Materi Ajar Kelas 1a,1b,6a
Identitas Pembelajaran
1. Nama Guru : Maulvi Nazir Ahmad, S.Pd
2. Hari / Tanggal : Rabu/26 Agustus 2026
3. Fase / Kelas : A/I.a dan I.b
4. Mata Pelajaran : PJOK
5. Materi : Mempraktikkan Gerak Memutar dan Mengayun
6. Pertemuan Ke : Keempat (IV)
7. Capaian Pembelajaran (CP)
Mempraktikkan keterampilan gerak fundamental dan menerapkannya dalam berbagai situasi gerak yang berbeda; mengeksplorasi berbagai strategi gerak; dan mengeksplorasi berbagai konsep gerak serta menyimpulkan efektivitasnya.
8. Tujuan Pembelajaran (TP)
Setelah mengikuti pembelajaran, peserta didik diharapkan mampu:
- Mengenal gerak memutar dan mengayun sebagai bagian dari gerak dasar.
- Menjelaskan secara sederhana perbedaan gerak memutar dan gerak mengayun.
- Mempraktikkan gerak memutar menggunakan bagian tubuh sesuai contoh dari guru.
- Mempraktikkan gerak mengayun menggunakan tangan dan lengan dengan benar.
- Mengeksplorasi berbagai cara melakukan gerak memutar dan mengayun melalui aktivitas bermain.
- Menggabungkan gerak memutar dan mengayun menjadi rangkaian gerak sederhana.
- Mengikuti aba-aba dan menyesuaikan gerakan dengan arah yang diberikan guru.
Mindful Learning:
8. Peserta didik mampu memusatkan perhatian pada contoh gerakan, mengikuti aba-aba, menjaga keseimbangan, dan memperhatikan ruang di sekitarnya saat bergerak.
Meaningful Learning:
9. Peserta didik mampu memahami bahwa gerak memutar dan mengayun dapat digunakan dalam berbagai aktivitas sehari-hari dan permainan.
Joyful Learning:
10. Peserta didik mampu melakukan gerak memutar dan mengayun dengan gembira, percaya diri, aktif, dan berani mencoba melalui kegiatan bermain.
9. Alur Tujuan Pembelajaran (ATP)
- Guru membuka pembelajaran dengan salam, doa, mengecek kehadiran, dan menyampaikan tujuan pembelajaran.
- Guru mengajak peserta didik mengingat gerakan memutar dan mengayun yang pernah dilakukan.
- Guru menjelaskan secara sederhana pengertian gerak memutar dan mengayun serta memberikan contoh.
- Peserta didik mengamati dan menirukan gerak memutar tangan, bahu, dan badan.
- Peserta didik mempraktikkan gerak mengayun tangan ke depan-belakang dan kanan-kiri.
- Guru memberikan aba-aba berupa perubahan arah gerakan dan peserta didik mengikutinya.
- Peserta didik menggabungkan gerak memutar dan mengayun dalam rangkaian sederhana melalui permainan.
- Peserta didik mencoba melakukan variasi gerak sesuai contoh dan arahan guru.
- Guru memberikan penguatan dan memperbaiki gerakan peserta didik secara sederhana.
- Peserta didik melakukan pendinginan dan bersama guru menyimpulkan pembelajaran.
10. Apersepsi
Guru mengajak peserta didik berdiri kemudian memberikan pertanyaan:
“Siapa yang pernah memutar badan ke kanan dan ke kiri?”
“Siapa yang pernah mengayunkan tangan?”
“Bisakah kita menggabungkan gerak memutar dan mengayun?”
Guru kemudian menyampaikan:
“Hari ini kita akan belajar mempraktikkan gerak memutar dan mengayun. Kita akan bergerak bersama, mengikuti contoh dan aba-aba guru, serta melakukannya dengan gembira.”
11. Model / Metode
Model Pembelajaran
- Mindful Learning
- Meaningful Learning
- Joyful Learning
- Pembelajaran berbasis aktivitas gerak
- Bermain sambil belajar
Metode Pembelajaran
Untuk teori di dalam kelas:
- Tanya jawab.
- Demonstrasi sederhana.
- Pengamatan.
- Menirukan gerakan.
- Percakapan interaktif.
Untuk praktik di lapangan:
- Demonstrasi.
- Praktik langsung.
- Eksplorasi gerak.
- Bermain sambil belajar.
- Latihan berulang.
- Permainan gerak sederhana.
Peserta didik terlebih dahulu mengenal gerak melalui penjelasan dan contoh sederhana di dalam kelas. Setelah itu, peserta didik mempraktikkan gerak memutar dan mengayun di lapangan dengan mengikuti contoh serta aba-aba guru.
12. Penjabaran Materi
A. Mengenal Kebesaran Allah melalui Gerak Tubuh
1. Allah Al-Khaliq (Maha Pencipta)
Allah adalah Al-Khaliq, yaitu Allah Maha Pencipta.
Allah menciptakan tubuh manusia dengan berbagai bagian yang dapat bergerak. Kita mempunyai tangan, kaki, kepala, bahu, dan badan yang dapat digunakan untuk bergerak.
Kemampuan kita untuk melakukan gerak memutar dan mengayun merupakan salah satu nikmat dari Allah yang harus kita syukuri.
2. Allah Al-Malik (Maha Memelihara)
Allah adalah Al-Malik, yaitu Allah Maha Memelihara.
Allah memelihara tubuh kita sehingga kita dapat belajar, bermain, dan bergerak.
Oleh karena itu, kita harus menggunakan tubuh dengan baik dan melakukan gerakan sesuai kemampuan.
3. Allah Ar-Razzaq (Maha Pemberi Rezeki)
Allah adalah Ar-Razzaq, yaitu Allah Maha Pemberi Rezeki.
Allah memberikan makanan dan minuman kepada kita. Makanan dan minuman menjadi sumber energi agar tubuh dapat melakukan berbagai aktivitas.
Dengan energi tersebut, kita dapat belajar, bermain, dan melakukan aktivitas gerak dengan gembira.
B. Gerak Memutar
Gerak memutar adalah gerakan tubuh atau bagian tubuh dengan cara berputar.
Contoh gerak memutar:
- Memutar tangan.
- Memutar bahu.
- Memutar badan ke kanan.
- Memutar badan ke kiri.
Cara Melakukan Gerak Memutar Badan
- Berdiri tegak.
- Kedua kaki dibuka sedikit.
- Pandangan ke depan.
- Putar badan secara perlahan ke kanan.
- Kembali ke posisi awal.
- Putar badan ke kiri.
- Kembali ke posisi awal.
Gerakan dilakukan secara perlahan dan mengikuti contoh guru.
C. Gerak Mengayun
Gerak mengayun adalah gerakan anggota tubuh ke suatu arah secara berulang.
Contoh gerak mengayun:
- Mengayunkan tangan ke depan dan belakang.
- Mengayunkan tangan ke kanan dan kiri.
- Mengayunkan kedua tangan bersama-sama.
Cara Melakukan Gerak Mengayun
- Berdiri tegak.
- Kedua tangan berada di samping badan.
- Ayunkan kedua tangan ke depan.
- Ayunkan kedua tangan ke belakang.
- Lakukan secara berulang.
- Kemudian ayunkan tangan ke kanan dan kiri.
D. Menggabungkan Gerak Memutar dan Mengayun
Gerak memutar dan mengayun dapat dilakukan secara berurutan.
Contoh:
Berdiri → ayunkan tangan → putar badan ke kanan → ayunkan tangan → putar badan ke kiri → kembali ke posisi awal.
Guru dapat memberikan aba-aba sederhana:
“Ayun!” → “Putar kanan!” → “Ayun!” → “Putar kiri!”
Peserta didik mengikuti gerakan guru.
E. Praktik Gerak Melalui Permainan
Guru mengajak peserta didik bermain “Ikuti Gerakanku”.
Cara bermain:
- Peserta didik berdiri dengan jarak yang cukup.
- Guru memberikan contoh satu gerakan.
- Peserta didik menirukan gerakan tersebut.
- Guru memberikan gerak memutar.
- Peserta didik menirukannya.
- Guru memberikan gerak mengayun.
- Peserta didik menirukannya.
- Guru menggabungkan kedua gerakan.
- Peserta didik mengikuti rangkaian gerakan dengan gembira.
Guru dapat mengubah arah gerakan secara sederhana, misalnya putar kanan, putar kiri, ayun depan, ayun belakang, ayun kanan, dan ayun kiri.
LATIHAN PEMAHAMAN
A. Pilihan Ganda
Pilihlah jawaban yang paling tepat!
1. Gerak memutar adalah gerakan tubuh dengan cara ....
A. berputar
B. tidur
C. diam
2. Contoh gerak memutar adalah ....
A. duduk
B. memutar badan
C. berdiri diam
3. Gerak mengayun dapat dilakukan menggunakan ....
A. tangan
B. sepatu
C. meja
4. Mengayunkan tangan ke depan dan belakang dilakukan secara ....
A. diam
B. berulang
C. tidur
5. Memutar badan dapat dilakukan ke arah ....
A. kanan dan kiri
B. atas saja
C. bawah saja
6. Contoh gerak mengayun adalah ....
A. berdiri diam
B. memutar badan
C. mengayunkan kedua tangan
7. Gerak memutar dan mengayun dapat dilakukan secara ....
A. bersama dalam satu rangkaian
B. tidur
C. diam
8. Saat melakukan gerak memutar, badan bergerak ....
A. berputar
B. duduk
C. berbaring
9. Tangan dapat diayunkan ke arah ....
A. depan dan belakang
B. dalam tanah
C. dalam sepatu
10. Contoh rangkaian gerak yang benar adalah ....
A. duduk → tidur → diam
B. ayun tangan → putar badan → ayun tangan
C. diam → duduk → tidur
B. Isian
Isilah titik-titik berikut dengan jawaban yang tepat!
1. Gerakan badan dengan cara berputar disebut gerak ....
2. Gerakan tangan ke depan dan belakang disebut gerak ....
3. Badan dapat diputar ke arah kanan dan ....
4. Tangan dapat diayunkan ke arah depan dan ....
5. Gerak memutar dan mengayun dapat digabungkan menjadi satu .... gerak.
C. Uraian
Jawablah pertanyaan berikut dengan sederhana dan benar!
1. Apa yang dimaksud dengan gerak memutar?
2. Apa yang dimaksud dengan gerak mengayun?
3. Sebutkan dua contoh gerak memutar!
4. Sebutkan dua contoh gerak mengayun!
5. Tuliskan satu contoh rangkaian gerak memutar dan mengayun!
KUNCI JAWABAN
A. Pilihan Ganda
- A. berputar
- B. memutar badan
- A. tangan
- B. berulang
- A. kanan dan kiri
- C. mengayunkan kedua tangan
- A. bersama dalam satu rangkaian
- A. berputar
- A. depan dan belakang
- B. ayun tangan → putar badan → ayun tangan
B. Isian
- memutar
- mengayun
- kiri
- belakang
- rangkaian
C. Uraian
1. Gerak memutar adalah gerakan tubuh atau bagian tubuh dengan cara berputar.
2. Gerak mengayun adalah gerakan anggota tubuh ke suatu arah secara berulang.
3. Contohnya memutar badan ke kanan dan memutar badan ke kiri.
4. Contohnya mengayunkan tangan ke depan-belakang dan mengayunkan tangan ke kanan-kiri.
5. Contohnya: mengayunkan tangan → memutar badan ke kanan → mengayunkan tangan → memutar badan ke kiri.
13. Kesimpulan
Gerak memutar dan mengayun merupakan gerak dasar yang dapat dilakukan menggunakan berbagai bagian tubuh.
Gerak memutar adalah gerakan tubuh atau bagian tubuh dengan cara berputar, sedangkan gerak mengayun adalah gerakan anggota tubuh ke suatu arah secara berulang.
Dalam pembelajaran ini, peserta didik belajar mempraktikkan gerak memutar dan mengayun melalui contoh, latihan, dan permainan sederhana. Kedua gerakan tersebut juga dapat digabungkan menjadi rangkaian gerak yang sederhana.
Melalui Mindful Learning, peserta didik belajar memperhatikan contoh gerakan, mengikuti aba-aba, menjaga keseimbangan, dan memperhatikan ruang di sekitarnya.
Melalui Meaningful Learning, peserta didik memahami bahwa gerak memutar dan mengayun dapat digunakan dalam berbagai kegiatan bermain dan aktivitas sehari-hari.
Melalui Joyful Learning, peserta didik belajar bergerak dengan gembira, aktif, percaya diri, dan berani mencoba berbagai gerakan.
Allah Al-Khaliq adalah Maha Pencipta yang menciptakan tubuh kita sehingga dapat bergerak. Allah Al-Malik adalah Maha Memelihara sehingga kita harus menjaga dan menggunakan tubuh dengan baik. Allah Ar-Razzaq adalah Maha Pemberi Rezeki yang memberikan makanan dan minuman sebagai sumber energi bagi tubuh.
Dengan tubuh yang sehat, kita dapat bergerak, bermain, belajar, dan bersyukur kepada Allah.
Identitas Pembelajaran
1. Nama Guru : Maulvi Nazir Ahmad, S.Pd
2. Hari / Tanggal : Rabu/26 Agustus 2026
3. Fase / Kelas : C/VI.a
4. Mata Pelajaran : PJOK
5. Materi : Mengenal Modifikasi Variasi Passing dalam Permainan Bola Voli
6. Pertemuan Ke : Keempat (IV)
7. Capaian Pembelajaran (CP) :
Menyesuaikan keterampilan gerak melintasi berbagai situasi gerak; mentransfer strategi gerak yang sudah dikuasai ke dalam berbagai situasi gerak yang berbeda; dan menginvestigasi berbagai konsep gerak yang dapat diterapkan untuk meningkatkan capaian keterampilan gerak.
8. Tujuan Pembelajaran (TP) :
Setelah mengikuti pembelajaran, peserta didik diharapkan mampu:
Menjelaskan pengertian passing dalam permainan bola voli.
Mengenali bentuk passing bawah dan passing atas sebagai keterampilan dasar dalam permainan bola voli.
Menjelaskan berbagai variasi dan modifikasi passing yang dapat dilakukan sesuai dengan situasi permainan.
Mentransfer keterampilan passing yang telah dikuasai ke dalam berbagai variasi dan situasi permainan bola voli sederhana.
Memilih bentuk passing yang sesuai berdasarkan arah datangnya bola dan posisi teman.
Menganalisis penggunaan passing yang tepat dalam permainan bola voli sederhana.
Mindful Learning: peserta didik mampu memusatkan perhatian pada posisi tubuh, arah datangnya bola, posisi tangan, dan gerakan saat melakukan passing.
Meaningful Learning: peserta didik mampu memahami bahwa passing merupakan keterampilan penting untuk mengontrol dan mengarahkan bola kepada teman dalam permainan bola voli.
Joyful Learning: peserta didik mampu mengenal dan mencoba berbagai variasi passing dengan aktif, percaya diri, bekerja sama, dan menyenangkan.
9. Alur Tujuan Pembelajaran (ATP) :
Guru membuka pembelajaran dengan salam, doa, mengecek kehadiran, dan menyampaikan tujuan pembelajaran.
Guru mengaitkan pengalaman peserta didik dengan permainan bola voli dan teknik passing.
Guru menjelaskan pengertian passing serta fungsi passing dalam permainan bola voli.
Guru menjelaskan perbedaan passing bawah dan passing atas beserta penggunaannya.
Guru menjelaskan konsep variasi dan modifikasi passing berdasarkan arah bola, jarak, posisi, dan arah sasaran.
Peserta didik mengamati contoh variasi passing yang diberikan guru melalui gambar, video, atau demonstrasi sederhana.
Peserta didik mendiskusikan situasi permainan dan menentukan jenis passing yang sesuai.
Peserta didik mencoba berbagai variasi passing secara sederhana, seperti passing ke depan, ke samping, berpasangan, dan melalui perubahan jarak.
Peserta didik mentransfer keterampilan passing yang telah dikuasai ke dalam permainan bola voli sederhana dengan aturan yang dimodifikasi.
Guru memberikan umpan balik dan peserta didik melakukan refleksi terhadap variasi passing yang telah dipelajari.
10. Apersepsi :
Guru mengajukan pertanyaan kepada peserta didik:
“Siapa yang pernah bermain bola voli?”
“Bagaimana cara kalian memberikan bola kepada teman agar mudah diterima?”
“Apakah passing dalam bola voli hanya dapat dilakukan dengan satu cara?”
Guru kemudian menyampaikan:
“Dalam permainan bola voli, passing sangat penting untuk mengontrol dan mengarahkan bola. Hari ini kita akan mengenal berbagai variasi dan modifikasi passing agar kita dapat menyesuaikan gerakan dengan situasi permainan.”
11. Model / Metode :
Model Pembelajaran:
Mindful Learning.
Meaningful Learning.
Joyful Learning.
Problem Based Learning (PBL).
Cooperative Learning.
Metode Pembelajaran:
Tanya jawab.
Demonstrasi.
Pengamatan.
Diskusi.
Praktik langsung.
Eksplorasi gerak.
Permainan sederhana.
Refleksi.
Pelaksanaan pembelajaran teori di dalam kelas:
Guru menjelaskan konsep passing dalam permainan bola voli menggunakan gambar, video, atau ilustrasi sederhana. Peserta didik mengamati perbedaan passing bawah dan passing atas serta mendiskusikan penggunaan masing-masing dalam situasi permainan.
Setelah memahami konsep, peserta didik dapat melanjutkan pembelajaran melalui praktik sederhana secara berpasangan atau berkelompok dengan menggunakan modifikasi jarak, arah sasaran, dan bentuk permainan yang sesuai dengan kemampuan peserta didik.
12. Penjabaran Materi
A. Mengenal Kebesaran Allah melalui Permainan Bola Voli
1. Allah Al-Khaliq (Maha Pencipta)
Allah adalah Al-Khaliq, yaitu Allah Maha Pencipta.
Allah menciptakan manusia dengan tubuh yang memiliki berbagai anggota dan kemampuan untuk bergerak. Kita dapat menggunakan tangan, lengan, kaki, dan mata untuk melakukan berbagai aktivitas, termasuk bermain bola voli.
Dalam pembelajaran hari ini, kemampuan menggerakkan tangan dan lengan untuk melakukan passing merupakan salah satu nikmat yang diberikan Allah.
2. Allah Al-Malik (Maha Memelihara)
Allah adalah Al-Malik, yaitu Allah Maha Memelihara.
Allah memelihara tubuh kita sehingga kita dapat melakukan berbagai aktivitas. Oleh karena itu, kita harus menggunakan tubuh dengan baik dan tidak melakukan gerakan secara sembarangan.
Dalam melakukan passing, kita perlu mengontrol gerakan tangan dan tubuh agar bola dapat diarahkan dengan baik.
3. Allah Ar-Razzaq (Maha Pemberi Rezeki)
Allah adalah Ar-Razzaq, yaitu Allah Maha Pemberi Rezeki.
Allah memberikan berbagai rezeki kepada manusia, termasuk makanan dan minuman yang menjadi sumber energi bagi tubuh.
Energi tersebut dapat digunakan untuk belajar, bergerak, bermain, dan melakukan aktivitas olahraga.
B. Pengertian Passing dalam Permainan Bola Voli
Passing adalah teknik mengoper atau mengarahkan bola kepada teman atau ke daerah tertentu dengan menggunakan bagian tubuh yang sesuai, terutama lengan dan tangan.
Passing merupakan salah satu keterampilan penting dalam permainan bola voli karena digunakan untuk:
Mengontrol bola.
Menerima bola.
Mengarahkan bola kepada teman.
Membangun serangan.
Menjaga bola tetap dalam permainan.
Dalam pembelajaran ini, passing yang dikenalkan adalah passing bawah dan passing atas.
C. Passing Bawah
Passing bawah dilakukan dengan menggunakan kedua lengan bagian bawah untuk menerima atau mengarahkan bola.
Cara melakukan passing bawah:
Berdiri dengan kedua kaki terbuka secukupnya.
Kedua lutut sedikit ditekuk.
Badan sedikit condong ke depan.
Kedua tangan dirapatkan.
Kedua lengan diluruskan ke depan.
Bola mengenai bagian lengan bawah.
Gerakan lengan diarahkan sesuai sasaran.
Passing bawah dapat digunakan ketika bola datang pada posisi yang lebih rendah atau ketika pemain ingin mengontrol bola dari bawah.
D. Passing Atas
Passing atas dilakukan dengan menggunakan kedua tangan di bagian atas depan kepala untuk mengarahkan bola.
Cara melakukan passing atas:
Berdiri dengan posisi seimbang.
Kedua kaki dibuka secukupnya.
Kedua tangan berada di depan atas kepala.
Jari-jari tangan dibuka dan membentuk posisi siap menerima bola.
Bola diarahkan menggunakan jari-jari tangan.
Dorong bola ke arah sasaran.
Gerakan dilakukan dengan koordinasi tangan dan kaki.
Passing atas biasanya digunakan untuk mengarahkan bola kepada teman atau menyiapkan bola untuk serangan.
E. Mengenal Variasi Passing
Variasi passing adalah melakukan keterampilan passing dengan bentuk, arah, jarak, atau sasaran yang berbeda.
Contoh variasi passing:
Passing ke depan.
Passing ke samping kanan.
Passing ke samping kiri.
Passing dengan jarak dekat.
Passing dengan jarak lebih jauh.
Passing secara berpasangan.
Passing secara berkelompok.
Variasi tersebut membantu peserta didik menyesuaikan keterampilan passing dengan berbagai situasi.
F. Modifikasi Passing
Modifikasi passing adalah mengubah atau menyesuaikan bentuk latihan permainan agar sesuai dengan kemampuan peserta didik.
Modifikasi dapat dilakukan pada:
Jarak antara pemain.
Arah sasaran.
Jumlah pemain.
Ukuran lapangan.
Tinggi net.
Jenis bola yang digunakan.
Jumlah sentuhan bola.
Contohnya, jika peserta didik masih kesulitan melakukan passing dengan jarak jauh, latihan dapat dimulai dengan jarak yang lebih dekat. Setelah kemampuan meningkat, jarak dapat ditambah secara bertahap.
G. Variasi dan Modifikasi Passing dalam Situasi Permainan
Passing dapat dilakukan dengan menyesuaikan situasi.
Contohnya:
Situasi 1: Bola datang rendah ke arah pemain.
→ Passing bawah dapat digunakan.
Situasi 2: Bola berada di atas depan kepala.
→ Passing atas dapat digunakan.
Situasi 3: Teman berada di sebelah kanan.
→ Bola dapat diarahkan menggunakan passing ke arah kanan.
Situasi 4: Teman berada lebih jauh.
→ Pemain dapat menyesuaikan kekuatan dorongan agar bola mencapai sasaran.
Dengan demikian, pemain tidak hanya melakukan passing, tetapi juga harus mampu menyesuaikan teknik dengan situasi permainan.
H. Mentransfer Keterampilan Passing
Peserta didik yang sudah menguasai passing dasar dapat menerapkannya dalam situasi yang berbeda.
Contohnya:
Passing bawah → passing ke teman → passing ke arah sasaran → passing dalam kelompok → passing dalam permainan sederhana.
Keterampilan yang telah dikuasai dapat digunakan kembali dengan mengubah:
Arah bola.
Jarak passing.
Posisi pemain.
Sasaran passing.
Jumlah pemain.
Hal tersebut membantu peserta didik menjadi lebih mampu menyesuaikan keterampilan passing dalam permainan.
I. Contoh Latihan Modifikasi Passing
Latihan 1: Passing Berpasangan
Dua peserta didik berdiri berhadapan dengan jarak yang sesuai.
Peserta didik pertama melakukan passing kepada peserta didik kedua. Peserta didik kedua menerima dan mengembalikan bola.
Latihan 2: Passing dengan Perubahan Arah
Peserta didik melakukan passing kepada teman yang berada di depan, kemudian dilanjutkan kepada teman di samping kanan atau kiri.
Latihan 3: Passing dalam Kelompok
Beberapa peserta didik berdiri membentuk lingkaran. Bola dipassing dari satu peserta didik kepada peserta didik lainnya.
Arah passing dapat diubah sesuai instruksi guru.
Latihan 4: Permainan Bola Voli yang Dimodifikasi
Peserta didik bermain dalam kelompok kecil menggunakan ukuran lapangan dan aturan yang disesuaikan dengan kemampuan.
Tujuan utama permainan adalah menerapkan variasi passing dalam situasi permainan sederhana.
LATIHAN PEMAHAMAN
A. Pilihan Ganda
Pilihlah jawaban yang paling tepat!
1. Passing dalam permainan bola voli adalah teknik untuk ....
A. mengoper atau mengarahkan bola
B. menendang bola ke daerah lawan
C. membawa bola dengan tangan
2. Passing bawah dilakukan dengan menggunakan ....
A. telapak kaki
B. lengan bagian bawah
C. kepala
3. Passing atas dilakukan dengan menggunakan ....
A. kedua kaki
B. bagian punggung
C. jari-jari tangan di atas depan kepala
4. Ketika bola datang dengan posisi rendah, jenis passing yang tepat digunakan adalah ....
A. passing atas
B. passing bawah
C. passing dengan kaki
5. Variasi passing dapat dilakukan dengan mengubah ....
A. arah dan jarak passing
B. warna bola
C. nama pemain
6. Passing kepada teman yang berada di sebelah kanan merupakan variasi passing berdasarkan ....
A. ukuran bola
B. arah sasaran
C. jumlah lapangan
7. Modifikasi passing dapat dilakukan dengan mengubah ....
A. jarak antara pemain
B. nama permainan
C. warna pakaian
8. Jika peserta didik masih kesulitan melakukan passing jarak jauh, latihan dapat dimulai dengan ....
A. jarak yang lebih dekat
B. jarak yang sangat jauh
C. tanpa menggunakan bola
9. Dalam permainan bola voli, passing dapat digunakan untuk ....
A. mengontrol dan mengarahkan bola kepada teman
B. membawa bola sambil berlari
C. menendang bola melewati net
10. Contoh variasi passing yang tepat adalah ....
A. passing ke depan dan dilanjutkan passing ke samping
B. membawa bola menggunakan kedua tangan
C. menendang bola kepada teman
B. Isian
Isilah titik-titik berikut dengan jawaban yang tepat!
1. Teknik mengoper atau mengarahkan bola dalam permainan bola voli disebut ....
2. Passing yang menggunakan kedua lengan bagian bawah disebut passing ....
3. Passing yang menggunakan jari-jari tangan di atas depan kepala disebut passing ....
4. Perubahan arah, jarak, atau sasaran dalam melakukan passing disebut .... passing.
5. Penyesuaian bentuk latihan passing sesuai kemampuan peserta didik disebut .... passing.
C. Uraian
Jawablah pertanyaan berikut dengan jelas dan tepat!
1. Jelaskan pengertian passing dalam permainan bola voli!
2. Jelaskan perbedaan antara passing bawah dan passing atas!
3. Sebutkan tiga contoh variasi passing dalam permainan bola voli!
4. Jelaskan dua contoh modifikasi latihan passing dalam permainan bola voli!
5. Jelaskan bagaimana cara memilih passing yang tepat berdasarkan situasi datangnya bola dan posisi teman!
KUNCI JAWABAN
A. Pilihan Ganda
A. mengoper atau mengarahkan bola
B. lengan bagian bawah
C. jari-jari tangan di atas depan kepala
B. passing bawah
A. arah dan jarak passing
B. arah sasaran
A. jarak antara pemain
A. jarak yang lebih dekat
A. mengontrol dan mengarahkan bola kepada teman
A. passing ke depan dan dilanjutkan passing ke samping
B. Isian
passing
bawah
atas
variasi
modifikasi
C. Uraian
1. Passing adalah teknik mengoper atau mengarahkan bola kepada teman atau sasaran tertentu dalam permainan bola voli.
2. Passing bawah menggunakan kedua lengan bagian bawah untuk menerima atau mengarahkan bola, sedangkan passing atas menggunakan jari-jari tangan di atas depan kepala untuk mengarahkan bola.
3. Contohnya passing ke depan, passing ke samping kanan, dan passing ke samping kiri.
4. Contohnya mengubah jarak antara pemain dan mengubah arah atau sasaran passing. Modifikasi juga dapat dilakukan dengan menyesuaikan ukuran lapangan atau jumlah pemain.
5. Jika bola datang dengan posisi rendah, passing bawah dapat digunakan. Jika bola berada di atas depan kepala, passing atas dapat digunakan. Arah passing kemudian disesuaikan dengan posisi teman atau sasaran yang dituju.
13. Kesimpulan
Passing merupakan salah satu keterampilan penting dalam permainan bola voli yang digunakan untuk mengontrol, menerima, dan mengarahkan bola. Passing yang dipelajari dalam materi ini terdiri dari passing bawah dan passing atas.
Peserta didik juga mengenal variasi passing, yaitu melakukan passing dengan perubahan arah, jarak, posisi, atau sasaran. Selain itu, peserta didik mengenal modifikasi passing, yaitu menyesuaikan bentuk latihan dengan kemampuan peserta didik, misalnya dengan mengubah jarak pemain, arah sasaran, jumlah pemain, atau bentuk permainan.
Melalui pembelajaran Mindful Learning, peserta didik belajar memusatkan perhatian pada arah datangnya bola, posisi tubuh, posisi tangan, dan sasaran passing. Melalui Meaningful Learning, peserta didik memahami bahwa passing digunakan untuk mengontrol dan mengarahkan bola kepada teman dalam permainan bola voli. Melalui Joyful Learning, peserta didik belajar mengenal berbagai variasi passing secara aktif, percaya diri, kreatif, dan menyenangkan.
Allah Al-Khaliq adalah Maha Pencipta yang menciptakan tubuh manusia beserta kemampuan untuk bergerak. Allah Al-Malik adalah Maha Memelihara yang memelihara tubuh kita sehingga harus digunakan dengan baik. Allah Ar-Razzaq adalah Maha Pemberi Rezeki yang memberikan makanan dan minuman sebagai sumber energi bagi tubuh.
Dengan demikian, peserta didik diharapkan mampu mengenal, memahami, dan menerapkan modifikasi variasi passing dalam permainan bola voli serta mampu menyesuaikan keterampilan passing dengan berbagai situasi permainan.

