Materi Ajar Kelas 1a,1b, dan Kelas 2a
PEMBELAJARAN PJOK KELAS I
SD AL-AZHAR 3 BANDAR LAMPUNG
Identitas Pembelajaran
Nama Guru : Maulvi Nazir Ahmad, S.Pd
Hari / Tanggal : Selasa / 03 November 2026
Fase / Kelas : A/I.A (Teori) dan A/I.B (Praktik)
Mata Pelajaran : PJOK
Materi : Mengenal Aktivitas Senam dan Aturan Fair Play (Kelas I.A) dan Berpartisipasi dalam Pengenalan Aktivitas Senam dengan Menaati Aturan (Kelas I.B)
Pertemuan Ke : Pertama (I)
7. Capaian Pembelajaran (CP)
Menaati peraturan untuk menumbuhkan fair play di dalam berbagai aktivitas jasmani serta menerapkan strategi kolaborasi ketika berpartisipasi dalam aktivitas jasmani.
8. Tujuan Pembelajaran (TP)
Mindful Learning: Peserta didik mampu mengenal aktivitas senam sederhana, memahami aturan keselamatan, dan menyadari pentingnya menaati peraturan selama melakukan aktivitas jasmani.
Meaningful & Joyful Learning: Peserta didik mampu berpartisipasi dalam aktivitas senam sederhana dengan mengikuti arahan guru, bekerja sama, menunjukkan sikap sportif, dan melakukannya dengan gembira.
9. Alur Tujuan Pembelajaran (ATP)
Peserta didik mengenal pengertian aktivitas senam dan manfaatnya bagi kesehatan tubuh.
Peserta didik mengenal berbagai gerakan senam sederhana, seperti mengangkat tangan, mengayunkan lengan, menekuk lutut, dan meregangkan tubuh.
Peserta didik memahami aturan keselamatan dan sikap fair play selama melakukan aktivitas senam.
Peserta didik mempraktikkan gerakan senam sederhana dengan mengikuti arahan guru secara tertib.
Peserta didik menunjukkan sikap disiplin, percaya diri, bekerja sama, dan menghargai teman.
10. Apersepsi (Singkat)
Guru menyapa peserta didik dan mengajak mereka bersyukur kepada Allah Swt. yang telah menciptakan tubuh manusia dengan sempurna (Maha Khaliq), memelihara kehidupan seluruh makhluk-Nya (Maha Malik), serta memberikan rezeki berupa makanan dan minuman (Maha Razaq). Guru mengaitkan kebesaran Allah tersebut dengan pentingnya menjaga kesehatan tubuh melalui aktivitas senam.
11. Model / Metode
Kelas I.A (Teori):
Model: Pembelajaran Kontekstual.
Metode: Ceramah interaktif, tanya jawab, pengamatan gambar, dan diskusi sederhana.
Kegiatan: Mengenal pengertian senam, manfaat senam, contoh gerakan, serta aturan fair play.
Kelas I.B (Praktik):
Model: Pembelajaran Langsung (Direct Instruction).
Metode: Demonstrasi, menirukan gerakan, latihan berulang, dan praktik langsung.
Kegiatan: Pemanasan, praktik gerakan senam sederhana, penerapan aturan keselamatan, dan pendinginan.
12. Penjabaran Materi
A. Mengenal Kebesaran Allah Swt.
Allah Maha Khaliq (Maha Pencipta)
Allah menciptakan tubuh manusia dengan sempurna. Kita memiliki tangan, kaki, kepala, dan bagian tubuh lainnya yang dapat digunakan untuk melakukan berbagai gerakan senam.
Allah Maha Malik (Maha Memelihara dan Menguasai)
Allah memelihara kehidupan seluruh makhluk-Nya. Oleh karena itu, kita harus menjaga tubuh dengan baik, salah satunya melalui olahraga dan aktivitas senam agar tubuh tetap sehat dan bugar.
Allah Maha Razaq (Maha Pemberi Rezeki)
Allah memberikan rezeki berupa makanan dan minuman yang dibutuhkan tubuh. Makanan bergizi dan air putih membantu memberikan energi agar kita dapat melakukan aktivitas sehari-hari.
B. Mengenal Aktivitas Senam
Senam adalah aktivitas jasmani yang dilakukan melalui berbagai gerakan tubuh secara teratur. Senam dapat dilakukan dengan mengikuti irama musik maupun tanpa musik.
Manfaat aktivitas senam:
Menjaga kesehatan tubuh.
Melatih kekuatan otot.
Meningkatkan kelenturan tubuh.
Melatih keseimbangan.
Melatih koordinasi gerakan.
Membuat tubuh lebih bersemangat.
C. Contoh Gerakan Senam Sederhana
Mengangkat Kedua Tangan
Gerakan dilakukan dengan mengangkat kedua tangan ke atas secara perlahan, kemudian menurunkannya kembali.
Mengayunkan Lengan
Gerakan dilakukan dengan mengayunkan kedua lengan ke depan dan ke belakang secara bergantian.
Menekuk Lutut
Gerakan dilakukan dengan menekuk kedua lutut secara perlahan sesuai kemampuan, kemudian kembali berdiri tegak.
Meregangkan Tubuh
Gerakan dilakukan dengan meregangkan kedua tangan ke samping untuk membantu melenturkan otot tubuh.
D. Mengenal Aturan Fair Play dalam Aktivitas Senam
Fair play adalah sikap bermain dan berolahraga secara jujur, tertib, serta menghargai orang lain.
Aturan yang harus diperhatikan:
Mendengarkan dan mengikuti arahan guru.
Melakukan gerakan sesuai contoh.
Tidak mendorong atau mengganggu teman.
Menjaga jarak agar tidak bertabrakan.
Menunggu giliran dengan tertib.
Menghargai teman yang sedang melakukan gerakan.
Tidak mengejek teman yang belum bisa melakukan gerakan.
Melakukan aktivitas dengan gembira dan penuh tanggung jawab.
E. Praktik Aktivitas Senam Sederhana (Kelas I.B)
Urutan kegiatan praktik:
Persiapan: Berdiri dengan tertib dan menjaga jarak dengan teman.
Pemanasan: Mengayunkan tangan dan menggerakkan kaki secara perlahan.
Gerakan Inti: Mengangkat tangan, mengayunkan lengan, menekuk lutut, dan meregangkan tubuh.
Pendinginan: Melakukan gerakan ringan untuk mengembalikan kondisi tubuh.
Refleksi: Menyebutkan gerakan yang paling disukai dan aturan yang harus ditaati saat senam.
F. Latihan Soal PJOK
I. Pilihan Ganda
Pilihlah jawaban yang paling tepat dengan memberi tanda silang (X) pada huruf A, B, atau C!
Aktivitas senam merupakan kegiatan yang dilakukan dengan cara ....
A. Tidur sepanjang hari
B. Menggerakkan tubuh secara teratur
C. Duduk tanpa bergerakSalah satu manfaat senam adalah ....
A. Membuat tubuh menjadi sehat
B. Membuat tubuh malas bergerak
C. Membuat badan tidak aktifGerakan mengangkat kedua tangan termasuk gerakan ....
A. Menendang
B. Melempar
C. Mengangkat lenganSebelum melakukan senam, sebaiknya kita melakukan ....
A. Tidur
B. Pemanasan
C. Bermain sendiriKetika guru memberikan contoh gerakan senam, kita harus ....
A. Memperhatikan dan mendengarkan
B. Mengganggu teman
C. Berlari meninggalkan tempatSikap fair play dalam aktivitas senam ditunjukkan dengan ....
A. Mengejek teman
B. Berebut giliran
C. Menghargai temanGerakan mengayunkan lengan dapat dilakukan ke arah ....
A. Depan dan belakang
B. Bawah tanah
C. Dalam airKetika melakukan senam bersama, kita harus menjaga ....
A. Mainan teman
B. Jarak dengan teman
C. Tas temanJika ada teman yang belum bisa melakukan gerakan senam, sikap kita sebaiknya ....
A. Menertawakannya
B. Membiarkannya
C. Membantu dan menyemangatinyaSetelah melakukan gerakan senam, kita sebaiknya melakukan ....
A. Pendinginan
B. Berlari tanpa aturan
C. Mendorong teman
II. Isian
Isilah titik-titik berikut dengan jawaban yang tepat!
Senam merupakan aktivitas yang dilakukan dengan menggerakkan ....
Sebelum melakukan senam, kita harus melakukan ....
Gerakan mengangkat kedua tangan ke atas disebut gerakan ....
Saat senam bersama, kita harus menjaga ... dengan teman.
Sikap menghargai teman saat berolahraga disebut sikap ....
III. Uraian
Jawablah pertanyaan berikut dengan benar!
Apa yang dimaksud dengan aktivitas senam?
Sebutkan tiga manfaat melakukan senam!
Sebutkan tiga contoh gerakan senam sederhana!
Mengapa kita harus melakukan pemanasan sebelum senam?
Sebutkan tiga aturan yang harus ditaati ketika melakukan senam bersama teman!
Kunci Jawaban
I. Pilihan Ganda
B
A
C
B
A
C
A
B
C
A
II. Isian
Tubuh.
Pemanasan.
Mengangkat tangan.
Jarak.
Fair play / sportif.
III. Uraian
Senam adalah aktivitas jasmani yang dilakukan melalui berbagai gerakan tubuh secara teratur.
Menjaga kesehatan, melatih kekuatan otot, dan melatih kelenturan tubuh.
Mengangkat tangan, mengayunkan lengan, dan menekuk lutut.
Agar tubuh siap melakukan aktivitas dan mengurangi risiko cedera.
Mendengarkan arahan guru, menjaga jarak, dan tidak mengganggu teman.
13. Alat Peraga
Alat peraga dan perlengkapan yang digunakan dalam pembelajaran:
Gambar atau poster berbagai gerakan senam sederhana.
Laptop atau komputer untuk menampilkan materi.
Proyektor atau layar (jika tersedia).
Speaker untuk mengiringi aktivitas senam.
Peluit sebagai tanda dimulai dan berakhirnya kegiatan.
Area lapangan atau ruang kelas yang aman dan cukup luas.
Matras senam
14. Kesimpulan
Aktivitas senam merupakan salah satu bentuk kegiatan jasmani yang bermanfaat untuk menjaga kesehatan, meningkatkan kekuatan otot, melatih kelenturan, serta meningkatkan koordinasi gerak tubuh.
Melalui pembelajaran ini, peserta didik diharapkan mampu mengenal berbagai gerakan senam sederhana, seperti mengangkat tangan, mengayunkan lengan, menekuk lutut, dan meregangkan tubuh.
Selain keterampilan gerak, peserta didik juga harus memahami pentingnya menaati aturan (fair play), mendengarkan arahan guru, menjaga jarak, bekerja sama, dan menghargai teman selama melakukan aktivitas senam.
PEMBELAJARAN PJOK KELAS II
SD AL-AZHAR 3 BANDAR LAMPUNG
Identitas Pembelajaran
Nama Guru : Maulvi Nazir Ahmad, S.Pd
Hari / Tanggal : Selasa / 03 November 2026
Fase / Kelas : A/II.A
Mata Pelajaran : PJOK
Materi : Mempraktikkan Gerak Dominan Melompat dan Meloncat
Pertemuan Ke : Pertama (I)
7. Capaian Pembelajaran (CP)
Menaati peraturan untuk menumbuhkan fair play di dalam berbagai aktivitas jasmani serta menerapkan strategi kolaborasi ketika berpartisipasi dalam aktivitas jasmani.
8. Tujuan Pembelajaran (TP)
Mindful Learning: Peserta didik mampu mengenal dan membedakan gerak melompat dan meloncat serta memahami cara melakukan gerakan dengan benar dan aman.
Meaningful & Joyful Learning: Peserta didik mampu mempraktikkan variasi gerak melompat dan meloncat melalui permainan sederhana dengan menaati aturan, bekerja sama, dan menunjukkan sikap sportif.
9. Alur Tujuan Pembelajaran (ATP)
Peserta didik mengenal pengertian dan perbedaan gerakan melompat dan meloncat.
Peserta didik memahami posisi tubuh, cara melakukan tolakan, dan cara mendarat dengan benar.
Peserta didik mengamati demonstrasi gerakan melompat dan meloncat dari guru.
Peserta didik mempraktikkan variasi gerakan melompat dan meloncat melalui aktivitas permainan sederhana.
Peserta didik menunjukkan sikap disiplin, menjaga keselamatan, bekerja sama, dan menaati aturan selama kegiatan berlangsung.
10. Apersepsi (Singkat)
Guru menyapa peserta didik dan mengajak mereka bersyukur kepada Allah Swt. yang telah menciptakan tubuh manusia dengan sempurna (Maha Khaliq), memelihara kehidupan seluruh makhluk-Nya (Maha Malik), serta memberikan rezeki berupa makanan dan minuman (Maha Razaq). Guru kemudian mengaitkannya dengan kemampuan tubuh untuk bergerak, melompat, dan meloncat sebagai salah satu bentuk menjaga kesehatan melalui aktivitas jasmani.
11. Model / Metode
Model Pembelajaran:
Pembelajaran Langsung (Direct Instruction).
Pembelajaran Berbasis Permainan (Game Based Learning).
Metode Pembelajaran:
Demonstrasi gerakan oleh guru.
Tanya jawab mengenai gerak melompat dan meloncat.
Praktik langsung di lapangan.
Latihan berulang secara individu dan berkelompok.
Permainan sederhana dengan mengikuti aturan.
Pelaksanaan Praktik di Lapangan:
Kegiatan pendahuluan: Berbaris, berdoa, pengecekan kesiapan, dan pemanasan.
Kegiatan inti: Demonstrasi, latihan gerak melompat dan meloncat, serta permainan sederhana.
Kegiatan penutup: Pendinginan, evaluasi, dan refleksi pembelajaran.
12. Penjabaran Materi
A. Mengenal Kebesaran Allah Swt.
Allah Maha Khaliq (Maha Pencipta)
Allah menciptakan manusia dengan tubuh yang sempurna. Kita memiliki kaki untuk berjalan, berlari, melompat, dan meloncat. Semua kemampuan tersebut merupakan nikmat yang harus kita syukuri.
Allah Maha Malik (Maha Memelihara dan Menguasai)
Allah memelihara kehidupan seluruh makhluk-Nya. Oleh karena itu, kita harus menjaga tubuh dengan baik melalui olahraga, menjaga kebersihan, dan melakukan aktivitas jasmani secara teratur.
Allah Maha Razaq (Maha Pemberi Rezeki)
Allah memberikan rezeki berupa makanan dan minuman. Makanan bergizi dan air putih memberikan energi bagi tubuh agar kita dapat melakukan berbagai aktivitas, termasuk melompat dan meloncat.
B. Mengenal Gerak Dominan Melompat dan Meloncat
Gerak melompat dan meloncat merupakan bagian dari gerak dasar lokomotor, yaitu gerakan yang menyebabkan tubuh berpindah tempat.
Kedua gerakan ini menggunakan kekuatan otot kaki untuk mengangkat tubuh dari permukaan tanah.
1. Gerakan Melompat
Melompat adalah gerakan mengangkat tubuh ke udara dengan menggunakan tolakan satu kaki dan biasanya mendarat menggunakan kedua kaki.
Contoh gerakan melompat:
Melompat ke depan.
Melompat ke samping.
Melompat melewati garis.
Melompat melewati rintangan rendah.
Tahapan gerakan melompat:
a. Sikap awal: Berdiri tegak dengan salah satu kaki berada di depan.
b. Tolakan: Gunakan salah satu kaki untuk menolak tubuh ke depan atau ke arah yang dituju.
c. Melayang: Tubuh terangkat ke udara dan kedua kaki bergerak mengikuti arah lompatan.
d. Pendaratan: Mendarat dengan kedua kaki secara seimbang dan lutut sedikit ditekuk.
2. Gerakan Meloncat
Meloncat adalah gerakan mengangkat tubuh ke udara dengan menggunakan tolakan kedua kaki secara bersamaan dan mendarat menggunakan kedua kaki.
Contoh gerakan meloncat:
Meloncat di tempat.
Meloncat ke depan.
Meloncat ke belakang.
Meloncat melewati garis.
Meloncat melewati rintangan rendah.
Tahapan gerakan meloncat:
a. Sikap awal: Berdiri tegak dengan kedua kaki rapat atau sedikit terbuka.
b. Persiapan: Tekuk kedua lutut dan ayunkan kedua tangan untuk membantu gerakan.
c. Tolakan: Dorong tubuh ke atas atau ke depan menggunakan kedua kaki secara bersamaan.
d. Melayang: Kedua kaki terangkat dari permukaan tanah.
e. Pendaratan: Mendarat menggunakan kedua kaki dengan lutut sedikit ditekuk agar tubuh tetap seimbang.
C. Perbedaan Gerak Melompat dan Meloncat
| Gerak Melompat | Gerak Meloncat |
|---|---|
| Tolakan menggunakan satu kaki. | Tolakan menggunakan dua kaki secara bersamaan. |
| Tubuh terangkat ke udara. | Tubuh terangkat ke udara. |
| Dapat mendarat dengan kedua kaki. | Mendarat dengan kedua kaki. |
| Contoh: melompat ke depan. | Contoh: meloncat di tempat. |
Hal penting yang harus diingat anak-anak adalah perbedaan utama kedua gerakan terletak pada kaki yang digunakan untuk melakukan tolakan.
D. Variasi Gerak Melompat dan Meloncat
1. Melompat ke Depan
Gerakan dilakukan dengan menolak menggunakan satu kaki untuk berpindah ke depan dan mendarat dengan seimbang.
2. Melompat ke Samping
Gerakan dilakukan dengan tolakan satu kaki untuk berpindah ke arah samping.
3. Meloncat di Tempat
Gerakan dilakukan dengan menolak menggunakan kedua kaki secara bersamaan, kemudian mendarat kembali di tempat semula.
4. Meloncat ke Depan
Gerakan dilakukan dengan menolak menggunakan kedua kaki secara bersamaan untuk berpindah ke arah depan.
5. Meloncat Melewati Garis
Gerakan dilakukan dengan meloncat menggunakan kedua kaki untuk melewati garis yang berada di lantai.
E. Permainan Sederhana Melompat dan Meloncat
Untuk meningkatkan keterampilan gerak, peserta didik dapat melakukan permainan berikut:
1. Permainan Melompati Garis
Guru membuat beberapa garis di lapangan.
Peserta didik berdiri di belakang garis awal.
Peserta didik melompati garis menggunakan tolakan satu kaki.
Peserta didik mendarat dengan seimbang.
Lakukan secara bergantian.
2. Permainan Meloncat di Tempat
Peserta didik berdiri dengan kedua kaki.
Tekuk lutut sedikit sebagai persiapan.
Tolakkan kedua kaki secara bersamaan.
Lakukan loncatan ringan di tempat.
Mendarat dengan kedua kaki secara seimbang.
3. Permainan Meloncat Melewati Garis
Guru menyiapkan garis sebagai batas permainan.
Peserta didik berdiri di belakang garis.
Peserta didik meloncat melewati garis menggunakan kedua kaki.
Peserta didik mendarat dengan aman.
Lakukan secara bergantian dan tertib.
F. Aturan Keselamatan dan Fair Play
Dalam melakukan aktivitas melompat dan meloncat, peserta didik harus memperhatikan aturan berikut:
Melakukan pemanasan sebelum berolahraga.
Menggunakan pakaian dan sepatu olahraga yang sesuai.
Memastikan lapangan aman dan tidak licin.
Mendengarkan instruksi guru sebelum melakukan gerakan.
Menjaga jarak dengan teman.
Tidak mendorong atau mengganggu teman.
Menunggu giliran dengan tertib.
Tidak mengejek teman yang belum mampu melakukan gerakan.
Menghargai teman dan menerima hasil permainan.
Melakukan aktivitas dengan jujur, disiplin, dan penuh semangat.
Ingatlah bahwa fair play bukan hanya tentang memenangkan permainan, tetapi juga tentang kejujuran, kedisiplinan, kerja sama, dan menghargai orang lain.
G. Latihan Soal PJOK
I. Pilihan Ganda
Pilihlah jawaban yang paling tepat dengan memberi tanda silang (X) pada huruf A, B, atau C!
Melompat dan meloncat termasuk gerak dasar ....
A. Manipulatif
B. Lokomotor
C. Non-lokomotorGerakan melompat menggunakan tolakan ....
A. Satu kaki
B. Kedua tangan
C. Kedua kaki secara bersamaanGerakan meloncat dilakukan dengan tolakan ....
A. Tangan
B. Satu kaki
C. Kedua kaki secara bersamaanSebelum melakukan gerakan melompat dan meloncat, kita harus melakukan ....
A. Pendinginan
B. Pemanasan
C. TidurKetika mendarat setelah meloncat, kedua lutut sebaiknya ....
A. Sedikit ditekuk
B. Dikunci dengan kaku
C. Diangkat setinggi mungkinContoh gerakan melompat adalah ....
A. Duduk di lantai
B. Mengayunkan tangan
C. Melompat ke depan dengan satu kaki sebagai tolakanGerakan meloncat di tempat dilakukan menggunakan ....
A. Satu tangan
B. Kedua kaki
C. Satu tangan dan satu kakiSaat teman sedang melakukan latihan melompat, kita harus ....
A. Menunggu giliran dengan tertib
B. Mendorong teman
C. Mengganggu gerakannyaSikap fair play dalam permainan ditunjukkan dengan ....
A. Curang agar menang
B. Mengejek teman
C. Menghargai teman dan menaati aturanAgar tidak bertabrakan ketika melakukan latihan melompat dan meloncat, kita harus ....
A. Berlari tanpa aturan
B. Menjaga jarak dengan teman
C. Saling mendorong
II. Isian
Isilah titik-titik berikut dengan jawaban yang tepat!
Melompat merupakan gerakan dengan tolakan menggunakan ... kaki.
Meloncat merupakan gerakan dengan tolakan menggunakan ... kaki secara bersamaan.
Sebelum melakukan aktivitas olahraga, kita harus melakukan ....
Ketika mendarat setelah meloncat, kedua lutut sebaiknya sedikit ....
Sikap jujur, disiplin, dan menghargai teman dalam olahraga disebut ....
III. Uraian
Jawablah pertanyaan berikut dengan benar!
Apa yang dimaksud dengan gerakan melompat?
Apa yang dimaksud dengan gerakan meloncat?
Jelaskan perbedaan antara gerakan melompat dan meloncat!
Sebutkan tiga contoh gerakan meloncat!
Mengapa kita harus menjaga jarak dan menaati aturan saat melakukan permainan melompat dan meloncat?
H. Kunci Jawaban
I. Pilihan Ganda
B
A
C
B
A
C
B
A
C
B
II. Isian
Satu.
Dua.
Pemanasan.
Ditekuk.
Fair play / sportif.
III. Uraian
Melompat adalah gerakan mengangkat tubuh ke udara dengan tolakan satu kaki dan biasanya mendarat menggunakan kedua kaki.
Meloncat adalah gerakan mengangkat tubuh ke udara dengan tolakan kedua kaki secara bersamaan dan mendarat menggunakan kedua kaki.
Melompat menggunakan tolakan satu kaki, sedangkan meloncat menggunakan tolakan kedua kaki secara bersamaan.
Meloncat di tempat, meloncat ke depan, dan meloncat melewati garis.
Agar kegiatan berlangsung aman, tidak bertabrakan, tertib, dan semua peserta dapat melakukan aktivitas dengan baik.
13. Alat Peraga
Alat peraga dan perlengkapan yang digunakan dalam pembelajaran:
Peluit untuk memberikan tanda dimulai dan berakhirnya kegiatan.
Cone atau kerucut sebagai penanda lintasan.
Garis pembatas menggunakan kapur atau lakban lapangan.
Matras untuk membantu kegiatan latihan jika diperlukan.
Gambar atau poster gerakan melompat dan meloncat.
Laptop atau komputer untuk menampilkan materi pembelajaran.
Lapangan atau area praktik yang aman, rata, dan tidak licin.
14. Kesimpulan
Gerakan melompat dan meloncat merupakan bagian dari pola gerak dasar lokomotor yang bermanfaat untuk melatih kekuatan otot kaki, keseimbangan, koordinasi, dan kelincahan tubuh.
Perbedaan utama antara melompat dan meloncat terletak pada tolakan kaki. Melompat menggunakan satu kaki sebagai tolakan, sedangkan meloncat menggunakan kedua kaki secara bersamaan.
Melalui kegiatan praktik dan permainan sederhana, peserta didik diharapkan mampu melakukan gerakan melompat dan meloncat dengan benar, menjaga keselamatan diri, menaati aturan, serta menunjukkan sikap sportif dan bekerja sama dengan teman.

