggunakan teknik yang benar, dan tidak mendorong teman saat bergerak.

  5. Jawaban disesuaikan dengan pengalaman siswa selama mengikuti proyek "Lintasan Fair Play Challenge" di lapangan.pm

Persentase Penguasaan Materi (Praktik)
Mata Pelajaran: PJOK Kelas 4
Materi: Aktivitas Variasi dan Kombinasi Pola Gerak Dasar Lokomotor
Jumlah Peserta Didik: 23 orang

  • Sudah menguasai praktik: 21 siswa (91,3%)
  • Belum menguasai praktik: 2 siswa (8,7%)

Kesimpulan

Pada Jumat, 31 Juli 2026, pelaksanaan pembelajaran praktik PJOK dengan materi Aktivitas Variasi dan Kombinasi Pola Gerak Dasar Lokomotor diikuti oleh 23 peserta didik. Hasil penilaian menunjukkan bahwa 21 peserta didik (91,3%) telah mampu menguasai materi praktik dengan baik, sedangkan 2 peserta didik (8,7%) masih memerlukan bimbingan dan latihan lanjutan. Secara umum, hasil pembelajaran praktik pada hari ini menunjukkan bahwa sebagian besar peserta didik telah mencapai tujuan pembelajaran yang diharapkan.

Rabu, 05 Agustus 2026

Materi Kelas 5 dan 6

  

Materi PJOK Kelas 5: Aktivitas Pola Gerak Dasar Lokomotor, Non-Lokomotor, dan Manipulatif Melalui Aktivitas Permainan Invasi

Pada pelajaran Pendidikan Jasmani, Olahraga, dan Kesehatan (PJOK), kita belajar mengembangkan keterampilan gerak agar dapat diterapkan dalam berbagai situasi permainan. Selain menguasai teknik dasar, kita juga belajar bersikap sportif, bekerja sama, dan menghargai lawan dalam setiap pertandingan.


Identitas Pembelajaran

Identitas Pembelajaran

Nama Guru: Maulvi Nazir Ahmad, S.Pd

Mata Pelajaran: PJOK

Kelas: V (Lima)

Hari/Tanggal: Kamis 6 Agustus 2026

Materi: BAB 1 Aktivitas Pola Gerak Dasar Lokomotor, Non-Lokomotor, dan Manipulatif Melalui Aktivitas Permainan Invasi

  • Menerapkan Sikap Fair Play dalam Berbagai Pertandingan Olahraga

  • Gerak Dasar Lokomotor, Non-Lokomotor, dan Manipulatif Melalui Aktivitas Permainan Invasi

  • Melempar Bola

  • Menangkap Bola

  • Menggiring Bola


Tujuan Pembelajaran

Setelah mengikuti pembelajaran, siswa mampu:

  • Menjelaskan pengertian permainan invasi.

  • Menjelaskan pentingnya sikap fair play dalam pertandingan olahraga.

  • Mengidentifikasi gerak lokomotor, non-lokomotor, dan manipulatif dalam permainan invasi.

  • Menganalisis teknik dasar melempar, menangkap, dan menggiring bola.

  • Menyelesaikan permasalahan yang ditemukan pada studi kasus permainan invasi melalui diskusi kelompok.


Metode Pembelajaran (PBL – Problem Based Learning di Dalam Kelas)

Langkah-langkah

1. Orientasi Masalah

Guru menampilkan video singkat pertandingan bola basket atau bola tangan.

Guru bertanya:

"Mengapa sebuah tim bisa kehilangan penguasaan bola?"

"Bagaimana sikap yang harus ditunjukkan pemain ketika terjadi pelanggaran atau perbedaan pendapat di lapangan?"

Siswa diminta mengemukakan pendapat berdasarkan hasil pengamatan.


2. Mengorganisasi Siswa

Guru membagi siswa menjadi beberapa kelompok.

Setiap kelompok memperoleh studi kasus, misalnya:

  • Seorang pemain tidak mau mengoper bola kepada temannya.

  • Bola sering terlepas saat menggiring.

  • Operan tidak tepat sasaran.

  • Pemain berdebat dengan wasit.

  • Tim mengalami kekalahan dan saling menyalahkan.


3. Membimbing Penyelidikan

Setiap kelompok:

  • Mengidentifikasi masalah pada studi kasus.

  • Menentukan jenis gerak yang digunakan.

  • Menjelaskan penyebab masalah.

  • Menemukan solusi berdasarkan konsep gerak dan sikap fair play.

Guru membimbing jalannya diskusi.


4. Mengembangkan dan Menyajikan Hasil

Kelompok mempresentasikan hasil diskusi meliputi:

  • Jenis gerak yang digunakan.

  • Teknik dasar yang harus diperbaiki.

  • Sikap fair play yang harus diterapkan.

  • Solusi agar permainan menjadi lebih baik.


5. Menganalisis dan Mengevaluasi

Guru bersama siswa menyimpulkan:

  • Pentingnya penguasaan gerak dasar.

  • Pentingnya kerja sama dalam permainan.

  • Pentingnya sikap fair play untuk menciptakan pertandingan yang aman, tertib, dan menyenangkan.


Alat dan Media

  • Buku PJOK Kelas V

  • LCD/Proyektor

  • Laptop

  • Video permainan invasi

  • Lembar Kerja Peserta Didik (LKPD)

  • Gambar teknik dasar permainan invasi

  • Bola basket atau bola tangan (untuk demonstrasi sederhana)

  • Papan tulis dan spidol


Materi Pembelajaran

Pengertian Permainan Invasi

Permainan invasi adalah permainan beregu yang bertujuan menguasai daerah lawan untuk memperoleh poin dengan tetap mempertahankan daerah sendiri.

Contoh permainan invasi:

  • Bola basket

  • Bola tangan

  • Sepak bola

  • Futsal

  • Hoki


Sikap Fair Play dalam Pertandingan

Fair play adalah sikap jujur, sportif, disiplin, menghormati aturan, menghargai lawan, serta menerima hasil pertandingan dengan lapang dada.

Contoh fair play:

  • Mematuhi peraturan permainan.

  • Menghormati keputusan wasit.

  • Tidak berbuat curang.

  • Menghargai teman dan lawan.

  • Mau meminta maaf apabila melakukan pelanggaran.

  • Menerima kemenangan maupun kekalahan dengan sikap positif.


Gerak Dasar Lokomotor

Gerak berpindah tempat.

Contoh:

  • Berjalan

  • Berlari

  • Sprint

  • Melompat

  • Berpindah arah

Gerakan ini digunakan untuk mencari ruang kosong atau mengejar bola.


Gerak Dasar Non-Lokomotor

Gerak tanpa berpindah tempat.

Contoh:

  • Membungkuk

  • Memutar badan

  • Mengayun tangan

  • Menekuk lutut

  • Meregangkan tubuh

Gerakan ini membantu menjaga keseimbangan ketika menerima atau melindungi bola.


Gerak Dasar Manipulatif

Gerakan menggunakan alat atau bola.

Contoh:

  • Melempar bola.

  • Menangkap bola.

  • Menggiring bola.

  • Mengoper bola.

  • Menembak bola ke sasaran.


Teknik Dasar Melempar Bola

Hal-hal yang perlu diperhatikan:

  • Pegang bola dengan benar.

  • Pandangan ke arah sasaran.

  • Ayunkan lengan.

  • Lepaskan bola dengan tepat.

Tujuan melempar:

  • Memberikan operan.

  • Memulai serangan.

  • Mengarahkan bola kepada teman.


Teknik Dasar Menangkap Bola

Langkah-langkah:

  • Fokus pada arah datangnya bola.

  • Kedua tangan siap menerima bola.

  • Jari-jari terbuka.

  • Tarik bola ke arah dada setelah tertangkap.


Teknik Dasar Menggiring Bola

Menggiring bola dilakukan dengan memantulkan bola menggunakan satu tangan secara terus-menerus.

Hal yang perlu diperhatikan:

  • Bola dipantulkan setinggi pinggang.

  • Kepala tetap tegak.

  • Pandangan mengarah ke situasi permainan.

  • Menggunakan tangan kanan maupun kiri sesuai kebutuhan.


Kesalahan yang Sering Terjadi

  • Operan tidak tepat sasaran.

  • Bola mudah direbut lawan.

  • Pandangan hanya tertuju pada bola.

  • Tidak bekerja sama.

  • Tidak menerapkan sikap fair play.


Manfaat Menguasai Gerak Dasar

  • Meningkatkan koordinasi gerak.

  • Melatih kelincahan.

  • Memudahkan kerja sama tim.

  • Membantu menyusun strategi permainan.

  • Membuat permainan lebih efektif dan menyenangkan.


Assessment (Penilaian)

1. Penilaian Sikap

Aspek:

  • Disiplin

  • Tanggung jawab

  • Kerja sama

  • Sportivitas (Fair Play)

  • Percaya diri

Rubrik:

4 = Sangat Baik

3 = Baik

2 = Cukup

1 = Perlu Bimbingan


2. Penilaian Pengetahuan

Dilakukan melalui:

  • Pilihan ganda

  • Esai

  • Uraian

  • Hasil diskusi kelompok


3. Penilaian Keterampilan

Aspek:

  • Kemampuan menganalisis studi kasus.

  • Kemampuan mengidentifikasi gerak dasar.

  • Kemampuan menjelaskan teknik melempar, menangkap, dan menggiring bola.

  • Kemampuan menyampaikan hasil diskusi.

Rubrik:

4 = Sangat Baik

3 = Baik

2 = Cukup

1 = Kurang


Soal Evaluasi

Pilihan Ganda

  1. Fair play berarti ....
    A. Bermain curang
    B. Bermain jujur dan sportif
    C. Bermain sendiri
    D. Bermain kasar

  2. Gerakan berlari termasuk ....
    A. Gerak manipulatif
    B. Gerak non-lokomotor
    C. Gerak lokomotor
    D. Gerak pasif

  3. Melempar bola termasuk gerak ....
    A. Manipulatif
    B. Lokomotor
    C. Non-lokomotor
    D. Diam

  4. Saat menangkap bola, pandangan harus ....
    A. Ke bawah
    B. Ke arah bola
    C. Ke samping
    D. Menutup mata

  5. Menggiring bola bertujuan untuk ....
    A. Menguasai bola saat bergerak
    B. Menghentikan permainan
    C. Mengurangi poin
    D. Menghindari teman

  6. Salah satu contoh permainan invasi adalah ....
    A. Renang
    B. Senam
    C. Bola basket
    D. Atletik

  7. Sikap yang benar ketika wasit memberi keputusan adalah ....
    A. Memprotes dengan marah
    B. Menghormati keputusan wasit
    C. Keluar lapangan
    D. Menyalahkan lawan

  8. Operan yang baik harus ....
    A. Tepat sasaran
    B. Sangat keras
    C. Asal dilempar
    D. Lambat

  9. Kerja sama tim bertujuan agar ....
    A. Permainan lebih efektif
    B. Bermain sendiri
    C. Lawan menang
    D. Permainan berhenti

  10. Salah satu manfaat menguasai teknik dasar permainan adalah ....
    A. Mudah cedera
    B. Permainan menjadi lebih baik
    C. Cepat lelah
    D. Sulit bekerja sama


Esai

  1. Apa yang dimaksud fair play?

  2. Sebutkan tiga contoh gerak manipulatif!

  3. Mengapa kerja sama penting dalam permainan invasi?

  4. Apa manfaat menguasai teknik menggiring bola?

  5. Mengapa pemain harus menghormati keputusan wasit?


Uraian

  1. Jelaskan pengertian gerak lokomotor, non-lokomotor, dan manipulatif beserta contohnya!

  2. Jelaskan langkah-langkah melakukan teknik melempar bola yang benar!

  3. Mengapa fair play harus diterapkan dalam setiap pertandingan olahraga?

  4. Bagaimana cara melakukan teknik menangkap bola yang baik?

  5. Jelaskan hubungan antara penguasaan teknik dasar dengan keberhasilan sebuah tim dalam permainan invasi!


Kunci Jawaban

Pilihan Ganda

  1. B

  2. C

  3. A

  4. B

  5. A

  6. C

  7. B

  8. A

  9. A

  10. B


Jawaban Esai

  1. Fair play adalah sikap jujur, sportif, menghormati aturan, dan menghargai lawan dalam pertandingan.

  2. Melempar bola, menangkap bola, dan menggiring bola.

  3. Agar permainan berjalan kompak, strategi dapat dilaksanakan dengan baik, dan peluang meraih kemenangan semakin besar.

  4. Agar pemain dapat menguasai bola sambil bergerak dan menghindari lawan.

  5. Karena wasit bertugas memimpin pertandingan sesuai peraturan sehingga keputusan harus dihormati.


Jawaban Uraian

  1. Gerak lokomotor adalah gerakan berpindah tempat (berjalan, berlari), gerak non-lokomotor adalah gerakan tanpa berpindah tempat (membungkuk, memutar badan), sedangkan gerak manipulatif adalah gerakan menggunakan alat atau bola (melempar, menangkap, menggiring bola).

  2. Teknik melempar dilakukan dengan memegang bola dengan benar, mengarahkan pandangan ke sasaran, mengayunkan lengan, lalu melepaskan bola secara terarah.

  3. Fair play menciptakan pertandingan yang jujur, aman, tertib, saling menghormati, dan menyenangkan bagi semua peserta.

  4. Menangkap bola dilakukan dengan memusatkan perhatian pada arah datangnya bola, membuka kedua tangan, menerima bola dengan jari-jari, kemudian menarik bola ke arah dada agar tidak mudah terlepas.

  5. Penguasaan teknik dasar membantu pemain mengoper, menangkap, menggiring, dan bekerja sama secara efektif sehingga peluang tim untuk mencetak poin dan memenangkan pertandingan menjadi lebih besar.


Materi PJOK Kelas 6: Aktivitas Pola Gerak Dasar Lokomotor, Non-Lokomotor, dan Manipulatif Melalui Aktivitas Permainan Invasi

Pada pelajaran Pendidikan Jasmani, Olahraga, dan Kesehatan (PJOK), kita belajar menyesuaikan berbagai keterampilan gerak dalam situasi permainan yang berbeda. Melalui aktivitas permainan invasi di lapangan, siswa akan mengombinasikan gerak lokomotor, non-lokomotor, dan manipulatif untuk menyusun strategi bermain secara efektif.


Identitas Pembelajaran

Identitas Pembelajaran

Nama Guru: Maulvi Nazir Ahmad, S.Pd

Mata Pelajaran: PJOK

Kelas: VI (Enam)

Hari/Tanggal: Kamis, 06 Agustus 2026

Materi: BAB 1 Aktivitas Pola Gerak Dasar Lokomotor, Non-Lokomotor, dan Manipulatif Melalui Aktivitas Permainan Invasi

  • Pola Gerak Dasar Lokomotor, Non-Lokomotor, dan Manipulatif Melalui Aktivitas Permainan Invasi

  • Modifikasi Pola Gerak Dasar Lokomotor, Non-Lokomotor, dan Manipulatif Melalui Aktivitas Permainan Invasi

  • Modifikasi Pola Gerak Dasar Variasi Menggiring Bola Tangan


Tujuan Pembelajaran

Setelah mengikuti pembelajaran, siswa mampu:

  • Mempraktikkan gerak lokomotor, non-lokomotor, dan manipulatif dalam permainan invasi.

  • Memodifikasi gerakan sesuai situasi permainan.

  • Mempraktikkan variasi menggiring bola tangan dengan teknik yang benar.

  • Menyusun strategi sederhana dalam permainan invasi.

  • Menunjukkan sikap disiplin, tanggung jawab, kerja sama, komunikasi, dan sportivitas selama proyek berlangsung.


Metode Pembelajaran (PJBL – Project Based Learning di Lapangan)

Langkah-langkah

1. Pertanyaan Mendasar (Essential Question)

Guru mengawali pembelajaran dengan pertanyaan:

"Bagaimana cara mempertahankan penguasaan bola agar tidak mudah direbut lawan?"

"Bagaimana cara sebuah tim dapat menyerang dengan cepat tetapi tetap menjaga kerja sama?"

Guru menjelaskan bahwa setiap kelompok akan menyelesaikan proyek permainan invasi.


2. Mendesain Proyek

Guru membagi siswa menjadi beberapa kelompok.

Setiap kelompok mendapat proyek "Mini Invasi Challenge", yaitu menyelesaikan beberapa pos keterampilan sebelum bermain dalam pertandingan mini.

Pos proyek terdiri atas:

  • Pos 1 : Sprint dan perubahan arah (gerak lokomotor).

  • Pos 2 : Pivot dan menjaga keseimbangan (gerak non-lokomotor).

  • Pos 3 : Menggiring bola tangan melewati cone.

  • Pos 4 : Mengoper dan menerima bola secara berpasangan.

  • Pos 5 : Menyusun strategi sederhana sebelum pertandingan.


3. Menyusun Jadwal

Setiap kelompok bergiliran menyelesaikan seluruh pos proyek.

Setelah semua pos selesai, kelompok mengikuti pertandingan mini permainan invasi dengan waktu yang telah ditentukan guru.


4. Monitoring Proyek

Guru mengamati setiap kelompok berdasarkan:

  • Ketepatan teknik gerak.

  • Kemampuan memodifikasi gerakan sesuai situasi.

  • Kerja sama tim.

  • Komunikasi antaranggota.

  • Sportivitas dan kepatuhan terhadap aturan.

  • Keselamatan selama kegiatan.

Guru memberikan umpan balik pada setiap tahap proyek.


5. Presentasi Hasil Proyek

Setelah pertandingan selesai, setiap kelompok mempresentasikan:

  • Strategi yang digunakan.

  • Hambatan yang dihadapi.

  • Cara memodifikasi teknik menggiring bola.

  • Solusi agar permainan menjadi lebih efektif.

Kelompok lain memberikan tanggapan dan masukan.


6. Evaluasi Pengalaman

Guru bersama siswa melakukan refleksi.

Pertanyaan refleksi:

  • Teknik apa yang paling membantu mempertahankan bola?

  • Mengapa komunikasi penting dalam permainan invasi?

  • Bagaimana modifikasi gerakan membantu menghadapi lawan?

  • Apa yang akan diperbaiki pada permainan berikutnya?


Alat dan Media

  • Lapangan sekolah

  • Bola tangan atau bola basket

  • Cone/patok latihan

  • Rompi pembeda tim

  • Peluit

  • Stopwatch

  • Ring atau tanda lintasan

  • Papan strategi (opsional)

  • Buku PJOK Kelas VI


Materi Pembelajaran

Pengertian Permainan Invasi

Permainan invasi adalah permainan beregu yang bertujuan menguasai daerah lawan untuk memperoleh poin sambil mempertahankan daerah sendiri.

Contoh permainan invasi:

  • Bola tangan

  • Bola basket

  • Sepak bola

  • Futsal

  • Hoki


Gerak Lokomotor dalam Permainan Invasi

Gerak lokomotor adalah gerakan berpindah tempat.

Contoh:

  • Berjalan

  • Berlari

  • Sprint

  • Berpindah arah

  • Melompat mengejar bola

Gerakan ini digunakan untuk membuka ruang, mengejar bola, dan membantu serangan maupun pertahanan.


Gerak Non-Lokomotor

Gerak non-lokomotor adalah gerakan tanpa berpindah tempat.

Contoh:

  • Pivot

  • Memutar badan

  • Menekuk lutut

  • Mengayun tangan

  • Menjaga keseimbangan

Gerakan ini membantu pemain mengontrol bola dan melindunginya dari lawan.


Gerak Manipulatif

Gerak manipulatif adalah gerakan menggunakan bola.

Contohnya:

  • Menggiring bola.

  • Mengoper bola.

  • Menangkap bola.

  • Menembak bola ke sasaran.


Modifikasi Gerak Dasar

Dalam permainan invasi, gerakan dapat dimodifikasi sesuai situasi, misalnya:

  • Mengubah kecepatan lari.

  • Mengubah arah menggiring bola.

  • Menggunakan tangan kanan atau kiri saat menggiring.

  • Mengoper bola pendek atau panjang.

  • Bergerak mencari ruang kosong.

Modifikasi gerakan membuat permainan menjadi lebih efektif dan sulit diprediksi lawan.


Modifikasi Variasi Menggiring Bola Tangan

Variasi menggiring bola meliputi:

  • Menggiring dengan tangan kanan.

  • Menggiring dengan tangan kiri.

  • Menggiring sambil berjalan.

  • Menggiring sambil berlari.

  • Menggiring zig-zag melewati cone.

  • Menggiring sambil mengubah arah.

  • Menggiring sambil menghindari lawan.


Strategi Sederhana Permainan Invasi

Beberapa strategi dasar:

  • Membuka ruang kosong.

  • Bergerak tanpa bola.

  • Melakukan operan cepat.

  • Berkomunikasi dengan teman satu tim.

  • Bertahan secara bersama-sama.

  • Menyerang secara terorganisasi.


Kesalahan yang Sering Terjadi

  • Bola dipantulkan terlalu tinggi.

  • Terlalu lama menguasai bola.

  • Tidak bergerak mencari ruang.

  • Operan tidak tepat sasaran.

  • Kurang komunikasi antaranggota tim.


Manfaat Menguasai Gerak Dasar

  • Meningkatkan koordinasi tubuh.

  • Melatih kelincahan dan kecepatan.

  • Mengembangkan kemampuan berpikir taktis.

  • Memperkuat kerja sama tim.

  • Membantu mengambil keputusan dengan cepat saat bermain.


Proyek PJBL

Judul Proyek

"Mini Invasi Challenge: Strategi, Gerak, dan Kerja Sama Tim"

Tugas Kelompok

Setiap kelompok harus:

  1. Menyelesaikan lintasan keterampilan gerak.

  2. Mempraktikkan variasi menggiring bola tangan.

  3. Menyusun strategi permainan sederhana.

  4. Mengikuti pertandingan mini permainan invasi.

  5. Melakukan evaluasi terhadap hasil permainan kelompok.

Produk proyek berupa:

  • Penyelesaian seluruh pos keterampilan.

  • Penampilan dalam pertandingan mini.

  • Presentasi strategi dan hasil evaluasi kelompok.


Assessment (Penilaian)

1. Penilaian Sikap

Aspek:

  • Disiplin

  • Tanggung jawab

  • Kerja sama

  • Sportivitas

  • Komunikasi

  • Percaya diri

Rubrik:

  • 4 = Sangat Baik

  • 3 = Baik

  • 2 = Cukup

  • 1 = Perlu Bimbingan


2. Penilaian Pengetahuan

Dilakukan melalui:

  • Pilihan ganda

  • Esai

  • Uraian

  • Presentasi hasil proyek


3. Penilaian Keterampilan

Aspek:

  • Ketepatan gerak lokomotor.

  • Ketepatan gerak non-lokomotor.

  • Ketepatan gerak manipulatif.

  • Variasi menggiring bola.

  • Penerapan strategi permainan.

  • Kerja sama tim.

Rubrik:

  • 4 = Sangat Baik

  • 3 = Baik

  • 2 = Cukup

  • 1 = Kurang


Soal Evaluasi

Pilihan Ganda

  1. Tujuan utama permainan invasi adalah ....
    A. Bermain sendiri
    B. Menguasai daerah lawan dan memperoleh poin
    C. Menghindari bola
    D. Menghias lapangan

  2. Berlari dan berpindah arah termasuk gerak ....
    A. Non-lokomotor
    B. Manipulatif
    C. Lokomotor
    D. Pasif

  3. Menggiring bola merupakan gerak ....
    A. Lokomotor
    B. Manipulatif
    C. Non-lokomotor
    D. Statis

  4. Pivot termasuk gerak ....
    A. Lokomotor
    B. Manipulatif
    C. Non-lokomotor
    D. Sprint

  5. Saat menggiring bola, pandangan sebaiknya ....
    A. Selalu ke bola
    B. Ke arah permainan
    C. Menutup mata
    D. Ke tanah

  6. Salah satu manfaat komunikasi dalam permainan adalah ....
    A. Memperlambat permainan
    B. Mempermudah kerja sama tim
    C. Membuat permainan berhenti
    D. Mengurangi jumlah pemain

  7. Mengubah arah saat menggiring bola bertujuan ....
    A. Memudahkan lawan
    B. Menghindari lawan
    C. Mengurangi poin
    D. Menghentikan permainan

  8. Operan yang baik harus ....
    A. Asal dilempar
    B. Tepat sasaran
    C. Sangat keras
    D. Sangat pelan

  9. Salah satu strategi permainan invasi adalah ....
    A. Diam di satu tempat
    B. Membuka ruang kosong
    C. Bermain sendiri
    D. Mengabaikan teman

  10. Sportivitas dalam permainan berarti ....
    A. Curang
    B. Bermain jujur dan menghormati aturan
    C. Bermain kasar
    D. Menang dengan cara apa pun


Esai

  1. Apa yang dimaksud permainan invasi?

  2. Sebutkan tiga contoh gerak manipulatif dalam permainan invasi!

  3. Mengapa pemain perlu memodifikasi gerakan saat bermain?

  4. Apa manfaat komunikasi dalam permainan beregu?

  5. Mengapa strategi penting dalam permainan invasi?


Uraian

  1. Jelaskan perbedaan gerak lokomotor, non-lokomotor, dan manipulatif beserta contohnya!

  2. Bagaimana cara melakukan variasi menggiring bola tangan yang baik?

  3. Mengapa modifikasi gerakan dapat meningkatkan efektivitas permainan?

  4. Jelaskan strategi sederhana agar tim dapat mempertahankan penguasaan bola!

  5. Ceritakan pengalaman kelompokmu saat menyelesaikan proyek Mini Invasi Challenge dan pelajaran apa yang diperoleh!


Kunci Jawaban

Pilihan Ganda

  1. B

  2. C

  3. B

  4. C

  5. B

  6. B

  7. B

  8. B

  9. B

  10. B


Jawaban Esai

  1. Permainan invasi adalah permainan beregu yang bertujuan menguasai daerah lawan untuk memperoleh poin sambil mempertahankan daerah sendiri.

  2. Menggiring bola, mengoper bola, dan menangkap bola.

  3. Agar dapat menyesuaikan diri dengan situasi permainan dan menghindari lawan.

  4. Agar koordinasi dan kerja sama tim menjadi lebih baik sehingga strategi dapat berjalan efektif.

  5. Karena strategi membantu tim menyerang, bertahan, dan memanfaatkan peluang untuk memperoleh poin.


Jawaban Uraian

  1. Gerak lokomotor adalah gerakan berpindah tempat (berlari, sprint), gerak non-lokomotor adalah gerakan tanpa berpindah tempat (pivot, memutar badan), sedangkan gerak manipulatif adalah gerakan menggunakan bola (menggiring, mengoper, menangkap bola).

  2. Menggiring bola dilakukan dengan memantulkan bola setinggi pinggang menggunakan ujung jari, menjaga pandangan ke arah permainan, serta mampu menggunakan tangan kanan maupun kiri dan mengubah arah sesuai situasi.

  3. Karena setiap kondisi permainan berbeda sehingga pemain perlu menyesuaikan kecepatan, arah, teknik, dan strategi agar lebih efektif dalam menyerang maupun bertahan.

  4. Tim dapat mempertahankan penguasaan bola dengan bergerak mencari ruang kosong, melakukan operan yang tepat, berkomunikasi dengan baik, dan melindungi bola dari lawan.

  5. Jawaban disesuaikan dengan pengalaman masing-masing kelompok selama mengikuti proyek "Mini Invasi Challenge".