Selasa, 11 Agustus 2026

Materi Ajar kelas 1a, 1b, 6a

 

PEMBELAJARAN PJOK KELAS 1

BAB 1 – AKTIVITAS POLA GERAK DASAR LOKOMOTOR


A. IDENTITAS BLOGGER

1. Hari/Tanggal : Rabu, 12 Agustus 2026
2. Nama Guru : Maulvi Nazir Ahmad, S.Pd
3. Fase/Kelas : A / 1
4. Mata Pelajaran : PJOK


B. SALAM SAPAAN KEPADA MURID


Halo anak-anak hebat kelas 1! πŸ‘‹πŸ˜Š 

Apa kabarnya hari ini? Semoga semuanya sehat, ceria, dan siap untuk belajar bersama.

Hari ini kita akan belajar PJOK dengan kegiatan yang menyenangkan. Kita akan bergerak, berjalan, berlari, melompat, dan menirukan gerakan beberapa hewan. 🐰🐸🐦

Sebelum mulai belajar, jangan lupa berdoa terlebih dahulu. Setelah itu, dengarkan penjelasan guru, ikuti setiap gerakan dengan tertib, dan jangan lupa selalu menjaga keselamatan diri dan teman.

Yuk, kita belajar sambil bergerak! πŸ’ͺπŸƒβ€β™‚οΈπŸƒβ€β™€οΈ

Wassalamu'alaikum warahmatullahi wabarakatuh.


C. MATA PELAJARAN : PJOK

1. Capaian Pembelajaran (CP)

Mempraktikkan keterampilan gerak fundamental dan menerapkannya dalam berbagai situasi gerak yang berbeda; mengeksplorasi berbagai strategi gerak; dan mengeksplorasi berbagai konsep gerak serta menyimpulkan efektivitasnya.

Pada Fase A, peserta didik diarahkan untuk menunjukkan berbagai aktivitas pola gerak dasar dan keterampilan gerak melalui peniruan dari berbagai sumber serta memahami konsep dan prinsip gerak yang benar.


2. Tujuan Pembelajaran (TP)

Setelah mengikuti pembelajaran, peserta didik diharapkan mampu:

  1. Mengenal pengertian sederhana gerak lokomotor.

  2. Menyebutkan contoh gerak lokomotor seperti berjalan, berlari, melompat, dan meloncat.

  3. Mempraktikkan gerak berjalan dengan benar.

  4. Mempraktikkan gerak berlari dengan benar.

  5. Mempraktikkan gerak melompat dan meloncat secara sederhana.

  6. Menirukan gerakan beberapa hewan sambil berpindah tempat.

  7. Melakukan aktivitas gerak dengan percaya diri, tertib, dan menyenangkan.

Prinsip Pembelajaran

a. Mindful (Berkesadaran)
Peserta didik menyadari posisi tubuh, arah gerakan, dan keselamatan saat melakukan aktivitas. Anak belajar memperhatikan instruksi guru serta memahami bahwa setiap gerakan dilakukan dengan hati-hati.

b. Meaningful (Bermakna)
Peserta didik menghubungkan gerak lokomotor dengan kegiatan sehari-hari, misalnya berjalan menuju kelas, berlari saat bermain, atau melompat ketika bermain.

c. Joyful (Menggembirakan)
Peserta didik belajar melalui permainan dan kegiatan menirukan gerakan hewan sehingga pembelajaran menjadi menyenangkan, aktif, dan tidak membosankan.


3. Alur Tujuan Pembelajaran (ATP)

Mempraktikkan keterampilan gerak fundamental dan menerapkannya dalam berbagai situasi gerak yang berbeda melalui aktivitas berjalan, berlari, melompat, meloncat, serta menirukan gerakan hewan.


4. Materi Pokok

BAB 1 – Aktivitas Pola Gerak Dasar Lokomotor

a. Gerak Menirukan Hewan

Peserta didik menirukan gerakan beberapa hewan, misalnya:

  • Berjalan seperti bebek πŸ¦†

  • Melompat seperti katak 🐸

  • Melompat seperti kelinci 🐰

  • Berjalan seperti penguin 🐧

  • Berlari kecil seperti anak ayam πŸ₯

b. Gerak Dasar Lokomotor

Gerak lokomotor adalah gerakan tubuh yang menyebabkan seseorang berpindah tempat.

Contohnya:

  • Berjalan

  • Berlari

  • Melompat

  • Meloncat


5. Alokasi Waktu

12 JP – 2 JP Γ— 6 pertemuan


6. Model/Metode Pembelajaran

Model Pembelajaran : PJBL (Project Based Learning)
Kegiatan : Praktik di Lapangan

Metode pembelajaran:

  • Demonstrasi

  • Praktik langsung

  • Bermain

  • Menirukan gerakan

  • Tanya jawab

  • Latihan

  • Permainan gerak


7. Media Pembelajaran/Alat Peraga

Media dan alat yang dapat digunakan:

  1. Cone/kerucut pembatas.

  2. Peluit.

  3. Bola plastik.

  4. Tali atau garis pembatas.

  5. Kartu gambar hewan.

  6. Kartu instruksi gerakan.

  7. Kapur lapangan.

  8. Speaker.

  9. Video pembelajaran.

  10. Lapangan sekolah yang aman dan bebas dari benda berbahaya.

Media utama: kartu gambar hewan dan lintasan sederhana di lapangan.

Contoh lintasan:

START β†’ BERJALAN β†’ BERLARI β†’ MELOMPAT β†’ MENIRUKAN HEWAN β†’ FINISH


8. Apersepsi

Guru mengawali pembelajaran dengan mengajukan pertanyaan sederhana:

Guru:
"Anak-anak, siapa yang tadi berjalan dari gerbang menuju kelas?"

"Siapa yang pernah berlari ketika bermain bersama teman?"

"Kalau katak bergerak bagaimana?" 🐸

"Kalau kelinci bergerak bagaimana?" 🐰

"Apakah saat berjalan atau berlari tubuh kita berpindah tempat?"

Guru kemudian menjelaskan:

"Nah, gerakan yang membuat tubuh kita berpindah dari satu tempat ke tempat lain disebut gerak lokomotor."

Guru memperagakan gerakan berjalan, berlari, melompat, dan meloncat.

Peserta didik kemudian mengikuti gerakan guru secara bersama-sama.


9. MATERI

a. Penjelasan Materi

Apa Itu Gerak Lokomotor?

Gerak lokomotor adalah gerakan yang membuat tubuh berpindah dari satu tempat ke tempat lainnya.

Contohnya adalah:

1. Berjalan

Berjalan adalah gerakan berpindah tempat dengan melangkahkan kaki secara bergantian.

Cara melakukan:

  • Berdiri tegak.

  • Pandangan ke depan.

  • Langkahkan kaki kanan.

  • Kemudian langkahkan kaki kiri.

  • Ayunkan tangan secara alami.

  • Berjalan dengan tertib dan tidak saling mendorong.

2. Berlari

Berlari adalah gerakan berpindah tempat dengan langkah yang lebih cepat daripada berjalan.

Cara melakukan:

  • Badan sedikit condong ke depan.

  • Pandangan ke arah depan.

  • Gerakkan kaki secara bergantian.

  • Ayunkan kedua tangan.

  • Berlari sesuai jalur yang ditentukan.

  • Jaga jarak dengan teman.

3. Melompat

Melompat adalah gerakan mengangkat tubuh dari tanah menggunakan satu atau dua kaki dan mendarat kembali dengan aman.

Contoh permainan:

"Lompat Garis"

Peserta didik melompat melewati garis yang dibuat menggunakan kapur.

4. Meloncat

Meloncat dilakukan dengan tolakan menggunakan kedua kaki dan mendarat menggunakan kedua kaki.

Peserta didik dapat melakukan latihan meloncat melewati garis atau benda rendah yang aman.


Gerak Menirukan Hewan

Gerak lokomotor dapat dilakukan dengan cara bermain dan menirukan gerakan hewan.

🐸 Katak

Anak melakukan gerakan melompat seperti katak dari satu tempat ke tempat lain.

🐰 Kelinci

Anak melakukan lompatan kecil ke depan seperti kelinci.

πŸ¦† Bebek

Anak berjalan sambil menirukan gerakan bebek.

🐧 Penguin

Anak berjalan dengan langkah kecil sambil menjaga keseimbangan.

πŸ₯ Anak Ayam

Anak berjalan atau berlari kecil sambil menirukan gerakan anak ayam.


Permainan Praktik: "Petualangan Gerak Hewan"

Guru membuat beberapa pos di lapangan.

Pos 1 – Jalan Bebek πŸ¦†
Peserta didik berjalan mengikuti lintasan.

Pos 2 – Lompat Katak 🐸
Peserta didik melakukan beberapa lompatan ke depan.

Pos 3 – Lompat Kelinci 🐰
Peserta didik melakukan lompatan kecil menuju garis berikutnya.

Pos 4 – Jalan Penguin 🐧
Peserta didik berjalan dengan langkah kecil menuju garis akhir.

Pos 5 – Lari Anak Ayam πŸ₯
Peserta didik berlari kecil menuju finish.

Aturan Permainan

  1. Dengarkan instruksi guru.

  2. Tunggu giliran dengan tertib.

  3. Tidak boleh mendorong teman.

  4. Lakukan gerakan sesuai contoh.

  5. Jaga jarak dengan teman.

  6. Utamakan keselamatan.

  7. Tetap semangat dan gembira.


b. Video Pembelajaran

Video pembelajaran yang sesuai dengan materi gerak lokomotor dan menirukan gerakan hewan:

https://www.youtube.com/watch?v=1VBVuCGrPac

Video tersebut membahas gerak lokomotor, termasuk berjalan, berlari, melompat, dan menirukan gerakan hewan.

Petunjuk untuk peserta didik:

  1. Saksikan video dengan tertib.

  2. Perhatikan contoh gerakannya.

  3. Kenali gerakan lokomotor yang ditampilkan.

  4. Setelah menonton, praktikkan gerakan bersama guru di lapangan.


c. ASSESSMENT / LATIHAN SOAL (POST TEST)

I. PILIHAN GANDA

Pilihlah jawaban yang paling tepat!

1. Gerak yang membuat tubuh berpindah tempat disebut gerak ....

A. diam
B. lokomotor
C. istirahat
D. duduk

2. Contoh gerak lokomotor adalah ....

A. berjalan
B. berdiri
C. duduk
D. diam

3. Saat berlari, pandangan sebaiknya ke arah ....

A. belakang
B. bawah terus
C. depan
D. samping terus

4. Hewan yang bergerak dengan melompat adalah ....

A. ikan
B. katak
C. burung
D. ular

5. Gerakan seperti kelinci dapat dilakukan dengan cara ....

A. melompat
B. duduk
C. tidur
D. diam

6. Saat melakukan aktivitas PJOK, kita harus menjaga ....

A. keselamatan
B. keributan
C. jarak yang terlalu dekat
D. teman agar jatuh

7. Sebelum melakukan olahraga sebaiknya kita melakukan ....

A. tidur
B. pemanasan
C. makan banyak
D. duduk diam

8. Gerakan berjalan seperti bebek termasuk gerak ....

A. lokomotor
B. diam
C. istirahat
D. duduk

9. Saat bermain bersama teman, kita tidak boleh ....

A. bekerja sama
B. menunggu giliran
C. mendorong teman
D. mengikuti aturan

10. Contoh gerak lokomotor yang dilakukan dengan cepat adalah ....

A. berlari
B. duduk
C. berdiri
D. tidur


II. ISIAN

Isilah titik-titik berikut dengan jawaban yang tepat!

1. Gerak berpindah tempat disebut gerak __________.

2. Berjalan dan berlari merupakan contoh gerak __________.

3. Hewan yang bergerak dengan melompat adalah __________.

4. Sebelum berolahraga kita melakukan __________.

5. Saat melakukan aktivitas olahraga kita harus menjaga __________.


III. ESSAY

Jawablah pertanyaan berikut dengan benar!

1. Apa yang dimaksud dengan gerak lokomotor?

2. Sebutkan tiga contoh gerak lokomotor!

3. Bagaimana cara melakukan gerakan berjalan yang benar?

4. Sebutkan dua hewan yang gerakannya dapat kita tirukan saat belajar PJOK!

5. Mengapa kita harus berhati-hati saat melakukan aktivitas olahraga bersama teman?


KUNCI JAWABAN

I. Pilihan Ganda

  1. B. lokomotor

  2. A. berjalan

  3. C. depan

  4. B. katak

  5. A. melompat

  6. A. keselamatan

  7. B. pemanasan

  8. A. lokomotor

  9. C. mendorong teman

  10. A. berlari

II. Isian

  1. lokomotor

  2. lokomotor

  3. katak

  4. pemanasan

  5. keselamatan

III. Essay

1. Gerak lokomotor adalah gerakan yang menyebabkan tubuh berpindah dari satu tempat ke tempat lain.

2. Contohnya berjalan, berlari, melompat, dan meloncat.

3. Berdiri tegak, pandangan ke depan, melangkahkan kaki secara bergantian, dan mengayunkan tangan secara alami.

4. Contohnya katak, kelinci, bebek, atau penguin.

5. Agar kegiatan olahraga berlangsung aman, tertib, dan tidak menyebabkan teman mengalami cedera.


10. KESIMPULAN MATERI

Gerak lokomotor adalah gerakan yang membuat tubuh berpindah tempat. Contoh gerak lokomotor antara lain berjalan, berlari, melompat, dan meloncat.

Gerak lokomotor dapat dipelajari melalui berbagai permainan yang menyenangkan, salah satunya adalah menirukan gerakan hewan.

Dengan melakukan aktivitas gerak lokomotor, peserta didik dapat belajar menggerakkan tubuh, menjaga keseimbangan, meningkatkan koordinasi gerak, serta belajar bekerja sama dan mengikuti aturan.

Pesan untuk anak-anak:

"Ayo bergerak, bermain, dan belajar dengan gembira! Jagalah keselamatan diri dan teman selama beraktivitas."

Tetap semangat belajar PJOK! πŸ’ͺπŸƒβ€β™‚οΈπŸƒβ€β™€οΈβ­

Wassalamu'alaikum warahmatullahi wabarakatuh.


PEMBELAJARAN PJOK KELAS 1B

BAB 1 – AKTIVITAS POLA GERAK DASAR LOKOMOTOR


A. IDENTITAS BLOGGER

1. Hari/Tanggal : Rabu, 12 Agustus 2026
2. Nama Guru : Maulvi Nazir Ahmad, S.Pd
3. Fase/Kelas : A / 1B
4. Mata Pelajaran : PJOK


B. SALAM SAPAAN KEPADA MURID


Halo anak-anak hebat kelas 1B! πŸ‘‹πŸ˜Š

Apa kabarnya hari ini?

Semoga semuanya sehat, ceria, dan siap mengikuti pembelajaran PJOK.

Hari ini kita akan belajar tentang Aktivitas Pola Gerak Dasar Lokomotor.

Kita akan mengenal apa itu gerak lokomotor, mengetahui macam-macam gerak lokomotor, serta mengenal gerakan beberapa hewan yang dapat kita tirukan.

Walaupun hari ini kita belajar di dalam kelas, kita tetap bisa belajar PJOK dengan cara yang menyenangkan melalui gambar, video, cerita, diskusi, permainan kartu, dan simulasi gerakan sederhana.

Sebelum memulai pembelajaran, mari kita berdoa terlebih dahulu.

Dengarkan penjelasan guru dengan baik, berani menjawab pertanyaan, dan jangan takut untuk mencoba.

Siap belajar PJOK?

Ayo kita belajar dengan semangat! πŸ’ͺ😊

Wassalamu'alaikum warahmatullahi wabarakatuh.


C. MATA PELAJARAN : PJOK

1. Capaian Pembelajaran (CP)

Mempraktikkan keterampilan gerak fundamental dan menerapkannya dalam berbagai situasi gerak yang berbeda; mengeksplorasi berbagai strategi gerak; dan mengeksplorasi berbagai konsep gerak serta menyimpulkan efektivitasnya.


2. TUJUAN PEMBELAJARAN (TP)

Setelah mengikuti pembelajaran, peserta didik diharapkan mampu:

  1. Menjelaskan pengertian sederhana gerak lokomotor.

  2. Menyebutkan contoh gerak lokomotor.

  3. Mengenali gerakan berjalan, berlari, melompat, dan meloncat.

  4. Membedakan gerak lokomotor dengan gerakan yang tidak berpindah tempat.

  5. Mengenali gerakan hewan yang memiliki pola gerak lokomotor.

  6. Menjelaskan manfaat melakukan gerak lokomotor bagi tubuh.

  7. Menunjukkan pemahaman tentang gerak lokomotor melalui gambar, cerita, kartu, dan simulasi sederhana.

Prinsip Pembelajaran

a. Mindful (Berkesadaran)

Peserta didik memperhatikan penjelasan guru, mengamati gambar dan video, serta menyadari bahwa gerakan tubuh harus dilakukan dengan benar dan aman.

Peserta didik juga diajak mengenali posisi tubuh dan memahami bahwa gerakan tertentu dapat membuat tubuh berpindah tempat.

b. Meaningful (Bermakna)

Peserta didik menghubungkan materi dengan pengalaman sehari-hari.

Contohnya:

  • Berjalan dari rumah menuju sekolah.

  • Berjalan menuju kantin.

  • Berlari ketika bermain.

  • Melompat saat bermain bersama teman.

Dengan demikian, peserta didik memahami bahwa gerak lokomotor tidak hanya ada dalam pelajaran PJOK, tetapi juga digunakan dalam kehidupan sehari-hari.

c. Joyful (Menggembirakan)

Pembelajaran dilakukan melalui:

  • Tebak gambar.

  • Tebak gerakan.

  • Cerita tentang hewan.

  • Kartu gerak.

  • Menonton video.

  • Diskusi kelompok.

  • Simulasi gerakan ringan di tempat.

Dengan demikian, pembelajaran PJOK tetap menyenangkan meskipun dilakukan di dalam kelas.


3. ALUR TUJUAN PEMBELAJARAN (ATP)

Mempraktikkan keterampilan gerak fundamental dan menerapkannya dalam berbagai situasi gerak yang berbeda melalui aktivitas berjalan, berlari, melompat, meloncat, serta menirukan gerakan hewan.


4. MATERI POKOK

BAB 1 – AKTIVITAS POLA GERAK DASAR LOKOMOTOR

a. Gerak Menirukan Hewan

Mengenal berbagai gerakan hewan yang dapat ditirukan, seperti:

  • Katak 🐸

  • Kelinci 🐰

  • Bebek πŸ¦†

  • Penguin 🐧

  • Anak ayam πŸ₯

b. Gerak Dasar Lokomotor

Mengenal berbagai gerakan yang menyebabkan tubuh berpindah tempat:

  • Berjalan

  • Berlari

  • Melompat

  • Meloncat


5. ALOKASI WAKTU

12 JP – 2 JP Γ— 6 pertemuan


6. MODEL/METODE PEMBELAJARAN

Model Pembelajaran : PBL (Problem Based Learning)

Tempat : Di dalam ruangan/kelas

Metode:

  • Ceramah interaktif

  • Tanya jawab

  • Pengamatan gambar

  • Pengamatan video

  • Diskusi kelompok

  • Permainan kartu

  • Simulasi gerak sederhana

  • Penugasan

  • Presentasi

Masalah Pembelajaran

Guru memberikan permasalahan kepada peserta didik:

"Bagaimana kita dapat mengetahui apakah suatu gerakan termasuk gerak lokomotor atau bukan?"

Peserta didik mengamati berbagai gambar dan contoh gerakan, kemudian berdiskusi untuk menemukan jawabannya.


7. MEDIA PEMBELAJARAN/ALAT PERAGA

Media yang digunakan:

  1. Gambar orang berjalan.

  2. Gambar orang berlari.

  3. Gambar orang melompat.

  4. Gambar orang meloncat.

  5. Gambar berbagai hewan.

  6. Kartu gerak lokomotor.

  7. Kartu gambar hewan.

  8. Video pembelajaran.

  9. Laptop/komputer.

  10. Proyektor/TV.

  11. Papan tulis.

  12. LKPD sederhana.

  13. Pensil dan krayon.

Contoh Kartu Gerak

KARTU 1

🚢
BERJALAN

KARTU 2

πŸƒ
BERLARI

KARTU 3

🦘
MELOMPAT

KARTU 4

⬆️
MELONCAT

Contoh Kartu Hewan

🐸 KATAK

🐰 KELINCI

πŸ¦† BEBEK

🐧 PENGUIN

πŸ₯ ANAK AYAM


8. APERSEPSI

Guru menunjukkan gambar seorang anak sedang berjalan.

Guru bertanya:

"Anak-anak, apa yang sedang dilakukan oleh anak pada gambar ini?"

Peserta didik menjawab:

"Berjalan."

Guru kemudian menunjukkan gambar anak sedang berlari.

"Kalau gambar ini sedang melakukan apa?"

Peserta didik:

"Berlari."

Guru bertanya:

"Apakah ketika berjalan dan berlari tubuh kita berpindah tempat?"

Peserta didik menjawab:

"Ya."

Guru kemudian mengatakan:

"Nah, gerakan yang membuat tubuh kita berpindah tempat disebut gerak lokomotor."

Guru menunjukkan gambar katak.

"Kalau katak bergerak dengan cara apa?"

Peserta didik menjawab:

"Melompat."

Guru kemudian menghubungkan dengan materi:

"Hari ini kita akan belajar mengenal gerak lokomotor dan gerakan hewan yang dapat kita tirukan."


9. MATERI

a. PENJELASAN MATERI

APA ITU GERAK LOKOMOTOR?

Anak-anak, tubuh kita dapat melakukan banyak sekali gerakan.

Ada gerakan yang membuat tubuh kita berpindah tempat, dan ada juga gerakan yang dilakukan tanpa berpindah tempat.

Gerakan yang membuat tubuh berpindah tempat disebut gerak lokomotor.

Contohnya:

Berjalan β†’ berpindah tempat

Berlari β†’ berpindah tempat

Melompat β†’ berpindah tempat

Meloncat β†’ berpindah tempat


MENGENAL GERAK BERJALAN

Berjalan merupakan salah satu gerak lokomotor.

Ketika kita berjalan, tubuh kita berpindah dari satu tempat menuju tempat lainnya.

Contoh dalam kehidupan sehari-hari:

  • Berjalan dari rumah ke sekolah.

  • Berjalan menuju kelas.

  • Berjalan menuju tempat duduk.

  • Berjalan bersama orang tua.

Ciri gerak berjalan:

  • Kaki bergerak bergantian.

  • Tubuh berpindah tempat.

  • Tangan dapat diayunkan.

  • Pandangan diarahkan ke depan.

Simulasi di kelas:

Guru meminta peserta didik menggerakkan kaki secara bergantian sambil tetap berada di tempat untuk memahami pola gerakan berjalan.


MENGENAL GERAK BERLARI

Berlari juga merupakan gerak lokomotor.

Berlari membuat tubuh berpindah tempat dengan lebih cepat daripada berjalan.

Contoh:

  • Berlari saat bermain.

  • Berlari mengejar bola.

  • Berlari menuju teman saat bermain.

Ciri gerak berlari:

  • Gerakan kaki lebih cepat.

  • Kedua tangan dapat diayunkan.

  • Tubuh bergerak lebih cepat.

  • Tubuh berpindah tempat.

Simulasi di kelas:

Peserta didik cukup melakukan gerakan kaki dan ayunan tangan seperti berlari tanpa berpindah tempat.


MENGENAL GERAK MELOMPAT

Melompat merupakan gerakan mengangkat tubuh dari permukaan kemudian mendarat kembali.

Melompat juga dapat menyebabkan tubuh berpindah tempat.

Contohnya:

  • Melompat melewati garis.

  • Melompat seperti katak.

  • Melompat saat bermain.

Dalam pembelajaran di kelas, peserta didik tidak perlu melakukan lompatan jauh.

Guru dapat meminta peserta didik memperagakan gerakan tangan dan kaki seperti akan melompat, atau melakukan gerakan kecil sesuai kondisi ruang kelas.


MENGENAL GERAK MELONCAT

Meloncat merupakan gerakan menggunakan tolakan kedua kaki dan mendarat kembali.

Contohnya dapat ditemukan dalam berbagai permainan anak.

Untuk pembelajaran di dalam kelas, peserta didik cukup mengamati gambar atau video, kemudian melakukan simulasi gerakan secara sederhana sesuai arahan guru.


GERAK MENIRUKAN HEWAN

Hewan juga memiliki berbagai macam cara bergerak.

Kita dapat belajar mengenal gerak lokomotor melalui gerakan hewan.

🐸 KATAK

Katak bergerak dengan cara melompat.

Gerak lokomotor: melompat.

Guru menunjukkan gambar katak kemudian bertanya:

"Bagaimana katak berpindah tempat?"

Jawaban:

"Dengan melompat."


🐰 KELINCI

Kelinci dapat bergerak dengan melakukan lompatan.

Gerak lokomotor: melompat.

Peserta didik dapat memperagakan gerakan kelinci menggunakan tangan dan ekspresi wajah tanpa harus berpindah tempat.


πŸ¦† BEBEK

Bebek dapat berjalan menggunakan kedua kakinya.

Gerak lokomotor: berjalan.

Peserta didik mengamati gambar bebek dan menirukan gerakan tangannya sambil tetap duduk atau berdiri di tempat.


🐧 PENGUIN

Penguin berjalan dengan langkah kecil.

Gerak lokomotor: berjalan.

Peserta didik dapat menirukan gaya berjalan penguin secara sederhana tanpa berpindah jauh.


πŸ₯ ANAK AYAM

Anak ayam dapat berjalan dan berlari kecil.

Gerak lokomotor: berjalan dan berlari.

Peserta didik dapat menirukan gerakan anak ayam dengan gerakan tangan seperti sayap.


PERBEDAAN GERAK LOKOMOTOR DAN NON-LOKOMOTOR

Guru menjelaskan dengan bahasa sederhana.

GERAK LOKOMOTOR

Tubuh berpindah tempat.

Contoh:

🚢 Berjalan
πŸƒ Berlari
🐸 Melompat
⬆️ Meloncat

GERAK NON-LOKOMOTOR

Tubuh tidak berpindah tempat.

Contoh:

πŸ™† Membungkuk
πŸ™‹ Mengayunkan tangan
↩️ Memutar badan
🀸 Meregangkan tubuh

Guru memberikan contoh sederhana agar peserta didik dapat membedakan kedua jenis gerakan.


AKTIVITAS PBL: "TEBAK GERAK"

Tahap 1 – Mengamati Masalah

Guru menampilkan beberapa gambar:

🚢 Anak berjalan
πŸƒ Anak berlari
🧍 Anak berdiri
πŸ™† Anak membungkuk
🐸 Katak melompat

Guru bertanya:

"Mana saja yang termasuk gerak lokomotor?"


Tahap 2 – Berdiskusi

Peserta didik dibagi menjadi kelompok kecil.

Setiap kelompok mendapatkan beberapa kartu gambar.

Tugas kelompok:

Pisahkan kartu menjadi dua kelompok:

KELOMPOK A

Gerak Lokomotor

KELOMPOK B

Bukan Gerak Lokomotor

Peserta didik berdiskusi dengan teman.


Tahap 3 – Menemukan Jawaban

Peserta didik mencari tahu:

"Apakah tubuh berpindah tempat ketika melakukan gerakan tersebut?"

Jika berpindah tempat, maka termasuk:

GERAK LOKOMOTOR

Jika tidak berpindah tempat, maka bukan gerak lokomotor.


Tahap 4 – Presentasi Kelompok

Setiap kelompok menunjukkan hasil pengelompokkan kartu.

Contoh:

Kelompok 1

🚢 Berjalan β†’ Lokomotor
πŸƒ Berlari β†’ Lokomotor
🐸 Melompat β†’ Lokomotor

Guru memberikan apresiasi:

"Hebat! Kelompok 1 sudah dapat membedakan gerak lokomotor."


Tahap 5 – Simulasi Sederhana

Guru menyebutkan sebuah gerakan.

Peserta didik memberikan respons:

Jika gerak lokomotor:

πŸ‘ Tepuk satu kali

Jika bukan gerak lokomotor:

πŸ‘πŸ‘ Tepuk dua kali

Contoh:

Guru:

"Berjalan!"

Peserta didik:

πŸ‘

Guru:

"Duduk!"

Peserta didik:

πŸ‘πŸ‘

Guru:

"Berlari!"

Peserta didik:

πŸ‘

Kegiatan ini dilakukan tanpa perlu berpindah tempat.


b. VIDEO PEMBELAJARAN

Video pembelajaran digunakan sebagai media untuk membantu peserta didik melihat contoh gerak lokomotor secara visual.

Video Pembelajaran Gerak Lokomotor dan Gerakan Hewan:

Video Pembelajaran Gerak Lokomotor

Tugas setelah menonton video:

Peserta didik diminta menjawab:

  1. Apa yang dimaksud dengan gerak lokomotor?

  2. Gerakan apa saja yang termasuk gerak lokomotor?

  3. Hewan apa yang bergerak dengan melompat?

  4. Hewan apa yang bergerak dengan berjalan?

  5. Mengapa berjalan termasuk gerak lokomotor?


c. ASSESSMENT / LATIHAN SOAL (POST TEST)

I. PILIHAN GANDA

Pilihlah jawaban yang paling tepat!

1. Gerak yang membuat tubuh berpindah tempat disebut gerak ....

A. lokomotor
B. diam
C. duduk
D. tidur

2. Contoh gerak lokomotor adalah ....

A. berjalan
B. berdiri
C. duduk
D. membungkuk

3. Berlari termasuk gerak ....

A. lokomotor
B. diam
C. non-lokomotor
D. istirahat

4. Hewan yang bergerak dengan melompat adalah ....

A. ikan
B. katak
C. ayam
D. burung

5. Kelinci dapat bergerak dengan cara ....

A. melompat
B. berenang
C. terbang
D. tidur

6. Bebek dapat bergerak dengan cara ....

A. berjalan
B. terbang tinggi
C. berenang saja
D. diam

7. Gerakan membungkukkan badan tanpa berpindah tempat termasuk gerak ....

A. non-lokomotor
B. lokomotor
C. berjalan
D. berlari

8. Contoh gerak lokomotor adalah ....

A. meloncat
B. berdiri
C. duduk
D. memutar tangan

9. Saat melihat gambar gerak, kita harus ....

A. mengamati dengan baik
B. mengganggu teman
C. berteriak
D. meninggalkan kelas

10. Berjalan dari rumah menuju sekolah termasuk gerak ....

A. lokomotor
B. non-lokomotor
C. diam
D. duduk


II. ISIAN

Isilah titik-titik berikut dengan jawaban yang tepat!

  1. Gerak yang menyebabkan tubuh berpindah tempat disebut gerak __________.

  2. Berjalan dan berlari termasuk gerak __________.

  3. Katak bergerak dengan cara __________.

  4. Kelinci dapat bergerak dengan cara __________.

  5. Gerakan yang dilakukan tanpa berpindah tempat disebut gerak __________.


III. ESSAY

Jawablah pertanyaan berikut dengan benar!

  1. Apa yang dimaksud dengan gerak lokomotor?

  2. Sebutkan tiga contoh gerak lokomotor!

  3. Sebutkan dua hewan yang gerakannya dapat kita tirukan!

  4. Mengapa berjalan termasuk gerak lokomotor?

  5. Apa perbedaan gerak lokomotor dan non-lokomotor?


KUNCI JAWABAN

I. PILIHAN GANDA

  1. A. lokomotor

  2. A. berjalan

  3. A. lokomotor

  4. B. katak

  5. A. melompat

  6. A. berjalan

  7. A. non-lokomotor

  8. A. meloncat

  9. A. mengamati dengan baik

  10. A. lokomotor


II. ISIAN

  1. lokomotor

  2. lokomotor

  3. melompat

  4. melompat

  5. non-lokomotor


III. ESSAY

1. Gerak lokomotor adalah gerakan yang menyebabkan tubuh berpindah dari satu tempat ke tempat lainnya.

2. Berjalan, berlari, melompat, dan meloncat.

3. Katak, kelinci, bebek, penguin, atau anak ayam.

4. Karena ketika berjalan tubuh berpindah dari satu tempat ke tempat lainnya.

5. Gerak lokomotor menyebabkan tubuh berpindah tempat, sedangkan gerak non-lokomotor dilakukan tanpa berpindah tempat.


10. KESIMPULAN MATERI

Gerak lokomotor adalah gerakan yang menyebabkan tubuh berpindah tempat.

Contoh gerak lokomotor adalah:

🚢 Berjalan

πŸƒ Berlari

🐸 Melompat

⬆️ Meloncat

Kita juga dapat mengenal gerak lokomotor melalui gerakan hewan.

Contohnya:

🐸 Katak β†’ melompat

🐰 Kelinci β†’ melompat

πŸ¦† Bebek β†’ berjalan

🐧 Penguin β†’ berjalan

πŸ₯ Anak ayam β†’ berjalan atau berlari kecil

Gerak lokomotor berbeda dengan gerak non-lokomotor. Gerak lokomotor membuat tubuh berpindah tempat, sedangkan gerak non-lokomotor dilakukan tanpa berpindah tempat.

Walaupun pembelajaran dilakukan di dalam kelas, kita tetap dapat mempelajari PJOK dengan menyenangkan melalui gambar, video, kartu, diskusi, permainan tebak gerak, dan simulasi sederhana.

PESAN UNTUK ANAK-ANAK

"Tubuh kita diciptakan untuk bergerak. Yuk, kenali berbagai gerakan, jaga kesehatan tubuh, dan lakukan aktivitas dengan aman!" πŸ’ͺ😊⭐

Tetap semangat belajar PJOK, anak-anak hebat kelas 1B!

Wassalamu'alaikum warahmatullahi wabarakatuh.


PEMBELAJARAN PJOK KELAS 6

BAB 1 – AKTIVITAS POLA GERAK DASAR LOKOMOTOR, NON-LOKOMOTOR, DAN MANIPULATIF MELALUI AKTIVITAS PERMAINAN INVASI


A. IDENTITAS BLOGGER

1. Hari/Tanggal : Rabu, 12 Agustus 2026
2. Nama Guru : Maulvi Nazir Ahmad, S.Pd
3. Fase/Kelas : C / 6
4. Mata Pelajaran : PJOK


B. SALAM SAPAAN KEPADA MURID


Halo anak-anak kelas 6! πŸ‘‹

Apa kabarnya hari ini? Semoga sehat dan siap belajar PJOK.

Hari ini kita akan belajar tentang pola gerak dasar dalam permainan bola basket. Kita akan mengenal gerak lokomotor, non-lokomotor, manipulatif, serta variasi menggiring bola dengan tangan.

Mari ikuti pembelajaran dengan fokus dan semangat.

Wassalamu'alaikum warahmatullahi wabarakatuh.


C. MAPEL : PJOK

1. Capaian Pembelajaran (CP)

Menyesuaikan keterampilan gerak melintasi berbagai situasi gerak; mentransfer strategi gerak yang sudah dikuasai ke dalam berbagai situasi gerak yang berbeda; dan menginvestigasi berbagai konsep gerak yang dapat diterapkan untuk meningkatkan capaian keterampilan gerak.


2. Tujuan Pembelajaran (TP)

Setelah mengikuti pembelajaran, peserta didik mampu:

  1. Menjelaskan pengertian permainan invasi melalui permainan bola basket.

  2. Mengidentifikasi pola gerak lokomotor dalam permainan bola basket.

  3. Mengidentifikasi pola gerak non-lokomotor dalam permainan bola basket.

  4. Mengidentifikasi pola gerak manipulatif dalam permainan bola basket.

  5. Menjelaskan variasi menggiring bola menggunakan tangan.

  6. Menganalisis penggunaan gerak dasar dalam situasi permainan bola basket.

  7. Menjelaskan pentingnya kerja sama dan strategi dalam permainan bola basket.

Prinsip Pembelajaran

Mindful (Berkesadaran):
Peserta didik memperhatikan dan memahami fungsi setiap gerakan dalam permainan bola basket.

Meaningful (Bermakna):
Peserta didik menghubungkan materi dengan pengalaman melihat atau memainkan permainan bola basket.

Joyful (Menggembirakan):
Peserta didik belajar melalui gambar, video, permainan tebak gerak, dan diskusi situasi permainan.


3. Alur Tujuan Pembelajaran (ATP)

Menyesuaikan keterampilan gerak melintasi berbagai situasi gerak melalui pemahaman pola gerak dasar lokomotor, non-lokomotor, dan manipulatif dalam aktivitas permainan bola basket.


4. Materi Pokok

BAB 1 – AKTIVITAS POLA GERAK DASAR LOKOMOTOR, NON-LOKOMOTOR, DAN MANIPULATIF MELALUI AKTIVITAS PERMAINAN INVASI

a. Pola Gerak Dasar Lokomotor, Non-Lokomotor, dan Manipulatif Melalui Aktivitas Permainan Bola Basket

  • Berjalan.

  • Berlari.

  • Berhenti.

  • Mengubah arah.

  • Membungkuk.

  • Memutar badan.

  • Mengoper bola.

  • Menangkap bola.

  • Menggiring bola.

b. Modifikasi Pola Gerak Dasar Lokomotor, Non-Lokomotor, dan Manipulatif Melalui Aktivitas Permainan Bola Basket

  • Modifikasi jumlah pemain.

  • Modifikasi ukuran lapangan.

  • Modifikasi aturan permainan.

  • Modifikasi jarak.

  • Modifikasi sasaran.

c. Modifikasi Pola Gerak Dasar Variasi Menggiring Bola Tangan

  • Menggiring menggunakan tangan kanan.

  • Menggiring menggunakan tangan kiri.

  • Menggiring dengan perubahan arah.

  • Menggiring dengan perubahan kecepatan.

  • Menggiring sambil melindungi bola dari lawan.


5. Alokasi Waktu

12 JP – 2 JP Γ— 6 pertemuan


6. Model/Metode Pembelajaran

Model Pembelajaran : PBL (Problem Based Learning)

Pelaksanaan : Teori dalam kelas

Metode:

  • Ceramah interaktif.

  • Tanya jawab.

  • Pengamatan gambar.

  • Video pembelajaran.

  • Diskusi kelompok.

  • Analisis situasi permainan.

  • Pemecahan masalah.

Masalah Pembelajaran:

"Apa yang harus dilakukan pemain bola basket ketika membawa bola dan menghadapi pemain lawan?"

Peserta didik menganalisis pilihan gerak yang tepat berdasarkan situasi tersebut.


7. Media Pembelajaran/Alat Peraga

Media dan alat peraga maksimal 5:

  1. Bola basket – sebagai contoh alat permainan.

  2. Gambar/poster teknik dasar bola basket.

  3. Kartu situasi permainan.

  4. Laptop/Proyektor – untuk menampilkan video.

  5. LKPD – untuk kegiatan analisis dan diskusi.


8. Apersepsi

Guru menunjukkan gambar pemain bola basket.

Guru bertanya:

"Anak-anak, olahraga apa yang ada pada gambar ini?"

Peserta didik menjawab:

"Bola basket."

Guru bertanya:

"Apa yang dilakukan pemain ketika membawa bola?"

Peserta didik menjawab:

"Menggiring bola."

Guru melanjutkan:

"Selain menggiring bola, gerakan apa lagi yang digunakan?"

Peserta didik menyebutkan:

"Berjalan, berlari, mengoper, menangkap, dan melompat."

Guru menyampaikan:

"Hari ini kita akan mempelajari pola gerak tersebut dalam permainan bola basket."


9. MATERI

a. PENJELASAN MATERI

1. Permainan Bola Basket sebagai Permainan Invasi

Bola basket merupakan salah satu contoh permainan invasi.

Permainan dilakukan oleh dua tim yang berusaha memasukkan bola ke keranjang lawan untuk memperoleh angka.

Dalam permainan bola basket, pemain harus mampu:

  • Menguasai bola.

  • Menggiring bola.

  • Mengoper bola.

  • Menangkap bola.

  • Bergerak mencari ruang.

  • Menghindari lawan.

  • Bekerja sama dengan teman.

  • Menyerang dan mempertahankan daerah permainan.


2. POLA GERAK LOKOMOTOR DALAM BOLA BASKET

Gerak lokomotor adalah gerakan yang menyebabkan tubuh berpindah tempat.

Contohnya dalam permainan bola basket:

Berjalan

Pemain berjalan menuju posisi tertentu atau mencari tempat yang tepat.

Berlari

Pemain berlari untuk mencari ruang, mengikuti lawan, atau melakukan serangan.

Mengubah Arah

Pemain mengubah arah gerak untuk menghindari lawan atau mencari ruang kosong.

Berhenti

Pemain berhenti untuk mengontrol posisi tubuh dan menentukan gerakan berikutnya.

Contoh:

Pemain membawa bola β†’ melihat ruang kosong β†’ berlari menuju ruang tersebut.

Gerakan tersebut menggunakan pola lokomotor.


3. POLA GERAK NON-LOKOMOTOR DALAM BOLA BASKET

Gerak non-lokomotor adalah gerakan yang dilakukan tanpa berpindah tempat.

Contohnya:

  • Membungkuk.

  • Menekuk lutut.

  • Memutar badan.

  • Mengayunkan tangan.

  • Menjaga keseimbangan.

Dalam permainan bola basket, gerakan ini digunakan ketika:

  • Bersiap menerima bola.

  • Melindungi bola.

  • Menjaga keseimbangan.

  • Bersiap mengoper.

  • Mengubah posisi tubuh.


4. POLA GERAK MANIPULATIF DALAM BOLA BASKET

Gerak manipulatif adalah gerakan yang melibatkan penguasaan benda, dalam hal ini bola basket.

Contohnya:

  • Melempar.

  • Menangkap.

  • Mengoper.

  • Menggiring.

Gerak manipulatif sangat penting karena pemain harus mampu mengontrol dan menguasai bola selama permainan.


5. MENGGIRING BOLA DENGAN TANGAN

Menggiring bola adalah gerakan memantulkan bola ke lantai secara berulang menggunakan satu tangan.

Tujuan menggiring bola antara lain:

  • Membawa bola menuju daerah tertentu.

  • Mencari ruang.

  • Menghindari lawan.

  • Membantu melakukan serangan.

Hal yang perlu diperhatikan:

  1. Bola dikontrol dengan satu tangan.

  2. Lutut sedikit ditekuk.

  3. Tubuh dalam posisi seimbang.

  4. Bola dipantulkan dengan terkontrol.

  5. Pandangan tidak hanya tertuju pada bola.

  6. Pemain memperhatikan posisi teman dan lawan.


6. VARIASI MENGGIRING BOLA

a. Menggiring dengan Tangan Kanan

Bola dikontrol menggunakan tangan kanan.

b. Menggiring dengan Tangan Kiri

Bola dikontrol menggunakan tangan kiri.

c. Menggiring dengan Perubahan Arah

Pemain mengubah arah ketika menggiring untuk menghindari lawan.

d. Menggiring dengan Perubahan Kecepatan

Pemain dapat mempercepat atau memperlambat gerakan sesuai situasi.

e. Menggiring Sambil Melindungi Bola

Pemain menggunakan posisi tubuh untuk menjaga bola agar tidak mudah direbut lawan.


7. MODIFIKASI PERMAINAN BOLA BASKET

Permainan bola basket dapat dimodifikasi agar sesuai dengan kemampuan pemain.

Contohnya:

Modifikasi Jumlah Pemain

Jumlah pemain dapat dikurangi agar setiap pemain lebih banyak mendapatkan kesempatan memegang bola.

Modifikasi Lapangan

Ukuran lapangan dapat disesuaikan dengan kondisi dan tujuan pembelajaran.

Modifikasi Aturan

Aturan dapat dibuat lebih sederhana agar peserta didik lebih mudah memahami permainan.

Modifikasi Jarak

Jarak mengoper atau menggiring bola dapat disesuaikan dengan kemampuan pemain.

Modifikasi Sasaran

Sasaran permainan dapat dibuat lebih mudah untuk membantu peserta didik memahami tujuan permainan.


8. ANALISIS SITUASI PERMAINAN

Situasi 1

Seorang pemain membawa bola. Di depannya terdapat pemain lawan.

Apa yang dapat dilakukan?

Jawaban:

Pemain dapat mengubah arah, mencari ruang kosong, menggiring bola dengan lebih terkontrol, atau mengoper kepada teman.


Situasi 2

Seorang pemain membawa bola dan melihat temannya berada di posisi yang lebih bebas.

Apa yang sebaiknya dilakukan?

Jawaban:

Mengoper bola kepada teman yang berada di posisi lebih baik.


Situasi 3

Seorang pemain melihat ruang kosong di sisi kanan.

Apa yang dapat dilakukan?

Jawaban:

Bergerak menuju ruang kosong sambil tetap memperhatikan bola, teman, dan lawan.


AKTIVITAS PBL

"PEMECAHAN MASALAH DALAM PERMAINAN BOLA BASKET"

Tahap 1 – Orientasi Masalah

Guru memberikan situasi:

"Kamu sedang menggiring bola. Di depanmu ada lawan, tetapi temanmu berada di sisi kanan dan tidak dijaga. Apa yang sebaiknya kamu lakukan?"


Tahap 2 – Diskusi

Peserta didik berdiskusi dalam kelompok.

Pertanyaan:

  1. Apa masalahnya?

  2. Gerakan apa yang dapat dilakukan?

  3. Apakah bola sebaiknya digiring?

  4. Apakah bola sebaiknya dioper?

  5. Mengapa memilih gerakan tersebut?


Tahap 3 – Menentukan Solusi

Contoh solusi:

Mengoper bola kepada teman yang berada di sisi kanan.

Alasannya:

Teman berada dalam posisi yang lebih bebas sehingga peluang melanjutkan serangan menjadi lebih baik.


Tahap 4 – Presentasi

Kelompok menyampaikan hasil diskusi secara singkat.

Contoh:

"Menurut kelompok kami, bola sebaiknya dioper kepada teman di sebelah kanan karena posisinya lebih bebas dari lawan."


Tahap 5 – Refleksi

Guru bertanya:

"Apa yang paling penting dalam permainan bola basket selain kemampuan menggiring bola?"

Peserta didik diharapkan menjawab:

"Kerja sama, strategi, dan kemampuan mengambil keputusan."


b. VIDEO PEMBELAJARAN

Video digunakan untuk membantu peserta didik melihat contoh teknik dasar permainan bola basket.

https://www.youtube.com/watch?v=tYqqOYHN0xU

Setelah menonton video, peserta didik menjawab:

  1. Gerak lokomotor apa yang terlihat?

  2. Gerak manipulatif apa yang terlihat?

  3. Bagaimana cara pemain menggiring bola?

  4. Mengapa pemain harus memperhatikan posisi lawan?

  5. Mengapa kerja sama penting dalam permainan bola basket?


c. ASSESSMENT / LATIHAN SOAL (POST TEST)

I. PILIHAN GANDA

Pilihlah jawaban yang paling tepat!

1. Bola basket merupakan salah satu contoh permainan ....

A. invasi
B. air
C. senam
D. atletik

2. Gerakan berlari dalam permainan bola basket termasuk gerak ....

A. manipulatif
B. lokomotor
C. non-lokomotor
D. keseimbangan

3. Gerakan memutar badan tanpa berpindah tempat termasuk gerak ....

A. lokomotor
B. manipulatif
C. non-lokomotor
D. berlari

4. Menggiring bola merupakan gerak ....

A. manipulatif
B. non-lokomotor
C. diam
D. keseimbangan

5. Tujuan menggiring bola adalah ....

A. membawa dan mengontrol bola
B. membuang bola
C. menghentikan permainan
D. meninggalkan lapangan

6. Saat menggiring bola, pemain sebaiknya ....

A. hanya melihat bola
B. memperhatikan bola dan situasi sekitar
C. menutup mata
D. berhenti bergerak

7. Jika teman berada dalam posisi yang lebih bebas, pemain dapat ....

A. mengoper bola
B. membuang bola
C. meninggalkan permainan
D. berhenti bermain

8. Salah satu bentuk modifikasi permainan bola basket adalah ....

A. mengubah jumlah pemain
B. menghilangkan bola
C. menghilangkan semua aturan
D. tidak menggunakan sasaran

9. Mengubah arah saat menggiring bola dapat digunakan untuk ....

A. menghindari lawan
B. menghentikan permainan
C. membuang bola
D. meninggalkan teman

10. Dalam permainan bola basket, kerja sama diperlukan agar ....

A. permainan dapat berjalan dengan baik
B. pemain bermain sendiri
C. bola tidak boleh dioper
D. pemain tidak perlu bergerak


II. ISIAN

Isilah titik-titik berikut dengan jawaban yang tepat!

  1. Bola basket termasuk permainan __________.

  2. Berjalan dan berlari termasuk gerak __________.

  3. Memutar badan tanpa berpindah tempat termasuk gerak __________.

  4. Menggiring bola termasuk gerak __________.

  5. Menggiring bola dilakukan dengan cara memantulkan bola ke __________.


III. ESSAY

Jawablah pertanyaan berikut dengan benar!

  1. Apa yang dimaksud dengan permainan invasi?

  2. Jelaskan perbedaan gerak lokomotor, non-lokomotor, dan manipulatif!

  3. Sebutkan tiga contoh gerak yang digunakan dalam permainan bola basket!

  4. Apa tujuan menggiring bola dalam permainan bola basket?

  5. Apa yang sebaiknya dilakukan ketika pemain membawa bola dan melihat teman berada dalam posisi yang lebih bebas?


KUNCI JAWABAN

I. PILIHAN GANDA

  1. A. invasi

  2. B. lokomotor

  3. C. non-lokomotor

  4. A. manipulatif

  5. A. membawa dan mengontrol bola

  6. B. memperhatikan bola dan situasi sekitar

  7. A. mengoper bola

  8. A. mengubah jumlah pemain

  9. A. menghindari lawan

  10. A. permainan dapat berjalan dengan baik


II. ISIAN

  1. invasi

  2. lokomotor

  3. non-lokomotor

  4. manipulatif

  5. lantai


III. ESSAY

1.

Permainan invasi adalah permainan beregu yang bertujuan menyerang daerah lawan untuk mencapai sasaran sekaligus mempertahankan daerah sendiri.

2.

Gerak lokomotor adalah gerakan yang menyebabkan tubuh berpindah tempat. Gerak non-lokomotor dilakukan tanpa berpindah tempat. Gerak manipulatif adalah gerakan yang melibatkan penguasaan atau penggunaan benda seperti bola.

3.

Berjalan, berlari, mengubah arah, mengoper, menangkap, dan menggiring bola.

4.

Untuk membawa dan mengontrol bola, mencari ruang, menghindari lawan, serta membantu melakukan serangan.

5.

Pemain dapat mengoper bola kepada teman yang berada dalam posisi lebih bebas agar permainan dapat dilanjutkan dengan lebih efektif.


10. KESIMPULAN MATERI

Bola basket merupakan salah satu permainan invasi yang membutuhkan kemampuan bergerak, menguasai bola, bekerja sama, dan mengambil keputusan.

Dalam permainan bola basket terdapat tiga pola gerak dasar:

1. Lokomotor
Gerakan berpindah tempat, seperti berjalan, berlari, dan mengubah arah.

2. Non-lokomotor
Gerakan tanpa berpindah tempat, seperti membungkuk, menekuk lutut, dan memutar badan.

3. Manipulatif
Gerakan yang melibatkan bola, seperti mengoper, menangkap, dan menggiring bola.

Menggiring bola dengan tangan dapat dilakukan menggunakan tangan kanan maupun kiri, serta dapat divariasikan dengan perubahan arah dan kecepatan.

Permainan juga dapat dimodifikasi melalui perubahan jumlah pemain, ukuran lapangan, aturan, jarak, dan sasaran.

Dalam permainan bola basket, pemain tidak hanya membutuhkan keterampilan gerak, tetapi juga harus mampu membaca situasi, bekerja sama, mencari ruang, dan mengambil keputusan yang tepat.

PESAN PEMBELAJARAN

"Pemain basket yang baik bukan hanya mampu menguasai bola, tetapi juga mampu berpikir, bekerja sama, dan memilih gerakan yang tepat." πŸ€πŸ’ͺ

Tetap semangat belajar PJOK, anak-anak hebat kelas 6!

Wassalamu'alaikum warahmatullahi wabarakatuh.

Minggu, 09 Agustus 2026

Materi Ajar Kelas 2,3,4,5

  

Materi PJOK Kelas 2: Aktivitas Pola Gerak Dasar Lokomotor

Pada pelajaran Pendidikan Jasmani, Olahraga, dan Kesehatan (PJOK), kita belajar berbagai gerakan dasar yang membuat tubuh menjadi sehat, kuat, dan aktif. Gerakan seperti berjalan, berlari, melompat, dan meloncat merupakan gerak dasar yang sering kita lakukan setiap hari.


Identitas Pembelajaran

Nama Guru: Maulvi Nazir Ahmad, S.Pd

Mata Pelajaran: PJOK

Kelas: II (Dua)

Hari/Tanggal: Senin, 10 Agustus 2026

Materi: BAB 1 Aktivitas Pola Gerak Dasar Lokomotor

  • Pola Gerak Dasar Jalan, Lari, Lompat, dan Loncat

  • Jalan, Lari, Lompat, dan Loncat dalam Permainan Sederhana

  • Mengenal Konsep Fair Play dalam Permainan Sederhana


Tujuan Pembelajaran

Setelah mengikuti pembelajaran, siswa mampu:

  • Menjelaskan pengertian gerak dasar lokomotor.

  • Menyebutkan macam-macam gerak jalan, lari, lompat, dan loncat.

  • Mengidentifikasi penggunaan gerak lokomotor dalam permainan sederhana.

  • Menjelaskan pengertian fair play.

  • Membiasakan sikap jujur, disiplin, dan kerja sama saat bermain.


Metode Pembelajaran (PBL – Problem Based Learning di Dalam Kelas)

Langkah-langkah

1. Orientasi Masalah

Guru menunjukkan gambar anak-anak yang sedang bermain.

Guru bertanya:

"Mengapa saat bermain kita harus dapat berjalan, berlari, melompat, dan meloncat dengan baik?"

"Apa yang akan terjadi jika teman bermain tidak mau menaati aturan permainan?"


2. Mengorganisasi Siswa

Siswa dibagi menjadi beberapa kelompok kecil.

Setiap kelompok memperoleh gambar aktivitas gerak dan situasi permainan sederhana untuk didiskusikan.


3. Membimbing Penyelidikan

Siswa mengamati gambar kemudian mendiskusikan:

  • Gerakan apa yang dilakukan pada gambar.

  • Kapan gerakan tersebut digunakan.

  • Mengapa harus mengikuti aturan permainan.

  • Sikap apa yang menunjukkan fair play.

Guru membimbing setiap kelompok selama diskusi berlangsung.


4. Mengembangkan dan Menyajikan Hasil

Perwakilan kelompok mempresentasikan hasil diskusi mengenai:

  • Jenis-jenis gerak lokomotor.

  • Contoh permainan sederhana.

  • Pentingnya fair play saat bermain.

Kelompok lain memberikan tanggapan.


5. Menganalisis dan Mengevaluasi

Guru bersama siswa menyimpulkan materi.

Guru memberikan penguatan mengenai pentingnya gerak lokomotor dan sikap fair play dalam kehidupan sehari-hari.


Alat dan Media

  • Buku PJOK

  • Gambar gerak berjalan, berlari, melompat, dan meloncat

  • Poster fair play

  • Video pembelajaran (opsional)

  • Lembar Kerja Peserta Didik (LKPD)

  • Kartu gambar aktivitas


Materi Pembelajaran

Pengertian Gerak Lokomotor

Gerak lokomotor adalah gerakan berpindah tempat dari satu tempat ke tempat lain.

Gerakan ini membantu kita melakukan berbagai aktivitas sehari-hari.


Pola Gerak Dasar Jalan

Berjalan adalah gerakan berpindah tempat dengan langkah kaki secara bergantian.

Contoh:

  • Berjalan menuju kelas.

  • Berjalan ke perpustakaan.

  • Berjalan saat antre.

Manfaat berjalan:

  • Menyehatkan tubuh.

  • Melatih keseimbangan.

  • Menguatkan otot kaki.


Pola Gerak Dasar Lari

Berlari adalah gerakan berpindah tempat dengan kecepatan lebih tinggi daripada berjalan.

Contoh:

  • Bermain kejar-kejaran.

  • Mengikuti lomba lari.

  • Bermain estafet sederhana.


Pola Gerak Dasar Lompat

Melompat dilakukan menggunakan satu kaki sebagai tumpuan.

Contoh:

  • Melompati garis.

  • Bermain engklek.


Pola Gerak Dasar Loncat

Meloncat dilakukan menggunakan dua kaki sebagai tumpuan.

Contoh:

  • Meloncat melewati tali rendah.

  • Meloncat ke depan.


Jalan, Lari, Lompat, dan Loncat dalam Permainan Sederhana

Gerak-gerak tersebut dapat digunakan dalam permainan sederhana seperti:

  • Permainan estafet.

  • Lompat garis.

  • Kejar-kejaran.

  • Permainan mencari pasangan.

  • Permainan rintangan sederhana.


Mengenal Konsep Fair Play

Fair play berarti bermain dengan jujur, mematuhi aturan, menghargai teman, dan menerima hasil permainan dengan baik.

Contoh sikap fair play:

  • Tidak curang.

  • Menunggu giliran.

  • Menghargai teman.

  • Bermain sesuai aturan.

  • Mau bekerja sama.


Manfaat Gerak Lokomotor

  • Tubuh menjadi sehat.

  • Melatih kekuatan otot.

  • Meningkatkan keseimbangan.

  • Menambah kelincahan.

  • Membuat tubuh lebih aktif.


Hal yang Harus Dihindari

  • Mendorong teman.

  • Bermain curang.

  • Tidak mengikuti aturan.

  • Mengejek teman.

  • Mengganggu teman saat bermain.


Assessment (Penilaian)

1. Penilaian Sikap

Aspek:

  • Disiplin

  • Tanggung jawab

  • Kerja sama

  • Kejujuran

  • Sportivitas

Rubrik:

4 = Sangat Baik

3 = Baik

2 = Cukup

1 = Perlu Bimbingan


2. Penilaian Pengetahuan

Dilakukan melalui:

  • Pilihan ganda

  • Esai sederhana

  • Uraian sederhana


3. Penilaian Keterampilan

Aspek:

  • Keaktifan berdiskusi.

  • Kemampuan menjelaskan materi.

  • Ketepatan memperagakan gerak sederhana.

  • Kerja sama kelompok.

Rubrik:

4 = Sangat Baik

3 = Baik

2 = Cukup

1 = Kurang


Soal Evaluasi

Pilihan Ganda

  1. Gerakan berpindah tempat disebut ....
    A. Gerak diam
    B. Gerak lokomotor
    C. Gerak manipulatif
    D. Gerak memutar

  2. Berjalan dilakukan dengan ....
    A. Melompat
    B. Langkah kaki bergantian
    C. Duduk
    D. Tidur

  3. Berlari lebih .... daripada berjalan.
    A. Lambat
    B. Cepat
    C. Pendek
    D. Kecil

  4. Melompat menggunakan tumpuan ....
    A. Dua kaki
    B. Satu kaki
    C. Dua tangan
    D. Kepala

  5. Meloncat menggunakan tumpuan ....
    A. Dua kaki
    B. Satu kaki
    C. Satu tangan
    D. Lutut

  6. Fair play berarti ....
    A. Bermain curang
    B. Bermain jujur
    C. Bermain sendiri
    D. Bermain kasar

  7. Saat bermain kita harus ....
    A. Mengejek teman
    B. Mengikuti aturan
    C. Curang
    D. Bertengkar

  8. Salah satu manfaat berjalan adalah ....
    A. Tubuh menjadi sehat
    B. Mudah lelah
    C. Menjadi sakit
    D. Mengantuk

  9. Permainan estafet menggunakan gerakan ....
    A. Berjalan dan berlari
    B. Duduk
    C. Tidur
    D. Menulis

  10. Kita harus menghargai ....
    A. Teman
    B. Sampah
    C. Meja
    D. Tas


Esai

  1. Apa yang dimaksud gerak lokomotor?

  2. Sebutkan empat contoh gerak lokomotor!

  3. Apa yang dimaksud fair play?

  4. Mengapa kita harus mematuhi aturan permainan?

  5. Sebutkan dua manfaat berjalan bagi tubuh!


Uraian

  1. Jelaskan perbedaan berjalan dan berlari!

  2. Bagaimana cara melakukan gerakan melompat dan meloncat dengan benar?

  3. Mengapa kita harus menerapkan fair play saat bermain?

  4. Sebutkan manfaat gerak lokomotor bagi kesehatan tubuh!

  5. Ceritakan pengalamanmu bermain bersama teman dengan menerapkan sikap fair play!


Kunci Jawaban

Pilihan Ganda

  1. B

  2. B

  3. B

  4. B

  5. A

  6. B

  7. B

  8. A

  9. A

  10. A


Jawaban Esai

  1. Gerak lokomotor adalah gerakan berpindah tempat dari satu tempat ke tempat lain.

  2. Berjalan, berlari, melompat, dan meloncat.

  3. Fair play adalah sikap bermain jujur, mematuhi aturan, dan menghargai teman.

  4. Agar permainan berjalan tertib, aman, adil, dan menyenangkan.

  5. Menyehatkan tubuh dan menguatkan otot kaki.


Jawaban Uraian

  1. Berjalan dilakukan dengan langkah kaki bergantian tanpa kedua kaki terangkat bersamaan, sedangkan berlari dilakukan lebih cepat dan pada suatu saat kedua kaki terangkat dari tanah.

  2. Melompat dilakukan menggunakan satu kaki sebagai tumpuan, sedangkan meloncat menggunakan dua kaki sebagai tumpuan dengan menjaga keseimbangan tubuh.

  3. Karena fair play membuat permainan menjadi jujur, tertib, aman, menyenangkan, dan saling menghargai antarteman.

  4. Gerak lokomotor membantu meningkatkan kebugaran, kekuatan otot, keseimbangan, kelincahan, dan kesehatan tubuh.

  5. Jawaban disesuaikan dengan pengalaman masing-masing siswa saat bermain bersama teman dengan menerapkan sikap fair play.


Persentase Penguasaan Materi (Praktik)
Mata Pelajaran: PJOK Kelas 2
Materi: Aktivitas Pola Gerak Dasar Lokomotor
Jumlah Peserta Didik: 18 orang

  • Sudah menguasai praktik: 16 siswa (88,9%)
  • Belum menguasai praktik: 2 siswa (11,1%)

Kesimpulan

Pada Senin, 3 Agustus 2026, pelaksanaan pembelajaran praktik PJOK dengan materi Aktivitas Pola Gerak Dasar Lokomotor diikuti oleh 18 peserta didik. Hasil penilaian menunjukkan bahwa 16 peserta didik (88,9%) telah mampu menguasai materi praktik dengan baik, sedangkan 2 peserta didik (11,1%) masih memerlukan bimbingan dan latihan lanjutan. Secara umum, hasil pembelajaran praktik pada hari ini menunjukkan bahwa sebagian besar peserta didik telah mencapai tujuan pembelajaran yang diharapkan.

 

Materi PJOK Kelas 3: Aktivitas Variasi Pola Gerak Dasar Lokomotor

Pada pelajaran Pendidikan Jasmani, Olahraga, dan Kesehatan (PJOK), kita belajar mengembangkan keterampilan gerak agar semakin baik dan dapat digunakan dalam berbagai situasi. Gerak lokomotor merupakan gerakan berpindah tempat, seperti berjalan, berlari, melompat, dan meloncat. Dengan mempelajari berbagai variasi gerakan, tubuh menjadi lebih sehat, kuat, lincah, dan terampil.


Identitas Pembelajaran

Nama Guru: Maulvi Nazir Ahmad, S.Pd

Mata Pelajaran: PJOK

Kelas: III (Tiga)

Hari/Tanggal: Senin 10 Agustus 2026

Materi: BAB 1 Aktivitas Variasi Pola Gerak Dasar Lokomotor

  • Variasi Pola Gerak Dasar Berjalan dan Berlari

  • Variasi Pola Gerak Dasar Berjalan, Berlari, Melompat, dan Meloncat


Tujuan Pembelajaran

Setelah mengikuti pembelajaran, siswa mampu:

  • Menjelaskan pengertian gerak lokomotor.

  • Mengidentifikasi berbagai variasi gerak berjalan dan berlari.

  • Menjelaskan variasi gerak berjalan, berlari, melompat, dan meloncat.

  • Menyebutkan manfaat variasi gerak lokomotor.

  • Mempraktikkan gerakan sederhana sesuai petunjuk guru.


Metode Pembelajaran (PBL – Problem Based Learning di Dalam Kelas)

Langkah-langkah

1. Orientasi Masalah

Guru menunjukkan gambar beberapa anak yang sedang melakukan aktivitas berjalan, berlari, melompat, dan meloncat.

Guru bertanya:

"Mengapa setiap permainan membutuhkan gerakan yang berbeda-beda?"

"Bagaimana cara melakukan gerakan agar tetap seimbang dan tidak mudah terjatuh?"


2. Mengorganisasi Siswa

Siswa dibagi menjadi beberapa kelompok kecil.

Setiap kelompok memperoleh gambar variasi gerak lokomotor untuk diamati dan didiskusikan.


3. Membimbing Penyelidikan

Siswa mendiskusikan:

  • Jenis gerakan yang terdapat pada gambar.

  • Perbedaan setiap gerakan.

  • Manfaat variasi gerakan.

  • Situasi yang memerlukan gerakan tersebut.

Guru membimbing jalannya diskusi.


4. Mengembangkan dan Menyajikan Hasil

Setiap kelompok mempresentasikan hasil diskusinya.

Perwakilan kelompok juga memperagakan gerakan sederhana di depan kelas.


5. Menganalisis dan Mengevaluasi

Guru bersama siswa menyimpulkan materi.

Guru memberikan penguatan mengenai pentingnya variasi gerak lokomotor untuk meningkatkan keterampilan dan kebugaran tubuh.


Alat dan Media

  • Buku PJOK

  • Poster gerak lokomotor

  • Gambar variasi gerakan

  • Video pembelajaran (opsional)

  • Lembar Kerja Peserta Didik (LKPD)

  • Kartu aktivitas gerak


Materi Pembelajaran

Pengertian Gerak Lokomotor

Gerak lokomotor adalah gerakan berpindah tempat dari satu tempat ke tempat lain.

Gerakan ini menjadi dasar berbagai aktivitas olahraga dan permainan.


Variasi Pola Gerak Dasar Berjalan

Berjalan dapat dilakukan dengan berbagai variasi.

Contohnya:

  • Berjalan lurus.

  • Berjalan zig-zag.

  • Berjalan jinjit.

  • Berjalan tumit.

  • Berjalan menyamping.

  • Berjalan mundur.

Manfaat:

  • Melatih keseimbangan.

  • Menguatkan otot kaki.

  • Meningkatkan koordinasi tubuh.


Variasi Pola Gerak Dasar Berlari

Berlari juga memiliki berbagai variasi.

Contohnya:

  • Berlari lurus.

  • Berlari zig-zag.

  • Berlari cepat.

  • Berlari mengubah arah.

  • Berlari melewati rintangan sederhana.

Manfaat:

  • Melatih kelincahan.

  • Meningkatkan kecepatan.

  • Menambah daya tahan tubuh.


Variasi Gerak Berjalan, Berlari, Melompat, dan Meloncat

Gerakan-gerakan tersebut dapat dikombinasikan dalam permainan sederhana.

Contoh:

  • Berjalan menuju garis.

  • Berlari ke titik berikutnya.

  • Melompat melewati garis.

  • Meloncat ke depan.

  • Berlari menuju garis akhir.


Manfaat Variasi Gerak Lokomotor

  • Meningkatkan kebugaran jasmani.

  • Mengembangkan koordinasi tubuh.

  • Melatih keseimbangan.

  • Meningkatkan kelincahan.

  • Membentuk rasa percaya diri.


Sikap yang Harus Ditunjukkan

  • Disiplin.

  • Percaya diri.

  • Tanggung jawab.

  • Kerja sama.

  • Menghargai teman.


Hal yang Harus Dihindari

  • Mendorong teman.

  • Bermain sembarangan.

  • Mengganggu teman.

  • Tidak memperhatikan keselamatan.

  • Tidak mengikuti arahan guru.


Assessment (Penilaian)

1. Penilaian Sikap

Aspek:

  • Disiplin

  • Tanggung jawab

  • Kerja sama

  • Percaya diri

Rubrik:

4 = Sangat Baik

3 = Baik

2 = Cukup

1 = Perlu Bimbingan


2. Penilaian Pengetahuan

Dilakukan melalui:

  • Pilihan ganda

  • Esai sederhana

  • Uraian sederhana


3. Penilaian Keterampilan

Aspek:

  • Keaktifan berdiskusi.

  • Kemampuan menjelaskan materi.

  • Ketepatan memperagakan gerakan.

  • Kerja sama kelompok.

Rubrik:

4 = Sangat Baik

3 = Baik

2 = Cukup

1 = Kurang


Soal Evaluasi

Pilihan Ganda

  1. Gerakan berpindah tempat disebut ....
    A. Gerak manipulatif
    B. Gerak lokomotor
    C. Gerak non-lokomotor
    D. Gerak diam

  2. Berjalan zig-zag bertujuan melatih ....
    A. Keseimbangan
    B. Menulis
    C. Membaca
    D. Tidur

  3. Berlari termasuk gerak ....
    A. Diam
    B. Non-lokomotor
    C. Lokomotor
    D. Memutar

  4. Melompat menggunakan tumpuan ....
    A. Dua kaki
    B. Satu kaki
    C. Dua tangan
    D. Kepala

  5. Meloncat menggunakan tumpuan ....
    A. Dua kaki
    B. Satu kaki
    C. Lutut
    D. Tangan

  6. Variasi gerak membuat tubuh menjadi ....
    A. Lemah
    B. Sehat dan lincah
    C. Cepat sakit
    D. Mudah lelah

  7. Saat berdiskusi kita harus ....
    A. Mengganggu teman
    B. Menghargai pendapat teman
    C. Berteriak
    D. Bermain sendiri

  8. Salah satu manfaat berlari adalah ....
    A. Menambah kelincahan
    B. Membuat mengantuk
    C. Menjadi malas
    D. Menjadi lemah

  9. Sebelum melakukan gerakan kita harus ....
    A. Tidur
    B. Mendengarkan arahan guru
    C. Bermain sendiri
    D. Makan

  10. Gerakan berjalan, berlari, melompat, dan meloncat termasuk ....
    A. Gerak lokomotor
    B. Gerak manipulatif
    C. Gerak memutar
    D. Gerak diam


Esai

  1. Apa yang dimaksud gerak lokomotor?

  2. Sebutkan empat contoh gerak lokomotor!

  3. Apa manfaat variasi gerak berjalan dan berlari?

  4. Mengapa kita harus menjaga keseimbangan saat bergerak?

  5. Sebutkan contoh kombinasi gerak lokomotor!


Uraian

  1. Jelaskan perbedaan berjalan dan berlari!

  2. Jelaskan cara melakukan gerakan melompat dan meloncat dengan benar!

  3. Mengapa variasi gerak lokomotor penting dipelajari?

  4. Apa manfaat variasi gerak lokomotor bagi kesehatan tubuh?

  5. Ceritakan pengalamanmu saat melakukan variasi gerak berjalan, berlari, melompat, dan meloncat bersama teman!


Kunci Jawaban

Pilihan Ganda

  1. B

  2. A

  3. C

  4. B

  5. A

  6. B

  7. B

  8. A

  9. B

  10. A


Jawaban Esai

  1. Gerak lokomotor adalah gerakan berpindah tempat dari satu tempat ke tempat lain.

  2. Berjalan, berlari, melompat, dan meloncat.

  3. Melatih keseimbangan, kelincahan, koordinasi, dan kebugaran tubuh.

  4. Agar tubuh tetap stabil, aman, dan tidak mudah terjatuh saat bergerak.

  5. Berjalan, kemudian berlari, melompat melewati garis, lalu meloncat ke depan.


Jawaban Uraian

  1. Berjalan dilakukan dengan langkah kaki bergantian tanpa kedua kaki terangkat bersamaan, sedangkan berlari dilakukan lebih cepat dan pada suatu saat kedua kaki terangkat dari tanah.

  2. Melompat dilakukan menggunakan satu kaki sebagai tumpuan, sedangkan meloncat menggunakan dua kaki sebagai tumpuan dengan menjaga keseimbangan tubuh.

  3. Karena variasi gerak membantu meningkatkan keterampilan, koordinasi, keseimbangan, serta kemampuan beradaptasi dalam berbagai aktivitas dan permainan.

  4. Variasi gerak lokomotor dapat meningkatkan kebugaran jasmani, kekuatan otot, kelincahan, koordinasi, dan keseimbangan tubuh.

  5. Jawaban disesuaikan dengan pengalaman masing-masing siswa saat mengikuti aktivitas pembelajaran di kelas.

Persentase Penguasaan Materi (Teori)
Mata Pelajaran: PJOK Kelas 3
Materi: Aktivitas Variasi Pola Gerak Dasar Lokomotor
Jumlah Peserta Didik: 17 orang

  • Sudah menguasai materi teori: 16 siswa (94,1%)
  • Belum menguasai materi teori: 1 siswa (5,9%)

Kesimpulan

Pada Senin, 3 Agustus 2026, pelaksanaan pembelajaran teori PJOK dengan materi Aktivitas Variasi Pola Gerak Dasar Lokomotor diikuti oleh 17 peserta didik. Hasil penilaian menunjukkan bahwa 16 peserta didik (94,1%) telah memahami materi teori dengan baik, sedangkan 1 peserta didik (5,9%) masih memerlukan pendampingan dan penguatan pemahaman terhadap materi. Secara umum, hasil pembelajaran teori pada hari ini menunjukkan bahwa sebagian besar peserta didik telah mencapai tujuan pembelajaran yang diharapkan.

Materi PJOK Kelas 4: Aktivitas Variasi dan Kombinasi Pola Gerak Dasar Lokomotor

Pada pelajaran Pendidikan Jasmani, Olahraga, dan Kesehatan (PJOK), kita belajar mengembangkan keterampilan gerak agar semakin baik dan mampu diterapkan dalam berbagai situasi. Gerak lokomotor meliputi berjalan, berlari, melompat, dan meloncat. Dengan mempelajari variasi dan kombinasi gerakan, siswa dapat meningkatkan koordinasi, keseimbangan, kelincahan, serta kebugaran jasmani.


Identitas Pembelajaran

Nama Guru: Maulvi Nazir Ahmad, S.Pd

Mata Pelajaran: PJOK

Kelas: IV (Empat)

Hari/Tanggal: Senin, 10 Agustus 2026

Materi: BAB 1 Aktivitas Variasi dan Kombinasi Pola Gerak Dasar Lokomotor

  • Variasi Gerakan Melompat dan Meloncat

  • Variasi Gerakan Berjalan dan Berlari

  • Menerapkan Fair Play dalam Pertandingan Olahraga


Tujuan Pembelajaran

Setelah mengikuti pembelajaran, siswa mampu:

  • Menjelaskan pengertian gerak lokomotor.

  • Mengidentifikasi variasi gerakan berjalan, berlari, melompat, dan meloncat.

  • Menjelaskan manfaat kombinasi gerak lokomotor.

  • Menjelaskan pengertian dan pentingnya fair play dalam olahraga.

  • Menunjukkan sikap disiplin, tanggung jawab, kerja sama, dan sportivitas selama diskusi.


Metode Pembelajaran (PBL – Problem Based Learning di Dalam Kelas)

Langkah-langkah

1. Orientasi Masalah

Guru menampilkan gambar atau video pertandingan olahraga.

Guru bertanya:

"Mengapa seorang atlet harus menguasai berbagai variasi gerakan berjalan, berlari, melompat, dan meloncat?"

"Apa yang akan terjadi jika pemain tidak menerapkan fair play saat pertandingan?"


2. Mengorganisasi Siswa

Siswa dibagi menjadi beberapa kelompok kecil.

Setiap kelompok memperoleh studi kasus berupa gambar aktivitas gerak dan situasi pertandingan olahraga yang berkaitan dengan fair play.


3. Membimbing Penyelidikan

Siswa mendiskusikan:

  • Jenis variasi gerakan yang terdapat pada gambar.

  • Manfaat setiap gerakan.

  • Sikap yang mencerminkan fair play.

  • Solusi terhadap masalah yang diberikan.

Guru membimbing jalannya diskusi.


4. Mengembangkan dan Menyajikan Hasil

Setiap kelompok mempresentasikan hasil diskusi.

Kelompok lain memberikan pertanyaan dan tanggapan secara santun.

Guru memberikan penguatan terhadap hasil presentasi.


5. Menganalisis dan Mengevaluasi

Guru bersama siswa menyimpulkan materi.

Guru menegaskan pentingnya menguasai variasi gerak lokomotor dan menerapkan fair play dalam kehidupan sehari-hari maupun saat berolahraga.


Alat dan Media

  • Buku PJOK

  • Poster gerak lokomotor

  • Gambar variasi gerakan

  • Poster fair play

  • Video pembelajaran (opsional)

  • Lembar Kerja Peserta Didik (LKPD)


Materi Pembelajaran

Pengertian Gerak Lokomotor

Gerak lokomotor adalah gerakan berpindah tempat dari satu tempat ke tempat lain.

Gerak ini menjadi dasar dalam berbagai permainan dan cabang olahraga.


Variasi Gerakan Berjalan dan Berlari

Beberapa variasi gerakan berjalan dan berlari antara lain:

  • Berjalan lurus.

  • Berjalan zig-zag.

  • Berjalan jinjit.

  • Berlari lurus.

  • Berlari zig-zag.

  • Berlari dengan perubahan arah.

  • Berlari cepat (sprint).

Manfaat:

  • Melatih koordinasi.

  • Meningkatkan keseimbangan.

  • Menambah kelincahan dan kecepatan.


Variasi Gerakan Melompat dan Meloncat

Melompat menggunakan satu kaki sebagai tumpuan.

Meloncat menggunakan dua kaki sebagai tumpuan.

Contoh:

  • Melompat melewati garis.

  • Melompat ke dalam lingkaran.

  • Meloncat ke depan.

  • Meloncat menyamping.

  • Meloncat melewati rintangan rendah.

Manfaat:

  • Menguatkan otot kaki.

  • Melatih keseimbangan.

  • Meningkatkan koordinasi gerak.


Kombinasi Gerak Lokomotor

Gerakan dapat dilakukan secara berurutan, misalnya:

  • Berjalan menuju titik awal.

  • Berlari menuju rintangan.

  • Melompat melewati garis.

  • Meloncat menuju garis akhir.

Kombinasi gerakan membuat tubuh lebih terampil dalam berbagai aktivitas olahraga.


Pengertian Fair Play

Fair play adalah sikap bermain secara jujur, sportif, mematuhi aturan, menghormati lawan, teman, guru, maupun wasit.

Contoh fair play:

  • Bermain sesuai aturan.

  • Tidak curang.

  • Menghargai keputusan wasit.

  • Menghormati lawan.

  • Menerima kemenangan dan kekalahan dengan lapang dada.


Manfaat Fair Play

  • Permainan menjadi tertib.

  • Menumbuhkan sikap jujur.

  • Meningkatkan rasa saling menghormati.

  • Menciptakan suasana pertandingan yang aman dan menyenangkan.

  • Mempererat persahabatan.


Hal yang Harus Dihindari

  • Bermain curang.

  • Mendorong teman.

  • Mengejek lawan.

  • Melanggar aturan permainan.

  • Tidak menghargai keputusan wasit.


Assessment (Penilaian)

1. Penilaian Sikap

Aspek:

  • Disiplin

  • Tanggung jawab

  • Kerja sama

  • Sportivitas

  • Percaya diri

Rubrik:

4 = Sangat Baik

3 = Baik

2 = Cukup

1 = Perlu Bimbingan


2. Penilaian Pengetahuan

Dilakukan melalui:

  • Pilihan ganda

  • Esai

  • Uraian


3. Penilaian Keterampilan

Aspek:

  • Keaktifan berdiskusi.

  • Kemampuan menjelaskan materi.

  • Ketepatan memperagakan gerakan sederhana.

  • Kerja sama kelompok.

Rubrik:

4 = Sangat Baik

3 = Baik

2 = Cukup

1 = Kurang


Soal Evaluasi

Pilihan Ganda

  1. Gerakan berpindah tempat disebut ....
    A. Gerak manipulatif
    B. Gerak lokomotor
    C. Gerak non-lokomotor
    D. Gerak diam

  2. Melompat menggunakan tumpuan ....
    A. Dua kaki
    B. Satu kaki
    C. Dua tangan
    D. Kepala

  3. Meloncat menggunakan tumpuan ....
    A. Dua kaki
    B. Satu kaki
    C. Dua tangan
    D. Lutut

  4. Berlari zig-zag bertujuan melatih ....
    A. Kelincahan
    B. Tidur
    C. Menulis
    D. Menggambar

  5. Fair play berarti ....
    A. Bermain curang
    B. Bermain jujur dan sportif
    C. Bermain sendiri
    D. Bermain kasar

  6. Salah satu manfaat variasi gerak lokomotor adalah ....
    A. Tubuh menjadi lemah
    B. Meningkatkan kebugaran
    C. Cepat lelah
    D. Mudah sakit

  7. Dalam pertandingan kita harus ....
    A. Menghargai lawan
    B. Bermain curang
    C. Mengejek teman
    D. Melanggar aturan

  8. Sebelum melakukan aktivitas fisik kita harus ....
    A. Tidur
    B. Pemanasan
    C. Duduk
    D. Bermain game

  9. Salah satu manfaat fair play adalah ....
    A. Menimbulkan pertengkaran
    B. Membuat pertandingan tertib
    C. Mengurangi kerja sama
    D. Membuat permainan tidak menyenangkan

  10. Gerakan berjalan, berlari, melompat, dan meloncat termasuk ....
    A. Gerak manipulatif
    B. Gerak lokomotor
    C. Gerak memutar
    D. Gerak diam


Esai

  1. Apa yang dimaksud gerak lokomotor?

  2. Sebutkan dua contoh variasi gerakan berjalan!

  3. Apa perbedaan melompat dan meloncat?

  4. Mengapa kita harus menerapkan fair play dalam pertandingan?

  5. Sebutkan manfaat variasi gerak lokomotor!


Uraian

  1. Jelaskan cara melakukan kombinasi gerak berjalan, berlari, melompat, dan meloncat!

  2. Mengapa keseimbangan penting saat melakukan variasi gerak lokomotor?

  3. Jelaskan manfaat fair play dalam pertandingan olahraga!

  4. Bagaimana cara menunjukkan sikap sportif saat mengikuti pertandingan?

  5. Ceritakan pengalamanmu ketika bermain bersama teman dengan menerapkan sikap fair play!


Kunci Jawaban

Pilihan Ganda

  1. B

  2. B

  3. A

  4. A

  5. B

  6. B

  7. A

  8. B

  9. B

  10. B


Jawaban Esai

  1. Gerak lokomotor adalah gerakan berpindah tempat dari satu tempat ke tempat lain.

  2. Berjalan lurus dan berjalan zig-zag.

  3. Melompat menggunakan satu kaki sebagai tumpuan, sedangkan meloncat menggunakan dua kaki sebagai tumpuan.

  4. Agar pertandingan berlangsung jujur, tertib, aman, sportif, dan saling menghargai.

  5. Meningkatkan kebugaran, koordinasi, keseimbangan, kelincahan, dan keterampilan gerak.


Jawaban Uraian

  1. Kombinasi gerak dilakukan secara berurutan, misalnya berjalan menuju titik tertentu, berlari ke rintangan, melompat melewati garis, kemudian meloncat menuju garis akhir dengan teknik yang benar.

  2. Keseimbangan membantu tubuh tetap stabil saat bergerak sehingga gerakan menjadi lebih efektif dan mengurangi risiko terjatuh.

  3. Fair play menciptakan pertandingan yang jujur, sportif, aman, tertib, menghargai lawan, serta menumbuhkan rasa tanggung jawab dan kerja sama.

  4. Dengan mematuhi aturan permainan, menghormati keputusan wasit atau guru, tidak curang, menghargai teman dan lawan, serta menerima hasil pertandingan dengan lapang dada.

  5. Jawaban disesuaikan dengan pengalaman masing-masing siswa saat mengikuti kegiatan pembelajaran dan permainan bersama teman di kelas.

Persentase Penguasaan Materi (Teori)
Mata Pelajaran: PJOK Kelas 4
Materi: Aktivitas Variasi dan Kombinasi Pola Gerak Dasar Lokomotor
Jumlah Peserta Didik: 23 orang

  • Sudah menguasai materi teori: 22 siswa (95,7%)
  • Belum menguasai materi teori: 1 siswa (4,3%)

Kesimpulan

Pada Senin, 3 Agustus 2026, pelaksanaan pembelajaran teori PJOK dengan materi Aktivitas Variasi dan Kombinasi Pola Gerak Dasar Lokomotor diikuti oleh 23 peserta didik. Hasil penilaian menunjukkan bahwa 22 peserta didik (95,7%) telah memahami materi teori dengan baik, sedangkan 1 peserta didik (4,3%) masih memerlukan pendampingan dan penguatan pemahaman terhadap materi. Secara umum, hasil pembelajaran teori pada hari ini menunjukkan bahwa sebagian besar peserta didik telah mencapai tujuan pembelajaran yang diharapkan.


Materi PJOK Kelas 5: Aktivitas Pola Gerak Dasar Lokomotor, Non-Lokomotor, dan Manipulatif Melalui Aktivitas Permainan Invasi

Pada pelajaran Pendidikan Jasmani, Olahraga, dan Kesehatan (PJOK), kita belajar menyesuaikan keterampilan gerak dalam berbagai situasi permainan. Gerak lokomotor, non-lokomotor, dan manipulatif menjadi dasar untuk bermain secara efektif, bekerja sama dalam tim, serta menerapkan strategi sederhana untuk mencapai tujuan permainan.


Identitas Pembelajaran

Nama Guru: Maulvi Nazir Ahmad, S.Pd

Mata Pelajaran: PJOK

Kelas: V (Lima)

Hari/Tanggal: Senin, 10 Agustus 2026

Materi: BAB 1 Aktivitas Pola Gerak Dasar Lokomotor, Non-Lokomotor, dan Manipulatif Melalui Aktivitas Permainan Invasi

  • Menerapkan Sikap Fair Play dalam Berbagai Pertandingan Olahraga

  • Gerak Dasar Lokomotor, Non-Lokomotor, dan Manipulatif Melalui Aktivitas Permainan Invasi

  • Melempar Bola

  • Menangkap Bola

  • Menggiring Bola


Tujuan Pembelajaran

Setelah mengikuti pembelajaran, siswa mampu:

  • Mempraktikkan gerak dasar lokomotor, non-lokomotor, dan manipulatif dalam permainan invasi.

  • Mempraktikkan teknik melempar, menangkap, dan menggiring bola dengan benar.

  • Menerapkan strategi sederhana dalam permainan beregu.

  • Menunjukkan sikap fair play, kerja sama, tanggung jawab, dan disiplin selama kegiatan.

  • Menyelesaikan proyek permainan invasi bersama kelompok.


Metode Pembelajaran (PJBL – Project Based Learning di Lapangan)

Langkah-langkah

1. Pertanyaan Mendasar (Essential Question)

Guru mengajukan pertanyaan:

"Bagaimana sebuah tim dapat mempertahankan penguasaan bola saat menghadapi lawan?"

"Mengapa sikap fair play menjadi bagian penting dalam setiap pertandingan olahraga?"

Guru menjelaskan bahwa setiap kelompok akan menyelesaikan proyek permainan invasi secara bertahap.


2. Mendesain Proyek

Guru membagi siswa menjadi beberapa kelompok.

Setiap kelompok mendapat proyek "Fair Play Invasi Challenge", yaitu menyelesaikan beberapa pos keterampilan sebelum mengikuti pertandingan mini.

Pos kegiatan:

  • Pos 1: Gerak lokomotor (berlari dan perubahan arah).

  • Pos 2: Gerak non-lokomotor (pivot, memutar badan, menjaga keseimbangan).

  • Pos 3: Melempar dan menangkap bola secara berpasangan.

  • Pos 4: Menggiring bola melewati cone secara zig-zag.

  • Pos 5: Permainan invasi sederhana antarkelompok.


3. Menyusun Jadwal

Kelompok bergiliran menyelesaikan setiap pos sesuai waktu yang ditentukan.

Setelah semua pos selesai, kelompok mengikuti pertandingan mini menggunakan aturan sederhana.


4. Monitoring Proyek

Guru mengamati:

  • Ketepatan teknik gerak.

  • Ketepatan melempar, menangkap, dan menggiring bola.

  • Kerja sama dan komunikasi antarpemain.

  • Penerapan strategi permainan.

  • Sikap fair play dan kepatuhan terhadap aturan.

  • Keselamatan selama kegiatan.

Guru memberikan arahan dan umpan balik selama proyek berlangsung.


5. Presentasi Hasil Proyek

Setiap kelompok mempresentasikan:

  • Strategi yang digunakan.

  • Kendala yang dihadapi.

  • Cara meningkatkan kerja sama tim.

  • Pengalaman menerapkan fair play selama pertandingan.

Kelompok lain memberikan tanggapan dan apresiasi.


6. Evaluasi Pengalaman

Guru bersama siswa melakukan refleksi.

Pertanyaan refleksi:

  • Teknik apa yang paling membantu menguasai bola?

  • Mengapa komunikasi penting dalam permainan beregu?

  • Bagaimana fair play memengaruhi jalannya pertandingan?

  • Apa yang akan diperbaiki pada permainan berikutnya?


Alat dan Media

  • Lapangan sekolah

  • Bola tangan atau bola basket

  • Cone atau patok

  • Rompi pembeda tim

  • Peluit

  • Stopwatch

  • Ring plastik

  • Bendera kecil

  • Buku PJOK Kelas V


Materi Pembelajaran

Pengertian Permainan Invasi

Permainan invasi adalah permainan beregu yang bertujuan menguasai daerah lawan untuk memperoleh poin sambil mempertahankan daerah sendiri.

Contoh permainan invasi:

  • Bola basket

  • Bola tangan

  • Sepak bola

  • Futsal

  • Hoki


Sikap Fair Play

Fair play adalah sikap jujur, sportif, menghormati aturan, menghargai teman, lawan, dan keputusan guru atau wasit.

Contoh penerapan fair play:

  • Bermain sesuai aturan.

  • Tidak melakukan kecurangan.

  • Menghormati keputusan wasit.

  • Membantu teman yang mengalami kesulitan.

  • Menerima kemenangan dan kekalahan dengan lapang dada.


Gerak Dasar Lokomotor

Gerak berpindah tempat, seperti:

  • Berjalan

  • Berlari

  • Sprint

  • Berpindah arah

Gerakan ini digunakan untuk membuka ruang, mengejar bola, dan membantu penyerangan maupun pertahanan.


Gerak Dasar Non-Lokomotor

Gerak tanpa berpindah tempat, seperti:

  • Pivot

  • Memutar badan

  • Menekuk lutut

  • Mengayunkan lengan

  • Menjaga keseimbangan

Gerakan ini membantu pemain mengontrol posisi tubuh saat menerima atau melindungi bola.


Gerak Dasar Manipulatif

Gerakan menggunakan bola atau alat.

Contohnya:

  • Melempar bola.

  • Menangkap bola.

  • Menggiring bola.

  • Mengoper bola.


Teknik Dasar Melempar Bola

Langkah-langkah:

  • Memegang bola dengan benar.

  • Mengarahkan pandangan ke sasaran.

  • Mengayunkan lengan.

  • Melepaskan bola dengan tepat.


Teknik Dasar Menangkap Bola

Cara melakukannya:

  • Fokus pada arah datangnya bola.

  • Kedua tangan siap menerima bola.

  • Jari-jari terbuka.

  • Tarik bola ke arah dada setelah tertangkap.


Teknik Dasar Menggiring Bola

Menggiring bola dilakukan dengan memantulkan bola menggunakan satu tangan secara berulang.

Hal yang perlu diperhatikan:

  • Bola dipantulkan setinggi pinggang.

  • Kepala tetap tegak.

  • Pandangan mengarah ke permainan.

  • Menggunakan tangan kanan maupun kiri sesuai situasi.


Strategi Sederhana Permainan Invasi

  • Bergerak mencari ruang kosong.

  • Melakukan operan yang tepat.

  • Berkomunikasi dengan rekan satu tim.

  • Mempertahankan penguasaan bola.

  • Menyerang dan bertahan secara bersama.


Kesalahan yang Sering Terjadi

  • Operan tidak tepat sasaran.

  • Bola mudah direbut lawan.

  • Pandangan hanya tertuju pada bola.

  • Kurang komunikasi.

  • Tidak menerapkan fair play.


Manfaat Menguasai Gerak Dasar

  • Meningkatkan koordinasi gerak.

  • Meningkatkan kelincahan.

  • Mengembangkan strategi bermain.

  • Memperkuat kerja sama tim.

  • Meningkatkan kebugaran jasmani.


Proyek PJBL

Judul Proyek

"Fair Play Invasi Challenge"

Tugas Kelompok

Setiap kelompok harus:

  1. Menyelesaikan lintasan gerak lokomotor dan non-lokomotor.

  2. Mempraktikkan teknik melempar dan menangkap bola.

  3. Menyelesaikan lintasan menggiring bola zig-zag.

  4. Mengikuti pertandingan permainan invasi sederhana.

  5. Menerapkan sikap fair play selama seluruh kegiatan.

Produk proyek berupa:

  • Penyelesaian seluruh pos keterampilan.

  • Penampilan pada pertandingan mini.

  • Presentasi strategi dan evaluasi kelompok.


Assessment (Penilaian)

1. Penilaian Sikap

Aspek:

  • Disiplin

  • Tanggung jawab

  • Kerja sama

  • Fair Play (Sportivitas)

  • Percaya diri

Rubrik:

4 = Sangat Baik

3 = Baik

2 = Cukup

1 = Perlu Bimbingan


2. Penilaian Pengetahuan

Dilakukan melalui:

  • Pilihan ganda

  • Esai

  • Uraian

  • Presentasi hasil proyek


3. Penilaian Keterampilan

Aspek:

  • Ketepatan gerak lokomotor.

  • Ketepatan gerak non-lokomotor.

  • Ketepatan melempar bola.

  • Ketepatan menangkap bola.

  • Ketepatan menggiring bola.

  • Kerja sama tim.

Rubrik:

4 = Sangat Baik

3 = Baik

2 = Cukup

1 = Kurang


Soal Evaluasi

Pilihan Ganda

  1. Tujuan permainan invasi adalah ....
    A. Bermain sendiri
    B. Menguasai daerah lawan dan memperoleh poin
    C. Duduk di lapangan
    D. Menghindari bola

  2. Sikap fair play berarti ....
    A. Bermain curang
    B. Bermain jujur dan sportif
    C. Bermain kasar
    D. Bermain sesuka hati

  3. Berlari termasuk gerak ....
    A. Non-lokomotor
    B. Manipulatif
    C. Lokomotor
    D. Pasif

  4. Melempar bola termasuk gerak ....
    A. Lokomotor
    B. Manipulatif
    C. Non-lokomotor
    D. Diam

  5. Saat menangkap bola, pandangan harus ....
    A. Ke arah bola
    B. Ke bawah
    C. Ke samping
    D. Menutup mata

  6. Menggiring bola bertujuan ....
    A. Menguasai bola saat bergerak
    B. Menghentikan permainan
    C. Mengurangi poin
    D. Menghindari teman

  7. Salah satu contoh permainan invasi adalah ....
    A. Senam lantai
    B. Bola basket
    C. Renang
    D. Atletik

  8. Operan yang baik harus ....
    A. Tepat sasaran
    B. Sangat keras
    C. Asal dilempar
    D. Sangat pelan

  9. Salah satu strategi permainan invasi adalah ....
    A. Diam di satu tempat
    B. Membuka ruang kosong
    C. Bermain sendiri
    D. Mengabaikan teman

  10. Setelah berolahraga kita melakukan ....
    A. Pendinginan
    B. Tidur
    C. Bermain game
    D. Duduk sepanjang waktu


Esai

  1. Apa yang dimaksud permainan invasi?

  2. Sebutkan tiga contoh gerak manipulatif!

  3. Mengapa fair play penting dalam pertandingan?

  4. Apa manfaat menguasai teknik menggiring bola?

  5. Mengapa komunikasi penting dalam permainan beregu?


Uraian

  1. Jelaskan perbedaan gerak lokomotor, non-lokomotor, dan manipulatif beserta contohnya!

  2. Jelaskan langkah-langkah melakukan teknik melempar dan menangkap bola yang benar!

  3. Bagaimana strategi sederhana agar tim dapat mempertahankan penguasaan bola?

  4. Mengapa kerja sama sangat penting dalam permainan invasi?

  5. Ceritakan pengalaman kelompokmu saat mengikuti proyek "Fair Play Invasi Challenge"!


Kunci Jawaban

Pilihan Ganda

  1. B

  2. B

  3. C

  4. B

  5. A

  6. A

  7. B

  8. A

  9. B

  10. A


Jawaban Esai

  1. Permainan invasi adalah permainan beregu yang bertujuan menguasai daerah lawan untuk memperoleh poin sambil mempertahankan daerah sendiri.

  2. Melempar bola, menangkap bola, dan menggiring bola.

  3. Agar pertandingan berlangsung jujur, tertib, aman, serta saling menghargai.

  4. Agar pemain dapat menguasai bola, menghindari lawan, dan mendukung strategi tim.

  5. Agar anggota tim dapat bekerja sama, saling memberi informasi, dan menjalankan strategi permainan dengan baik.


Jawaban Uraian

  1. Gerak lokomotor adalah gerakan berpindah tempat (berjalan, berlari), gerak non-lokomotor adalah gerakan tanpa berpindah tempat (pivot, memutar badan), sedangkan gerak manipulatif adalah gerakan menggunakan bola (melempar, menangkap, menggiring bola).

  2. Melempar dilakukan dengan memegang bola dengan benar, mengayunkan lengan, dan mengarahkan bola ke sasaran. Menangkap dilakukan dengan memusatkan perhatian pada arah bola, membuka kedua tangan, lalu menarik bola ke arah dada setelah tertangkap.

  3. Tim dapat mempertahankan penguasaan bola dengan bergerak mencari ruang kosong, melakukan operan yang tepat, berkomunikasi dengan baik, dan menggiring bola secara terkontrol.

  4. Kerja sama membuat strategi dapat dijalankan dengan baik, mempermudah penguasaan bola, meningkatkan peluang mencetak poin, serta menciptakan permainan yang kompak dan efektif.

  5. Jawaban disesuaikan dengan pengalaman siswa selama mengikuti proyek "Fair Play Invasi Challenge" di lapangan.

Persentase Penguasaan Materi (Teori)
Mata Pelajaran: PJOK Kelas 5
Materi: Aktivitas Pola Gerak Dasar Lokomotor, Non-Lokomotor, dan Manipulatif Melalui Aktivitas Permainan Invasi
Jumlah Peserta Didik: 22 orang

  • Sudah menguasai materi teori: 21 siswa (95,5%)
  • Belum menguasai materi teori: 1 siswa (4,5%)

Kesimpulan

Pada Senin, 3 Agustus 2026, pelaksanaan pembelajaran teori PJOK dengan materi Aktivitas Pola Gerak Dasar Lokomotor, Non-Lokomotor, dan Manipulatif Melalui Aktivitas Permainan Invasi diikuti oleh 22 peserta didik. Hasil penilaian menunjukkan bahwa 21 peserta didik (95,5%) telah memahami materi teori dengan baik, sedangkan 1 peserta didik (4,5%) masih memerlukan pendampingan dan penguatan pemahaman terhadap materi. Secara umum, hasil pembelajaran teori pada hari ini menunjukkan bahwa sebagian besar peserta didik telah mencapai tujuan pembelajaran yang diharapkan.