Senin, 17 Agustus 2026

Materi ajar kelas 1a, 1b, dan 2a

  


IDENTITAS PEMBELAJARAN

1. Nama Guru : Maulvi Nazir Ahmad, S.Pd
2. Hari / Tanggal : Selasa / 18 Agustus 2026
3. Fase / Kelas : A / I.a
4. Mata Pelajaran : PJOK
5. Materi : Mengenal Gerak Menekuk dan Meliuk
6. Pertemuan Ke : Pertama (I)


7. Apersepsi

Salam Sapa

Assalamu'alaikum warahmatullahi wabarakatuh.

Selamat pagi anak-anak hebat kelas 1! 😊
Apa kabarnya hari ini? Semoga semuanya sehat, ceria, dan siap belajar PJOK.

Sebelum belajar, mari kita bersyukur kepada Allah SWT karena hari ini kita masih diberi kesehatan sehingga dapat belajar dan bergerak bersama.

Mengenal Kebesaran Allah

Allah Maha Khaliq (Pencipta)
Allah adalah Pencipta seluruh tubuh kita. Allah menciptakan tangan, kaki, kepala, dan seluruh anggota tubuh dengan sempurna sehingga kita dapat bergerak.

Allah Maha Malik (Memelihara)
Allah memelihara tubuh kita. Oleh karena itu, kita harus menjaga tubuh dengan baik, melakukan gerakan dengan benar, tidak memaksakan tubuh, dan selalu berhati-hati.

Allah Maha Razaq (Memberi Rezeki)
Allah memberikan rezeki berupa makanan dan minuman sehingga tubuh kita mendapatkan tenaga untuk belajar, bermain, dan bergerak.

Pertanyaan Pemantik

Guru bertanya kepada peserta didik:

"Anak-anak, apakah tubuh kita bisa ditekuk?"

"Apakah tubuh kita bisa meliuk ke samping?"

Guru menyampaikan:

"Hari ini kita akan mengenal gerakan menekuk dan meliuk. Kita akan belajar bagaimana tubuh kita dapat bergerak dengan baik sebagai bentuk rasa syukur kepada Allah SWT."


8. Capaian Pembelajaran (CP)

Mempraktikkan keterampilan gerak fundamental dan menerapkannya dalam berbagai situasi gerak yang berbeda; mengeksplorasi berbagai strategi gerak; dan mengeksplorasi berbagai konsep gerak serta menyimpulkan efektivitasnya.


9. Tujuan Pembelajaran (TP)

Setelah mengikuti pembelajaran, peserta didik diharapkan mampu:

A. Mindful (Berkesadaran)

  1. Mengenali bagian tubuh yang digunakan saat melakukan gerak menekuk dan meliuk.

  2. Memperhatikan posisi tubuh ketika melakukan gerak menekuk dan meliuk.

  3. Menyadari bahwa tubuh merupakan ciptaan Allah SWT yang harus dijaga dan digunakan dengan baik.

B. Meaningful (Bermakna)

  1. Menjelaskan pengertian sederhana gerak menekuk dan meliuk.

  2. Menyebutkan contoh gerak menekuk dan meliuk dalam kegiatan sehari-hari.

  3. Menghubungkan kemampuan tubuh untuk bergerak dengan rasa syukur kepada Allah SWT sebagai Maha Khaliq, Maha Malik, dan Maha Razaq.

C. Joyful (Menggembirakan)

  1. Mengeksplorasi berbagai gerakan menekuk dan meliuk melalui kegiatan belajar yang menyenangkan.

  2. Mengikuti permainan sederhana mengenal gerak menekuk dan meliuk dengan percaya diri.

  3. Menunjukkan sikap senang, aktif, tertib, dan berani mencoba selama pembelajaran.


10. Alur Tujuan Pembelajaran (ATP)

Langkah-langkah pembelajaran untuk mencapai tujuan pembelajaran:

1. Mengenal Tubuh

Peserta didik mengenal bagian tubuh yang dapat melakukan gerakan, seperti kepala, tangan, badan, pinggang, lutut, dan kaki.

2. Mengenal Gerak Menekuk

Peserta didik mengamati dan mengenal gerakan menekuk bagian tubuh, seperti:

  • Menekuk lutut.

  • Menekuk siku.

  • Menekuk badan.

  • Menekuk tangan.

3. Mengenal Gerak Meliuk

Peserta didik mengenal gerakan meliukkan tubuh ke kanan dan ke kiri secara perlahan dan terkontrol.

4. Membedakan Gerak

Peserta didik membedakan gerak menekuk dan meliuk melalui gambar, contoh gerakan, dan pertanyaan sederhana.

5. Menghubungkan dengan Kehidupan Sehari-hari

Peserta didik menemukan contoh gerak menekuk dan meliuk dalam kegiatan sehari-hari, seperti mengambil benda, mengikat tali sepatu, melihat ke samping, atau mengambil sesuatu di sebelah tubuh.

6. Mengeksplorasi Gerak

Peserta didik mencoba berbagai variasi gerak menekuk dan meliuk sesuai arahan guru.

7. Menghubungkan dengan Kebesaran Allah

Peserta didik memahami bahwa kemampuan tubuh untuk bergerak merupakan salah satu nikmat Allah SWT yang harus disyukuri dan dijaga.

8. Menunjukkan Sikap Positif

Peserta didik mengikuti kegiatan dengan tertib, percaya diri, saling menghargai, dan menjaga keselamatan diri serta teman.


11. Model / Metode

Model Pembelajaran : PBL (Problem Based Learning)
Pelaksanaan : Teori dalam ruangan

Metode Pembelajaran:

  1. Ceramah interaktif.

  2. Tanya jawab.

  3. Pengamatan gambar.

  4. Demonstrasi sederhana.

  5. Permainan edukatif.

  6. Diskusi sederhana.

  7. Penugasan.

Permasalahan Sederhana

Guru memberikan pertanyaan:

"Bagaimana cara tubuh kita bergerak ketika ingin mengambil benda yang berada di bawah atau melihat benda yang berada di samping?"

Peserta didik diajak menemukan bahwa tubuh dapat melakukan berbagai gerakan, termasuk menekuk dan meliuk.


12. Penjabaran Materi

MENGENAL GERAK MENEKUK DAN MELIUK

A. Mengenal Gerak Tubuh

Tubuh kita dapat melakukan berbagai macam gerakan.

Kita dapat:

  • Membungkuk.

  • Menekuk.

  • Meliuk.

  • Mengangkat tangan.

  • Menggerakkan kaki.

  • Memutar badan.

Semua kemampuan tersebut merupakan nikmat dari Allah SWT.

Kita harus menggunakan tubuh untuk melakukan kegiatan yang baik dan menjaga kesehatan tubuh.


B. Gerak Menekuk

Gerak menekuk adalah gerakan membengkokkan bagian tubuh pada persendian.

Contohnya:

1. Menekuk Lutut

Lutut ditekuk sehingga posisi tubuh menjadi lebih rendah.

Contoh dalam kehidupan sehari-hari:

Saat mengambil benda yang berada di bawah.

2. Menekuk Siku

Siku ditekuk sehingga lengan menjadi lebih dekat dengan tubuh.

Contohnya:

Saat membawa buku atau mengangkat benda ringan.

3. Menekuk Badan

Badan digerakkan ke arah depan secara perlahan.

Contohnya:

Saat mengambil benda yang berada di depan atau bawah tubuh.

4. Menekuk Tangan

Tangan ditekuk pada bagian siku untuk membantu melakukan berbagai aktivitas.


C. Gerak Meliuk

Gerak meliuk adalah gerakan membengkokkan atau menggerakkan tubuh ke arah tertentu, terutama ke kanan atau ke kiri.

Contohnya:

1. Meliukkan Badan ke Kanan

Badan digerakkan perlahan ke arah kanan.

2. Meliukkan Badan ke Kiri

Badan digerakkan perlahan ke arah kiri.

3. Meliukkan Badan Saat Mengikuti Irama

Tubuh dapat digerakkan ke kanan dan ke kiri mengikuti irama sederhana.

Gerakan dilakukan secara perlahan agar tubuh tetap aman dan seimbang.


D. Perbedaan Gerak Menekuk dan Meliuk

Menekuk berarti membengkokkan bagian tubuh pada persendian.

Contoh:

Menekuk lutut dan menekuk siku.

Meliuk berarti menggerakkan atau membengkokkan tubuh ke arah tertentu, misalnya ke kanan dan ke kiri.

Contoh:

Meliukkan badan ke kanan dan ke kiri.


E. Contoh dalam Kehidupan Sehari-hari

Gerak menekuk dan meliuk sering kita lakukan tanpa kita sadari.

Gerak Menekuk

  • Menekuk lutut saat duduk.

  • Menekuk lutut saat mengambil benda.

  • Menekuk siku saat membawa tas.

  • Menekuk badan saat mengambil benda.

Gerak Meliuk

  • Meliukkan badan ke kanan.

  • Meliukkan badan ke kiri.

  • Meliuk saat mengambil benda di samping.

  • Meliuk mengikuti gerakan senam sederhana.


F. Sikap yang Benar Saat Melakukan Gerakan

Ketika melakukan gerakan, kita harus:

  1. Mengikuti arahan guru.

  2. Melakukan gerakan secara perlahan.

  3. Tidak memaksakan tubuh.

  4. Menjaga keseimbangan.

  5. Berhati-hati agar tidak bertabrakan dengan teman.

  6. Menjaga tubuh sebagai bentuk rasa syukur kepada Allah SWT.


G. Aktivitas PBL Sederhana

Guru memberikan beberapa situasi kepada peserta didik.

Situasi 1

"Ada pensil jatuh di bawah meja. Gerakan apa yang dapat kita lakukan untuk mengambilnya?"

Jawaban yang diharapkan:

Menekuk lutut atau membungkukkan badan.

Situasi 2

"Teman berada di sebelah kanan. Kita ingin melihatnya tanpa berjalan. Gerakan apa yang dapat dilakukan?"

Jawaban yang diharapkan:

Meliukkan atau memutar badan ke arah kanan.

Situasi 3

"Guru meminta kita bergerak ke kanan dan ke kiri mengikuti irama."

Gerakan yang dapat dilakukan:

Meliukkan badan ke kanan dan ke kiri.


H. Aktivitas Permainan Edukatif

"TEBAK GERAK"

Guru menyebutkan sebuah gerakan.

Peserta didik menunjukkan gerakan yang sesuai secara sederhana di tempat.

Contoh:

Guru: "Menekuk lutut!"
Murid: Menekuk lutut.

Guru: "Menekuk siku!"
Murid: Menekuk siku.

Guru: "Meliuk ke kanan!"
Murid: Meliuk ke kanan.

Guru: "Meliuk ke kiri!"
Murid: Meliuk ke kiri.

Kegiatan dilakukan dengan tertib dan memperhatikan keselamatan.


LATIHAN SOAL

A. PILIHAN GANDA

Pilihlah jawaban yang paling tepat!

1. Gerakan membengkokkan lutut disebut gerakan ....

A. menekuk
B. berlari
C. melompat

2. Gerakan membengkokkan siku disebut ....

A. berjalan
B. menekuk
C. berlari

3. Gerakan meliuk dapat dilakukan ke arah ....

A. kanan dan kiri
B. atas saja
C. bawah saja

4. Saat mengambil benda di bawah, kita dapat melakukan gerakan ....

A. menekuk lutut
B. melompat tinggi
C. berlari jauh

5. Meliukkan badan berarti menggerakkan badan ke arah ....

A. tertentu
B. diam saja
C. tidur

6. Contoh gerak menekuk adalah ....

A. menekuk lutut
B. berlari
C. berjalan

7. Contoh gerak meliuk adalah ....

A. meliukkan badan ke kanan
B. berlari ke depan
C. melompat ke atas

8. Saat melakukan gerakan, kita harus ....

A. berhati-hati
B. saling mendorong
C. berlari sembarangan

9. Tubuh kita dapat bergerak karena merupakan ciptaan ....

A. manusia
B. Allah SWT
C. benda

10. Menjaga kesehatan tubuh merupakan salah satu bentuk ....

A. rasa syukur kepada Allah
B. bermain-main
C. kemalasan


B. ISIAN

Isilah titik-titik berikut dengan jawaban yang tepat!

1.Membengkokkan lutut merupakan gerak __________.

2.Meliukkan badan dapat dilakukan ke arah __________ dan __________.

3.Siku dapat melakukan gerakan __________.

4.Tubuh kita merupakan ciptaan __________.

5.Kita harus menjaga tubuh sebagai bentuk rasa __________ kepada Allah SWT.


C. URAIAN

Jawablah pertanyaan berikut dengan sederhana dan benar!

1.Apa yang dimaksud dengan gerak menekuk?

2.Sebutkan dua contoh gerak menekuk!

3.Apa yang dimaksud dengan gerak meliuk?

4.Sebutkan dua contoh gerak meliuk!

5.Mengapa kita harus menjaga tubuh yang telah diberikan Allah SWT?


JAWABAN

A. Kunci Jawaban Pilihan Ganda

  1. A. menekuk

  2. B. menekuk

  3. A. kanan dan kiri

  4. A. menekuk lutut

  5. A. tertentu

  6. A. menekuk lutut

  7. A. meliukkan badan ke kanan

  8. A. berhati-hati

  9. B. Allah SWT

  10. A. rasa syukur kepada Allah


B. Kunci Jawaban Isian

  1. menekuk

  2. kanan dan kiri

  3. menekuk

  4. Allah SWT

  5. syukur


C. Kunci Jawaban Uraian

1.Gerak menekuk adalah gerakan membengkokkan bagian tubuh pada persendian.

2.Contohnya menekuk lutut dan menekuk siku.

3.Gerak meliuk adalah gerakan membengkokkan atau menggerakkan tubuh ke arah tertentu, seperti ke kanan atau ke kiri.

4.Contohnya meliukkan badan ke kanan dan meliukkan badan ke kiri.

5.Kita harus menjaga tubuh karena tubuh merupakan ciptaan dan pemberian Allah SWT yang harus kita syukuri dan rawat dengan baik.


13. Kesimpulan

Gerak menekuk adalah gerakan membengkokkan bagian tubuh pada persendian, seperti menekuk lutut dan menekuk siku.

Gerak meliuk adalah gerakan menggerakkan atau membengkokkan tubuh ke arah tertentu, seperti meliukkan badan ke kanan dan ke kiri.

Gerakan tersebut banyak digunakan dalam kegiatan sehari-hari. Kita harus melakukan gerakan dengan benar, perlahan, dan hati-hati agar tubuh tetap aman.

Kemampuan tubuh untuk bergerak merupakan salah satu nikmat dari Allah Maha Khaliq (Pencipta). Allah juga Maha Malik (Memelihara) tubuh kita dan Maha Razaq (Memberi Rezeki) sehingga kita memiliki tenaga untuk belajar dan bergerak.

Jadi, belajar bergerak dengan baik merupakan salah satu cara kita mengenal, menjaga, dan mensyukuri nikmat Allah SWT.

Pesan untuk Anak-Anak

"Tubuh kita adalah ciptaan Allah. Mari kita jaga, kita gunakan untuk kebaikan, dan selalu bersyukur kepada Allah SWT."

Wassalamu'alaikum warahmatullahi wabarakatuh.

 


IDENTITAS PEMBELAJARAN

1. Nama Guru : Maulvi Nazir Ahmad, S.Pd
2. Hari / Tanggal : Selasa / 18 Agustus 2026
3. Fase / Kelas : A / I.b
4. Mata Pelajaran : PJOK
5. Materi : Mempraktikkan Gerak Menekuk dan Meliuk
6. Pertemuan Ke : Pertama (I)


7. Apersepsi

Salam Sapa

Assalamu'alaikum warahmatullahi wabarakatuh.

Selamat pagi anak-anak kelas 1! 😊
Apa kabarnya hari ini? Semoga semuanya sehat, ceria, dan siap mengikuti pembelajaran PJOK.

Hari ini kita akan belajar sambil bergerak. Kita akan mempraktikkan gerak menekuk dan meliuk dengan cara yang aman dan menyenangkan.

Mengenal Kebesaran Allah

Allah Maha Khaliq (Pencipta)
Allah menciptakan tubuh kita dengan sempurna sehingga kita dapat menggerakkan tangan, kaki, dan badan.

Allah Maha Malik (Memelihara)
Allah memelihara tubuh kita. Oleh karena itu, kita harus menjaga tubuh dan melakukan gerakan dengan hati-hati.

Allah Maha Razaq (Memberi Rezeki)
Allah memberikan makanan dan minuman sebagai rezeki sehingga kita memiliki tenaga untuk belajar, bermain, dan bergerak.

Guru menyampaikan:

"Anak-anak, kemampuan kita untuk bergerak adalah nikmat dari Allah. Mari kita gunakan tubuh kita dengan baik dan selalu bersyukur kepada Allah."

Pertanyaan Pemantik

Guru bertanya:

"Siapa yang bisa menunjukkan gerakan menekuk lutut?"

"Siapa yang bisa meliukkan badan ke kanan dan ke kiri?"

Guru menyampaikan:

"Hari ini kita akan mempraktikkan kedua gerakan tersebut dengan benar dan aman."


8. Capaian Pembelajaran (CP)

Mempraktikkan keterampilan gerak fundamental dan menerapkannya dalam berbagai situasi gerak yang berbeda; mengeksplorasi berbagai strategi gerak; dan mengeksplorasi berbagai konsep gerak serta menyimpulkan efektivitasnya.


9. Tujuan Pembelajaran (TP)

Setelah mengikuti kegiatan pembelajaran, peserta didik diharapkan mampu:

A. Mindful (Berkesadaran)

  1. Mengenali bagian tubuh yang digunakan dalam gerak menekuk dan meliuk.

  2. Memperhatikan posisi tubuh sebelum dan saat melakukan gerakan.

  3. Melakukan gerakan dengan memperhatikan keselamatan diri dan teman.

  4. Menyadari bahwa kemampuan bergerak merupakan nikmat dari Allah SWT.

B. Meaningful (Bermakna)

  1. Menjelaskan secara sederhana pengertian gerak menekuk dan meliuk.

  2. Mempraktikkan gerak menekuk dan meliuk dalam kegiatan sederhana.

  3. Menghubungkan gerak menekuk dan meliuk dengan kegiatan sehari-hari.

  4. Menunjukkan rasa syukur kepada Allah SWT dengan menjaga tubuh dan menggunakannya untuk kegiatan yang baik.

C. Joyful (Menggembirakan)

  1. Mempraktikkan variasi gerak menekuk dan meliuk melalui permainan sederhana.

  2. Mengikuti kegiatan gerak dengan gembira, percaya diri, dan aktif.

  3. Mampu mengikuti instruksi guru dalam suasana pembelajaran yang menyenangkan.


10. Alur Tujuan Pembelajaran (ATP)

Langkah-langkah pembelajaran untuk mencapai tujuan pembelajaran:

1. Persiapan

Peserta didik berbaris dengan tertib di lapangan dan melakukan pengecekan kesiapan sebelum melakukan aktivitas.

2. Pemanasan

Peserta didik mengikuti pemanasan sederhana untuk mempersiapkan tubuh sebelum melakukan gerakan.

Gerakan pemanasan meliputi:

  • Menggerakkan kepala secara perlahan.

  • Mengayunkan tangan.

  • Menekuk dan meluruskan lutut.

  • Menggerakkan badan ke kanan dan kiri.

3. Mengenal Gerak Menekuk

Guru memberikan contoh gerak menekuk.

Peserta didik mengamati kemudian menirukan:

  • Menekuk lutut.

  • Menekuk siku.

  • Menekuk badan.

  • Menekuk tangan.

4. Mempraktikkan Gerak Menekuk

Peserta didik mempraktikkan gerakan secara perlahan sesuai instruksi guru.

Contoh:

"Tekuk lutut!"
Peserta didik menekuk lutut.

"Tekuk siku!"
Peserta didik menekuk siku.

5. Mengenal Gerak Meliuk

Guru memberikan contoh gerakan meliuk.

Peserta didik mengamati dan menirukan:

  • Meliukkan badan ke kanan.

  • Meliukkan badan ke kiri.

6. Mempraktikkan Gerak Meliuk

Peserta didik mempraktikkan gerakan meliuk secara perlahan dan terkontrol.

7. Mengombinasikan Gerakan

Peserta didik mencoba rangkaian sederhana:

Menekuk lutut → berdiri → meliuk ke kanan → meliuk ke kiri.

8. Permainan Gerak

Guru memberikan instruksi secara acak.

Contoh:

"Menekuk!" → peserta didik melakukan gerakan menekuk.

"Meliuk kanan!" → peserta didik meliuk ke kanan.

"Meliuk kiri!" → peserta didik meliuk ke kiri.

Kegiatan dilakukan seperti permainan agar peserta didik belajar dengan gembira.

9. Pendinginan

Peserta didik melakukan gerakan ringan dan mengatur pernapasan setelah aktivitas.

10. Refleksi

Guru bertanya:

"Gerakan apa yang kita pelajari hari ini?"

"Bagaimana cara melakukan gerakan dengan aman?"

Peserta didik menyampaikan jawabannya.


11. Model / Metode

Model Pembelajaran : PBL (Problem Based Learning)

Pelaksanaan : Praktik di Lapangan

Metode Pembelajaran:

  1. Demonstrasi.

  2. Tanya jawab.

  3. Praktik langsung.

  4. Permainan gerak.

  5. Penugasan.

  6. Pengamatan.

  7. Refleksi.

Masalah Pembelajaran

Guru memberikan situasi sederhana:

"Anak-anak, bagaimana cara kita mengambil benda yang berada di bawah tanpa menjatuhkan tubuh?"

Peserta didik diarahkan untuk menemukan gerakan menekuk lutut atau membungkukkan badan.

Guru kemudian memberikan situasi:

"Bagaimana cara melihat ke arah kanan dan kiri dengan menggerakkan badan?"

Peserta didik mencoba menemukan gerakan meliuk ke kanan dan ke kiri.


12. Penjabaran Materi

MEMpraktikkan GERAK MENEKUK DAN MELIUK

A. Gerak Menekuk

Gerak menekuk adalah gerakan membengkokkan bagian tubuh pada persendian.

Dalam kegiatan sehari-hari kita sering melakukan gerak menekuk.

Contohnya:

  • Menekuk lutut saat duduk.

  • Menekuk lutut saat mengambil benda.

  • Menekuk siku saat membawa barang.

  • Menekuk badan ketika mengambil benda di bawah.

Praktik Gerak Menekuk

1. Menekuk Lutut

Cara melakukan:

  1. Berdiri tegak.

  2. Kaki dibuka secukupnya.

  3. Tekuk kedua lutut secara perlahan.

  4. Jaga keseimbangan.

  5. Kembali berdiri tegak.

2. Menekuk Siku

Cara melakukan:

  1. Berdiri tegak.

  2. Luruskan kedua tangan ke depan.

  3. Tekuk kedua siku.

  4. Dekatkan tangan ke arah tubuh.

  5. Luruskan kembali tangan.

3. Menekuk Badan

Cara melakukan:

  1. Berdiri tegak.

  2. Kedua tangan berada di samping tubuh.

  3. Bungkukkan badan secara perlahan.

  4. Jangan memaksakan tubuh.

  5. Kembali ke posisi berdiri.


B. Gerak Meliuk

Gerak meliuk adalah gerakan menggerakkan atau membengkokkan tubuh ke arah tertentu, seperti ke kanan atau kiri.

Contoh:

  • Meliuk ke kanan.

  • Meliuk ke kiri.

  • Meliuk mengikuti irama.

  • Meliuk untuk melihat ke arah samping.

Praktik Gerak Meliuk

1. Meliuk ke Kanan

Cara melakukan:

  1. Berdiri tegak.

  2. Kaki dibuka secukupnya.

  3. Kedua tangan berada di samping atau di depan.

  4. Gerakkan badan secara perlahan ke kanan.

  5. Kembali ke posisi semula.

2. Meliuk ke Kiri

Cara melakukan:

  1. Berdiri tegak.

  2. Kaki dibuka secukupnya.

  3. Gerakkan badan secara perlahan ke kiri.

  4. Jaga keseimbangan.

  5. Kembali ke posisi semula.


C. Kombinasi Gerak Menekuk dan Meliuk

Setelah memahami kedua gerakan, peserta didik melakukan kombinasi sederhana.

Rangkaian Gerak:

Berdiri → menekuk lutut → berdiri → meliuk ke kanan → kembali → meliuk ke kiri.

Gerakan dilakukan secara perlahan dan mengikuti instruksi guru.

Peserta didik tidak perlu melakukan gerakan secara cepat. Yang terpenting adalah gerakan benar, aman, dan sesuai kemampuan tubuh.


D. Permainan "IKUTI GERAKANKU"

Guru memberikan contoh gerakan dan peserta didik mengikutinya.

Gerakan 1

"Tekuk lutut!"

Peserta didik menekuk lutut.

Gerakan 2

"Tekuk siku!"

Peserta didik menekuk siku.

Gerakan 3

"Meliuk ke kanan!"

Peserta didik meliuk ke kanan.

Gerakan 4

"Meliuk ke kiri!"

Peserta didik meliuk ke kiri.

Gerakan 5

"Tekuk dan meliuk!"

Peserta didik melakukan rangkaian gerakan sederhana.

Permainan dilakukan dengan suasana menyenangkan dan tetap memperhatikan jarak aman antarpeserta didik.


E. Contoh Gerak dalam Kehidupan Sehari-hari

Gerak Menekuk

  • Duduk di kursi.

  • Mengambil benda di lantai.

  • Membawa tas.

  • Mengikat tali sepatu.

Gerak Meliuk

  • Melihat ke samping.

  • Mengambil benda di sebelah tubuh.

  • Menggerakkan badan mengikuti irama.

  • Bermain dengan gerakan kanan dan kiri.


F. Hal yang Harus Diperhatikan

Saat mempraktikkan gerakan:

  1. Dengarkan instruksi guru.

  2. Lakukan gerakan secara perlahan.

  3. Jangan saling mendorong.

  4. Beri jarak dengan teman.

  5. Jangan memaksakan gerakan.

  6. Jaga keseimbangan.

  7. Gunakan tubuh dengan baik sebagai bentuk rasa syukur kepada Allah SWT.


G. Latihan Soal

A. Pilihan Ganda

Pilihlah jawaban yang paling tepat!

1. Gerakan membengkokkan lutut disebut gerakan ....

A. menekuk
B. berlari
C. melompat

2. Saat menekuk siku, bagian tubuh yang ditekuk adalah ....

A. lutut
B. siku
C. kaki

3. Gerak meliuk dapat dilakukan ke arah ....

A. kanan dan kiri
B. atas saja
C. bawah saja

4. Saat mengambil benda di bawah, kita dapat melakukan gerakan ....

A. menekuk lutut
B. melompat
C. berlari

5. Gerakan meliuk dilakukan dengan menggerakkan ....

A. badan
B. rambut
C. sepatu

6. Sebelum melakukan kegiatan olahraga, sebaiknya kita melakukan ....

A. pemanasan
B. tidur
C. makan

7. Saat melakukan gerakan, kita harus ....

A. berhati-hati
B. mendorong teman
C. berlari sembarangan

8. Gerakan meliuk ke kanan berarti badan digerakkan ke ....

A. kanan
B. kiri
C. belakang

9. Menekuk lutut dapat dilakukan ketika ....

A. mengambil benda
B. tidur
C. membaca buku saja

10. Kemampuan tubuh untuk bergerak merupakan nikmat dari ....

A. Allah SWT
B. mainan
C. teman


B. Isian

Isilah titik-titik berikut dengan jawaban yang tepat!

1.Membengkokkan lutut disebut gerak __________.

2.Meliuk dapat dilakukan ke arah __________ dan __________.

3.Sebelum berolahraga sebaiknya melakukan __________.

4.Saat melakukan gerakan kita harus berhati-__________.

5.Tubuh kita adalah ciptaan __________.


C. Uraian

Jawablah pertanyaan berikut dengan benar!

1.Apa yang dimaksud dengan gerak menekuk?

2.Sebutkan dua contoh gerak menekuk!

3.Apa yang dimaksud dengan gerak meliuk?

4.Sebutkan dua contoh gerak meliuk!

5.Mengapa kita harus berhati-hati saat melakukan gerakan?


JAWABAN

A. Kunci Jawaban Pilihan Ganda

  1. A. menekuk

  2. B. siku

  3. A. kanan dan kiri

  4. A. menekuk lutut

  5. A. badan

  6. A. pemanasan

  7. A. berhati-hati

  8. A. kanan

  9. A. mengambil benda

  10. A. Allah SWT


B. Kunci Jawaban Isian

  1. menekuk

  2. kanan dan kiri

  3. pemanasan

  4. hati

  5. Allah SWT


C. Kunci Jawaban Uraian

1.Gerak menekuk adalah gerakan membengkokkan bagian tubuh pada persendian.

2.Contohnya menekuk lutut dan menekuk siku.

3.Gerak meliuk adalah gerakan menggerakkan atau membengkokkan badan ke arah tertentu, seperti ke kanan dan ke kiri.

4.Contohnya meliukkan badan ke kanan dan meliukkan badan ke kiri.

5.Agar gerakan dapat dilakukan dengan aman, tidak bertabrakan dengan teman, dan tubuh tidak mengalami cedera.


13. Kesimpulan

Gerak menekuk adalah gerakan membengkokkan bagian tubuh pada persendian, seperti menekuk lutut dan menekuk siku.

Gerak meliuk adalah gerakan menggerakkan atau membengkokkan badan ke arah tertentu, seperti meliuk ke kanan dan ke kiri.

Gerakan menekuk dan meliuk dapat kita gunakan dalam berbagai kegiatan sehari-hari. Saat melakukan gerakan, kita harus mengikuti arahan guru, menjaga jarak dengan teman, melakukan gerakan secara perlahan, dan tidak memaksakan kemampuan tubuh.

Kemampuan kita untuk bergerak merupakan nikmat dari Allah Maha Khaliq (Pencipta). Allah Maha Malik (Memelihara) tubuh kita dan Allah Maha Razaq (Memberi Rezeki) sehingga kita memperoleh tenaga untuk belajar, bermain, dan berolahraga.

Mari kita jaga tubuh, rajin bergerak, dan selalu bersyukur kepada Allah SWT.

"Tubuh sehat, bergerak gembira, dan selalu bersyukur kepada Allah." 🌟

Wassalamu'alaikum warahmatullahi wabarakatuh.


 


IDENTITAS PEMBELAJARAN

1. Nama Guru : Maulvi Nazir Ahmad, S.Pd
2. Hari / Tanggal : Selasa / 18 Agustus 2026
3. Fase / Kelas : A / II
4. Mata Pelajaran : PJOK
5. Materi : Mempraktikkan Pola Gerak Dasar Memutar, Mengayun, Membungkuk, Menekuk, dan Meliuk
6. Pertemuan Ke : Pertama (I)


7. Apersepsi

Salam Sapa

Assalamu'alaikum warahmatullahi wabarakatuh.

Selamat pagi anak-anak kelas 2! 😊
Apa kabarnya hari ini? Semoga semuanya sehat, semangat, dan siap mengikuti pembelajaran PJOK.

Hari ini kita akan belajar sambil bergerak. Kita akan mempraktikkan beberapa gerak dasar, yaitu memutar, mengayun, membungkuk, menekuk, dan meliuk.

Mengenal Kebesaran Allah

Allah Maha Khaliq (Pencipta)
Allah menciptakan tubuh kita dengan sempurna sehingga kita dapat menggerakkan kepala, tangan, badan, dan kaki.

Allah Maha Malik (Memelihara)
Allah memelihara tubuh kita. Karena itu, kita harus menjaga tubuh, melakukan gerakan dengan benar, dan berhati-hati saat beraktivitas.

Allah Maha Razaq (Memberi Rezeki)
Allah memberikan makanan dan minuman sebagai rezeki sehingga tubuh kita memperoleh energi untuk belajar, bermain, dan berolahraga.

Guru menyampaikan:

"Anak-anak, kemampuan kita untuk bergerak adalah nikmat dari Allah. Mari kita gunakan tubuh dengan baik, menjaga kesehatan, dan selalu bersyukur kepada Allah SWT."

Pertanyaan Pemantik

Guru bertanya:

"Siapa yang pernah memutar badan?"

"Siapa yang pernah mengayunkan tangan?"

"Bagaimana gerakan kita saat mengambil benda di bawah?"

Guru menyampaikan:

"Hari ini kita akan mempraktikkan berbagai gerak tersebut dengan benar, aman, dan menyenangkan."


8. Capaian Pembelajaran (CP)

Mempraktikkan keterampilan gerak fundamental dan menerapkannya dalam berbagai situasi gerak yang berbeda; mengeksplorasi berbagai strategi gerak; dan mengeksplorasi berbagai konsep gerak serta menyimpulkan efektivitasnya.


9. Tujuan Pembelajaran (TP)

Setelah mengikuti kegiatan pembelajaran, peserta didik diharapkan mampu:

A. Mindful (Berkesadaran)

  1. Mengenali bagian tubuh yang digunakan dalam gerak memutar, mengayun, membungkuk, menekuk, dan meliuk.

  2. Memperhatikan posisi tubuh saat melakukan setiap gerakan.

  3. Mempraktikkan gerakan dengan memperhatikan keselamatan diri dan teman.

  4. Menyadari bahwa kemampuan tubuh untuk bergerak merupakan nikmat dari Allah SWT.

B. Meaningful (Bermakna)

  1. Menjelaskan secara sederhana pengertian gerak memutar, mengayun, membungkuk, menekuk, dan meliuk.

  2. Mempraktikkan gerakan dalam berbagai kegiatan sederhana.

  3. Menghubungkan gerak dasar dengan kegiatan sehari-hari.

  4. Menunjukkan rasa syukur kepada Allah SWT dengan menjaga dan menggunakan tubuh untuk kegiatan yang baik.

C. Joyful (Menggembirakan)

  1. Mengeksplorasi berbagai variasi gerak melalui permainan sederhana.

  2. Mengikuti aktivitas gerak dengan gembira dan percaya diri.

  3. Mampu mengikuti instruksi guru dengan tertib dalam suasana pembelajaran yang menyenangkan.


10. Alur Tujuan Pembelajaran (ATP)

Langkah-langkah pembelajaran untuk mencapai tujuan pembelajaran:

1. Persiapan

Peserta didik berbaris dengan tertib dan mempersiapkan diri sebelum melakukan aktivitas.

2. Pemanasan

Peserta didik melakukan pemanasan sederhana, seperti:

  • Menggerakkan kepala secara perlahan.

  • Mengayunkan tangan.

  • Memutar bahu.

  • Menekuk dan meluruskan lutut.

  • Menggerakkan badan ke kanan dan kiri.

3. Mengenal Gerak Memutar

Guru memberikan contoh gerak memutar.

Peserta didik mengamati dan menirukan:

  • Memutar kepala secara perlahan.

  • Memutar bahu.

  • Memutar badan.

4. Mempraktikkan Gerak Mengayun

Peserta didik melakukan gerakan mengayun:

  • Mengayun kedua tangan ke depan dan belakang.

  • Mengayun tangan ke samping.

  • Mengayun tangan mengikuti irama sederhana.

5. Mempraktikkan Gerak Membungkuk

Peserta didik melakukan gerakan membungkuk secara perlahan.

Contohnya:

Berdiri tegak → membungkuk → kembali berdiri.

6. Mempraktikkan Gerak Menekuk

Peserta didik melakukan:

  • Menekuk lutut.

  • Menekuk siku.

  • Menekuk badan secara perlahan.

7. Mempraktikkan Gerak Meliuk

Peserta didik melakukan:

  • Meliuk ke kanan.

  • Meliuk ke kiri.

8. Mengombinasikan Gerakan

Peserta didik melakukan rangkaian sederhana:

Memutar → mengayun → membungkuk → menekuk → meliuk.

Gerakan dilakukan sesuai kemampuan dan arahan guru.

9. Permainan Gerak

Guru memberikan instruksi secara acak.

Contoh:

"Memutar!" → peserta didik melakukan gerakan memutar.

"Mengayun!" → peserta didik mengayunkan tangan.

"Membungkuk!" → peserta didik membungkukkan badan.

"Menekuk!" → peserta didik menekuk lutut.

"Meliuk kanan!" → peserta didik meliuk ke kanan.

10. Pendinginan

Peserta didik melakukan gerakan ringan dan mengatur pernapasan.

11. Refleksi

Guru bertanya:

"Gerakan apa saja yang kita pelajari hari ini?"

"Gerakan mana yang paling kalian sukai?"

"Mengapa kita harus berhati-hati saat bergerak?"


11. Model / Metode

Model Pembelajaran : PBL (Problem Based Learning)

Pelaksanaan : Praktik di Lapangan

Metode Pembelajaran:

  1. Demonstrasi.

  2. Tanya jawab.

  3. Praktik langsung.

  4. Permainan gerak.

  5. Pengamatan.

  6. Penugasan.

  7. Refleksi.

Masalah Pembelajaran

Guru memberikan situasi:

"Anak-anak, bagaimana cara kita mengambil benda yang berada di bawah?"

Peserta didik diarahkan untuk menemukan gerakan membungkuk atau menekuk lutut.

Guru memberikan situasi berikutnya:

"Bagaimana cara kita menggerakkan badan ke kanan dan kiri tanpa berpindah tempat?"

Peserta didik menemukan gerakan meliuk.

Guru kemudian mengajak peserta didik mengeksplorasi gerakan lainnya, yaitu memutar dan mengayun.


12. Penjabaran Materi

MEMpraktikkan POLA GERAK DASAR MEMUTAR, MENGAYUN, MEMBUNGKUK, MENEKUK, DAN MELIUK

A. Gerak Memutar

Gerak memutar adalah gerakan menggerakkan bagian tubuh dengan arah berputar.

Contohnya:

  • Memutar kepala secara perlahan.

  • Memutar bahu.

  • Memutar badan.

Praktik Gerak Memutar

  1. Berdiri tegak.

  2. Kaki dibuka secukupnya.

  3. Gerakkan bagian tubuh secara perlahan.

  4. Lakukan sesuai arahan guru.

  5. Jangan melakukan putaran secara berlebihan.

Catatan: Gerakan kepala dilakukan dengan lembut dan tidak diputar secara penuh atau dipaksakan.


B. Gerak Mengayun

Gerak mengayun adalah gerakan menggerakkan bagian tubuh secara berulang ke arah tertentu.

Contohnya:

  • Mengayun tangan ke depan dan belakang.

  • Mengayun tangan ke samping.

  • Mengayun tangan mengikuti irama.

Praktik Gerak Mengayun

  1. Berdiri tegak.

  2. Kedua tangan berada di samping.

  3. Ayunkan tangan ke depan.

  4. Kembalikan ke posisi semula.

  5. Ayunkan ke belakang.

  6. Lakukan secara perlahan dan teratur.


C. Gerak Membungkuk

Gerak membungkuk adalah gerakan menurunkan atau menggerakkan badan ke arah depan.

Contohnya:

Saat mengambil benda yang berada di bawah.

Praktik Gerak Membungkuk

  1. Berdiri tegak.

  2. Kaki dibuka secukupnya.

  3. Bungkukkan badan secara perlahan.

  4. Kedua tangan dapat diarahkan ke bawah.

  5. Kembali ke posisi berdiri.

Gerakan dilakukan tanpa memaksakan tubuh.


D. Gerak Menekuk

Gerak menekuk adalah gerakan membengkokkan bagian tubuh pada persendian.

Contohnya:

  • Menekuk lutut.

  • Menekuk siku.

  • Menekuk badan.

Praktik Menekuk Lutut

Berdiri → tekuk lutut → tahan sebentar → berdiri kembali.

Praktik Menekuk Siku

Luruskan tangan → tekuk siku → kembali lurus.


E. Gerak Meliuk

Gerak meliuk adalah gerakan menggerakkan atau membengkokkan tubuh ke arah tertentu, seperti ke kanan dan ke kiri.

Praktik Meliuk

  1. Berdiri tegak.

  2. Kaki dibuka secukupnya.

  3. Kedua tangan dapat diletakkan di pinggang.

  4. Gerakkan badan perlahan ke kanan.

  5. Kembali ke tengah.

  6. Gerakkan badan ke kiri.

  7. Kembali ke posisi semula.


F. Kombinasi Gerak

Kelima gerakan dapat dilakukan dalam satu rangkaian sederhana.

Rangkaian:

Memutar → mengayun → membungkuk → menekuk → meliuk.

Contoh:

  1. Berdiri tegak.

  2. Putar bahu.

  3. Ayunkan tangan.

  4. Bungkukkan badan.

  5. Tekuk lutut.

  6. Meliuk ke kanan.

  7. Meliuk ke kiri.

  8. Kembali berdiri.

Gerakan dilakukan secara perlahan dan mengikuti arahan guru.


G. Gerak dalam Kehidupan Sehari-hari

Gerakan tersebut sering kita gunakan dalam kehidupan sehari-hari.

Memutar

Memutar badan untuk melihat ke belakang.

Mengayun

Mengayunkan tangan ketika berjalan.

Membungkuk

Membungkuk ketika mengambil benda.

Menekuk

Menekuk lutut ketika duduk.

Meliuk

Meliukkan badan untuk mengambil benda di samping.


H. Permainan "IKUTI GERAKAN GURU"

Guru memberikan instruksi dan peserta didik mengikuti gerakan.

Instruksi 1:
"Putar!"

Peserta didik melakukan gerakan memutar bahu secara perlahan.

Instruksi 2:
"Ayunkan!"

Peserta didik mengayunkan tangan.

Instruksi 3:
"Bungkukkan!"

Peserta didik membungkukkan badan.

Instruksi 4:
"Tekuk!"

Peserta didik menekuk lutut.

Instruksi 5:
"Meliuk ke kanan!"

Peserta didik meliuk ke kanan.

Instruksi 6:
"Meliuk ke kiri!"

Peserta didik meliuk ke kiri.

Permainan dilakukan dengan suasana menyenangkan dan tetap menjaga jarak aman antarpeserta didik.


I. Hal yang Harus Diperhatikan

Saat melakukan gerakan, peserta didik harus:

  1. Mendengarkan instruksi guru.

  2. Melakukan gerakan secara perlahan.

  3. Menjaga keseimbangan.

  4. Tidak saling mendorong.

  5. Menjaga jarak dengan teman.

  6. Tidak memaksakan kemampuan tubuh.

  7. Menghentikan gerakan apabila merasa tidak nyaman.

  8. Menjaga tubuh sebagai bentuk rasa syukur kepada Allah SWT.


J. LATIHAN SOAL

A. PILIHAN GANDA

Pilihlah jawaban yang paling tepat!

1.

Gerakan memutar berarti menggerakkan tubuh dengan arah ....

A. berputar
B. berlari
C. melompat

2.

Mengayunkan tangan ke depan dan belakang merupakan gerak ....

A. menekuk
B. mengayun
C. membungkuk

3.

Saat mengambil benda yang berada di bawah, kita dapat melakukan gerakan ....

A. membungkuk
B. berlari
C. melompat

4.

Gerakan membengkokkan lutut disebut ....

A. meliuk
B. menekuk
C. mengayun

5.

Gerakan meliuk dapat dilakukan ke arah ....

A. kanan dan kiri
B. atas saja
C. bawah saja

6.

Contoh gerak menekuk adalah ....

A. menekuk lutut
B. berlari
C. berjalan

7.

Contoh gerak meliuk adalah ....

A. meliukkan badan ke kanan
B. melompat ke atas
C. berlari ke depan

8.

Sebelum melakukan kegiatan olahraga, sebaiknya kita melakukan ....

A. pemanasan
B. tidur
C. makan

9.

Saat melakukan gerakan, kita harus ....

A. berhati-hati
B. mendorong teman
C. berlari sembarangan

10.

Kemampuan tubuh untuk bergerak merupakan nikmat dari ....

A. Allah SWT
B. mainan
C. teman


B. ISIAN

Isilah titik-titik berikut dengan jawaban yang tepat!

1.Gerakan badan yang dilakukan dengan arah berputar disebut gerak __________.

2.Menggerakkan tangan ke depan dan belakang disebut gerak __________.

3.Menggerakkan badan ke arah depan disebut __________.

4.Membengkokkan lutut disebut gerak __________.

5.Meliuk dapat dilakukan ke arah __________ dan __________.


C. URAIAN

Jawablah pertanyaan berikut dengan benar!

1.Apa yang dimaksud dengan gerak memutar?

2.Sebutkan dua contoh gerak mengayun!

3.Apa yang dimaksud dengan gerak membungkuk?

4.Sebutkan dua contoh gerak menekuk dan meliuk!

5.Mengapa kita harus berhati-hati ketika melakukan gerakan?


JAWABAN

A. Kunci Jawaban Pilihan Ganda

  1. A. berputar

  2. B. mengayun

  3. A. membungkuk

  4. B. menekuk

  5. A. kanan dan kiri

  6. A. menekuk lutut

  7. A. meliukkan badan ke kanan

  8. A. pemanasan

  9. A. berhati-hati

  10. A. Allah SWT


B. Kunci Jawaban Isian

  1. memutar

  2. mengayun

  3. membungkuk

  4. menekuk

  5. kanan dan kiri


C. Kunci Jawaban Uraian

1.

Gerak memutar adalah gerakan menggerakkan bagian tubuh dengan arah berputar.

2.

Contohnya mengayunkan tangan ke depan dan belakang serta mengayunkan tangan ke samping.

3.

Gerak membungkuk adalah gerakan menggerakkan badan ke arah depan atau menurunkan badan.

4.

Contoh gerak menekuk adalah menekuk lutut dan menekuk siku. Contoh gerak meliuk adalah meliuk ke kanan dan meliuk ke kiri.

5.

Agar gerakan dapat dilakukan dengan aman, menjaga keseimbangan, dan menghindari cedera atau bertabrakan dengan teman.


13. Kesimpulan

Gerak dasar memutar, mengayun, membungkuk, menekuk, dan meliuk merupakan gerakan yang dapat dilakukan oleh tubuh dalam berbagai aktivitas.

Memutar adalah menggerakkan tubuh dengan arah berputar.

Mengayun adalah menggerakkan bagian tubuh secara berulang ke arah tertentu.

Membungkuk adalah menggerakkan badan ke arah depan.

Menekuk adalah membengkokkan bagian tubuh pada persendian.

Meliuk adalah menggerakkan atau membengkokkan badan ke arah tertentu, seperti ke kanan dan ke kiri.

Kelima gerakan tersebut dapat kita temukan dalam kegiatan sehari-hari. Kita harus melakukan gerakan dengan benar, perlahan, menjaga keseimbangan, dan memperhatikan keselamatan.

Kemampuan tubuh untuk melakukan berbagai gerakan merupakan nikmat dari Allah Maha Khaliq (Pencipta). Allah Maha Malik (Memelihara) tubuh kita dan Allah Maha Razaq (Memberi Rezeki) sehingga kita memiliki tenaga untuk belajar, bermain, dan berolahraga.

Mari kita gunakan tubuh dengan baik, menjaga kesehatan, dan selalu bersyukur kepada Allah SWT.

Pesan Pembelajaran

"Tubuh sehat, rajin bergerak, belajar dengan gembira, dan selalu bersyukur kepada Allah SWT." 🌟💪

Wassalamu'alaikum warahmatullahi wabarakatuh.

Minggu, 16 Agustus 2026

Materi ajar kelas 2, 3, 4, dan 5

 


Identitas Pembelajaran

1. Nama Guru : Maulvi Nazir Ahmad, S.Pd 

2. Hari / Tanggal : Senin/17 Agustus 2026 

3. Fase / Kelas : A/II 

4. Mata Pelajaran : PJOK 

5. Materi : Mengenal Pola Gerak Dasar Memutar, Mengayun, Membungkuk, Menekuk, dan Meliuk 

6. Pertemuan Ke : Pertama (I)

7. Apersepsi

Assalamu'alaikum warahmatullahi wabarakatuh. Selamat pagi, anak-anak hebat! Bagaimana kabar kalian hari ini? Alhamdulillah, semoga kita semua selalu dalam keadaan sehat dan semangat untuk belajar.

Anak-anak, sebelum kita mulai berolahraga hari ini, coba kita perhatikan tubuh kita sendiri. Siapa yang menciptakan tubuh kita sehingga bisa memutar kepala, mengayun tangan, membungkuk, menekuk lutut, dan meliuk badan dengan begitu lentur? Tepat sekali, Allah SWT lah yang menciptakan kita (Allah Maha Khaliq/Pencipta). Coba kalian gerakkan pergelangan tangan kalian memutar, lalu ayunkan lengan kalian. Subhanallah, betapa hebatnya ciptaan Allah, bukan?

Selain menciptakan, Allah juga selalu menjaga dan memelihara tubuh kita (Allah Maha Malik/Memelihara). Otot dan sendi kita bisa bergerak lentur dan kuat karena Allah yang menjaganya setiap hari. Oleh karena itu, kita harus rajin berolahraga agar tubuh yang dijaga Allah ini tetap sehat dan kuat.

Dan tahukah kalian, dengan tubuh yang sehat inilah kita bisa belajar, bermain, membantu orang tua, dan beraktivitas dengan lancar. Itu semua adalah rezeki dari Allah SWT (Allah Maha Razaq/Memberi Rezeki). Maka dari itu, mari kita syukuri nikmat tubuh yang sehat ini dengan bersungguh-sungguh belajar gerak dasar memutar, mengayun, membungkuk, menekuk, dan meliuk pada hari ini.

Baik anak-anak, sebelum mulai, mari kita berdoa terlebih dahulu. Berdoa dimulai...

8. Capaian Pembelajaran (CP)

Mempraktikkan keterampilan gerak fundamental dan menerapkannya dalam berbagai situasi gerak yang berbeda; mengeksplorasi berbagai strategi gerak; dan mengeksplorasi berbagai konsep gerak serta menyimpulkan efektivitasnya.

9. Tujuan Pembelajaran (TP)

Melalui kegiatan pembelajaran ini, peserta didik diharapkan mampu:

  1. Mengidentifikasi pola gerak dasar memutar, mengayun, membungkuk, menekuk, dan meliuk dengan benar (Mandiri – peserta didik mampu mengenali dan memahami gerakannya sendiri secara percaya diri).
  2. Mengeksplorasi berbagai strategi gerak memutar, mengayun, membungkuk, menekuk, dan meliuk secara berpasangan maupun berkelompok (Mitra – peserta didik saling bekerja sama, bergantian, dan saling membantu dengan teman).
  3. Melakukan rangkaian gerak dasar tersebut melalui permainan sederhana yang menyenangkan sehingga peserta didik antusias dan aktif bergerak (Joyful – pembelajaran dikemas dalam suasana gembira dan menyenangkan).

10. Alur Tujuan Pembelajaran (ATP)

  1. Pembukaan (di dalam ruangan) – Guru mengucapkan salam, mengajak berdoa, mengecek kehadiran, dan menyampaikan apersepsi yang mengaitkan kebesaran Allah dengan tubuh manusia.
  2. Penyampaian Teori (di dalam ruangan) – Guru menjelaskan pengertian dan contoh masing-masing pola gerak dasar (memutar, mengayun, membungkuk, menekuk, dan meliuk) melalui ceramah singkat, gambar, atau peragaan sederhana di depan kelas, disertai tanya jawab agar peserta didik memahami konsep sebelum praktik.
  3. Perpindahan ke Lapangan – Peserta didik diarahkan berbaris rapi menuju lapangan/halaman sekolah dengan tertib.
  4. Pemanasan (di lapangan) – Peserta didik diajak melakukan pemanasan statis dan dinamis ringan, termasuk gerakan memutar leher, bahu, dan pinggang agar tubuh siap bergerak.
  5. Peragaan Gerak oleh Guru – Guru mencontohkan kembali satu per satu pola gerak dasar secara langsung di lapangan sebagai penguatan dari teori yang telah disampaikan.
  6. Eksplorasi Gerak Mandiri – Setiap peserta didik mencoba mempraktikkan masing-masing gerakan secara individu sesuai arahan guru.
  7. Eksplorasi Gerak Berpasangan/Kelompok – Peserta didik dibagi menjadi kelompok kecil untuk saling mengamati dan mengoreksi gerakan teman (unsur Mitra/kerja sama).
  8. Permainan Sederhana – Guru mengemas gerakan ke dalam permainan seperti "Simon Berkata" atau estafet gerak agar suasana belajar menyenangkan (unsur Joyful).
  9. Pendinginan – Peserta didik melakukan gerakan pendinginan ringan sambil bernapas teratur.
  10. Evaluasi dan Refleksi (di dalam ruangan) – Peserta didik kembali ke kelas, kemudian guru bersama peserta didik mengulas kembali gerakan yang telah dipelajari dan menanyakan perasaan peserta didik setelah belajar.
  11. Penutup – Guru menyampaikan kesimpulan, memberi motivasi, dan mengakhiri pembelajaran dengan doa dan salam.

11. Model / Metode

Direct Instruction (Pembelajaran Langsung), dipadukan dengan ceramah dan tanya jawab untuk penyampaian teori di dalam ruangan (kelas) sebelum peserta didik mempraktikkan gerakan di lapangan. Pada tahap teori, guru menjelaskan pengertian dan contoh setiap pola gerak dasar menggunakan gambar/peragaan sederhana, kemudian dilanjutkan dengan praktik langsung di luar ruangan agar peserta didik benar-benar memahami dan mampu melakukan gerakannya.

12. Penjabaran Materi

A. Pengertian Pola Gerak Dasar

Pola gerak dasar merupakan kemampuan gerak tubuh yang mendasari berbagai aktivitas fisik manusia. Pada materi ini, peserta didik akan mempelajari lima pola gerak dasar non-lokomotor (gerak di tempat), yaitu:

  1. Memutar (Rotasi) — Gerakan memindahkan atau menggerakkan bagian tubuh secara melingkar pada porosnya, misalnya memutar kepala, memutar lengan, atau memutar pinggang.
  2. Mengayun (Swinging) — Gerakan menggerakkan bagian tubuh (biasanya lengan atau kaki) ke depan-belakang atau ke samping seperti gerakan bandul/ayunan.
  3. Membungkuk (Bending) — Gerakan menekukkan badan bagian atas (pinggang) ke arah depan sehingga posisi tubuh condong ke bawah.
  4. Menekuk (Folding) — Gerakan melipat salah satu bagian tubuh pada sendinya, seperti menekuk lutut, menekuk siku, atau menekuk pergelangan tangan.
  5. Meliuk (Twisting) — Gerakan memutar atau membelokkan badan bagian atas ke kanan dan ke kiri tanpa memindahkan posisi kaki.

B. Manfaat Pola Gerak Dasar

  • Melatih kelenturan dan fleksibilitas otot serta sendi.
  • Melancarkan peredaran darah.
  • Meningkatkan koordinasi gerak tubuh.
  • Menjadi dasar untuk mempelajari gerakan olahraga yang lebih kompleks.

C. Contoh Penerapan dalam Aktivitas Sehari-hari

  • Memutar kepala saat melihat ke kanan dan kiri sebelum menyeberang jalan.
  • Mengayunkan lengan saat berjalan atau berlari.
  • Membungkuk saat mengambil barang yang jatuh.
  • Menekuk lutut saat duduk atau jongkok.
  • Meliuk badan saat bermain atau senam ringan.

D. Latihan Soal

I. Pilihan Ganda

  1. Gerakan memindahkan bagian tubuh secara melingkar pada porosnya disebut gerak... A. Menekuk B. Memutar C. Melompat

  2. Gerakan menggerakkan lengan ke depan dan ke belakang seperti bandul disebut... A. Meliuk B. Membungkuk C. Mengayun

  3. Posisi tubuh condong ke depan dengan pinggang ditekuk disebut gerak... A. Membungkuk B. Memutar C. Meliuk

  4. Gerakan melipat lutut atau siku pada sendinya disebut gerak... A. Mengayun B. Menekuk C. Memutar

  5. Gerakan memutar badan bagian atas ke kanan dan kiri tanpa memindahkan kaki disebut... A. Meliuk B. Menekuk C. Membungkuk

  6. Berikut ini yang termasuk contoh gerak memutar dalam kehidupan sehari-hari adalah... A. Mengambil pensil yang jatuh B. Melihat ke kanan dan kiri sebelum menyeberang C. Duduk di kursi

  7. Manfaat melakukan gerak dasar memutar, mengayun, membungkuk, menekuk, dan meliuk adalah... A. Membuat tubuh menjadi kaku B. Melatih kelenturan otot dan sendi C. Membuat badan cepat lelah

  8. Gerak dasar memutar, mengayun, membungkuk, menekuk, dan meliuk termasuk ke dalam gerak... A. Lokomotor B. Non-lokomotor C. Manipulatif

  9. Sebelum melakukan olahraga inti, sebaiknya kita melakukan... A. Pendinginan B. Pemanasan C. Tidur siang

  10. Sikap tubuh saat menekuk lutut untuk duduk jongkok menunjukkan gerak... A. Meliuk B. Mengayun C. Menekuk

II. Isian

  1. Gerakan melingkar pada poros tubuh disebut gerak ....
  2. Gerakan seperti bandul yang bergerak ke depan dan belakang disebut gerak ....
  3. Sebelum berolahraga, tubuh perlu dilakukan .... agar tidak cedera.
  4. Gerak memutar, mengayun, membungkuk, menekuk, dan meliuk termasuk gerak dasar ....
  5. Gerak membungkuk biasanya digunakan saat kita ingin ... barang yang jatuh.

III. Uraian

  1. Jelaskan pengertian gerak memutar dan berikan satu contohnya!
  2. Sebutkan perbedaan antara gerak menekuk dan gerak meliuk!
  3. Mengapa kita perlu melakukan pemanasan sebelum berolahraga?
  4. Sebutkan tiga manfaat mempelajari pola gerak dasar!
  5. Berikan masing-masing satu contoh penerapan gerak mengayun dan meliuk dalam kehidupan sehari-hari!

E. Kunci Jawaban

Pilihan Ganda

  1. B
  2. C
  3. A
  4. B
  5. A
  6. B
  7. B
  8. B
  9. B
  10. C

Isian

  1. Memutar
  2. Mengayun
  3. Pemanasan
  4. Non-lokomotor
  5. Mengambil

Uraian

  1. Gerak memutar adalah gerakan memindahkan bagian tubuh secara melingkar pada porosnya. Contoh: memutar kepala ke kanan dan ke kiri.
  2. Gerak menekuk adalah melipat bagian tubuh pada sendinya (seperti lutut atau siku), sedangkan gerak meliuk adalah memutar badan bagian atas ke kanan dan kiri tanpa memindahkan posisi kaki.
  3. Pemanasan diperlukan agar otot dan sendi menjadi lentur, tubuh siap bergerak, serta terhindar dari cedera saat berolahraga.
  4. Melatih kelenturan otot dan sendi, melancarkan peredaran darah, dan meningkatkan koordinasi gerak tubuh.
  5. Contoh mengayun: mengayunkan lengan saat berjalan. Contoh meliuk: meliukkan badan saat melakukan senam ringan.

13. Kesimpulan

Melalui pembelajaran hari ini, peserta didik telah mengenal dan mempraktikkan lima pola gerak dasar non-lokomotor, yaitu memutar, mengayun, membungkuk, menekuk, dan meliuk. Kegiatan diawali dengan penyampaian teori di dalam ruangan, kemudian dilanjutkan dengan praktik di lapangan yang dilakukan secara mandiri, bekerja sama dengan teman (mitra), dan dikemas dalam suasana yang menyenangkan (joyful) melalui permainan sederhana. Diharapkan peserta didik semakin menyadari nikmat tubuh sehat sebagai anugerah dari Allah SWT dan senantiasa menjaganya dengan rajin bergerak dan berolahraga.


Identitas Pembelajaran

1. Nama Guru : Maulvi Nazir Ahmad, S.Pd 

2. Hari / Tanggal : Senin/17 Agustus 2026 

3. Fase / Kelas : B/III 

4. Mata Pelajaran : PJOK 

5. Materi : Mengenal Variasi Gerak Memutar dan Mengayun 

6. Pertemuan Ke : Pertama (I)

7. Apersepsi

Assalamu'alaikum warahmatullahi wabarakatuh. Selamat pagi, anak-anak hebat! Bagaimana kabar kalian hari ini? Alhamdulillah, semoga kita semua selalu dalam keadaan sehat dan penuh semangat untuk belajar.

Anak-anak, coba perhatikan tubuh kalian. Allah SWT menciptakan tubuh kita dengan sangat sempurna, sehingga kita bisa memutar lengan, memutar pinggang, dan mengayunkan kaki maupun tangan dengan berbagai variasi gerakan (Allah Maha Khaliq/Pencipta). Coba kalian putar kedua lengan kalian, lalu ayunkan kaki kalian ke depan dan belakang. Subhanallah, betapa hebatnya ciptaan Allah yang membuat sendi dan otot kita begitu lentur dan bisa bergerak dengan berbagai macam variasi!

Selain menciptakan, Allah juga senantiasa menjaga dan memelihara tubuh kita agar tetap sehat dan kuat (Allah Maha Malik/Memelihara). Semakin sering kita berlatih memutar dan mengayun dengan berbagai variasi, semakin lentur dan kuat pula otot serta sendi yang Allah jaga di dalam tubuh kita.

Dengan tubuh yang sehat dan lentur inilah, kita bisa belajar dengan semangat, bermain dengan gembira, dan membantu orang tua di rumah. Semua itu adalah rezeki yang luar biasa dari Allah SWT (Allah Maha Razaq/Memberi Rezeki). Maka dari itu, mari kita syukuri nikmat ini dengan bersungguh-sungguh mempelajari variasi gerak memutar dan mengayun pada hari ini.

Baik anak-anak, sebelum mulai, mari kita berdoa terlebih dahulu. Berdoa dimulai...

8. Capaian Pembelajaran (CP)

Menghaluskan keterampilan gerak fundamental dan menerapkannya dalam situasi gerak yang baru; menyesuaikan strategi gerak untuk mendapatkan capaian keterampilan gerak; dan memperagakan berbagai konsep gerak yang dapat diterapkan dalam rangkaian gerak.

9. Tujuan Pembelajaran (TP)

Melalui kegiatan pembelajaran ini, peserta didik diharapkan mampu:

  1. Menyesuaikan strategi gerak untuk mendapatkan capaian keterampilan gerak memutar dan mengayun dengan berbagai variasi secara benar dan percaya diri (Mandiri – peserta didik mampu berlatih dan mengoreksi geraknya sendiri).
  2. Memperagakan variasi gerak memutar dan mengayun secara berpasangan maupun berkelompok dengan saling memberi masukan kepada teman (Mitra – peserta didik bekerja sama, bergantian, dan saling membantu).
  3. Menerapkan variasi gerak memutar dan mengayun ke dalam permainan sederhana sehingga peserta didik aktif bergerak dengan suasana yang menyenangkan (Joyful – pembelajaran dikemas dalam suasana gembira dan tidak membosankan).

10. Alur Tujuan Pembelajaran (ATP)

  1. Pembukaan (di dalam ruangan) – Guru mengucapkan salam, mengajak berdoa, mengecek kehadiran, dan menyampaikan apersepsi yang mengaitkan kebesaran Allah dengan variasi gerak tubuh manusia.
  2. Penyampaian Teori (di dalam ruangan) – Guru menjelaskan pengertian variasi gerak memutar dan mengayun, serta contoh-contoh variasinya melalui ceramah singkat, gambar, atau peragaan sederhana di depan kelas, disertai tanya jawab agar peserta didik memahami konsep sebelum praktik.
  3. Perpindahan ke Lapangan – Peserta didik diarahkan berbaris rapi menuju lapangan/halaman sekolah dengan tertib.
  4. Pemanasan (di lapangan) – Peserta didik melakukan pemanasan statis dan dinamis ringan, termasuk gerakan memutar dan mengayun ringan pada leher, bahu, dan pinggang agar tubuh siap bergerak.
  5. Peragaan Gerak oleh Guru – Guru mencontohkan kembali variasi gerak memutar (lambat-cepat, arah kanan-kiri, satu tangan-dua tangan) dan variasi gerak mengayun (rendah-tinggi, satu arah-berlawanan arah) secara langsung di lapangan.
  6. Eksplorasi Gerak Mandiri – Setiap peserta didik mencoba mempraktikkan variasi gerak memutar dan mengayun secara individu sesuai arahan guru, kemudian menyesuaikan strategi geraknya agar lebih baik.
  7. Eksplorasi Gerak Berpasangan/Kelompok – Peserta didik dibagi menjadi kelompok kecil untuk saling mengamati, memberi masukan, dan mengoreksi variasi gerakan teman (unsur Mitra/kerja sama).
  8. Permainan Sederhana – Guru mengemas variasi gerak memutar dan mengayun ke dalam permainan seperti estafet bola putar-ayun atau permainan "Ikuti Variasiku" agar suasana belajar menyenangkan (unsur Joyful).
  9. Pendinginan – Peserta didik melakukan gerakan pendinginan ringan sambil bernapas teratur.
  10. Evaluasi dan Refleksi (di dalam ruangan) – Peserta didik kembali ke kelas, kemudian guru bersama peserta didik mengulas kembali variasi gerak yang telah dipelajari dan menanyakan perasaan peserta didik setelah belajar.
  11. Penutup – Guru menyampaikan kesimpulan, memberi motivasi, dan mengakhiri pembelajaran dengan doa dan salam.

11. Model / Metode

Direct Instruction (Pembelajaran Langsung), dipadukan dengan ceramah dan tanya jawab untuk penyampaian teori di dalam ruangan (kelas) sebelum peserta didik mempraktikkan variasi gerakan di lapangan. Pada tahap teori, guru menjelaskan pengertian dan contoh setiap variasi gerak memutar dan mengayun menggunakan gambar/peragaan sederhana, kemudian dilanjutkan dengan praktik langsung di luar ruangan agar peserta didik benar-benar memahami dan mampu menyesuaikan strategi geraknya.

12. Penjabaran Materi

A. Pengertian Variasi Gerak Memutar dan Mengayun

Variasi gerak adalah kemampuan melakukan satu jenis gerak dasar dengan cara yang berbeda-beda, baik dari segi arah, kecepatan, tingkatan (rendah/tinggi), maupun jumlah anggota tubuh yang digunakan. Pada materi ini, peserta didik akan mempelajari variasi dari dua gerak dasar non-lokomotor, yaitu memutar dan mengayun.

1. Variasi Gerak Memutar

Gerak memutar adalah gerakan memindahkan bagian tubuh secara melingkar pada porosnya. Beberapa variasinya antara lain:

  • Memutar dengan kecepatan berbeda (lambat dan cepat)
  • Memutar searah jarum jam dan berlawanan arah jarum jam
  • Memutar menggunakan satu tangan atau dua tangan sekaligus
  • Memutar bagian tubuh yang berbeda, seperti kepala, bahu, pinggang, dan pergelangan tangan/kaki

2. Variasi Gerak Mengayun

Gerak mengayun adalah gerakan menggerakkan bagian tubuh ke depan-belakang atau ke samping seperti gerakan bandul. Beberapa variasinya antara lain:

  • Mengayun dengan tingkatan rendah (di bawah pinggang) dan tinggi (di atas bahu)
  • Mengayun satu lengan/kaki secara bergantian
  • Mengayun kedua lengan secara bersamaan searah maupun berlawanan arah
  • Mengayun sambil berjalan di tempat

B. Manfaat Variasi Gerak Memutar dan Mengayun

  • Meningkatkan kelenturan dan keluwesan gerak tubuh.
  • Melatih keseimbangan dan koordinasi antara tangan, kaki, dan mata.
  • Membuat peserta didik mampu menyesuaikan gerak dengan berbagai situasi permainan.
  • Menjadi dasar keterampilan gerak yang lebih kompleks, seperti senam dan permainan bola.

C. Contoh Penerapan dalam Aktivitas Sehari-hari dan Olahraga

  • Memutar lengan dengan cepat dan lambat sebagai pemanasan sebelum berolahraga.
  • Mengayun lengan tinggi dan rendah saat melempar bola.
  • Memutar pinggang searah dan berlawanan arah jarum jam saat senam.
  • Mengayun kaki bergantian saat berjalan cepat atau jogging ringan.

D. Latihan Soal

I. Pilihan Ganda

  1. Melakukan satu gerakan dengan cara yang berbeda-beda disebut... A. Variasi gerak B. Kombinasi gerak C. Lokomotor

  2. Berikut ini yang termasuk variasi gerak memutar adalah... A. Berlari cepat B. Memutar lambat dan cepat C. Melompat tinggi

  3. Mengayun lengan di atas bahu termasuk variasi mengayun dengan tingkatan... A. Rendah B. Sedang C. Tinggi

  4. Memutar searah jarum jam dan berlawanan arah jarum jam termasuk variasi berdasarkan... A. Arah B. Kecepatan C. Jumlah anggota tubuh

  5. Gerak mengayun yang dilakukan seperti gerakan bandul biasanya menggunakan bagian tubuh... A. Kepala B. Lengan atau kaki C. Perut

  6. Variasi gerak memutar dan mengayun berguna untuk melatih... A. Kekuatan otot perut saja B. Kelenturan dan koordinasi tubuh C. Daya ingat

  7. Contoh variasi gerak memutar berdasarkan kecepatan adalah... A. Memutar dengan satu tangan B. Memutar lambat kemudian cepat C. Memutar searah jarum jam

  8. Mengayun kedua lengan secara bersamaan dengan arah yang berlawanan disebut variasi mengayun berdasarkan... A. Jumlah anggota tubuh dan arah B. Kecepatan saja C. Tingkatan tinggi saja

  9. Sebelum melakukan variasi gerak memutar dan mengayun, hal yang perlu dilakukan terlebih dahulu adalah... A. Pendinginan B. Pemanasan C. Langsung bermain

  10. Manfaat mempelajari variasi gerak memutar dan mengayun adalah agar peserta didik mampu... A. Menyesuaikan gerak dengan berbagai situasi B. Menghafal nama-nama gerakan saja C. Menghindari olahraga

II. Isian

  1. Melakukan satu gerak dasar dengan cara yang berbeda-beda disebut ....
  2. Memutar lengan dengan kecepatan lambat dan cepat termasuk variasi berdasarkan ....
  3. Mengayun lengan di atas bahu termasuk variasi tingkatan ....
  4. Memutar searah dan berlawanan arah jarum jam termasuk variasi berdasarkan ....
  5. Sebelum melakukan variasi gerak, tubuh perlu dilakukan .... terlebih dahulu.

III. Uraian

  1. Jelaskan apa yang dimaksud dengan variasi gerak!
  2. Sebutkan dua contoh variasi gerak memutar berdasarkan arah dan kecepatan!
  3. Sebutkan dua contoh variasi gerak mengayun berdasarkan tingkatan!
  4. Mengapa penting mempelajari variasi gerak memutar dan mengayun?
  5. Berikan satu contoh penerapan variasi gerak mengayun dalam olahraga!

E. Kunci Jawaban

Pilihan Ganda

  1. A
  2. B
  3. C
  4. A
  5. B
  6. B
  7. B
  8. A
  9. B
  10. A

Isian

  1. Variasi gerak
  2. Kecepatan
  3. Tinggi
  4. Arah
  5. Pemanasan

Uraian

  1. Variasi gerak adalah kemampuan melakukan satu jenis gerak dasar dengan cara yang berbeda-beda, baik dari segi arah, kecepatan, tingkatan, maupun jumlah anggota tubuh yang digunakan.
  2. Contoh berdasarkan arah: memutar searah jarum jam dan berlawanan arah jarum jam. Contoh berdasarkan kecepatan: memutar dengan lambat kemudian dipercepat.
  3. Mengayun dengan tingkatan rendah (di bawah pinggang) dan mengayun dengan tingkatan tinggi (di atas bahu).
  4. Karena dengan menguasai variasi gerak, peserta didik dapat menyesuaikan strategi gerak sesuai situasi yang berbeda-beda, sehingga keterampilan gerak menjadi lebih halus dan fungsional.
  5. Contoh: mengayunkan lengan tinggi dan rendah saat melakukan gerakan melempar bola dalam permainan.

13. Kesimpulan

Melalui pembelajaran hari ini, peserta didik telah mengenal dan mempraktikkan berbagai variasi gerak memutar dan mengayun, mulai dari variasi arah, kecepatan, tingkatan, hingga jumlah anggota tubuh yang digunakan. Kegiatan diawali dengan penyampaian teori di dalam ruangan, kemudian dilanjutkan dengan praktik di lapangan yang dilakukan secara mandiri, bekerja sama dengan teman (mitra), dan dikemas dalam suasana yang menyenangkan (joyful) melalui permainan sederhana. Diharapkan peserta didik mampu menyesuaikan strategi gerak sesuai situasi yang berbeda serta semakin menyadari nikmat tubuh yang lentur dan sehat sebagai anugerah dari Allah SWT.


Identitas Pembelajaran

1. Nama Guru : Maulvi Nazir Ahmad, S.Pd 

2. Hari / Tanggal : Senin/17 Agustus 2026 

3. Fase / Kelas : B/IV 4. Mata Pelajaran : PJOK 

5. Materi : Mengenal Variasi Gerak Mengayun 

6. Pertemuan Ke : Pertama (I)

7. Apersepsi

Assalamu'alaikum warahmatullahi wabarakatuh. Selamat pagi, anak-anak hebat! Bagaimana kabar kalian hari ini? Alhamdulillah, semoga kalian semua sehat dan bersemangat mengikuti pelajaran PJOK hari ini.

Anak-anak, coba kalian rasakan lengan dan kaki kalian. Allah SWT menciptakan sendi bahu, sendi siku, dan sendi panggul kita dengan begitu istimewa, sehingga kita bisa mengayunkan lengan dan kaki ke berbagai arah, baik pelan maupun cepat, rendah maupun tinggi (Allah Maha Khaliq/Pencipta). Coba kalian ayunkan lengan kalian ke depan-belakang, lalu ke samping. Subhanallah, betapa hebat ciptaan Allah yang membuat tubuh kita begitu luwes untuk bergerak!

Allah juga senantiasa menjaga dan memelihara kekuatan otot dan kelenturan sendi kita (Allah Maha Malik/Memelihara). Semakin sering kita berlatih variasi gerak mengayun dengan benar, semakin kuat dan lentur pula tubuh yang Allah pelihara ini, sehingga kita tidak mudah cedera saat berolahraga atau bermain.

Dengan tubuh yang sehat dan terampil bergerak inilah, kita bisa belajar dengan maksimal, aktif berolahraga, dan bermain bersama teman-teman dengan gembira. Semua ini adalah rezeki yang patut kita syukuri dari Allah SWT (Allah Maha Razaq/Memberi Rezeki). Maka dari itu, mari kita bersungguh-sungguh mempelajari variasi gerak mengayun pada hari ini sebagai bentuk syukur kita.

Baik anak-anak, sebelum mulai, mari kita berdoa terlebih dahulu. Berdoa dimulai...

8. Capaian Pembelajaran (CP)

Menghaluskan keterampilan gerak fundamental dan menerapkannya dalam situasi gerak yang baru; menyesuaikan strategi gerak untuk mendapatkan capaian keterampilan gerak; dan memperagakan berbagai konsep gerak yang dapat diterapkan dalam rangkaian gerak.

9. Tujuan Pembelajaran (TP)

Melalui kegiatan pembelajaran ini, peserta didik diharapkan mampu:

  1. Menyesuaikan strategi gerak untuk mendapatkan capaian keterampilan gerak mengayun dengan berbagai variasi (arah, kecepatan, dan tingkatan) secara tepat dan percaya diri (Mandiri – peserta didik mampu berlatih dan memperbaiki gerakannya sendiri).
  2. Memperagakan variasi gerak mengayun secara berpasangan maupun berkelompok dalam rangkaian gerak sederhana, sambil saling memberi masukan kepada teman (Mitra – peserta didik bekerja sama, bergantian, dan saling membantu).
  3. Menerapkan variasi gerak mengayun ke dalam permainan atau rangkaian gerak yang menyenangkan sehingga peserta didik aktif dan antusias bergerak (Joyful – pembelajaran dikemas dalam suasana gembira dan menantang sesuai usia).

10. Alur Tujuan Pembelajaran (ATP)

  1. Pembukaan (di dalam ruangan) – Guru mengucapkan salam, mengajak berdoa, mengecek kehadiran, dan menyampaikan apersepsi yang mengaitkan kebesaran Allah dengan kemampuan tubuh mengayun.
  2. Penyampaian Teori (di dalam ruangan) – Guru menjelaskan pengertian variasi gerak mengayun beserta unsur-unsurnya (arah, kecepatan, tingkatan, dan jumlah anggota tubuh) melalui penjelasan, gambar, atau video sederhana, disertai tanya jawab agar peserta didik lebih memahami sebelum praktik.
  3. Perpindahan ke Lapangan – Peserta didik berbaris rapi menuju lapangan/halaman sekolah dengan tertib.
  4. Pemanasan (di lapangan) – Peserta didik melakukan pemanasan statis dan dinamis, dengan penekanan pada gerakan mengayun ringan pada lengan dan kaki agar sendi bahu dan panggul siap bergerak.
  5. Peragaan Gerak oleh Guru – Guru mencontohkan variasi gerak mengayun satu lengan, dua lengan, mengayun kaki, mengayun dengan tingkatan rendah-tinggi, serta mengayun dengan kecepatan lambat-cepat.
  6. Eksplorasi Gerak Mandiri – Setiap peserta didik mencoba mempraktikkan berbagai variasi gerak mengayun secara individu, kemudian menyesuaikan dan memperbaiki strategi geraknya sendiri.
  7. Eksplorasi Gerak Berpasangan/Kelompok – Peserta didik dibagi menjadi kelompok kecil untuk saling mengamati dan memberi masukan terhadap variasi gerak mengayun teman, serta mencoba merangkai beberapa variasi gerak mengayun secara bergantian (unsur Mitra).
  8. Permainan/Rangkaian Gerak – Guru mengemas variasi gerak mengayun ke dalam permainan seperti estafet ayunan bola atau rangkaian gerak "Ayun Berirama" agar suasana belajar menyenangkan dan menantang (unsur Joyful).
  9. Pendinginan – Peserta didik melakukan gerakan pendinginan ringan sambil mengatur napas.
  10. Evaluasi dan Refleksi (di dalam ruangan) – Peserta didik kembali ke kelas, kemudian guru bersama peserta didik mengulas kembali variasi gerak mengayun yang telah dipelajari dan menanyakan pengalaman belajar peserta didik.
  11. Penutup – Guru menyampaikan kesimpulan, memberi motivasi, dan mengakhiri pembelajaran dengan doa dan salam.

11. Model / Metode

Direct Instruction (Pembelajaran Langsung), dipadukan dengan ceramah, tanya jawab, dan demonstrasi untuk penyampaian teori di dalam ruangan (kelas) sebelum peserta didik mempraktikkan variasi gerak mengayun di lapangan. Pada tahap teori, guru menjelaskan konsep variasi gerak dengan bahasa yang sesuai untuk peserta didik kelas IV, menggunakan gambar atau video, kemudian dilanjutkan dengan praktik langsung di lapangan agar peserta didik mampu menyesuaikan strategi geraknya secara nyata.

12. Penjabaran Materi

A. Pengertian Variasi Gerak Mengayun

Gerak mengayun adalah gerakan menggerakkan bagian tubuh, seperti lengan atau kaki, ke depan-belakang atau ke samping seperti gerakan bandul jam. Variasi gerak mengayun berarti melakukan gerak mengayun dengan cara yang berbeda-beda, sehingga gerakan menjadi lebih halus, luwes, dan dapat disesuaikan dengan berbagai situasi permainan atau olahraga.

B. Unsur-Unsur Variasi Gerak Mengayun

  1. Berdasarkan Arah

    • Mengayun ke depan dan ke belakang
    • Mengayun ke samping kanan dan kiri
    • Mengayun memutar (kombinasi ayun dan putar)
  2. Berdasarkan Kecepatan

    • Mengayun dengan tempo lambat
    • Mengayun dengan tempo cepat
    • Mengayun dengan tempo berubah-ubah (lambat lalu cepat)
  3. Berdasarkan Tingkatan

    • Mengayun rendah (di bawah pinggang)
    • Mengayun sedang (setinggi bahu)
    • Mengayun tinggi (di atas kepala)
  4. Berdasarkan Jumlah Anggota Tubuh

    • Mengayun satu lengan atau satu kaki
    • Mengayun kedua lengan secara bersamaan (searah atau berlawanan arah)
    • Mengayun lengan dan kaki secara bergantian dalam satu rangkaian gerak

C. Manfaat Variasi Gerak Mengayun

  • Melatih kelenturan sendi bahu, siku, dan panggul.
  • Meningkatkan koordinasi antara mata, tangan, dan kaki.
  • Membantu peserta didik menguasai gerak dasar untuk cabang olahraga lain, seperti melempar, memukul, dan menendang.
  • Melatih peserta didik menyesuaikan strategi gerak sesuai kebutuhan permainan.

D. Contoh Penerapan dalam Olahraga dan Kehidupan Sehari-hari

  • Mengayun lengan tinggi-rendah saat melakukan gerakan melempar bola kasti.
  • Mengayun kaki ke depan-belakang sebagai pemanasan sebelum berlari.
  • Mengayun kedua lengan berlawanan arah saat berjalan cepat.
  • Mengayun lengan dengan tempo cepat saat melakukan gerakan pukulan dalam permainan kasti atau bulu tangkis sederhana.

E. Latihan Soal

I. Pilihan Ganda

  1. Gerak mengayun adalah gerakan menggerakkan bagian tubuh seperti... A. Gerakan bandul B. Gerakan melompat C. Gerakan berlari

  2. Mengayun lengan ke depan dan ke belakang termasuk variasi berdasarkan... A. Kecepatan B. Arah C. Tingkatan

  3. Mengayun lengan setinggi bahu termasuk variasi tingkatan... A. Rendah B. Sedang C. Tinggi

  4. Mengayun dengan tempo lambat kemudian dipercepat termasuk variasi berdasarkan... A. Arah B. Jumlah anggota tubuh C. Kecepatan

  5. Mengayun kedua lengan secara bersamaan dengan arah berlawanan termasuk variasi berdasarkan... A. Jumlah anggota tubuh dan arah B. Tingkatan saja C. Kecepatan saja

  6. Salah satu manfaat variasi gerak mengayun adalah melatih kelenturan sendi... A. Lutut saja B. Bahu, siku, dan panggul C. Leher saja

  7. Gerak mengayun lengan tinggi-rendah dapat diterapkan saat melakukan gerakan... A. Duduk diam B. Melempar bola C. Membaca buku

  8. Sebelum melakukan variasi gerak mengayun, peserta didik perlu melakukan... A. Pendinginan B. Pemanasan C. Makan siang

  9. Variasi gerak mengayun berguna untuk menguasai gerak dasar cabang olahraga lain, seperti... A. Melempar dan memukul B. Menghafal dan membaca C. Menggambar dan mewarnai

  10. Mengayun lengan dan kaki secara bergantian dalam satu rangkaian gerak termasuk variasi berdasarkan... A. Jumlah anggota tubuh B. Kecepatan C. Arah

II. Isian

  1. Gerak mengayun adalah gerakan menggerakkan bagian tubuh seperti gerakan ....
  2. Mengayun ke depan dan ke belakang termasuk variasi berdasarkan ....
  3. Mengayun lengan di atas kepala termasuk variasi tingkatan ....
  4. Mengayun dengan tempo lambat dan cepat termasuk variasi berdasarkan ....
  5. Sebelum melakukan variasi gerak mengayun, tubuh perlu dilakukan .... terlebih dahulu.

III. Uraian

  1. Jelaskan pengertian variasi gerak mengayun!
  2. Sebutkan tiga unsur yang dapat membedakan variasi gerak mengayun!
  3. Sebutkan dua contoh variasi gerak mengayun berdasarkan tingkatan!
  4. Mengapa variasi gerak mengayun penting dipelajari sebelum mempelajari cabang olahraga lain?
  5. Berikan satu contoh penerapan variasi gerak mengayun dalam permainan kasti atau olahraga lainnya!

F. Kunci Jawaban

Pilihan Ganda

  1. A
  2. B
  3. B
  4. C
  5. A
  6. B
  7. B
  8. B
  9. A
  10. A

Isian

  1. Bandul
  2. Arah
  3. Tinggi
  4. Kecepatan
  5. Pemanasan

Uraian

  1. Variasi gerak mengayun adalah melakukan gerak mengayun dengan cara yang berbeda-beda, baik dari segi arah, kecepatan, tingkatan, maupun jumlah anggota tubuh yang digunakan, sehingga gerakan menjadi lebih halus dan luwes.
  2. Tiga unsur variasi gerak mengayun: arah (depan-belakang, samping), kecepatan (lambat-cepat), dan tingkatan (rendah, sedang, tinggi).
  3. Mengayun rendah (di bawah pinggang) dan mengayun tinggi (di atas kepala).
  4. Karena variasi gerak mengayun melatih kelenturan sendi dan koordinasi tubuh yang menjadi dasar gerak untuk cabang olahraga lain, seperti melempar, memukul, dan menendang.
  5. Contoh: mengayunkan lengan dari posisi rendah ke tinggi saat melakukan gerakan melempar bola dalam permainan kasti.

13. Kesimpulan

Melalui pembelajaran hari ini, peserta didik kelas IV telah mengenal dan mempraktikkan berbagai variasi gerak mengayun berdasarkan arah, kecepatan, tingkatan, dan jumlah anggota tubuh yang digunakan. Kegiatan diawali dengan penyampaian teori di dalam ruangan menggunakan bahasa yang sesuai dengan tingkat pemahaman anak kelas IV, kemudian dilanjutkan dengan praktik di lapangan yang dilakukan secara mandiri, bekerja sama dengan teman (mitra), dan dikemas dalam rangkaian gerak serta permainan yang menyenangkan (joyful). Diharapkan peserta didik mampu menyesuaikan strategi gerak mengayun sesuai kebutuhan gerak dan olahraga yang lebih kompleks, serta semakin bersyukur atas nikmat tubuh yang sehat dan lentur sebagai karunia dari Allah SWT.


Identitas Pembelajaran

1. Nama Guru : Maulvi Nazir Ahmad, S.Pd 

2. Hari / Tanggal : Senin/17 Agustus 2026 

3. Fase / Kelas : B/V 

4. Mata Pelajaran : PJOK 

5. Materi : Mengenal Pola Gerak Dasar Pasing Bawah 

6. Pertemuan Ke : Pertama (I)

7. Apersepsi

Assalamu'alaikum warahmatullahi wabarakatuh. Selamat pagi, anak-anak hebat! Bagaimana kabar kalian hari ini? Alhamdulillah, semoga kalian semua sehat dan bersemangat mengikuti pelajaran PJOK hari ini.

Anak-anak, coba kalian perhatikan kedua lengan kalian. Allah SWT menciptakan lengan, siku, dan pergelangan tangan kita dengan begitu istimewa, sehingga mampu bekerja sama membentuk landasan yang kuat dan rata untuk memantulkan bola, seperti gerakan pasing bawah dalam permainan bola voli (Allah Maha Khaliq/Pencipta). Coba kalian rapatkan kedua lengan kalian dan luruskan. Subhanallah, betapa hebatnya ciptaan Allah yang membuat tangan kita bisa bekerja sama dengan begitu sempurna!

Allah juga senantiasa menjaga dan memelihara kekuatan otot lengan serta kelenturan sendi bahu kita (Allah Maha Malik/Memelihara). Semakin sering kita berlatih pasing bawah dengan teknik yang benar, semakin kuat dan terampil pula tubuh yang Allah pelihara ini dalam menguasai permainan bola voli.

Dengan tubuh yang sehat dan terampil bergerak inilah, kita bisa belajar teknik olahraga baru, bermain bersama teman dengan kompak, dan meraih prestasi di bidang olahraga. Semua ini adalah rezeki yang patut kita syukuri dari Allah SWT (Allah Maha Razaq/Memberi Rezeki). Maka dari itu, mari kita bersungguh-sungguh mempelajari pola gerak dasar pasing bawah pada hari ini sebagai bentuk syukur kita.

Baik anak-anak, sebelum mulai, mari kita berdoa terlebih dahulu. Berdoa dimulai...

8. Capaian Pembelajaran (CP)

Menyesuaikan keterampilan gerak melintasi berbagai situasi gerak; mentransfer strategi gerak yang sudah dikuasai ke dalam berbagai situasi gerak yang berbeda; dan menginvestigasi berbagai konsep gerak yang dapat diterapkan untuk meningkatkan capaian keterampilan gerak.

9. Tujuan Pembelajaran (TP)

Melalui kegiatan pembelajaran ini, peserta didik diharapkan mampu:

  1. Mentransfer strategi gerak yang sudah dikuasai (seperti mengayun dan menekuk lengan) ke dalam pola gerak dasar pasing bawah, serta melakukannya dengan teknik yang benar dan percaya diri (Mandiri – peserta didik mampu berlatih dan memperbaiki teknik pasing bawahnya sendiri).
  2. Mempraktikkan pola gerak dasar pasing bawah secara berpasangan maupun berkelompok untuk saling melempar dan mengumpan bola dengan kerja sama yang baik (Mitra – peserta didik bekerja sama, bergantian, dan saling memberi masukan kepada teman).
  3. Menerapkan pola gerak dasar pasing bawah ke dalam permainan sederhana atau modifikasi permainan bola voli sehingga peserta didik aktif dan antusias bergerak (Joyful – pembelajaran dikemas dalam suasana gembira dan menantang sesuai usia).

10. Alur Tujuan Pembelajaran (ATP)

  1. Pembukaan (di dalam ruangan) – Guru mengucapkan salam, mengajak berdoa, mengecek kehadiran, dan menyampaikan apersepsi yang mengaitkan kebesaran Allah dengan kemampuan lengan melakukan gerak pasing bawah.
  2. Penyampaian Teori (di dalam ruangan) – Guru menjelaskan pengertian, tujuan, dan tahapan teknik pasing bawah (sikap awal, perkenaan bola, dan sikap akhir) melalui penjelasan, gambar, atau video sederhana, disertai tanya jawab agar peserta didik memahami konsep sebelum praktik.
  3. Perpindahan ke Lapangan – Peserta didik berbaris rapi menuju lapangan dengan tertib sambil membawa perlengkapan yang diperlukan.
  4. Pemanasan (di lapangan) – Peserta didik melakukan pemanasan statis dan dinamis, dengan penekanan pada gerakan mengayun dan menekuk lengan agar otot dan sendi siap melakukan pasing bawah.
  5. Peragaan Gerak oleh Guru – Guru mendemonstrasikan tahapan teknik pasing bawah secara bertahap: sikap kaki melangkah, posisi lengan lurus dan rapat, hingga perkenaan bola pada lengan bagian bawah.
  6. Eksplorasi Gerak Mandiri – Setiap peserta didik berlatih gerakan pasing bawah tanpa bola (shadow) terlebih dahulu, kemudian mencoba memantulkan bola ke dinding atau ke atas secara individu sambil menyesuaikan strategi geraknya.
  7. Eksplorasi Gerak Berpasangan/Kelompok – Peserta didik berpasangan untuk saling melempar dan mengumpan bola menggunakan teknik pasing bawah, lalu saling memberi masukan terhadap teknik teman (unsur Mitra).
  8. Permainan/Modifikasi Permainan – Guru mengemas latihan pasing bawah ke dalam permainan modifikasi, seperti "Pasing Beruntun" atau permainan voli mini menggunakan bola ringan agar suasana belajar menyenangkan dan menantang (unsur Joyful).
  9. Pendinginan – Peserta didik melakukan gerakan pendinginan ringan, terutama pada otot lengan dan bahu, sambil mengatur napas.
  10. Evaluasi dan Refleksi (di dalam ruangan) – Peserta didik kembali ke kelas, kemudian guru bersama peserta didik mengulas kembali teknik pasing bawah yang telah dipelajari dan menanyakan pengalaman belajar peserta didik.
  11. Penutup – Guru menyampaikan kesimpulan, memberi motivasi, dan mengakhiri pembelajaran dengan doa dan salam.

11. Model / Metode

Direct Instruction (Pembelajaran Langsung) yang dipadukan dengan metode demonstrasi, ceramah, dan tanya jawab untuk penyampaian teori teknik pasing bawah di dalam ruangan (kelas) sebelum peserta didik mempraktikkannya di lapangan. Pada tahap teori, guru menjelaskan tahapan teknik pasing bawah secara sistematis menggunakan gambar atau video, kemudian dilanjutkan dengan demonstrasi dan praktik langsung di lapangan agar peserta didik mampu mentransfer teknik yang dipelajari ke dalam situasi permainan yang sesungguhnya.

12. Penjabaran Materi

A. Pengertian Pasing Bawah

Pasing bawah adalah salah satu teknik dasar dalam permainan bola voli yang digunakan untuk menerima servis, menerima serangan lawan, atau mengumpan bola kepada teman satu tim dengan cara memantulkan bola menggunakan kedua lengan bagian bawah (pergelangan tangan hingga siku).

B. Tahapan Teknik Pasing Bawah

  1. Sikap Awal

    • Berdiri dengan kaki dibuka selebar bahu, salah satu kaki sedikit di depan.
    • Lutut ditekuk sedikit, badan condong ke depan.
    • Kedua tangan dirapatkan dan diluruskan ke bawah, membentuk landasan seperti papan.
  2. Perkenaan Bola

    • Bola disentuh atau dipantulkan pada bagian lengan bawah (antara pergelangan tangan dan siku).
    • Perkenaan bola dilakukan saat bola berada di depan badan, dengan ayunan lengan dari bawah ke atas.
    • Lutut diluruskan secara bersamaan dengan ayunan lengan untuk memberi dorongan pada bola.
  3. Sikap Akhir

    • Lengan mengikuti arah bola (follow through) setinggi bahu.
    • Berat badan dipindahkan ke depan mengikuti arah bola.
    • Segera kembali ke posisi siap untuk melakukan gerakan selanjutnya.

C. Manfaat Mempelajari Pasing Bawah

  • Melatih koordinasi antara lengan, mata, dan kaki.
  • Menjadi dasar teknik dalam permainan bola voli, baik untuk bertahan maupun menyerang.
  • Melatih kerja sama tim dalam mengumpan dan menerima bola.
  • Meningkatkan kepercayaan diri peserta didik dalam bermain bola voli.

D. Kesalahan Umum dalam Pasing Bawah

  • Lengan tidak lurus atau tidak rapat saat perkenaan bola.
  • Perkenaan bola dilakukan dengan telapak tangan atau siku, bukan lengan bawah.
  • Badan tidak condong ke depan sehingga bola sulit terkontrol.
  • Tidak melangkah mendekati arah datangnya bola.

E. Latihan Soal

I. Pilihan Ganda

  1. Pasing bawah adalah teknik dasar dalam permainan... A. Sepak bola B. Bola voli C. Bulu tangkis

  2. Bagian lengan yang digunakan untuk melakukan perkenaan bola pada pasing bawah adalah... A. Telapak tangan B. Lengan bagian bawah (pergelangan tangan hingga siku) C. Siku saja

  3. Sikap awal pasing bawah yang benar adalah... A. Kaki rapat dan badan tegak B. Kaki dibuka selebar bahu, lutut ditekuk, badan condong ke depan C. Kaki menyilang dan badan membungkuk penuh

  4. Pasing bawah digunakan untuk menerima bola dari... A. Servis dan serangan lawan B. Peluit wasit C. Penonton

  5. Gerakan lengan mengikuti arah bola setelah perkenaan disebut... A. Follow through B. Servis C. Smash

  6. Salah satu kesalahan umum dalam pasing bawah adalah... A. Lengan lurus dan rapat B. Lengan tidak lurus saat perkenaan bola C. Badan condong ke depan

  7. Manfaat mempelajari teknik pasing bawah antara lain... A. Melatih koordinasi lengan, mata, dan kaki B. Melatih daya ingat C. Melatih kemampuan menggambar

  8. Saat melakukan pasing bawah, lutut yang diluruskan bersamaan dengan ayunan lengan berfungsi untuk... A. Mengurangi tenaga bola B. Memberi dorongan pada bola C. Menghentikan bola

  9. Sebelum berlatih pasing bawah, peserta didik sebaiknya melakukan... A. Pendinginan B. Pemanasan, termasuk gerakan mengayun dan menekuk lengan C. Langsung bermain pertandingan

  10. Pasing bawah menjadi dasar teknik penting dalam bola voli karena digunakan untuk... A. Bertahan dan menyerang B. Hanya untuk pemanasan C. Hanya dilakukan oleh wasit

II. Isian

  1. Pasing bawah merupakan teknik dasar dalam permainan ....
  2. Perkenaan bola pada pasing bawah dilakukan pada bagian ....
  3. Sikap awal pasing bawah dilakukan dengan lutut ditekuk dan badan condong ke ....
  4. Gerakan lengan mengikuti arah bola setelah perkenaan disebut ....
  5. Sebelum berlatih pasing bawah, tubuh perlu dilakukan .... terlebih dahulu.

III. Uraian

  1. Jelaskan pengertian pasing bawah dalam permainan bola voli!
  2. Sebutkan tiga tahapan dalam melakukan teknik pasing bawah!
  3. Sebutkan dua kesalahan umum yang sering terjadi saat melakukan pasing bawah!
  4. Mengapa pasing bawah penting dikuasai dalam permainan bola voli?
  5. Jelaskan bagaimana posisi lengan yang benar saat melakukan perkenaan bola pada pasing bawah!

F. Kunci Jawaban

Pilihan Ganda

  1. B
  2. B
  3. B
  4. A
  5. A
  6. B
  7. A
  8. B
  9. B
  10. A

Isian

  1. Bola voli
  2. Lengan bawah (pergelangan tangan hingga siku)
  3. Depan
  4. Follow through
  5. Pemanasan

Uraian

  1. Pasing bawah adalah teknik dasar dalam permainan bola voli yang digunakan untuk menerima servis, menerima serangan lawan, atau mengumpan bola kepada teman satu tim dengan cara memantulkan bola menggunakan kedua lengan bagian bawah.
  2. Tiga tahapan pasing bawah: sikap awal (kaki dibuka selebar bahu, lutut ditekuk, lengan lurus dan rapat), perkenaan bola (bola disentuh pada lengan bawah dengan ayunan dari bawah ke atas), dan sikap akhir (lengan mengikuti arah bola/follow through).
  3. Dua kesalahan umum: lengan tidak lurus atau tidak rapat saat perkenaan bola, dan perkenaan bola dilakukan dengan telapak tangan atau siku, bukan lengan bawah.
  4. Karena pasing bawah menjadi dasar untuk bertahan dari serangan lawan maupun mengumpan bola kepada teman, sehingga sangat penting untuk kelancaran permainan tim.
  5. Posisi lengan yang benar adalah kedua lengan dirapatkan dan diluruskan ke bawah membentuk landasan yang rata, sehingga bola dapat dipantulkan dengan terarah.

13. Kesimpulan

Melalui pembelajaran hari ini, peserta didik kelas V telah mengenal dan mempraktikkan pola gerak dasar pasing bawah dalam permainan bola voli, mulai dari sikap awal, perkenaan bola, hingga sikap akhir (follow through). Kegiatan diawali dengan penyampaian teori di dalam ruangan menggunakan bahasa yang sesuai dengan tingkat pemahaman anak kelas V, kemudian dilanjutkan dengan praktik di lapangan yang dilakukan secara mandiri, bekerja sama dengan teman (mitra), dan dikemas dalam permainan modifikasi yang menyenangkan (joyful). Diharapkan peserta didik mampu mentransfer strategi gerak yang telah dikuasai ke dalam situasi permainan bola voli yang sesungguhnya, serta semakin bersyukur atas nikmat tubuh yang sehat dan terampil sebagai karunia dari Allah SWT.