Kamis, 27 Agustus 2026

Materi Ajar Kelas 3 dan 4

   

Identitas Pembelajaran

1. Nama Guru       : Maulvi Nazir Ahmad, S.Pd
2. Hari / Tanggal   : Jum'at/28 Agustus 2026
3. Fase / Kelas     : B/III.A
4. Mata Pelajaran : PJOK
5. Materi             : Mempraktikkan Variasi Gerak Menekuk dan Meliuk
6. Pertemuan Ke : Keempat (IV)

7. Capaian Pembelajaran (CP) :
Menghaluskan keterampilan gerak fundamental dan menerapkannya dalam situasi gerak yang baru; menyesuaikan strategi gerak untuk mendapatkan capaian keterampilan gerak; dan memperagakan berbagai konsep gerak yang dapat diterapkan dalam rangkaian gerak.

8. Tujuan Pembelajaran (TP) :
Setelah mengikuti pembelajaran, peserta didik diharapkan mampu:

  1. Menyesuaikan strategi gerak menekuk dan meliuk sesuai dengan situasi gerak yang diberikan.

  2. Mempraktikkan variasi gerak menekuk dengan sikap tubuh yang benar, aman, dan terkendali.

  3. Mempraktikkan variasi gerak meliuk melalui beberapa bentuk gerakan sederhana.

  4. Mengombinasikan gerak menekuk dan meliuk dalam rangkaian gerak sederhana.

  5. Mindful Learning: peserta didik mampu memusatkan perhatian pada posisi tubuh, keseimbangan, dan keselamatan saat melakukan gerakan.

  6. Meaningful Learning: peserta didik mampu menghubungkan gerak menekuk dan meliuk dengan aktivitas sehari-hari, seperti mengambil benda, menghindari rintangan, atau melakukan peregangan tubuh.

  7. Joyful Learning: peserta didik mampu melakukan aktivitas gerak dengan percaya diri, aktif, sportif, dan menyenangkan bersama teman.

9. Alur Tujuan Pembelajaran (ATP) :

  1. Peserta didik mengenali kembali bentuk dasar gerak menekuk dan meliuk serta manfaatnya bagi tubuh.

  2. Guru memberikan contoh variasi gerak menekuk dan meliuk yang dilakukan dengan teknik dan sikap tubuh yang benar.

  3. Peserta didik mempraktikkan variasi gerak menekuk secara bertahap dengan memperhatikan keseimbangan dan posisi tubuh.

  4. Peserta didik mempraktikkan variasi gerak meliuk melalui aktivitas sederhana secara individu maupun berkelompok.

  5. Peserta didik mengombinasikan gerak menekuk dan meliuk dalam rangkaian gerak sederhana melalui aktivitas permainan.

  6. Peserta didik melakukan refleksi terhadap gerakan yang telah dilakukan dan memperbaiki gerakan berdasarkan arahan guru.

10. Apersepsi  :
Guru mengajak peserta didik melakukan gerakan sederhana dengan bertanya, “Pernahkah kalian menekuk badan untuk mengambil sesuatu di lantai? Pernahkah kalian meliukkan badan ketika menghindari benda di samping?” Guru kemudian menjelaskan bahwa gerakan tersebut merupakan bagian dari gerak dasar tubuh yang akan dipraktikkan hari ini.

11. Model / Metode :
Model Pembelajaran : Direct Instruction dan Cooperative Learning
Pendekatan : Mindful Learning, Meaningful Learning, dan Joyful Learning
Metode : Demonstrasi, praktik langsung, latihan terbimbing, permainan gerak, tanya jawab, dan refleksi.
Pelaksanaan : Praktik di lapangan dengan memperhatikan pemanasan, keselamatan, penggunaan ruang gerak, dan kemampuan masing-masing peserta didik.

12. Penjabaran Materi :

A. Keterkaitan dengan Kebesaran Allah

Allah memiliki tiga sifat kebesaran yang dapat kita renungkan dalam pembelajaran hari ini:

  • Allah Maha Khaliq (Pencipta)
    Allah menciptakan tubuh manusia dengan berbagai bagian yang dapat bergerak. Kita dapat menekuk dan meliukkan tubuh karena Allah memberikan persendian dan otot yang memungkinkan tubuh bergerak.

  • Allah Maha Malik (Memelihara)
    Allah memelihara tubuh kita. Oleh karena itu, kita harus menjaga tubuh dengan berolahraga, melakukan gerakan dengan benar, melakukan pemanasan, dan tidak memaksakan diri.

  • Allah Maha Razaq (Memberi Rezeki)
    Allah memberikan rezeki berupa makanan dan minuman yang membantu tubuh memperoleh energi untuk belajar dan bergerak. Karena itu, kita harus bersyukur dengan menggunakan tubuh untuk kegiatan yang baik dan bermanfaat.

B. Pengertian Gerak Menekuk

Gerak menekuk adalah gerakan membengkokkan bagian tubuh pada persendian. Gerakan ini dapat dilakukan pada lutut, siku, pinggang, atau bagian tubuh lainnya.

Contoh:

  • Menekuk kedua lutut.

  • Menekuk siku.

  • Menekuk badan ke depan.

  • Menekuk badan ke samping.

Saat melakukan gerak menekuk, tubuh harus dilakukan secara terkendali dan tidak dipaksakan.

C. Pengertian Gerak Meliuk

Gerak meliuk adalah gerakan menggerakkan atau membengkokkan tubuh ke arah tertentu, seperti ke kanan dan ke kiri. Gerakan meliuk dapat membantu tubuh menjadi lebih lentur dan terkoordinasi.

Contoh:

  • Meliukkan badan ke kanan.

  • Meliukkan badan ke kiri.

  • Meliukkan badan sambil menggerakkan kedua tangan.

  • Meliukkan badan untuk mengikuti arah gerakan.

D. Variasi Gerak Menekuk dan Meliuk

Variasi gerak berarti melakukan gerakan dalam bentuk yang berbeda-beda. Pada pembelajaran ini peserta didik dapat melakukan:

  1. Menekuk kedua lutut lalu kembali berdiri.

  2. Menekuk badan ke depan lalu kembali tegak.

  3. Menekuk badan ke samping kanan dan kiri.

  4. Meliukkan badan ke kanan dan kiri.

  5. Menekuk kemudian meliukkan badan.

  6. Melakukan rangkaian menekuk dan meliuk melalui permainan sederhana.

E. Hal yang Perlu Diperhatikan Saat Praktik

  • Melakukan pemanasan terlebih dahulu.

  • Mengikuti contoh dan arahan guru.

  • Melakukan gerakan secara perlahan dan terkendali.

  • Menjaga keseimbangan tubuh.

  • Tidak mendorong atau mengganggu teman.

  • Menggunakan area latihan dengan tertib.

  • Berani mencoba dan tetap sportif.

  • Berhenti jika merasa tidak nyaman dan menyampaikan kepada guru.

F. Latihan Praktik

Peserta didik melakukan rangkaian sederhana:

Gerakan 1: Berdiri tegak → menekuk kedua lutut → kembali berdiri.
Gerakan 2: Berdiri tegak → menekuk badan ke depan → kembali tegak.
Gerakan 3: Berdiri tegak → meliukkan badan ke kanan → kembali ke tengah → meliukkan badan ke kiri.
Gerakan 4: Menekuk → berdiri → meliuk ke kanan dan kiri.
Gerakan 5: Melakukan rangkaian menekuk dan meliuk mengikuti aba-aba guru.

G. Soal Pilihan Ganda

1. Gerakan membengkokkan bagian tubuh pada persendian disebut gerak ....
A. Menekuk
B. Melompat
C. Berlari

2. Contoh gerak menekuk adalah ....
A. Berlari ke depan
B. Menekuk kedua lutut
C. Melompat jauh

3. Gerakan meliuk dapat dilakukan ke arah ....
A. Kanan dan kiri
B. Atas saja
C. Depan saja

4. Saat melakukan gerak menekuk dan meliuk, tubuh harus ....
A. Dipaksakan
B. Tidak terkendali
C. Dilakukan dengan terkendali

5. Sebelum melakukan aktivitas gerak di lapangan sebaiknya kita melakukan ....
A. Pemanasan
B. Tidur
C. Duduk diam

6. Saat melakukan gerak meliuk ke kanan, tubuh diarahkan ke ....
A. Kiri
B. Kanan
C. Bawah

7. Salah satu manfaat melakukan gerakan menekuk dan meliuk adalah membantu ....
A. Kelenturan tubuh
B. Membuat tubuh tidak bergerak
C. Mengurangi keseimbangan

8. Ketika melakukan praktik bersama teman, kita harus ....
A. Saling mendorong
B. Berebut tempat
C. Menjaga keselamatan dan ketertiban

9. Gerakan menekuk dan meliuk dapat dilakukan dalam bentuk ....
A. Rangkaian gerak
B. Duduk sepanjang waktu
C. Diam tanpa bergerak

10. Jika merasa tidak nyaman ketika melakukan gerakan, sebaiknya ....
A. Tetap memaksakan gerakan
B. Berhenti dan menyampaikan kepada guru
C. Mengganggu teman

H. Soal Isian

1. Gerakan membengkokkan bagian tubuh pada persendian disebut gerak ....

2. Gerak meliuk dapat dilakukan ke arah kanan dan ....

3. Sebelum melakukan praktik gerak, kita melakukan ....

4. Gerak menekuk dan meliuk harus dilakukan secara .... dan terkendali.

5. Saat praktik bersama teman, kita harus menjaga .... dan ketertiban.

I. Soal Uraian

1. Apa yang dimaksud dengan gerak menekuk?

2. Sebutkan dua contoh gerak menekuk!

3. Apa yang dimaksud dengan gerak meliuk?

4. Mengapa kita harus melakukan pemanasan sebelum praktik gerak menekuk dan meliuk?

5. Bagaimana sikap yang baik saat melakukan praktik gerak bersama teman?

J. Kunci Jawaban

Pilihan Ganda:

  1. A

  2. B

  3. A

  4. C

  5. A

  6. B

  7. A

  8. C

  9. A

  10. B

Isian:

  1. Menekuk

  2. Kiri

  3. Pemanasan

  4. Perlahan

  5. Keselamatan

Uraian:

  1. Gerak menekuk adalah gerakan membengkokkan bagian tubuh pada persendian.

  2. Contohnya menekuk kedua lutut dan menekuk siku.

  3. Gerak meliuk adalah gerakan membengkokkan atau menggerakkan tubuh ke arah tertentu, seperti ke kanan dan kiri.

  4. Agar tubuh siap bergerak dan membantu mengurangi risiko cedera.

  5. Mengikuti arahan guru, tertib, sportif, tidak mengganggu teman, dan menjaga keselamatan bersama.

13. Kesimpulan :
Gerak menekuk dan meliuk merupakan bagian dari gerak dasar tubuh yang dapat dilakukan dalam berbagai variasi dan rangkaian sederhana. Melalui praktik, peserta didik belajar mengendalikan gerakan, menjaga keseimbangan, dan menyesuaikan gerakan dengan situasi. Pembelajaran dilakukan dengan penuh perhatian (Mindful), dikaitkan dengan aktivitas sehari-hari (Meaningful), serta dilaksanakan melalui aktivitas yang aktif, menyenangkan, dan sportif (Joyful).

Peserta didik juga diajak mensyukuri tubuh sebagai ciptaan Allah Yang Maha Khaliq, menjaga tubuh sebagai bentuk kesadaran bahwa Allah Maha Malik, serta memanfaatkan energi dan kesehatan yang diberikan Allah Maha Razaq untuk melakukan aktivitas yang baik dan bermanfaat.


  

Identitas Pembelajaran

1. Nama Guru         : Maulvi Nazir Ahmad, S.Pd
2. Hari / Tanggal     : Jum'at/28 Agustus 2026
3. Fase / Kelas         : B/IV.A
4. Mata Pelajaran     : PJOK
5. Materi                 : Mempraktikkan Variasi Gerak Memutar dalam Berbagai Situasi
6. Pertemuan Ke     : Keempat (IV)

7. Capaian Pembelajaran (CP) :
Menghaluskan keterampilan gerak fundamental dan menerapkannya dalam situasi gerak yang baru; menyesuaikan strategi gerak untuk mendapatkan capaian keterampilan gerak; dan memperagakan berbagai konsep gerak yang dapat diterapkan dalam rangkaian gerak.

8. Tujuan Pembelajaran (TP) :
Setelah mengikuti pembelajaran, peserta didik diharapkan mampu:

  1. Menyesuaikan strategi gerak memutar untuk mendapatkan capaian keterampilan gerak yang baik dan benar.

  2. Mempraktikkan variasi gerak memutar dengan posisi tubuh dan keseimbangan yang tepat.

  3. Mempraktikkan gerak memutar ke berbagai arah sesuai dengan situasi dan aba-aba.

  4. Mengombinasikan gerak memutar dengan gerak dasar lainnya dalam rangkaian gerak sederhana.

  5. Mindful Learning: peserta didik mampu memusatkan perhatian pada posisi tubuh, keseimbangan, arah gerakan, dan keselamatan selama melakukan gerak memutar.

  6. Meaningful Learning: peserta didik mampu menghubungkan gerak memutar dengan aktivitas sehari-hari dan berbagai kegiatan olahraga.

  7. Joyful Learning: peserta didik mampu melakukan gerak memutar dengan percaya diri, aktif, sportif, dan menyenangkan melalui permainan gerak.

9. Alur Tujuan Pembelajaran (ATP) :

  1. Peserta didik mengingat kembali pengertian dan bentuk dasar gerak memutar serta manfaatnya dalam aktivitas gerak.

  2. Guru memberikan contoh variasi gerak memutar dengan arah dan posisi tubuh yang berbeda.

  3. Peserta didik mempraktikkan gerak memutar ke kanan dan kiri dengan memperhatikan keseimbangan tubuh.

  4. Peserta didik melakukan variasi gerak memutar dalam berbagai situasi berdasarkan aba-aba atau instruksi guru.

  5. Peserta didik mengombinasikan gerak memutar dengan gerakan sederhana lainnya melalui aktivitas permainan.

  6. Peserta didik melakukan refleksi dan memperbaiki gerakan berdasarkan hasil pengamatan dan arahan guru.

10. Apersepsi (Singkat) :
Guru mengajak peserta didik berdiri dan melakukan gerakan sederhana seperti memutar kepala, bahu, badan, dan lengan secara perlahan. Guru bertanya, “Pernahkah kalian memutar badan ketika ingin melihat sesuatu yang berada di belakang? Bagaimana agar gerakan memutar dapat dilakukan dengan aman dan seimbang?” Guru menghubungkan jawaban peserta didik dengan materi pembelajaran hari ini.

11. Model / Meode :
Model Pembelajaran : Direct Instruction dan Cooperative Learning
Pendekatan : Mindful Learning, Meaningful Learning, dan Joyful Learning
Metode : Demonstrasi, latihan terbimbing, praktik langsung, permainan gerak, tanya jawab, dan refleksi.
Pelaksanaan : Praktik di lapangan dengan memperhatikan pemanasan, penggunaan ruang gerak, keseimbangan, keselamatan, dan kemampuan masing-masing peserta didik.

12. Penjabaran Materi :

A. Keterkaitan dengan Kebesaran Allah

Pembelajaran hari ini dapat dikaitkan dengan tiga kebesaran Allah:

  • Allah Maha Khaliq (Pencipta)
    Allah menciptakan tubuh manusia dengan berbagai bagian tubuh yang dapat bergerak. Tubuh dapat melakukan gerakan memutar karena Allah menciptakan tulang, persendian, otot, dan bagian tubuh lainnya dengan sempurna.

  • Allah Maha Malik (Memelihara)
    Allah memelihara tubuh kita. Oleh karena itu, kita harus menjaga kesehatan tubuh dengan berolahraga dan melakukan gerakan secara benar, teratur, serta tidak memaksakan kemampuan tubuh.

  • Allah Maha Razaq (Memberi Rezeki)
    Allah memberikan makanan dan minuman sebagai sumber energi bagi tubuh. Dengan energi tersebut, kita dapat belajar, bermain, berolahraga, dan melakukan aktivitas sehari-hari. Kita harus bersyukur dengan menggunakan kesehatan dan energi tersebut untuk kegiatan yang baik.

B. Pengertian Gerak Memutar

Gerak memutar adalah gerakan menggerakkan bagian tubuh atau tubuh secara berputar pada arah tertentu. Gerakan memutar dapat dilakukan menggunakan kepala, lengan, bahu, pinggang, maupun seluruh tubuh sesuai dengan aktivitas yang dilakukan.

Gerakan memutar harus dilakukan dengan perlahan, terkendali, dan sesuai kemampuan tubuh.

C. Contoh Variasi Gerak Memutar

Beberapa variasi gerak memutar yang dapat dilakukan antara lain:

  1. Memutar kedua lengan ke depan.

  2. Memutar kedua lengan ke belakang.

  3. Memutar bahu secara perlahan.

  4. Memutar badan ke kanan.

  5. Memutar badan ke kiri.

  6. Memutar badan dengan posisi kaki tetap.

  7. Memutar badan sambil berpindah arah.

  8. Mengombinasikan gerak memutar dengan gerak berjalan atau melangkah.

D. Mempraktikkan Gerak Memutar dalam Berbagai Situasi

Gerak memutar dapat dilakukan dalam berbagai situasi, misalnya:

  • Memutar badan ke kanan ketika mendapat aba-aba kanan.

  • Memutar badan ke kiri ketika mendapat aba-aba kiri.

  • Memutar lengan saat melakukan aktivitas pemanasan.

  • Memutar badan kemudian berjalan menuju arah yang ditentukan.

  • Melakukan gerak memutar dalam permainan mengikuti arah atau tanda yang diberikan guru.

E. Cara Melakukan Gerak Memutar dengan Benar

  1. Berdiri dengan posisi tubuh seimbang.

  2. Pandangan diarahkan sesuai arah gerakan.

  3. Lakukan gerakan secara perlahan.

  4. Putar tubuh sesuai kemampuan dan tidak dipaksakan.

  5. Jaga jarak dengan teman.

  6. Ikuti aba-aba guru.

  7. Setelah memutar, kembali ke posisi seimbang.

  8. Lakukan pemanasan sebelum aktivitas.

F. Latihan Praktik di Lapangan

Peserta didik melakukan latihan secara bertahap:

Latihan 1: Berdiri tegak → memutar kedua lengan ke depan dan ke belakang.

Latihan 2: Berdiri tegak → memutar badan ke kanan → kembali ke posisi awal → memutar ke kiri.

Latihan 3: Berjalan beberapa langkah → berhenti → memutar badan sesuai aba-aba guru.

Latihan 4: Mengombinasikan gerak berjalan, memutar, dan kembali ke posisi semula.

Latihan 5: Permainan arah. Guru memberikan aba-aba “kanan”, “kiri”, atau “putar”, kemudian peserta didik melakukan gerakan sesuai instruksi dengan tetap menjaga keseimbangan dan jarak.

G. Soal Pilihan Ganda

1. Gerakan menggerakkan tubuh secara berputar disebut gerak ....
A. Memutar
B. Melompat
C. Berlari

2. Gerak memutar badan ke kanan berarti tubuh diarahkan ke ....
A. Kiri
B. Kanan
C. Bawah

3. Sebelum melakukan aktivitas gerak memutar, sebaiknya kita melakukan ....
A. Tidur
B. Duduk
C. Pemanasan

4. Saat melakukan gerak memutar, gerakan sebaiknya dilakukan ....
A. Secara terkendali
B. Secepat mungkin
C. Dengan dipaksakan

5. Salah satu bagian tubuh yang dapat melakukan gerak memutar adalah ....
A. Rambut
B. Lengan
C. Kuku

6. Saat melakukan gerak memutar bersama teman, kita harus ....
A. Berdesakan
B. Mendorong teman
C. Menjaga jarak

7. Gerak memutar dapat dikombinasikan dengan gerak ....
A. Berjalan
B. Tidur
C. Diam

8. Ketika guru memberikan aba-aba “putar ke kiri”, peserta didik harus ....
A. Berlari ke depan
B. Memutar badan ke kiri
C. Melompat ke kanan

9. Agar tetap seimbang setelah melakukan gerak memutar, kita harus ....
A. Mengendalikan gerakan tubuh
B. Menutup mata dan berlari
C. Mendorong teman

10. Gerak memutar dalam permainan harus dilakukan dengan sikap ....
A. Ceroboh
B. Sportif dan tertib
C. Saling mengganggu

H. Soal Isian

1. Gerakan tubuh secara berputar disebut gerak ....

2. Gerak memutar badan dapat dilakukan ke arah kanan dan ....

3. Sebelum melakukan praktik, kita sebaiknya melakukan ....

4. Saat melakukan gerak memutar, kita harus menjaga .... tubuh.

5. Saat melakukan praktik bersama teman, kita harus menjaga .... agar tetap aman.

I. Soal Uraian

1. Apa yang dimaksud dengan gerak memutar?

2. Sebutkan dua contoh variasi gerak memutar!

3. Mengapa gerak memutar harus dilakukan secara terkendali?

4. Sebutkan dua hal yang harus diperhatikan saat melakukan gerak memutar bersama teman!

5. Berikan satu contoh gerak memutar yang dapat dikombinasikan dengan gerak berjalan!

J. Kunci Jawaban

Pilihan Ganda:

  1. A

  2. B

  3. C

  4. A

  5. B

  6. C

  7. A

  8. B

  9. A

  10. B

Isian:

  1. Memutar

  2. Kiri

  3. Pemanasan

  4. Keseimbangan

  5. Jarak

Uraian:

  1. Gerak memutar adalah gerakan menggerakkan tubuh atau bagian tubuh secara berputar pada arah tertentu.

  2. Contohnya memutar kedua lengan dan memutar badan ke kanan atau kiri.

  3. Agar gerakan dapat dilakukan dengan aman, seimbang, dan tidak membahayakan tubuh.

  4. Menjaga jarak dengan teman dan mengikuti arahan guru.

  5. Contohnya berjalan beberapa langkah, berhenti, kemudian memutar badan ke kanan atau kiri sesuai aba-aba guru.

13. Kesimpulan :
Gerak memutar merupakan salah satu gerak dasar yang dapat dilakukan oleh berbagai bagian tubuh maupun seluruh tubuh. Gerakan dapat dilakukan ke kanan, ke kiri, ke depan, atau ke belakang sesuai dengan situasi dan kebutuhan gerak. Dalam praktiknya, peserta didik perlu memperhatikan keseimbangan, arah gerakan, jarak dengan teman, serta keselamatan.

Melalui Mindful Learning, peserta didik belajar berkonsentrasi dan menyadari posisi tubuh saat bergerak. Melalui Meaningful Learning, peserta didik memahami bahwa gerak memutar dapat digunakan dalam aktivitas sehari-hari dan berbagai kegiatan olahraga. Melalui Joyful Learning, peserta didik belajar bergerak secara aktif, percaya diri, sportif, dan menyenangkan.

Peserta didik juga diajak bersyukur kepada Allah Maha Khaliq karena telah menciptakan tubuh yang dapat bergerak, kepada Allah Maha Malik karena memelihara tubuh kita, dan kepada Allah Maha Razaq karena memberikan makanan serta energi sehingga kita dapat belajar dan berolahraga dengan baik.

Rabu, 26 Agustus 2026

Materi Kelas 5 dan 6

  


Identitas Pembelajaran

1. Nama Guru         : Maulvi Nazir Ahmad, S.Pd
2. Hari / Tanggal     : Kamis/27 Agustus 2026
3. Fase / Kelas        : C/V.A
4. Mata Pelajaran    : PJOK
5. Materi                 : Mengenal Pola Gerak Dasar Passing Atas
6. Pertemuan Ke     : Ketiga (III)


7. Capaian Pembelajaran (CP)

Menyesuaikan keterampilan gerak melintasi berbagai situasi gerak; mentransfer strategi gerak yang sudah dikuasai ke dalam berbagai situasi gerak yang berbeda; dan menginvestigasi berbagai konsep gerak yang dapat diterapkan untuk meningkatkan capaian keterampilan gerak.


8. Tujuan Pembelajaran (TP)

Setelah mengikuti pembelajaran, peserta didik diharapkan mampu:

  1. Menjelaskan pengertian pola gerak dasar passing atas dalam permainan bola voli.

  2. Mengenali posisi tubuh, kaki, tangan, dan jari-jari saat melakukan passing atas.

  3. Menjelaskan fungsi passing atas dalam permainan bola voli.

  4. Mengidentifikasi tahapan gerakan passing atas mulai dari sikap awal, pelaksanaan, hingga sikap akhir.

  5. Menjelaskan kesalahan umum yang perlu dihindari saat melakukan passing atas.

  6. Menganalisis hubungan antara posisi tubuh, arah bola, dan sasaran dalam melakukan passing atas.

  7. Mentransfer strategi gerak yang telah dipelajari ke dalam situasi latihan passing atas yang berbeda.

Mindful Learning:
8. Peserta didik mampu memusatkan perhatian pada posisi tubuh, arah datangnya bola, posisi tangan dan jari, serta sasaran ketika mengamati pola gerak passing atas.

Meaningful Learning:
9. Peserta didik mampu menghubungkan pola gerak passing atas dengan penggunaannya dalam permainan bola voli, terutama untuk mengontrol dan mengarahkan bola kepada teman.

Joyful Learning:
10. Peserta didik mampu mengenal pola gerak passing atas melalui kegiatan pengamatan, diskusi, permainan sederhana, dan aktivitas kelompok dengan aktif, percaya diri, serta menyenangkan.


9. Alur Tujuan Pembelajaran (ATP)

  1. Guru membuka pembelajaran dengan salam, doa, mengecek kehadiran, dan menyampaikan tujuan pembelajaran.

  2. Guru mengajak peserta didik mengingat kembali permainan bola voli dan teknik passing yang pernah diketahui.

  3. Guru menjelaskan pengertian dan fungsi passing atas dalam permainan bola voli.

  4. Guru memperagakan pola gerak passing atas dan peserta didik mengamati setiap tahap gerak.

  5. Peserta didik mengenali posisi kaki, badan, tangan, dan jari-jari pada sikap awal, pelaksanaan, dan sikap akhir.

  6. Guru memberikan contoh beberapa situasi sederhana dan peserta didik menentukan posisi passing atas yang tepat.

  7. Peserta didik berdiskusi secara berpasangan atau kelompok kecil mengenai tahapan dan kesalahan yang harus dihindari.

  8. Peserta didik mencoba pola gerak dasar passing atas secara sederhana sesuai arahan guru.

  9. Guru memberikan penguatan dan umpan balik terhadap pemahaman peserta didik.

  10. Peserta didik melakukan refleksi dan menyimpulkan pola gerak dasar passing atas.


10. Apersepsi (Singkat)

Guru mengajukan pertanyaan kepada peserta didik:

“Siapa yang pernah melihat permainan bola voli?”

“Dalam permainan bola voli, bagaimana cara pemain mengarahkan bola kepada temannya?”

“Apakah kalian pernah melihat pemain mengoper bola menggunakan kedua tangan di atas kepala?”

Guru kemudian menyampaikan:

“Hari ini kita akan mengenal pola gerak dasar passing atas. Kita akan mempelajari posisi tubuh, tangan, dan jari-jari serta tahapan gerakan yang benar agar dapat melakukan passing atas dengan baik.”


11. Model / Metode

Model Pembelajaran

  • Mindful Learning

  • Meaningful Learning

  • Joyful Learning

  • Cooperative Learning

Metode Pembelajaran

  • Tanya jawab.

  • Demonstrasi.

  • Pengamatan.

  • Diskusi.

  • Penjelasan langsung.

  • Identifikasi gerak.

  • Praktik sederhana.

  • Latihan berpasangan.

  • Permainan edukatif.

  • Refleksi.

Pelaksanaan Pembelajaran

Pembelajaran diawali dengan penjelasan mengenai pengertian dan fungsi passing atas. Guru kemudian memperagakan pola gerak dasar passing atas secara bertahap.

Peserta didik mengamati posisi kaki, badan, tangan, dan jari-jari. Setelah memahami tahapan gerak, peserta didik mencoba pola gerak secara sederhana melalui latihan individu maupun berpasangan.


12. Penjabaran Materi

A. Kebesaran Allah melalui Kemampuan Bergerak

1. Allah Al-Khaliq (Maha Pencipta)

Allah adalah Al-Khaliq, yaitu Allah Maha Pencipta.

Allah menciptakan tubuh manusia dengan berbagai anggota tubuh yang dapat bergerak dan bekerja sama. Dalam pembelajaran passing atas, kita menggunakan tangan, jari-jari, kaki, mata, dan tubuh untuk melakukan gerakan.

Kemampuan tubuh untuk bergerak merupakan nikmat dari Allah yang harus kita syukuri.

2. Allah Al-Malik (Maha Memelihara)

Allah adalah Al-Malik, yaitu Allah Maha Memelihara.

Allah memelihara tubuh kita sehingga dapat digunakan untuk belajar, bermain, dan berolahraga.

Oleh karena itu, kita harus menjaga tubuh dan melakukan aktivitas olahraga dengan gerakan yang benar dan aman.

3. Allah Ar-Razzaq (Maha Pemberi Rezeki)

Allah adalah Ar-Razzaq, yaitu Allah Maha Pemberi Rezeki.

Allah memberikan makanan dan minuman yang menjadi sumber energi bagi tubuh. Energi tersebut membantu kita melakukan berbagai aktivitas, termasuk belajar dan berolahraga.


B. Pengertian Passing Atas

Passing atas adalah salah satu pola gerak dasar dalam permainan bola voli yang dilakukan dengan menggunakan jari-jari tangan untuk menerima, mengontrol, dan mengarahkan bola.

Passing atas biasanya dilakukan ketika bola datang pada posisi yang memungkinkan pemain menggunakan kedua tangan di atas depan kepala.

Passing atas dapat digunakan untuk:

  • Mengontrol bola.

  • Mengarahkan bola kepada teman.

  • Mengatur bola agar mudah dimainkan.

  • Mempersiapkan serangan.


C. Pola Gerak Dasar Passing Atas

Pola gerak passing atas terdiri atas beberapa tahap, yaitu:

1. Sikap Awal

Pada sikap awal:

  • Berdiri dengan kaki dibuka secukupnya.

  • Lutut sedikit ditekuk.

  • Badan dalam posisi seimbang.

  • Pandangan mengarah kepada bola.

  • Kedua tangan berada di depan atas kepala.

  • Jari-jari tangan terbuka dan siap menerima bola.

Sikap awal yang baik membantu tubuh lebih siap melakukan gerakan.


2. Posisi Tangan dan Jari

Ketika melakukan passing atas:

  • Kedua tangan berada di atas depan kepala.

  • Jari-jari tangan terbuka.

  • Kedua tangan membentuk posisi seperti akan menerima bola.

  • Bola diarahkan menggunakan jari-jari tangan.

  • Telapak tangan tidak digunakan untuk memukul bola.

Peserta didik perlu memperhatikan posisi jari agar bola dapat diarahkan dengan baik.


3. Pelaksanaan Gerakan

Saat bola datang:

  1. Mata mengikuti arah datangnya bola.

  2. Kedua tangan berada di atas depan kepala.

  3. Bola disentuh menggunakan jari-jari tangan.

  4. Kaki dan lutut membantu memberikan dorongan.

  5. Kedua tangan mendorong bola menuju sasaran.

Gerakan tangan, kaki, dan tubuh dilakukan secara terkoordinasi.


4. Sikap Akhir

Setelah bola diarahkan:

  • Kedua tangan mengikuti arah bola.

  • Tubuh kembali dalam posisi seimbang.

  • Pandangan tetap mengikuti arah bola.

  • Kaki siap bergerak untuk menerima atau melakukan gerakan berikutnya.


D. Fungsi Passing Atas

Passing atas memiliki beberapa fungsi dalam permainan bola voli, yaitu:

  1. Mengontrol bola yang datang.

  2. Mengarahkan bola kepada teman.

  3. Mengatur bola agar mudah dimainkan.

  4. Membantu membangun serangan.

  5. Menjaga bola tetap berada dalam permainan.


E. Hal yang Perlu Diperhatikan

Saat melakukan pola gerak passing atas, beberapa hal yang perlu diperhatikan adalah:

  • Pandangan mengikuti bola.

  • Posisi kaki harus seimbang.

  • Lutut sedikit ditekuk.

  • Kedua tangan berada di atas depan kepala.

  • Jari-jari terbuka.

  • Bola diarahkan menggunakan jari-jari.

  • Gerakan dilakukan dengan koordinasi tubuh.

  • Arah passing disesuaikan dengan sasaran.


F. Kesalahan yang Harus Dihindari

Beberapa kesalahan yang perlu dihindari ketika mengenal pola gerak passing atas:

  1. Berdiri terlalu kaku.

  2. Tidak memperhatikan arah datangnya bola.

  3. Posisi tangan terlalu rendah.

  4. Jari-jari terlalu rapat.

  5. Menggunakan telapak tangan untuk memukul bola.

  6. Tidak memperhatikan sasaran.

  7. Tidak menjaga keseimbangan tubuh.


G. Contoh Latihan Pola Gerak Passing Atas

Latihan 1: Gerak Tanpa Bola

Peserta didik berdiri kemudian mempraktikkan posisi:

Sikap awal → tangan di atas depan kepala → gerakan mendorong → sikap akhir.

Latihan dilakukan tanpa bola terlebih dahulu agar peserta didik memahami pola gerak.

Latihan 2: Menggunakan Bola

Peserta didik dapat menggunakan bola untuk mencoba gerakan passing atas secara sederhana dengan arahan guru.

Latihan 3: Berpasangan

Dua peserta didik berdiri berhadapan. Salah satu peserta didik memberikan bola secara perlahan, kemudian temannya mencoba mengarahkan bola menggunakan pola gerak passing atas.

Latihan dilakukan dengan jarak yang sesuai kemampuan peserta didik.


LATIHAN PEMAHAMAN

A. Pilihan Ganda

Pilihlah jawaban yang paling tepat!

1. Passing atas merupakan salah satu pola gerak dasar dalam permainan ....
A. bola voli
B. sepak bola
C. bola basket

2. Passing atas dilakukan terutama menggunakan ....
A. kaki
B. jari-jari tangan
C. kepala

3. Pada sikap awal passing atas, lutut sebaiknya ....
A. sedikit ditekuk
B. dikunci lurus
C. diangkat tinggi

4. Saat melakukan passing atas, pandangan sebaiknya mengarah kepada ....
A. tanah
B. belakang
C. bola

5. Kedua tangan saat melakukan passing atas berada di ....
A. bawah pinggang
B. depan atas kepala
C. belakang badan

6. Jari-jari tangan saat melakukan passing atas sebaiknya ....
A. terbuka
B. mengepal
C. disembunyikan

7. Salah satu fungsi passing atas adalah ....
A. mengontrol dan mengarahkan bola
B. menendang bola
C. menangkap bola

8. Saat bola datang, pemain harus memperhatikan ....
A. arah datangnya bola
B. warna lapangan
C. jumlah penonton

9. Bola pada passing atas diarahkan dengan bantuan ....
A. jari-jari tangan dan koordinasi tubuh
B. kaki saja
C. kepala saja

10. Setelah melakukan passing atas, tubuh sebaiknya ....
A. tetap seimbang dan siap bergerak
B. langsung duduk
C. membelakangi bola


B. Isian

Isilah titik-titik berikut dengan jawaban yang tepat!

1. Passing atas merupakan salah satu pola gerak dasar dalam permainan ....

2. Passing atas menggunakan .... tangan untuk mengarahkan bola.

3. Saat melakukan passing atas, lutut sedikit ....

4. Pandangan saat melakukan passing atas diarahkan kepada ....

5. Kedua tangan berada di .... depan kepala saat melakukan passing atas.


C. Uraian

Jawablah pertanyaan berikut dengan jelas dan tepat!

1. Apa yang dimaksud dengan passing atas dalam permainan bola voli?

2. Jelaskan sikap awal dalam melakukan passing atas!

3. Bagaimana posisi tangan dan jari-jari ketika melakukan passing atas?

4. Sebutkan tiga hal yang harus diperhatikan saat melakukan passing atas!

5. Jelaskan secara singkat tahapan melakukan passing atas mulai dari sikap awal sampai sikap akhir!


KUNCI JAWABAN

A. Pilihan Ganda

  1. A. bola voli

  2. B. jari-jari tangan

  3. A. sedikit ditekuk

  4. C. bola

  5. B. depan atas kepala

  6. A. terbuka

  7. A. mengontrol dan mengarahkan bola

  8. A. arah datangnya bola

  9. A. jari-jari tangan dan koordinasi tubuh

  10. A. tetap seimbang dan siap bergerak

B. Isian

  1. bola voli

  2. jari-jari

  3. ditekuk

  4. bola

  5. atas

C. Uraian

1. Passing atas adalah pola gerak dasar permainan bola voli yang menggunakan jari-jari tangan untuk menerima, mengontrol, dan mengarahkan bola.

2. Sikap awal dilakukan dengan berdiri seimbang, kaki dibuka secukupnya, lutut sedikit ditekuk, pandangan ke arah bola, dan kedua tangan berada di depan atas kepala.

3. Kedua tangan berada di depan atas kepala dan jari-jari terbuka untuk menerima serta mengarahkan bola.

4. Contohnya memperhatikan arah bola, menjaga keseimbangan tubuh, dan menempatkan tangan serta jari-jari dengan benar.

5. Tahapannya adalah mengambil sikap awal, memperhatikan arah bola, menempatkan kedua tangan di atas depan kepala, menyentuh dan mengarahkan bola menggunakan jari-jari, kemudian kembali ke posisi seimbang dan siap bergerak.


13. Kesimpulan

Passing atas merupakan salah satu pola gerak dasar dalam permainan bola voli yang digunakan untuk menerima, mengontrol, dan mengarahkan bola. Passing atas dilakukan dengan menggunakan jari-jari tangan yang berada di atas depan kepala.

Dalam melakukan passing atas, peserta didik perlu memperhatikan sikap awal, posisi kaki, lutut, badan, tangan, jari-jari, arah pandangan, pelaksanaan gerakan, dan sikap akhir.

Melalui Mindful Learning, peserta didik belajar berkonsentrasi terhadap arah datangnya bola dan posisi tubuh ketika melakukan pola gerak passing atas.

Melalui Meaningful Learning, peserta didik memahami bahwa passing atas memiliki fungsi penting untuk mengontrol dan mengarahkan bola kepada teman dalam permainan bola voli.

Melalui Joyful Learning, peserta didik belajar mengenal dan mencoba pola gerak passing atas melalui kegiatan yang aktif, menyenangkan, percaya diri, dan bekerja sama.

Allah Al-Khaliq adalah Maha Pencipta yang menciptakan tubuh manusia dengan kemampuan untuk bergerak. Allah Al-Malik adalah Maha Memelihara sehingga kita harus menjaga tubuh dan menggunakannya dengan baik. Allah Ar-Razzaq adalah Maha Pemberi Rezeki yang memberikan makanan dan minuman sebagai sumber energi untuk melakukan berbagai aktivitas.

Dengan memahami pola gerak dasar passing atas, peserta didik diharapkan mampu mengenali dan menerapkan gerakan tersebut secara benar serta menggunakannya dalam situasi permainan bola voli yang sederhana.




Identitas Pembelajaran

1. Nama Guru         : Maulvi Nazir Ahmad, S.Pd
2. Hari / Tanggal     : Kamis/27 Agustus 2026
3. Fase / Kelas        : C/VI.A
4. Mata Pelajaran    : PJOK
5. Materi                 : Memperagakan Modifikasi Variasi Passing Bola Voli
6. Pertemuan Ke     : Keempat (IV)


7. Capaian Pembelajaran (CP)

Menyesuaikan keterampilan gerak melintasi berbagai situasi gerak; mentransfer strategi gerak yang sudah dikuasai ke dalam berbagai situasi gerak yang berbeda; dan menginvestigasi berbagai konsep gerak yang dapat diterapkan untuk meningkatkan capaian keterampilan gerak.


8. Tujuan Pembelajaran (TP)

Setelah mengikuti pembelajaran, peserta didik diharapkan mampu:

  1. Menjelaskan kembali teknik dasar passing bawah dan passing atas dalam permainan bola voli.

  2. Memperagakan teknik passing bawah dengan posisi tubuh, tangan, dan arah gerak yang tepat.

  3. Memperagakan teknik passing atas dengan koordinasi tangan dan tubuh yang baik.

  4. Mempraktikkan variasi passing dengan mengubah arah, jarak, dan sasaran.

  5. Mempraktikkan modifikasi passing melalui latihan berpasangan dan kelompok sesuai dengan kemampuan.

  6. Mentransfer strategi passing yang telah dikuasai ke dalam berbagai situasi permainan bola voli sederhana.

  7. Menyesuaikan jenis passing dengan arah datangnya bola dan posisi teman.

  8. Mengombinasikan variasi passing dalam permainan bola voli yang dimodifikasi.

Mindful Learning:
9. Peserta didik mampu memusatkan perhatian pada arah datangnya bola, posisi tubuh, posisi tangan, sasaran passing, serta melakukan gerakan dengan kontrol yang baik.

Meaningful Learning:
10. Peserta didik mampu memahami bahwa keterampilan passing dapat digunakan untuk menerima, mengontrol, dan mengarahkan bola kepada teman dalam berbagai situasi permainan.

Joyful Learning:
11. Peserta didik mampu memperagakan berbagai variasi passing dengan aktif, percaya diri, bekerja sama, dan menyenangkan melalui latihan serta permainan bola voli yang dimodifikasi.


9. Alur Tujuan Pembelajaran (ATP)

  1. Guru membuka pembelajaran dengan salam, doa, mengecek kehadiran, dan menyampaikan tujuan pembelajaran.

  2. Guru mengingatkan kembali teknik passing bawah dan passing atas yang telah dipelajari sebelumnya.

  3. Guru memperagakan teknik passing bawah dan passing atas dengan gerakan yang benar.

  4. Peserta didik mengamati kemudian memperagakan kembali teknik passing secara individu.

  5. Peserta didik melakukan latihan passing secara berpasangan dengan jarak yang disesuaikan.

  6. Guru memberikan variasi arah dan jarak passing, kemudian peserta didik menyesuaikan kekuatan dan arah gerakan.

  7. Peserta didik melakukan modifikasi passing dalam kelompok dengan sasaran yang berbeda.

  8. Peserta didik menerapkan variasi passing dalam permainan bola voli sederhana dengan aturan yang dimodifikasi.

  9. Guru memberikan umpan balik dan memperbaiki kesalahan gerak peserta didik.

  10. Peserta didik melakukan refleksi dan menyimpulkan penggunaan variasi passing sesuai dengan situasi permainan.


10. Apersepsi (Singkat)

Guru mengajukan pertanyaan kepada peserta didik:

“Pada pembelajaran sebelumnya, kita sudah mengenal passing bawah dan passing atas. Siapa yang masih ingat bagaimana posisi tangan ketika melakukan passing bawah?”

“Bagaimana jika teman kita berada di samping, bukan di depan? Apakah arah passing tetap sama?”

Guru kemudian menyampaikan:

“Hari ini kita akan memperagakan modifikasi variasi passing bola voli. Kita akan mencoba passing dengan berbagai arah, jarak, dan sasaran sehingga dapat menyesuaikan gerakan dengan situasi permainan.”


11. Model / Metode

Model Pembelajaran

  • Mindful Learning

  • Meaningful Learning

  • Joyful Learning

  • Cooperative Learning

  • Problem Based Learning (PBL)

Metode Pembelajaran

  • Demonstrasi.

  • Tanya jawab.

  • Pengamatan.

  • Praktik langsung.

  • Latihan berpasangan.

  • Latihan kelompok.

  • Eksplorasi gerak.

  • Permainan bola voli yang dimodifikasi.

  • Refleksi.

Pelaksanaan Praktik di Lapangan

Pembelajaran diawali dengan demonstrasi guru mengenai passing bawah dan passing atas. Peserta didik kemudian memperagakan gerakan secara individu untuk memastikan posisi tubuh dan tangan sudah benar.

Selanjutnya, peserta didik melakukan latihan secara berpasangan dan berkelompok dengan modifikasi jarak, arah, dan sasaran passing. Setelah peserta didik menguasai gerakan, keterampilan tersebut diterapkan dalam permainan bola voli sederhana dengan aturan yang disesuaikan dengan kemampuan peserta didik.


12. Penjabaran Materi

A. Kebesaran Allah dalam Kemampuan Bergerak

1. Allah Al-Khaliq (Maha Pencipta)

Allah adalah Al-Khaliq, yaitu Allah Maha Pencipta.

Allah menciptakan manusia dengan tubuh yang memiliki berbagai anggota dan kemampuan bergerak. Tangan, lengan, kaki, mata, dan bagian tubuh lainnya dapat bekerja sama ketika kita melakukan aktivitas olahraga.

Ketika kita dapat memperagakan passing bola voli, kita menggunakan kemampuan tubuh yang telah Allah ciptakan.

2. Allah Al-Malik (Maha Memelihara)

Allah adalah Al-Malik, yaitu Allah Maha Memelihara.

Allah memelihara tubuh kita sehingga dapat digunakan untuk belajar, bermain, dan berolahraga. Oleh karena itu, kita harus menjaga tubuh dan menggunakan kemampuan bergerak dengan baik.

Dalam melakukan passing, kita harus mengontrol gerakan agar tidak dilakukan secara sembarangan.

3. Allah Ar-Razzaq (Maha Pemberi Rezeki)

Allah adalah Ar-Razzaq, yaitu Allah Maha Pemberi Rezeki.

Allah memberikan makanan dan minuman yang menjadi sumber energi bagi tubuh. Energi tersebut membantu kita melakukan aktivitas, termasuk berlatih dan bermain bola voli.


B. Pengertian Passing Bola Voli

Passing adalah teknik mengoper atau mengarahkan bola kepada teman atau sasaran tertentu dalam permainan bola voli.

Passing digunakan untuk:

  • Menerima bola.

  • Mengontrol bola.

  • Mengarahkan bola kepada teman.

  • Mempertahankan bola tetap dalam permainan.

  • Mempersiapkan serangan.

Dalam pembelajaran ini, peserta didik memperagakan passing bawah dan passing atas dengan berbagai variasi dan modifikasi.


C. Memperagakan Passing Bawah

Passing bawah dilakukan dengan menggunakan kedua lengan bagian bawah.

Cara memperagakan passing bawah:

  1. Berdiri dengan kaki dibuka secukupnya.

  2. Lutut sedikit ditekuk.

  3. Badan sedikit condong ke depan.

  4. Kedua tangan dirapatkan.

  5. Kedua lengan diluruskan ke depan.

  6. Bola mengenai bagian lengan bawah.

  7. Arahkan bola menuju sasaran.

  8. Sesuaikan kekuatan gerakan dengan jarak sasaran.

Passing bawah dapat digunakan ketika bola datang dengan posisi rendah atau berada di depan tubuh.


D. Memperagakan Passing Atas

Passing atas dilakukan dengan menggunakan jari-jari tangan di bagian atas depan kepala.

Cara memperagakan passing atas:

  1. Berdiri dalam posisi seimbang.

  2. Kedua kaki dibuka secukupnya.

  3. Kedua tangan berada di depan atas kepala.

  4. Jari-jari tangan terbuka dan siap menerima bola.

  5. Bola diarahkan menggunakan jari-jari tangan.

  6. Dorong bola menuju sasaran.

  7. Koordinasikan gerakan tangan, kaki, dan tubuh.

Passing atas dapat digunakan untuk mengarahkan bola kepada teman atau menyiapkan bola dalam permainan.


E. Variasi Passing Bola Voli

Variasi passing adalah melakukan gerakan passing dengan bentuk, arah, jarak, atau sasaran yang berbeda.

Contoh variasi:

  1. Passing ke depan.

  2. Passing ke kanan.

  3. Passing ke kiri.

  4. Passing dengan jarak dekat.

  5. Passing dengan jarak lebih jauh.

  6. Passing secara berpasangan.

  7. Passing secara berkelompok.

Variasi tersebut membantu peserta didik menyesuaikan passing dengan keadaan permainan.


F. Modifikasi Passing Bola Voli

Modifikasi passing adalah penyesuaian bentuk latihan agar peserta didik dapat melakukan latihan sesuai dengan kemampuan.

Modifikasi dapat dilakukan dengan mengubah:

  • Jarak antar pemain.

  • Arah sasaran.

  • Jumlah pemain.

  • Ukuran area permainan.

  • Tinggi net.

  • Bentuk latihan.

  • Jumlah sentuhan bola.

Contohnya, peserta didik yang masih kesulitan melakukan passing jarak jauh dapat berlatih dari jarak dekat terlebih dahulu. Setelah gerakan lebih dikuasai, jaraknya dapat ditambah secara bertahap.


G. Memperagakan Variasi Passing

1. Passing Berpasangan

Dua peserta didik berdiri berhadapan.

Peserta didik pertama melakukan passing kepada temannya. Teman tersebut menerima bola dan mengembalikannya.

Jarak dapat diubah sesuai kemampuan.

2. Passing dengan Perubahan Arah

Peserta didik melakukan passing ke depan, kemudian mengarahkan bola kepada teman yang berada di sebelah kanan atau kiri.

Tujuannya agar peserta didik mampu menyesuaikan arah passing dengan posisi teman.

3. Passing dengan Perubahan Jarak

Peserta didik melakukan passing dari jarak dekat. Setelah berhasil, jarak dapat ditambah secara bertahap.

Peserta didik belajar menyesuaikan kekuatan passing dengan jarak sasaran.

4. Passing dalam Kelompok

Peserta didik membentuk kelompok kecil.

Bola dipassing dari satu peserta didik kepada peserta didik lainnya dengan arah yang berbeda.

Peserta didik harus memperhatikan posisi teman sebelum melakukan passing.


H. Menerapkan Passing dalam Permainan yang Dimodifikasi

Peserta didik dibagi menjadi beberapa kelompok kecil.

Permainan dilakukan dengan lapangan yang disesuaikan dan aturan sederhana.

Contohnya:

  • Setiap pemain berusaha mengarahkan bola kepada teman.

  • Bola boleh dipassing sebelum dikembalikan ke daerah lawan.

  • Jarak pemain disesuaikan dengan kemampuan.

  • Guru dapat memberikan target tertentu sebagai sasaran passing.

Tujuan utama permainan adalah agar peserta didik mampu memperagakan dan menerapkan variasi passing dalam situasi permainan yang berbeda.


LATIHAN PEMAHAMAN

A. Pilihan Ganda

Pilihlah jawaban yang paling tepat!

1. Passing dalam permainan bola voli digunakan untuk ....
A. mengoper dan mengarahkan bola
B. membawa bola sambil berlari
C. menendang bola ke arah teman

2. Passing bawah dilakukan menggunakan ....
A. kepala
B. kedua lengan bagian bawah
C. telapak kaki

3. Passing atas dilakukan dengan menggunakan ....
A. jari-jari tangan
B. lutut
C. telapak kaki

4. Saat melakukan passing bawah, kedua tangan sebaiknya ....
A. dirapatkan
B. dimasukkan ke saku
C. diletakkan di belakang badan

5. Variasi passing dapat dilakukan dengan mengubah ....
A. warna pakaian
B. arah dan jarak passing
C. nama pemain

6. Jika teman berada di sebelah kanan, bola dapat diarahkan dengan passing ke ....
A. kiri
B. belakang saja
C. kanan

7. Modifikasi latihan passing dapat dilakukan dengan mengubah ....
A. jarak antar pemain
B. nama permainan
C. warna lapangan

8. Jika peserta didik belum mampu melakukan passing dengan jarak jauh, latihan sebaiknya dimulai dari ....
A. jarak yang sangat jauh
B. jarak yang lebih dekat
C. tanpa menggunakan bola

9. Dalam memperagakan variasi passing, pemain harus memperhatikan ....
A. arah dan posisi sasaran
B. warna bola saja
C. jumlah penonton

10. Contoh modifikasi variasi passing yang tepat adalah ....
A. passing dengan arah dan jarak yang berbeda
B. membawa bola menggunakan tangan
C. menendang bola melewati net


B. Isian

Isilah titik-titik berikut dengan jawaban yang tepat!

1. Teknik mengoper atau mengarahkan bola dalam permainan bola voli disebut ....

2. Passing yang menggunakan kedua lengan bagian bawah disebut passing ....

3. Passing yang menggunakan jari-jari tangan di atas depan kepala disebut passing ....

4. Perubahan arah, jarak, atau sasaran dalam melakukan passing disebut .... passing.

5. Penyesuaian bentuk latihan passing sesuai kemampuan pemain disebut .... passing.


C. Uraian

Jawablah pertanyaan berikut dengan jelas dan tepat!

1. Jelaskan pengertian passing dalam permainan bola voli!

2. Jelaskan cara memperagakan passing bawah dengan benar!

3. Jelaskan cara memperagakan passing atas dengan benar!

4. Sebutkan tiga contoh variasi passing bola voli yang dapat diperagakan dalam latihan!

5. Jelaskan satu contoh modifikasi latihan passing bola voli dan bagaimana cara melakukannya!


KUNCI JAWABAN

A. Pilihan Ganda

  1. A. mengoper dan mengarahkan bola

  2. B. kedua lengan bagian bawah

  3. A. jari-jari tangan

  4. A. dirapatkan

  5. B. arah dan jarak passing

  6. C. kanan

  7. A. jarak antar pemain

  8. B. jarak yang lebih dekat

  9. A. arah dan posisi sasaran

  10. A. passing dengan arah dan jarak yang berbeda

B. Isian

  1. passing

  2. bawah

  3. atas

  4. variasi

  5. modifikasi

C. Uraian

1. Passing adalah teknik mengoper atau mengarahkan bola kepada teman atau sasaran tertentu dalam permainan bola voli.

2. Berdiri dengan kaki dibuka secukupnya, lutut sedikit ditekuk, badan condong ke depan, kedua tangan dirapatkan, kemudian bola mengenai lengan bagian bawah dan diarahkan menuju sasaran.

3. Berdiri dalam posisi seimbang, kedua tangan berada di atas depan kepala, jari-jari terbuka, kemudian bola diarahkan menggunakan jari-jari tangan menuju sasaran.

4. Contohnya passing ke depan, passing ke kanan, dan passing ke kiri. Variasi juga dapat dilakukan dengan mengubah jarak passing.

5. Contohnya modifikasi jarak. Latihan dimulai dengan jarak dekat antara dua pemain. Setelah peserta didik mampu melakukan passing dengan baik, jarak secara bertahap diperjauh.


13. Kesimpulan

Passing merupakan salah satu keterampilan penting dalam permainan bola voli yang digunakan untuk menerima, mengontrol, mengoper, dan mengarahkan bola.

Dalam pembelajaran ini, peserta didik memperagakan passing bawah dan passing atas, kemudian mencoba berbagai variasi passing melalui perubahan arah, jarak, dan sasaran. Peserta didik juga mengenal modifikasi passing dengan menyesuaikan bentuk latihan berdasarkan kemampuan.

Melalui Mindful Learning, peserta didik belajar memperhatikan arah datangnya bola, posisi tubuh, posisi tangan, sasaran, dan kekuatan passing.

Melalui Meaningful Learning, peserta didik memahami bahwa keterampilan passing dapat digunakan untuk mengontrol dan mengarahkan bola kepada teman dalam berbagai situasi permainan.

Melalui Joyful Learning, peserta didik memperagakan berbagai variasi passing secara aktif, percaya diri, bekerja sama, dan menyenangkan.

Allah Al-Khaliq adalah Maha Pencipta yang menciptakan tubuh manusia beserta kemampuan untuk bergerak. Allah Al-Malik adalah Maha Memelihara sehingga kita harus menjaga dan menggunakan tubuh dengan baik. Allah Ar-Razzaq adalah Maha Pemberi Rezeki yang memberikan makanan dan minuman sebagai sumber energi bagi tubuh.

Dengan demikian, peserta didik diharapkan mampu memperagakan modifikasi variasi passing bola voli serta menyesuaikan keterampilan passing dengan arah, jarak, sasaran, dan situasi permainan yang berbeda.

Selasa, 25 Agustus 2026

Materi Ajar Kelas 1a,1b,6a

 

Identitas Pembelajaran

1. Nama Guru : Maulvi Nazir Ahmad, S.Pd
2. Hari / Tanggal : Rabu/26 Agustus 2026
3. Fase / Kelas : A/I.a dan I.b
4. Mata Pelajaran : PJOK
5. Materi : Mempraktikkan Gerak Memutar dan Mengayun
6. Pertemuan Ke : Keempat (IV)


7. Capaian Pembelajaran (CP)

Mempraktikkan keterampilan gerak fundamental dan menerapkannya dalam berbagai situasi gerak yang berbeda; mengeksplorasi berbagai strategi gerak; dan mengeksplorasi berbagai konsep gerak serta menyimpulkan efektivitasnya.


8. Tujuan Pembelajaran (TP)

Setelah mengikuti pembelajaran, peserta didik diharapkan mampu:

  1. Mengenal gerak memutar dan mengayun sebagai bagian dari gerak dasar.
  2. Menjelaskan secara sederhana perbedaan gerak memutar dan gerak mengayun.
  3. Mempraktikkan gerak memutar menggunakan bagian tubuh sesuai contoh dari guru.
  4. Mempraktikkan gerak mengayun menggunakan tangan dan lengan dengan benar.
  5. Mengeksplorasi berbagai cara melakukan gerak memutar dan mengayun melalui aktivitas bermain.
  6. Menggabungkan gerak memutar dan mengayun menjadi rangkaian gerak sederhana.
  7. Mengikuti aba-aba dan menyesuaikan gerakan dengan arah yang diberikan guru.

Mindful Learning:
8. Peserta didik mampu memusatkan perhatian pada contoh gerakan, mengikuti aba-aba, menjaga keseimbangan, dan memperhatikan ruang di sekitarnya saat bergerak.

Meaningful Learning:
9. Peserta didik mampu memahami bahwa gerak memutar dan mengayun dapat digunakan dalam berbagai aktivitas sehari-hari dan permainan.

Joyful Learning:
10. Peserta didik mampu melakukan gerak memutar dan mengayun dengan gembira, percaya diri, aktif, dan berani mencoba melalui kegiatan bermain.


9. Alur Tujuan Pembelajaran (ATP)

  1. Guru membuka pembelajaran dengan salam, doa, mengecek kehadiran, dan menyampaikan tujuan pembelajaran.
  2. Guru mengajak peserta didik mengingat gerakan memutar dan mengayun yang pernah dilakukan.
  3. Guru menjelaskan secara sederhana pengertian gerak memutar dan mengayun serta memberikan contoh.
  4. Peserta didik mengamati dan menirukan gerak memutar tangan, bahu, dan badan.
  5. Peserta didik mempraktikkan gerak mengayun tangan ke depan-belakang dan kanan-kiri.
  6. Guru memberikan aba-aba berupa perubahan arah gerakan dan peserta didik mengikutinya.
  7. Peserta didik menggabungkan gerak memutar dan mengayun dalam rangkaian sederhana melalui permainan.
  8. Peserta didik mencoba melakukan variasi gerak sesuai contoh dan arahan guru.
  9. Guru memberikan penguatan dan memperbaiki gerakan peserta didik secara sederhana.
  10. Peserta didik melakukan pendinginan dan bersama guru menyimpulkan pembelajaran.

10. Apersepsi 

Guru mengajak peserta didik berdiri kemudian memberikan pertanyaan:

“Siapa yang pernah memutar badan ke kanan dan ke kiri?”

“Siapa yang pernah mengayunkan tangan?”

“Bisakah kita menggabungkan gerak memutar dan mengayun?”

Guru kemudian menyampaikan:

“Hari ini kita akan belajar mempraktikkan gerak memutar dan mengayun. Kita akan bergerak bersama, mengikuti contoh dan aba-aba guru, serta melakukannya dengan gembira.”


11. Model / Metode

Model Pembelajaran

  • Mindful Learning
  • Meaningful Learning
  • Joyful Learning
  • Pembelajaran berbasis aktivitas gerak
  • Bermain sambil belajar

Metode Pembelajaran

Untuk teori di dalam kelas:

  • Tanya jawab.
  • Demonstrasi sederhana.
  • Pengamatan.
  • Menirukan gerakan.
  • Percakapan interaktif.

Untuk praktik di lapangan:

  • Demonstrasi.
  • Praktik langsung.
  • Eksplorasi gerak.
  • Bermain sambil belajar.
  • Latihan berulang.
  • Permainan gerak sederhana.

Peserta didik terlebih dahulu mengenal gerak melalui penjelasan dan contoh sederhana di dalam kelas. Setelah itu, peserta didik mempraktikkan gerak memutar dan mengayun di lapangan dengan mengikuti contoh serta aba-aba guru.


12. Penjabaran Materi

A. Mengenal Kebesaran Allah melalui Gerak Tubuh

1. Allah Al-Khaliq (Maha Pencipta)

Allah adalah Al-Khaliq, yaitu Allah Maha Pencipta.

Allah menciptakan tubuh manusia dengan berbagai bagian yang dapat bergerak. Kita mempunyai tangan, kaki, kepala, bahu, dan badan yang dapat digunakan untuk bergerak.

Kemampuan kita untuk melakukan gerak memutar dan mengayun merupakan salah satu nikmat dari Allah yang harus kita syukuri.

2. Allah Al-Malik (Maha Memelihara)

Allah adalah Al-Malik, yaitu Allah Maha Memelihara.

Allah memelihara tubuh kita sehingga kita dapat belajar, bermain, dan bergerak.

Oleh karena itu, kita harus menggunakan tubuh dengan baik dan melakukan gerakan sesuai kemampuan.

3. Allah Ar-Razzaq (Maha Pemberi Rezeki)

Allah adalah Ar-Razzaq, yaitu Allah Maha Pemberi Rezeki.

Allah memberikan makanan dan minuman kepada kita. Makanan dan minuman menjadi sumber energi agar tubuh dapat melakukan berbagai aktivitas.

Dengan energi tersebut, kita dapat belajar, bermain, dan melakukan aktivitas gerak dengan gembira.


B. Gerak Memutar

Gerak memutar adalah gerakan tubuh atau bagian tubuh dengan cara berputar.

Contoh gerak memutar:

  • Memutar tangan.
  • Memutar bahu.
  • Memutar badan ke kanan.
  • Memutar badan ke kiri.

Cara Melakukan Gerak Memutar Badan

  1. Berdiri tegak.
  2. Kedua kaki dibuka sedikit.
  3. Pandangan ke depan.
  4. Putar badan secara perlahan ke kanan.
  5. Kembali ke posisi awal.
  6. Putar badan ke kiri.
  7. Kembali ke posisi awal.

Gerakan dilakukan secara perlahan dan mengikuti contoh guru.


C. Gerak Mengayun

Gerak mengayun adalah gerakan anggota tubuh ke suatu arah secara berulang.

Contoh gerak mengayun:

  • Mengayunkan tangan ke depan dan belakang.
  • Mengayunkan tangan ke kanan dan kiri.
  • Mengayunkan kedua tangan bersama-sama.

Cara Melakukan Gerak Mengayun

  1. Berdiri tegak.
  2. Kedua tangan berada di samping badan.
  3. Ayunkan kedua tangan ke depan.
  4. Ayunkan kedua tangan ke belakang.
  5. Lakukan secara berulang.
  6. Kemudian ayunkan tangan ke kanan dan kiri.

D. Menggabungkan Gerak Memutar dan Mengayun

Gerak memutar dan mengayun dapat dilakukan secara berurutan.

Contoh:

Berdiri → ayunkan tangan → putar badan ke kanan → ayunkan tangan → putar badan ke kiri → kembali ke posisi awal.

Guru dapat memberikan aba-aba sederhana:

“Ayun!” → “Putar kanan!” → “Ayun!” → “Putar kiri!”

Peserta didik mengikuti gerakan guru.


E. Praktik Gerak Melalui Permainan

Guru mengajak peserta didik bermain “Ikuti Gerakanku”.

Cara bermain:

  1. Peserta didik berdiri dengan jarak yang cukup.
  2. Guru memberikan contoh satu gerakan.
  3. Peserta didik menirukan gerakan tersebut.
  4. Guru memberikan gerak memutar.
  5. Peserta didik menirukannya.
  6. Guru memberikan gerak mengayun.
  7. Peserta didik menirukannya.
  8. Guru menggabungkan kedua gerakan.
  9. Peserta didik mengikuti rangkaian gerakan dengan gembira.

Guru dapat mengubah arah gerakan secara sederhana, misalnya putar kanan, putar kiri, ayun depan, ayun belakang, ayun kanan, dan ayun kiri.


LATIHAN PEMAHAMAN

A. Pilihan Ganda

Pilihlah jawaban yang paling tepat!

1. Gerak memutar adalah gerakan tubuh dengan cara ....
A. berputar
B. tidur
C. diam

2. Contoh gerak memutar adalah ....
A. duduk
B. memutar badan
C. berdiri diam

3. Gerak mengayun dapat dilakukan menggunakan ....
A. tangan
B. sepatu
C. meja

4. Mengayunkan tangan ke depan dan belakang dilakukan secara ....
A. diam
B. berulang
C. tidur

5. Memutar badan dapat dilakukan ke arah ....
A. kanan dan kiri
B. atas saja
C. bawah saja

6. Contoh gerak mengayun adalah ....
A. berdiri diam
B. memutar badan
C. mengayunkan kedua tangan

7. Gerak memutar dan mengayun dapat dilakukan secara ....
A. bersama dalam satu rangkaian
B. tidur
C. diam

8. Saat melakukan gerak memutar, badan bergerak ....
A. berputar
B. duduk
C. berbaring

9. Tangan dapat diayunkan ke arah ....
A. depan dan belakang
B. dalam tanah
C. dalam sepatu

10. Contoh rangkaian gerak yang benar adalah ....
A. duduk → tidur → diam
B. ayun tangan → putar badan → ayun tangan
C. diam → duduk → tidur


B. Isian

Isilah titik-titik berikut dengan jawaban yang tepat!

1. Gerakan badan dengan cara berputar disebut gerak ....

2. Gerakan tangan ke depan dan belakang disebut gerak ....

3. Badan dapat diputar ke arah kanan dan ....

4. Tangan dapat diayunkan ke arah depan dan ....

5. Gerak memutar dan mengayun dapat digabungkan menjadi satu .... gerak.


C. Uraian

Jawablah pertanyaan berikut dengan sederhana dan benar!

1. Apa yang dimaksud dengan gerak memutar?

2. Apa yang dimaksud dengan gerak mengayun?

3. Sebutkan dua contoh gerak memutar!

4. Sebutkan dua contoh gerak mengayun!

5. Tuliskan satu contoh rangkaian gerak memutar dan mengayun!


KUNCI JAWABAN

A. Pilihan Ganda

  1. A. berputar
  2. B. memutar badan
  3. A. tangan
  4. B. berulang
  5. A. kanan dan kiri
  6. C. mengayunkan kedua tangan
  7. A. bersama dalam satu rangkaian
  8. A. berputar
  9. A. depan dan belakang
  10. B. ayun tangan → putar badan → ayun tangan

B. Isian

  1. memutar
  2. mengayun
  3. kiri
  4. belakang
  5. rangkaian

C. Uraian

1. Gerak memutar adalah gerakan tubuh atau bagian tubuh dengan cara berputar.

2. Gerak mengayun adalah gerakan anggota tubuh ke suatu arah secara berulang.

3. Contohnya memutar badan ke kanan dan memutar badan ke kiri.

4. Contohnya mengayunkan tangan ke depan-belakang dan mengayunkan tangan ke kanan-kiri.

5. Contohnya: mengayunkan tangan → memutar badan ke kanan → mengayunkan tangan → memutar badan ke kiri.


13. Kesimpulan

Gerak memutar dan mengayun merupakan gerak dasar yang dapat dilakukan menggunakan berbagai bagian tubuh.

Gerak memutar adalah gerakan tubuh atau bagian tubuh dengan cara berputar, sedangkan gerak mengayun adalah gerakan anggota tubuh ke suatu arah secara berulang.

Dalam pembelajaran ini, peserta didik belajar mempraktikkan gerak memutar dan mengayun melalui contoh, latihan, dan permainan sederhana. Kedua gerakan tersebut juga dapat digabungkan menjadi rangkaian gerak yang sederhana.

Melalui Mindful Learning, peserta didik belajar memperhatikan contoh gerakan, mengikuti aba-aba, menjaga keseimbangan, dan memperhatikan ruang di sekitarnya.

Melalui Meaningful Learning, peserta didik memahami bahwa gerak memutar dan mengayun dapat digunakan dalam berbagai kegiatan bermain dan aktivitas sehari-hari.

Melalui Joyful Learning, peserta didik belajar bergerak dengan gembira, aktif, percaya diri, dan berani mencoba berbagai gerakan.

Allah Al-Khaliq adalah Maha Pencipta yang menciptakan tubuh kita sehingga dapat bergerak. Allah Al-Malik adalah Maha Memelihara sehingga kita harus menjaga dan menggunakan tubuh dengan baik. Allah Ar-Razzaq adalah Maha Pemberi Rezeki yang memberikan makanan dan minuman sebagai sumber energi bagi tubuh.

Dengan tubuh yang sehat, kita dapat bergerak, bermain, belajar, dan bersyukur kepada Allah.





Identitas Pembelajaran

1. Nama Guru : Maulvi Nazir Ahmad, S.Pd
2. Hari / Tanggal : Rabu/26 Agustus 2026
3. Fase / Kelas : C/VI.a
4. Mata Pelajaran : PJOK
5. Materi : Mengenal Modifikasi Variasi Passing dalam Permainan Bola Voli
6. Pertemuan Ke : Keempat (IV)

7. Capaian Pembelajaran (CP) :
Menyesuaikan keterampilan gerak melintasi berbagai situasi gerak; mentransfer strategi gerak yang sudah dikuasai ke dalam berbagai situasi gerak yang berbeda; dan menginvestigasi berbagai konsep gerak yang dapat diterapkan untuk meningkatkan capaian keterampilan gerak.

8. Tujuan Pembelajaran (TP) :

Setelah mengikuti pembelajaran, peserta didik diharapkan mampu:

  1. Menjelaskan pengertian passing dalam permainan bola voli.

  2. Mengenali bentuk passing bawah dan passing atas sebagai keterampilan dasar dalam permainan bola voli.

  3. Menjelaskan berbagai variasi dan modifikasi passing yang dapat dilakukan sesuai dengan situasi permainan.

  4. Mentransfer keterampilan passing yang telah dikuasai ke dalam berbagai variasi dan situasi permainan bola voli sederhana.

  5. Memilih bentuk passing yang sesuai berdasarkan arah datangnya bola dan posisi teman.

  6. Menganalisis penggunaan passing yang tepat dalam permainan bola voli sederhana.

  7. Mindful Learning: peserta didik mampu memusatkan perhatian pada posisi tubuh, arah datangnya bola, posisi tangan, dan gerakan saat melakukan passing.

  8. Meaningful Learning: peserta didik mampu memahami bahwa passing merupakan keterampilan penting untuk mengontrol dan mengarahkan bola kepada teman dalam permainan bola voli.

  9. Joyful Learning: peserta didik mampu mengenal dan mencoba berbagai variasi passing dengan aktif, percaya diri, bekerja sama, dan menyenangkan.

9. Alur Tujuan Pembelajaran (ATP) :

  1. Guru membuka pembelajaran dengan salam, doa, mengecek kehadiran, dan menyampaikan tujuan pembelajaran.

  2. Guru mengaitkan pengalaman peserta didik dengan permainan bola voli dan teknik passing.

  3. Guru menjelaskan pengertian passing serta fungsi passing dalam permainan bola voli.

  4. Guru menjelaskan perbedaan passing bawah dan passing atas beserta penggunaannya.

  5. Guru menjelaskan konsep variasi dan modifikasi passing berdasarkan arah bola, jarak, posisi, dan arah sasaran.

  6. Peserta didik mengamati contoh variasi passing yang diberikan guru melalui gambar, video, atau demonstrasi sederhana.

  7. Peserta didik mendiskusikan situasi permainan dan menentukan jenis passing yang sesuai.

  8. Peserta didik mencoba berbagai variasi passing secara sederhana, seperti passing ke depan, ke samping, berpasangan, dan melalui perubahan jarak.

  9. Peserta didik mentransfer keterampilan passing yang telah dikuasai ke dalam permainan bola voli sederhana dengan aturan yang dimodifikasi.

  10. Guru memberikan umpan balik dan peserta didik melakukan refleksi terhadap variasi passing yang telah dipelajari.

10. Apersepsi  :

Guru mengajukan pertanyaan kepada peserta didik:

“Siapa yang pernah bermain bola voli?”

“Bagaimana cara kalian memberikan bola kepada teman agar mudah diterima?”

“Apakah passing dalam bola voli hanya dapat dilakukan dengan satu cara?”

Guru kemudian menyampaikan:

“Dalam permainan bola voli, passing sangat penting untuk mengontrol dan mengarahkan bola. Hari ini kita akan mengenal berbagai variasi dan modifikasi passing agar kita dapat menyesuaikan gerakan dengan situasi permainan.”

11. Model / Metode :

Model Pembelajaran:

  • Mindful Learning.

  • Meaningful Learning.

  • Joyful Learning.

  • Problem Based Learning (PBL).

  • Cooperative Learning.

Metode Pembelajaran:

  • Tanya jawab.

  • Demonstrasi.

  • Pengamatan.

  • Diskusi.

  • Praktik langsung.

  • Eksplorasi gerak.

  • Permainan sederhana.

  • Refleksi.

Pelaksanaan pembelajaran teori di dalam kelas:

Guru menjelaskan konsep passing dalam permainan bola voli menggunakan gambar, video, atau ilustrasi sederhana. Peserta didik mengamati perbedaan passing bawah dan passing atas serta mendiskusikan penggunaan masing-masing dalam situasi permainan.

Setelah memahami konsep, peserta didik dapat melanjutkan pembelajaran melalui praktik sederhana secara berpasangan atau berkelompok dengan menggunakan modifikasi jarak, arah sasaran, dan bentuk permainan yang sesuai dengan kemampuan peserta didik.

12. Penjabaran Materi

A. Mengenal Kebesaran Allah melalui Permainan Bola Voli

1. Allah Al-Khaliq (Maha Pencipta)

Allah adalah Al-Khaliq, yaitu Allah Maha Pencipta.

Allah menciptakan manusia dengan tubuh yang memiliki berbagai anggota dan kemampuan untuk bergerak. Kita dapat menggunakan tangan, lengan, kaki, dan mata untuk melakukan berbagai aktivitas, termasuk bermain bola voli.

Dalam pembelajaran hari ini, kemampuan menggerakkan tangan dan lengan untuk melakukan passing merupakan salah satu nikmat yang diberikan Allah.

2. Allah Al-Malik (Maha Memelihara)

Allah adalah Al-Malik, yaitu Allah Maha Memelihara.

Allah memelihara tubuh kita sehingga kita dapat melakukan berbagai aktivitas. Oleh karena itu, kita harus menggunakan tubuh dengan baik dan tidak melakukan gerakan secara sembarangan.

Dalam melakukan passing, kita perlu mengontrol gerakan tangan dan tubuh agar bola dapat diarahkan dengan baik.

3. Allah Ar-Razzaq (Maha Pemberi Rezeki)

Allah adalah Ar-Razzaq, yaitu Allah Maha Pemberi Rezeki.

Allah memberikan berbagai rezeki kepada manusia, termasuk makanan dan minuman yang menjadi sumber energi bagi tubuh.

Energi tersebut dapat digunakan untuk belajar, bergerak, bermain, dan melakukan aktivitas olahraga.


B. Pengertian Passing dalam Permainan Bola Voli

Passing adalah teknik mengoper atau mengarahkan bola kepada teman atau ke daerah tertentu dengan menggunakan bagian tubuh yang sesuai, terutama lengan dan tangan.

Passing merupakan salah satu keterampilan penting dalam permainan bola voli karena digunakan untuk:

  • Mengontrol bola.

  • Menerima bola.

  • Mengarahkan bola kepada teman.

  • Membangun serangan.

  • Menjaga bola tetap dalam permainan.

Dalam pembelajaran ini, passing yang dikenalkan adalah passing bawah dan passing atas.


C. Passing Bawah

Passing bawah dilakukan dengan menggunakan kedua lengan bagian bawah untuk menerima atau mengarahkan bola.

Cara melakukan passing bawah:

  1. Berdiri dengan kedua kaki terbuka secukupnya.

  2. Kedua lutut sedikit ditekuk.

  3. Badan sedikit condong ke depan.

  4. Kedua tangan dirapatkan.

  5. Kedua lengan diluruskan ke depan.

  6. Bola mengenai bagian lengan bawah.

  7. Gerakan lengan diarahkan sesuai sasaran.

Passing bawah dapat digunakan ketika bola datang pada posisi yang lebih rendah atau ketika pemain ingin mengontrol bola dari bawah.


D. Passing Atas

Passing atas dilakukan dengan menggunakan kedua tangan di bagian atas depan kepala untuk mengarahkan bola.

Cara melakukan passing atas:

  1. Berdiri dengan posisi seimbang.

  2. Kedua kaki dibuka secukupnya.

  3. Kedua tangan berada di depan atas kepala.

  4. Jari-jari tangan dibuka dan membentuk posisi siap menerima bola.

  5. Bola diarahkan menggunakan jari-jari tangan.

  6. Dorong bola ke arah sasaran.

  7. Gerakan dilakukan dengan koordinasi tangan dan kaki.

Passing atas biasanya digunakan untuk mengarahkan bola kepada teman atau menyiapkan bola untuk serangan.


E. Mengenal Variasi Passing

Variasi passing adalah melakukan keterampilan passing dengan bentuk, arah, jarak, atau sasaran yang berbeda.

Contoh variasi passing:

  1. Passing ke depan.

  2. Passing ke samping kanan.

  3. Passing ke samping kiri.

  4. Passing dengan jarak dekat.

  5. Passing dengan jarak lebih jauh.

  6. Passing secara berpasangan.

  7. Passing secara berkelompok.

Variasi tersebut membantu peserta didik menyesuaikan keterampilan passing dengan berbagai situasi.


F. Modifikasi Passing

Modifikasi passing adalah mengubah atau menyesuaikan bentuk latihan permainan agar sesuai dengan kemampuan peserta didik.

Modifikasi dapat dilakukan pada:

  • Jarak antara pemain.

  • Arah sasaran.

  • Jumlah pemain.

  • Ukuran lapangan.

  • Tinggi net.

  • Jenis bola yang digunakan.

  • Jumlah sentuhan bola.

Contohnya, jika peserta didik masih kesulitan melakukan passing dengan jarak jauh, latihan dapat dimulai dengan jarak yang lebih dekat. Setelah kemampuan meningkat, jarak dapat ditambah secara bertahap.


G. Variasi dan Modifikasi Passing dalam Situasi Permainan

Passing dapat dilakukan dengan menyesuaikan situasi.

Contohnya:

Situasi 1: Bola datang rendah ke arah pemain.
→ Passing bawah dapat digunakan.

Situasi 2: Bola berada di atas depan kepala.
→ Passing atas dapat digunakan.

Situasi 3: Teman berada di sebelah kanan.
→ Bola dapat diarahkan menggunakan passing ke arah kanan.

Situasi 4: Teman berada lebih jauh.
→ Pemain dapat menyesuaikan kekuatan dorongan agar bola mencapai sasaran.

Dengan demikian, pemain tidak hanya melakukan passing, tetapi juga harus mampu menyesuaikan teknik dengan situasi permainan.


H. Mentransfer Keterampilan Passing

Peserta didik yang sudah menguasai passing dasar dapat menerapkannya dalam situasi yang berbeda.

Contohnya:

Passing bawah → passing ke teman → passing ke arah sasaran → passing dalam kelompok → passing dalam permainan sederhana.

Keterampilan yang telah dikuasai dapat digunakan kembali dengan mengubah:

  • Arah bola.

  • Jarak passing.

  • Posisi pemain.

  • Sasaran passing.

  • Jumlah pemain.

Hal tersebut membantu peserta didik menjadi lebih mampu menyesuaikan keterampilan passing dalam permainan.


I. Contoh Latihan Modifikasi Passing

Latihan 1: Passing Berpasangan

Dua peserta didik berdiri berhadapan dengan jarak yang sesuai.

Peserta didik pertama melakukan passing kepada peserta didik kedua. Peserta didik kedua menerima dan mengembalikan bola.

Latihan 2: Passing dengan Perubahan Arah

Peserta didik melakukan passing kepada teman yang berada di depan, kemudian dilanjutkan kepada teman di samping kanan atau kiri.

Latihan 3: Passing dalam Kelompok

Beberapa peserta didik berdiri membentuk lingkaran. Bola dipassing dari satu peserta didik kepada peserta didik lainnya.

Arah passing dapat diubah sesuai instruksi guru.

Latihan 4: Permainan Bola Voli yang Dimodifikasi

Peserta didik bermain dalam kelompok kecil menggunakan ukuran lapangan dan aturan yang disesuaikan dengan kemampuan.

Tujuan utama permainan adalah menerapkan variasi passing dalam situasi permainan sederhana.


LATIHAN PEMAHAMAN

A. Pilihan Ganda

Pilihlah jawaban yang paling tepat!

1. Passing dalam permainan bola voli adalah teknik untuk ....
A. mengoper atau mengarahkan bola
B. menendang bola ke daerah lawan
C. membawa bola dengan tangan

2. Passing bawah dilakukan dengan menggunakan ....
A. telapak kaki
B. lengan bagian bawah
C. kepala

3. Passing atas dilakukan dengan menggunakan ....
A. kedua kaki
B. bagian punggung
C. jari-jari tangan di atas depan kepala

4. Ketika bola datang dengan posisi rendah, jenis passing yang tepat digunakan adalah ....
A. passing atas
B. passing bawah
C. passing dengan kaki

5. Variasi passing dapat dilakukan dengan mengubah ....
A. arah dan jarak passing
B. warna bola
C. nama pemain

6. Passing kepada teman yang berada di sebelah kanan merupakan variasi passing berdasarkan ....
A. ukuran bola
B. arah sasaran
C. jumlah lapangan

7. Modifikasi passing dapat dilakukan dengan mengubah ....
A. jarak antara pemain
B. nama permainan
C. warna pakaian

8. Jika peserta didik masih kesulitan melakukan passing jarak jauh, latihan dapat dimulai dengan ....
A. jarak yang lebih dekat
B. jarak yang sangat jauh
C. tanpa menggunakan bola

9. Dalam permainan bola voli, passing dapat digunakan untuk ....
A. mengontrol dan mengarahkan bola kepada teman
B. membawa bola sambil berlari
C. menendang bola melewati net

10. Contoh variasi passing yang tepat adalah ....
A. passing ke depan dan dilanjutkan passing ke samping
B. membawa bola menggunakan kedua tangan
C. menendang bola kepada teman


B. Isian

Isilah titik-titik berikut dengan jawaban yang tepat!

1. Teknik mengoper atau mengarahkan bola dalam permainan bola voli disebut ....

2. Passing yang menggunakan kedua lengan bagian bawah disebut passing ....

3. Passing yang menggunakan jari-jari tangan di atas depan kepala disebut passing ....

4. Perubahan arah, jarak, atau sasaran dalam melakukan passing disebut .... passing.

5. Penyesuaian bentuk latihan passing sesuai kemampuan peserta didik disebut .... passing.


C. Uraian

Jawablah pertanyaan berikut dengan jelas dan tepat!

1. Jelaskan pengertian passing dalam permainan bola voli!

2. Jelaskan perbedaan antara passing bawah dan passing atas!

3. Sebutkan tiga contoh variasi passing dalam permainan bola voli!

4. Jelaskan dua contoh modifikasi latihan passing dalam permainan bola voli!

5. Jelaskan bagaimana cara memilih passing yang tepat berdasarkan situasi datangnya bola dan posisi teman!


KUNCI JAWABAN

A. Pilihan Ganda

  1. A. mengoper atau mengarahkan bola

  2. B. lengan bagian bawah

  3. C. jari-jari tangan di atas depan kepala

  4. B. passing bawah

  5. A. arah dan jarak passing

  6. B. arah sasaran

  7. A. jarak antara pemain

  8. A. jarak yang lebih dekat

  9. A. mengontrol dan mengarahkan bola kepada teman

  10. A. passing ke depan dan dilanjutkan passing ke samping

B. Isian

  1. passing

  2. bawah

  3. atas

  4. variasi

  5. modifikasi

C. Uraian

1. Passing adalah teknik mengoper atau mengarahkan bola kepada teman atau sasaran tertentu dalam permainan bola voli.

2. Passing bawah menggunakan kedua lengan bagian bawah untuk menerima atau mengarahkan bola, sedangkan passing atas menggunakan jari-jari tangan di atas depan kepala untuk mengarahkan bola.

3. Contohnya passing ke depan, passing ke samping kanan, dan passing ke samping kiri.

4. Contohnya mengubah jarak antara pemain dan mengubah arah atau sasaran passing. Modifikasi juga dapat dilakukan dengan menyesuaikan ukuran lapangan atau jumlah pemain.

5. Jika bola datang dengan posisi rendah, passing bawah dapat digunakan. Jika bola berada di atas depan kepala, passing atas dapat digunakan. Arah passing kemudian disesuaikan dengan posisi teman atau sasaran yang dituju.

13. Kesimpulan

Passing merupakan salah satu keterampilan penting dalam permainan bola voli yang digunakan untuk mengontrol, menerima, dan mengarahkan bola. Passing yang dipelajari dalam materi ini terdiri dari passing bawah dan passing atas.

Peserta didik juga mengenal variasi passing, yaitu melakukan passing dengan perubahan arah, jarak, posisi, atau sasaran. Selain itu, peserta didik mengenal modifikasi passing, yaitu menyesuaikan bentuk latihan dengan kemampuan peserta didik, misalnya dengan mengubah jarak pemain, arah sasaran, jumlah pemain, atau bentuk permainan.

Melalui pembelajaran Mindful Learning, peserta didik belajar memusatkan perhatian pada arah datangnya bola, posisi tubuh, posisi tangan, dan sasaran passing. Melalui Meaningful Learning, peserta didik memahami bahwa passing digunakan untuk mengontrol dan mengarahkan bola kepada teman dalam permainan bola voli. Melalui Joyful Learning, peserta didik belajar mengenal berbagai variasi passing secara aktif, percaya diri, kreatif, dan menyenangkan.

Allah Al-Khaliq adalah Maha Pencipta yang menciptakan tubuh manusia beserta kemampuan untuk bergerak. Allah Al-Malik adalah Maha Memelihara yang memelihara tubuh kita sehingga harus digunakan dengan baik. Allah Ar-Razzaq adalah Maha Pemberi Rezeki yang memberikan makanan dan minuman sebagai sumber energi bagi tubuh.

Dengan demikian, peserta didik diharapkan mampu mengenal, memahami, dan menerapkan modifikasi variasi passing dalam permainan bola voli serta mampu menyesuaikan keterampilan passing dengan berbagai situasi permainan.