Selasa, 25 Agustus 2026

Materi Ajar Kelas 1a,1b,6a

 

Identitas Pembelajaran

1. Nama Guru : Maulvi Nazir Ahmad, S.Pd
2. Hari / Tanggal : Rabu/26 Agustus 2026
3. Fase / Kelas : A/I.a dan I.b
4. Mata Pelajaran : PJOK
5. Materi : Mempraktikkan Gerak Memutar dan Mengayun
6. Pertemuan Ke : Keempat (IV)


7. Capaian Pembelajaran (CP)

Mempraktikkan keterampilan gerak fundamental dan menerapkannya dalam berbagai situasi gerak yang berbeda; mengeksplorasi berbagai strategi gerak; dan mengeksplorasi berbagai konsep gerak serta menyimpulkan efektivitasnya.


8. Tujuan Pembelajaran (TP)

Setelah mengikuti pembelajaran, peserta didik diharapkan mampu:

  1. Mengenal gerak memutar dan mengayun sebagai bagian dari gerak dasar.
  2. Menjelaskan secara sederhana perbedaan gerak memutar dan gerak mengayun.
  3. Mempraktikkan gerak memutar menggunakan bagian tubuh sesuai contoh dari guru.
  4. Mempraktikkan gerak mengayun menggunakan tangan dan lengan dengan benar.
  5. Mengeksplorasi berbagai cara melakukan gerak memutar dan mengayun melalui aktivitas bermain.
  6. Menggabungkan gerak memutar dan mengayun menjadi rangkaian gerak sederhana.
  7. Mengikuti aba-aba dan menyesuaikan gerakan dengan arah yang diberikan guru.

Mindful Learning:
8. Peserta didik mampu memusatkan perhatian pada contoh gerakan, mengikuti aba-aba, menjaga keseimbangan, dan memperhatikan ruang di sekitarnya saat bergerak.

Meaningful Learning:
9. Peserta didik mampu memahami bahwa gerak memutar dan mengayun dapat digunakan dalam berbagai aktivitas sehari-hari dan permainan.

Joyful Learning:
10. Peserta didik mampu melakukan gerak memutar dan mengayun dengan gembira, percaya diri, aktif, dan berani mencoba melalui kegiatan bermain.


9. Alur Tujuan Pembelajaran (ATP)

  1. Guru membuka pembelajaran dengan salam, doa, mengecek kehadiran, dan menyampaikan tujuan pembelajaran.
  2. Guru mengajak peserta didik mengingat gerakan memutar dan mengayun yang pernah dilakukan.
  3. Guru menjelaskan secara sederhana pengertian gerak memutar dan mengayun serta memberikan contoh.
  4. Peserta didik mengamati dan menirukan gerak memutar tangan, bahu, dan badan.
  5. Peserta didik mempraktikkan gerak mengayun tangan ke depan-belakang dan kanan-kiri.
  6. Guru memberikan aba-aba berupa perubahan arah gerakan dan peserta didik mengikutinya.
  7. Peserta didik menggabungkan gerak memutar dan mengayun dalam rangkaian sederhana melalui permainan.
  8. Peserta didik mencoba melakukan variasi gerak sesuai contoh dan arahan guru.
  9. Guru memberikan penguatan dan memperbaiki gerakan peserta didik secara sederhana.
  10. Peserta didik melakukan pendinginan dan bersama guru menyimpulkan pembelajaran.

10. Apersepsi 

Guru mengajak peserta didik berdiri kemudian memberikan pertanyaan:

“Siapa yang pernah memutar badan ke kanan dan ke kiri?”

“Siapa yang pernah mengayunkan tangan?”

“Bisakah kita menggabungkan gerak memutar dan mengayun?”

Guru kemudian menyampaikan:

“Hari ini kita akan belajar mempraktikkan gerak memutar dan mengayun. Kita akan bergerak bersama, mengikuti contoh dan aba-aba guru, serta melakukannya dengan gembira.”


11. Model / Metode

Model Pembelajaran

  • Mindful Learning
  • Meaningful Learning
  • Joyful Learning
  • Pembelajaran berbasis aktivitas gerak
  • Bermain sambil belajar

Metode Pembelajaran

Untuk teori di dalam kelas:

  • Tanya jawab.
  • Demonstrasi sederhana.
  • Pengamatan.
  • Menirukan gerakan.
  • Percakapan interaktif.

Untuk praktik di lapangan:

  • Demonstrasi.
  • Praktik langsung.
  • Eksplorasi gerak.
  • Bermain sambil belajar.
  • Latihan berulang.
  • Permainan gerak sederhana.

Peserta didik terlebih dahulu mengenal gerak melalui penjelasan dan contoh sederhana di dalam kelas. Setelah itu, peserta didik mempraktikkan gerak memutar dan mengayun di lapangan dengan mengikuti contoh serta aba-aba guru.


12. Penjabaran Materi

A. Mengenal Kebesaran Allah melalui Gerak Tubuh

1. Allah Al-Khaliq (Maha Pencipta)

Allah adalah Al-Khaliq, yaitu Allah Maha Pencipta.

Allah menciptakan tubuh manusia dengan berbagai bagian yang dapat bergerak. Kita mempunyai tangan, kaki, kepala, bahu, dan badan yang dapat digunakan untuk bergerak.

Kemampuan kita untuk melakukan gerak memutar dan mengayun merupakan salah satu nikmat dari Allah yang harus kita syukuri.

2. Allah Al-Malik (Maha Memelihara)

Allah adalah Al-Malik, yaitu Allah Maha Memelihara.

Allah memelihara tubuh kita sehingga kita dapat belajar, bermain, dan bergerak.

Oleh karena itu, kita harus menggunakan tubuh dengan baik dan melakukan gerakan sesuai kemampuan.

3. Allah Ar-Razzaq (Maha Pemberi Rezeki)

Allah adalah Ar-Razzaq, yaitu Allah Maha Pemberi Rezeki.

Allah memberikan makanan dan minuman kepada kita. Makanan dan minuman menjadi sumber energi agar tubuh dapat melakukan berbagai aktivitas.

Dengan energi tersebut, kita dapat belajar, bermain, dan melakukan aktivitas gerak dengan gembira.


B. Gerak Memutar

Gerak memutar adalah gerakan tubuh atau bagian tubuh dengan cara berputar.

Contoh gerak memutar:

  • Memutar tangan.
  • Memutar bahu.
  • Memutar badan ke kanan.
  • Memutar badan ke kiri.

Cara Melakukan Gerak Memutar Badan

  1. Berdiri tegak.
  2. Kedua kaki dibuka sedikit.
  3. Pandangan ke depan.
  4. Putar badan secara perlahan ke kanan.
  5. Kembali ke posisi awal.
  6. Putar badan ke kiri.
  7. Kembali ke posisi awal.

Gerakan dilakukan secara perlahan dan mengikuti contoh guru.


C. Gerak Mengayun

Gerak mengayun adalah gerakan anggota tubuh ke suatu arah secara berulang.

Contoh gerak mengayun:

  • Mengayunkan tangan ke depan dan belakang.
  • Mengayunkan tangan ke kanan dan kiri.
  • Mengayunkan kedua tangan bersama-sama.

Cara Melakukan Gerak Mengayun

  1. Berdiri tegak.
  2. Kedua tangan berada di samping badan.
  3. Ayunkan kedua tangan ke depan.
  4. Ayunkan kedua tangan ke belakang.
  5. Lakukan secara berulang.
  6. Kemudian ayunkan tangan ke kanan dan kiri.

D. Menggabungkan Gerak Memutar dan Mengayun

Gerak memutar dan mengayun dapat dilakukan secara berurutan.

Contoh:

Berdiri → ayunkan tangan → putar badan ke kanan → ayunkan tangan → putar badan ke kiri → kembali ke posisi awal.

Guru dapat memberikan aba-aba sederhana:

“Ayun!” → “Putar kanan!” → “Ayun!” → “Putar kiri!”

Peserta didik mengikuti gerakan guru.


E. Praktik Gerak Melalui Permainan

Guru mengajak peserta didik bermain “Ikuti Gerakanku”.

Cara bermain:

  1. Peserta didik berdiri dengan jarak yang cukup.
  2. Guru memberikan contoh satu gerakan.
  3. Peserta didik menirukan gerakan tersebut.
  4. Guru memberikan gerak memutar.
  5. Peserta didik menirukannya.
  6. Guru memberikan gerak mengayun.
  7. Peserta didik menirukannya.
  8. Guru menggabungkan kedua gerakan.
  9. Peserta didik mengikuti rangkaian gerakan dengan gembira.

Guru dapat mengubah arah gerakan secara sederhana, misalnya putar kanan, putar kiri, ayun depan, ayun belakang, ayun kanan, dan ayun kiri.


LATIHAN PEMAHAMAN

A. Pilihan Ganda

Pilihlah jawaban yang paling tepat!

1. Gerak memutar adalah gerakan tubuh dengan cara ....
A. berputar
B. tidur
C. diam

2. Contoh gerak memutar adalah ....
A. duduk
B. memutar badan
C. berdiri diam

3. Gerak mengayun dapat dilakukan menggunakan ....
A. tangan
B. sepatu
C. meja

4. Mengayunkan tangan ke depan dan belakang dilakukan secara ....
A. diam
B. berulang
C. tidur

5. Memutar badan dapat dilakukan ke arah ....
A. kanan dan kiri
B. atas saja
C. bawah saja

6. Contoh gerak mengayun adalah ....
A. berdiri diam
B. memutar badan
C. mengayunkan kedua tangan

7. Gerak memutar dan mengayun dapat dilakukan secara ....
A. bersama dalam satu rangkaian
B. tidur
C. diam

8. Saat melakukan gerak memutar, badan bergerak ....
A. berputar
B. duduk
C. berbaring

9. Tangan dapat diayunkan ke arah ....
A. depan dan belakang
B. dalam tanah
C. dalam sepatu

10. Contoh rangkaian gerak yang benar adalah ....
A. duduk → tidur → diam
B. ayun tangan → putar badan → ayun tangan
C. diam → duduk → tidur


B. Isian

Isilah titik-titik berikut dengan jawaban yang tepat!

1. Gerakan badan dengan cara berputar disebut gerak ....

2. Gerakan tangan ke depan dan belakang disebut gerak ....

3. Badan dapat diputar ke arah kanan dan ....

4. Tangan dapat diayunkan ke arah depan dan ....

5. Gerak memutar dan mengayun dapat digabungkan menjadi satu .... gerak.


C. Uraian

Jawablah pertanyaan berikut dengan sederhana dan benar!

1. Apa yang dimaksud dengan gerak memutar?

2. Apa yang dimaksud dengan gerak mengayun?

3. Sebutkan dua contoh gerak memutar!

4. Sebutkan dua contoh gerak mengayun!

5. Tuliskan satu contoh rangkaian gerak memutar dan mengayun!


KUNCI JAWABAN

A. Pilihan Ganda

  1. A. berputar
  2. B. memutar badan
  3. A. tangan
  4. B. berulang
  5. A. kanan dan kiri
  6. C. mengayunkan kedua tangan
  7. A. bersama dalam satu rangkaian
  8. A. berputar
  9. A. depan dan belakang
  10. B. ayun tangan → putar badan → ayun tangan

B. Isian

  1. memutar
  2. mengayun
  3. kiri
  4. belakang
  5. rangkaian

C. Uraian

1. Gerak memutar adalah gerakan tubuh atau bagian tubuh dengan cara berputar.

2. Gerak mengayun adalah gerakan anggota tubuh ke suatu arah secara berulang.

3. Contohnya memutar badan ke kanan dan memutar badan ke kiri.

4. Contohnya mengayunkan tangan ke depan-belakang dan mengayunkan tangan ke kanan-kiri.

5. Contohnya: mengayunkan tangan → memutar badan ke kanan → mengayunkan tangan → memutar badan ke kiri.


13. Kesimpulan

Gerak memutar dan mengayun merupakan gerak dasar yang dapat dilakukan menggunakan berbagai bagian tubuh.

Gerak memutar adalah gerakan tubuh atau bagian tubuh dengan cara berputar, sedangkan gerak mengayun adalah gerakan anggota tubuh ke suatu arah secara berulang.

Dalam pembelajaran ini, peserta didik belajar mempraktikkan gerak memutar dan mengayun melalui contoh, latihan, dan permainan sederhana. Kedua gerakan tersebut juga dapat digabungkan menjadi rangkaian gerak yang sederhana.

Melalui Mindful Learning, peserta didik belajar memperhatikan contoh gerakan, mengikuti aba-aba, menjaga keseimbangan, dan memperhatikan ruang di sekitarnya.

Melalui Meaningful Learning, peserta didik memahami bahwa gerak memutar dan mengayun dapat digunakan dalam berbagai kegiatan bermain dan aktivitas sehari-hari.

Melalui Joyful Learning, peserta didik belajar bergerak dengan gembira, aktif, percaya diri, dan berani mencoba berbagai gerakan.

Allah Al-Khaliq adalah Maha Pencipta yang menciptakan tubuh kita sehingga dapat bergerak. Allah Al-Malik adalah Maha Memelihara sehingga kita harus menjaga dan menggunakan tubuh dengan baik. Allah Ar-Razzaq adalah Maha Pemberi Rezeki yang memberikan makanan dan minuman sebagai sumber energi bagi tubuh.

Dengan tubuh yang sehat, kita dapat bergerak, bermain, belajar, dan bersyukur kepada Allah.





Identitas Pembelajaran

1. Nama Guru : Maulvi Nazir Ahmad, S.Pd
2. Hari / Tanggal : Rabu/26 Agustus 2026
3. Fase / Kelas : C/VI.a
4. Mata Pelajaran : PJOK
5. Materi : Mengenal Modifikasi Variasi Passing dalam Permainan Bola Voli
6. Pertemuan Ke : Keempat (IV)

7. Capaian Pembelajaran (CP) :
Menyesuaikan keterampilan gerak melintasi berbagai situasi gerak; mentransfer strategi gerak yang sudah dikuasai ke dalam berbagai situasi gerak yang berbeda; dan menginvestigasi berbagai konsep gerak yang dapat diterapkan untuk meningkatkan capaian keterampilan gerak.

8. Tujuan Pembelajaran (TP) :

Setelah mengikuti pembelajaran, peserta didik diharapkan mampu:

  1. Menjelaskan pengertian passing dalam permainan bola voli.

  2. Mengenali bentuk passing bawah dan passing atas sebagai keterampilan dasar dalam permainan bola voli.

  3. Menjelaskan berbagai variasi dan modifikasi passing yang dapat dilakukan sesuai dengan situasi permainan.

  4. Mentransfer keterampilan passing yang telah dikuasai ke dalam berbagai variasi dan situasi permainan bola voli sederhana.

  5. Memilih bentuk passing yang sesuai berdasarkan arah datangnya bola dan posisi teman.

  6. Menganalisis penggunaan passing yang tepat dalam permainan bola voli sederhana.

  7. Mindful Learning: peserta didik mampu memusatkan perhatian pada posisi tubuh, arah datangnya bola, posisi tangan, dan gerakan saat melakukan passing.

  8. Meaningful Learning: peserta didik mampu memahami bahwa passing merupakan keterampilan penting untuk mengontrol dan mengarahkan bola kepada teman dalam permainan bola voli.

  9. Joyful Learning: peserta didik mampu mengenal dan mencoba berbagai variasi passing dengan aktif, percaya diri, bekerja sama, dan menyenangkan.

9. Alur Tujuan Pembelajaran (ATP) :

  1. Guru membuka pembelajaran dengan salam, doa, mengecek kehadiran, dan menyampaikan tujuan pembelajaran.

  2. Guru mengaitkan pengalaman peserta didik dengan permainan bola voli dan teknik passing.

  3. Guru menjelaskan pengertian passing serta fungsi passing dalam permainan bola voli.

  4. Guru menjelaskan perbedaan passing bawah dan passing atas beserta penggunaannya.

  5. Guru menjelaskan konsep variasi dan modifikasi passing berdasarkan arah bola, jarak, posisi, dan arah sasaran.

  6. Peserta didik mengamati contoh variasi passing yang diberikan guru melalui gambar, video, atau demonstrasi sederhana.

  7. Peserta didik mendiskusikan situasi permainan dan menentukan jenis passing yang sesuai.

  8. Peserta didik mencoba berbagai variasi passing secara sederhana, seperti passing ke depan, ke samping, berpasangan, dan melalui perubahan jarak.

  9. Peserta didik mentransfer keterampilan passing yang telah dikuasai ke dalam permainan bola voli sederhana dengan aturan yang dimodifikasi.

  10. Guru memberikan umpan balik dan peserta didik melakukan refleksi terhadap variasi passing yang telah dipelajari.

10. Apersepsi  :

Guru mengajukan pertanyaan kepada peserta didik:

“Siapa yang pernah bermain bola voli?”

“Bagaimana cara kalian memberikan bola kepada teman agar mudah diterima?”

“Apakah passing dalam bola voli hanya dapat dilakukan dengan satu cara?”

Guru kemudian menyampaikan:

“Dalam permainan bola voli, passing sangat penting untuk mengontrol dan mengarahkan bola. Hari ini kita akan mengenal berbagai variasi dan modifikasi passing agar kita dapat menyesuaikan gerakan dengan situasi permainan.”

11. Model / Metode :

Model Pembelajaran:

  • Mindful Learning.

  • Meaningful Learning.

  • Joyful Learning.

  • Problem Based Learning (PBL).

  • Cooperative Learning.

Metode Pembelajaran:

  • Tanya jawab.

  • Demonstrasi.

  • Pengamatan.

  • Diskusi.

  • Praktik langsung.

  • Eksplorasi gerak.

  • Permainan sederhana.

  • Refleksi.

Pelaksanaan pembelajaran teori di dalam kelas:

Guru menjelaskan konsep passing dalam permainan bola voli menggunakan gambar, video, atau ilustrasi sederhana. Peserta didik mengamati perbedaan passing bawah dan passing atas serta mendiskusikan penggunaan masing-masing dalam situasi permainan.

Setelah memahami konsep, peserta didik dapat melanjutkan pembelajaran melalui praktik sederhana secara berpasangan atau berkelompok dengan menggunakan modifikasi jarak, arah sasaran, dan bentuk permainan yang sesuai dengan kemampuan peserta didik.

12. Penjabaran Materi

A. Mengenal Kebesaran Allah melalui Permainan Bola Voli

1. Allah Al-Khaliq (Maha Pencipta)

Allah adalah Al-Khaliq, yaitu Allah Maha Pencipta.

Allah menciptakan manusia dengan tubuh yang memiliki berbagai anggota dan kemampuan untuk bergerak. Kita dapat menggunakan tangan, lengan, kaki, dan mata untuk melakukan berbagai aktivitas, termasuk bermain bola voli.

Dalam pembelajaran hari ini, kemampuan menggerakkan tangan dan lengan untuk melakukan passing merupakan salah satu nikmat yang diberikan Allah.

2. Allah Al-Malik (Maha Memelihara)

Allah adalah Al-Malik, yaitu Allah Maha Memelihara.

Allah memelihara tubuh kita sehingga kita dapat melakukan berbagai aktivitas. Oleh karena itu, kita harus menggunakan tubuh dengan baik dan tidak melakukan gerakan secara sembarangan.

Dalam melakukan passing, kita perlu mengontrol gerakan tangan dan tubuh agar bola dapat diarahkan dengan baik.

3. Allah Ar-Razzaq (Maha Pemberi Rezeki)

Allah adalah Ar-Razzaq, yaitu Allah Maha Pemberi Rezeki.

Allah memberikan berbagai rezeki kepada manusia, termasuk makanan dan minuman yang menjadi sumber energi bagi tubuh.

Energi tersebut dapat digunakan untuk belajar, bergerak, bermain, dan melakukan aktivitas olahraga.


B. Pengertian Passing dalam Permainan Bola Voli

Passing adalah teknik mengoper atau mengarahkan bola kepada teman atau ke daerah tertentu dengan menggunakan bagian tubuh yang sesuai, terutama lengan dan tangan.

Passing merupakan salah satu keterampilan penting dalam permainan bola voli karena digunakan untuk:

  • Mengontrol bola.

  • Menerima bola.

  • Mengarahkan bola kepada teman.

  • Membangun serangan.

  • Menjaga bola tetap dalam permainan.

Dalam pembelajaran ini, passing yang dikenalkan adalah passing bawah dan passing atas.


C. Passing Bawah

Passing bawah dilakukan dengan menggunakan kedua lengan bagian bawah untuk menerima atau mengarahkan bola.

Cara melakukan passing bawah:

  1. Berdiri dengan kedua kaki terbuka secukupnya.

  2. Kedua lutut sedikit ditekuk.

  3. Badan sedikit condong ke depan.

  4. Kedua tangan dirapatkan.

  5. Kedua lengan diluruskan ke depan.

  6. Bola mengenai bagian lengan bawah.

  7. Gerakan lengan diarahkan sesuai sasaran.

Passing bawah dapat digunakan ketika bola datang pada posisi yang lebih rendah atau ketika pemain ingin mengontrol bola dari bawah.


D. Passing Atas

Passing atas dilakukan dengan menggunakan kedua tangan di bagian atas depan kepala untuk mengarahkan bola.

Cara melakukan passing atas:

  1. Berdiri dengan posisi seimbang.

  2. Kedua kaki dibuka secukupnya.

  3. Kedua tangan berada di depan atas kepala.

  4. Jari-jari tangan dibuka dan membentuk posisi siap menerima bola.

  5. Bola diarahkan menggunakan jari-jari tangan.

  6. Dorong bola ke arah sasaran.

  7. Gerakan dilakukan dengan koordinasi tangan dan kaki.

Passing atas biasanya digunakan untuk mengarahkan bola kepada teman atau menyiapkan bola untuk serangan.


E. Mengenal Variasi Passing

Variasi passing adalah melakukan keterampilan passing dengan bentuk, arah, jarak, atau sasaran yang berbeda.

Contoh variasi passing:

  1. Passing ke depan.

  2. Passing ke samping kanan.

  3. Passing ke samping kiri.

  4. Passing dengan jarak dekat.

  5. Passing dengan jarak lebih jauh.

  6. Passing secara berpasangan.

  7. Passing secara berkelompok.

Variasi tersebut membantu peserta didik menyesuaikan keterampilan passing dengan berbagai situasi.


F. Modifikasi Passing

Modifikasi passing adalah mengubah atau menyesuaikan bentuk latihan permainan agar sesuai dengan kemampuan peserta didik.

Modifikasi dapat dilakukan pada:

  • Jarak antara pemain.

  • Arah sasaran.

  • Jumlah pemain.

  • Ukuran lapangan.

  • Tinggi net.

  • Jenis bola yang digunakan.

  • Jumlah sentuhan bola.

Contohnya, jika peserta didik masih kesulitan melakukan passing dengan jarak jauh, latihan dapat dimulai dengan jarak yang lebih dekat. Setelah kemampuan meningkat, jarak dapat ditambah secara bertahap.


G. Variasi dan Modifikasi Passing dalam Situasi Permainan

Passing dapat dilakukan dengan menyesuaikan situasi.

Contohnya:

Situasi 1: Bola datang rendah ke arah pemain.
→ Passing bawah dapat digunakan.

Situasi 2: Bola berada di atas depan kepala.
→ Passing atas dapat digunakan.

Situasi 3: Teman berada di sebelah kanan.
→ Bola dapat diarahkan menggunakan passing ke arah kanan.

Situasi 4: Teman berada lebih jauh.
→ Pemain dapat menyesuaikan kekuatan dorongan agar bola mencapai sasaran.

Dengan demikian, pemain tidak hanya melakukan passing, tetapi juga harus mampu menyesuaikan teknik dengan situasi permainan.


H. Mentransfer Keterampilan Passing

Peserta didik yang sudah menguasai passing dasar dapat menerapkannya dalam situasi yang berbeda.

Contohnya:

Passing bawah → passing ke teman → passing ke arah sasaran → passing dalam kelompok → passing dalam permainan sederhana.

Keterampilan yang telah dikuasai dapat digunakan kembali dengan mengubah:

  • Arah bola.

  • Jarak passing.

  • Posisi pemain.

  • Sasaran passing.

  • Jumlah pemain.

Hal tersebut membantu peserta didik menjadi lebih mampu menyesuaikan keterampilan passing dalam permainan.


I. Contoh Latihan Modifikasi Passing

Latihan 1: Passing Berpasangan

Dua peserta didik berdiri berhadapan dengan jarak yang sesuai.

Peserta didik pertama melakukan passing kepada peserta didik kedua. Peserta didik kedua menerima dan mengembalikan bola.

Latihan 2: Passing dengan Perubahan Arah

Peserta didik melakukan passing kepada teman yang berada di depan, kemudian dilanjutkan kepada teman di samping kanan atau kiri.

Latihan 3: Passing dalam Kelompok

Beberapa peserta didik berdiri membentuk lingkaran. Bola dipassing dari satu peserta didik kepada peserta didik lainnya.

Arah passing dapat diubah sesuai instruksi guru.

Latihan 4: Permainan Bola Voli yang Dimodifikasi

Peserta didik bermain dalam kelompok kecil menggunakan ukuran lapangan dan aturan yang disesuaikan dengan kemampuan.

Tujuan utama permainan adalah menerapkan variasi passing dalam situasi permainan sederhana.


LATIHAN PEMAHAMAN

A. Pilihan Ganda

Pilihlah jawaban yang paling tepat!

1. Passing dalam permainan bola voli adalah teknik untuk ....
A. mengoper atau mengarahkan bola
B. menendang bola ke daerah lawan
C. membawa bola dengan tangan

2. Passing bawah dilakukan dengan menggunakan ....
A. telapak kaki
B. lengan bagian bawah
C. kepala

3. Passing atas dilakukan dengan menggunakan ....
A. kedua kaki
B. bagian punggung
C. jari-jari tangan di atas depan kepala

4. Ketika bola datang dengan posisi rendah, jenis passing yang tepat digunakan adalah ....
A. passing atas
B. passing bawah
C. passing dengan kaki

5. Variasi passing dapat dilakukan dengan mengubah ....
A. arah dan jarak passing
B. warna bola
C. nama pemain

6. Passing kepada teman yang berada di sebelah kanan merupakan variasi passing berdasarkan ....
A. ukuran bola
B. arah sasaran
C. jumlah lapangan

7. Modifikasi passing dapat dilakukan dengan mengubah ....
A. jarak antara pemain
B. nama permainan
C. warna pakaian

8. Jika peserta didik masih kesulitan melakukan passing jarak jauh, latihan dapat dimulai dengan ....
A. jarak yang lebih dekat
B. jarak yang sangat jauh
C. tanpa menggunakan bola

9. Dalam permainan bola voli, passing dapat digunakan untuk ....
A. mengontrol dan mengarahkan bola kepada teman
B. membawa bola sambil berlari
C. menendang bola melewati net

10. Contoh variasi passing yang tepat adalah ....
A. passing ke depan dan dilanjutkan passing ke samping
B. membawa bola menggunakan kedua tangan
C. menendang bola kepada teman


B. Isian

Isilah titik-titik berikut dengan jawaban yang tepat!

1. Teknik mengoper atau mengarahkan bola dalam permainan bola voli disebut ....

2. Passing yang menggunakan kedua lengan bagian bawah disebut passing ....

3. Passing yang menggunakan jari-jari tangan di atas depan kepala disebut passing ....

4. Perubahan arah, jarak, atau sasaran dalam melakukan passing disebut .... passing.

5. Penyesuaian bentuk latihan passing sesuai kemampuan peserta didik disebut .... passing.


C. Uraian

Jawablah pertanyaan berikut dengan jelas dan tepat!

1. Jelaskan pengertian passing dalam permainan bola voli!

2. Jelaskan perbedaan antara passing bawah dan passing atas!

3. Sebutkan tiga contoh variasi passing dalam permainan bola voli!

4. Jelaskan dua contoh modifikasi latihan passing dalam permainan bola voli!

5. Jelaskan bagaimana cara memilih passing yang tepat berdasarkan situasi datangnya bola dan posisi teman!


KUNCI JAWABAN

A. Pilihan Ganda

  1. A. mengoper atau mengarahkan bola

  2. B. lengan bagian bawah

  3. C. jari-jari tangan di atas depan kepala

  4. B. passing bawah

  5. A. arah dan jarak passing

  6. B. arah sasaran

  7. A. jarak antara pemain

  8. A. jarak yang lebih dekat

  9. A. mengontrol dan mengarahkan bola kepada teman

  10. A. passing ke depan dan dilanjutkan passing ke samping

B. Isian

  1. passing

  2. bawah

  3. atas

  4. variasi

  5. modifikasi

C. Uraian

1. Passing adalah teknik mengoper atau mengarahkan bola kepada teman atau sasaran tertentu dalam permainan bola voli.

2. Passing bawah menggunakan kedua lengan bagian bawah untuk menerima atau mengarahkan bola, sedangkan passing atas menggunakan jari-jari tangan di atas depan kepala untuk mengarahkan bola.

3. Contohnya passing ke depan, passing ke samping kanan, dan passing ke samping kiri.

4. Contohnya mengubah jarak antara pemain dan mengubah arah atau sasaran passing. Modifikasi juga dapat dilakukan dengan menyesuaikan ukuran lapangan atau jumlah pemain.

5. Jika bola datang dengan posisi rendah, passing bawah dapat digunakan. Jika bola berada di atas depan kepala, passing atas dapat digunakan. Arah passing kemudian disesuaikan dengan posisi teman atau sasaran yang dituju.

13. Kesimpulan

Passing merupakan salah satu keterampilan penting dalam permainan bola voli yang digunakan untuk mengontrol, menerima, dan mengarahkan bola. Passing yang dipelajari dalam materi ini terdiri dari passing bawah dan passing atas.

Peserta didik juga mengenal variasi passing, yaitu melakukan passing dengan perubahan arah, jarak, posisi, atau sasaran. Selain itu, peserta didik mengenal modifikasi passing, yaitu menyesuaikan bentuk latihan dengan kemampuan peserta didik, misalnya dengan mengubah jarak pemain, arah sasaran, jumlah pemain, atau bentuk permainan.

Melalui pembelajaran Mindful Learning, peserta didik belajar memusatkan perhatian pada arah datangnya bola, posisi tubuh, posisi tangan, dan sasaran passing. Melalui Meaningful Learning, peserta didik memahami bahwa passing digunakan untuk mengontrol dan mengarahkan bola kepada teman dalam permainan bola voli. Melalui Joyful Learning, peserta didik belajar mengenal berbagai variasi passing secara aktif, percaya diri, kreatif, dan menyenangkan.

Allah Al-Khaliq adalah Maha Pencipta yang menciptakan tubuh manusia beserta kemampuan untuk bergerak. Allah Al-Malik adalah Maha Memelihara yang memelihara tubuh kita sehingga harus digunakan dengan baik. Allah Ar-Razzaq adalah Maha Pemberi Rezeki yang memberikan makanan dan minuman sebagai sumber energi bagi tubuh.

Dengan demikian, peserta didik diharapkan mampu mengenal, memahami, dan menerapkan modifikasi variasi passing dalam permainan bola voli serta mampu menyesuaikan keterampilan passing dengan berbagai situasi permainan.

Rabu, 19 Agustus 2026

Materi Ajar Kelas 5 dan 6

 

Identitas Pembelajaran

1. Nama Guru : Maulvi Nazir Ahmad, S.Pd 

2. Hari / Tanggal : Kamis, 20 Agustus 2026 

3. Fase / Kelas : C / V 

4. Mata Pelajaran : PJOK 

5. Materi : Mengenal Pola Gerak Dasar Passing Bawah (Bola Voli) 

6. Pertemuan Ke : Pertama (I)


7. Apersepsi

Assalamu'alaikum warahmatullahi wabarakatuh, anak-anak yang saleh dan salehah, apa kabar hari ini? Semoga kalian semua selalu dalam keadaan sehat dan semangat mengikuti pelajaran olahraga hari ini, aamiin.

Sebelum kita mulai, Bapak/Ibu Guru ingin mengajak kalian mengingat kembali kebesaran Allah SWT. Coba perhatikan tangan kalian. Allah adalah Al-Khaliq, Yang Maha Pencipta, yang telah menciptakan tangan kita dengan begitu sempurna, lengkap dengan tulang, otot, dan sendi yang lentur, sehingga kita bisa menggerakkannya untuk melakukan passing bawah dalam permainan bola voli.

Allah juga Al-Malik, Yang Maha Memelihara. Allah menjaga dan memelihara tubuh kita agar tetap sehat dan kuat, sehingga kita mampu berlari, melompat, dan bergerak dengan lincah saat berolahraga. Karena itu, kita wajib menjaga tubuh pemberian Allah ini dengan rajin berolahraga dan makan makanan yang halal serta bergizi.

Dan yang terakhir, Allah adalah Ar-Razzaq, Yang Maha Memberi Rezeki. Kesehatan, kekuatan, dan kesempatan belajar bersama hari ini adalah rezeki dari Allah yang harus kita syukuri dengan cara bersungguh-sungguh dalam belajar, termasuk belajar gerak dasar passing bawah ini.

Nah, sekarang mari kita mulai pelajaran hari ini dengan semangat dan penuh rasa syukur!


8. Capaian Pembelajaran (CP)

Menyesuaikan keterampilan gerak melintasi berbagai situasi gerak; mentransfer strategi gerak yang sudah dikuasai ke dalam berbagai situasi gerak yang berbeda; dan menginvestigasi berbagai konsep gerak yang dapat diterapkan untuk meningkatkan capaian keterampilan gerak.


9. Tujuan Pembelajaran (TP)

Melalui kegiatan pembelajaran ini, peserta didik diharapkan mampu:

  1. Mengidentifikasi (Ma - Mengamati) pola gerak dasar passing bawah dalam permainan bola voli melalui pengamatan gambar, video, atau contoh peragaan guru dengan benar.
  2. Meniru (Mi - Meniru) teknik dasar passing bawah (sikap awal, perkenaan bola, dan sikap akhir) sesuai dengan contoh yang diberikan guru.
  3. Mempraktikkan dengan gembira (Joy) gerak dasar passing bawah secara berpasangan atau berkelompok dengan penuh semangat, percaya diri, dan rasa senang.
  4. Mentransfer strategi gerak yang sudah dikuasai ke dalam berbagai situasi gerak yang berbeda, seperti passing bawah sambil bergerak atau dalam bentuk permainan sederhana.

10. Alur Tujuan Pembelajaran (ATP)

  1. Pembukaan — Guru mengucapkan salam, menyapa siswa, mengecek kehadiran, dan menyampaikan apersepsi keagamaan yang dikaitkan dengan materi.
  2. Pemanasan — Siswa melakukan pemanasan statis dan dinamis, terutama peregangan pada bagian lengan dan bahu yang berkaitan dengan gerak passing bawah.
  3. Mengamati (Ma) — Guru menunjukkan gambar/video atau memperagakan langsung gerak dasar passing bawah bola voli.
  4. Meniru (Mi) — Siswa mencoba menirukan sikap awal, cara mengayun lengan, dan perkenaan bola pada passing bawah tanpa bola terlebih dahulu, kemudian dengan bola.
  5. Bermain dengan Gembira (Joy) — Siswa mempraktikkan passing bawah secara berpasangan atau dalam kelompok kecil melalui permainan sederhana yang menyenangkan, misalnya passing bawah beruntun atau lempar-tangkap dilanjutkan passing.
  6. Refleksi — Guru dan siswa membahas kesulitan yang dialami serta memberikan umpan balik.
  7. Penilaian — Guru memberikan soal evaluasi berupa pilihan ganda, isian, dan uraian.
  8. Penutup — Guru dan siswa menyimpulkan pembelajaran, berdoa, dan salam penutup.

11. Model / Metode

  • Model Pembelajaran: Discovery Learning (Pembelajaran Penemuan)
  • Metode: Ceramah interaktif, demonstrasi, tanya jawab, praktik/latihan, dan permainan (games)
  • Pendekatan: Saintifik (mengamati, menanya, mencoba, menalar, mengomunikasikan) dipadukan dengan pendekatan Ma-Mi-Joy (Mengamati, Meniru, Joyful Practice)

12. Penjabaran Materi

A. Pengertian Passing Bawah

Passing bawah adalah salah satu teknik dasar dalam permainan bola voli yang digunakan untuk menerima bola pertama (menerima servis atau serangan lawan), mengumpan bola kepada teman satu tim, atau mengembalikan bola yang datang dari arah bawah.

B. Tujuan Passing Bawah

  1. Menerima bola servis dari lawan.
  2. Menerima bola smash atau serangan dari lawan.
  3. Mengambil bola yang berada rendah dekat net atau lantai.
  4. Mengumpan bola kepada teman untuk diserang (spike).

C. Cara Melakukan Passing Bawah

  1. Sikap Awal
  • Berdiri dengan kedua kaki dibuka selebar bahu.
  • Salah satu kaki berada sedikit di depan (kuda-kuda).
  • Lutut ditekuk sedikit, badan condong ke depan.
  • Kedua tangan dirapatkan dan diluruskan ke bawah membentuk seperti mangkuk/papan.
  1. Perkenaan Bola
  • Bola disentuh menggunakan bagian lengan bawah (antara pergelangan tangan dan siku).
  • Ayunkan kedua lengan dari bawah ke atas secara bersamaan.
  • Perkenaan bola tepat pada bagian tengah lengan bawah, bukan pada telapak tangan.
  1. Sikap Akhir
  • Setelah bola tersentuh, lanjutkan gerakan lengan mengikuti arah bola.
  • Berat badan dipindahkan ke depan mengikuti arah bola.
  • Kembali ke posisi siap untuk gerakan berikutnya.

D. Kesalahan yang Sering Terjadi

  1. Lengan ditekuk saat perkenaan bola.
  2. Perkenaan bola pada telapak tangan, bukan lengan bawah.
  3. Posisi kaki sejajar sehingga tidak seimbang.
  4. Badan berdiri tegak sehingga bola sulit dikontrol.

E. Manfaat Belajar Passing Bawah

  1. Melatih koordinasi mata dan tangan.
  2. Melatih kelincahan dan keseimbangan tubuh.
  3. Menumbuhkan sikap kerja sama dalam tim.
  4. Menjaga kebugaran jasmani.

Soal Evaluasi

I. Pilihan Ganda

  1. Passing bawah dalam permainan bola voli digunakan untuk menerima bola dari arah .... A. Atas B. Bawah C. Samping D. Belakang

  2. Bagian tubuh yang digunakan untuk melakukan perkenaan bola pada passing bawah adalah .... A. Telapak tangan B. Ujung jari C. Lengan bawah D. Siku tangan

  3. Sikap kaki yang benar saat melakukan passing bawah adalah .... A. Rapat sejajar B. Dibuka selebar bahu dengan salah satu di depan C. Menyilang D. Diangkat sebelah

  4. Gerakan mengayun lengan saat passing bawah dilakukan dari arah .... A. Atas ke bawah B. Bawah ke atas C. Samping ke samping D. Depan ke belakang

  5. Salah satu tujuan passing bawah adalah untuk menerima .... A. Pukulan smash lawan B. Peluit wasit C. Sorakan penonton D. Instruksi pelatih

  6. Kesalahan umum saat passing bawah adalah .... A. Lutut ditekuk B. Lengan diluruskan C. Lengan ditekuk saat perkenaan bola D. Badan condong ke depan

  7. Posisi badan yang benar saat bersiap melakukan passing bawah adalah .... A. Tegak lurus B. Condong ke belakang C. Condong ke depan dengan lutut sedikit ditekuk D. Miring ke samping

  8. Passing bawah sangat berguna untuk menerima bola .... A. Servis B. Peluit C. Bendera D. Nomor punggung

  9. Manfaat belajar passing bawah bagi tubuh adalah melatih .... A. Daya ingat B. Koordinasi mata dan tangan C. Kemampuan menyanyi D. Kemampuan menggambar

  10. Kedua tangan saat passing bawah dirapatkan sehingga membentuk seperti .... A. Bola B. Mangkuk/papan C. Segitiga D. Lingkaran

Kunci Jawaban Pilihan Ganda:

  1. B
  2. C
  3. B
  4. B
  5. A
  6. C
  7. C
  8. A
  9. B
  10. B

II. Isian

  1. Passing bawah digunakan untuk menerima bola servis dan bola .... (smash/serangan)
  2. Perkenaan bola pada passing bawah terletak di bagian .... (lengan bawah)
  3. Saat melakukan passing bawah, lutut sedikit .... (ditekuk)
  4. Ayunan lengan pada passing bawah dilakukan dari bawah ke .... (atas)
  5. Salah satu manfaat passing bawah adalah melatih kerja sama dalam .... (tim/regu)

Kunci Jawaban Isian:

  1. Smash/serangan lawan
  2. Lengan bawah
  3. Ditekuk
  4. Atas
  5. Tim/regu

III. Uraian

  1. Jelaskan pengertian passing bawah dalam permainan bola voli!
  2. Sebutkan sikap awal yang benar saat melakukan passing bawah!
  3. Jelaskan bagaimana cara perkenaan bola yang benar pada passing bawah!
  4. Sebutkan dua kesalahan yang sering terjadi saat melakukan passing bawah!
  5. Sebutkan dua manfaat mempelajari passing bawah bagi tubuh kita!

Kunci Jawaban Uraian:

  1. Passing bawah adalah teknik dasar bola voli yang digunakan untuk menerima bola servis, menerima serangan lawan, atau mengumpan bola kepada teman menggunakan lengan bawah.
  2. Sikap awal passing bawah yaitu berdiri dengan kaki dibuka selebar bahu, salah satu kaki di depan, lutut ditekuk, badan condong ke depan, dan kedua lengan dirapatkan lurus ke bawah.
  3. Perkenaan bola dilakukan pada bagian tengah lengan bawah (antara pergelangan tangan dan siku), dengan lengan lurus dan diayunkan dari bawah ke atas mengikuti arah datangnya bola.
  4. Dua kesalahan yang sering terjadi antara lain: lengan ditekuk saat perkenaan bola, dan bola mengenai telapak tangan bukan lengan bawah.
  5. Dua manfaat mempelajari passing bawah adalah melatih koordinasi mata dan tangan, serta melatih kelincahan dan keseimbangan tubuh.

13. Kesimpulan

Melalui pembelajaran hari ini, peserta didik telah mengenal dan mempraktikkan pola gerak dasar passing bawah dalam permainan bola voli, mulai dari sikap awal, perkenaan bola, hingga sikap akhir. Selain melatih keterampilan gerak, siswa juga diajak untuk mensyukuri nikmat tubuh yang sehat sebagai ciptaan Allah SWT, sehingga semangat berolahraga selalu diiringi dengan rasa syukur. Dengan pendekatan Mengamati, Meniru, dan Joyful Practice (Ma-Mi-Joy), diharapkan peserta didik mampu menguasai gerak dasar passing bawah dengan baik dan dapat menerapkannya dalam permainan bola voli yang sesungguhnya.

Identitas Pembelajaran

1. Nama Guru : Maulvi Nazir Ahmad, S.Pd 

2. Hari / Tanggal : Kamis, 20 Agustus 2026 

3. Fase / Kelas : C / VI 

4. Mata Pelajaran : PJOK 

5. Materi : Mempraktikkan Gerak Dasar dalam Aktivitas Permainan Net 

6. Pertemuan Ke : Pertama (I)


7. Apersepsi

Assalamu'alaikum warahmatullahi wabarakatuh, anak-anak hebat, apa kabar hari ini? Semoga kalian semua sehat dan penuh semangat untuk berolahraga bersama Bapak/Ibu Guru, aamiin.

Sebelum kita mulai berlatih, mari sejenak kita renungkan kebesaran Allah SWT. Allah adalah Al-Khaliq, Yang Maha Pencipta, yang telah menciptakan tangan dan kaki kita dengan sangat sempurna sehingga mampu bergerak lincah, memukul, menangkis, dan melompat dalam permainan net seperti bola voli dan bulu tangkis.

Allah juga Al-Malik, Yang Maha Memelihara. Allah senantiasa menjaga tubuh kita agar tetap kuat dan sehat, sehingga kita dapat bergerak aktif di lapangan tanpa kelelahan yang berarti. Karena itu, sudah sepantasnya kita menjaga tubuh pemberian Allah ini dengan berolahraga secara rutin dan sungguh-sungguh.

Dan Allah adalah Ar-Razzaq, Yang Maha Memberi Rezeki. Lapangan tempat kita berlatih, teman-teman untuk bermain bersama, serta kesempatan belajar hari ini adalah rezeki dari Allah yang patut kita syukuri dengan cara belajar dan berlatih dengan sebaik-baiknya.

Nah, sekarang mari kita mulai pembelajaran hari ini dengan penuh semangat dan rasa syukur!


8. Capaian Pembelajaran (CP)

Menyesuaikan keterampilan gerak melintasi berbagai situasi gerak; mentransfer strategi gerak yang sudah dikuasai ke dalam berbagai situasi gerak yang berbeda; dan menginvestigasi berbagai konsep gerak yang dapat diterapkan untuk meningkatkan capaian keterampilan gerak.


9. Tujuan Pembelajaran (TP)

Melalui kegiatan pembelajaran ini, peserta didik diharapkan mampu:

  1. Mengamati (Ma) berbagai bentuk gerak dasar dalam aktivitas permainan net (seperti bola voli dan bulu tangkis) melalui pengamatan gambar, video, atau peragaan guru dengan cermat.
  2. Meniru (Mi) gerak dasar permainan net, meliputi gerak memukul/passing, menangkis, bergerak (footwork), dan menempatkan diri di area lapangan, sesuai contoh yang diberikan guru.
  3. Mempraktikkan dengan gembira (Joy) gerak dasar permainan net secara berpasangan atau berkelompok dalam bentuk permainan sederhana yang menyenangkan, dengan penuh percaya diri dan semangat kerja sama.
  4. Mentransfer strategi gerak yang sudah dikuasai ke dalam berbagai situasi gerak yang berbeda, misalnya menerapkan gerak dasar permainan net dalam permainan sesungguhnya secara tim.

10. Alur Tujuan Pembelajaran (ATP)

  1. Pembukaan — Guru mengucapkan salam, menyapa siswa, mengecek kehadiran, berdoa, dan menyampaikan apersepsi keagamaan yang dikaitkan dengan materi permainan net.
  2. Pemanasan — Siswa melakukan pemanasan statis dan dinamis, serta permainan kecil (ice breaking) untuk melatih kelincahan dan refleks sebelum masuk ke materi inti.
  3. Mengamati (Ma) — Guru menjelaskan dan memperagakan konsep dasar aktivitas permainan net, meliputi jenis-jenis permainan net (voli, bulu tangkis, tenis meja) serta gerak dasar yang digunakan (memukul, passing, menangkis, footwork).
  4. Meniru (Mi) — Siswa menirukan gerak dasar seperti sikap siap, gerak kaki (footwork), serta gerakan memukul/mengumpan bola atau shuttlecock secara individu maupun berpasangan.
  5. Bermain dengan Gembira (Joy) — Siswa mempraktikkan gerak dasar permainan net dalam bentuk permainan sederhana dan modifikasi, misalnya rally sederhana melewati net atau tali, dengan suasana yang menyenangkan.
  6. Refleksi — Guru dan siswa membahas kesulitan yang dialami selama praktik serta memberikan umpan balik dan motivasi.
  7. Penilaian — Guru memberikan soal evaluasi berupa pilihan ganda, isian, dan uraian.
  8. Penutup — Guru dan siswa menyimpulkan pembelajaran, melakukan pendinginan (cooling down), berdoa, dan salam penutup.

11. Model / Metode

  • Model Pembelajaran: Project Based Learning / Pembelajaran Praktik Lapangan (Teaching Games for Understanding - TGFU)
  • Metode: Demonstrasi, drill/latihan berulang, permainan (games), dan tanya jawab langsung di lapangan
  • Pendekatan: Saintifik (mengamati, menanya, mencoba, menalar, mengomunikasikan) dipadukan dengan pendekatan Ma-Mi-Joy (Mengamati, Meniru, Joyful Practice)
  • Sarana & Prasarana: Lapangan/halaman sekolah, net atau tali sebagai pengganti net, bola voli/bola plastik, peluit, cone (jika ada)

12. Penjabaran Materi

A. Pengertian Aktivitas Permainan Net

Permainan net adalah jenis permainan yang dimainkan dengan cara memukul atau mengumpan bola/shuttlecock melewati net menuju area lawan, dengan tujuan agar lawan kesulitan mengembalikannya. Contoh permainan net antara lain bola voli, bulu tangkis, tenis meja, dan tenis lapangan.

B. Ciri-Ciri Permainan Net

  1. Terdapat net atau pembatas yang memisahkan area pemain dengan lawan.
  2. Pemain berusaha mengembalikan bola/shuttlecock ke area lawan tanpa menyentuh net secara berlebihan.
  3. Permainan dilakukan secara individu, berpasangan (ganda), atau beregu.
  4. Membutuhkan koordinasi, kecepatan reaksi, dan ketepatan.

C. Gerak Dasar dalam Permainan Net

  1. Gerak Dasar Lokomotor (Footwork/Gerak Kaki)
  • Bergerak maju, mundur, dan menyamping dengan cepat untuk menjangkau bola.
  • Posisi kaki selalu siap (kuda-kuda) agar mudah berpindah arah.
  1. Gerak Dasar Non-Lokomotor
  • Meliuk, menekuk lutut, dan condong badan untuk menjaga keseimbangan saat memukul atau menangkis bola.
  1. Gerak Dasar Manipulatif
  • Passing/mengumpan: mendorong bola menggunakan lengan (pada bola voli).
  • Memukul (servis/smash): mengarahkan bola/shuttlecock melewati net menuju area lawan.
  • Menangkis/menerima bola: mengembalikan bola yang datang dari lawan agar tidak jatuh di area sendiri.

D. Contoh Permainan Net Sederhana

  1. Voli tali/net rendah: siswa berpasangan saling mengumpan bola melewati tali/net menggunakan teknik passing.
  2. Lempar tangkap melewati net: melatih ketepatan dan kerja sama sebelum menggunakan teknik pukulan sesungguhnya.
  3. Bulu tangkis sederhana: menggunakan raket plastik dan shuttlecock ringan untuk melatih koordinasi mata-tangan.

E. Manfaat Aktivitas Permainan Net

  1. Melatih koordinasi mata, tangan, dan kaki.
  2. Meningkatkan kelincahan dan kecepatan reaksi.
  3. Menumbuhkan sikap sportivitas dan kerja sama tim.
  4. Menjaga kebugaran jasmani secara menyeluruh.

Soal Evaluasi

I. Pilihan Ganda

  1. Permainan yang menggunakan net sebagai pembatas antara pemain dan lawan disebut permainan .... A. Lempar B. Net C. Lari D. Lompat

  2. Berikut ini yang termasuk contoh permainan net adalah .... A. Sepak bola B. Bola voli C. Lari estafet D. Lompat jauh

  3. Gerak kaki untuk bergerak cepat mendekati bola dalam permainan net disebut .... A. Smash B. Footwork C. Servis D. Passing

  4. Gerak dasar manipulatif dalam permainan net antara lain adalah .... A. Berjalan B. Duduk C. Memukul bola D. Berbaris

  5. Tujuan utama permainan net adalah mengarahkan bola ke area .... A. Sendiri B. Lawan C. Wasit D. Penonton

  6. Posisi kaki yang baik dalam permainan net adalah dalam keadaan .... A. Kaku B. Siap/kuda-kuda C. Lurus rapat D. Menyilang

  7. Salah satu manfaat bermain permainan net adalah melatih .... A. Kelincahan B. Menghafal C. Menggambar D. Menyanyi

  8. Contoh gerak non-lokomotor dalam permainan net adalah .... A. Berlari mengejar bola B. Meliukkan badan untuk menjaga keseimbangan C. Melempar bola jauh D. Berjalan ke net

  9. Permainan bulu tangkis termasuk dalam kategori permainan .... A. Lempar B. Net C. Serang D. Bertahan

  10. Sikap yang harus dijunjung tinggi saat bermain permainan net bersama teman adalah .... A. Egois B. Sportivitas dan kerja sama C. Marah saat kalah D. Bermain sendiri

Kunci Jawaban Pilihan Ganda:

  1. B
  2. B
  3. B
  4. C
  5. B
  6. B
  7. A
  8. B
  9. B
  10. B

II. Isian

  1. Permainan yang dibatasi oleh net atau tali antara dua area pemain disebut permainan .... (net)
  2. Gerak kaki yang cepat untuk menjangkau bola dalam permainan net disebut .... (footwork)
  3. Salah satu contoh permainan net selain bola voli adalah .... (bulu tangkis/tenis meja)
  4. Gerak mendorong bola menggunakan lengan pada bola voli disebut .... (passing)
  5. Sikap yang harus dijaga saat bermain bersama teman adalah sikap .... (sportivitas/kerja sama)

Kunci Jawaban Isian:

  1. Net
  2. Footwork
  3. Bulu tangkis atau tenis meja
  4. Passing
  5. Sportivitas atau kerja sama

III. Uraian

  1. Jelaskan pengertian aktivitas permainan net!
  2. Sebutkan tiga contoh permainan yang termasuk dalam kategori permainan net!
  3. Jelaskan apa yang dimaksud dengan gerak dasar manipulatif dalam permainan net beserta contohnya!
  4. Mengapa gerak kaki (footwork) sangat penting dalam permainan net?
  5. Sebutkan dua manfaat yang diperoleh tubuh kita jika rutin melakukan aktivitas permainan net!

Kunci Jawaban Uraian:

  1. Aktivitas permainan net adalah jenis permainan yang dimainkan dengan cara memukul atau mengumpan bola/shuttlecock melewati net menuju area lawan agar lawan kesulitan mengembalikannya.
  2. Tiga contoh permainan net antara lain bola voli, bulu tangkis, dan tenis meja.
  3. Gerak dasar manipulatif adalah gerak yang melibatkan penguasaan terhadap suatu benda/alat, contohnya passing (mendorong bola dengan lengan), memukul bola saat servis atau smash, dan menangkis bola yang datang dari lawan.
  4. Footwork penting karena membantu pemain bergerak cepat dan tepat mendekati arah datangnya bola, sehingga bola dapat dikembalikan dengan baik dan tidak jatuh di area sendiri.
  5. Dua manfaat aktivitas permainan net adalah melatih koordinasi mata, tangan, dan kaki, serta meningkatkan kelincahan dan kecepatan reaksi tubuh.

13. Kesimpulan

Melalui pembelajaran hari ini, peserta didik telah mengenal dan mempraktikkan berbagai gerak dasar dalam aktivitas permainan net, meliputi gerak lokomotor (footwork), non-lokomotor, dan manipulatif seperti passing, memukul, dan menangkis bola. Selain mengasah keterampilan gerak, siswa juga diajak untuk senantiasa mensyukuri nikmat tubuh sehat ciptaan Allah SWT dengan cara aktif berolahraga dan menjaga sikap sportivitas serta kerja sama dalam bermain. Dengan pendekatan Mengamati, Meniru, dan Joyful Practice (Ma-Mi-Joy), diharapkan peserta didik mampu menguasai gerak dasar permainan net dengan baik dan dapat menerapkannya dalam berbagai bentuk permainan net yang sesungguhnya.

Selasa, 18 Agustus 2026

Materi Ajar Kelas 1a, 1b, dan kelas 6

  

IDENTITAS PEMBELAJARAN

1. Nama Guru : Maulvi Nazir Ahmad, S.Pd
2. Hari / Tanggal : Selasa / 18 Agustus 2026
3. Fase / Kelas : A / I.a
4. Mata Pelajaran : PJOK
5. Materi : Mempraktikkan Gerak Menekuk dan Meliuk
6. Pertemuan Ke : Pertama (I)


7. Apersepsi

Salam Sapa

Assalamu'alaikum warahmatullahi wabarakatuh.

Selamat pagi anak-anak kelas 1! 😊
Apa kabarnya hari ini? Semoga semuanya sehat, ceria, dan siap mengikuti pembelajaran PJOK.

Hari ini kita akan belajar sambil bergerak. Kita akan mempraktikkan gerak menekuk dan meliuk dengan cara yang aman dan menyenangkan.

Mengenal Kebesaran Allah

Allah Maha Khaliq (Pencipta)
Allah menciptakan tubuh kita dengan sempurna sehingga kita dapat menggerakkan tangan, kaki, dan badan.

Allah Maha Malik (Memelihara)
Allah memelihara tubuh kita. Oleh karena itu, kita harus menjaga tubuh dan melakukan gerakan dengan hati-hati.

Allah Maha Razaq (Memberi Rezeki)
Allah memberikan makanan dan minuman sebagai rezeki sehingga kita memiliki tenaga untuk belajar, bermain, dan bergerak.

Guru menyampaikan:

"Anak-anak, kemampuan kita untuk bergerak adalah nikmat dari Allah. Mari kita gunakan tubuh kita dengan baik dan selalu bersyukur kepada Allah."

Pertanyaan Pemantik

Guru bertanya:

"Siapa yang bisa menunjukkan gerakan menekuk lutut?"

"Siapa yang bisa meliukkan badan ke kanan dan ke kiri?"

Guru menyampaikan:

"Hari ini kita akan mempraktikkan kedua gerakan tersebut dengan benar dan aman."


8. Capaian Pembelajaran (CP)

Mempraktikkan keterampilan gerak fundamental dan menerapkannya dalam berbagai situasi gerak yang berbeda; mengeksplorasi berbagai strategi gerak; dan mengeksplorasi berbagai konsep gerak serta menyimpulkan efektivitasnya.


9. Tujuan Pembelajaran (TP)

Setelah mengikuti kegiatan pembelajaran, peserta didik diharapkan mampu:

A. Mindful (Berkesadaran)

  1. Mengenali bagian tubuh yang digunakan dalam gerak menekuk dan meliuk.

  2. Memperhatikan posisi tubuh sebelum dan saat melakukan gerakan.

  3. Melakukan gerakan dengan memperhatikan keselamatan diri dan teman.

  4. Menyadari bahwa kemampuan bergerak merupakan nikmat dari Allah SWT.

B. Meaningful (Bermakna)

  1. Menjelaskan secara sederhana pengertian gerak menekuk dan meliuk.

  2. Mempraktikkan gerak menekuk dan meliuk dalam kegiatan sederhana.

  3. Menghubungkan gerak menekuk dan meliuk dengan kegiatan sehari-hari.

  4. Menunjukkan rasa syukur kepada Allah SWT dengan menjaga tubuh dan menggunakannya untuk kegiatan yang baik.

C. Joyful (Menggembirakan)

  1. Mempraktikkan variasi gerak menekuk dan meliuk melalui permainan sederhana.

  2. Mengikuti kegiatan gerak dengan gembira, percaya diri, dan aktif.

  3. Mampu mengikuti instruksi guru dalam suasana pembelajaran yang menyenangkan.


10. Alur Tujuan Pembelajaran (ATP)

Langkah-langkah pembelajaran untuk mencapai tujuan pembelajaran:

1. Persiapan

Peserta didik berbaris dengan tertib di lapangan dan melakukan pengecekan kesiapan sebelum melakukan aktivitas.

2. Pemanasan

Peserta didik mengikuti pemanasan sederhana untuk mempersiapkan tubuh sebelum melakukan gerakan.

Gerakan pemanasan meliputi:

  • Menggerakkan kepala secara perlahan.

  • Mengayunkan tangan.

  • Menekuk dan meluruskan lutut.

  • Menggerakkan badan ke kanan dan kiri.

3. Mengenal Gerak Menekuk

Guru memberikan contoh gerak menekuk.

Peserta didik mengamati kemudian menirukan:

  • Menekuk lutut.

  • Menekuk siku.

  • Menekuk badan.

  • Menekuk tangan.

4. Mempraktikkan Gerak Menekuk

Peserta didik mempraktikkan gerakan secara perlahan sesuai instruksi guru.

Contoh:

"Tekuk lutut!"
Peserta didik menekuk lutut.

"Tekuk siku!"
Peserta didik menekuk siku.

5. Mengenal Gerak Meliuk

Guru memberikan contoh gerakan meliuk.

Peserta didik mengamati dan menirukan:

  • Meliukkan badan ke kanan.

  • Meliukkan badan ke kiri.

6. Mempraktikkan Gerak Meliuk

Peserta didik mempraktikkan gerakan meliuk secara perlahan dan terkontrol.

7. Mengombinasikan Gerakan

Peserta didik mencoba rangkaian sederhana:

Menekuk lutut → berdiri → meliuk ke kanan → meliuk ke kiri.

8. Permainan Gerak

Guru memberikan instruksi secara acak.

Contoh:

"Menekuk!" → peserta didik melakukan gerakan menekuk.

"Meliuk kanan!" → peserta didik meliuk ke kanan.

"Meliuk kiri!" → peserta didik meliuk ke kiri.

Kegiatan dilakukan seperti permainan agar peserta didik belajar dengan gembira.

9. Pendinginan

Peserta didik melakukan gerakan ringan dan mengatur pernapasan setelah aktivitas.

10. Refleksi

Guru bertanya:

"Gerakan apa yang kita pelajari hari ini?"

"Bagaimana cara melakukan gerakan dengan aman?"

Peserta didik menyampaikan jawabannya.


11. Model / Metode

Model Pembelajaran : PBL (Problem Based Learning)

Pelaksanaan : Praktik di Lapangan

Metode Pembelajaran:

  1. Demonstrasi.

  2. Tanya jawab.

  3. Praktik langsung.

  4. Permainan gerak.

  5. Penugasan.

  6. Pengamatan.

  7. Refleksi.

Masalah Pembelajaran

Guru memberikan situasi sederhana:

"Anak-anak, bagaimana cara kita mengambil benda yang berada di bawah tanpa menjatuhkan tubuh?"

Peserta didik diarahkan untuk menemukan gerakan menekuk lutut atau membungkukkan badan.

Guru kemudian memberikan situasi:

"Bagaimana cara melihat ke arah kanan dan kiri dengan menggerakkan badan?"

Peserta didik mencoba menemukan gerakan meliuk ke kanan dan ke kiri.


12. Penjabaran Materi

MEMpraktikkan GERAK MENEKUK DAN MELIUK

A. Gerak Menekuk

Gerak menekuk adalah gerakan membengkokkan bagian tubuh pada persendian.

Dalam kegiatan sehari-hari kita sering melakukan gerak menekuk.

Contohnya:

  • Menekuk lutut saat duduk.

  • Menekuk lutut saat mengambil benda.

  • Menekuk siku saat membawa barang.

  • Menekuk badan ketika mengambil benda di bawah.

Praktik Gerak Menekuk

1. Menekuk Lutut

Cara melakukan:

  1. Berdiri tegak.

  2. Kaki dibuka secukupnya.

  3. Tekuk kedua lutut secara perlahan.

  4. Jaga keseimbangan.

  5. Kembali berdiri tegak.

2. Menekuk Siku

Cara melakukan:

  1. Berdiri tegak.

  2. Luruskan kedua tangan ke depan.

  3. Tekuk kedua siku.

  4. Dekatkan tangan ke arah tubuh.

  5. Luruskan kembali tangan.

3. Menekuk Badan

Cara melakukan:

  1. Berdiri tegak.

  2. Kedua tangan berada di samping tubuh.

  3. Bungkukkan badan secara perlahan.

  4. Jangan memaksakan tubuh.

  5. Kembali ke posisi berdiri.


B. Gerak Meliuk

Gerak meliuk adalah gerakan menggerakkan atau membengkokkan tubuh ke arah tertentu, seperti ke kanan atau kiri.

Contoh:

  • Meliuk ke kanan.

  • Meliuk ke kiri.

  • Meliuk mengikuti irama.

  • Meliuk untuk melihat ke arah samping.

Praktik Gerak Meliuk

1. Meliuk ke Kanan

Cara melakukan:

  1. Berdiri tegak.

  2. Kaki dibuka secukupnya.

  3. Kedua tangan berada di samping atau di depan.

  4. Gerakkan badan secara perlahan ke kanan.

  5. Kembali ke posisi semula.

2. Meliuk ke Kiri

Cara melakukan:

  1. Berdiri tegak.

  2. Kaki dibuka secukupnya.

  3. Gerakkan badan secara perlahan ke kiri.

  4. Jaga keseimbangan.

  5. Kembali ke posisi semula.


C. Kombinasi Gerak Menekuk dan Meliuk

Setelah memahami kedua gerakan, peserta didik melakukan kombinasi sederhana.

Rangkaian Gerak:

Berdiri → menekuk lutut → berdiri → meliuk ke kanan → kembali → meliuk ke kiri.

Gerakan dilakukan secara perlahan dan mengikuti instruksi guru.

Peserta didik tidak perlu melakukan gerakan secara cepat. Yang terpenting adalah gerakan benar, aman, dan sesuai kemampuan tubuh.


D. Permainan "IKUTI GERAKANKU"

Guru memberikan contoh gerakan dan peserta didik mengikutinya.

Gerakan 1

"Tekuk lutut!"

Peserta didik menekuk lutut.

Gerakan 2

"Tekuk siku!"

Peserta didik menekuk siku.

Gerakan 3

"Meliuk ke kanan!"

Peserta didik meliuk ke kanan.

Gerakan 4

"Meliuk ke kiri!"

Peserta didik meliuk ke kiri.

Gerakan 5

"Tekuk dan meliuk!"

Peserta didik melakukan rangkaian gerakan sederhana.

Permainan dilakukan dengan suasana menyenangkan dan tetap memperhatikan jarak aman antarpeserta didik.


E. Contoh Gerak dalam Kehidupan Sehari-hari

Gerak Menekuk

  • Duduk di kursi.

  • Mengambil benda di lantai.

  • Membawa tas.

  • Mengikat tali sepatu.

Gerak Meliuk

  • Melihat ke samping.

  • Mengambil benda di sebelah tubuh.

  • Menggerakkan badan mengikuti irama.

  • Bermain dengan gerakan kanan dan kiri.


F. Hal yang Harus Diperhatikan

Saat mempraktikkan gerakan:

  1. Dengarkan instruksi guru.

  2. Lakukan gerakan secara perlahan.

  3. Jangan saling mendorong.

  4. Beri jarak dengan teman.

  5. Jangan memaksakan gerakan.

  6. Jaga keseimbangan.

  7. Gunakan tubuh dengan baik sebagai bentuk rasa syukur kepada Allah SWT.


G. Latihan Soal

A. Pilihan Ganda

Pilihlah jawaban yang paling tepat!

1. Gerakan membengkokkan lutut disebut gerakan ....

A. menekuk
B. berlari
C. melompat

2. Saat menekuk siku, bagian tubuh yang ditekuk adalah ....

A. lutut
B. siku
C. kaki

3. Gerak meliuk dapat dilakukan ke arah ....

A. kanan dan kiri
B. atas saja
C. bawah saja

4. Saat mengambil benda di bawah, kita dapat melakukan gerakan ....

A. menekuk lutut
B. melompat
C. berlari

5. Gerakan meliuk dilakukan dengan menggerakkan ....

A. badan
B. rambut
C. sepatu

6. Sebelum melakukan kegiatan olahraga, sebaiknya kita melakukan ....

A. pemanasan
B. tidur
C. makan

7. Saat melakukan gerakan, kita harus ....

A. berhati-hati
B. mendorong teman
C. berlari sembarangan

8. Gerakan meliuk ke kanan berarti badan digerakkan ke ....

A. kanan
B. kiri
C. belakang

9. Menekuk lutut dapat dilakukan ketika ....

A. mengambil benda
B. tidur
C. membaca buku saja

10. Kemampuan tubuh untuk bergerak merupakan nikmat dari ....

A. Allah SWT
B. mainan
C. teman


B. Isian

Isilah titik-titik berikut dengan jawaban yang tepat!

1.Membengkokkan lutut disebut gerak __________.

2.Meliuk dapat dilakukan ke arah __________ dan __________.

3.Sebelum berolahraga sebaiknya melakukan __________.

4.Saat melakukan gerakan kita harus berhati-__________.

5.Tubuh kita adalah ciptaan __________.


C. Uraian

Jawablah pertanyaan berikut dengan benar!

1.Apa yang dimaksud dengan gerak menekuk?

2.Sebutkan dua contoh gerak menekuk!

3.Apa yang dimaksud dengan gerak meliuk?

4.Sebutkan dua contoh gerak meliuk!

5.Mengapa kita harus berhati-hati saat melakukan gerakan?


JAWABAN

A. Kunci Jawaban Pilihan Ganda

  1. A. menekuk

  2. B. siku

  3. A. kanan dan kiri

  4. A. menekuk lutut

  5. A. badan

  6. A. pemanasan

  7. A. berhati-hati

  8. A. kanan

  9. A. mengambil benda

  10. A. Allah SWT


B. Kunci Jawaban Isian

  1. menekuk

  2. kanan dan kiri

  3. pemanasan

  4. hati

  5. Allah SWT


C. Kunci Jawaban Uraian

1.Gerak menekuk adalah gerakan membengkokkan bagian tubuh pada persendian.

2.Contohnya menekuk lutut dan menekuk siku.

3.Gerak meliuk adalah gerakan menggerakkan atau membengkokkan badan ke arah tertentu, seperti ke kanan dan ke kiri.

4.Contohnya meliukkan badan ke kanan dan meliukkan badan ke kiri.

5.Agar gerakan dapat dilakukan dengan aman, tidak bertabrakan dengan teman, dan tubuh tidak mengalami cedera.


13. Kesimpulan

Gerak menekuk adalah gerakan membengkokkan bagian tubuh pada persendian, seperti menekuk lutut dan menekuk siku.

Gerak meliuk adalah gerakan menggerakkan atau membengkokkan badan ke arah tertentu, seperti meliuk ke kanan dan ke kiri.

Gerakan menekuk dan meliuk dapat kita gunakan dalam berbagai kegiatan sehari-hari. Saat melakukan gerakan, kita harus mengikuti arahan guru, menjaga jarak dengan teman, melakukan gerakan secara perlahan, dan tidak memaksakan kemampuan tubuh.

Kemampuan kita untuk bergerak merupakan nikmat dari Allah Maha Khaliq (Pencipta). Allah Maha Malik (Memelihara) tubuh kita dan Allah Maha Razaq (Memberi Rezeki) sehingga kita memperoleh tenaga untuk belajar, bermain, dan berolahraga.

Mari kita jaga tubuh, rajin bergerak, dan selalu bersyukur kepada Allah SWT.

"Tubuh sehat, bergerak gembira, dan selalu bersyukur kepada Allah." 🌟

Wassalamu'alaikum warahmatullahi wabarakatuh.



IDENTITAS PEMBELAJARAN

1. Nama Guru : Maulvi Nazir Ahmad, S.Pd
2. Hari / Tanggal : Selasa / 18 Agustus 2026
3. Fase / Kelas : A / I.b
4. Mata Pelajaran : PJOK
5. Materi : Mengenal Gerak Menekuk dan Meliuk
6. Pertemuan Ke : Pertama (I)


7. Apersepsi

Salam Sapa

Assalamu'alaikum warahmatullahi wabarakatuh.

Selamat pagi anak-anak hebat kelas 1! 😊
Apa kabarnya hari ini? Semoga semuanya sehat, ceria, dan siap belajar PJOK.

Sebelum belajar, mari kita bersyukur kepada Allah SWT karena hari ini kita masih diberi kesehatan sehingga dapat belajar dan bergerak bersama.

Mengenal Kebesaran Allah

Allah Maha Khaliq (Pencipta)
Allah adalah Pencipta seluruh tubuh kita. Allah menciptakan tangan, kaki, kepala, dan seluruh anggota tubuh dengan sempurna sehingga kita dapat bergerak.

Allah Maha Malik (Memelihara)
Allah memelihara tubuh kita. Oleh karena itu, kita harus menjaga tubuh dengan baik, melakukan gerakan dengan benar, tidak memaksakan tubuh, dan selalu berhati-hati.

Allah Maha Razaq (Memberi Rezeki)
Allah memberikan rezeki berupa makanan dan minuman sehingga tubuh kita mendapatkan tenaga untuk belajar, bermain, dan bergerak.

Pertanyaan Pemantik

Guru bertanya kepada peserta didik:

"Anak-anak, apakah tubuh kita bisa ditekuk?"

"Apakah tubuh kita bisa meliuk ke samping?"

Guru menyampaikan:

"Hari ini kita akan mengenal gerakan menekuk dan meliuk. Kita akan belajar bagaimana tubuh kita dapat bergerak dengan baik sebagai bentuk rasa syukur kepada Allah SWT."


8. Capaian Pembelajaran (CP)

Mempraktikkan keterampilan gerak fundamental dan menerapkannya dalam berbagai situasi gerak yang berbeda; mengeksplorasi berbagai strategi gerak; dan mengeksplorasi berbagai konsep gerak serta menyimpulkan efektivitasnya.


9. Tujuan Pembelajaran (TP)

Setelah mengikuti pembelajaran, peserta didik diharapkan mampu:

A. Mindful (Berkesadaran)

  1. Mengenali bagian tubuh yang digunakan saat melakukan gerak menekuk dan meliuk.

  2. Memperhatikan posisi tubuh ketika melakukan gerak menekuk dan meliuk.

  3. Menyadari bahwa tubuh merupakan ciptaan Allah SWT yang harus dijaga dan digunakan dengan baik.

B. Meaningful (Bermakna)

  1. Menjelaskan pengertian sederhana gerak menekuk dan meliuk.

  2. Menyebutkan contoh gerak menekuk dan meliuk dalam kegiatan sehari-hari.

  3. Menghubungkan kemampuan tubuh untuk bergerak dengan rasa syukur kepada Allah SWT sebagai Maha Khaliq, Maha Malik, dan Maha Razaq.

C. Joyful (Menggembirakan)

  1. Mengeksplorasi berbagai gerakan menekuk dan meliuk melalui kegiatan belajar yang menyenangkan.

  2. Mengikuti permainan sederhana mengenal gerak menekuk dan meliuk dengan percaya diri.

  3. Menunjukkan sikap senang, aktif, tertib, dan berani mencoba selama pembelajaran.


10. Alur Tujuan Pembelajaran (ATP)

Langkah-langkah pembelajaran untuk mencapai tujuan pembelajaran:

1. Mengenal Tubuh

Peserta didik mengenal bagian tubuh yang dapat melakukan gerakan, seperti kepala, tangan, badan, pinggang, lutut, dan kaki.

2. Mengenal Gerak Menekuk

Peserta didik mengamati dan mengenal gerakan menekuk bagian tubuh, seperti:

  • Menekuk lutut.

  • Menekuk siku.

  • Menekuk badan.

  • Menekuk tangan.

3. Mengenal Gerak Meliuk

Peserta didik mengenal gerakan meliukkan tubuh ke kanan dan ke kiri secara perlahan dan terkontrol.

4. Membedakan Gerak

Peserta didik membedakan gerak menekuk dan meliuk melalui gambar, contoh gerakan, dan pertanyaan sederhana.

5. Menghubungkan dengan Kehidupan Sehari-hari

Peserta didik menemukan contoh gerak menekuk dan meliuk dalam kegiatan sehari-hari, seperti mengambil benda, mengikat tali sepatu, melihat ke samping, atau mengambil sesuatu di sebelah tubuh.

6. Mengeksplorasi Gerak

Peserta didik mencoba berbagai variasi gerak menekuk dan meliuk sesuai arahan guru.

7. Menghubungkan dengan Kebesaran Allah

Peserta didik memahami bahwa kemampuan tubuh untuk bergerak merupakan salah satu nikmat Allah SWT yang harus disyukuri dan dijaga.

8. Menunjukkan Sikap Positif

Peserta didik mengikuti kegiatan dengan tertib, percaya diri, saling menghargai, dan menjaga keselamatan diri serta teman.


11. Model / Metode

Model Pembelajaran : PBL (Problem Based Learning)
Pelaksanaan : Teori dalam ruangan

Metode Pembelajaran:

  1. Ceramah interaktif.

  2. Tanya jawab.

  3. Pengamatan gambar.

  4. Demonstrasi sederhana.

  5. Permainan edukatif.

  6. Diskusi sederhana.

  7. Penugasan.

Permasalahan Sederhana

Guru memberikan pertanyaan:

"Bagaimana cara tubuh kita bergerak ketika ingin mengambil benda yang berada di bawah atau melihat benda yang berada di samping?"

Peserta didik diajak menemukan bahwa tubuh dapat melakukan berbagai gerakan, termasuk menekuk dan meliuk.


12. Penjabaran Materi

MENGENAL GERAK MENEKUK DAN MELIUK

A. Mengenal Gerak Tubuh

Tubuh kita dapat melakukan berbagai macam gerakan.

Kita dapat:

  • Membungkuk.

  • Menekuk.

  • Meliuk.

  • Mengangkat tangan.

  • Menggerakkan kaki.

  • Memutar badan.

Semua kemampuan tersebut merupakan nikmat dari Allah SWT.

Kita harus menggunakan tubuh untuk melakukan kegiatan yang baik dan menjaga kesehatan tubuh.


B. Gerak Menekuk

Gerak menekuk adalah gerakan membengkokkan bagian tubuh pada persendian.

Contohnya:

1. Menekuk Lutut

Lutut ditekuk sehingga posisi tubuh menjadi lebih rendah.

Contoh dalam kehidupan sehari-hari:

Saat mengambil benda yang berada di bawah.

2. Menekuk Siku

Siku ditekuk sehingga lengan menjadi lebih dekat dengan tubuh.

Contohnya:

Saat membawa buku atau mengangkat benda ringan.

3. Menekuk Badan

Badan digerakkan ke arah depan secara perlahan.

Contohnya:

Saat mengambil benda yang berada di depan atau bawah tubuh.

4. Menekuk Tangan

Tangan ditekuk pada bagian siku untuk membantu melakukan berbagai aktivitas.


C. Gerak Meliuk

Gerak meliuk adalah gerakan membengkokkan atau menggerakkan tubuh ke arah tertentu, terutama ke kanan atau ke kiri.

Contohnya:

1. Meliukkan Badan ke Kanan

Badan digerakkan perlahan ke arah kanan.

2. Meliukkan Badan ke Kiri

Badan digerakkan perlahan ke arah kiri.

3. Meliukkan Badan Saat Mengikuti Irama

Tubuh dapat digerakkan ke kanan dan ke kiri mengikuti irama sederhana.

Gerakan dilakukan secara perlahan agar tubuh tetap aman dan seimbang.


D. Perbedaan Gerak Menekuk dan Meliuk

Menekuk berarti membengkokkan bagian tubuh pada persendian.

Contoh:

Menekuk lutut dan menekuk siku.

Meliuk berarti menggerakkan atau membengkokkan tubuh ke arah tertentu, misalnya ke kanan dan ke kiri.

Contoh:

Meliukkan badan ke kanan dan ke kiri.


E. Contoh dalam Kehidupan Sehari-hari

Gerak menekuk dan meliuk sering kita lakukan tanpa kita sadari.

Gerak Menekuk

  • Menekuk lutut saat duduk.

  • Menekuk lutut saat mengambil benda.

  • Menekuk siku saat membawa tas.

  • Menekuk badan saat mengambil benda.

Gerak Meliuk

  • Meliukkan badan ke kanan.

  • Meliukkan badan ke kiri.

  • Meliuk saat mengambil benda di samping.

  • Meliuk mengikuti gerakan senam sederhana.


F. Sikap yang Benar Saat Melakukan Gerakan

Ketika melakukan gerakan, kita harus:

  1. Mengikuti arahan guru.

  2. Melakukan gerakan secara perlahan.

  3. Tidak memaksakan tubuh.

  4. Menjaga keseimbangan.

  5. Berhati-hati agar tidak bertabrakan dengan teman.

  6. Menjaga tubuh sebagai bentuk rasa syukur kepada Allah SWT.


G. Aktivitas PBL Sederhana

Guru memberikan beberapa situasi kepada peserta didik.

Situasi 1

"Ada pensil jatuh di bawah meja. Gerakan apa yang dapat kita lakukan untuk mengambilnya?"

Jawaban yang diharapkan:

Menekuk lutut atau membungkukkan badan.

Situasi 2

"Teman berada di sebelah kanan. Kita ingin melihatnya tanpa berjalan. Gerakan apa yang dapat dilakukan?"

Jawaban yang diharapkan:

Meliukkan atau memutar badan ke arah kanan.

Situasi 3

"Guru meminta kita bergerak ke kanan dan ke kiri mengikuti irama."

Gerakan yang dapat dilakukan:

Meliukkan badan ke kanan dan ke kiri.


H. Aktivitas Permainan Edukatif

"TEBAK GERAK"

Guru menyebutkan sebuah gerakan.

Peserta didik menunjukkan gerakan yang sesuai secara sederhana di tempat.

Contoh:

Guru: "Menekuk lutut!"
Murid: Menekuk lutut.

Guru: "Menekuk siku!"
Murid: Menekuk siku.

Guru: "Meliuk ke kanan!"
Murid: Meliuk ke kanan.

Guru: "Meliuk ke kiri!"
Murid: Meliuk ke kiri.

Kegiatan dilakukan dengan tertib dan memperhatikan keselamatan.


LATIHAN SOAL

A. PILIHAN GANDA

Pilihlah jawaban yang paling tepat!

1. Gerakan membengkokkan lutut disebut gerakan ....

A. menekuk
B. berlari
C. melompat

2. Gerakan membengkokkan siku disebut ....

A. berjalan
B. menekuk
C. berlari

3. Gerakan meliuk dapat dilakukan ke arah ....

A. kanan dan kiri
B. atas saja
C. bawah saja

4. Saat mengambil benda di bawah, kita dapat melakukan gerakan ....

A. menekuk lutut
B. melompat tinggi
C. berlari jauh

5. Meliukkan badan berarti menggerakkan badan ke arah ....

A. tertentu
B. diam saja
C. tidur

6. Contoh gerak menekuk adalah ....

A. menekuk lutut
B. berlari
C. berjalan

7. Contoh gerak meliuk adalah ....

A. meliukkan badan ke kanan
B. berlari ke depan
C. melompat ke atas

8. Saat melakukan gerakan, kita harus ....

A. berhati-hati
B. saling mendorong
C. berlari sembarangan

9. Tubuh kita dapat bergerak karena merupakan ciptaan ....

A. manusia
B. Allah SWT
C. benda

10. Menjaga kesehatan tubuh merupakan salah satu bentuk ....

A. rasa syukur kepada Allah
B. bermain-main
C. kemalasan


B. ISIAN

Isilah titik-titik berikut dengan jawaban yang tepat!

1.Membengkokkan lutut merupakan gerak __________.

2.Meliukkan badan dapat dilakukan ke arah __________ dan __________.

3.Siku dapat melakukan gerakan __________.

4.Tubuh kita merupakan ciptaan __________.

5.Kita harus menjaga tubuh sebagai bentuk rasa __________ kepada Allah SWT.


C. URAIAN

Jawablah pertanyaan berikut dengan sederhana dan benar!

1.Apa yang dimaksud dengan gerak menekuk?

2.Sebutkan dua contoh gerak menekuk!

3.Apa yang dimaksud dengan gerak meliuk?

4.Sebutkan dua contoh gerak meliuk!

5.Mengapa kita harus menjaga tubuh yang telah diberikan Allah SWT?


JAWABAN

A. Kunci Jawaban Pilihan Ganda

  1. A. menekuk

  2. B. menekuk

  3. A. kanan dan kiri

  4. A. menekuk lutut

  5. A. tertentu

  6. A. menekuk lutut

  7. A. meliukkan badan ke kanan

  8. A. berhati-hati

  9. B. Allah SWT

  10. A. rasa syukur kepada Allah


B. Kunci Jawaban Isian

  1. menekuk

  2. kanan dan kiri

  3. menekuk

  4. Allah SWT

  5. syukur


C. Kunci Jawaban Uraian

1.Gerak menekuk adalah gerakan membengkokkan bagian tubuh pada persendian.

2.Contohnya menekuk lutut dan menekuk siku.

3.Gerak meliuk adalah gerakan membengkokkan atau menggerakkan tubuh ke arah tertentu, seperti ke kanan atau ke kiri.

4.Contohnya meliukkan badan ke kanan dan meliukkan badan ke kiri.

5.Kita harus menjaga tubuh karena tubuh merupakan ciptaan dan pemberian Allah SWT yang harus kita syukuri dan rawat dengan baik.


13. Kesimpulan

Gerak menekuk adalah gerakan membengkokkan bagian tubuh pada persendian, seperti menekuk lutut dan menekuk siku.

Gerak meliuk adalah gerakan menggerakkan atau membengkokkan tubuh ke arah tertentu, seperti meliukkan badan ke kanan dan ke kiri.

Gerakan tersebut banyak digunakan dalam kegiatan sehari-hari. Kita harus melakukan gerakan dengan benar, perlahan, dan hati-hati agar tubuh tetap aman.

Kemampuan tubuh untuk bergerak merupakan salah satu nikmat dari Allah Maha Khaliq (Pencipta). Allah juga Maha Malik (Memelihara) tubuh kita dan Maha Razaq (Memberi Rezeki) sehingga kita memiliki tenaga untuk belajar dan bergerak.

Jadi, belajar bergerak dengan baik merupakan salah satu cara kita mengenal, menjaga, dan mensyukuri nikmat Allah SWT.

Pesan untuk Anak-Anak

"Tubuh kita adalah ciptaan Allah. Mari kita jaga, kita gunakan untuk kebaikan, dan selalu bersyukur kepada Allah SWT."

Wassalamu'alaikum warahmatullahi wabarakatuh.



IDENTITAS PEMBELAJARAN

  1. Nama Guru : Maulvi Nazir Ahmad, S.Pd
  2. Hari / Tanggal : Rabu, 19 Agustus 2026
  3. Fase / Kelas : C / VI
  4. Mata Pelajaran : PJOK
  5. Materi : Mengenal Gerak Dasar dalam Permainan Net
  6. Pertemuan Ke : Pertama (I)

7. Apersepsi

Assalamu'alaikum warahmatullahi wabarakatuh, anak-anak yang sholeh dan sholehah. Selamat pagi, apa kabar hari ini? Semoga kalian semua sehat dan semangat untuk belajar bersama Bapak/Ibu Guru di dalam kelas hari ini.

Sebelum kita mulai, mari kita renungkan sejenak kebesaran Allah SWT yang berkaitan dengan pelajaran kita hari ini, yaitu gerak dasar dalam permainan net.

  • Allah Maha Khaliq (Pencipta): Allah menciptakan tubuh kita dengan sangat sempurna—ada tangan untuk memukul dan melempar bola, ada kaki untuk melompat dan berlari, ada mata untuk melihat arah bola. Semua anggota tubuh ini diciptakan agar kita bisa bergerak dan berolahraga dengan baik.
  • Allah Maha Malik (Memelihara): Allah menjaga dan memelihara tubuh kita agar tetap sehat dan kuat. Dengan mempelajari gerak dasar permainan net, kita ikut menjaga amanah Allah berupa tubuh yang sehat, karena tubuh yang sehat adalah nikmat yang harus kita rawat.
  • Allah Maha Razaq (Memberi Rezeki): Allah memberikan rezeki berupa akal untuk berpikir, kesempatan untuk belajar, dan kesehatan untuk terus bergerak. Ini semua adalah rezeki yang patut kita syukuri.

Nah, dengan akal dan tubuh yang sehat pemberian Allah ini, mari kita gunakan sebaik-baiknya untuk belajar memahami konsep dan gerak dasar dalam permainan net dengan semangat dan gembira, meskipun hari ini kita belajar teorinya terlebih dahulu di dalam kelas.


8. Capaian Pembelajaran (CP)

Peserta didik mampu menyesuaikan keterampilan gerak melintasi berbagai situasi gerak; mentransfer strategi gerak yang sudah dikuasai ke dalam berbagai situasi gerak yang berbeda; dan menginvestigasi berbagai konsep gerak yang dapat diterapkan untuk meningkatkan capaian keterampilan gerak.


9. Tujuan Pembelajaran (TP)

Melalui pembelajaran ini, peserta didik diharapkan mampu:

  1. Mentransfer strategi gerak yang sudah dikuasai (seperti melempar, menangkap, dan memukul) ke dalam pemahaman konsep gerak permainan net yang berbeda-beda.
  2. (Mindful) Menyadari dan memahami konsep, istilah, serta teknik dasar permainan net (servis, passing, dan memukul bola) melalui penjelasan dan diskusi di kelas.
  3. (Meaningful) Memaknai pentingnya kerja sama, sportivitas, dan kejujuran dalam bermain permainan net sebagai bekal sikap hidup sehari-hari.
  4. (Joyful) Mengikuti pembelajaran teori dengan rasa senang, aktif bertanya, dan percaya diri melalui diskusi, tanya jawab, dan media pembelajaran yang menarik.

10. Alur Tujuan Pembelajaran (ATP)

  1. Pembukaan (Mindful Awareness) — Guru mengajak peserta didik berdoa, apersepsi ayat-ayat kebesaran Allah, dan ice breaking sederhana di dalam kelas untuk melatih fokus dan konsentrasi.
  2. Pengenalan Konsep (Meaningful Connection) — Guru menjelaskan pengertian permainan net, contoh-contoh cabang olahraganya (bulu tangkis, bola voli, tenis meja), serta mengaitkan nilai kerja sama dan sportivitas dengan kehidupan sehari-hari melalui gambar/video sederhana.
  3. Diskusi dan Tanya Jawab — Peserta didik diajak berdiskusi kelompok kecil mengenai jenis-jenis gerak dasar (lokomotor, non-lokomotor, manipulatif) yang digunakan dalam permainan net.
  4. Penjelasan Teknik Dasar — Guru menjelaskan teknik dasar (sikap siap, servis, passing) menggunakan gambar, video, atau peragaan sederhana di depan kelas.
  5. Latihan Soal (Joyful Practice) — Peserta didik mengerjakan soal-soal latihan secara individu atau berkelompok dengan suasana yang menyenangkan (kuis interaktif/permainan tanya jawab).
  6. Refleksi dan Penguatan — Guru dan peserta didik bersama-sama merefleksikan apa yang telah dipelajari serta hikmah kerja sama dan rasa syukur atas akal dan tubuh yang sehat.
  7. Penutup — Guru menyimpulkan materi, memberikan motivasi untuk praktik di pertemuan berikutnya, dan doa penutup.

11. Model / Metode Pembelajaran

  • Model: Discovery Learning dan Problem Based Learning (untuk pembelajaran teori di dalam kelas)
  • Metode: Ceramah interaktif, Diskusi Kelompok, Tanya Jawab, dan Penugasan
  • Media/Alat: Papan tulis, gambar/poster teknik dasar permainan net, video pembelajaran, lembar kerja siswa (LKS), proyektor (jika tersedia)

12. Penjabaran Materi

A. Pengertian Permainan Net

Permainan net adalah jenis permainan yang dimainkan dengan cara memukul, melempar, atau menyeberangkan bola/kok melewati net atau pembatas menuju area lawan, dengan tujuan agar bola tidak dapat dikembalikan oleh lawan. Contoh permainan net antara lain: bulu tangkis, bola voli, tenis meja, dan tenis lapangan.

B. Gerak Dasar dalam Permainan Net

  1. Gerak Lokomotor: berlari, melompat, dan bergeser (footwork) untuk mengejar arah datangnya bola.
  2. Gerak Non-lokomotor: menekuk lutut, memutar badan, dan mengayun lengan sebagai persiapan memukul atau melempar bola.
  3. Gerak Manipulatif: memukul bola/kok, melempar bola, menangkap bola, dan melakukan servis (pukulan awal untuk memulai permainan).

C. Teknik Dasar Sederhana

  • Sikap Siap: berdiri dengan kaki dibuka selebar bahu, lutut sedikit ditekuk, pandangan fokus ke arah bola.
  • Servis Sederhana: memukul atau melempar bola dari bawah atau atas untuk mengawali permainan.
  • Passing/Mengoper: menyentuh atau memukul bola dengan lembut agar terarah ke teman satu tim.
  • Gerak Melintasi Net: memastikan bola melewati net tanpa menyentuh net dan jatuh di area lawan.

D. Nilai-Nilai dalam Permainan Net

Kerja sama tim, sportivitas, kejujuran, disiplin, dan semangat pantang menyerah adalah nilai-nilai penting yang dapat dipelajari dan diterapkan dalam permainan net serta kehidupan sehari-hari.


SOAL EVALUASI

I. Pilihan Ganda (10 Soal)

  1. Permainan yang dimainkan dengan cara memukul atau melempar bola melewati net disebut permainan… A. Lapangan B. Net C. Beregu D. Lempar tangkap

  2. Berikut ini yang termasuk contoh permainan net adalah… A. Sepak bola B. Bulu tangkis C. Lari estafet D. Lompat jauh

  3. Pukulan pertama yang dilakukan untuk memulai permainan net disebut… A. Passing B. Smash C. Servis D. Blocking

  4. Sikap kaki yang benar saat bersiap menerima bola adalah… A. Kaki lurus dan rapat B. Kaki dibuka selebar bahu dan lutut ditekuk C. Kaki menyilang D. Kaki diangkat satu

  5. Gerakan berlari dan bergeser untuk mengejar bola termasuk gerak… A. Manipulatif B. Non-lokomotor C. Lokomotor D. Statis

  6. Saat memukul bola, pandangan mata sebaiknya diarahkan ke… A. Teman di belakang B. Arah bola C. Penonton D. Guru

  7. Nilai yang harus dijunjung tinggi saat bermain meskipun tidak ada wasit adalah… A. Kecurangan B. Kesombongan C. Sportivitas dan kejujuran D. Egois

  8. Gerak mengoper bola dengan lembut ke teman satu tim disebut… A. Servis B. Passing C. Smash D. Dribbling

  9. Agar bola dinyatakan sah masuk ke area lawan, bola harus… A. Menyentuh net lalu jatuh di luar lapangan B. Melewati net dan jatuh di area lawan C. Terbang tinggi ke atas D. Dilempar dari luar lapangan

  10. Berikut ini yang BUKAN termasuk nilai penting dalam permainan net adalah… A. Kerja sama B. Kejujuran C. Individualisme D. Disiplin

II. Isian (5 Soal)

  1. Permainan net dimainkan dengan cara menyeberangkan bola melewati … menuju area lawan.
  2. Pukulan awal untuk memulai permainan disebut ….
  3. Contoh olahraga yang termasuk permainan net antara lain bulu tangkis dan ….
  4. Gerak menekuk lutut dan memutar badan termasuk gerak ….
  5. Sikap tubuh yang benar sebelum memukul bola adalah kaki dibuka selebar … dan lutut sedikit ditekuk.

III. Uraian (5 Soal)

  1. Jelaskan pengertian permainan net menurut pemahamanmu!
  2. Sebutkan tiga contoh olahraga yang termasuk dalam permainan net!
  3. Jelaskan perbedaan antara gerak lokomotor, non-lokomotor, dan manipulatif dalam permainan net!
  4. Mengapa sikap sportif dan jujur penting dilakukan saat bermain permainan net?
  5. Bagaimana cara melakukan servis sederhana dalam permainan net?

KUNCI JAWABAN

Pilihan Ganda

  1. B
  2. B
  3. C
  4. B
  5. C
  6. B
  7. C
  8. B
  9. B
  10. C

Isian

  1. Net (atau pembatas)
  2. Servis
  3. Bola voli (atau tenis meja/tenis lapangan)
  4. Non-lokomotor
  5. Bahu

Uraian (kunci jawaban singkat)

  1. Permainan net adalah permainan yang dimainkan dengan cara memukul, melempar, atau menyeberangkan bola/kok melewati net menuju area lawan agar tidak dapat dikembalikan oleh lawan.
  2. Contoh: bulu tangkis, bola voli, dan tenis meja.
  3. Gerak lokomotor adalah gerak berpindah tempat seperti berlari dan melompat; gerak non-lokomotor adalah gerak di tempat seperti menekuk lutut dan memutar badan; gerak manipulatif adalah gerak menggunakan alat/bola seperti memukul, melempar, dan menangkap.
  4. Karena sportivitas dan kejujuran membuat permainan berjalan adil, menumbuhkan rasa saling menghargai antar pemain, dan menjadi bekal sikap baik dalam kehidupan sehari-hari.
  5. Dengan berdiri pada sikap siap, memegang bola/alat pemukul, lalu memukul atau melempar bola dari bawah atau atas dengan ayunan yang terkontrol agar bola melewati net menuju area lawan.

13. Kesimpulan

Melalui pembelajaran teori gerak dasar dalam permainan net ini, peserta didik kelas VI diharapkan mampu memahami konsep gerak lokomotor, non-lokomotor, dan manipulatif secara sederhana, sekaligus menanamkan nilai kerja sama, sportivitas, dan kejujuran. Pembelajaran ini juga menjadi sarana untuk mensyukuri nikmat akal dan tubuh yang sehat sebagai ciptaan, pemeliharaan, dan rezeki dari Allah SWT, sehingga peserta didik semakin siap untuk mempraktikkannya secara langsung di lapangan pada pertemuan berikutnya dengan hati yang gembira (Mindful, Meaningful, dan Joyful).