Kamis, 23 Juli 2026

Materi Ajar Kelas 3 dan 4

 Materi PJOK Kelas 3: Aktivitas Variasi Pola Gerak Dasar Lokomotor

Pada pelajaran Pendidikan Jasmani, Olahraga, dan Kesehatan (PJOK), kita belajar mengembangkan keterampilan gerak agar semakin baik dan dapat digunakan dalam berbagai situasi. Gerak lokomotor merupakan gerakan berpindah tempat, seperti berjalan, berlari, melompat, dan meloncat. Melalui berbagai variasi gerakan, tubuh menjadi lebih sehat, kuat, lincah, dan terampil.


Identitas Pembelajaran

Nama Guru: Maulvi Nazir Ahmad, S.Pd

Mata Pelajaran: PJOK

Kelas: III (Tiga)

Hari/Tanggal: Jum'at, 24 Juli 2026

Materi: BAB 1 Aktivitas Variasi Pola Gerak Dasar Lokomotor

  • Variasi Pola Gerak Dasar Berjalan dan Berlari

  • Variasi Pola Gerak Dasar Berjalan, Berlari, Melompat, dan Meloncat


Tujuan Pembelajaran

Setelah mengikuti pembelajaran, siswa mampu:

  • Mempraktikkan variasi gerak berjalan dan berlari dengan benar.

  • Mempraktikkan kombinasi gerak berjalan, berlari, melompat, dan meloncat.

  • Menyesuaikan gerakan pada berbagai lintasan permainan.

  • Menunjukkan sikap disiplin, percaya diri, kerja sama, dan tanggung jawab.

  • Menyelesaikan proyek lintasan gerak lokomotor bersama kelompok.


Metode Pembelajaran (PJBL – Project Based Learning di Lapangan)

Langkah-langkah

1. Pertanyaan Mendasar (Essential Question)

Guru bertanya:

"Mengapa kita perlu menguasai berbagai variasi gerak berjalan dan berlari?"

"Bagaimana cara bergerak cepat tetapi tetap seimbang dan aman?"

Guru menjelaskan bahwa setiap kelompok akan menyelesaikan proyek lintasan gerak.


2. Mendesain Proyek

Guru membagi siswa menjadi beberapa kelompok.

Setiap kelompok mendapat proyek "Lintasan Variasi Gerak Ceria" yang terdiri atas beberapa pos aktivitas.

Pos kegiatan meliputi:

  • Pos 1 : Berjalan mengikuti garis lurus dan garis zig-zag.

  • Pos 2 : Berlari melewati cone.

  • Pos 3 : Melompat melewati lingkaran atau tali.

  • Pos 4 : Meloncat melewati garis pembatas.

  • Pos 5 : Menggabungkan seluruh gerakan menjadi satu lintasan.


3. Menyusun Jadwal

Setiap kelompok bergiliran menyelesaikan seluruh pos proyek.

Guru mengatur waktu, urutan kelompok, dan memberi kesempatan untuk berlatih sebelum penilaian.


4. Monitoring Proyek

Guru mengamati:

  • Ketepatan teknik gerakan.

  • Keseimbangan tubuh.

  • Kelincahan bergerak.

  • Kerja sama kelompok.

  • Kepatuhan terhadap aturan permainan.

  • Keselamatan peserta didik.

Guru memberikan bimbingan dan umpan balik selama kegiatan.


5. Presentasi Hasil Proyek

Setiap kelompok memperagakan lintasan gerak terbaiknya di depan kelompok lain.

Kelompok lain memberikan apresiasi dan masukan secara santun.


6. Evaluasi Pengalaman

Guru bersama siswa melakukan refleksi.

Pertanyaan refleksi:

  • Gerakan mana yang paling mudah dilakukan?

  • Gerakan mana yang paling menantang?

  • Bagaimana cara menjaga keseimbangan saat bergerak?

  • Apa manfaat bekerja sama dalam kelompok?


Alat dan Media

  • Lapangan sekolah

  • Cone atau patok

  • Ring plastik

  • Tali atau garis pembatas

  • Peluit

  • Bendera kecil

  • Stopwatch

  • Buku PJOK Kelas III


Materi Pembelajaran

Pengertian Gerak Lokomotor

Gerak lokomotor adalah gerakan berpindah tempat dari satu tempat ke tempat lainnya.

Contoh:

  • Berjalan

  • Berlari

  • Melompat

  • Meloncat

Gerak lokomotor membantu meningkatkan kebugaran, koordinasi, dan kelincahan tubuh.


Variasi Pola Gerak Dasar Berjalan

Berjalan dapat divariasikan agar lebih menarik dan melatih keseimbangan.

Contoh variasi:

  • Berjalan lurus.

  • Berjalan zig-zag.

  • Berjalan jinjit.

  • Berjalan tumit.

  • Berjalan menyamping.

  • Berjalan mundur.


Variasi Pola Gerak Dasar Berlari

Berlari dilakukan dengan berbagai variasi sesuai kebutuhan permainan.

Contoh variasi:

  • Berlari lurus.

  • Berlari zig-zag.

  • Berlari memutari cone.

  • Berlari cepat (sprint pendek).

  • Berlari sambil mengubah arah.


Variasi Gerak Berjalan, Berlari, Melompat, dan Meloncat

Gerakan-gerakan tersebut dapat digabungkan menjadi rangkaian aktivitas.

Contoh:

  • Berjalan menuju cone.

  • Berlari ke pos berikutnya.

  • Melompat melewati ring.

  • Meloncat melewati garis.

  • Berlari menuju garis akhir.


Manfaat Variasi Gerak Lokomotor

  • Meningkatkan kekuatan otot kaki.

  • Melatih keseimbangan tubuh.

  • Melatih koordinasi gerak.

  • Meningkatkan kelincahan.

  • Menambah rasa percaya diri.

  • Membantu menjaga kebugaran jasmani.


Sikap yang Harus Ditunjukkan

  • Disiplin mengikuti aturan.

  • Percaya diri.

  • Bekerja sama.

  • Menghargai teman.

  • Bertanggung jawab terhadap tugas kelompok.


Hal yang Harus Dihindari

  • Mendorong teman.

  • Berlari tanpa memperhatikan keselamatan.

  • Tidak mengikuti instruksi guru.

  • Mengganggu kelompok lain.

  • Bermain sendiri tanpa bekerja sama.


Proyek PJBL

Judul Proyek

"Lintasan Variasi Gerak Lokomotor Ceria"

Tugas Kelompok

Setiap kelompok harus:

  1. Menyelesaikan lintasan berjalan.

  2. Menyelesaikan lintasan berlari.

  3. Melakukan gerakan melompat.

  4. Melakukan gerakan meloncat.

  5. Menggabungkan seluruh gerakan dalam satu lintasan secara berurutan.

Produk proyek berupa:

  • Penampilan lintasan gerak kelompok.

  • Kekompakan dan kerja sama kelompok.

  • Ketepatan teknik gerak pada setiap pos.


Assessment (Penilaian)

1. Penilaian Sikap

Aspek:

  • Disiplin

  • Kerja sama

  • Percaya diri

  • Tanggung jawab

  • Sportivitas

Rubrik:

4 = Sangat Baik

3 = Baik

2 = Cukup

1 = Perlu Bimbingan


2. Penilaian Pengetahuan

Dilakukan melalui:

  • Pilihan ganda

  • Esai sederhana

  • Uraian sederhana


3. Penilaian Keterampilan

Aspek:

  • Ketepatan berjalan.

  • Ketepatan berlari.

  • Ketepatan melompat.

  • Ketepatan meloncat.

  • Kelincahan.

  • Kerja sama kelompok.

Rubrik:

4 = Sangat Baik

3 = Baik

2 = Cukup

1 = Kurang


Soal Evaluasi

Pilihan Ganda

  1. Gerak berpindah tempat disebut ....
    A. Gerak non-lokomotor
    B. Gerak lokomotor
    C. Gerak manipulatif
    D. Gerak diam

  2. Berjalan zig-zag bertujuan melatih ....
    A. Keseimbangan
    B. Tidur
    C. Menulis
    D. Menggambar

  3. Berlari termasuk gerak ....
    A. Manipulatif
    B. Non-lokomotor
    C. Lokomotor
    D. Pasif

  4. Melompat dapat melatih ....
    A. Keseimbangan dan kekuatan kaki
    B. Menulis
    C. Membaca
    D. Bernyanyi

  5. Meloncat dilakukan menggunakan ....
    A. Satu kaki
    B. Dua kaki
    C. Dua tangan
    D. Kepala

  6. Sebelum berolahraga kita harus ....
    A. Bermain sendiri
    B. Pemanasan
    C. Duduk diam
    D. Tidur

  7. Saat bermain kita harus ....
    A. Curang
    B. Mendorong teman
    C. Bekerja sama
    D. Bertengkar

  8. Cone digunakan sebagai ....
    A. Tempat duduk
    B. Penanda lintasan
    C. Mainan
    D. Tas

  9. Salah satu manfaat gerak lokomotor adalah ....
    A. Tubuh menjadi sehat
    B. Mudah sakit
    C. Cepat lelah
    D. Malas bergerak

  10. Setelah berolahraga kita melakukan ....
    A. Pendinginan
    B. Tidur
    C. Bermain game
    D. Makan sambil berlari


Esai

  1. Apa yang dimaksud gerak lokomotor?

  2. Sebutkan empat contoh gerak lokomotor!

  3. Mengapa kita perlu melakukan pemanasan?

  4. Apa manfaat berjalan dan berlari bagi tubuh?

  5. Mengapa kita harus bekerja sama dalam kelompok?


Uraian

  1. Jelaskan perbedaan berjalan dan berlari!

  2. Bagaimana cara melakukan variasi berjalan zig-zag dengan benar?

  3. Mengapa keseimbangan penting saat melakukan gerak lokomotor?

  4. Jelaskan manfaat variasi gerak berjalan, berlari, melompat, dan meloncat bagi kebugaran tubuh!

  5. Ceritakan pengalaman kelompokmu saat menyelesaikan proyek "Lintasan Variasi Gerak Lokomotor Ceria"!


Kunci Jawaban

Pilihan Ganda

  1. B

  2. A

  3. C

  4. A

  5. B

  6. B

  7. C

  8. B

  9. A

  10. A


Jawaban Esai

  1. Gerak lokomotor adalah gerakan berpindah tempat dari satu tempat ke tempat lain.

  2. Berjalan, berlari, melompat, dan meloncat.

  3. Agar tubuh siap bergerak dan mengurangi risiko cedera.

  4. Meningkatkan kebugaran, kekuatan otot, koordinasi, dan kesehatan tubuh.

  5. Agar tugas lebih mudah diselesaikan, kegiatan lebih tertib, dan tujuan kelompok dapat tercapai.


Jawaban Uraian

  1. Berjalan dilakukan dengan langkah bergantian tanpa kedua kaki terangkat bersamaan, sedangkan berlari dilakukan lebih cepat dan pada suatu saat kedua kaki terangkat dari tanah.

  2. Berjalan mengikuti lintasan zig-zag dengan langkah teratur, menjaga keseimbangan tubuh, dan tetap fokus pada arah lintasan.

  3. Keseimbangan membantu tubuh tetap stabil, mengurangi risiko terjatuh, dan membuat gerakan menjadi lebih efektif.

  4. Variasi gerak tersebut dapat meningkatkan kekuatan otot, kelincahan, koordinasi, keseimbangan, dan kebugaran jasmani.

  5. Jawaban disesuaikan dengan pengalaman siswa selama mengikuti proyek "Lintasan Variasi Gerak Lokomotor Ceria" di lapangan.



Materi PJOK Kelas 4: Aktivitas Variasi dan Kombinasi Pola Gerak Dasar Lokomotor

Pada pelajaran Pendidikan Jasmani, Olahraga, dan Kesehatan (PJOK), kita belajar mengembangkan keterampilan gerak agar semakin terampil dan mampu diterapkan dalam berbagai situasi. Gerak lokomotor meliputi berjalan, berlari, melompat, dan meloncat. Melalui variasi dan kombinasi gerakan, siswa dapat meningkatkan koordinasi, keseimbangan, kelincahan, serta kebugaran jasmani.



Identitas Pembelajaran

Nama Guru: Maulvi Nazir Ahmad, S.Pd

Mata Pelajaran: PJOK

Kelas: IV (Empat)

Hari/Tanggal: Jum'at, 24 Juli 2026

Materi: BAB 1 Aktivitas Variasi dan Kombinasi Pola Gerak Dasar Lokomotor

  • Variasi Gerakan Melompat dan Meloncat

  • Variasi Gerakan Berjalan dan Berlari

  • Menerapkan Fair Play dalam Pertandingan Olahraga


Tujuan Pembelajaran

Setelah mengikuti pembelajaran, siswa mampu:

  • Mempraktikkan variasi gerakan berjalan dan berlari dengan benar.

  • Mempraktikkan variasi gerakan melompat dan meloncat sesuai lintasan.

  • Mengombinasikan berbagai gerak lokomotor dalam permainan sederhana.

  • Menerapkan sikap fair play selama kegiatan berlangsung.

  • Menyelesaikan proyek kelompok berupa lintasan variasi gerak lokomotor.


Metode Pembelajaran (PJBL – Project Based Learning di Lapangan)

Langkah-langkah

1. Pertanyaan Mendasar (Essential Question)

Guru bertanya:

"Bagaimana cara melakukan berbagai gerak lokomotor dengan cepat, tepat, dan aman?"

"Mengapa sikap fair play penting dalam setiap pertandingan olahraga?"

Guru menjelaskan bahwa setiap kelompok akan menyelesaikan proyek lintasan gerak dan permainan sederhana.


2. Mendesain Proyek

Guru membagi siswa menjadi beberapa kelompok.

Setiap kelompok mendapat proyek "Lintasan Fair Play Challenge" yang terdiri atas beberapa pos kegiatan.

Pos kegiatan:

  • Pos 1: Berjalan cepat mengikuti garis lurus dan zig-zag.

  • Pos 2: Berlari melewati cone dengan perubahan arah.

  • Pos 3: Melompat melewati ring atau tali rendah.

  • Pos 4: Meloncat melewati beberapa garis pembatas.

  • Pos 5: Permainan estafet sederhana dengan menerapkan sikap fair play.


3. Menyusun Jadwal

Setiap kelompok bergiliran menyelesaikan seluruh pos proyek.

Guru mengatur waktu pelaksanaan, urutan kelompok, dan kesempatan latihan sebelum penilaian.


4. Monitoring Proyek

Guru mengamati:

  • Ketepatan teknik gerakan.

  • Kombinasi gerakan.

  • Kelincahan dan keseimbangan.

  • Kerja sama kelompok.

  • Sikap fair play.

  • Kepatuhan terhadap aturan dan keselamatan.

Guru memberikan arahan dan umpan balik selama kegiatan berlangsung.


5. Presentasi Hasil Proyek

Setiap kelompok memperagakan lintasan gerak terbaiknya dan menjelaskan bagaimana mereka menerapkan sikap fair play selama permainan.

Kelompok lain memberikan apresiasi dan tanggapan secara santun.


6. Evaluasi Pengalaman

Guru bersama siswa melakukan refleksi.

Pertanyaan refleksi:

  • Gerakan apa yang paling menantang?

  • Bagaimana cara meningkatkan kelincahan saat bergerak?

  • Mengapa kerja sama dan fair play penting dalam permainan?

  • Apa yang akan diperbaiki pada kegiatan berikutnya?


Alat dan Media

  • Lapangan sekolah

  • Cone atau patok

  • Ring plastik

  • Tali atau garis pembatas

  • Tongkat estafet (opsional)

  • Peluit

  • Stopwatch

  • Bendera kecil

  • Buku PJOK Kelas IV


Materi Pembelajaran

Pengertian Gerak Lokomotor

Gerak lokomotor adalah gerakan berpindah tempat dari satu lokasi ke lokasi lain.

Contoh:

  • Berjalan

  • Berlari

  • Melompat

  • Meloncat

Gerak lokomotor menjadi dasar berbagai aktivitas olahraga.


Variasi Gerakan Berjalan dan Berlari

Beberapa variasi yang dapat dilakukan:

  • Berjalan lurus.

  • Berjalan zig-zag.

  • Berjalan jinjit.

  • Berjalan menyamping.

  • Berlari lurus.

  • Berlari zig-zag.

  • Berlari memutari cone.

  • Berlari dengan perubahan arah.

Manfaatnya:

  • Melatih koordinasi.

  • Meningkatkan keseimbangan.

  • Meningkatkan kecepatan dan kelincahan.


Variasi Gerakan Melompat dan Meloncat

Melompat menggunakan satu kaki sebagai tumpuan, sedangkan meloncat menggunakan dua kaki.

Contoh variasi:

  • Melompat melewati garis.

  • Melompat ke dalam ring.

  • Meloncat ke depan.

  • Meloncat menyamping.

  • Meloncat melewati rintangan rendah.

Manfaat:

  • Menguatkan otot tungkai.

  • Melatih keseimbangan.

  • Melatih koordinasi gerak.


Kombinasi Gerak Lokomotor

Gerakan dapat digabungkan menjadi rangkaian aktivitas, misalnya:

  • Berjalan menuju cone.

  • Berlari zig-zag.

  • Melompat melewati ring.

  • Meloncat melewati garis.

  • Berlari menuju garis akhir.

Kombinasi gerakan melatih koordinasi, kelincahan, dan ketepatan gerak.


Menerapkan Fair Play dalam Pertandingan

Fair play adalah sikap jujur, sportif, menghormati aturan, menghargai teman, dan menerima hasil pertandingan dengan lapang dada.

Contoh penerapan fair play:

  • Mematuhi aturan permainan.

  • Tidak curang.

  • Menghormati keputusan guru atau wasit.

  • Membantu teman yang mengalami kesulitan.

  • Menghargai kemenangan maupun kekalahan.


Manfaat Variasi dan Kombinasi Gerak

  • Meningkatkan kebugaran jasmani.

  • Mengembangkan koordinasi tubuh.

  • Meningkatkan kelincahan.

  • Melatih keseimbangan.

  • Membentuk sikap disiplin dan percaya diri.


Hal yang Harus Dihindari

  • Mendorong teman.

  • Tidak mematuhi aturan permainan.

  • Bermain curang.

  • Mengganggu kelompok lain.

  • Tidak melakukan pemanasan sebelum berolahraga.


Proyek PJBL

Judul Proyek

"Lintasan Fair Play Challenge"

Tugas Kelompok

Setiap kelompok harus:

  1. Menyelesaikan lintasan berjalan dan berlari.

  2. Melakukan variasi melompat dan meloncat.

  3. Mengombinasikan seluruh gerakan dalam satu lintasan.

  4. Mengikuti permainan estafet sederhana.

  5. Menunjukkan sikap fair play selama seluruh kegiatan.

Produk proyek berupa:

  • Penampilan lintasan gerak kelompok.

  • Kekompakan tim.

  • Ketepatan teknik gerak.

  • Penerapan sikap fair play.


Assessment (Penilaian)

1. Penilaian Sikap

Aspek:

  • Disiplin

  • Tanggung jawab

  • Kerja sama

  • Fair Play (Sportivitas)

  • Percaya diri

Rubrik:

4 = Sangat Baik

3 = Baik

2 = Cukup

1 = Perlu Bimbingan


2. Penilaian Pengetahuan

Dilakukan melalui:

  • Pilihan ganda

  • Esai

  • Uraian


3. Penilaian Keterampilan

Aspek:

  • Ketepatan berjalan.

  • Ketepatan berlari.

  • Ketepatan melompat.

  • Ketepatan meloncat.

  • Kombinasi gerakan.

  • Kerja sama kelompok.

Rubrik:

4 = Sangat Baik

3 = Baik

2 = Cukup

1 = Kurang


Soal Evaluasi

Pilihan Ganda

  1. Gerak berpindah tempat disebut ....
    A. Gerak manipulatif
    B. Gerak lokomotor
    C. Gerak non-lokomotor
    D. Gerak diam

  2. Melompat menggunakan tumpuan ....
    A. Dua kaki
    B. Satu kaki
    C. Dua tangan
    D. Kepala

  3. Meloncat menggunakan tumpuan ....
    A. Satu kaki
    B. Dua kaki
    C. Satu tangan
    D. Lutut

  4. Berlari zig-zag bertujuan melatih ....
    A. Kelincahan
    B. Tidur
    C. Menulis
    D. Menggambar

  5. Fair play berarti ....
    A. Bermain curang
    B. Bermain jujur dan sportif
    C. Bermain sendiri
    D. Bermain kasar

  6. Sebelum melakukan aktivitas fisik kita harus ....
    A. Tidur
    B. Pemanasan
    C. Duduk
    D. Makan

  7. Salah satu manfaat variasi gerak adalah ....
    A. Tubuh menjadi lemah
    B. Meningkatkan kebugaran
    C. Cepat lelah
    D. Mudah cedera

  8. Dalam permainan kita harus ....
    A. Curang
    B. Menghargai teman
    C. Bertengkar
    D. Mengejek lawan

  9. Cone digunakan sebagai ....
    A. Tempat duduk
    B. Penanda lintasan
    C. Tas olahraga
    D. Alat tulis

  10. Setelah berolahraga kita melakukan ....
    A. Pendinginan
    B. Tidur
    C. Bermain game
    D. Belajar matematika


Esai

  1. Apa yang dimaksud gerak lokomotor?

  2. Sebutkan dua contoh variasi berjalan!

  3. Apa perbedaan melompat dan meloncat?

  4. Mengapa kita harus menerapkan fair play?

  5. Apa manfaat melakukan variasi gerak lokomotor?


Uraian

  1. Jelaskan cara melakukan kombinasi gerak berjalan, berlari, melompat, dan meloncat!

  2. Mengapa keseimbangan penting saat melakukan variasi gerak lokomotor?

  3. Jelaskan manfaat fair play dalam pertandingan olahraga!

  4. Bagaimana cara menjaga keselamatan saat mengikuti lintasan gerak di lapangan?

  5. Ceritakan pengalaman kelompokmu saat mengikuti proyek "Lintasan Fair Play Challenge"!


Kunci Jawaban

Pilihan Ganda

  1. B

  2. B

  3. B

  4. A

  5. B

  6. B

  7. B

  8. B

  9. B

  10. A


Jawaban Esai

  1. Gerak lokomotor adalah gerakan berpindah tempat dari satu tempat ke tempat lain.

  2. Berjalan lurus dan berjalan zig-zag (jawaban lain yang sesuai dapat diterima).

  3. Melompat menggunakan satu kaki sebagai tumpuan, sedangkan meloncat menggunakan dua kaki sebagai tumpuan.

  4. Agar permainan berlangsung jujur, tertib, aman, dan saling menghargai.

  5. Meningkatkan kebugaran, koordinasi, kelincahan, keseimbangan, dan keterampilan gerak.


Jawaban Uraian

  1. Kombinasi gerak dilakukan secara berurutan, misalnya berjalan menuju cone, berlari zig-zag, melompat melewati ring, meloncat melewati garis, kemudian berlari menuju garis akhir dengan teknik yang benar.

  2. Keseimbangan membantu tubuh tetap stabil, mengurangi risiko terjatuh, dan membuat gerakan lebih efektif.

  3. Fair play menciptakan pertandingan yang jujur, sportif, tertib, aman, menghargai lawan, serta menumbuhkan rasa tanggung jawab dan kerja sama.

  4. Melakukan pemanasan, mengikuti instruksi guru, memperhatikan lintasan, menggunakan teknik yang benar, dan tidak mendorong teman saat bergerak.

  5. Jawaban disesuaikan dengan pengalaman siswa selama mengikuti proyek "Lintasan Fair Play Challenge" di lapangan.

Rabu, 22 Juli 2026

Materi Ajar Kelas 5 dan 6

 

Materi PJOK Kelas 5: Aktivitas Pola Gerak Dasar Lokomotor, Non-Lokomotor, dan Manipulatif Melalui Aktivitas Permainan Invasi

Pada pelajaran Pendidikan Jasmani, Olahraga, dan Kesehatan (PJOK), kita belajar mengembangkan keterampilan gerak agar dapat diterapkan dalam berbagai situasi permainan. Selain menguasai teknik dasar, kita juga belajar bersikap sportif, bekerja sama, dan menghargai lawan dalam setiap pertandingan.


Identitas Pembelajaran

Identitas Pembelajaran

Nama Guru: Maulvi Nazir Ahmad, S.Pd

Mata Pelajaran: PJOK

Kelas: V (Lima)

Hari/Tanggal: Kamis 23 Juli 2026

Materi: BAB 1 Aktivitas Pola Gerak Dasar Lokomotor, Non-Lokomotor, dan Manipulatif Melalui Aktivitas Permainan Invasi

  • Menerapkan Sikap Fair Play dalam Berbagai Pertandingan Olahraga

  • Gerak Dasar Lokomotor, Non-Lokomotor, dan Manipulatif Melalui Aktivitas Permainan Invasi

  • Melempar Bola

  • Menangkap Bola

  • Menggiring Bola


Tujuan Pembelajaran

Setelah mengikuti pembelajaran, siswa mampu:

  • Menjelaskan pengertian permainan invasi.

  • Menjelaskan pentingnya sikap fair play dalam pertandingan olahraga.

  • Mengidentifikasi gerak lokomotor, non-lokomotor, dan manipulatif dalam permainan invasi.

  • Menganalisis teknik dasar melempar, menangkap, dan menggiring bola.

  • Menyelesaikan permasalahan yang ditemukan pada studi kasus permainan invasi melalui diskusi kelompok.


Metode Pembelajaran (PBL – Problem Based Learning di Dalam Kelas)

Langkah-langkah

1. Orientasi Masalah

Guru menampilkan video singkat pertandingan bola basket atau bola tangan.

Guru bertanya:

"Mengapa sebuah tim bisa kehilangan penguasaan bola?"

"Bagaimana sikap yang harus ditunjukkan pemain ketika terjadi pelanggaran atau perbedaan pendapat di lapangan?"

Siswa diminta mengemukakan pendapat berdasarkan hasil pengamatan.


2. Mengorganisasi Siswa

Guru membagi siswa menjadi beberapa kelompok.

Setiap kelompok memperoleh studi kasus, misalnya:

  • Seorang pemain tidak mau mengoper bola kepada temannya.

  • Bola sering terlepas saat menggiring.

  • Operan tidak tepat sasaran.

  • Pemain berdebat dengan wasit.

  • Tim mengalami kekalahan dan saling menyalahkan.


3. Membimbing Penyelidikan

Setiap kelompok:

  • Mengidentifikasi masalah pada studi kasus.

  • Menentukan jenis gerak yang digunakan.

  • Menjelaskan penyebab masalah.

  • Menemukan solusi berdasarkan konsep gerak dan sikap fair play.

Guru membimbing jalannya diskusi.


4. Mengembangkan dan Menyajikan Hasil

Kelompok mempresentasikan hasil diskusi meliputi:

  • Jenis gerak yang digunakan.

  • Teknik dasar yang harus diperbaiki.

  • Sikap fair play yang harus diterapkan.

  • Solusi agar permainan menjadi lebih baik.


5. Menganalisis dan Mengevaluasi

Guru bersama siswa menyimpulkan:

  • Pentingnya penguasaan gerak dasar.

  • Pentingnya kerja sama dalam permainan.

  • Pentingnya sikap fair play untuk menciptakan pertandingan yang aman, tertib, dan menyenangkan.


Alat dan Media

  • Buku PJOK Kelas V

  • LCD/Proyektor

  • Laptop

  • Video permainan invasi

  • Lembar Kerja Peserta Didik (LKPD)

  • Gambar teknik dasar permainan invasi

  • Bola basket atau bola tangan (untuk demonstrasi sederhana)

  • Papan tulis dan spidol


Materi Pembelajaran

Pengertian Permainan Invasi

Permainan invasi adalah permainan beregu yang bertujuan menguasai daerah lawan untuk memperoleh poin dengan tetap mempertahankan daerah sendiri.

Contoh permainan invasi:

  • Bola basket

  • Bola tangan

  • Sepak bola

  • Futsal

  • Hoki


Sikap Fair Play dalam Pertandingan

Fair play adalah sikap jujur, sportif, disiplin, menghormati aturan, menghargai lawan, serta menerima hasil pertandingan dengan lapang dada.

Contoh fair play:

  • Mematuhi peraturan permainan.

  • Menghormati keputusan wasit.

  • Tidak berbuat curang.

  • Menghargai teman dan lawan.

  • Mau meminta maaf apabila melakukan pelanggaran.

  • Menerima kemenangan maupun kekalahan dengan sikap positif.


Gerak Dasar Lokomotor

Gerak berpindah tempat.

Contoh:

  • Berjalan

  • Berlari

  • Sprint

  • Melompat

  • Berpindah arah

Gerakan ini digunakan untuk mencari ruang kosong atau mengejar bola.


Gerak Dasar Non-Lokomotor

Gerak tanpa berpindah tempat.

Contoh:

  • Membungkuk

  • Memutar badan

  • Mengayun tangan

  • Menekuk lutut

  • Meregangkan tubuh

Gerakan ini membantu menjaga keseimbangan ketika menerima atau melindungi bola.


Gerak Dasar Manipulatif

Gerakan menggunakan alat atau bola.

Contoh:

  • Melempar bola.

  • Menangkap bola.

  • Menggiring bola.

  • Mengoper bola.

  • Menembak bola ke sasaran.


Teknik Dasar Melempar Bola

Hal-hal yang perlu diperhatikan:

  • Pegang bola dengan benar.

  • Pandangan ke arah sasaran.

  • Ayunkan lengan.

  • Lepaskan bola dengan tepat.

Tujuan melempar:

  • Memberikan operan.

  • Memulai serangan.

  • Mengarahkan bola kepada teman.


Teknik Dasar Menangkap Bola

Langkah-langkah:

  • Fokus pada arah datangnya bola.

  • Kedua tangan siap menerima bola.

  • Jari-jari terbuka.

  • Tarik bola ke arah dada setelah tertangkap.


Teknik Dasar Menggiring Bola

Menggiring bola dilakukan dengan memantulkan bola menggunakan satu tangan secara terus-menerus.

Hal yang perlu diperhatikan:

  • Bola dipantulkan setinggi pinggang.

  • Kepala tetap tegak.

  • Pandangan mengarah ke situasi permainan.

  • Menggunakan tangan kanan maupun kiri sesuai kebutuhan.


Kesalahan yang Sering Terjadi

  • Operan tidak tepat sasaran.

  • Bola mudah direbut lawan.

  • Pandangan hanya tertuju pada bola.

  • Tidak bekerja sama.

  • Tidak menerapkan sikap fair play.


Manfaat Menguasai Gerak Dasar

  • Meningkatkan koordinasi gerak.

  • Melatih kelincahan.

  • Memudahkan kerja sama tim.

  • Membantu menyusun strategi permainan.

  • Membuat permainan lebih efektif dan menyenangkan.


Assessment (Penilaian)

1. Penilaian Sikap

Aspek:

  • Disiplin

  • Tanggung jawab

  • Kerja sama

  • Sportivitas (Fair Play)

  • Percaya diri

Rubrik:

4 = Sangat Baik

3 = Baik

2 = Cukup

1 = Perlu Bimbingan


2. Penilaian Pengetahuan

Dilakukan melalui:

  • Pilihan ganda

  • Esai

  • Uraian

  • Hasil diskusi kelompok


3. Penilaian Keterampilan

Aspek:

  • Kemampuan menganalisis studi kasus.

  • Kemampuan mengidentifikasi gerak dasar.

  • Kemampuan menjelaskan teknik melempar, menangkap, dan menggiring bola.

  • Kemampuan menyampaikan hasil diskusi.

Rubrik:

4 = Sangat Baik

3 = Baik

2 = Cukup

1 = Kurang


Soal Evaluasi

Pilihan Ganda

  1. Fair play berarti ....
    A. Bermain curang
    B. Bermain jujur dan sportif
    C. Bermain sendiri
    D. Bermain kasar

  2. Gerakan berlari termasuk ....
    A. Gerak manipulatif
    B. Gerak non-lokomotor
    C. Gerak lokomotor
    D. Gerak pasif

  3. Melempar bola termasuk gerak ....
    A. Manipulatif
    B. Lokomotor
    C. Non-lokomotor
    D. Diam

  4. Saat menangkap bola, pandangan harus ....
    A. Ke bawah
    B. Ke arah bola
    C. Ke samping
    D. Menutup mata

  5. Menggiring bola bertujuan untuk ....
    A. Menguasai bola saat bergerak
    B. Menghentikan permainan
    C. Mengurangi poin
    D. Menghindari teman

  6. Salah satu contoh permainan invasi adalah ....
    A. Renang
    B. Senam
    C. Bola basket
    D. Atletik

  7. Sikap yang benar ketika wasit memberi keputusan adalah ....
    A. Memprotes dengan marah
    B. Menghormati keputusan wasit
    C. Keluar lapangan
    D. Menyalahkan lawan

  8. Operan yang baik harus ....
    A. Tepat sasaran
    B. Sangat keras
    C. Asal dilempar
    D. Lambat

  9. Kerja sama tim bertujuan agar ....
    A. Permainan lebih efektif
    B. Bermain sendiri
    C. Lawan menang
    D. Permainan berhenti

  10. Salah satu manfaat menguasai teknik dasar permainan adalah ....
    A. Mudah cedera
    B. Permainan menjadi lebih baik
    C. Cepat lelah
    D. Sulit bekerja sama


Esai

  1. Apa yang dimaksud fair play?

  2. Sebutkan tiga contoh gerak manipulatif!

  3. Mengapa kerja sama penting dalam permainan invasi?

  4. Apa manfaat menguasai teknik menggiring bola?

  5. Mengapa pemain harus menghormati keputusan wasit?


Uraian

  1. Jelaskan pengertian gerak lokomotor, non-lokomotor, dan manipulatif beserta contohnya!

  2. Jelaskan langkah-langkah melakukan teknik melempar bola yang benar!

  3. Mengapa fair play harus diterapkan dalam setiap pertandingan olahraga?

  4. Bagaimana cara melakukan teknik menangkap bola yang baik?

  5. Jelaskan hubungan antara penguasaan teknik dasar dengan keberhasilan sebuah tim dalam permainan invasi!


Kunci Jawaban

Pilihan Ganda

  1. B

  2. C

  3. A

  4. B

  5. A

  6. C

  7. B

  8. A

  9. A

  10. B


Jawaban Esai

  1. Fair play adalah sikap jujur, sportif, menghormati aturan, dan menghargai lawan dalam pertandingan.

  2. Melempar bola, menangkap bola, dan menggiring bola.

  3. Agar permainan berjalan kompak, strategi dapat dilaksanakan dengan baik, dan peluang meraih kemenangan semakin besar.

  4. Agar pemain dapat menguasai bola sambil bergerak dan menghindari lawan.

  5. Karena wasit bertugas memimpin pertandingan sesuai peraturan sehingga keputusan harus dihormati.


Jawaban Uraian

  1. Gerak lokomotor adalah gerakan berpindah tempat (berjalan, berlari), gerak non-lokomotor adalah gerakan tanpa berpindah tempat (membungkuk, memutar badan), sedangkan gerak manipulatif adalah gerakan menggunakan alat atau bola (melempar, menangkap, menggiring bola).

  2. Teknik melempar dilakukan dengan memegang bola dengan benar, mengarahkan pandangan ke sasaran, mengayunkan lengan, lalu melepaskan bola secara terarah.

  3. Fair play menciptakan pertandingan yang jujur, aman, tertib, saling menghormati, dan menyenangkan bagi semua peserta.

  4. Menangkap bola dilakukan dengan memusatkan perhatian pada arah datangnya bola, membuka kedua tangan, menerima bola dengan jari-jari, kemudian menarik bola ke arah dada agar tidak mudah terlepas.

  5. Penguasaan teknik dasar membantu pemain mengoper, menangkap, menggiring, dan bekerja sama secara efektif sehingga peluang tim untuk mencetak poin dan memenangkan pertandingan menjadi lebih besar.


Materi PJOK Kelas 6: Aktivitas Pola Gerak Dasar Lokomotor, Non-Lokomotor, dan Manipulatif Melalui Aktivitas Permainan Invasi

Pada pelajaran Pendidikan Jasmani, Olahraga, dan Kesehatan (PJOK), kita belajar menyesuaikan berbagai keterampilan gerak dalam situasi permainan yang berbeda. Melalui aktivitas permainan invasi di lapangan, siswa akan mengombinasikan gerak lokomotor, non-lokomotor, dan manipulatif untuk menyusun strategi bermain secara efektif.


Identitas Pembelajaran

Identitas Pembelajaran

Nama Guru: Maulvi Nazir Ahmad, S.Pd

Mata Pelajaran: PJOK

Kelas: VI (Enam)

Hari/Tanggal: Kamis, 23 Juli 2026

Materi: BAB 1 Aktivitas Pola Gerak Dasar Lokomotor, Non-Lokomotor, dan Manipulatif Melalui Aktivitas Permainan Invasi

  • Pola Gerak Dasar Lokomotor, Non-Lokomotor, dan Manipulatif Melalui Aktivitas Permainan Invasi

  • Modifikasi Pola Gerak Dasar Lokomotor, Non-Lokomotor, dan Manipulatif Melalui Aktivitas Permainan Invasi

  • Modifikasi Pola Gerak Dasar Variasi Menggiring Bola Tangan


Tujuan Pembelajaran

Setelah mengikuti pembelajaran, siswa mampu:

  • Mempraktikkan gerak lokomotor, non-lokomotor, dan manipulatif dalam permainan invasi.

  • Memodifikasi gerakan sesuai situasi permainan.

  • Mempraktikkan variasi menggiring bola tangan dengan teknik yang benar.

  • Menyusun strategi sederhana dalam permainan invasi.

  • Menunjukkan sikap disiplin, tanggung jawab, kerja sama, komunikasi, dan sportivitas selama proyek berlangsung.


Metode Pembelajaran (PJBL – Project Based Learning di Lapangan)

Langkah-langkah

1. Pertanyaan Mendasar (Essential Question)

Guru mengawali pembelajaran dengan pertanyaan:

"Bagaimana cara mempertahankan penguasaan bola agar tidak mudah direbut lawan?"

"Bagaimana cara sebuah tim dapat menyerang dengan cepat tetapi tetap menjaga kerja sama?"

Guru menjelaskan bahwa setiap kelompok akan menyelesaikan proyek permainan invasi.


2. Mendesain Proyek

Guru membagi siswa menjadi beberapa kelompok.

Setiap kelompok mendapat proyek "Mini Invasi Challenge", yaitu menyelesaikan beberapa pos keterampilan sebelum bermain dalam pertandingan mini.

Pos proyek terdiri atas:

  • Pos 1 : Sprint dan perubahan arah (gerak lokomotor).

  • Pos 2 : Pivot dan menjaga keseimbangan (gerak non-lokomotor).

  • Pos 3 : Menggiring bola tangan melewati cone.

  • Pos 4 : Mengoper dan menerima bola secara berpasangan.

  • Pos 5 : Menyusun strategi sederhana sebelum pertandingan.


3. Menyusun Jadwal

Setiap kelompok bergiliran menyelesaikan seluruh pos proyek.

Setelah semua pos selesai, kelompok mengikuti pertandingan mini permainan invasi dengan waktu yang telah ditentukan guru.


4. Monitoring Proyek

Guru mengamati setiap kelompok berdasarkan:

  • Ketepatan teknik gerak.

  • Kemampuan memodifikasi gerakan sesuai situasi.

  • Kerja sama tim.

  • Komunikasi antaranggota.

  • Sportivitas dan kepatuhan terhadap aturan.

  • Keselamatan selama kegiatan.

Guru memberikan umpan balik pada setiap tahap proyek.


5. Presentasi Hasil Proyek

Setelah pertandingan selesai, setiap kelompok mempresentasikan:

  • Strategi yang digunakan.

  • Hambatan yang dihadapi.

  • Cara memodifikasi teknik menggiring bola.

  • Solusi agar permainan menjadi lebih efektif.

Kelompok lain memberikan tanggapan dan masukan.


6. Evaluasi Pengalaman

Guru bersama siswa melakukan refleksi.

Pertanyaan refleksi:

  • Teknik apa yang paling membantu mempertahankan bola?

  • Mengapa komunikasi penting dalam permainan invasi?

  • Bagaimana modifikasi gerakan membantu menghadapi lawan?

  • Apa yang akan diperbaiki pada permainan berikutnya?


Alat dan Media

  • Lapangan sekolah

  • Bola tangan atau bola basket

  • Cone/patok latihan

  • Rompi pembeda tim

  • Peluit

  • Stopwatch

  • Ring atau tanda lintasan

  • Papan strategi (opsional)

  • Buku PJOK Kelas VI


Materi Pembelajaran

Pengertian Permainan Invasi

Permainan invasi adalah permainan beregu yang bertujuan menguasai daerah lawan untuk memperoleh poin sambil mempertahankan daerah sendiri.

Contoh permainan invasi:

  • Bola tangan

  • Bola basket

  • Sepak bola

  • Futsal

  • Hoki


Gerak Lokomotor dalam Permainan Invasi

Gerak lokomotor adalah gerakan berpindah tempat.

Contoh:

  • Berjalan

  • Berlari

  • Sprint

  • Berpindah arah

  • Melompat mengejar bola

Gerakan ini digunakan untuk membuka ruang, mengejar bola, dan membantu serangan maupun pertahanan.


Gerak Non-Lokomotor

Gerak non-lokomotor adalah gerakan tanpa berpindah tempat.

Contoh:

  • Pivot

  • Memutar badan

  • Menekuk lutut

  • Mengayun tangan

  • Menjaga keseimbangan

Gerakan ini membantu pemain mengontrol bola dan melindunginya dari lawan.


Gerak Manipulatif

Gerak manipulatif adalah gerakan menggunakan bola.

Contohnya:

  • Menggiring bola.

  • Mengoper bola.

  • Menangkap bola.

  • Menembak bola ke sasaran.


Modifikasi Gerak Dasar

Dalam permainan invasi, gerakan dapat dimodifikasi sesuai situasi, misalnya:

  • Mengubah kecepatan lari.

  • Mengubah arah menggiring bola.

  • Menggunakan tangan kanan atau kiri saat menggiring.

  • Mengoper bola pendek atau panjang.

  • Bergerak mencari ruang kosong.

Modifikasi gerakan membuat permainan menjadi lebih efektif dan sulit diprediksi lawan.


Modifikasi Variasi Menggiring Bola Tangan

Variasi menggiring bola meliputi:

  • Menggiring dengan tangan kanan.

  • Menggiring dengan tangan kiri.

  • Menggiring sambil berjalan.

  • Menggiring sambil berlari.

  • Menggiring zig-zag melewati cone.

  • Menggiring sambil mengubah arah.

  • Menggiring sambil menghindari lawan.


Strategi Sederhana Permainan Invasi

Beberapa strategi dasar:

  • Membuka ruang kosong.

  • Bergerak tanpa bola.

  • Melakukan operan cepat.

  • Berkomunikasi dengan teman satu tim.

  • Bertahan secara bersama-sama.

  • Menyerang secara terorganisasi.


Kesalahan yang Sering Terjadi

  • Bola dipantulkan terlalu tinggi.

  • Terlalu lama menguasai bola.

  • Tidak bergerak mencari ruang.

  • Operan tidak tepat sasaran.

  • Kurang komunikasi antaranggota tim.


Manfaat Menguasai Gerak Dasar

  • Meningkatkan koordinasi tubuh.

  • Melatih kelincahan dan kecepatan.

  • Mengembangkan kemampuan berpikir taktis.

  • Memperkuat kerja sama tim.

  • Membantu mengambil keputusan dengan cepat saat bermain.


Proyek PJBL

Judul Proyek

"Mini Invasi Challenge: Strategi, Gerak, dan Kerja Sama Tim"

Tugas Kelompok

Setiap kelompok harus:

  1. Menyelesaikan lintasan keterampilan gerak.

  2. Mempraktikkan variasi menggiring bola tangan.

  3. Menyusun strategi permainan sederhana.

  4. Mengikuti pertandingan mini permainan invasi.

  5. Melakukan evaluasi terhadap hasil permainan kelompok.

Produk proyek berupa:

  • Penyelesaian seluruh pos keterampilan.

  • Penampilan dalam pertandingan mini.

  • Presentasi strategi dan hasil evaluasi kelompok.


Assessment (Penilaian)

1. Penilaian Sikap

Aspek:

  • Disiplin

  • Tanggung jawab

  • Kerja sama

  • Sportivitas

  • Komunikasi

  • Percaya diri

Rubrik:

  • 4 = Sangat Baik

  • 3 = Baik

  • 2 = Cukup

  • 1 = Perlu Bimbingan


2. Penilaian Pengetahuan

Dilakukan melalui:

  • Pilihan ganda

  • Esai

  • Uraian

  • Presentasi hasil proyek


3. Penilaian Keterampilan

Aspek:

  • Ketepatan gerak lokomotor.

  • Ketepatan gerak non-lokomotor.

  • Ketepatan gerak manipulatif.

  • Variasi menggiring bola.

  • Penerapan strategi permainan.

  • Kerja sama tim.

Rubrik:

  • 4 = Sangat Baik

  • 3 = Baik

  • 2 = Cukup

  • 1 = Kurang


Soal Evaluasi

Pilihan Ganda

  1. Tujuan utama permainan invasi adalah ....
    A. Bermain sendiri
    B. Menguasai daerah lawan dan memperoleh poin
    C. Menghindari bola
    D. Menghias lapangan

  2. Berlari dan berpindah arah termasuk gerak ....
    A. Non-lokomotor
    B. Manipulatif
    C. Lokomotor
    D. Pasif

  3. Menggiring bola merupakan gerak ....
    A. Lokomotor
    B. Manipulatif
    C. Non-lokomotor
    D. Statis

  4. Pivot termasuk gerak ....
    A. Lokomotor
    B. Manipulatif
    C. Non-lokomotor
    D. Sprint

  5. Saat menggiring bola, pandangan sebaiknya ....
    A. Selalu ke bola
    B. Ke arah permainan
    C. Menutup mata
    D. Ke tanah

  6. Salah satu manfaat komunikasi dalam permainan adalah ....
    A. Memperlambat permainan
    B. Mempermudah kerja sama tim
    C. Membuat permainan berhenti
    D. Mengurangi jumlah pemain

  7. Mengubah arah saat menggiring bola bertujuan ....
    A. Memudahkan lawan
    B. Menghindari lawan
    C. Mengurangi poin
    D. Menghentikan permainan

  8. Operan yang baik harus ....
    A. Asal dilempar
    B. Tepat sasaran
    C. Sangat keras
    D. Sangat pelan

  9. Salah satu strategi permainan invasi adalah ....
    A. Diam di satu tempat
    B. Membuka ruang kosong
    C. Bermain sendiri
    D. Mengabaikan teman

  10. Sportivitas dalam permainan berarti ....
    A. Curang
    B. Bermain jujur dan menghormati aturan
    C. Bermain kasar
    D. Menang dengan cara apa pun


Esai

  1. Apa yang dimaksud permainan invasi?

  2. Sebutkan tiga contoh gerak manipulatif dalam permainan invasi!

  3. Mengapa pemain perlu memodifikasi gerakan saat bermain?

  4. Apa manfaat komunikasi dalam permainan beregu?

  5. Mengapa strategi penting dalam permainan invasi?


Uraian

  1. Jelaskan perbedaan gerak lokomotor, non-lokomotor, dan manipulatif beserta contohnya!

  2. Bagaimana cara melakukan variasi menggiring bola tangan yang baik?

  3. Mengapa modifikasi gerakan dapat meningkatkan efektivitas permainan?

  4. Jelaskan strategi sederhana agar tim dapat mempertahankan penguasaan bola!

  5. Ceritakan pengalaman kelompokmu saat menyelesaikan proyek Mini Invasi Challenge dan pelajaran apa yang diperoleh!


Kunci Jawaban

Pilihan Ganda

  1. B

  2. C

  3. B

  4. C

  5. B

  6. B

  7. B

  8. B

  9. B

  10. B


Jawaban Esai

  1. Permainan invasi adalah permainan beregu yang bertujuan menguasai daerah lawan untuk memperoleh poin sambil mempertahankan daerah sendiri.

  2. Menggiring bola, mengoper bola, dan menangkap bola.

  3. Agar dapat menyesuaikan diri dengan situasi permainan dan menghindari lawan.

  4. Agar koordinasi dan kerja sama tim menjadi lebih baik sehingga strategi dapat berjalan efektif.

  5. Karena strategi membantu tim menyerang, bertahan, dan memanfaatkan peluang untuk memperoleh poin.


Jawaban Uraian

  1. Gerak lokomotor adalah gerakan berpindah tempat (berlari, sprint), gerak non-lokomotor adalah gerakan tanpa berpindah tempat (pivot, memutar badan), sedangkan gerak manipulatif adalah gerakan menggunakan bola (menggiring, mengoper, menangkap bola).

  2. Menggiring bola dilakukan dengan memantulkan bola setinggi pinggang menggunakan ujung jari, menjaga pandangan ke arah permainan, serta mampu menggunakan tangan kanan maupun kiri dan mengubah arah sesuai situasi.

  3. Karena setiap kondisi permainan berbeda sehingga pemain perlu menyesuaikan kecepatan, arah, teknik, dan strategi agar lebih efektif dalam menyerang maupun bertahan.

  4. Tim dapat mempertahankan penguasaan bola dengan bergerak mencari ruang kosong, melakukan operan yang tepat, berkomunikasi dengan baik, dan melindungi bola dari lawan.

  5. Jawaban disesuaikan dengan pengalaman masing-masing kelompok selama mengikuti proyek "Mini Invasi Challenge".

Selasa, 21 Juli 2026

Materi Ajar Kelas 1 dan 6

 

Materi PJOK Kelas 1: Aktivitas Pola Gerak Dasar Lokomotor

Pada pelajaran Pendidikan Jasmani, Olahraga, dan Kesehatan (PJOK), kita belajar bergerak dengan benar agar tubuh menjadi sehat, kuat, dan aktif.

Gerak lokomotor merupakan gerakan berpindah tempat, seperti berjalan, berlari, melompat, dan meloncat. Agar lebih menyenangkan, kita akan belajar melalui gerakan menirukan berbagai macam hewan di lapangan sekolah.


Identitas Pembelajaran

Nama Guru: Maulvi Nazir Ahmad, S.Pd

Mata Pelajaran: PJOK

Kelas: I (Satu)

Hari/Tanggal: Rabu, 22 Juli 2026

Materi: BAB 1 Aktivitas Pola Gerak Dasar Lokomotor

  • Gerak Menirukan Hewan

  • Gerak Dasar Lokomotor


Tujuan Pembelajaran

Setelah mengikuti pembelajaran, siswa mampu:

  • Mempraktikkan gerak dasar lokomotor dengan benar.

  • Menirukan gerakan berbagai jenis hewan menggunakan gerak lokomotor.

  • Mengombinasikan gerakan berjalan, berlari, melompat, dan meloncat.

  • Menunjukkan sikap percaya diri, disiplin, dan kerja sama selama kegiatan.

  • Menyelesaikan proyek sederhana berupa permainan gerak menirukan hewan.


Metode Pembelajaran (PJBL - Project Based Learning di Lapangan)

Langkah-langkah

1. Pertanyaan Mendasar (Essential Question)

Guru bertanya kepada siswa:

"Bagaimana cara hewan bergerak?"

"Apakah semua hewan memiliki cara berjalan yang sama?"

Guru menunjukkan gambar beberapa hewan.


2. Mendesain Proyek

Guru membagi siswa menjadi beberapa kelompok kecil.

Setiap kelompok mendapat tugas membuat rangkaian gerakan menirukan beberapa hewan menggunakan gerak lokomotor.

Contoh hewan:

  • Kelinci

  • Katak

  • Bebek

  • Gajah

  • Kuda

  • Harimau


3. Menyusun Jadwal

Siswa berlatih di beberapa pos yang telah disiapkan di lapangan.

Setiap kelompok mencoba seluruh gerakan secara bergantian.


4. Monitoring Proyek

Guru membimbing setiap kelompok ketika berlatih.

Guru memberikan contoh cara bergerak yang benar dan aman.


5. Presentasi Hasil Proyek

Setiap kelompok memperagakan rangkaian gerakan hewan di depan teman-temannya.

Kelompok lain memberikan tepuk semangat.


6. Evaluasi Pengalaman

Guru bersama siswa melakukan refleksi.

Pertanyaan:

  • Gerakan hewan mana yang paling mudah?

  • Gerakan mana yang paling sulit?

  • Apa manfaat bergerak setiap hari?


Alat dan Media

  • Lapangan sekolah

  • Peluit

  • Cone atau penanda lintasan

  • Gambar berbagai hewan

  • Kartu nama hewan

  • Ring atau garis pembatas

  • Musik ceria (opsional)


Materi Pembelajaran

Pengertian Gerak Lokomotor

Gerak lokomotor adalah gerakan berpindah tempat dari satu tempat ke tempat lainnya.

Contoh gerak lokomotor:

  • Berjalan

  • Berlari

  • Melompat

  • Meloncat


Gerak Menirukan Hewan

Setiap hewan memiliki cara bergerak yang berbeda.

Contohnya:

1. Kelinci

Melompat menggunakan dua kaki.

2. Katak

Meloncat dengan kedua kaki sambil jongkok.

3. Bebek

Berjalan sambil sedikit jongkok.

4. Gajah

Berjalan perlahan dengan langkah besar.

5. Kuda

Berlari kecil dengan langkah cepat.

6. Harimau

Berjalan merangkak dengan lincah.


Manfaat Gerak Lokomotor

  • Tubuh menjadi sehat.

  • Otot semakin kuat.

  • Melatih keseimbangan.

  • Melatih kelincahan.

  • Membuat tubuh aktif bergerak.


Sikap Saat Bermain

  • Mendengarkan arahan guru.

  • Bergiliran saat bermain.

  • Tidak saling mendorong.

  • Menolong teman.

  • Bermain dengan sportif.


Hal yang Harus Dihindari

  • Berlari tanpa memperhatikan teman.

  • Mendorong teman.

  • Bermain sendiri tanpa kelompok.

  • Tidak mengikuti aturan permainan.


Proyek PJBL

Judul Proyek

"Parade Gerak Hewan Ceria"

Tugas Kelompok

Setiap kelompok membuat urutan gerakan:

  • Berjalan seperti gajah

  • Melompat seperti kelinci

  • Meloncat seperti katak

  • Berlari seperti kuda

Kelompok kemudian menampilkan gerakan tersebut di depan kelas.


Soal Evaluasi

Pilihan Ganda

1. Gerak berpindah tempat disebut ....

A. Gerak diam

B. Gerak lokomotor

C. Gerak memutar

D. Gerak menekuk

2. Kelinci bergerak dengan cara ....

A. Berjalan

B. Melompat

C. Merangkak

D. Berguling

3. Katak bergerak dengan cara ....

A. Meloncat

B. Duduk

C. Berjalan

D. Memanjat

4. Berlari termasuk gerak ....

A. Lokomotor

B. Diam

C. Memutar

D. Menekuk

5. Saat bermain kita harus ....

A. Mendorong teman

B. Bertengkar

C. Bekerja sama

D. Berebut

6. Gajah berjalan dengan langkah ....

A. Besar

B. Sangat kecil

C. Mundur

D. Menyamping

7. Bermain harus mengikuti ....

A. Keinginan sendiri

B. Aturan

C. Teman saja

D. Tebakan

8. Sebelum bermain kita harus ....

A. Berlari

B. Pemanasan

C. Duduk

D. Tidur

9. Gerak lokomotor membuat tubuh menjadi ....

A. Malas

B. Sehat

C. Lemah

D. Mengantuk

10. Bermain bersama teman melatih ....

A. Kerja sama

B. Kemarahan

C. Kemalasan

D. Kesedihan


Esai

  1. Apa yang dimaksud gerak lokomotor?

  2. Sebutkan tiga contoh gerak lokomotor!

  3. Mengapa kita harus melakukan pemanasan?

  4. Sebutkan dua hewan yang dapat kita tirukan gerakannya!

  5. Apa manfaat bergerak setiap hari?


Uraian

  1. Jelaskan pengertian gerak lokomotor!

  2. Mengapa kita harus bermain sesuai aturan?

  3. Bagaimana cara menirukan gerakan kelinci?

  4. Apa manfaat bekerja sama saat bermain?

  5. Ceritakan pengalamanmu saat menirukan gerakan hewan!

Kunci Jawaban

Pilihan Ganda

  1. B

  2. B

  3. A

  4. A

  5. C

  6. A

  7. B

  8. B

  9. B

  10. A

Jawaban Esai

  1. Gerakan berpindah tempat.

  2. Berjalan, berlari, melompat.

  3. Agar tubuh siap bergerak dan terhindar dari cedera.

  4. Kelinci dan katak (jawaban lain yang sesuai dapat diterima).

  5. Tubuh menjadi sehat, kuat, dan aktif.

Jawaban Uraian

  1. Gerak lokomotor adalah gerakan berpindah tempat dari satu tempat ke tempat lain.

  2. Agar permainan berjalan tertib, aman, dan menyenangkan.

  3. Melompat menggunakan kedua kaki secara bersamaan.

  4. Agar pekerjaan atau permainan menjadi lebih mudah, kompak, dan menyenangkan.

  5. Jawaban disesuaikan dengan pengalaman siswa selama mengikuti kegiatan di lapangan.


Materi PJOK Kelas 6: Aktivitas Pola Gerak Dasar Lokomotor, Non-Lokomotor, dan Manipulatif Melalui Aktivitas Permainan Invasi

Pada pelajaran Pendidikan Jasmani, Olahraga, dan Kesehatan (PJOK), kita belajar mengembangkan keterampilan gerak agar dapat diterapkan dalam berbagai situasi permainan. Selain mampu bergerak dengan baik, kita juga belajar berpikir kritis untuk menentukan strategi yang tepat dalam permainan.

Pada pembelajaran kali ini, kegiatan dilaksanakan di dalam kelas menggunakan model Problem Based Learning (PBL). Siswa akan menganalisis berbagai permasalahan dalam permainan invasi melalui diskusi, pengamatan video, studi kasus, dan simulasi sederhana sehingga mampu memahami konsep gerak sebelum mempraktikkannya di lapangan.


Identitas Pembelajaran


Identitas Pembelajaran

Nama Guru: Maulvi Nazir Ahmad, S.Pd

Mata Pelajaran: PJOK

Kelas: VI (Enam)

Hari/Tanggal: Rabu, 22 Juli 2026

Materi: BAB 1 Aktivitas Pola Gerak Dasar Lokomotor, Non-Lokomotor, dan Manipulatif Melalui Aktivitas Permainan Invasi

  • Pola Gerak Dasar Lokomotor, Non-Lokomotor, dan Manipulatif Melalui Aktivitas Permainan Invasi

  • Modifikasi Pola Gerak Dasar Lokomotor, Non-Lokomotor, dan Manipulatif Melalui Aktivitas Permainan Invasi

  • Modifikasi Pola Gerak Dasar Variasi Menggiring Bola Tangan


Tujuan Pembelajaran

Setelah mengikuti pembelajaran, siswa mampu:

  • Menjelaskan pengertian permainan invasi.

  • Mengidentifikasi gerak lokomotor, non-lokomotor, dan manipulatif dalam permainan invasi.

  • Menganalisis modifikasi gerak dasar yang digunakan dalam permainan invasi.

  • Menjelaskan teknik dasar variasi menggiring bola tangan sesuai situasi permainan.

  • Menyusun solusi terhadap permasalahan yang ditemukan dalam permainan invasi melalui diskusi kelompok.


Metode Pembelajaran (PBL – Problem Based Learning di Dalam Kelas)

Langkah-langkah

1. Orientasi Masalah

Guru menampilkan video atau gambar pertandingan permainan invasi (misalnya bola basket atau bola tangan).

Guru bertanya:

"Mengapa sebuah tim bisa kehilangan penguasaan bola?"

"Bagaimana cara pemain mempertahankan bola agar tidak direbut lawan?"


2. Mengorganisasi Siswa

Siswa dibagi menjadi beberapa kelompok.

Setiap kelompok memperoleh lembar studi kasus yang berisi situasi permainan, misalnya:

  • Bola sering direbut lawan saat menggiring.

  • Pemain sulit mencari ruang kosong.

  • Operan sering tidak tepat sasaran.

  • Tim kesulitan menembus pertahanan lawan.


3. Membimbing Penyelidikan

Setiap kelompok:

  • Mengamati gambar dan video permainan.

  • Mengidentifikasi jenis gerak yang digunakan.

  • Mendiskusikan penyebab masalah.

  • Menentukan solusi berdasarkan konsep gerak yang telah dipelajari.

Guru membimbing jalannya diskusi.


4. Mengembangkan dan Menyajikan Hasil

Setiap kelompok mempresentasikan hasil analisis mengenai:

  • Gerak lokomotor yang digunakan.

  • Gerak non-lokomotor yang diperlukan.

  • Gerak manipulatif yang paling tepat.

  • Cara memodifikasi teknik menggiring bola agar lebih efektif.


5. Menganalisis dan Mengevaluasi

Guru bersama siswa menyimpulkan:

  • Pentingnya mengombinasikan berbagai gerak dasar.

  • Pentingnya strategi dalam permainan invasi.

  • Pentingnya kerja sama, komunikasi, dan sportivitas.


Alat dan Media

  • Buku PJOK Kelas VI

  • LCD/Proyektor

  • Video permainan invasi

  • Laptop

  • Lembar Kerja Peserta Didik (LKPD)

  • Gambar teknik dasar permainan invasi

  • Papan tulis dan spidol

  • Bola tangan atau bola basket (untuk demonstrasi sederhana)


Materi Pembelajaran

Pengertian Permainan Invasi

Permainan invasi adalah permainan beregu yang bertujuan menguasai wilayah lawan untuk memperoleh poin dengan tetap mempertahankan daerah sendiri.

Contoh permainan invasi:

  • Bola basket

  • Bola tangan

  • Sepak bola

  • Futsal

  • Hoki


Pola Gerak Dasar dalam Permainan Invasi

1. Gerak Lokomotor

Gerakan berpindah tempat.

Contohnya:

  • Berjalan

  • Berlari

  • Sprint

  • Melompat

  • Berpindah arah

Gerakan ini digunakan untuk mencari ruang kosong dan mengejar bola.


2. Gerak Non-Lokomotor

Gerakan yang dilakukan tanpa berpindah tempat.

Contohnya:

  • Membungkuk

  • Memutar badan

  • Mengayun tangan

  • Menekuk lutut

  • Meregangkan tubuh

Gerakan ini membantu menjaga keseimbangan saat menerima atau melindungi bola.


3. Gerak Manipulatif

Gerakan yang menggunakan benda atau alat.

Contohnya:

  • Menggiring bola

  • Mengoper bola

  • Menangkap bola

  • Menembak bola ke sasaran

Gerakan manipulatif sangat penting untuk menguasai permainan.


Modifikasi Gerak Dasar dalam Permainan Invasi

Gerakan dasar dapat dimodifikasi sesuai situasi permainan.

Contohnya:

  • Mengubah kecepatan berlari.

  • Mengubah arah gerakan.

  • Menggiring bola dengan tangan kanan atau kiri.

  • Mengoper bola dari berbagai posisi.

  • Bergerak mencari ruang kosong.

Modifikasi ini membuat permainan lebih efektif.


Modifikasi Variasi Menggiring Bola Tangan

Menggiring bola merupakan teknik membawa bola dengan cara memantulkannya ke lantai secara berulang.

Variasi menggiring bola meliputi:

  • Menggiring dengan tangan kanan.

  • Menggiring dengan tangan kiri.

  • Menggiring sambil berjalan.

  • Menggiring sambil berlari.

  • Menggiring sambil mengubah arah.

  • Menggiring melewati rintangan.


Kesalahan yang Sering Terjadi

  • Bola dipantulkan terlalu tinggi.

  • Pandangan hanya tertuju pada bola.

  • Menggunakan satu tangan terus-menerus.

  • Bergerak terlalu lambat.

  • Kurang memperhatikan posisi teman.


Manfaat Menguasai Gerak Dasar

  • Meningkatkan koordinasi tubuh.

  • Meningkatkan kelincahan.

  • Meningkatkan kecepatan mengambil keputusan.

  • Mempermudah kerja sama tim.

  • Membuat permainan lebih efektif.


Assessment (Penilaian)

1. Penilaian Sikap

Aspek:

  • Disiplin

  • Kerja sama

  • Tanggung jawab

  • Sportivitas

  • Percaya diri

Rubrik:

4 = Sangat Baik

3 = Baik

2 = Cukup

1 = Perlu Bimbingan


2. Penilaian Pengetahuan

Dilakukan melalui:

  • Pilihan ganda

  • Esai

  • Uraian

  • Hasil diskusi kelompok


3. Penilaian Keterampilan

Aspek:

  • Kemampuan mengidentifikasi jenis gerak.

  • Kemampuan menganalisis permasalahan.

  • Kemampuan menyampaikan hasil diskusi.

  • Ketepatan memberikan solusi terhadap studi kasus.

Rubrik:

4 = Sangat Baik

3 = Baik

2 = Cukup

1 = Kurang


Soal Evaluasi

Pilihan Ganda

  1. Permainan invasi bertujuan ....
    A. Menghias lapangan
    B. Menguasai daerah lawan dan memperoleh poin
    C. Bermain sendiri
    D. Menghindari bola

  2. Gerakan berlari termasuk gerak ....
    A. Non-lokomotor
    B. Manipulatif
    C. Lokomotor
    D. Pasif

  3. Menggiring bola termasuk gerak ....
    A. Lokomotor
    B. Manipulatif
    C. Non-lokomotor
    D. Statis

  4. Memutar badan merupakan gerak ....
    A. Manipulatif
    B. Lokomotor
    C. Non-lokomotor
    D. Sprint

  5. Saat menggiring bola, pandangan sebaiknya ....
    A. Selalu ke bola
    B. Menutup mata
    C. Ke arah permainan
    D. Ke bawah terus

  6. Mengubah arah saat menggiring bola bertujuan ....
    A. Memudahkan lawan
    B. Menghindari lawan
    C. Mengurangi poin
    D. Menghentikan permainan

  7. Kerja sama dalam permainan dilakukan agar ....
    A. Tim bermain lebih efektif
    B. Permainan berhenti
    C. Bermain sendiri
    D. Tidak bergerak

  8. Sportivitas berarti ....
    A. Curang
    B. Jujur dan menghormati aturan
    C. Bermain kasar
    D. Tidak mau bekerja sama

  9. Bola dipantulkan terlalu tinggi saat menggiring merupakan ....
    A. Teknik yang benar
    B. Kesalahan teknik
    C. Strategi menyerang
    D. Cara mencetak poin

  10. Salah satu contoh permainan invasi adalah ....
    A. Bola basket
    B. Senam lantai
    C. Renang
    D. Atletik


Esai

  1. Apa yang dimaksud permainan invasi?

  2. Sebutkan tiga contoh gerak manipulatif!

  3. Mengapa pemain harus mencari ruang kosong saat bermain?

  4. Apa manfaat menguasai teknik menggiring bola?

  5. Mengapa sportivitas penting dalam permainan?


Uraian

  1. Jelaskan perbedaan gerak lokomotor, non-lokomotor, dan manipulatif beserta contohnya!

  2. Bagaimana cara melakukan variasi menggiring bola tangan yang baik?

  3. Mengapa modifikasi gerak diperlukan dalam permainan invasi?

  4. Jelaskan strategi sederhana agar bola tidak mudah direbut lawan!

  5. Bagaimana kerja sama tim memengaruhi keberhasilan dalam permainan invasi?


Kunci Jawaban

Pilihan Ganda

  1. B

  2. C

  3. B

  4. C

  5. C

  6. B

  7. A

  8. B

  9. B

  10. A


Jawaban Esai

  1. Permainan beregu yang bertujuan menguasai daerah lawan untuk memperoleh poin.

  2. Menggiring, mengoper, dan menangkap bola.

  3. Agar lebih mudah menerima operan dan menghindari penjagaan lawan.

  4. Agar dapat menguasai bola dan membangun serangan dengan baik.

  5. Karena sportivitas menciptakan permainan yang adil, aman, dan menyenangkan.


Jawaban Uraian

  1. Gerak lokomotor adalah gerak berpindah tempat (berlari), non-lokomotor adalah gerak tanpa berpindah tempat (memutar badan), dan manipulatif adalah gerak menggunakan benda (menggiring bola).

  2. Menggiring bola dengan pantulan setinggi pinggang, menggunakan ujung jari, kepala tetap tegak, dan memperhatikan situasi permainan.

  3. Karena setiap situasi permainan berbeda sehingga pemain perlu menyesuaikan teknik dan strategi agar lebih efektif.

  4. Dengan menggiring bola secara terkontrol, melindungi bola dari lawan, mengubah arah gerak, dan bekerja sama melalui operan yang tepat.

  5. Kerja sama tim membantu mengatur strategi, menciptakan peluang mencetak poin, mempertahankan penguasaan bola, dan meningkatkan keberhasilan permainan.

Senin, 20 Juli 2026

Materi Ajar Kelas 1 dan 2

Materi PJOK Kelas 1: Aktivitas Pola Gerak Dasar Lokomotor

Pada pelajaran Pendidikan Jasmani, Olahraga, dan Kesehatan (PJOK), kita belajar bergerak dengan benar agar tubuh menjadi sehat, kuat, dan aktif.

Gerak lokomotor merupakan gerakan berpindah tempat, seperti berjalan, berlari, melompat, dan meloncat. Agar lebih menyenangkan, kita akan belajar melalui gerakan menirukan berbagai macam hewan di lapangan sekolah.


Identitas Pembelajaran

Nama Guru: Maulvi Nazir Ahmad, S.Pd

Mata Pelajaran: PJOK

Kelas: I (Satu)

Hari/Tanggal: Selasa, 21 Juli 2026

Materi: BAB 1 Aktivitas Pola Gerak Dasar Lokomotor

  • Gerak Menirukan Hewan

  • Gerak Dasar Lokomotor


Tujuan Pembelajaran

Setelah mengikuti pembelajaran, siswa mampu:

  • Mempraktikkan gerak dasar lokomotor dengan benar.

  • Menirukan gerakan berbagai jenis hewan menggunakan gerak lokomotor.

  • Mengombinasikan gerakan berjalan, berlari, melompat, dan meloncat.

  • Menunjukkan sikap percaya diri, disiplin, dan kerja sama selama kegiatan.

  • Menyelesaikan proyek sederhana berupa permainan gerak menirukan hewan.


Metode Pembelajaran (PJBL - Project Based Learning di Lapangan)

Langkah-langkah

1. Pertanyaan Mendasar (Essential Question)

Guru bertanya kepada siswa:

"Bagaimana cara hewan bergerak?"

"Apakah semua hewan memiliki cara berjalan yang sama?"

Guru menunjukkan gambar beberapa hewan.


2. Mendesain Proyek

Guru membagi siswa menjadi beberapa kelompok kecil.

Setiap kelompok mendapat tugas membuat rangkaian gerakan menirukan beberapa hewan menggunakan gerak lokomotor.

Contoh hewan:

  • Kelinci

  • Katak

  • Bebek

  • Gajah

  • Kuda

  • Harimau


3. Menyusun Jadwal

Siswa berlatih di beberapa pos yang telah disiapkan di lapangan.

Setiap kelompok mencoba seluruh gerakan secara bergantian.


4. Monitoring Proyek

Guru membimbing setiap kelompok ketika berlatih.

Guru memberikan contoh cara bergerak yang benar dan aman.


5. Presentasi Hasil Proyek

Setiap kelompok memperagakan rangkaian gerakan hewan di depan teman-temannya.

Kelompok lain memberikan tepuk semangat.


6. Evaluasi Pengalaman

Guru bersama siswa melakukan refleksi.

Pertanyaan:

  • Gerakan hewan mana yang paling mudah?

  • Gerakan mana yang paling sulit?

  • Apa manfaat bergerak setiap hari?


Alat dan Media

  • Lapangan sekolah

  • Peluit

  • Cone atau penanda lintasan

  • Gambar berbagai hewan

  • Kartu nama hewan

  • Ring atau garis pembatas

  • Musik ceria (opsional)


Materi Pembelajaran

Pengertian Gerak Lokomotor

Gerak lokomotor adalah gerakan berpindah tempat dari satu tempat ke tempat lainnya.

Contoh gerak lokomotor:

  • Berjalan

  • Berlari

  • Melompat

  • Meloncat


Gerak Menirukan Hewan

Setiap hewan memiliki cara bergerak yang berbeda.

Contohnya:

1. Kelinci

Melompat menggunakan dua kaki.

2. Katak

Meloncat dengan kedua kaki sambil jongkok.

3. Bebek

Berjalan sambil sedikit jongkok.

4. Gajah

Berjalan perlahan dengan langkah besar.

5. Kuda

Berlari kecil dengan langkah cepat.

6. Harimau

Berjalan merangkak dengan lincah.


Manfaat Gerak Lokomotor

  • Tubuh menjadi sehat.

  • Otot semakin kuat.

  • Melatih keseimbangan.

  • Melatih kelincahan.

  • Membuat tubuh aktif bergerak.


Sikap Saat Bermain

  • Mendengarkan arahan guru.

  • Bergiliran saat bermain.

  • Tidak saling mendorong.

  • Menolong teman.

  • Bermain dengan sportif.


Hal yang Harus Dihindari

  • Berlari tanpa memperhatikan teman.

  • Mendorong teman.

  • Bermain sendiri tanpa kelompok.

  • Tidak mengikuti aturan permainan.


Proyek PJBL

Judul Proyek

"Parade Gerak Hewan Ceria"

Tugas Kelompok

Setiap kelompok membuat urutan gerakan:

  • Berjalan seperti gajah

  • Melompat seperti kelinci

  • Meloncat seperti katak

  • Berlari seperti kuda

Kelompok kemudian menampilkan gerakan tersebut di depan kelas.


Soal Evaluasi

Pilihan Ganda

1. Gerak berpindah tempat disebut ....

A. Gerak diam

B. Gerak lokomotor

C. Gerak memutar

D. Gerak menekuk

2. Kelinci bergerak dengan cara ....

A. Berjalan

B. Melompat

C. Merangkak

D. Berguling

3. Katak bergerak dengan cara ....

A. Meloncat

B. Duduk

C. Berjalan

D. Memanjat

4. Berlari termasuk gerak ....

A. Lokomotor

B. Diam

C. Memutar

D. Menekuk

5. Saat bermain kita harus ....

A. Mendorong teman

B. Bertengkar

C. Bekerja sama

D. Berebut

6. Gajah berjalan dengan langkah ....

A. Besar

B. Sangat kecil

C. Mundur

D. Menyamping

7. Bermain harus mengikuti ....

A. Keinginan sendiri

B. Aturan

C. Teman saja

D. Tebakan

8. Sebelum bermain kita harus ....

A. Berlari

B. Pemanasan

C. Duduk

D. Tidur

9. Gerak lokomotor membuat tubuh menjadi ....

A. Malas

B. Sehat

C. Lemah

D. Mengantuk

10. Bermain bersama teman melatih ....

A. Kerja sama

B. Kemarahan

C. Kemalasan

D. Kesedihan


Esai

  1. Apa yang dimaksud gerak lokomotor?

  2. Sebutkan tiga contoh gerak lokomotor!

  3. Mengapa kita harus melakukan pemanasan?

  4. Sebutkan dua hewan yang dapat kita tirukan gerakannya!

  5. Apa manfaat bergerak setiap hari?


Uraian

  1. Jelaskan pengertian gerak lokomotor!

  2. Mengapa kita harus bermain sesuai aturan?

  3. Bagaimana cara menirukan gerakan kelinci?

  4. Apa manfaat bekerja sama saat bermain?

  5. Ceritakan pengalamanmu saat menirukan gerakan hewan!

Kunci Jawaban

Pilihan Ganda

  1. B

  2. B

  3. A

  4. A

  5. C

  6. A

  7. B

  8. B

  9. B

  10. A

Jawaban Esai

  1. Gerakan berpindah tempat.

  2. Berjalan, berlari, melompat.

  3. Agar tubuh siap bergerak dan terhindar dari cedera.

  4. Kelinci dan katak (jawaban lain yang sesuai dapat diterima).

  5. Tubuh menjadi sehat, kuat, dan aktif.

Jawaban Uraian

  1. Gerak lokomotor adalah gerakan berpindah tempat dari satu tempat ke tempat lain.

  2. Agar permainan berjalan tertib, aman, dan menyenangkan.

  3. Melompat menggunakan kedua kaki secara bersamaan.

  4. Agar pekerjaan atau permainan menjadi lebih mudah, kompak, dan menyenangkan.

  5. Jawaban disesuaikan dengan pengalaman siswa selama mengikuti kegiatan di lapangan.



Materi PJOK Kelas 2: Aktivitas Pola Gerak Dasar Lokomotor

Pada pelajaran Pendidikan Jasmani, Olahraga, dan Kesehatan (PJOK), kita belajar bergerak dengan benar agar tubuh sehat, kuat, dan aktif. Gerak dasar lokomotor merupakan gerakan berpindah tempat, seperti berjalan, berlari, melompat, dan meloncat.

Melalui permainan sederhana di lapangan, siswa akan mempraktikkan berbagai gerak dasar lokomotor sekaligus belajar bekerja sama, menaati aturan, dan menerapkan sikap fair play saat bermain.


Identitas Pembelajaran

Nama Guru: Maulvi Nazir Ahmad, S.Pd

Mata Pelajaran: PJOK

Kelas: II (Dua)

Hari/Tanggal: Selasa, 21 Juli 2026

Materi: BAB 1 Aktivitas Pola Gerak Dasar Lokomotor

  • Pola Gerak Dasar Jalan, Lari, Lompat, dan Loncat

  • Jalan, Lari, Lompat, dan Loncat dalam Permainan Sederhana

  • Mengenal Konsep Fair Play dalam Permainan Sederhana


Tujuan Pembelajaran

Setelah mengikuti pembelajaran, siswa mampu:

  • Mempraktikkan gerak dasar berjalan, berlari, melompat, dan meloncat dengan benar.

  • Mengombinasikan gerak lokomotor dalam permainan sederhana.

  • Memahami dan menerapkan sikap fair play selama bermain.

  • Menunjukkan sikap disiplin, tanggung jawab, kerja sama, dan percaya diri.

  • Menyelesaikan proyek permainan gerak lokomotor bersama kelompok.


Metode Pembelajaran (PJBL – Project Based Learning di Lapangan)

Langkah-langkah

1. Pertanyaan Mendasar (Essential Question)

Guru bertanya:

"Mengapa kita harus menguasai gerak berjalan, berlari, melompat, dan meloncat?"

"Mengapa saat bermain kita harus berlaku jujur dan sportif?"

Guru mengajak siswa berdiskusi mengenai manfaat gerak lokomotor dan pentingnya fair play.


2. Mendesain Proyek

Guru membagi siswa menjadi beberapa kelompok.

Setiap kelompok mendapat proyek "Lintasan Gerak Ceria", yaitu menyelesaikan lintasan permainan yang terdiri atas beberapa pos gerakan.

Contoh lintasan:

  • Pos 1 : Berjalan cepat mengikuti garis.

  • Pos 2 : Berlari menuju cone.

  • Pos 3 : Melompat melewati lingkaran.

  • Pos 4 : Meloncat melewati garis pembatas.

  • Pos 5 : Menyelesaikan permainan estafet sederhana bersama kelompok.


3. Menyusun Jadwal

Setiap kelompok bergiliran menyelesaikan seluruh lintasan.

Guru mengatur waktu dan urutan kelompok agar kegiatan berjalan tertib.


4. Monitoring Proyek

Guru mengamati:

  • Ketepatan gerakan.

  • Keselamatan siswa.

  • Kerja sama kelompok.

  • Sikap fair play selama permainan berlangsung.

Guru memberikan bimbingan apabila terdapat gerakan yang kurang tepat.


5. Presentasi Hasil Proyek

Setiap kelompok memperagakan lintasan gerak terbaik mereka.

Kelompok lain memberikan tepuk tangan dan apresiasi.


6. Evaluasi Pengalaman

Guru bersama siswa melakukan refleksi.

Pertanyaan:

  • Gerakan mana yang paling mudah dilakukan?

  • Gerakan mana yang paling menantang?

  • Mengapa kita harus bermain dengan sportif?

  • Apa manfaat bekerja sama dalam permainan?


Alat dan Media

  • Lapangan sekolah

  • Cone/patok

  • Ring plastik

  • Tali pembatas

  • Peluit

  • Bendera kecil

  • Bola plastik (opsional)

  • Rompi kelompok (opsional)


Materi Pembelajaran

Pengertian Gerak Lokomotor

Gerak lokomotor adalah gerakan berpindah tempat dari satu tempat ke tempat lain.

Contohnya:

  • Berjalan

  • Berlari

  • Melompat

  • Meloncat


Pola Gerak Dasar Jalan

Berjalan dilakukan dengan melangkahkan kaki secara bergantian tanpa ada kedua kaki melayang bersamaan.

Manfaat berjalan:

  • Melatih keseimbangan.

  • Melatih koordinasi tubuh.

  • Menjaga kesehatan.


Pola Gerak Dasar Lari

Berlari merupakan gerakan yang lebih cepat daripada berjalan dan pada saat tertentu kedua kaki tidak menyentuh tanah.

Manfaat berlari:

  • Melatih kecepatan.

  • Melatih daya tahan.

  • Menguatkan otot kaki.


Pola Gerak Dasar Lompat

Lompat dilakukan dengan bertumpu menggunakan satu kaki.

Contohnya:

  • Lompat jauh sederhana.

  • Melompati garis.


Pola Gerak Dasar Loncat

Loncat dilakukan menggunakan dua kaki sebagai tumpuan.

Contohnya:

  • Loncat di tempat.

  • Loncat melewati tali rendah.


Jalan, Lari, Lompat, dan Loncat dalam Permainan Sederhana

Gerakan-gerakan tersebut dapat dipadukan dalam berbagai permainan, misalnya:

  • Estafet gerak.

  • Lomba lintasan gerak.

  • Permainan zig-zag.

  • Permainan mencari bendera.

  • Permainan rintangan sederhana.


Mengenal Konsep Fair Play

Fair play berarti bermain dengan jujur, sportif, dan menghormati teman.

Contoh sikap fair play:

  • Mematuhi aturan permainan.

  • Tidak curang.

  • Menghargai teman.

  • Mau menerima kemenangan dan kekalahan.

  • Membantu teman yang mengalami kesulitan.


Manfaat Gerak Lokomotor

  • Tubuh menjadi sehat.

  • Otot lebih kuat.

  • Melatih keseimbangan.

  • Melatih kelincahan.

  • Membuat tubuh aktif bergerak.


Hal yang Harus Dihindari

  • Mendorong teman.

  • Curang saat bermain.

  • Mengejek teman.

  • Tidak mematuhi aturan.

  • Bermain sendiri tanpa bekerja sama.


Proyek PJBL

Judul Proyek

"Lintasan Gerak Ceria dan Fair Play"

Tugas Kelompok

Setiap kelompok menyelesaikan lintasan gerak yang terdiri dari:

  • Berjalan cepat.

  • Berlari zig-zag.

  • Melompat melewati ring.

  • Meloncat melewati garis.

  • Menyelesaikan estafet sederhana.

Selama kegiatan berlangsung, seluruh anggota kelompok wajib menunjukkan sikap fair play.

Soal Evaluasi

Pilihan Ganda

  1. Gerakan berpindah tempat disebut ....
    A. Gerak nonlokomotor
    B. Gerak lokomotor
    C. Gerak manipulatif
    D. Gerak diam

  2. Berjalan dilakukan dengan ....
    A. Melayang terus
    B. Melangkahkan kaki bergantian
    C. Duduk
    D. Berguling

  3. Gerakan yang lebih cepat daripada berjalan adalah ....
    A. Melompat
    B. Berlari
    C. Duduk
    D. Membungkuk

  4. Lompat dilakukan menggunakan tumpuan ....
    A. Satu kaki
    B. Dua tangan
    C. Dua kaki
    D. Kepala

  5. Loncat dilakukan menggunakan ....
    A. Satu tangan
    B. Dua kaki
    C. Satu kaki
    D. Lutut

  6. Bermain harus dilakukan dengan sikap ....
    A. Curang
    B. Sportif
    C. Marah
    D. Egois

  7. Fair play berarti ....
    A. Bermain curang
    B. Bermain dengan jujur
    C. Bermain sendiri
    D. Bermain sesuka hati

  8. Saat teman terjatuh kita harus ....
    A. Menertawakan
    B. Membantu
    C. Membiarkan
    D. Mengejek

  9. Permainan menjadi menyenangkan jika ....
    A. Bertengkar
    B. Curang
    C. Mematuhi aturan
    D. Berebut

  10. Gerak lokomotor membuat tubuh menjadi ....
    A. Lemah
    B. Sehat
    C. Malas
    D. Mengantuk


Esai

  1. Apa yang dimaksud gerak lokomotor?

  2. Sebutkan empat contoh gerak lokomotor!

  3. Apa yang dimaksud fair play?

  4. Mengapa kita harus mematuhi aturan permainan?

  5. Apa manfaat bermain bersama teman?


Uraian

  1. Jelaskan perbedaan berjalan dan berlari!

  2. Mengapa kita harus melakukan gerak lokomotor setiap hari?

  3. Bagaimana cara menunjukkan sikap fair play saat bermain?

  4. Jelaskan manfaat kerja sama dalam permainan sederhana!

  5. Ceritakan pengalamanmu saat mengikuti permainan gerak lokomotor di lapangan!


Kunci Jawaban

Pilihan Ganda

  1. B

  2. B

  3. B

  4. A

  5. B

  6. B

  7. B

  8. B

  9. C

  10. B


Jawaban Esai

  1. Gerak lokomotor adalah gerakan berpindah tempat.

  2. Berjalan, berlari, melompat, dan meloncat.

  3. Fair play adalah sikap bermain jujur, sportif, dan mematuhi aturan.

  4. Agar permainan berjalan tertib, aman, dan menyenangkan.

  5. Melatih kerja sama, sportivitas, dan kebersamaan.


Jawaban Uraian

  1. Berjalan dilakukan dengan langkah bergantian tanpa kedua kaki terangkat bersamaan, sedangkan berlari dilakukan lebih cepat dan ada saat kedua kaki melayang.

  2. Agar tubuh sehat, kuat, lincah, dan memiliki kebugaran jasmani yang baik.

  3. Dengan mematuhi aturan, tidak curang, menghargai teman, dan menerima hasil permainan dengan lapang dada.

  4. Kerja sama membuat permainan lebih mudah, kompak, aman, dan menyenangkan.

  5. Jawaban disesuaikan dengan pengalaman siswa selama mengikuti kegiatan pembelajaran di lapangan.