Selasa, 03 November 2026

Materi Ajar Kelas 1a,1b, dan Kelas 6a

 


PEMBELAJARAN PJOK KELAS I

SD AL-AZHAR 3 BANDAR LAMPUNG

Identitas Pembelajaran

1. Nama Guru : Maulvi Nazir Ahmad, S.Pd

2. Hari / Tanggal : Rabu / 04 November 2026

3. Fase / Kelas : A/I.A (Praktik) dan A/I.B (Teori)

4. Mata Pelajaran : PJOK

5. Materi : Berpartisipasi dalam Pengenalan Aktivitas Senam dengan Menaati Aturan (Praktik Kelas I.A) dan Mengenal Aktivitas Senam dan Aturan Fair Play (Teori Kelas I.B)

6. Pertemuan Ke : Pertama (I)

7. Capaian Pembelajaran (CP)

Menaati peraturan untuk menumbuhkan fair play di dalam berbagai aktivitas jasmani serta menerapkan strategi kolaborasi ketika berpartisipasi dalam aktivitas jasmani.

8. Tujuan Pembelajaran (TP)

  1. Mindful Learning: Peserta didik mampu mengenal dan memahami aktivitas senam sederhana serta mengetahui pentingnya menaati aturan dan menjaga keselamatan selama melakukan aktivitas jasmani.

  2. Meaningful & Joyful Learning: Peserta didik mampu berpartisipasi dalam aktivitas senam sederhana dengan mengikuti arahan guru, melakukan gerakan sesuai kemampuan, bekerja sama, dan menunjukkan sikap sportif dengan gembira.

9. Alur Tujuan Pembelajaran (ATP)

  1. Peserta didik mengenal pengertian aktivitas senam dan manfaatnya bagi kesehatan tubuh.

  2. Peserta didik mengidentifikasi berbagai gerakan senam sederhana, seperti mengangkat tangan, mengayunkan lengan, menekuk lutut, dan meregangkan tubuh.

  3. Peserta didik memahami aturan keselamatan dan sikap fair play dalam aktivitas senam.

  4. Peserta didik mempraktikkan gerakan senam sederhana dengan mengikuti contoh dan instruksi guru.

  5. Peserta didik menunjukkan sikap disiplin, percaya diri, bekerja sama, dan menghargai teman selama kegiatan berlangsung.

10. Apersepsi (Singkat)

Guru menyapa peserta didik dan mengajak mereka bersyukur kepada Allah Swt. yang telah menciptakan tubuh manusia dengan sempurna (Maha Khaliq), memelihara kehidupan seluruh makhluk-Nya (Maha Malik), serta memberikan rezeki berupa makanan dan minuman (Maha Razaq). Guru mengaitkannya dengan pentingnya menjaga kesehatan tubuh melalui aktivitas senam, bergerak aktif, dan berolahraga secara teratur.

11. Model / Metode

A. Kelas I.A (Praktik di Lapangan)

  • Model: Pembelajaran Langsung (Direct Instruction) dan Game Based Learning.

  • Metode: Demonstrasi, menirukan gerakan, praktik langsung, latihan berulang, dan permainan sederhana.

  • Pelaksanaan:

    1. Berbaris, berdoa, dan mempersiapkan diri.

    2. Melakukan pemanasan bersama.

    3. Guru memberikan contoh gerakan senam sederhana.

    4. Peserta didik menirukan gerakan secara bersama-sama.

    5. Melakukan permainan gerak sederhana dengan menaati aturan.

    6. Melakukan pendinginan dan refleksi.

B. Kelas I.B (Teori di Dalam Kelas)

  • Model: Pembelajaran Kontekstual (Contextual Teaching and Learning).

  • Metode: Penjelasan sederhana, tanya jawab, pengamatan gambar, dan diskusi ringan.

  • Pelaksanaan:

    1. Guru menjelaskan pengertian dan manfaat aktivitas senam.

    2. Peserta didik mengamati gambar berbagai gerakan senam.

    3. Guru menjelaskan aturan keselamatan dan konsep fair play.

    4. Peserta didik menjawab pertanyaan sederhana berdasarkan materi.

    5. Guru memberikan penguatan dan kesimpulan.

12. Penjabaran Materi

A. Mengenal Kebesaran Allah Swt.

  1. Allah Maha Khaliq (Maha Pencipta)

Allah menciptakan tubuh manusia dengan sempurna. Kita memiliki tangan, kaki, kepala, dan bagian tubuh lainnya yang dapat digunakan untuk melakukan berbagai gerakan. Oleh karena itu, kita harus bersyukur atas nikmat tubuh yang diberikan Allah.

  1. Allah Maha Malik (Maha Memelihara dan Menguasai)

Allah memelihara kehidupan seluruh makhluk-Nya. Kita harus menjaga tubuh dengan baik melalui olahraga, senam, menjaga kebersihan, dan membiasakan hidup sehat.

  1. Allah Maha Razaq (Maha Pemberi Rezeki)

Allah memberikan rezeki berupa makanan dan minuman. Makanan bergizi dan air putih membantu memberikan energi agar tubuh kita kuat dan bersemangat ketika melakukan aktivitas senam.


B. Mengenal Aktivitas Senam

Senam adalah aktivitas jasmani yang dilakukan dengan berbagai gerakan tubuh secara teratur. Senam dapat dilakukan bersama-sama dengan mengikuti irama musik maupun tanpa musik.

Senam merupakan salah satu kegiatan olahraga yang menyenangkan dan bermanfaat untuk menjaga kesehatan tubuh.

Manfaat melakukan senam:

  1. Membantu menjaga kesehatan tubuh.

  2. Melatih kekuatan otot.

  3. Melatih kelenturan tubuh.

  4. Melatih keseimbangan.

  5. Melatih koordinasi gerakan.

  6. Membuat tubuh lebih aktif dan bersemangat.


C. Mengenal Gerakan Senam Sederhana

Dalam pembelajaran PJOK, kita akan mengenal dan mempraktikkan beberapa gerakan senam sederhana.

1. Mengangkat Kedua Tangan

Gerakan dilakukan dengan mengangkat kedua tangan ke atas secara perlahan, kemudian menurunkannya kembali.

2. Mengayunkan Lengan

Gerakan dilakukan dengan mengayunkan kedua lengan ke depan dan ke belakang secara bergantian.

3. Menekuk Lutut

Gerakan dilakukan dengan menekuk kedua lutut secara perlahan sesuai kemampuan, kemudian kembali berdiri tegak.

4. Meregangkan Tubuh

Gerakan dilakukan dengan meregangkan kedua tangan ke samping untuk membantu melenturkan otot tubuh.

5. Menggerakkan Kaki

Gerakan dilakukan dengan mengangkat kaki secara bergantian dan mengembalikannya ke posisi semula.


D. Mengenal Aturan Fair Play dalam Aktivitas Senam

Fair play adalah sikap bermain dan berolahraga secara jujur, tertib, serta menghargai orang lain.

Aturan yang harus diperhatikan ketika melakukan aktivitas senam:

  1. Mendengarkan arahan guru.

  2. Melakukan gerakan sesuai contoh.

  3. Tidak mendorong atau mengganggu teman.

  4. Menjaga jarak agar tidak bertabrakan.

  5. Menunggu giliran dengan tertib.

  6. Menghargai teman yang sedang melakukan gerakan.

  7. Tidak mengejek teman yang belum bisa melakukan gerakan.

  8. Membantu teman yang mengalami kesulitan.

  9. Menjaga keselamatan diri sendiri dan orang lain.

  10. Melakukan aktivitas dengan gembira dan penuh tanggung jawab.

Anak-anak harus memahami bahwa dalam berolahraga kita tidak hanya belajar melakukan gerakan, tetapi juga belajar disiplin, jujur, bekerja sama, dan menghargai teman.


E. Praktik Aktivitas Senam Sederhana (Kelas I.A)

Pada kegiatan praktik di lapangan, peserta didik akan melakukan beberapa gerakan senam sederhana dengan mengikuti arahan guru.

1. Kegiatan Pendahuluan

  • Peserta didik berbaris dengan tertib.

  • Guru memimpin doa sebelum kegiatan.

  • Guru memeriksa kesiapan peserta didik.

  • Guru menjelaskan kegiatan yang akan dilakukan.

2. Kegiatan Pemanasan

  • Menggerakkan kepala secara perlahan.

  • Mengayunkan kedua tangan.

  • Menggerakkan kaki secara bergantian.

  • Meregangkan tubuh dengan gerakan sederhana.

3. Kegiatan Inti

Peserta didik mempraktikkan gerakan berikut:

  • Mengangkat kedua tangan ke atas.

  • Mengayunkan lengan ke depan dan belakang.

  • Menekuk lutut secara perlahan.

  • Meregangkan kedua tangan ke samping.

  • Mengangkat kaki secara bergantian.

Guru memberikan contoh terlebih dahulu, kemudian peserta didik mengikuti gerakan secara bersama-sama.

4. Permainan Gerak Sederhana

Guru memberikan instruksi gerakan, kemudian peserta didik melakukan gerakan sesuai arahan.

Contoh:

  • Ketika guru mengatakan "angkat tangan", peserta didik mengangkat kedua tangan.

  • Ketika guru mengatakan "ayunkan tangan", peserta didik mengayunkan kedua lengan.

  • Ketika guru mengatakan "tekuk lutut", peserta didik menekuk lutut secara perlahan.

  • Ketika guru mengatakan "berdiri tegak", peserta didik kembali ke posisi berdiri.

Permainan dilakukan dengan tertib, menjaga jarak, dan tidak saling mengganggu.

5. Kegiatan Penutup

  • Melakukan pendinginan.

  • Mengatur kembali pernapasan.

  • Menanyakan gerakan yang paling disukai.

  • Memberikan apresiasi atas partisipasi peserta didik.


F. Penguatan Materi (Kelas I.B)

Anak-anak, coba ingat kembali beberapa pertanyaan berikut:

  1. Apa yang dimaksud dengan senam?

  2. Apa manfaat melakukan senam?

  3. Gerakan apa saja yang dapat dilakukan ketika senam?

  4. Mengapa kita harus melakukan pemanasan?

  5. Bagaimana sikap yang baik ketika melakukan senam bersama teman?

Melalui pertanyaan tersebut, peserta didik diharapkan mampu memahami bahwa senam merupakan kegiatan yang menyenangkan dan bermanfaat bagi kesehatan tubuh.


G. Latihan Soal PJOK

I. Pilihan Ganda

Pilihlah jawaban yang paling tepat dengan memberi tanda silang (X) pada huruf A, B, atau C!

  1. Senam merupakan aktivitas yang dilakukan dengan cara ....
    A. Tidur sepanjang hari
    B. Menggerakkan tubuh secara teratur
    C. Duduk tanpa bergerak

  2. Salah satu manfaat melakukan senam adalah ....
    A. Membuat tubuh menjadi sehat
    B. Membuat tubuh malas bergerak
    C. Membuat tubuh tidak aktif

  3. Gerakan mengangkat kedua tangan ke atas termasuk gerakan ....
    A. Menendang bola
    B. Melempar bola
    C. Mengangkat lengan

  4. Sebelum melakukan aktivitas senam, sebaiknya kita melakukan ....
    A. Pendinginan
    B. Pemanasan
    C. Tidur

  5. Ketika guru memberikan contoh gerakan senam, kita harus ....
    A. Memperhatikan dan mendengarkan
    B. Mengganggu teman
    C. Berlari meninggalkan tempat

  6. Sikap fair play ketika melakukan senam ditunjukkan dengan ....
    A. Mengejek teman
    B. Berebut giliran
    C. Menghargai teman

  7. Gerakan mengayunkan lengan dapat dilakukan ke arah ....
    A. Dalam air
    B. Depan dan belakang
    C. Bawah tanah

  8. Ketika melakukan senam bersama, kita harus menjaga ....
    A. Jarak dengan teman
    B. Mainan teman
    C. Tas teman

  9. Jika ada teman yang belum bisa melakukan gerakan senam, sebaiknya kita ....
    A. Menertawakannya
    B. Mengganggunya
    C. Membantu dan menyemangatinya

  10. Setelah melakukan aktivitas senam, sebaiknya kita melakukan ....
    A. Berlari tanpa aturan
    B. Pendinginan
    C. Mendorong teman

II. Isian

Isilah titik-titik berikut dengan jawaban yang tepat!

  1. Senam merupakan aktivitas yang dilakukan dengan menggerakkan ....

  2. Sebelum melakukan senam, kita harus melakukan ....

  3. Gerakan mengangkat kedua tangan ke atas disebut gerakan ....

  4. Saat melakukan senam bersama, kita harus menjaga ... dengan teman.

  5. Sikap jujur dan menghargai teman dalam olahraga disebut ....

III. Uraian

Jawablah pertanyaan berikut dengan benar!

  1. Apa yang dimaksud dengan aktivitas senam?

  2. Sebutkan tiga manfaat melakukan senam!

  3. Sebutkan tiga contoh gerakan senam sederhana!

  4. Mengapa kita harus melakukan pemanasan sebelum senam?

  5. Sebutkan tiga aturan yang harus ditaati ketika melakukan senam bersama teman!


H. Kunci Jawaban

I. Pilihan Ganda

  1. B

  2. A

  3. C

  4. B

  5. A

  6. C

  7. B

  8. A

  9. C

  10. B

II. Isian

  1. Tubuh.

  2. Pemanasan.

  3. Mengangkat tangan.

  4. Jarak.

  5. Fair play / sportif.

III. Uraian

  1. Senam adalah aktivitas jasmani yang dilakukan melalui berbagai gerakan tubuh secara teratur.

  2. Menjaga kesehatan, melatih kekuatan otot, dan melatih kelenturan tubuh.

  3. Mengangkat tangan, mengayunkan lengan, dan menekuk lutut.

  4. Agar tubuh siap melakukan aktivitas dan membantu mengurangi risiko cedera.

  5. Mendengarkan arahan guru, menjaga jarak, dan tidak mengganggu teman.

13. Alat Peraga

Alat peraga dan perlengkapan yang digunakan dalam pembelajaran:

  1. Gambar atau poster berbagai gerakan senam sederhana.

  2. Laptop atau komputer untuk menampilkan materi pembelajaran.

  3. Proyektor atau layar (jika tersedia).

  4. Speaker untuk mengiringi aktivitas senam.

  5. Peluit sebagai tanda dimulai dan berakhirnya kegiatan.

  6. Lapangan atau area praktik yang aman dan cukup luas.

  7. Matras senam (jika tersedia).

  8. Papan tulis dan spidol untuk menjelaskan materi teori di kelas.

14. Kesimpulan

Aktivitas senam merupakan salah satu bentuk kegiatan jasmani yang bermanfaat untuk menjaga kesehatan, meningkatkan kekuatan otot, melatih kelenturan, dan meningkatkan koordinasi gerak tubuh.

Melalui pembelajaran ini, peserta didik kelas I.A diharapkan mampu berpartisipasi dan mempraktikkan gerakan senam sederhana dengan mengikuti arahan guru secara tertib dan aman.

Sementara itu, peserta didik kelas I.B diharapkan mampu mengenal pengertian senam, memahami manfaatnya, mengetahui berbagai gerakan sederhana, serta memahami aturan fair play dalam aktivitas jasmani.

Selain keterampilan gerak, peserta didik juga diharapkan membiasakan sikap disiplin, percaya diri, bekerja sama, menghargai teman, dan menaati aturan selama kegiatan pembelajaran.

Refleksi Pembelajaran – Rabu, 04 November 2026

Kelas I.A (Praktik):

Pembelajaran berlangsung aktif, tertib, dan menyenangkan. Peserta didik menunjukkan antusiasme dalam mengikuti kegiatan senam sederhana, seperti mengangkat kedua tangan, mengayunkan lengan, menekuk lutut, meregangkan tubuh, dan menggerakkan kaki. Sebagian besar peserta didik mampu menirukan gerakan sesuai arahan guru serta menunjukkan sikap disiplin dan sportif. Sebanyak 87,5% (14 murid) berhasil mencapai tujuan pembelajaran dengan baik, sedangkan 12,5% (2 murid) masih memerlukan bimbingan dan latihan lanjutan untuk meningkatkan koordinasi serta ketepatan gerakan.

Kelas I.B (Teori):

Pembelajaran berlangsung dengan baik dan interaktif. Peserta didik menunjukkan ketertarikan dalam memahami pengertian senam, manfaat aktivitas senam bagi kesehatan, berbagai contoh gerakan sederhana, serta aturan keselamatan dan fair play. Sebagian besar peserta didik mampu menjawab pertanyaan dan memahami pentingnya menaati aturan serta menghargai teman saat berolahraga. Sebanyak 87,5% (14 murid) berhasil memahami materi pembelajaran dengan baik, sedangkan 12,5% (2 murid) masih memerlukan penguatan materi melalui pengulangan, tanya jawab, dan pendampingan guru.



PEMBELAJARAN PJOK KELAS VI

SD AL-AZHAR 3 BANDAR LAMPUNG

Identitas Pembelajaran

  1. Nama Guru : Maulvi Nazir Ahmad, S.Pd

  2. Hari / Tanggal : Rabu / 04 November 2026

  3. Fase / Kelas : A/VI.A

  4. Mata Pelajaran : PJOK

  5. Materi : Mengenal Gerakan Meroda serta Cara Merancang Peraturan Alternatif dan Modifikasi Aktivitas

  6. Pertemuan Ke : Pertama (I)

  7. Capaian Pembelajaran (CP) :

    Menguji efektivitas penerapan strategi gerak dalam berbagai situasi gerak; merancang peraturan alternatif dan modifikasi permainan untuk mendukung fair play dan partisipasi inklusif; dan menjalankan berbagai peran untuk mencapai keberhasilan kelompok atau tim di dalam berbagai aktivitas jasmani.

  8. Tujuan Pembelajaran (TP) :

    1. Meaningful Learning: Peserta didik mampu mengenal gerakan meroda, memahami tahapan gerakannya, serta menjelaskan cara merancang peraturan alternatif dan memodifikasi aktivitas agar permainan berlangsung aman, adil, dan dapat diikuti semua peserta.

    2. Mindful dan Joyful Learning: Peserta didik mampu menunjukkan sikap percaya diri, tanggung jawab, kerja sama, dan fair play dalam merancang serta mengikuti aktivitas jasmani yang dimodifikasi sesuai kemampuan.

  9. Alur Tujuan Pembelajaran (ATP) :

    1. Mengenal pengertian dan manfaat gerakan meroda.

    2. Mengidentifikasi tahapan dasar gerakan meroda dan prinsip keselamatannya.

    3. Memahami pengertian peraturan alternatif dan modifikasi aktivitas.

    4. Mengidentifikasi contoh perubahan aturan dan perlengkapan agar aktivitas lebih aman, adil, dan inklusif.

    5. Merancang aturan sederhana serta menunjukkan sikap kerja sama dan fair play.

  10. Apersepsi (Singkat) :

Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh.

Anak-anak, sebelum belajar, mari kita bersyukur kepada Allah Swt. Allah Maha Khaliq, artinya Allah Maha Pencipta yang menciptakan tubuh kita dengan kemampuan bergerak. Allah Maha Malik, artinya Allah Maha Memelihara dan Menguasai seluruh ciptaan-Nya sehingga kita harus menjaga tubuh dengan baik. Allah Maha Razaq, artinya Allah Maha Pemberi Rezeki, termasuk kesehatan dan kesempatan untuk belajar.

Hari ini kita akan mengenal gerakan meroda serta belajar membuat aturan aktivitas yang aman, adil, dan dapat diikuti oleh semua teman.

  1. Model / Metode :

Model Pembelajaran:

  • Problem Based Learning (PBL): Peserta didik mengamati contoh aktivitas dan mendiskusikan cara mengatasi permasalahan dalam permainan, seperti aturan yang kurang adil atau aktivitas yang belum dapat diikuti semua peserta.

  • Cooperative Learning: Peserta didik bekerja dalam kelompok untuk menyusun peraturan alternatif dan modifikasi aktivitas.

Metode Pembelajaran:

  • Penjelasan dan tanya jawab.

  • Pengamatan gambar atau video gerakan meroda.

  • Diskusi kelompok.

  • Demonstrasi gerakan dasar yang aman.

  • Penugasan merancang aturan alternatif dan modifikasi aktivitas.

  1. Penjabaran Materi :

A. Mengenal Kebesaran Allah Swt.

  1. Allah Maha Khaliq (Maha Pencipta)

    Allah menciptakan tubuh manusia dengan berbagai kemampuan, seperti berdiri, berjalan, berlari, melompat, dan menjaga keseimbangan. Kemampuan tersebut dapat kita gunakan untuk melakukan aktivitas jasmani, termasuk mempelajari gerakan meroda.

  2. Allah Maha Malik (Maha Memelihara dan Menguasai)

    Tubuh merupakan amanah dari Allah yang harus dijaga. Ketika melakukan aktivitas senam, kita harus memperhatikan keselamatan, menggunakan tempat yang sesuai, mengikuti arahan guru, dan tidak memaksakan gerakan.

  3. Allah Maha Razaq (Maha Pemberi Rezeki)

    Kesehatan dan kesempatan untuk belajar merupakan nikmat dari Allah. Oleh karena itu, kita harus bersyukur dengan menjaga kesehatan, berolahraga secara teratur, dan menghargai kemampuan setiap teman.

B. Mengenal Gerakan Meroda

1. Pengertian Gerakan Meroda

Gerakan meroda adalah salah satu gerakan dalam aktivitas senam lantai yang dilakukan dengan memindahkan berat badan melalui kedua tangan secara bergantian, sementara kedua kaki bergerak melewati atas tubuh secara menyamping.

Gerakan ini menyerupai putaran roda ke arah samping. Gerakan meroda membutuhkan keseimbangan, koordinasi, kekuatan, kelenturan, dan keberanian.

2. Manfaat Gerakan Meroda

  • Melatih keseimbangan tubuh.

  • Meningkatkan koordinasi gerak tangan dan kaki.

  • Melatih kekuatan otot lengan dan bahu.

  • Mengembangkan kelenturan tubuh.

  • Meningkatkan keberanian dan kepercayaan diri.

3. Tahapan Dasar Gerakan Meroda

  • Sikap awal: Berdiri menyamping dengan kedua kaki terbuka secukupnya dan kedua tangan diangkat ke atas.

  • Gerakan tangan: Condongkan tubuh ke arah samping, kemudian letakkan kedua tangan secara bergantian pada matras.

  • Gerakan kaki: Ayunkan kedua kaki melewati atas tubuh secara bergantian dengan tetap menjaga keseimbangan.

  • Sikap akhir: Turunkan kaki satu per satu hingga kembali berdiri dengan seimbang.

Catatan keselamatan: Gerakan meroda merupakan keterampilan senam yang perlu dipelajari secara bertahap. Peserta didik harus melakukan pemanasan, menggunakan matras, mendapat pengawasan guru, serta tidak mencoba gerakan secara paksa atau tanpa pendampingan. Peserta didik yang belum siap dapat mempelajari gerakan pendahuluan terlebih dahulu.

C. Merancang Peraturan Alternatif dan Modifikasi Aktivitas

1. Pengertian Peraturan Alternatif

Peraturan alternatif adalah aturan pengganti atau aturan tambahan yang dibuat untuk menyesuaikan suatu aktivitas agar lebih aman, tertib, adil, dan menyenangkan.

Contohnya:

  • Mengatur giliran agar setiap peserta mendapat kesempatan.

  • Memberikan waktu yang cukup kepada setiap kelompok.

  • Menentukan batas area permainan agar tidak saling bertabrakan.

  • Memberikan kesempatan mencoba kembali apabila peserta belum berhasil.

2. Pengertian Modifikasi Aktivitas

Modifikasi aktivitas adalah perubahan pada aturan, alat, tempat, atau cara melakukan permainan tanpa menghilangkan tujuan utama aktivitas tersebut.

Contohnya:

  • Menggunakan bola yang lebih ringan untuk memudahkan peserta.

  • Memperpendek jarak permainan sesuai kemampuan.

  • Memperluas area agar peserta memiliki ruang gerak yang cukup.

  • Menggunakan matras yang sesuai untuk kegiatan senam.

  • Menyesuaikan tingkat kesulitan aktivitas berdasarkan kemampuan peserta.

3. Tujuan Peraturan Alternatif dan Modifikasi Aktivitas

  • Menciptakan aktivitas yang aman.

  • Memberikan kesempatan yang sama kepada semua peserta.

  • Meningkatkan partisipasi dan kerja sama.

  • Menghindari perlakuan yang tidak adil.

  • Membuat aktivitas lebih menarik dan menyenangkan.

4. Prinsip Fair Play dan Partisipasi Inklusif

  • Fair play: Bermain dengan jujur, menaati aturan, menghargai lawan, dan menerima hasil kegiatan.

  • Partisipasi inklusif: Memberikan kesempatan kepada semua teman untuk ikut serta tanpa membeda-bedakan kemampuan.

  • Kerja sama: Saling membantu dan menjalankan tugas kelompok dengan tanggung jawab.

  • Keselamatan: Mengutamakan keamanan diri sendiri dan orang lain selama aktivitas berlangsung.

5. Contoh Merancang Aktivitas yang Dimodifikasi

Misalnya, kelompok akan melakukan permainan memindahkan bola.

  • Aturan awal: Peserta harus memindahkan bola dari garis awal menuju garis akhir.

  • Modifikasi alat: Menggunakan bola yang lebih ringan.

  • Modifikasi jarak: Menyesuaikan jarak lintasan dengan kemampuan peserta.

  • Peraturan alternatif: Setiap anggota kelompok harus mendapat giliran.

  • Sikap yang diterapkan: Saling mendukung, tidak mengejek teman, dan menerima hasil kegiatan.

Dengan demikian, semua peserta dapat mengikuti aktivitas dengan aman dan menyenangkan.

D. Latihan Soal

I. Pilihan Ganda

Pilihlah jawaban yang paling tepat!

  1. Gerakan meroda termasuk salah satu gerakan dalam ....
    A. Senam irama
    B. Senam lantai
    C. Permainan bola besar

  2. Gerakan meroda dilakukan dengan arah gerakan ....
    A. Menyamping
    B. Ke depan saja
    C. Ke belakang saja

  3. Salah satu kemampuan yang diperlukan dalam gerakan meroda adalah ....
    A. Kecepatan berlari
    B. Ketepatan menendang
    C. Keseimbangan tubuh

  4. Sebelum melakukan aktivitas senam, kita harus ....
    A. Langsung melakukan gerakan sulit
    B. Melakukan pemanasan
    C. Bercanda di atas matras

  5. Pada gerakan meroda, kedua tangan diletakkan pada matras secara ....
    A. Bergantian
    B. Bersamaan dengan posisi kaki
    C. Sembarangan

  6. Peraturan alternatif dibuat dengan tujuan ....
    A. Membatasi teman yang ikut bermain
    B. Membuat permainan semakin sulit
    C. Menyesuaikan aturan agar aktivitas lebih aman dan adil

  7. Menggunakan bola yang lebih ringan merupakan contoh ....
    A. Pelanggaran permainan
    B. Modifikasi alat
    C. Sikap tidak sportif

  8. Sikap fair play ditunjukkan dengan cara ....
    A. Menaati aturan dan menghargai teman
    B. Menyalahkan anggota kelompok
    C. Mengubah aturan demi kemenangan sendiri

  9. Memberikan kesempatan kepada semua teman untuk ikut bermain merupakan contoh ....
    A. Persaingan tidak sehat
    B. Sikap egois
    C. Partisipasi inklusif

  10. Ketika merancang aturan permainan bersama kelompok, kita harus ....
    A. Memaksakan pendapat sendiri
    B. Menghargai pendapat dan bekerja sama
    C. Mengabaikan pendapat teman

II. Isian

Isilah titik-titik berikut dengan jawaban yang tepat!

  1. Gerakan meroda merupakan salah satu gerakan dalam senam ....

  2. Gerakan meroda dilakukan ke arah ....

  3. Sebelum melakukan senam, kita harus melakukan ....

  4. Perubahan aturan atau alat dalam permainan disebut ....

  5. Bermain dengan jujur dan menaati aturan disebut ....

III. Uraian

Jawablah pertanyaan berikut dengan jelas!

  1. Jelaskan pengertian gerakan meroda!

  2. Sebutkan tiga manfaat melakukan gerakan meroda!

  3. Mengapa kita harus melakukan pemanasan sebelum melakukan aktivitas senam?

  4. Jelaskan pengertian peraturan alternatif dan berikan satu contohnya!

  5. Sebutkan tiga contoh modifikasi aktivitas agar semua teman dapat ikut berpartisipasi!

E. Kunci Jawaban

I. Pilihan Ganda

  1. B

  2. A

  3. C

  4. B

  5. A

  6. C

  7. B

  8. A

  9. C

  10. B

II. Isian

  1. Lantai

  2. Samping

  3. Pemanasan

  4. Modifikasi aktivitas

  5. Fair play

III. Uraian

  1. Gerakan meroda adalah gerakan senam lantai dengan memindahkan berat badan melalui kedua tangan secara bergantian, sementara kedua kaki melewati atas tubuh ke arah samping.

  2. Melatih keseimbangan, koordinasi tangan dan kaki, serta kekuatan otot lengan.

  3. Agar tubuh lebih siap bergerak dan mengurangi risiko cedera.

  4. Peraturan alternatif adalah aturan pengganti atau tambahan agar aktivitas lebih aman dan adil. Contohnya, setiap peserta harus mendapat giliran bermain.

  5. Menggunakan alat yang lebih ringan, menyesuaikan jarak permainan, dan memberikan kesempatan kepada semua peserta.

  6. Alat Peraga :

  • Matras senam lantai.

  • Gambar atau poster tahapan gerakan meroda.

  • Video pembelajaran gerakan meroda.

  • Bola dengan ukuran atau berat yang berbeda untuk contoh modifikasi alat.

  • Peluit.

  • Papan tulis dan spidol untuk menyusun contoh peraturan alternatif.

  1. Kesimpulan :

Gerakan meroda merupakan salah satu keterampilan senam lantai yang membutuhkan keseimbangan, koordinasi, kekuatan, dan kelenturan tubuh. Gerakan ini harus dipelajari secara bertahap dengan memperhatikan keselamatan dan bimbingan guru.

Selain mengenal gerakan meroda, peserta didik juga perlu memahami cara merancang peraturan alternatif dan memodifikasi aktivitas. Tujuannya agar kegiatan jasmani menjadi lebih aman, adil, menyenangkan, serta memberikan kesempatan kepada semua peserta untuk berpartisipasi.

Refleksi Pembelajaran – Rabu, 04 November 2026

Kelas VI.A (Teori):

Pembelajaran PJOK berlangsung dengan baik dan interaktif. Peserta didik menunjukkan antusiasme dalam memahami pengertian gerakan meroda, manfaatnya bagi kebugaran jasmani, tahapan dasar gerakan, serta prinsip keselamatan dalam aktivitas senam lantai. Peserta didik juga mempelajari cara merancang peraturan alternatif dan memodifikasi aktivitas agar lebih aman, adil, dan dapat diikuti oleh semua teman. Dari total 11 murid, sebanyak 10 murid (90,91%) telah memahami materi dengan baik, sedangkan 1 murid (9,09%) masih memerlukan penguatan, khususnya dalam memahami tahapan gerakan meroda dan penerapan modifikasi aktivitas.


Senin, 02 November 2026

Materi Ajar Kelas 1a,1b, dan Kelas 2a

 


PEMBELAJARAN PJOK KELAS I

SD AL-AZHAR 3 BANDAR LAMPUNG

Identitas Pembelajaran

  1. Nama Guru : Maulvi Nazir Ahmad, S.Pd

  2. Hari / Tanggal : Selasa / 03 November 2026

  3. Fase / Kelas : A/I.A (Teori) dan A/I.B (Praktik)

  4. Mata Pelajaran : PJOK

  5. Materi : Mengenal Aktivitas Senam dan Aturan Fair Play (Kelas I.A) dan Berpartisipasi dalam Pengenalan Aktivitas Senam dengan Menaati Aturan (Kelas I.B)

  6. Pertemuan Ke : Pertama (I)

7. Capaian Pembelajaran (CP)

Menaati peraturan untuk menumbuhkan fair play di dalam berbagai aktivitas jasmani serta menerapkan strategi kolaborasi ketika berpartisipasi dalam aktivitas jasmani.

8. Tujuan Pembelajaran (TP)

  1. Mindful Learning: Peserta didik mampu mengenal aktivitas senam sederhana, memahami aturan keselamatan, dan menyadari pentingnya menaati peraturan selama melakukan aktivitas jasmani.

  2. Meaningful & Joyful Learning: Peserta didik mampu berpartisipasi dalam aktivitas senam sederhana dengan mengikuti arahan guru, bekerja sama, menunjukkan sikap sportif, dan melakukannya dengan gembira.

9. Alur Tujuan Pembelajaran (ATP)

  1. Peserta didik mengenal pengertian aktivitas senam dan manfaatnya bagi kesehatan tubuh.

  2. Peserta didik mengenal berbagai gerakan senam sederhana, seperti mengangkat tangan, mengayunkan lengan, menekuk lutut, dan meregangkan tubuh.

  3. Peserta didik memahami aturan keselamatan dan sikap fair play selama melakukan aktivitas senam.

  4. Peserta didik mempraktikkan gerakan senam sederhana dengan mengikuti arahan guru secara tertib.

  5. Peserta didik menunjukkan sikap disiplin, percaya diri, bekerja sama, dan menghargai teman.

10. Apersepsi (Singkat)

Guru menyapa peserta didik dan mengajak mereka bersyukur kepada Allah Swt. yang telah menciptakan tubuh manusia dengan sempurna (Maha Khaliq), memelihara kehidupan seluruh makhluk-Nya (Maha Malik), serta memberikan rezeki berupa makanan dan minuman (Maha Razaq). Guru mengaitkan kebesaran Allah tersebut dengan pentingnya menjaga kesehatan tubuh melalui aktivitas senam.

11. Model / Metode

Kelas I.A (Teori):

  • Model: Pembelajaran Kontekstual.

  • Metode: Ceramah interaktif, tanya jawab, pengamatan gambar, dan diskusi sederhana.

  • Kegiatan: Mengenal pengertian senam, manfaat senam, contoh gerakan, serta aturan fair play.

Kelas I.B (Praktik):

  • Model: Pembelajaran Langsung (Direct Instruction).

  • Metode: Demonstrasi, menirukan gerakan, latihan berulang, dan praktik langsung.

  • Kegiatan: Pemanasan, praktik gerakan senam sederhana, penerapan aturan keselamatan, dan pendinginan.

12. Penjabaran Materi

A. Mengenal Kebesaran Allah Swt.

  1. Allah Maha Khaliq (Maha Pencipta)

Allah menciptakan tubuh manusia dengan sempurna. Kita memiliki tangan, kaki, kepala, dan bagian tubuh lainnya yang dapat digunakan untuk melakukan berbagai gerakan senam.

  1. Allah Maha Malik (Maha Memelihara dan Menguasai)

Allah memelihara kehidupan seluruh makhluk-Nya. Oleh karena itu, kita harus menjaga tubuh dengan baik, salah satunya melalui olahraga dan aktivitas senam agar tubuh tetap sehat dan bugar.

  1. Allah Maha Razaq (Maha Pemberi Rezeki)

Allah memberikan rezeki berupa makanan dan minuman yang dibutuhkan tubuh. Makanan bergizi dan air putih membantu memberikan energi agar kita dapat melakukan aktivitas sehari-hari.

B. Mengenal Aktivitas Senam

Senam adalah aktivitas jasmani yang dilakukan melalui berbagai gerakan tubuh secara teratur. Senam dapat dilakukan dengan mengikuti irama musik maupun tanpa musik.

Manfaat aktivitas senam:

  1. Menjaga kesehatan tubuh.

  2. Melatih kekuatan otot.

  3. Meningkatkan kelenturan tubuh.

  4. Melatih keseimbangan.

  5. Melatih koordinasi gerakan.

  6. Membuat tubuh lebih bersemangat.

C. Contoh Gerakan Senam Sederhana

  1. Mengangkat Kedua Tangan

Gerakan dilakukan dengan mengangkat kedua tangan ke atas secara perlahan, kemudian menurunkannya kembali.

  1. Mengayunkan Lengan

Gerakan dilakukan dengan mengayunkan kedua lengan ke depan dan ke belakang secara bergantian.

  1. Menekuk Lutut

Gerakan dilakukan dengan menekuk kedua lutut secara perlahan sesuai kemampuan, kemudian kembali berdiri tegak.

  1. Meregangkan Tubuh

Gerakan dilakukan dengan meregangkan kedua tangan ke samping untuk membantu melenturkan otot tubuh.

D. Mengenal Aturan Fair Play dalam Aktivitas Senam

Fair play adalah sikap bermain dan berolahraga secara jujur, tertib, serta menghargai orang lain.

Aturan yang harus diperhatikan:

  1. Mendengarkan dan mengikuti arahan guru.

  2. Melakukan gerakan sesuai contoh.

  3. Tidak mendorong atau mengganggu teman.

  4. Menjaga jarak agar tidak bertabrakan.

  5. Menunggu giliran dengan tertib.

  6. Menghargai teman yang sedang melakukan gerakan.

  7. Tidak mengejek teman yang belum bisa melakukan gerakan.

  8. Melakukan aktivitas dengan gembira dan penuh tanggung jawab.

E. Praktik Aktivitas Senam Sederhana (Kelas I.B)

Urutan kegiatan praktik:

  1. Persiapan: Berdiri dengan tertib dan menjaga jarak dengan teman.

  2. Pemanasan: Mengayunkan tangan dan menggerakkan kaki secara perlahan.

  3. Gerakan Inti: Mengangkat tangan, mengayunkan lengan, menekuk lutut, dan meregangkan tubuh.

  4. Pendinginan: Melakukan gerakan ringan untuk mengembalikan kondisi tubuh.

  5. Refleksi: Menyebutkan gerakan yang paling disukai dan aturan yang harus ditaati saat senam.

F. Latihan Soal PJOK

I. Pilihan Ganda

Pilihlah jawaban yang paling tepat dengan memberi tanda silang (X) pada huruf A, B, atau C!

  1. Aktivitas senam merupakan kegiatan yang dilakukan dengan cara ....
    A. Tidur sepanjang hari
    B. Menggerakkan tubuh secara teratur
    C. Duduk tanpa bergerak

  2. Salah satu manfaat senam adalah ....
    A. Membuat tubuh menjadi sehat
    B. Membuat tubuh malas bergerak
    C. Membuat badan tidak aktif

  3. Gerakan mengangkat kedua tangan termasuk gerakan ....
    A. Menendang
    B. Melempar
    C. Mengangkat lengan

  4. Sebelum melakukan senam, sebaiknya kita melakukan ....
    A. Tidur
    B. Pemanasan
    C. Bermain sendiri

  5. Ketika guru memberikan contoh gerakan senam, kita harus ....
    A. Memperhatikan dan mendengarkan
    B. Mengganggu teman
    C. Berlari meninggalkan tempat

  6. Sikap fair play dalam aktivitas senam ditunjukkan dengan ....
    A. Mengejek teman
    B. Berebut giliran
    C. Menghargai teman

  7. Gerakan mengayunkan lengan dapat dilakukan ke arah ....
    A. Depan dan belakang
    B. Bawah tanah
    C. Dalam air

  8. Ketika melakukan senam bersama, kita harus menjaga ....
    A. Mainan teman
    B. Jarak dengan teman
    C. Tas teman

  9. Jika ada teman yang belum bisa melakukan gerakan senam, sikap kita sebaiknya ....
    A. Menertawakannya
    B. Membiarkannya
    C. Membantu dan menyemangatinya

  10. Setelah melakukan gerakan senam, kita sebaiknya melakukan ....
    A. Pendinginan
    B. Berlari tanpa aturan
    C. Mendorong teman

II. Isian

Isilah titik-titik berikut dengan jawaban yang tepat!

  1. Senam merupakan aktivitas yang dilakukan dengan menggerakkan ....

  2. Sebelum melakukan senam, kita harus melakukan ....

  3. Gerakan mengangkat kedua tangan ke atas disebut gerakan ....

  4. Saat senam bersama, kita harus menjaga ... dengan teman.

  5. Sikap menghargai teman saat berolahraga disebut sikap ....

III. Uraian

Jawablah pertanyaan berikut dengan benar!

  1. Apa yang dimaksud dengan aktivitas senam?

  2. Sebutkan tiga manfaat melakukan senam!

  3. Sebutkan tiga contoh gerakan senam sederhana!

  4. Mengapa kita harus melakukan pemanasan sebelum senam?

  5. Sebutkan tiga aturan yang harus ditaati ketika melakukan senam bersama teman!

Kunci Jawaban

I. Pilihan Ganda

  1. B

  2. A

  3. C

  4. B

  5. A

  6. C

  7. A

  8. B

  9. C

  10. A

II. Isian

  1. Tubuh.

  2. Pemanasan.

  3. Mengangkat tangan.

  4. Jarak.

  5. Fair play / sportif.

III. Uraian

  1. Senam adalah aktivitas jasmani yang dilakukan melalui berbagai gerakan tubuh secara teratur.

  2. Menjaga kesehatan, melatih kekuatan otot, dan melatih kelenturan tubuh.

  3. Mengangkat tangan, mengayunkan lengan, dan menekuk lutut.

  4. Agar tubuh siap melakukan aktivitas dan mengurangi risiko cedera.

  5. Mendengarkan arahan guru, menjaga jarak, dan tidak mengganggu teman.

13. Alat Peraga

Alat peraga dan perlengkapan yang digunakan dalam pembelajaran:

  1. Gambar atau poster berbagai gerakan senam sederhana.

  2. Laptop atau komputer untuk menampilkan materi.

  3. Proyektor atau layar (jika tersedia).

  4. Speaker untuk mengiringi aktivitas senam.

  5. Peluit sebagai tanda dimulai dan berakhirnya kegiatan.

  6. Area lapangan atau ruang kelas yang aman dan cukup luas.

  7. Matras senam 

14. Kesimpulan

Aktivitas senam merupakan salah satu bentuk kegiatan jasmani yang bermanfaat untuk menjaga kesehatan, meningkatkan kekuatan otot, melatih kelenturan, serta meningkatkan koordinasi gerak tubuh.

Melalui pembelajaran ini, peserta didik diharapkan mampu mengenal berbagai gerakan senam sederhana, seperti mengangkat tangan, mengayunkan lengan, menekuk lutut, dan meregangkan tubuh.

Selain keterampilan gerak, peserta didik juga harus memahami pentingnya menaati aturan (fair play), mendengarkan arahan guru, menjaga jarak, bekerja sama, dan menghargai teman selama melakukan aktivitas senam.

Refleksi Pembelajaran – Selasa, 03 November 2026

Kelas I.A (Teori):

Pembelajaran berlangsung dengan baik, tertib, dan interaktif. Peserta didik menunjukkan antusiasme dalam mengenal aktivitas senam, memahami manfaat senam bagi kesehatan tubuh, serta mempelajari contoh gerakan sederhana dan aturan fair play. Sebanyak 87,5% (14 murid) berhasil memahami materi pembelajaran dengan baik, sedangkan 12,5% (2 murid) masih memerlukan penguatan dan pendampingan agar lebih memahami materi yang telah disampaikan.

Kelas I.B (Praktik):

Pembelajaran berlangsung aktif, menyenangkan, dan penuh antusiasme. Sebagian besar peserta didik mampu mengikuti arahan guru serta mempraktikkan gerakan senam sederhana, seperti mengangkat tangan, mengayunkan lengan, menekuk lutut, dan meregangkan tubuh. Sebanyak 93,75% (15 murid) berhasil melakukan gerakan dengan baik dan mengikuti aturan keselamatan, sedangkan 6,25% (1 murid) masih memerlukan bimbingan serta latihan berulang untuk meningkatkan koordinasi dan keterampilan geraknya.



PEMBELAJARAN PJOK KELAS II

SD AL-AZHAR 3 BANDAR LAMPUNG

Identitas Pembelajaran

  1. Nama Guru : Maulvi Nazir Ahmad, S.Pd

  2. Hari / Tanggal : Selasa / 03 November 2026

  3. Fase / Kelas : A/II.A

  4. Mata Pelajaran : PJOK

  5. Materi : Mempraktikkan Gerak Dominan Melompat dan Meloncat

  6. Pertemuan Ke : Pertama (I)

7. Capaian Pembelajaran (CP)

Menaati peraturan untuk menumbuhkan fair play di dalam berbagai aktivitas jasmani serta menerapkan strategi kolaborasi ketika berpartisipasi dalam aktivitas jasmani.

8. Tujuan Pembelajaran (TP)

  1. Mindful Learning: Peserta didik mampu mengenal dan membedakan gerak melompat dan meloncat serta memahami cara melakukan gerakan dengan benar dan aman.

  2. Meaningful & Joyful Learning: Peserta didik mampu mempraktikkan variasi gerak melompat dan meloncat melalui permainan sederhana dengan menaati aturan, bekerja sama, dan menunjukkan sikap sportif.

9. Alur Tujuan Pembelajaran (ATP)

  1. Peserta didik mengenal pengertian dan perbedaan gerakan melompat dan meloncat.

  2. Peserta didik memahami posisi tubuh, cara melakukan tolakan, dan cara mendarat dengan benar.

  3. Peserta didik mengamati demonstrasi gerakan melompat dan meloncat dari guru.

  4. Peserta didik mempraktikkan variasi gerakan melompat dan meloncat melalui aktivitas permainan sederhana.

  5. Peserta didik menunjukkan sikap disiplin, menjaga keselamatan, bekerja sama, dan menaati aturan selama kegiatan berlangsung.

10. Apersepsi (Singkat)

Guru menyapa peserta didik dan mengajak mereka bersyukur kepada Allah Swt. yang telah menciptakan tubuh manusia dengan sempurna (Maha Khaliq), memelihara kehidupan seluruh makhluk-Nya (Maha Malik), serta memberikan rezeki berupa makanan dan minuman (Maha Razaq). Guru kemudian mengaitkannya dengan kemampuan tubuh untuk bergerak, melompat, dan meloncat sebagai salah satu bentuk menjaga kesehatan melalui aktivitas jasmani.

11. Model / Metode

Model Pembelajaran:

  • Pembelajaran Langsung (Direct Instruction).

  • Pembelajaran Berbasis Permainan (Game Based Learning).

Metode Pembelajaran:

  1. Demonstrasi gerakan oleh guru.

  2. Tanya jawab mengenai gerak melompat dan meloncat.

  3. Praktik langsung di lapangan.

  4. Latihan berulang secara individu dan berkelompok.

  5. Permainan sederhana dengan mengikuti aturan.

Pelaksanaan Praktik di Lapangan:

  • Kegiatan pendahuluan: Berbaris, berdoa, pengecekan kesiapan, dan pemanasan.

  • Kegiatan inti: Demonstrasi, latihan gerak melompat dan meloncat, serta permainan sederhana.

  • Kegiatan penutup: Pendinginan, evaluasi, dan refleksi pembelajaran.

12. Penjabaran Materi

A. Mengenal Kebesaran Allah Swt.

  1. Allah Maha Khaliq (Maha Pencipta)

Allah menciptakan manusia dengan tubuh yang sempurna. Kita memiliki kaki untuk berjalan, berlari, melompat, dan meloncat. Semua kemampuan tersebut merupakan nikmat yang harus kita syukuri.

  1. Allah Maha Malik (Maha Memelihara dan Menguasai)

Allah memelihara kehidupan seluruh makhluk-Nya. Oleh karena itu, kita harus menjaga tubuh dengan baik melalui olahraga, menjaga kebersihan, dan melakukan aktivitas jasmani secara teratur.

  1. Allah Maha Razaq (Maha Pemberi Rezeki)

Allah memberikan rezeki berupa makanan dan minuman. Makanan bergizi dan air putih memberikan energi bagi tubuh agar kita dapat melakukan berbagai aktivitas, termasuk melompat dan meloncat.


B. Mengenal Gerak Dominan Melompat dan Meloncat

Gerak melompat dan meloncat merupakan bagian dari gerak dasar lokomotor, yaitu gerakan yang menyebabkan tubuh berpindah tempat.

Kedua gerakan ini menggunakan kekuatan otot kaki untuk mengangkat tubuh dari permukaan tanah.

1. Gerakan Melompat

Melompat adalah gerakan mengangkat tubuh ke udara dengan menggunakan tolakan satu kaki dan biasanya mendarat menggunakan kedua kaki.

Contoh gerakan melompat:

  • Melompat ke depan.

  • Melompat ke samping.

  • Melompat melewati garis.

  • Melompat melewati rintangan rendah.

Tahapan gerakan melompat:

a. Sikap awal: Berdiri tegak dengan salah satu kaki berada di depan.

b. Tolakan: Gunakan salah satu kaki untuk menolak tubuh ke depan atau ke arah yang dituju.

c. Melayang: Tubuh terangkat ke udara dan kedua kaki bergerak mengikuti arah lompatan.

d. Pendaratan: Mendarat dengan kedua kaki secara seimbang dan lutut sedikit ditekuk.

2. Gerakan Meloncat

Meloncat adalah gerakan mengangkat tubuh ke udara dengan menggunakan tolakan kedua kaki secara bersamaan dan mendarat menggunakan kedua kaki.

Contoh gerakan meloncat:

  • Meloncat di tempat.

  • Meloncat ke depan.

  • Meloncat ke belakang.

  • Meloncat melewati garis.

  • Meloncat melewati rintangan rendah.

Tahapan gerakan meloncat:

a. Sikap awal: Berdiri tegak dengan kedua kaki rapat atau sedikit terbuka.

b. Persiapan: Tekuk kedua lutut dan ayunkan kedua tangan untuk membantu gerakan.

c. Tolakan: Dorong tubuh ke atas atau ke depan menggunakan kedua kaki secara bersamaan.

d. Melayang: Kedua kaki terangkat dari permukaan tanah.

e. Pendaratan: Mendarat menggunakan kedua kaki dengan lutut sedikit ditekuk agar tubuh tetap seimbang.


C. Perbedaan Gerak Melompat dan Meloncat

Gerak MelompatGerak Meloncat
Tolakan menggunakan satu kaki.Tolakan menggunakan dua kaki secara bersamaan.
Tubuh terangkat ke udara.Tubuh terangkat ke udara.
Dapat mendarat dengan kedua kaki.Mendarat dengan kedua kaki.
Contoh: melompat ke depan.Contoh: meloncat di tempat.

Hal penting yang harus diingat anak-anak adalah perbedaan utama kedua gerakan terletak pada kaki yang digunakan untuk melakukan tolakan.


D. Variasi Gerak Melompat dan Meloncat

1. Melompat ke Depan

Gerakan dilakukan dengan menolak menggunakan satu kaki untuk berpindah ke depan dan mendarat dengan seimbang.

2. Melompat ke Samping

Gerakan dilakukan dengan tolakan satu kaki untuk berpindah ke arah samping.

3. Meloncat di Tempat

Gerakan dilakukan dengan menolak menggunakan kedua kaki secara bersamaan, kemudian mendarat kembali di tempat semula.

4. Meloncat ke Depan

Gerakan dilakukan dengan menolak menggunakan kedua kaki secara bersamaan untuk berpindah ke arah depan.

5. Meloncat Melewati Garis

Gerakan dilakukan dengan meloncat menggunakan kedua kaki untuk melewati garis yang berada di lantai.


E. Permainan Sederhana Melompat dan Meloncat

Untuk meningkatkan keterampilan gerak, peserta didik dapat melakukan permainan berikut:

1. Permainan Melompati Garis

  • Guru membuat beberapa garis di lapangan.

  • Peserta didik berdiri di belakang garis awal.

  • Peserta didik melompati garis menggunakan tolakan satu kaki.

  • Peserta didik mendarat dengan seimbang.

  • Lakukan secara bergantian.

2. Permainan Meloncat di Tempat

  • Peserta didik berdiri dengan kedua kaki.

  • Tekuk lutut sedikit sebagai persiapan.

  • Tolakkan kedua kaki secara bersamaan.

  • Lakukan loncatan ringan di tempat.

  • Mendarat dengan kedua kaki secara seimbang.

3. Permainan Meloncat Melewati Garis

  • Guru menyiapkan garis sebagai batas permainan.

  • Peserta didik berdiri di belakang garis.

  • Peserta didik meloncat melewati garis menggunakan kedua kaki.

  • Peserta didik mendarat dengan aman.

  • Lakukan secara bergantian dan tertib.


F. Aturan Keselamatan dan Fair Play

Dalam melakukan aktivitas melompat dan meloncat, peserta didik harus memperhatikan aturan berikut:

  1. Melakukan pemanasan sebelum berolahraga.

  2. Menggunakan pakaian dan sepatu olahraga yang sesuai.

  3. Memastikan lapangan aman dan tidak licin.

  4. Mendengarkan instruksi guru sebelum melakukan gerakan.

  5. Menjaga jarak dengan teman.

  6. Tidak mendorong atau mengganggu teman.

  7. Menunggu giliran dengan tertib.

  8. Tidak mengejek teman yang belum mampu melakukan gerakan.

  9. Menghargai teman dan menerima hasil permainan.

  10. Melakukan aktivitas dengan jujur, disiplin, dan penuh semangat.

Ingatlah bahwa fair play bukan hanya tentang memenangkan permainan, tetapi juga tentang kejujuran, kedisiplinan, kerja sama, dan menghargai orang lain.


G. Latihan Soal PJOK

I. Pilihan Ganda

Pilihlah jawaban yang paling tepat dengan memberi tanda silang (X) pada huruf A, B, atau C!

  1. Melompat dan meloncat termasuk gerak dasar ....
    A. Manipulatif
    B. Lokomotor
    C. Non-lokomotor

  2. Gerakan melompat menggunakan tolakan ....
    A. Satu kaki
    B. Kedua tangan
    C. Kedua kaki secara bersamaan

  3. Gerakan meloncat dilakukan dengan tolakan ....
    A. Tangan
    B. Satu kaki
    C. Kedua kaki secara bersamaan

  4. Sebelum melakukan gerakan melompat dan meloncat, kita harus melakukan ....
    A. Pendinginan
    B. Pemanasan
    C. Tidur

  5. Ketika mendarat setelah meloncat, kedua lutut sebaiknya ....
    A. Sedikit ditekuk
    B. Dikunci dengan kaku
    C. Diangkat setinggi mungkin

  6. Contoh gerakan melompat adalah ....
    A. Duduk di lantai
    B. Mengayunkan tangan
    C. Melompat ke depan dengan satu kaki sebagai tolakan

  7. Gerakan meloncat di tempat dilakukan menggunakan ....
    A. Satu tangan
    B. Kedua kaki
    C. Satu tangan dan satu kaki

  8. Saat teman sedang melakukan latihan melompat, kita harus ....
    A. Menunggu giliran dengan tertib
    B. Mendorong teman
    C. Mengganggu gerakannya

  9. Sikap fair play dalam permainan ditunjukkan dengan ....
    A. Curang agar menang
    B. Mengejek teman
    C. Menghargai teman dan menaati aturan

  10. Agar tidak bertabrakan ketika melakukan latihan melompat dan meloncat, kita harus ....
    A. Berlari tanpa aturan
    B. Menjaga jarak dengan teman
    C. Saling mendorong

II. Isian

Isilah titik-titik berikut dengan jawaban yang tepat!

  1. Melompat merupakan gerakan dengan tolakan menggunakan ... kaki.

  2. Meloncat merupakan gerakan dengan tolakan menggunakan ... kaki secara bersamaan.

  3. Sebelum melakukan aktivitas olahraga, kita harus melakukan ....

  4. Ketika mendarat setelah meloncat, kedua lutut sebaiknya sedikit ....

  5. Sikap jujur, disiplin, dan menghargai teman dalam olahraga disebut ....

III. Uraian

Jawablah pertanyaan berikut dengan benar!

  1. Apa yang dimaksud dengan gerakan melompat?

  2. Apa yang dimaksud dengan gerakan meloncat?

  3. Jelaskan perbedaan antara gerakan melompat dan meloncat!

  4. Sebutkan tiga contoh gerakan meloncat!

  5. Mengapa kita harus menjaga jarak dan menaati aturan saat melakukan permainan melompat dan meloncat?


H. Kunci Jawaban

I. Pilihan Ganda

  1. B

  2. A

  3. C

  4. B

  5. A

  6. C

  7. B

  8. A

  9. C

  10. B

II. Isian

  1. Satu.

  2. Dua.

  3. Pemanasan.

  4. Ditekuk.

  5. Fair play / sportif.

III. Uraian

  1. Melompat adalah gerakan mengangkat tubuh ke udara dengan tolakan satu kaki dan biasanya mendarat menggunakan kedua kaki.

  2. Meloncat adalah gerakan mengangkat tubuh ke udara dengan tolakan kedua kaki secara bersamaan dan mendarat menggunakan kedua kaki.

  3. Melompat menggunakan tolakan satu kaki, sedangkan meloncat menggunakan tolakan kedua kaki secara bersamaan.

  4. Meloncat di tempat, meloncat ke depan, dan meloncat melewati garis.

  5. Agar kegiatan berlangsung aman, tidak bertabrakan, tertib, dan semua peserta dapat melakukan aktivitas dengan baik.

13. Alat Peraga

Alat peraga dan perlengkapan yang digunakan dalam pembelajaran:

  1. Peluit untuk memberikan tanda dimulai dan berakhirnya kegiatan.

  2. Cone atau kerucut sebagai penanda lintasan.

  3. Garis pembatas menggunakan kapur atau lakban lapangan.

  4. Matras untuk membantu kegiatan latihan jika diperlukan.

  5. Gambar atau poster gerakan melompat dan meloncat.

  6. Laptop atau komputer untuk menampilkan materi pembelajaran.

  7. Lapangan atau area praktik yang aman, rata, dan tidak licin.

14. Kesimpulan

Gerakan melompat dan meloncat merupakan bagian dari pola gerak dasar lokomotor yang bermanfaat untuk melatih kekuatan otot kaki, keseimbangan, koordinasi, dan kelincahan tubuh.

Perbedaan utama antara melompat dan meloncat terletak pada tolakan kaki. Melompat menggunakan satu kaki sebagai tolakan, sedangkan meloncat menggunakan kedua kaki secara bersamaan.

Melalui kegiatan praktik dan permainan sederhana, peserta didik diharapkan mampu melakukan gerakan melompat dan meloncat dengan benar, menjaga keselamatan diri, menaati aturan, serta menunjukkan sikap sportif dan bekerja sama dengan teman.

Refleksi Pembelajaran – Selasa, 03 November 2026

Kelas II.A (Praktik):

Pembelajaran PJOK berlangsung dengan baik, aktif, dan menyenangkan. Peserta didik menunjukkan antusiasme ketika mengenal dan mempraktikkan gerak dominan melompat dan meloncat melalui berbagai latihan serta permainan sederhana. Sebagian besar peserta didik mampu membedakan kedua gerakan berdasarkan penggunaan kaki saat melakukan tolakan, mempraktikkan gerakan melompat dengan satu kaki dan meloncat dengan kedua kaki secara bersamaan, serta melakukan pendaratan dengan seimbang. Peserta didik juga mulai menunjukkan sikap disiplin, percaya diri, bekerja sama, menunggu giliran, dan menghargai teman selama kegiatan berlangsung. Dari total 18 murid, sebanyak 16 murid (88,89%) telah mampu mengikuti dan melakukan gerakan dengan baik, sedangkan 2 murid (11,11%) masih memerlukan bimbingan, terutama dalam membedakan tolakan kaki, menjaga keseimbangan saat mendarat, dan melakukan gerakan sesuai instruksi guru.

Minggu, 01 November 2026

Materi Ajar Kelas 2,3,4,5

    


Identitas Pembelajaran

1.Nama Guru : Maulvi Nazir Ahmad, S.Pd
2.Hari / Tanggal : Senin / 2 November 2026
3.Fase / Kelas : A/II.A (Teori)
4.Mata Pelajaran : PJOK
5.Materi : Mengenal Gerak Dasar Melempar dan Menangkap Bola
6.Pertemuan Ke : Pertama (I)

7. Capaian Pembelajaran (CP) :
Mempraktikkan keterampilan gerak fundamental dan menerapkannya dalam berbagai situasi gerak yang berbeda; mengeksplorasi berbagai strategi gerak; dan mengeksplorasi berbagai konsep gerak serta menyimpulkan efektivitasnya.

8. Tujuan Pembelajaran (TP) :

  1. Peserta didik mampu mengenal dan menjelaskan gerak dasar melempar dan menangkap bola dengan bahasa sederhana.

  2. Peserta didik mampu mengenali cara melakukan gerak melempar dan menangkap bola dengan Mindful (memperhatikan gerakan), Meaningful (memahami manfaat gerak), dan Joyful (belajar dengan semangat dan menyenangkan).

9. Alur Tujuan Pembelajaran (ATP) :

  1. Mengenal pengertian sederhana gerak melempar dan menangkap bola.

  2. Mengenal posisi tangan dan arah pandangan saat melempar dan menangkap bola.

  3. Mengidentifikasi cara melempar dan menangkap bola yang benar dan aman.

  4. Menyimpulkan manfaat gerak melempar dan menangkap untuk aktivitas bermain.

10. Apersepsi (Singkat) :
Guru memberi salam dan menyapa peserta didik dengan ceria. Guru menunjukkan sebuah bola dan bertanya, “Siapa yang pernah bermain lempar tangkap bola?” dan “Bagaimana cara agar bola bisa sampai kepada teman dan dapat ditangkap?” Guru menjelaskan bahwa tubuh kita dapat bergerak karena Allah Maha Khaliq (Pencipta). Allah Maha Malik (Memelihara) sehingga kita harus menjaga tubuh, dan Allah Maha Razaq (Memberi Rezeki) yang memberikan kesehatan agar kita dapat belajar dan bermain dengan baik.

11. Model / Meode :
Model: Pembelajaran Langsung (Direct Instruction).
Metode: Ceramah interaktif, tanya jawab, demonstrasi sederhana, pengamatan gambar, dan diskusi.
Pembelajaran dilaksanakan di dalam kelas dengan menggunakan gambar dan bola sebagai media pengenalan gerak.

12. Penjabaran Materi :

A. Mengenal Gerak Melempar dan Menangkap Bola

Melempar dan menangkap bola adalah gerakan yang sering dilakukan ketika bermain. Gerakan ini menggunakan tangan dan membutuhkan perhatian terhadap arah bola.

B. Gerak Melempar Bola

Melempar adalah gerakan mengarahkan dan melepaskan bola dari tangan menuju teman atau sasaran.

Cara sederhana melakukan gerak melempar:

  • Berdiri dengan posisi tubuh seimbang.

  • Pegang bola dengan tangan.

  • Lihat teman atau sasaran.

  • Ayunkan tangan ke arah sasaran.

  • Lepaskan bola dengan kekuatan yang sesuai.

Contoh kegiatan melempar:

  • Melempar bola kepada teman.

  • Melempar bola ke arah sasaran.

  • Melempar bola dengan dua tangan.

C. Gerak Menangkap Bola

Menangkap adalah gerakan menerima bola dengan tangan agar bola tidak jatuh.

Cara sederhana menangkap bola:

  • Lihat arah datangnya bola.

  • Siapkan kedua tangan.

  • Buka jari-jari tangan.

  • Tangkap bola dengan kedua tangan.

  • Pegang bola dengan kuat tetapi tidak terlalu keras.

D. Hal yang Perlu Diperhatikan

Saat melakukan gerak melempar dan menangkap:

  • Pandangan melihat bola atau sasaran.

  • Gerakan dilakukan dengan hati-hati.

  • Lemparan tidak boleh terlalu keras.

  • Menjaga jarak dengan teman.

  • Mengikuti aturan permainan.

  • Tidak mengganggu teman.

E. Manfaat Gerak Melempar dan Menangkap

Gerak melempar dan menangkap dapat membantu melatih:

  • Koordinasi mata dan tangan.

  • Keseimbangan tubuh.

  • Ketepatan gerak.

  • Konsentrasi.

  • Kerja sama dengan teman.

F. Kaitan dengan Kebesaran Allah

Allah Maha Khaliq (Pencipta).
Allah menciptakan tangan, mata, kaki, dan anggota tubuh lainnya sehingga kita dapat bergerak, melempar, dan menangkap bola.

Allah Maha Malik (Memelihara).
Allah memelihara tubuh kita. Oleh karena itu, kita harus menjaga tubuh dengan baik dan berhati-hati ketika melakukan kegiatan olahraga.

Allah Maha Razaq (Memberi Rezeki).
Allah memberikan kesehatan dan kesempatan kepada kita untuk belajar dan bermain. Kita harus bersyukur dengan menggunakan tubuh untuk kegiatan yang baik.

G. Soal Pilihan Ganda

1. Gerakan mengarahkan bola dari tangan kepada teman disebut ....
A. Menangkap
B. Melempar
C. Menendang

2. Saat akan menangkap bola, mata melihat ke arah ....
A. Bola
B. Atas
C. Belakang

3. Alat yang digunakan dalam permainan lempar tangkap adalah ....
A. Buku
B. Pensil
C. Bola

4. Saat menangkap bola, tangan sebaiknya ....
A. Disembunyikan
B. Disiapkan di depan tubuh
C. Diletakkan di belakang

5. Melempar bola kepada teman sebaiknya tidak terlalu ....
A. Keras
B. Pelan
C. Terarah

6. Gerakan menangkap bola menggunakan ....
A. Kaki
B. Kepala
C. Tangan

7. Agar lemparan tepat kepada teman, kita harus melihat ....
A. Sasaran
B. Langit
C. Tanah

8. Bermain lempar tangkap bersama teman dapat melatih ....
A. Konsentrasi dan kerja sama
B. Kemampuan tidur
C. Kemampuan menyanyi

9. Saat bermain lempar tangkap, kita harus menjaga ....
A. Jarak dengan teman
B. Buku
C. Pensil

10. Saat bermain bola, kita harus bersikap ....
A. Ceroboh
B. Tertib dan hati-hati
C. Saling mendorong

H. Soal Isian

1. Gerakan melepaskan bola dari tangan disebut ....

2. Gerakan menerima bola dengan tangan disebut ....

3. Saat menangkap bola, mata melihat ke arah ....

4. Gerak melempar dan menangkap menggunakan anggota tubuh yaitu ....

5. Sebelum melakukan kegiatan olahraga, kita harus memperhatikan ....

I. Soal Uraian

1. Apa yang dimaksud dengan melempar bola?

2. Apa yang dimaksud dengan menangkap bola?

3. Ke mana pandangan diarahkan saat menangkap bola?

4. Sebutkan dua hal yang harus diperhatikan saat bermain lempar tangkap bola!

5. Apa manfaat bermain lempar tangkap bola bersama teman?

Kunci Jawaban

Pilihan Ganda:

  1. B

  2. A

  3. C

  4. B

  5. A

  6. C

  7. A

  8. A

  9. A

  10. B

Isian:

  1. Melempar

  2. Menangkap

  3. Bola

  4. Tangan

  5. Keselamatan/aturan

Uraian:

  1. Melempar bola adalah gerakan mengarahkan dan melepaskan bola dari tangan kepada teman atau sasaran.

  2. Menangkap bola adalah gerakan menerima dan memegang bola menggunakan tangan agar bola tidak jatuh.

  3. Pandangan diarahkan kepada bola.

  4. Melihat arah bola dan menjaga jarak dengan teman.

  5. Dapat melatih koordinasi mata dan tangan, konsentrasi, serta kerja sama.

13. Alat Peraga :

  1. Bola plastik atau bola karet.

  2. Gambar gerakan melempar dan menangkap bola.

  3. Kartu/gambar aktivitas lempar tangkap.

  4. Papan tulis.

  5. Video pendek atau media visual pembelajaran jika tersedia.

14. Kesimpulan :
Gerak melempar adalah gerakan melepaskan bola dari tangan menuju teman atau sasaran, sedangkan menangkap adalah gerakan menerima bola dengan tangan. Dalam melakukan kedua gerakan tersebut, kita harus melihat arah bola, menggunakan tangan dengan benar, menjaga jarak, dan memperhatikan keselamatan. Melalui pembelajaran ini, peserta didik belajar mengenal gerak dasar sekaligus melatih konsentrasi, koordinasi, keseimbangan, dan kerja sama. Kita juga bersyukur kepada Allah Maha Khaliq, Maha Malik, dan Maha Razaq dengan menjaga tubuh dan menggunakannya untuk kegiatan yang baik.

 


Identitas Pembelajaran

1.Nama Guru : Maulvi Nazir Ahmad, S.Pd
2.Hari / Tanggal : Senin / 2 November 2026
3.Fase / Kelas : B/III.A (Teori)
4.Mata Pelajaran : PJOK
5.Materi : Mengenal Variasi Gerak Melempar dan Menangkap Bola
6.Pertemuan Ke : Pertama (I)

7. Capaian Pembelajaran (CP) :
Menghaluskan keterampilan gerak fundamental dan menerapkannya dalam situasi gerak yang baru; menyesuaikan strategi gerak untuk mendapatkan capaian keterampilan gerak; dan memperagakan berbagai konsep gerak yang dapat diterapkan dalam rangkaian gerak.

8. Tujuan Pembelajaran (TP) :

  1. Peserta didik mampu mengenal dan menjelaskan berbagai variasi gerak melempar dan menangkap bola serta memahami cara melakukannya dengan benar.

  2. Peserta didik mampu memahami dan menjelaskan manfaat variasi gerak melempar dan menangkap bola secara Mindful (fokus memahami gerakan), Meaningful (memahami manfaat gerak dan kerja sama), dan Joyful (belajar dengan aktif, percaya diri, dan menyenangkan).

9. Alur Tujuan Pembelajaran (ATP) :

  1. Mengenal pengertian dan tujuan gerak melempar serta menangkap bola.

  2. Mengenal berbagai variasi gerak melempar dan menangkap bola dengan posisi tubuh dan tangan yang benar.

  3. Memahami hubungan antara arah, jarak, dan kekuatan lemparan dengan sasaran.

  4. Menjelaskan manfaat latihan melempar dan menangkap bola dalam meningkatkan koordinasi, konsentrasi, dan kerja sama.

10. Apersepsi (Singkat) :
Guru memberi salam dan menyapa peserta didik dengan semangat. Guru menunjukkan sebuah bola dan mengajak siswa mengingat pengalaman bermain lempar tangkap. Guru bertanya, “Apa yang terjadi jika kita melempar bola terlalu keras?” dan “Bagaimana agar bola mudah ditangkap oleh teman?” Guru mengaitkan pembelajaran dengan kebesaran Allah, yaitu Allah Maha Khaliq (Pencipta) yang menciptakan tubuh dengan kemampuan bergerak, Allah Maha Malik (Memelihara) yang memelihara tubuh sehingga harus dijaga, dan Allah Maha Razaq (Memberi Rezeki) yang memberikan kesehatan agar kita dapat belajar dan berolahraga.

11. Model / Meode :
Model: Direct Instruction dan Cooperative Learning.
Metode: Ceramah interaktif, tanya jawab, demonstrasi, pengamatan gambar, diskusi, dan latihan pemahaman.
Pembelajaran dilaksanakan di dalam kelas dengan menggunakan bola dan media gambar sebagai alat bantu untuk mengenalkan variasi gerak melempar dan menangkap bola.

12. Penjabaran Materi :

A. Mengenal Variasi Gerak Melempar dan Menangkap Bola

Melempar dan menangkap bola merupakan gerak dasar yang menggunakan koordinasi antara mata, tangan, dan tubuh. Gerakan ini banyak digunakan dalam permainan olahraga, seperti permainan bola tangan, bola basket, dan berbagai permainan sederhana.

Melempar adalah gerakan melepaskan bola dari tangan menuju teman atau sasaran.

Menangkap adalah gerakan menerima bola dengan tangan agar bola dapat dikuasai dan tidak jatuh.

B. Variasi Gerak Melempar Bola

Beberapa variasi gerak melempar bola yang dapat dipelajari adalah:

1. Melempar Bola dengan Dua Tangan dari Depan Dada

Cara melakukannya:

  • Berdiri dengan posisi tubuh seimbang.

  • Pegang bola menggunakan kedua tangan di depan dada.

  • Pandangan diarahkan kepada teman atau sasaran.

  • Dorong bola ke arah depan menggunakan kedua tangan.

  • Lepaskan bola dengan kekuatan yang sesuai.

2. Melempar Bola dengan Satu Tangan

Cara melakukannya:

  • Pegang bola menggunakan satu tangan.

  • Arahkan pandangan ke sasaran.

  • Ayunkan tangan dari belakang atau samping menuju depan.

  • Lepaskan bola ke arah sasaran.

  • Sesuaikan kekuatan lemparan dengan jarak sasaran.

C. Variasi Gerak Menangkap Bola

1. Menangkap Bola dengan Dua Tangan

Cara melakukannya:

  • Berdiri menghadap arah datangnya bola.

  • Pandangan fokus mengikuti arah bola.

  • Kedua tangan dibuka dan disiapkan di depan tubuh.

  • Tangkap bola dengan kedua tangan.

  • Tarik tangan sedikit ke belakang agar bola tidak memantul atau terlepas.

2. Menyesuaikan Posisi Tubuh

Jika bola datang dari arah yang berbeda, posisi tubuh perlu disesuaikan. Kita dapat bergerak ke kanan, kiri, maju, atau mundur agar berada pada posisi yang tepat untuk menangkap bola.

D. Hubungan Arah, Jarak, dan Kekuatan Lemparan

Saat melempar bola, kekuatan lemparan harus disesuaikan dengan jarak sasaran.

  • Jika jaraknya dekat, lemparan tidak perlu terlalu kuat.

  • Jika jaraknya lebih jauh, tenaga lemparan dapat ditambah.

  • Arah lemparan harus menuju sasaran.

  • Lemparan harus tetap memperhatikan keselamatan teman.

E. Kombinasi Gerak Melempar dan Menangkap

Gerak melempar dan menangkap dapat dilakukan secara berpasangan. Salah satu siswa melempar bola kepada temannya, kemudian teman tersebut menangkap dan mengembalikan bola.

Latihan ini dapat dilakukan dengan jarak yang berbeda untuk melatih ketepatan, koordinasi, dan kemampuan menyesuaikan kekuatan lemparan.

F. Manfaat Gerak Melempar dan Menangkap

Latihan melempar dan menangkap bola dapat membantu:

  • Melatih koordinasi mata dan tangan.

  • Meningkatkan konsentrasi.

  • Melatih keseimbangan tubuh.

  • Meningkatkan ketepatan gerak.

  • Melatih kerja sama.

  • Meningkatkan kepercayaan diri dalam bergerak.

G. Hal yang Harus Diperhatikan

Saat melakukan kegiatan melempar dan menangkap bola:

  1. Fokus memperhatikan arah bola.

  2. Menggunakan kekuatan lemparan sesuai jarak.

  3. Menyesuaikan posisi tubuh dengan arah bola.

  4. Menjaga jarak yang aman dengan teman.

  5. Tidak melempar bola ke arah kepala atau tubuh teman.

  6. Mengikuti aturan dan instruksi guru.

  7. Bersikap sportif dan menghargai teman.

H. Kaitan dengan Kebesaran Allah

Allah Maha Khaliq (Pencipta).
Allah menciptakan mata, tangan, kaki, dan anggota tubuh lainnya sehingga kita dapat melakukan berbagai gerakan, termasuk melempar dan menangkap bola.

Allah Maha Malik (Memelihara).
Allah memelihara tubuh kita. Oleh karena itu, kita harus menjaga tubuh dengan baik, melakukan kegiatan olahraga dengan benar, dan memperhatikan keselamatan.

Allah Maha Razaq (Memberi Rezeki).
Allah memberikan kesehatan dan kesempatan kepada kita untuk belajar dan berolahraga. Kita harus bersyukur dengan menggunakan kesehatan dan tubuh untuk kegiatan yang baik.

I. Soal Pilihan Ganda

1. Gerakan melepaskan bola dari tangan menuju teman atau sasaran disebut ....
A. Menangkap
B. Menendang
C. Melempar

2. Saat melakukan lemparan, pandangan sebaiknya diarahkan kepada ....
A. Sasaran
B. Tanah
C. Belakang

3. Lemparan bola dari depan dada dapat dilakukan menggunakan ....
A. Kepala
B. Kedua tangan
C. Kaki

4. Saat akan menangkap bola, kedua tangan sebaiknya ....
A. Diletakkan di belakang
B. Dikepalkan
C. Disiapkan di depan tubuh

5. Kekuatan lemparan harus disesuaikan dengan ....
A. Warna bola
B. Jarak sasaran
C. Jumlah pemain

6. Agar bola dapat ditangkap dengan baik, kita harus ....
A. Menutup mata
B. Membelakangi bola
C. Fokus melihat arah bola

7. Jika bola datang dari arah kiri, kita dapat ....
A. Menyesuaikan posisi tubuh ke arah bola
B. Menutup mata
C. Berlari menjauh dari bola

8. Latihan melempar dan menangkap bola dapat melatih ....
A. Kemampuan membaca
B. Koordinasi mata dan tangan
C. Kemampuan menggambar

9. Saat bermain lempar tangkap dengan teman, kita harus ....
A. Melempar sekuat-kuatnya
B. Menjaga jarak dan keselamatan
C. Saling mendorong

10. Sikap yang tepat saat melakukan latihan lempar tangkap adalah ....
A. Sportif dan bekerja sama
B. Bermain sesuka hati
C. Mengganggu teman

J. Soal Isian

1. Gerakan melepaskan bola dari tangan menuju sasaran disebut ....

2. Gerakan menerima dan menguasai bola dengan tangan disebut ....

3. Saat menangkap bola, pandangan diarahkan kepada ....

4. Kekuatan lemparan harus disesuaikan dengan ....

5. Gerak melempar dan menangkap membutuhkan koordinasi mata dan ....

K. Soal Uraian

1. Jelaskan pengertian gerak melempar bola!

2. Jelaskan cara sederhana menangkap bola dengan kedua tangan!

3. Mengapa kekuatan lemparan harus disesuaikan dengan jarak sasaran?

4. Sebutkan dua variasi gerak melempar bola yang kamu ketahui!

5. Sebutkan tiga manfaat melakukan latihan melempar dan menangkap bola!

Kunci Jawaban

Pilihan Ganda:

  1. C

  2. A

  3. B

  4. C

  5. B

  6. C

  7. A

  8. B

  9. B

  10. A

Isian:

  1. Melempar

  2. Menangkap

  3. Bola

  4. Jarak sasaran

  5. Tangan

Uraian:

  1. Melempar bola adalah gerakan melepaskan dan mengarahkan bola dari tangan menuju teman atau sasaran tertentu.

  2. Berdiri menghadap arah datangnya bola, fokus melihat bola, menyiapkan kedua tangan, kemudian menangkap bola dengan kedua tangan dan menguasainya dengan baik.

  3. Agar lemparan tepat sasaran, tidak terlalu keras, dan tetap aman bagi teman yang menerima bola.

  4. Melempar bola dengan dua tangan dari depan dada dan melempar bola dengan satu tangan.

  5. Melatih koordinasi mata dan tangan, meningkatkan konsentrasi, melatih ketepatan gerak, serta meningkatkan kerja sama.

13. Alat Peraga :

  1. Bola plastik atau bola karet.

  2. Gambar variasi gerak melempar dan menangkap bola.

  3. Kartu gambar aktivitas lempar tangkap.

  4. Papan tulis dan spidol.

  5. Media video pendek tentang gerak melempar dan menangkap bola jika tersedia.

14. Kesimpulan :
Variasi gerak melempar dan menangkap bola merupakan gerak dasar yang membutuhkan koordinasi mata, tangan, dan tubuh. Dalam melakukan gerakan tersebut, kita perlu memperhatikan arah bola, jarak sasaran, kekuatan lemparan, posisi tubuh, serta keselamatan. Latihan melempar dan menangkap juga dapat meningkatkan konsentrasi, ketepatan, koordinasi, kepercayaan diri, dan kerja sama. Sebagai bentuk rasa syukur kepada Allah Maha Khaliq, Maha Malik, dan Maha Razaq, kita harus menjaga tubuh dan menggunakannya untuk kegiatan yang baik dan bermanfaat.

 


Identitas Pembelajaran

1. Nama Guru : Maulvi Nazir Ahmad, S.Pd
2. Hari / Tanggal : Senin / 2 November 2026
3. Fase / Kelas : B/IV.A (Teori)
4. Mata Pelajaran : PJOK
5. Materi : Mengenal Variasi Gerak Melempar dan Menangkap Bola
6. Pertemuan Ke : Pertama (I)

7. Capaian Pembelajaran (CP) :
Menghaluskan keterampilan gerak fundamental dan menerapkannya dalam situasi gerak yang baru; menyesuaikan strategi gerak untuk mendapatkan capaian keterampilan gerak; dan memperagakan berbagai konsep gerak yang dapat diterapkan dalam rangkaian gerak.

8. Tujuan Pembelajaran (TP) :

  1. Peserta didik mampu mengenal, menjelaskan, dan memahami berbagai variasi gerak melempar dan menangkap bola serta konsep gerak yang tepat dalam penggunaannya.

  2. Peserta didik mampu memahami variasi gerak melempar dan menangkap bola secara Mindful (fokus dan sadar terhadap gerakan), Meaningful (memahami manfaat gerak dalam permainan dan kehidupan sehari-hari), dan Joyful (belajar dengan aktif, percaya diri, dan menyenangkan).

9. Alur Tujuan Pembelajaran (ATP) :

  1. Mengenal pengertian dan tujuan gerak melempar serta menangkap bola.

  2. Mengenal berbagai variasi gerak melempar dan menangkap bola dengan posisi tubuh dan tangan yang benar.

  3. Memahami hubungan antara arah, jarak, kekuatan lemparan, dan sasaran dalam melakukan gerakan.

  4. Memahami manfaat latihan melempar dan menangkap bola terhadap koordinasi mata dan tangan, konsentrasi, ketepatan, serta kerja sama.

10. Apersepsi (Singkat) :
Guru memberi salam, menyapa peserta didik, dan mengajak peserta didik mengamati sebuah bola. Guru bertanya, “Bagaimana cara melempar bola agar sampai tepat kepada teman?” dan “Bagaimana posisi tangan agar bola mudah ditangkap?”

Guru mengaitkan pembelajaran dengan kebesaran Allah bahwa Allah Maha Khaliq (Pencipta) yang menciptakan tubuh dengan tangan, mata, dan anggota tubuh yang dapat digunakan untuk bergerak. Allah Maha Malik (Memelihara) yang memelihara tubuh kita sehingga harus digunakan dengan baik dan aman. Allah Maha Razaq (Memberi Rezeki) yang memberikan kesehatan dan kesempatan kepada kita untuk belajar serta berolahraga.

11. Model / Metode :
Model: Direct Instruction dan Cooperative Learning.

Metode:

  • Ceramah interaktif

  • Tanya jawab

  • Demonstrasi

  • Pengamatan gambar/video

  • Diskusi kelompok

  • Latihan pemahaman materi

12. Penjabaran Materi :

A. Pengertian Melempar dan Menangkap Bola

Melempar bola adalah gerakan mengarahkan atau memindahkan bola dari tangan menuju suatu sasaran dengan menggunakan kekuatan dan arah tertentu.

Menangkap bola adalah gerakan menerima bola yang datang dengan menggunakan tangan dan posisi tubuh yang tepat.

Melempar dan menangkap bola membutuhkan koordinasi antara mata, tangan, dan tubuh. Gerakan harus dilakukan dengan memperhatikan arah dan kecepatan bola.

B. Variasi Gerak Melempar Bola

Beberapa variasi gerak melempar bola yang dapat dikenal peserta didik antara lain:

  1. Melempar bola dengan dua tangan dari depan dada
    Bola dipegang dengan kedua tangan di depan dada kemudian didorong ke arah sasaran.

  2. Melempar bola dengan satu tangan
    Bola dipegang dengan satu tangan kemudian diarahkan menuju sasaran. Kekuatan tangan disesuaikan dengan jarak sasaran.

  3. Melempar bola ke arah atas atau depan
    Arah lemparan disesuaikan dengan tujuan. Pandangan tetap diarahkan kepada sasaran.

Dalam melakukan lemparan, posisi tubuh harus seimbang dan pandangan tertuju pada sasaran.

C. Variasi Gerak Menangkap Bola

Beberapa variasi gerak menangkap bola antara lain:

  1. Menangkap bola dengan dua tangan
    Kedua tangan diarahkan ke datangnya bola dan digunakan untuk menerima bola dengan aman.

  2. Menangkap bola dari arah depan
    Pandangan mengikuti arah datangnya bola, kemudian kedua tangan bersiap menerima bola.

  3. Menangkap bola dengan menyesuaikan posisi tubuh
    Jika bola datang ke kanan atau kiri, posisi tubuh dan tangan perlu disesuaikan agar bola dapat ditangkap dengan tepat.

D. Hal yang Perlu Diperhatikan

Saat melakukan gerakan melempar dan menangkap bola, beberapa hal yang perlu diperhatikan adalah:

  • Pandangan tertuju pada bola atau sasaran.

  • Posisi tubuh harus seimbang.

  • Tangan berada pada posisi yang tepat.

  • Kekuatan lemparan disesuaikan dengan jarak sasaran.

  • Arah lemparan disesuaikan dengan posisi teman atau sasaran.

  • Saat menangkap bola, tangan bersiap menerima dan mengikuti arah datangnya bola.

  • Melakukan gerakan dengan tertib dan memperhatikan keselamatan.

E. Hubungan Jarak, Arah, dan Kekuatan Lemparan

Jarak sasaran memengaruhi kekuatan lemparan. Jika sasaran dekat, lemparan tidak perlu terlalu kuat. Jika sasaran lebih jauh, diperlukan kekuatan yang lebih besar agar bola dapat mencapai sasaran.

Arah lemparan juga harus diperhatikan. Bola sebaiknya diarahkan kepada sasaran agar dapat diterima atau ditangkap dengan mudah.

F. Manfaat Gerak Melempar dan Menangkap Bola

Latihan melempar dan menangkap bola dapat membantu:

  • Meningkatkan koordinasi mata dan tangan.

  • Melatih konsentrasi.

  • Meningkatkan ketepatan gerak.

  • Melatih keseimbangan tubuh.

  • Meningkatkan kemampuan bekerja sama.

  • Menumbuhkan rasa percaya diri dalam melakukan aktivitas gerak.

G. Keterkaitan dengan Kebesaran Allah

Allah Maha Khaliq (Pencipta), karena Allah menciptakan tubuh manusia dengan berbagai anggota tubuh yang dapat digunakan untuk bergerak, seperti mata, tangan, kaki, dan tubuh.

Allah Maha Malik (Memelihara), sehingga kita harus menjaga dan menggunakan tubuh dengan baik, termasuk melakukan aktivitas olahraga secara benar dan aman.

Allah Maha Razaq (Memberi Rezeki), karena kesehatan, kekuatan, dan kesempatan untuk belajar merupakan nikmat yang harus disyukuri. Oleh karena itu, peserta didik hendaknya menggunakan tubuh dengan baik untuk belajar, berolahraga, dan melakukan kegiatan yang bermanfaat.

Latihan Soal

A. Pilihan Ganda

1. Gerakan memindahkan bola dari tangan menuju sasaran disebut ....
A. menangkap
B. menggiring
C. melempar

2. Saat menangkap bola, pandangan sebaiknya diarahkan kepada ....
A. bola
B. tanah
C. belakang tubuh

3. Melempar bola dengan kedua tangan dari depan dada dilakukan dengan cara ....
A. menendang bola
B. mendorong bola ke arah sasaran
C. memukul bola dengan kaki

4. Agar lemparan dapat mencapai sasaran yang jauh, kita perlu ....
A. menutup mata
B. mengurangi kekuatan
C. menyesuaikan kekuatan lemparan

5. Saat menangkap bola dari arah depan, kedua tangan sebaiknya ....
A. bersiap menerima bola
B. disembunyikan
C. diletakkan di belakang badan

6. Salah satu manfaat latihan melempar dan menangkap bola adalah melatih ....
A. kemampuan tidur
B. koordinasi mata dan tangan
C. kemampuan diam

7. Jika bola datang ke arah kanan, kita sebaiknya ....
A. membelakangi bola
B. menutup mata
C. menyesuaikan posisi tubuh dan tangan

8. Agar lemparan tepat menuju sasaran, kita harus memperhatikan ....
A. arah lemparan
B. warna pakaian
C. tempat duduk

9. Kekuatan lemparan sebaiknya disesuaikan dengan ....
A. warna bola
B. jarak sasaran
C. jumlah teman

10. Saat melakukan aktivitas melempar dan menangkap bola, kita harus ....
A. bermain tanpa aturan
B. saling mendorong
C. memperhatikan keselamatan

B. Isian

1. Gerakan mengarahkan bola dari tangan menuju sasaran disebut __________.

2. Gerakan menerima bola yang datang disebut __________.

3. Saat menangkap bola, pandangan mengikuti arah datangnya __________.

4. Kekuatan lemparan disesuaikan dengan __________ sasaran.

5. Melempar dan menangkap bola dapat melatih koordinasi mata dan __________.

C. Uraian

1. Jelaskan pengertian gerak melempar bola!

2. Jelaskan cara menangkap bola dengan menggunakan dua tangan!

3. Mengapa kekuatan lemparan harus disesuaikan dengan jarak sasaran?

4. Sebutkan dua variasi gerak melempar bola yang kamu ketahui!

5. Sebutkan tiga manfaat melakukan latihan melempar dan menangkap bola!

Kunci Jawaban

Pilihan Ganda:

  1. C

  2. A

  3. B

  4. C

  5. A

  6. B

  7. C

  8. A

  9. B

  10. C

Isian:

  1. Melempar

  2. Menangkap

  3. Bola

  4. Jarak

  5. Tangan

Uraian:

  1. Melempar bola adalah gerakan mengarahkan atau memindahkan bola dari tangan menuju suatu sasaran dengan arah dan kekuatan tertentu.

  2. Pandangan diarahkan pada bola, kedua tangan disiapkan ke arah datangnya bola, kemudian bola diterima dengan kedua tangan secara seimbang.

  3. Agar bola dapat mencapai sasaran dengan tepat. Sasaran yang lebih jauh membutuhkan kekuatan lemparan yang lebih besar dibandingkan sasaran yang dekat.

  4. Contohnya melempar bola dengan dua tangan dari depan dada dan melempar bola dengan satu tangan.

  5. Melatih koordinasi mata dan tangan, meningkatkan konsentrasi, meningkatkan ketepatan gerak, melatih keseimbangan, dan meningkatkan kemampuan bekerja sama.

13. Alat Peraga :

  1. Bola plastik atau bola karet.

  2. Gambar variasi gerak melempar dan menangkap bola.

  3. Kartu gambar aktivitas melempar dan menangkap bola.

  4. Papan tulis dan spidol.

  5. Video pendek tentang gerak melempar dan menangkap bola jika tersedia.

14. Kesimpulan :
Gerak melempar dan menangkap bola merupakan keterampilan dasar yang membutuhkan koordinasi mata, tangan, dan tubuh. Dalam melakukan variasi gerak tersebut, peserta didik perlu memperhatikan posisi tubuh, arah bola, jarak sasaran, serta kekuatan lemparan. Latihan melempar dan menangkap bola dapat membantu meningkatkan koordinasi, konsentrasi, ketepatan, keseimbangan, dan kerja sama. Dengan memahami dan mempraktikkan gerakan secara benar serta aman, peserta didik dapat mengembangkan keterampilan geraknya dengan lebih baik.

 


Identitas Pembelajaran

1.Nama Guru : Maulvi Nazir Ahmad, S.Pd
2.Hari / Tanggal : Senin / 2 November 026
3.Fase / Kelas : B/V.A (Praktek)
4.Mata Pelajaran : PJOK
5.Materi : Mengenal Pola Gerak Dasar Melempar Bola
6.Pertemuan Ke : Pertama (I)

7. Capaian Pembelajaran (CP) :
Menyesuaikan keterampilan gerak melintasi berbagai situasi gerak; mentransfer strategi gerak yang sudah dikuasai ke dalam berbagai situasi gerak yang berbeda; dan menginvestigasi berbagai konsep gerak yang dapat diterapkan untuk meningkatkan capaian keterampilan gerak.

8. Tujuan Pembelajaran (TP) :

  1. Peserta didik mampu menginvestigasi dan memperagakan berbagai konsep gerak dasar melempar bola dengan memperhatikan posisi tubuh, arah, kekuatan, dan ketepatan lemparan untuk meningkatkan keterampilan gerak.

  2. Peserta didik mampu melakukan variasi latihan melempar bola secara Mindful (fokus dan sadar terhadap teknik gerakan), Meaningful (memahami manfaat ketepatan dan koordinasi gerak), dan Joyful (melakukan latihan dengan aktif, percaya diri, dan menyenangkan).

9. Alur Tujuan Pembelajaran (ATP) :

  1. Mengenal dan mengamati pola gerak dasar melempar bola serta bagian tubuh yang terlibat dalam gerakan.

  2. Mempraktikkan sikap awal, gerakan tangan, posisi tubuh, dan gerak lanjutan saat melempar bola.

  3. Menyesuaikan arah dan kekuatan lemparan berdasarkan jarak serta sasaran.

  4. Mempraktikkan lemparan melalui latihan sasaran secara bertahap dengan memperhatikan ketepatan, koordinasi, dan keselamatan.

10. Apersepsi (Singkat) :
Guru memberi salam dan menyapa peserta didik. Guru menunjukkan bola kemudian bertanya, “Bagaimana cara melempar bola agar tepat mengenai sasaran?” dan “Apakah kekuatan lemparan untuk sasaran dekat dan jauh harus sama?”

Guru mengaitkan pembelajaran dengan kebesaran Allah. Allah Maha Khaliq (Pencipta) yang menciptakan tangan, mata, dan anggota tubuh sehingga dapat digunakan untuk melakukan berbagai gerakan. Allah Maha Malik (Memelihara) yang memelihara tubuh kita sehingga harus digunakan dengan baik dan aman. Allah Maha Razaq (Memberi Rezeki) yang memberikan kesehatan dan kesempatan untuk belajar serta berolahraga.

11. Model / Meode :
Model: Direct Instruction dan Cooperative Learning.

Metode:

  • Demonstrasi

  • Tanya jawab

  • Latihan terbimbing

  • Latihan berulang

  • Praktik individu

  • Praktik berpasangan/kelompok

  • Permainan sasaran

12. Penjabaran Materi :

A. Pengertian Gerak Melempar Bola

Melempar bola adalah gerakan mengarahkan bola dari tangan menuju suatu sasaran dengan menggunakan koordinasi antara tangan, mata, tubuh, dan kaki.

Gerakan melempar membutuhkan keseimbangan, koordinasi, kekuatan, arah, dan ketepatan agar bola dapat mencapai sasaran dengan baik.

B. Sikap Awal Melempar Bola

Sebelum melempar bola, lakukan sikap awal sebagai berikut:

  1. Berdiri dengan posisi tubuh seimbang.

  2. Pegang bola dengan satu atau dua tangan sesuai jenis lemparan.

  3. Pandangan diarahkan ke sasaran.

  4. Salah satu kaki dapat berada sedikit di depan.

  5. Tubuh dalam keadaan siap melakukan gerakan.

C. Gerakan Dasar Melempar Bola

Gerakan dasar melempar bola dilakukan secara berurutan:

  1. Persiapan: memegang bola dan mengarahkan pandangan ke sasaran.

  2. Pelaksanaan: menggerakkan tangan untuk melepaskan bola menuju sasaran.

  3. Gerak lanjutan: mengikuti arah gerakan lemparan agar tubuh tetap seimbang.

D. Variasi Pola Gerak Dasar Melempar

Beberapa pola gerak dasar melempar yang dapat dilakukan adalah:

1. Lemparan dari depan dada
Bola dipegang dengan kedua tangan di depan dada kemudian didorong menuju sasaran.

2. Lemparan satu tangan dari atas
Bola dipegang dengan satu tangan, kemudian tangan diayunkan dari belakang atau atas menuju ke depan untuk melepaskan bola.

3. Lemparan satu tangan dari samping
Bola dipegang dengan satu tangan dan tangan diayunkan dari samping tubuh menuju sasaran.

E. Arah dan Ketepatan Lemparan

Arah lemparan harus disesuaikan dengan posisi sasaran. Pandangan sebaiknya tetap tertuju pada sasaran agar arah bola lebih tepat.

Ketepatan lemparan dapat dilatih dengan melempar bola ke sasaran yang berjarak dekat terlebih dahulu, kemudian secara bertahap meningkatkan jaraknya.

F. Kekuatan Lemparan

Kekuatan lemparan harus disesuaikan dengan jarak sasaran.

  • Sasaran dekat → menggunakan kekuatan yang sesuai dan tidak berlebihan.

  • Sasaran lebih jauh → membutuhkan kekuatan yang lebih besar.

  • Lemparan terlalu kuat dapat membuat bola melewati sasaran.

  • Lemparan terlalu lemah dapat membuat bola tidak mencapai sasaran.

G. Latihan Praktik

Peserta didik melakukan latihan secara bertahap:

Latihan 1: Lemparan ke Sasaran Tetap
Peserta didik melempar bola ke arah target yang telah ditentukan.

Latihan 2: Lemparan Berdasarkan Jarak
Peserta didik melakukan lemparan dari jarak dekat, sedang, kemudian lebih jauh.

Latihan 3: Lemparan Berpasangan
Peserta didik berpasangan dan melakukan lempar-tangkap dengan jarak yang disesuaikan.

Latihan 4: Permainan Sasaran
Peserta didik melempar bola menuju target untuk melatih ketepatan dan pengaturan kekuatan.

H. Hal yang Harus Diperhatikan Saat Praktik

  • Pandangan selalu diarahkan ke sasaran.

  • Posisi tubuh harus seimbang.

  • Gunakan teknik lemparan yang benar.

  • Sesuaikan kekuatan dengan jarak sasaran.

  • Jangan melempar bola ke arah wajah atau tubuh teman.

  • Tunggu giliran sebelum melakukan lemparan.

  • Jaga jarak aman dengan teman.

  • Lakukan pemanasan sebelum latihan.

I. Keterkaitan dengan Kebesaran Allah

Allah Maha Khaliq (Pencipta), karena Allah menciptakan tubuh manusia dengan tangan, mata, kaki, dan anggota tubuh lainnya yang dapat digunakan untuk melakukan gerakan melempar.

Allah Maha Malik (Memelihara), sehingga kita harus menjaga tubuh dengan baik dan menggunakan kemampuan gerak secara aman serta bertanggung jawab.

Allah Maha Razaq (Memberi Rezeki), karena kesehatan, kekuatan, dan kesempatan untuk berolahraga merupakan nikmat dari Allah yang harus disyukuri dengan menggunakannya untuk kegiatan yang bermanfaat.

Latihan Soal

A. Pilihan Ganda

1. Gerakan mengarahkan bola dari tangan menuju suatu sasaran disebut ....
A. menangkap
B. melempar
C. menendang

2. Sebelum melakukan lemparan, pandangan sebaiknya diarahkan ke ....
A. sasaran
B. belakang tubuh
C. tanah

3. Salah satu hal yang harus diperhatikan saat melempar bola adalah ....
A. warna bola
B. jumlah teman
C. arah lemparan

4. Untuk mencapai sasaran yang lebih jauh, kekuatan lemparan perlu ....
A. dihilangkan
B. disesuaikan dan ditingkatkan
C. dikurangi sebanyak mungkin

5. Sikap tubuh saat melakukan lemparan harus ....
A. seimbang
B. membungkuk terus-menerus
C. tidak bergerak sama sekali

6. Lemparan yang dilakukan dengan menggunakan kedua tangan dari depan dada disebut lemparan ....
A. bawah
B. samping
C. dari depan dada

7. Latihan melempar ke sasaran dapat membantu meningkatkan ....
A. ketepatan gerak
B. kemampuan tidur
C. kemampuan duduk

8. Jika sasaran berada dekat, kekuatan lemparan sebaiknya ....
A. sangat kuat
B. disesuaikan dengan jarak
C. tidak terarah

9. Saat melakukan praktik melempar bola, kita tidak boleh ....
A. memperhatikan sasaran
B. menjaga jarak dengan teman
C. melempar bola ke arah wajah teman

10. Salah satu tujuan latihan melempar bola adalah meningkatkan ....
A. koordinasi dan ketepatan gerak
B. kecepatan berbicara
C. kemampuan membaca

B. Isian

1. Gerakan mengarahkan bola dari tangan menuju sasaran disebut __________.

2. Sebelum melempar bola, pandangan diarahkan kepada __________.

3. Kekuatan lemparan harus disesuaikan dengan __________ sasaran.

4. Tubuh harus berada dalam posisi __________ agar gerakan melempar dapat dilakukan dengan baik.

5. Latihan melempar bola dapat meningkatkan koordinasi dan __________ gerak.

C. Uraian

1. Jelaskan pengertian gerak melempar bola!

2. Sebutkan tiga hal yang harus diperhatikan saat melakukan gerakan melempar bola!

3. Mengapa kekuatan lemparan harus disesuaikan dengan jarak sasaran?

4. Jelaskan langkah-langkah melakukan lemparan bola dari depan dada!

5. Sebutkan tiga manfaat latihan pola gerak dasar melempar bola!

Kunci Jawaban

Pilihan Ganda:

  1. B

  2. A

  3. C

  4. B

  5. A

  6. C

  7. A

  8. B

  9. C

  10. A

Isian:

  1. Melempar

  2. Sasaran

  3. Jarak

  4. Seimbang

  5. Ketepatan

Uraian:

  1. Gerak melempar bola adalah gerakan mengarahkan atau memindahkan bola dari tangan menuju suatu sasaran dengan menggunakan koordinasi tubuh, arah, dan kekuatan tertentu.

  2. Posisi tubuh seimbang, pandangan tertuju pada sasaran, serta arah dan kekuatan lemparan disesuaikan dengan sasaran.

  3. Agar bola dapat mencapai sasaran dengan tepat. Lemparan yang terlalu kuat atau terlalu lemah dapat membuat bola tidak tepat mengenai sasaran.

  4. Berdiri seimbang, pegang bola dengan kedua tangan di depan dada, arahkan pandangan ke sasaran, kemudian dorong bola ke depan dan lakukan gerak lanjutan agar tubuh tetap seimbang.

  5. Meningkatkan koordinasi mata dan tangan, melatih ketepatan gerak, meningkatkan konsentrasi, melatih keseimbangan, dan meningkatkan kemampuan mengatur kekuatan gerak.

13. Alat Peraga :

  1. Bola plastik atau bola karet.

  2. Cone atau marker sebagai pembatas area latihan.

  3. Target/sasaran lempar berupa lingkaran atau benda yang aman.

  4. Peluit.

  5. Gambar atau kartu gerakan melempar bola sebagai media penjelasan.

14. Kesimpulan :
Pola gerak dasar melempar bola merupakan keterampilan yang membutuhkan koordinasi antara mata, tangan, kaki, dan tubuh. Dalam melakukan lemparan, peserta didik perlu memperhatikan sikap awal, arah pandangan, posisi tubuh, arah lemparan, serta kekuatan yang disesuaikan dengan jarak sasaran. Melalui latihan yang dilakukan secara bertahap dan aman, peserta didik dapat meningkatkan ketepatan, koordinasi, keseimbangan, konsentrasi, serta keterampilan geraknya.