Materi Ajar Kelas 1a,1b, dan Kelas 6a
PEMBELAJARAN PJOK KELAS I
SD AL-AZHAR 3 BANDAR LAMPUNG
Identitas Pembelajaran
1. Nama Guru : Maulvi Nazir Ahmad, S.Pd
2. Hari / Tanggal : Rabu / 04 November 2026
3. Fase / Kelas : A/I.A (Praktik) dan A/I.B (Teori)
4. Mata Pelajaran : PJOK
5. Materi : Berpartisipasi dalam Pengenalan Aktivitas Senam dengan Menaati Aturan (Praktik Kelas I.A) dan Mengenal Aktivitas Senam dan Aturan Fair Play (Teori Kelas I.B)
6. Pertemuan Ke : Pertama (I)
7. Capaian Pembelajaran (CP)
Menaati peraturan untuk menumbuhkan fair play di dalam berbagai aktivitas jasmani serta menerapkan strategi kolaborasi ketika berpartisipasi dalam aktivitas jasmani.
8. Tujuan Pembelajaran (TP)
Mindful Learning: Peserta didik mampu mengenal dan memahami aktivitas senam sederhana serta mengetahui pentingnya menaati aturan dan menjaga keselamatan selama melakukan aktivitas jasmani.
Meaningful & Joyful Learning: Peserta didik mampu berpartisipasi dalam aktivitas senam sederhana dengan mengikuti arahan guru, melakukan gerakan sesuai kemampuan, bekerja sama, dan menunjukkan sikap sportif dengan gembira.
9. Alur Tujuan Pembelajaran (ATP)
Peserta didik mengenal pengertian aktivitas senam dan manfaatnya bagi kesehatan tubuh.
Peserta didik mengidentifikasi berbagai gerakan senam sederhana, seperti mengangkat tangan, mengayunkan lengan, menekuk lutut, dan meregangkan tubuh.
Peserta didik memahami aturan keselamatan dan sikap fair play dalam aktivitas senam.
Peserta didik mempraktikkan gerakan senam sederhana dengan mengikuti contoh dan instruksi guru.
Peserta didik menunjukkan sikap disiplin, percaya diri, bekerja sama, dan menghargai teman selama kegiatan berlangsung.
10. Apersepsi (Singkat)
Guru menyapa peserta didik dan mengajak mereka bersyukur kepada Allah Swt. yang telah menciptakan tubuh manusia dengan sempurna (Maha Khaliq), memelihara kehidupan seluruh makhluk-Nya (Maha Malik), serta memberikan rezeki berupa makanan dan minuman (Maha Razaq). Guru mengaitkannya dengan pentingnya menjaga kesehatan tubuh melalui aktivitas senam, bergerak aktif, dan berolahraga secara teratur.
11. Model / Metode
A. Kelas I.A (Praktik di Lapangan)
Model: Pembelajaran Langsung (Direct Instruction) dan Game Based Learning.
Metode: Demonstrasi, menirukan gerakan, praktik langsung, latihan berulang, dan permainan sederhana.
Pelaksanaan:
Berbaris, berdoa, dan mempersiapkan diri.
Melakukan pemanasan bersama.
Guru memberikan contoh gerakan senam sederhana.
Peserta didik menirukan gerakan secara bersama-sama.
Melakukan permainan gerak sederhana dengan menaati aturan.
Melakukan pendinginan dan refleksi.
B. Kelas I.B (Teori di Dalam Kelas)
Model: Pembelajaran Kontekstual (Contextual Teaching and Learning).
Metode: Penjelasan sederhana, tanya jawab, pengamatan gambar, dan diskusi ringan.
Pelaksanaan:
Guru menjelaskan pengertian dan manfaat aktivitas senam.
Peserta didik mengamati gambar berbagai gerakan senam.
Guru menjelaskan aturan keselamatan dan konsep fair play.
Peserta didik menjawab pertanyaan sederhana berdasarkan materi.
Guru memberikan penguatan dan kesimpulan.
12. Penjabaran Materi
A. Mengenal Kebesaran Allah Swt.
Allah Maha Khaliq (Maha Pencipta)
Allah menciptakan tubuh manusia dengan sempurna. Kita memiliki tangan, kaki, kepala, dan bagian tubuh lainnya yang dapat digunakan untuk melakukan berbagai gerakan. Oleh karena itu, kita harus bersyukur atas nikmat tubuh yang diberikan Allah.
Allah Maha Malik (Maha Memelihara dan Menguasai)
Allah memelihara kehidupan seluruh makhluk-Nya. Kita harus menjaga tubuh dengan baik melalui olahraga, senam, menjaga kebersihan, dan membiasakan hidup sehat.
Allah Maha Razaq (Maha Pemberi Rezeki)
Allah memberikan rezeki berupa makanan dan minuman. Makanan bergizi dan air putih membantu memberikan energi agar tubuh kita kuat dan bersemangat ketika melakukan aktivitas senam.
B. Mengenal Aktivitas Senam
Senam adalah aktivitas jasmani yang dilakukan dengan berbagai gerakan tubuh secara teratur. Senam dapat dilakukan bersama-sama dengan mengikuti irama musik maupun tanpa musik.
Senam merupakan salah satu kegiatan olahraga yang menyenangkan dan bermanfaat untuk menjaga kesehatan tubuh.
Manfaat melakukan senam:
Membantu menjaga kesehatan tubuh.
Melatih kekuatan otot.
Melatih kelenturan tubuh.
Melatih keseimbangan.
Melatih koordinasi gerakan.
Membuat tubuh lebih aktif dan bersemangat.
C. Mengenal Gerakan Senam Sederhana
Dalam pembelajaran PJOK, kita akan mengenal dan mempraktikkan beberapa gerakan senam sederhana.
1. Mengangkat Kedua Tangan
Gerakan dilakukan dengan mengangkat kedua tangan ke atas secara perlahan, kemudian menurunkannya kembali.
2. Mengayunkan Lengan
Gerakan dilakukan dengan mengayunkan kedua lengan ke depan dan ke belakang secara bergantian.
3. Menekuk Lutut
Gerakan dilakukan dengan menekuk kedua lutut secara perlahan sesuai kemampuan, kemudian kembali berdiri tegak.
4. Meregangkan Tubuh
Gerakan dilakukan dengan meregangkan kedua tangan ke samping untuk membantu melenturkan otot tubuh.
5. Menggerakkan Kaki
Gerakan dilakukan dengan mengangkat kaki secara bergantian dan mengembalikannya ke posisi semula.
D. Mengenal Aturan Fair Play dalam Aktivitas Senam
Fair play adalah sikap bermain dan berolahraga secara jujur, tertib, serta menghargai orang lain.
Aturan yang harus diperhatikan ketika melakukan aktivitas senam:
Mendengarkan arahan guru.
Melakukan gerakan sesuai contoh.
Tidak mendorong atau mengganggu teman.
Menjaga jarak agar tidak bertabrakan.
Menunggu giliran dengan tertib.
Menghargai teman yang sedang melakukan gerakan.
Tidak mengejek teman yang belum bisa melakukan gerakan.
Membantu teman yang mengalami kesulitan.
Menjaga keselamatan diri sendiri dan orang lain.
Melakukan aktivitas dengan gembira dan penuh tanggung jawab.
Anak-anak harus memahami bahwa dalam berolahraga kita tidak hanya belajar melakukan gerakan, tetapi juga belajar disiplin, jujur, bekerja sama, dan menghargai teman.
E. Praktik Aktivitas Senam Sederhana (Kelas I.A)
Pada kegiatan praktik di lapangan, peserta didik akan melakukan beberapa gerakan senam sederhana dengan mengikuti arahan guru.
1. Kegiatan Pendahuluan
Peserta didik berbaris dengan tertib.
Guru memimpin doa sebelum kegiatan.
Guru memeriksa kesiapan peserta didik.
Guru menjelaskan kegiatan yang akan dilakukan.
2. Kegiatan Pemanasan
Menggerakkan kepala secara perlahan.
Mengayunkan kedua tangan.
Menggerakkan kaki secara bergantian.
Meregangkan tubuh dengan gerakan sederhana.
3. Kegiatan Inti
Peserta didik mempraktikkan gerakan berikut:
Mengangkat kedua tangan ke atas.
Mengayunkan lengan ke depan dan belakang.
Menekuk lutut secara perlahan.
Meregangkan kedua tangan ke samping.
Mengangkat kaki secara bergantian.
Guru memberikan contoh terlebih dahulu, kemudian peserta didik mengikuti gerakan secara bersama-sama.
4. Permainan Gerak Sederhana
Guru memberikan instruksi gerakan, kemudian peserta didik melakukan gerakan sesuai arahan.
Contoh:
Ketika guru mengatakan "angkat tangan", peserta didik mengangkat kedua tangan.
Ketika guru mengatakan "ayunkan tangan", peserta didik mengayunkan kedua lengan.
Ketika guru mengatakan "tekuk lutut", peserta didik menekuk lutut secara perlahan.
Ketika guru mengatakan "berdiri tegak", peserta didik kembali ke posisi berdiri.
Permainan dilakukan dengan tertib, menjaga jarak, dan tidak saling mengganggu.
5. Kegiatan Penutup
Melakukan pendinginan.
Mengatur kembali pernapasan.
Menanyakan gerakan yang paling disukai.
Memberikan apresiasi atas partisipasi peserta didik.
F. Penguatan Materi (Kelas I.B)
Anak-anak, coba ingat kembali beberapa pertanyaan berikut:
Apa yang dimaksud dengan senam?
Apa manfaat melakukan senam?
Gerakan apa saja yang dapat dilakukan ketika senam?
Mengapa kita harus melakukan pemanasan?
Bagaimana sikap yang baik ketika melakukan senam bersama teman?
Melalui pertanyaan tersebut, peserta didik diharapkan mampu memahami bahwa senam merupakan kegiatan yang menyenangkan dan bermanfaat bagi kesehatan tubuh.
G. Latihan Soal PJOK
I. Pilihan Ganda
Pilihlah jawaban yang paling tepat dengan memberi tanda silang (X) pada huruf A, B, atau C!
Senam merupakan aktivitas yang dilakukan dengan cara ....
A. Tidur sepanjang hari
B. Menggerakkan tubuh secara teratur
C. Duduk tanpa bergerakSalah satu manfaat melakukan senam adalah ....
A. Membuat tubuh menjadi sehat
B. Membuat tubuh malas bergerak
C. Membuat tubuh tidak aktifGerakan mengangkat kedua tangan ke atas termasuk gerakan ....
A. Menendang bola
B. Melempar bola
C. Mengangkat lenganSebelum melakukan aktivitas senam, sebaiknya kita melakukan ....
A. Pendinginan
B. Pemanasan
C. TidurKetika guru memberikan contoh gerakan senam, kita harus ....
A. Memperhatikan dan mendengarkan
B. Mengganggu teman
C. Berlari meninggalkan tempatSikap fair play ketika melakukan senam ditunjukkan dengan ....
A. Mengejek teman
B. Berebut giliran
C. Menghargai temanGerakan mengayunkan lengan dapat dilakukan ke arah ....
A. Dalam air
B. Depan dan belakang
C. Bawah tanahKetika melakukan senam bersama, kita harus menjaga ....
A. Jarak dengan teman
B. Mainan teman
C. Tas temanJika ada teman yang belum bisa melakukan gerakan senam, sebaiknya kita ....
A. Menertawakannya
B. Mengganggunya
C. Membantu dan menyemangatinyaSetelah melakukan aktivitas senam, sebaiknya kita melakukan ....
A. Berlari tanpa aturan
B. Pendinginan
C. Mendorong teman
II. Isian
Isilah titik-titik berikut dengan jawaban yang tepat!
Senam merupakan aktivitas yang dilakukan dengan menggerakkan ....
Sebelum melakukan senam, kita harus melakukan ....
Gerakan mengangkat kedua tangan ke atas disebut gerakan ....
Saat melakukan senam bersama, kita harus menjaga ... dengan teman.
Sikap jujur dan menghargai teman dalam olahraga disebut ....
III. Uraian
Jawablah pertanyaan berikut dengan benar!
Apa yang dimaksud dengan aktivitas senam?
Sebutkan tiga manfaat melakukan senam!
Sebutkan tiga contoh gerakan senam sederhana!
Mengapa kita harus melakukan pemanasan sebelum senam?
Sebutkan tiga aturan yang harus ditaati ketika melakukan senam bersama teman!
H. Kunci Jawaban
I. Pilihan Ganda
B
A
C
B
A
C
B
A
C
B
II. Isian
Tubuh.
Pemanasan.
Mengangkat tangan.
Jarak.
Fair play / sportif.
III. Uraian
Senam adalah aktivitas jasmani yang dilakukan melalui berbagai gerakan tubuh secara teratur.
Menjaga kesehatan, melatih kekuatan otot, dan melatih kelenturan tubuh.
Mengangkat tangan, mengayunkan lengan, dan menekuk lutut.
Agar tubuh siap melakukan aktivitas dan membantu mengurangi risiko cedera.
Mendengarkan arahan guru, menjaga jarak, dan tidak mengganggu teman.
13. Alat Peraga
Alat peraga dan perlengkapan yang digunakan dalam pembelajaran:
Gambar atau poster berbagai gerakan senam sederhana.
Laptop atau komputer untuk menampilkan materi pembelajaran.
Proyektor atau layar (jika tersedia).
Speaker untuk mengiringi aktivitas senam.
Peluit sebagai tanda dimulai dan berakhirnya kegiatan.
Lapangan atau area praktik yang aman dan cukup luas.
Matras senam (jika tersedia).
Papan tulis dan spidol untuk menjelaskan materi teori di kelas.
14. Kesimpulan
Aktivitas senam merupakan salah satu bentuk kegiatan jasmani yang bermanfaat untuk menjaga kesehatan, meningkatkan kekuatan otot, melatih kelenturan, dan meningkatkan koordinasi gerak tubuh.
Melalui pembelajaran ini, peserta didik kelas I.A diharapkan mampu berpartisipasi dan mempraktikkan gerakan senam sederhana dengan mengikuti arahan guru secara tertib dan aman.
Sementara itu, peserta didik kelas I.B diharapkan mampu mengenal pengertian senam, memahami manfaatnya, mengetahui berbagai gerakan sederhana, serta memahami aturan fair play dalam aktivitas jasmani.
Selain keterampilan gerak, peserta didik juga diharapkan membiasakan sikap disiplin, percaya diri, bekerja sama, menghargai teman, dan menaati aturan selama kegiatan pembelajaran.
Refleksi Pembelajaran – Rabu, 04 November 2026
Kelas I.A (Praktik):
Pembelajaran berlangsung aktif, tertib, dan menyenangkan. Peserta didik menunjukkan antusiasme dalam mengikuti kegiatan senam sederhana, seperti mengangkat kedua tangan, mengayunkan lengan, menekuk lutut, meregangkan tubuh, dan menggerakkan kaki. Sebagian besar peserta didik mampu menirukan gerakan sesuai arahan guru serta menunjukkan sikap disiplin dan sportif. Sebanyak 87,5% (14 murid) berhasil mencapai tujuan pembelajaran dengan baik, sedangkan 12,5% (2 murid) masih memerlukan bimbingan dan latihan lanjutan untuk meningkatkan koordinasi serta ketepatan gerakan.
Kelas I.B (Teori):
Pembelajaran berlangsung dengan baik dan interaktif. Peserta didik menunjukkan ketertarikan dalam memahami pengertian senam, manfaat aktivitas senam bagi kesehatan, berbagai contoh gerakan sederhana, serta aturan keselamatan dan fair play. Sebagian besar peserta didik mampu menjawab pertanyaan dan memahami pentingnya menaati aturan serta menghargai teman saat berolahraga. Sebanyak 87,5% (14 murid) berhasil memahami materi pembelajaran dengan baik, sedangkan 12,5% (2 murid) masih memerlukan penguatan materi melalui pengulangan, tanya jawab, dan pendampingan guru.
PEMBELAJARAN PJOK KELAS VI
SD AL-AZHAR 3 BANDAR LAMPUNG
Identitas Pembelajaran
Nama Guru : Maulvi Nazir Ahmad, S.Pd
Hari / Tanggal : Rabu / 04 November 2026
Fase / Kelas : A/VI.A
Mata Pelajaran : PJOK
Materi : Mengenal Gerakan Meroda serta Cara Merancang Peraturan Alternatif dan Modifikasi Aktivitas
Pertemuan Ke : Pertama (I)
Capaian Pembelajaran (CP) :
Menguji efektivitas penerapan strategi gerak dalam berbagai situasi gerak; merancang peraturan alternatif dan modifikasi permainan untuk mendukung fair play dan partisipasi inklusif; dan menjalankan berbagai peran untuk mencapai keberhasilan kelompok atau tim di dalam berbagai aktivitas jasmani.
Tujuan Pembelajaran (TP) :
Meaningful Learning: Peserta didik mampu mengenal gerakan meroda, memahami tahapan gerakannya, serta menjelaskan cara merancang peraturan alternatif dan memodifikasi aktivitas agar permainan berlangsung aman, adil, dan dapat diikuti semua peserta.
Mindful dan Joyful Learning: Peserta didik mampu menunjukkan sikap percaya diri, tanggung jawab, kerja sama, dan fair play dalam merancang serta mengikuti aktivitas jasmani yang dimodifikasi sesuai kemampuan.
Alur Tujuan Pembelajaran (ATP) :
Mengenal pengertian dan manfaat gerakan meroda.
Mengidentifikasi tahapan dasar gerakan meroda dan prinsip keselamatannya.
Memahami pengertian peraturan alternatif dan modifikasi aktivitas.
Mengidentifikasi contoh perubahan aturan dan perlengkapan agar aktivitas lebih aman, adil, dan inklusif.
Merancang aturan sederhana serta menunjukkan sikap kerja sama dan fair play.
Apersepsi (Singkat) :
Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh.
Anak-anak, sebelum belajar, mari kita bersyukur kepada Allah Swt. Allah Maha Khaliq, artinya Allah Maha Pencipta yang menciptakan tubuh kita dengan kemampuan bergerak. Allah Maha Malik, artinya Allah Maha Memelihara dan Menguasai seluruh ciptaan-Nya sehingga kita harus menjaga tubuh dengan baik. Allah Maha Razaq, artinya Allah Maha Pemberi Rezeki, termasuk kesehatan dan kesempatan untuk belajar.
Hari ini kita akan mengenal gerakan meroda serta belajar membuat aturan aktivitas yang aman, adil, dan dapat diikuti oleh semua teman.
Model / Metode :
Model Pembelajaran:
Problem Based Learning (PBL): Peserta didik mengamati contoh aktivitas dan mendiskusikan cara mengatasi permasalahan dalam permainan, seperti aturan yang kurang adil atau aktivitas yang belum dapat diikuti semua peserta.
Cooperative Learning: Peserta didik bekerja dalam kelompok untuk menyusun peraturan alternatif dan modifikasi aktivitas.
Metode Pembelajaran:
Penjelasan dan tanya jawab.
Pengamatan gambar atau video gerakan meroda.
Diskusi kelompok.
Demonstrasi gerakan dasar yang aman.
Penugasan merancang aturan alternatif dan modifikasi aktivitas.
Penjabaran Materi :
A. Mengenal Kebesaran Allah Swt.
Allah Maha Khaliq (Maha Pencipta)
Allah menciptakan tubuh manusia dengan berbagai kemampuan, seperti berdiri, berjalan, berlari, melompat, dan menjaga keseimbangan. Kemampuan tersebut dapat kita gunakan untuk melakukan aktivitas jasmani, termasuk mempelajari gerakan meroda.
Allah Maha Malik (Maha Memelihara dan Menguasai)
Tubuh merupakan amanah dari Allah yang harus dijaga. Ketika melakukan aktivitas senam, kita harus memperhatikan keselamatan, menggunakan tempat yang sesuai, mengikuti arahan guru, dan tidak memaksakan gerakan.
Allah Maha Razaq (Maha Pemberi Rezeki)
Kesehatan dan kesempatan untuk belajar merupakan nikmat dari Allah. Oleh karena itu, kita harus bersyukur dengan menjaga kesehatan, berolahraga secara teratur, dan menghargai kemampuan setiap teman.
B. Mengenal Gerakan Meroda
1. Pengertian Gerakan Meroda
Gerakan meroda adalah salah satu gerakan dalam aktivitas senam lantai yang dilakukan dengan memindahkan berat badan melalui kedua tangan secara bergantian, sementara kedua kaki bergerak melewati atas tubuh secara menyamping.
Gerakan ini menyerupai putaran roda ke arah samping. Gerakan meroda membutuhkan keseimbangan, koordinasi, kekuatan, kelenturan, dan keberanian.
2. Manfaat Gerakan Meroda
Melatih keseimbangan tubuh.
Meningkatkan koordinasi gerak tangan dan kaki.
Melatih kekuatan otot lengan dan bahu.
Mengembangkan kelenturan tubuh.
Meningkatkan keberanian dan kepercayaan diri.
3. Tahapan Dasar Gerakan Meroda
Sikap awal: Berdiri menyamping dengan kedua kaki terbuka secukupnya dan kedua tangan diangkat ke atas.
Gerakan tangan: Condongkan tubuh ke arah samping, kemudian letakkan kedua tangan secara bergantian pada matras.
Gerakan kaki: Ayunkan kedua kaki melewati atas tubuh secara bergantian dengan tetap menjaga keseimbangan.
Sikap akhir: Turunkan kaki satu per satu hingga kembali berdiri dengan seimbang.
Catatan keselamatan: Gerakan meroda merupakan keterampilan senam yang perlu dipelajari secara bertahap. Peserta didik harus melakukan pemanasan, menggunakan matras, mendapat pengawasan guru, serta tidak mencoba gerakan secara paksa atau tanpa pendampingan. Peserta didik yang belum siap dapat mempelajari gerakan pendahuluan terlebih dahulu.
C. Merancang Peraturan Alternatif dan Modifikasi Aktivitas
1. Pengertian Peraturan Alternatif
Peraturan alternatif adalah aturan pengganti atau aturan tambahan yang dibuat untuk menyesuaikan suatu aktivitas agar lebih aman, tertib, adil, dan menyenangkan.
Contohnya:
Mengatur giliran agar setiap peserta mendapat kesempatan.
Memberikan waktu yang cukup kepada setiap kelompok.
Menentukan batas area permainan agar tidak saling bertabrakan.
Memberikan kesempatan mencoba kembali apabila peserta belum berhasil.
2. Pengertian Modifikasi Aktivitas
Modifikasi aktivitas adalah perubahan pada aturan, alat, tempat, atau cara melakukan permainan tanpa menghilangkan tujuan utama aktivitas tersebut.
Contohnya:
Menggunakan bola yang lebih ringan untuk memudahkan peserta.
Memperpendek jarak permainan sesuai kemampuan.
Memperluas area agar peserta memiliki ruang gerak yang cukup.
Menggunakan matras yang sesuai untuk kegiatan senam.
Menyesuaikan tingkat kesulitan aktivitas berdasarkan kemampuan peserta.
3. Tujuan Peraturan Alternatif dan Modifikasi Aktivitas
Menciptakan aktivitas yang aman.
Memberikan kesempatan yang sama kepada semua peserta.
Meningkatkan partisipasi dan kerja sama.
Menghindari perlakuan yang tidak adil.
Membuat aktivitas lebih menarik dan menyenangkan.
4. Prinsip Fair Play dan Partisipasi Inklusif
Fair play: Bermain dengan jujur, menaati aturan, menghargai lawan, dan menerima hasil kegiatan.
Partisipasi inklusif: Memberikan kesempatan kepada semua teman untuk ikut serta tanpa membeda-bedakan kemampuan.
Kerja sama: Saling membantu dan menjalankan tugas kelompok dengan tanggung jawab.
Keselamatan: Mengutamakan keamanan diri sendiri dan orang lain selama aktivitas berlangsung.
5. Contoh Merancang Aktivitas yang Dimodifikasi
Misalnya, kelompok akan melakukan permainan memindahkan bola.
Aturan awal: Peserta harus memindahkan bola dari garis awal menuju garis akhir.
Modifikasi alat: Menggunakan bola yang lebih ringan.
Modifikasi jarak: Menyesuaikan jarak lintasan dengan kemampuan peserta.
Peraturan alternatif: Setiap anggota kelompok harus mendapat giliran.
Sikap yang diterapkan: Saling mendukung, tidak mengejek teman, dan menerima hasil kegiatan.
Dengan demikian, semua peserta dapat mengikuti aktivitas dengan aman dan menyenangkan.
D. Latihan Soal
I. Pilihan Ganda
Pilihlah jawaban yang paling tepat!
Gerakan meroda termasuk salah satu gerakan dalam ....
A. Senam irama
B. Senam lantai
C. Permainan bola besarGerakan meroda dilakukan dengan arah gerakan ....
A. Menyamping
B. Ke depan saja
C. Ke belakang sajaSalah satu kemampuan yang diperlukan dalam gerakan meroda adalah ....
A. Kecepatan berlari
B. Ketepatan menendang
C. Keseimbangan tubuhSebelum melakukan aktivitas senam, kita harus ....
A. Langsung melakukan gerakan sulit
B. Melakukan pemanasan
C. Bercanda di atas matrasPada gerakan meroda, kedua tangan diletakkan pada matras secara ....
A. Bergantian
B. Bersamaan dengan posisi kaki
C. SembaranganPeraturan alternatif dibuat dengan tujuan ....
A. Membatasi teman yang ikut bermain
B. Membuat permainan semakin sulit
C. Menyesuaikan aturan agar aktivitas lebih aman dan adilMenggunakan bola yang lebih ringan merupakan contoh ....
A. Pelanggaran permainan
B. Modifikasi alat
C. Sikap tidak sportifSikap fair play ditunjukkan dengan cara ....
A. Menaati aturan dan menghargai teman
B. Menyalahkan anggota kelompok
C. Mengubah aturan demi kemenangan sendiriMemberikan kesempatan kepada semua teman untuk ikut bermain merupakan contoh ....
A. Persaingan tidak sehat
B. Sikap egois
C. Partisipasi inklusifKetika merancang aturan permainan bersama kelompok, kita harus ....
A. Memaksakan pendapat sendiri
B. Menghargai pendapat dan bekerja sama
C. Mengabaikan pendapat teman
II. Isian
Isilah titik-titik berikut dengan jawaban yang tepat!
Gerakan meroda merupakan salah satu gerakan dalam senam ....
Gerakan meroda dilakukan ke arah ....
Sebelum melakukan senam, kita harus melakukan ....
Perubahan aturan atau alat dalam permainan disebut ....
Bermain dengan jujur dan menaati aturan disebut ....
III. Uraian
Jawablah pertanyaan berikut dengan jelas!
Jelaskan pengertian gerakan meroda!
Sebutkan tiga manfaat melakukan gerakan meroda!
Mengapa kita harus melakukan pemanasan sebelum melakukan aktivitas senam?
Jelaskan pengertian peraturan alternatif dan berikan satu contohnya!
Sebutkan tiga contoh modifikasi aktivitas agar semua teman dapat ikut berpartisipasi!
E. Kunci Jawaban
I. Pilihan Ganda
B
A
C
B
A
C
B
A
C
B
II. Isian
Lantai
Samping
Pemanasan
Modifikasi aktivitas
Fair play
III. Uraian
Gerakan meroda adalah gerakan senam lantai dengan memindahkan berat badan melalui kedua tangan secara bergantian, sementara kedua kaki melewati atas tubuh ke arah samping.
Melatih keseimbangan, koordinasi tangan dan kaki, serta kekuatan otot lengan.
Agar tubuh lebih siap bergerak dan mengurangi risiko cedera.
Peraturan alternatif adalah aturan pengganti atau tambahan agar aktivitas lebih aman dan adil. Contohnya, setiap peserta harus mendapat giliran bermain.
Menggunakan alat yang lebih ringan, menyesuaikan jarak permainan, dan memberikan kesempatan kepada semua peserta.
Alat Peraga :
Matras senam lantai.
Gambar atau poster tahapan gerakan meroda.
Video pembelajaran gerakan meroda.
Bola dengan ukuran atau berat yang berbeda untuk contoh modifikasi alat.
Peluit.
Papan tulis dan spidol untuk menyusun contoh peraturan alternatif.
Kesimpulan :
Gerakan meroda merupakan salah satu keterampilan senam lantai yang membutuhkan keseimbangan, koordinasi, kekuatan, dan kelenturan tubuh. Gerakan ini harus dipelajari secara bertahap dengan memperhatikan keselamatan dan bimbingan guru.
Selain mengenal gerakan meroda, peserta didik juga perlu memahami cara merancang peraturan alternatif dan memodifikasi aktivitas. Tujuannya agar kegiatan jasmani menjadi lebih aman, adil, menyenangkan, serta memberikan kesempatan kepada semua peserta untuk berpartisipasi.
Refleksi Pembelajaran – Rabu, 04 November 2026
Kelas VI.A (Teori):
Pembelajaran PJOK berlangsung dengan baik dan interaktif. Peserta didik menunjukkan antusiasme dalam memahami pengertian gerakan meroda, manfaatnya bagi kebugaran jasmani, tahapan dasar gerakan, serta prinsip keselamatan dalam aktivitas senam lantai. Peserta didik juga mempelajari cara merancang peraturan alternatif dan memodifikasi aktivitas agar lebih aman, adil, dan dapat diikuti oleh semua teman. Dari total 11 murid, sebanyak 10 murid (90,91%) telah memahami materi dengan baik, sedangkan 1 murid (9,09%) masih memerlukan penguatan, khususnya dalam memahami tahapan gerakan meroda dan penerapan modifikasi aktivitas.

