Materi PJOK Kelas 2: Aktivitas Pola Gerak Dasar Lokomotor
Pada pelajaran Pendidikan Jasmani, Olahraga, dan Kesehatan (PJOK), kita belajar berbagai gerakan dasar yang membuat tubuh menjadi sehat, kuat, dan aktif. Gerakan seperti berjalan, berlari, melompat, dan meloncat merupakan gerak dasar yang sering kita lakukan setiap hari.
Identitas Pembelajaran
Nama Guru: Maulvi Nazir Ahmad, S.Pd
Mata Pelajaran: PJOK
Kelas: II (Dua)
Hari/Tanggal: Senin, 27 Juli 2026
Materi: BAB 1 Aktivitas Pola Gerak Dasar Lokomotor
Pola Gerak Dasar Jalan, Lari, Lompat, dan Loncat
Jalan, Lari, Lompat, dan Loncat dalam Permainan Sederhana
Mengenal Konsep Fair Play dalam Permainan Sederhana
Tujuan Pembelajaran
Setelah mengikuti pembelajaran, siswa mampu:
Menjelaskan pengertian gerak dasar lokomotor.
Menyebutkan macam-macam gerak jalan, lari, lompat, dan loncat.
Mengidentifikasi penggunaan gerak lokomotor dalam permainan sederhana.
Menjelaskan pengertian fair play.
Membiasakan sikap jujur, disiplin, dan kerja sama saat bermain.
Metode Pembelajaran (PBL – Problem Based Learning di Dalam Kelas)
Langkah-langkah
1. Orientasi Masalah
Guru menunjukkan gambar anak-anak yang sedang bermain.
Guru bertanya:
"Mengapa saat bermain kita harus dapat berjalan, berlari, melompat, dan meloncat dengan baik?"
"Apa yang akan terjadi jika teman bermain tidak mau menaati aturan permainan?"
2. Mengorganisasi Siswa
Siswa dibagi menjadi beberapa kelompok kecil.
Setiap kelompok memperoleh gambar aktivitas gerak dan situasi permainan sederhana untuk didiskusikan.
3. Membimbing Penyelidikan
Siswa mengamati gambar kemudian mendiskusikan:
Gerakan apa yang dilakukan pada gambar.
Kapan gerakan tersebut digunakan.
Mengapa harus mengikuti aturan permainan.
Sikap apa yang menunjukkan fair play.
Guru membimbing setiap kelompok selama diskusi berlangsung.
4. Mengembangkan dan Menyajikan Hasil
Perwakilan kelompok mempresentasikan hasil diskusi mengenai:
Jenis-jenis gerak lokomotor.
Contoh permainan sederhana.
Pentingnya fair play saat bermain.
Kelompok lain memberikan tanggapan.
5. Menganalisis dan Mengevaluasi
Guru bersama siswa menyimpulkan materi.
Guru memberikan penguatan mengenai pentingnya gerak lokomotor dan sikap fair play dalam kehidupan sehari-hari.
Alat dan Media
Buku PJOK
Gambar gerak berjalan, berlari, melompat, dan meloncat
Poster fair play
Video pembelajaran (opsional)
Lembar Kerja Peserta Didik (LKPD)
Kartu gambar aktivitas
Materi Pembelajaran
Pengertian Gerak Lokomotor
Gerak lokomotor adalah gerakan berpindah tempat dari satu tempat ke tempat lain.
Gerakan ini membantu kita melakukan berbagai aktivitas sehari-hari.
Pola Gerak Dasar Jalan
Berjalan adalah gerakan berpindah tempat dengan langkah kaki secara bergantian.
Contoh:
Manfaat berjalan:
Menyehatkan tubuh.
Melatih keseimbangan.
Menguatkan otot kaki.
Pola Gerak Dasar Lari
Berlari adalah gerakan berpindah tempat dengan kecepatan lebih tinggi daripada berjalan.
Contoh:
Pola Gerak Dasar Lompat
Melompat dilakukan menggunakan satu kaki sebagai tumpuan.
Contoh:
Melompati garis.
Bermain engklek.
Pola Gerak Dasar Loncat
Meloncat dilakukan menggunakan dua kaki sebagai tumpuan.
Contoh:
Jalan, Lari, Lompat, dan Loncat dalam Permainan Sederhana
Gerak-gerak tersebut dapat digunakan dalam permainan sederhana seperti:
Mengenal Konsep Fair Play
Fair play berarti bermain dengan jujur, mematuhi aturan, menghargai teman, dan menerima hasil permainan dengan baik.
Contoh sikap fair play:
Tidak curang.
Menunggu giliran.
Menghargai teman.
Bermain sesuai aturan.
Mau bekerja sama.
Manfaat Gerak Lokomotor
Hal yang Harus Dihindari
Assessment (Penilaian)
1. Penilaian Sikap
Aspek:
Disiplin
Tanggung jawab
Kerja sama
Kejujuran
Sportivitas
Rubrik:
4 = Sangat Baik
3 = Baik
2 = Cukup
1 = Perlu Bimbingan
2. Penilaian Pengetahuan
Dilakukan melalui:
Pilihan ganda
Esai sederhana
Uraian sederhana
3. Penilaian Keterampilan
Aspek:
Rubrik:
4 = Sangat Baik
3 = Baik
2 = Cukup
1 = Kurang
Soal Evaluasi
Pilihan Ganda
Gerakan berpindah tempat disebut ....
A. Gerak diam
B. Gerak lokomotor
C. Gerak manipulatif
D. Gerak memutar
Berjalan dilakukan dengan ....
A. Melompat
B. Langkah kaki bergantian
C. Duduk
D. Tidur
Berlari lebih .... daripada berjalan.
A. Lambat
B. Cepat
C. Pendek
D. Kecil
Melompat menggunakan tumpuan ....
A. Dua kaki
B. Satu kaki
C. Dua tangan
D. Kepala
Meloncat menggunakan tumpuan ....
A. Dua kaki
B. Satu kaki
C. Satu tangan
D. Lutut
Fair play berarti ....
A. Bermain curang
B. Bermain jujur
C. Bermain sendiri
D. Bermain kasar
Saat bermain kita harus ....
A. Mengejek teman
B. Mengikuti aturan
C. Curang
D. Bertengkar
Salah satu manfaat berjalan adalah ....
A. Tubuh menjadi sehat
B. Mudah lelah
C. Menjadi sakit
D. Mengantuk
Permainan estafet menggunakan gerakan ....
A. Berjalan dan berlari
B. Duduk
C. Tidur
D. Menulis
Kita harus menghargai ....
A. Teman
B. Sampah
C. Meja
D. Tas
Esai
Apa yang dimaksud gerak lokomotor?
Sebutkan empat contoh gerak lokomotor!
Apa yang dimaksud fair play?
Mengapa kita harus mematuhi aturan permainan?
Sebutkan dua manfaat berjalan bagi tubuh!
Uraian
Jelaskan perbedaan berjalan dan berlari!
Bagaimana cara melakukan gerakan melompat dan meloncat dengan benar?
Mengapa kita harus menerapkan fair play saat bermain?
Sebutkan manfaat gerak lokomotor bagi kesehatan tubuh!
Ceritakan pengalamanmu bermain bersama teman dengan menerapkan sikap fair play!
Kunci Jawaban
Pilihan Ganda
B
B
B
B
A
B
B
A
A
A
Jawaban Esai
Gerak lokomotor adalah gerakan berpindah tempat dari satu tempat ke tempat lain.
Berjalan, berlari, melompat, dan meloncat.
Fair play adalah sikap bermain jujur, mematuhi aturan, dan menghargai teman.
Agar permainan berjalan tertib, aman, adil, dan menyenangkan.
Menyehatkan tubuh dan menguatkan otot kaki.
Jawaban Uraian
Berjalan dilakukan dengan langkah kaki bergantian tanpa kedua kaki terangkat bersamaan, sedangkan berlari dilakukan lebih cepat dan pada suatu saat kedua kaki terangkat dari tanah.
Melompat dilakukan menggunakan satu kaki sebagai tumpuan, sedangkan meloncat menggunakan dua kaki sebagai tumpuan dengan menjaga keseimbangan tubuh.
Karena fair play membuat permainan menjadi jujur, tertib, aman, menyenangkan, dan saling menghargai antarteman.
Gerak lokomotor membantu meningkatkan kebugaran, kekuatan otot, keseimbangan, kelincahan, dan kesehatan tubuh.
Jawaban disesuaikan dengan pengalaman masing-masing siswa saat bermain bersama teman dengan menerapkan sikap fair play.
Materi PJOK Kelas 3: Aktivitas Variasi Pola Gerak Dasar Lokomotor
Pada pelajaran Pendidikan Jasmani, Olahraga, dan Kesehatan (PJOK), kita belajar mengembangkan keterampilan gerak agar semakin baik dan dapat digunakan dalam berbagai situasi. Gerak lokomotor merupakan gerakan berpindah tempat, seperti berjalan, berlari, melompat, dan meloncat. Dengan mempelajari berbagai variasi gerakan, tubuh menjadi lebih sehat, kuat, lincah, dan terampil.
Identitas Pembelajaran
Nama Guru: Maulvi Nazir Ahmad, S.Pd
Mata Pelajaran: PJOK
Kelas: III (Tiga)
Hari/Tanggal: Senin 27 Juli 2026
Materi: BAB 1 Aktivitas Variasi Pola Gerak Dasar Lokomotor
Variasi Pola Gerak Dasar Berjalan dan Berlari
Variasi Pola Gerak Dasar Berjalan, Berlari, Melompat, dan Meloncat
Tujuan Pembelajaran
Setelah mengikuti pembelajaran, siswa mampu:
Menjelaskan pengertian gerak lokomotor.
Mengidentifikasi berbagai variasi gerak berjalan dan berlari.
Menjelaskan variasi gerak berjalan, berlari, melompat, dan meloncat.
Menyebutkan manfaat variasi gerak lokomotor.
Mempraktikkan gerakan sederhana sesuai petunjuk guru.
Metode Pembelajaran (PBL – Problem Based Learning di Dalam Kelas)
Langkah-langkah
1. Orientasi Masalah
Guru menunjukkan gambar beberapa anak yang sedang melakukan aktivitas berjalan, berlari, melompat, dan meloncat.
Guru bertanya:
"Mengapa setiap permainan membutuhkan gerakan yang berbeda-beda?"
"Bagaimana cara melakukan gerakan agar tetap seimbang dan tidak mudah terjatuh?"
2. Mengorganisasi Siswa
Siswa dibagi menjadi beberapa kelompok kecil.
Setiap kelompok memperoleh gambar variasi gerak lokomotor untuk diamati dan didiskusikan.
3. Membimbing Penyelidikan
Siswa mendiskusikan:
Jenis gerakan yang terdapat pada gambar.
Perbedaan setiap gerakan.
Manfaat variasi gerakan.
Situasi yang memerlukan gerakan tersebut.
Guru membimbing jalannya diskusi.
4. Mengembangkan dan Menyajikan Hasil
Setiap kelompok mempresentasikan hasil diskusinya.
Perwakilan kelompok juga memperagakan gerakan sederhana di depan kelas.
5. Menganalisis dan Mengevaluasi
Guru bersama siswa menyimpulkan materi.
Guru memberikan penguatan mengenai pentingnya variasi gerak lokomotor untuk meningkatkan keterampilan dan kebugaran tubuh.
Alat dan Media
Materi Pembelajaran
Pengertian Gerak Lokomotor
Gerak lokomotor adalah gerakan berpindah tempat dari satu tempat ke tempat lain.
Gerakan ini menjadi dasar berbagai aktivitas olahraga dan permainan.
Variasi Pola Gerak Dasar Berjalan
Berjalan dapat dilakukan dengan berbagai variasi.
Contohnya:
Berjalan lurus.
Berjalan zig-zag.
Berjalan jinjit.
Berjalan tumit.
Berjalan menyamping.
Berjalan mundur.
Manfaat:
Variasi Pola Gerak Dasar Berlari
Berlari juga memiliki berbagai variasi.
Contohnya:
Manfaat:
Variasi Gerak Berjalan, Berlari, Melompat, dan Meloncat
Gerakan-gerakan tersebut dapat dikombinasikan dalam permainan sederhana.
Contoh:
Manfaat Variasi Gerak Lokomotor
Meningkatkan kebugaran jasmani.
Mengembangkan koordinasi tubuh.
Melatih keseimbangan.
Meningkatkan kelincahan.
Membentuk rasa percaya diri.
Sikap yang Harus Ditunjukkan
Disiplin.
Percaya diri.
Tanggung jawab.
Kerja sama.
Menghargai teman.
Hal yang Harus Dihindari
Assessment (Penilaian)
1. Penilaian Sikap
Aspek:
Disiplin
Tanggung jawab
Kerja sama
Percaya diri
Rubrik:
4 = Sangat Baik
3 = Baik
2 = Cukup
1 = Perlu Bimbingan
2. Penilaian Pengetahuan
Dilakukan melalui:
Pilihan ganda
Esai sederhana
Uraian sederhana
3. Penilaian Keterampilan
Aspek:
Rubrik:
4 = Sangat Baik
3 = Baik
2 = Cukup
1 = Kurang
Soal Evaluasi
Pilihan Ganda
Gerakan berpindah tempat disebut ....
A. Gerak manipulatif
B. Gerak lokomotor
C. Gerak non-lokomotor
D. Gerak diam
Berjalan zig-zag bertujuan melatih ....
A. Keseimbangan
B. Menulis
C. Membaca
D. Tidur
Berlari termasuk gerak ....
A. Diam
B. Non-lokomotor
C. Lokomotor
D. Memutar
Melompat menggunakan tumpuan ....
A. Dua kaki
B. Satu kaki
C. Dua tangan
D. Kepala
Meloncat menggunakan tumpuan ....
A. Dua kaki
B. Satu kaki
C. Lutut
D. Tangan
Variasi gerak membuat tubuh menjadi ....
A. Lemah
B. Sehat dan lincah
C. Cepat sakit
D. Mudah lelah
Saat berdiskusi kita harus ....
A. Mengganggu teman
B. Menghargai pendapat teman
C. Berteriak
D. Bermain sendiri
Salah satu manfaat berlari adalah ....
A. Menambah kelincahan
B. Membuat mengantuk
C. Menjadi malas
D. Menjadi lemah
Sebelum melakukan gerakan kita harus ....
A. Tidur
B. Mendengarkan arahan guru
C. Bermain sendiri
D. Makan
Gerakan berjalan, berlari, melompat, dan meloncat termasuk ....
A. Gerak lokomotor
B. Gerak manipulatif
C. Gerak memutar
D. Gerak diam
Esai
Apa yang dimaksud gerak lokomotor?
Sebutkan empat contoh gerak lokomotor!
Apa manfaat variasi gerak berjalan dan berlari?
Mengapa kita harus menjaga keseimbangan saat bergerak?
Sebutkan contoh kombinasi gerak lokomotor!
Uraian
Jelaskan perbedaan berjalan dan berlari!
Jelaskan cara melakukan gerakan melompat dan meloncat dengan benar!
Mengapa variasi gerak lokomotor penting dipelajari?
Apa manfaat variasi gerak lokomotor bagi kesehatan tubuh?
Ceritakan pengalamanmu saat melakukan variasi gerak berjalan, berlari, melompat, dan meloncat bersama teman!
Kunci Jawaban
Pilihan Ganda
B
A
C
B
A
B
B
A
B
A
Jawaban Esai
Gerak lokomotor adalah gerakan berpindah tempat dari satu tempat ke tempat lain.
Berjalan, berlari, melompat, dan meloncat.
Melatih keseimbangan, kelincahan, koordinasi, dan kebugaran tubuh.
Agar tubuh tetap stabil, aman, dan tidak mudah terjatuh saat bergerak.
Berjalan, kemudian berlari, melompat melewati garis, lalu meloncat ke depan.
Jawaban Uraian
Berjalan dilakukan dengan langkah kaki bergantian tanpa kedua kaki terangkat bersamaan, sedangkan berlari dilakukan lebih cepat dan pada suatu saat kedua kaki terangkat dari tanah.
Melompat dilakukan menggunakan satu kaki sebagai tumpuan, sedangkan meloncat menggunakan dua kaki sebagai tumpuan dengan menjaga keseimbangan tubuh.
Karena variasi gerak membantu meningkatkan keterampilan, koordinasi, keseimbangan, serta kemampuan beradaptasi dalam berbagai aktivitas dan permainan.
Variasi gerak lokomotor dapat meningkatkan kebugaran jasmani, kekuatan otot, kelincahan, koordinasi, dan keseimbangan tubuh.
Jawaban disesuaikan dengan pengalaman masing-masing siswa saat mengikuti aktivitas pembelajaran di kelas.
Materi PJOK Kelas 4: Aktivitas Variasi dan Kombinasi Pola Gerak Dasar Lokomotor
Pada pelajaran Pendidikan Jasmani, Olahraga, dan Kesehatan (PJOK), kita belajar mengembangkan keterampilan gerak agar semakin baik dan mampu diterapkan dalam berbagai situasi. Gerak lokomotor meliputi berjalan, berlari, melompat, dan meloncat. Dengan mempelajari variasi dan kombinasi gerakan, siswa dapat meningkatkan koordinasi, keseimbangan, kelincahan, serta kebugaran jasmani.
Identitas Pembelajaran
Nama Guru: Maulvi Nazir Ahmad, S.Pd
Mata Pelajaran: PJOK
Kelas: IV (Empat)
Hari/Tanggal: Senin, 27 Juli 2026
Materi: BAB 1 Aktivitas Variasi dan Kombinasi Pola Gerak Dasar Lokomotor
Variasi Gerakan Melompat dan Meloncat
Variasi Gerakan Berjalan dan Berlari
Menerapkan Fair Play dalam Pertandingan Olahraga
Tujuan Pembelajaran
Setelah mengikuti pembelajaran, siswa mampu:
Menjelaskan pengertian gerak lokomotor.
Mengidentifikasi variasi gerakan berjalan, berlari, melompat, dan meloncat.
Menjelaskan manfaat kombinasi gerak lokomotor.
Menjelaskan pengertian dan pentingnya fair play dalam olahraga.
Menunjukkan sikap disiplin, tanggung jawab, kerja sama, dan sportivitas selama diskusi.
Metode Pembelajaran (PBL – Problem Based Learning di Dalam Kelas)
Langkah-langkah
1. Orientasi Masalah
Guru menampilkan gambar atau video pertandingan olahraga.
Guru bertanya:
"Mengapa seorang atlet harus menguasai berbagai variasi gerakan berjalan, berlari, melompat, dan meloncat?"
"Apa yang akan terjadi jika pemain tidak menerapkan fair play saat pertandingan?"
2. Mengorganisasi Siswa
Siswa dibagi menjadi beberapa kelompok kecil.
Setiap kelompok memperoleh studi kasus berupa gambar aktivitas gerak dan situasi pertandingan olahraga yang berkaitan dengan fair play.
3. Membimbing Penyelidikan
Siswa mendiskusikan:
Jenis variasi gerakan yang terdapat pada gambar.
Manfaat setiap gerakan.
Sikap yang mencerminkan fair play.
Solusi terhadap masalah yang diberikan.
Guru membimbing jalannya diskusi.
4. Mengembangkan dan Menyajikan Hasil
Setiap kelompok mempresentasikan hasil diskusi.
Kelompok lain memberikan pertanyaan dan tanggapan secara santun.
Guru memberikan penguatan terhadap hasil presentasi.
5. Menganalisis dan Mengevaluasi
Guru bersama siswa menyimpulkan materi.
Guru menegaskan pentingnya menguasai variasi gerak lokomotor dan menerapkan fair play dalam kehidupan sehari-hari maupun saat berolahraga.
Alat dan Media
Materi Pembelajaran
Pengertian Gerak Lokomotor
Gerak lokomotor adalah gerakan berpindah tempat dari satu tempat ke tempat lain.
Gerak ini menjadi dasar dalam berbagai permainan dan cabang olahraga.
Variasi Gerakan Berjalan dan Berlari
Beberapa variasi gerakan berjalan dan berlari antara lain:
Manfaat:
Variasi Gerakan Melompat dan Meloncat
Melompat menggunakan satu kaki sebagai tumpuan.
Meloncat menggunakan dua kaki sebagai tumpuan.
Contoh:
Manfaat:
Kombinasi Gerak Lokomotor
Gerakan dapat dilakukan secara berurutan, misalnya:
Berjalan menuju titik awal.
Berlari menuju rintangan.
Melompat melewati garis.
Meloncat menuju garis akhir.
Kombinasi gerakan membuat tubuh lebih terampil dalam berbagai aktivitas olahraga.
Pengertian Fair Play
Fair play adalah sikap bermain secara jujur, sportif, mematuhi aturan, menghormati lawan, teman, guru, maupun wasit.
Contoh fair play:
Manfaat Fair Play
Permainan menjadi tertib.
Menumbuhkan sikap jujur.
Meningkatkan rasa saling menghormati.
Menciptakan suasana pertandingan yang aman dan menyenangkan.
Mempererat persahabatan.
Hal yang Harus Dihindari
Assessment (Penilaian)
1. Penilaian Sikap
Aspek:
Disiplin
Tanggung jawab
Kerja sama
Sportivitas
Percaya diri
Rubrik:
4 = Sangat Baik
3 = Baik
2 = Cukup
1 = Perlu Bimbingan
2. Penilaian Pengetahuan
Dilakukan melalui:
3. Penilaian Keterampilan
Aspek:
Rubrik:
4 = Sangat Baik
3 = Baik
2 = Cukup
1 = Kurang
Soal Evaluasi
Pilihan Ganda
Gerakan berpindah tempat disebut ....
A. Gerak manipulatif
B. Gerak lokomotor
C. Gerak non-lokomotor
D. Gerak diam
Melompat menggunakan tumpuan ....
A. Dua kaki
B. Satu kaki
C. Dua tangan
D. Kepala
Meloncat menggunakan tumpuan ....
A. Dua kaki
B. Satu kaki
C. Dua tangan
D. Lutut
Berlari zig-zag bertujuan melatih ....
A. Kelincahan
B. Tidur
C. Menulis
D. Menggambar
Fair play berarti ....
A. Bermain curang
B. Bermain jujur dan sportif
C. Bermain sendiri
D. Bermain kasar
Salah satu manfaat variasi gerak lokomotor adalah ....
A. Tubuh menjadi lemah
B. Meningkatkan kebugaran
C. Cepat lelah
D. Mudah sakit
Dalam pertandingan kita harus ....
A. Menghargai lawan
B. Bermain curang
C. Mengejek teman
D. Melanggar aturan
Sebelum melakukan aktivitas fisik kita harus ....
A. Tidur
B. Pemanasan
C. Duduk
D. Bermain game
Salah satu manfaat fair play adalah ....
A. Menimbulkan pertengkaran
B. Membuat pertandingan tertib
C. Mengurangi kerja sama
D. Membuat permainan tidak menyenangkan
Gerakan berjalan, berlari, melompat, dan meloncat termasuk ....
A. Gerak manipulatif
B. Gerak lokomotor
C. Gerak memutar
D. Gerak diam
Esai
Apa yang dimaksud gerak lokomotor?
Sebutkan dua contoh variasi gerakan berjalan!
Apa perbedaan melompat dan meloncat?
Mengapa kita harus menerapkan fair play dalam pertandingan?
Sebutkan manfaat variasi gerak lokomotor!
Uraian
Jelaskan cara melakukan kombinasi gerak berjalan, berlari, melompat, dan meloncat!
Mengapa keseimbangan penting saat melakukan variasi gerak lokomotor?
Jelaskan manfaat fair play dalam pertandingan olahraga!
Bagaimana cara menunjukkan sikap sportif saat mengikuti pertandingan?
Ceritakan pengalamanmu ketika bermain bersama teman dengan menerapkan sikap fair play!
Kunci Jawaban
Pilihan Ganda
B
B
A
A
B
B
A
B
B
B
Jawaban Esai
Gerak lokomotor adalah gerakan berpindah tempat dari satu tempat ke tempat lain.
Berjalan lurus dan berjalan zig-zag.
Melompat menggunakan satu kaki sebagai tumpuan, sedangkan meloncat menggunakan dua kaki sebagai tumpuan.
Agar pertandingan berlangsung jujur, tertib, aman, sportif, dan saling menghargai.
Meningkatkan kebugaran, koordinasi, keseimbangan, kelincahan, dan keterampilan gerak.
Jawaban Uraian
Kombinasi gerak dilakukan secara berurutan, misalnya berjalan menuju titik tertentu, berlari ke rintangan, melompat melewati garis, kemudian meloncat menuju garis akhir dengan teknik yang benar.
Keseimbangan membantu tubuh tetap stabil saat bergerak sehingga gerakan menjadi lebih efektif dan mengurangi risiko terjatuh.
Fair play menciptakan pertandingan yang jujur, sportif, aman, tertib, menghargai lawan, serta menumbuhkan rasa tanggung jawab dan kerja sama.
Dengan mematuhi aturan permainan, menghormati keputusan wasit atau guru, tidak curang, menghargai teman dan lawan, serta menerima hasil pertandingan dengan lapang dada.
Jawaban disesuaikan dengan pengalaman masing-masing siswa saat mengikuti kegiatan pembelajaran dan permainan bersama teman di kelas.
Materi PJOK Kelas 5: Aktivitas Pola Gerak Dasar Lokomotor, Non-Lokomotor, dan Manipulatif Melalui Aktivitas Permainan Invasi
Pada pelajaran Pendidikan Jasmani, Olahraga, dan Kesehatan (PJOK), kita belajar menyesuaikan keterampilan gerak dalam berbagai situasi permainan. Gerak lokomotor, non-lokomotor, dan manipulatif menjadi dasar untuk bermain secara efektif, bekerja sama dalam tim, serta menerapkan strategi sederhana untuk mencapai tujuan permainan.
Identitas Pembelajaran
Nama Guru: Maulvi Nazir Ahmad, S.Pd
Mata Pelajaran: PJOK
Kelas: V (Lima)
Hari/Tanggal: Senin, 27 Juli 2026
Materi: BAB 1 Aktivitas Pola Gerak Dasar Lokomotor, Non-Lokomotor, dan Manipulatif Melalui Aktivitas Permainan Invasi
Menerapkan Sikap Fair Play dalam Berbagai Pertandingan Olahraga
Gerak Dasar Lokomotor, Non-Lokomotor, dan Manipulatif Melalui Aktivitas Permainan Invasi
Melempar Bola
Menangkap Bola
Menggiring Bola
Tujuan Pembelajaran
Setelah mengikuti pembelajaran, siswa mampu:
Mempraktikkan gerak dasar lokomotor, non-lokomotor, dan manipulatif dalam permainan invasi.
Mempraktikkan teknik melempar, menangkap, dan menggiring bola dengan benar.
Menerapkan strategi sederhana dalam permainan beregu.
Menunjukkan sikap fair play, kerja sama, tanggung jawab, dan disiplin selama kegiatan.
Menyelesaikan proyek permainan invasi bersama kelompok.
Metode Pembelajaran (PJBL – Project Based Learning di Lapangan)
Langkah-langkah
1. Pertanyaan Mendasar (Essential Question)
Guru mengajukan pertanyaan:
"Bagaimana sebuah tim dapat mempertahankan penguasaan bola saat menghadapi lawan?"
"Mengapa sikap fair play menjadi bagian penting dalam setiap pertandingan olahraga?"
Guru menjelaskan bahwa setiap kelompok akan menyelesaikan proyek permainan invasi secara bertahap.
2. Mendesain Proyek
Guru membagi siswa menjadi beberapa kelompok.
Setiap kelompok mendapat proyek "Fair Play Invasi Challenge", yaitu menyelesaikan beberapa pos keterampilan sebelum mengikuti pertandingan mini.
Pos kegiatan:
Pos 1: Gerak lokomotor (berlari dan perubahan arah).
Pos 2: Gerak non-lokomotor (pivot, memutar badan, menjaga keseimbangan).
Pos 3: Melempar dan menangkap bola secara berpasangan.
Pos 4: Menggiring bola melewati cone secara zig-zag.
Pos 5: Permainan invasi sederhana antarkelompok.
3. Menyusun Jadwal
Kelompok bergiliran menyelesaikan setiap pos sesuai waktu yang ditentukan.
Setelah semua pos selesai, kelompok mengikuti pertandingan mini menggunakan aturan sederhana.
4. Monitoring Proyek
Guru mengamati:
Ketepatan teknik gerak.
Ketepatan melempar, menangkap, dan menggiring bola.
Kerja sama dan komunikasi antarpemain.
Penerapan strategi permainan.
Sikap fair play dan kepatuhan terhadap aturan.
Keselamatan selama kegiatan.
Guru memberikan arahan dan umpan balik selama proyek berlangsung.
5. Presentasi Hasil Proyek
Setiap kelompok mempresentasikan:
Kelompok lain memberikan tanggapan dan apresiasi.
6. Evaluasi Pengalaman
Guru bersama siswa melakukan refleksi.
Pertanyaan refleksi:
Teknik apa yang paling membantu menguasai bola?
Mengapa komunikasi penting dalam permainan beregu?
Bagaimana fair play memengaruhi jalannya pertandingan?
Apa yang akan diperbaiki pada permainan berikutnya?
Alat dan Media
Materi Pembelajaran
Pengertian Permainan Invasi
Permainan invasi adalah permainan beregu yang bertujuan menguasai daerah lawan untuk memperoleh poin sambil mempertahankan daerah sendiri.
Contoh permainan invasi:
Bola basket
Bola tangan
Sepak bola
Futsal
Hoki
Sikap Fair Play
Fair play adalah sikap jujur, sportif, menghormati aturan, menghargai teman, lawan, dan keputusan guru atau wasit.
Contoh penerapan fair play:
Bermain sesuai aturan.
Tidak melakukan kecurangan.
Menghormati keputusan wasit.
Membantu teman yang mengalami kesulitan.
Menerima kemenangan dan kekalahan dengan lapang dada.
Gerak Dasar Lokomotor
Gerak berpindah tempat, seperti:
Berjalan
Berlari
Sprint
Berpindah arah
Gerakan ini digunakan untuk membuka ruang, mengejar bola, dan membantu penyerangan maupun pertahanan.
Gerak Dasar Non-Lokomotor
Gerak tanpa berpindah tempat, seperti:
Pivot
Memutar badan
Menekuk lutut
Mengayunkan lengan
Menjaga keseimbangan
Gerakan ini membantu pemain mengontrol posisi tubuh saat menerima atau melindungi bola.
Gerak Dasar Manipulatif
Gerakan menggunakan bola atau alat.
Contohnya:
Melempar bola.
Menangkap bola.
Menggiring bola.
Mengoper bola.
Teknik Dasar Melempar Bola
Langkah-langkah:
Memegang bola dengan benar.
Mengarahkan pandangan ke sasaran.
Mengayunkan lengan.
Melepaskan bola dengan tepat.
Teknik Dasar Menangkap Bola
Cara melakukannya:
Fokus pada arah datangnya bola.
Kedua tangan siap menerima bola.
Jari-jari terbuka.
Tarik bola ke arah dada setelah tertangkap.
Teknik Dasar Menggiring Bola
Menggiring bola dilakukan dengan memantulkan bola menggunakan satu tangan secara berulang.
Hal yang perlu diperhatikan:
Bola dipantulkan setinggi pinggang.
Kepala tetap tegak.
Pandangan mengarah ke permainan.
Menggunakan tangan kanan maupun kiri sesuai situasi.
Strategi Sederhana Permainan Invasi
Bergerak mencari ruang kosong.
Melakukan operan yang tepat.
Berkomunikasi dengan rekan satu tim.
Mempertahankan penguasaan bola.
Menyerang dan bertahan secara bersama.
Kesalahan yang Sering Terjadi
Operan tidak tepat sasaran.
Bola mudah direbut lawan.
Pandangan hanya tertuju pada bola.
Kurang komunikasi.
Tidak menerapkan fair play.
Manfaat Menguasai Gerak Dasar
Meningkatkan koordinasi gerak.
Meningkatkan kelincahan.
Mengembangkan strategi bermain.
Memperkuat kerja sama tim.
Meningkatkan kebugaran jasmani.
Proyek PJBL
Judul Proyek
"Fair Play Invasi Challenge"
Tugas Kelompok
Setiap kelompok harus:
Menyelesaikan lintasan gerak lokomotor dan non-lokomotor.
Mempraktikkan teknik melempar dan menangkap bola.
Menyelesaikan lintasan menggiring bola zig-zag.
Mengikuti pertandingan permainan invasi sederhana.
Menerapkan sikap fair play selama seluruh kegiatan.
Produk proyek berupa:
Penyelesaian seluruh pos keterampilan.
Penampilan pada pertandingan mini.
Presentasi strategi dan evaluasi kelompok.
Assessment (Penilaian)
1. Penilaian Sikap
Aspek:
Disiplin
Tanggung jawab
Kerja sama
Fair Play (Sportivitas)
Percaya diri
Rubrik:
4 = Sangat Baik
3 = Baik
2 = Cukup
1 = Perlu Bimbingan
2. Penilaian Pengetahuan
Dilakukan melalui:
Pilihan ganda
Esai
Uraian
Presentasi hasil proyek
3. Penilaian Keterampilan
Aspek:
Ketepatan gerak lokomotor.
Ketepatan gerak non-lokomotor.
Ketepatan melempar bola.
Ketepatan menangkap bola.
Ketepatan menggiring bola.
Kerja sama tim.
Rubrik:
4 = Sangat Baik
3 = Baik
2 = Cukup
1 = Kurang
Soal Evaluasi
Pilihan Ganda
Tujuan permainan invasi adalah ....
A. Bermain sendiri
B. Menguasai daerah lawan dan memperoleh poin
C. Duduk di lapangan
D. Menghindari bola
Sikap fair play berarti ....
A. Bermain curang
B. Bermain jujur dan sportif
C. Bermain kasar
D. Bermain sesuka hati
Berlari termasuk gerak ....
A. Non-lokomotor
B. Manipulatif
C. Lokomotor
D. Pasif
Melempar bola termasuk gerak ....
A. Lokomotor
B. Manipulatif
C. Non-lokomotor
D. Diam
Saat menangkap bola, pandangan harus ....
A. Ke arah bola
B. Ke bawah
C. Ke samping
D. Menutup mata
Menggiring bola bertujuan ....
A. Menguasai bola saat bergerak
B. Menghentikan permainan
C. Mengurangi poin
D. Menghindari teman
Salah satu contoh permainan invasi adalah ....
A. Senam lantai
B. Bola basket
C. Renang
D. Atletik
Operan yang baik harus ....
A. Tepat sasaran
B. Sangat keras
C. Asal dilempar
D. Sangat pelan
Salah satu strategi permainan invasi adalah ....
A. Diam di satu tempat
B. Membuka ruang kosong
C. Bermain sendiri
D. Mengabaikan teman
Setelah berolahraga kita melakukan ....
A. Pendinginan
B. Tidur
C. Bermain game
D. Duduk sepanjang waktu
Esai
Apa yang dimaksud permainan invasi?
Sebutkan tiga contoh gerak manipulatif!
Mengapa fair play penting dalam pertandingan?
Apa manfaat menguasai teknik menggiring bola?
Mengapa komunikasi penting dalam permainan beregu?
Uraian
Jelaskan perbedaan gerak lokomotor, non-lokomotor, dan manipulatif beserta contohnya!
Jelaskan langkah-langkah melakukan teknik melempar dan menangkap bola yang benar!
Bagaimana strategi sederhana agar tim dapat mempertahankan penguasaan bola?
Mengapa kerja sama sangat penting dalam permainan invasi?
Ceritakan pengalaman kelompokmu saat mengikuti proyek "Fair Play Invasi Challenge"!
Kunci Jawaban
Pilihan Ganda
B
B
C
B
A
A
B
A
B
A
Jawaban Esai
Permainan invasi adalah permainan beregu yang bertujuan menguasai daerah lawan untuk memperoleh poin sambil mempertahankan daerah sendiri.
Melempar bola, menangkap bola, dan menggiring bola.
Agar pertandingan berlangsung jujur, tertib, aman, serta saling menghargai.
Agar pemain dapat menguasai bola, menghindari lawan, dan mendukung strategi tim.
Agar anggota tim dapat bekerja sama, saling memberi informasi, dan menjalankan strategi permainan dengan baik.
Jawaban Uraian
Gerak lokomotor adalah gerakan berpindah tempat (berjalan, berlari), gerak non-lokomotor adalah gerakan tanpa berpindah tempat (pivot, memutar badan), sedangkan gerak manipulatif adalah gerakan menggunakan bola (melempar, menangkap, menggiring bola).
Melempar dilakukan dengan memegang bola dengan benar, mengayunkan lengan, dan mengarahkan bola ke sasaran. Menangkap dilakukan dengan memusatkan perhatian pada arah bola, membuka kedua tangan, lalu menarik bola ke arah dada setelah tertangkap.
Tim dapat mempertahankan penguasaan bola dengan bergerak mencari ruang kosong, melakukan operan yang tepat, berkomunikasi dengan baik, dan menggiring bola secara terkontrol.
Kerja sama membuat strategi dapat dijalankan dengan baik, mempermudah penguasaan bola, meningkatkan peluang mencetak poin, serta menciptakan permainan yang kompak dan efektif.
Jawaban disesuaikan dengan pengalaman siswa selama mengikuti proyek "Fair Play Invasi Challenge" di lapangan.